Claim Missing Document
Check
Articles

Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Mempengaruhi Kualitas Tidur dan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung Endah Fajrianti; Djuniar Djamaludin; Eka Yudha Chrisanto
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.16949

Abstract

ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO) in 2020. Kidney disease is 1 of the 10 main causes of death in the world. This kidney disease has increased from being ranked 13th cause of death in the world to ranking 10th in 2019. According to data from the Indonesian Ministry of Health (2019). The prevalence of chronic kidney failure in Indonesia continues to increase from 2.0% in 2013 to 3.8% in 2018. Hemodialysis (HD) therapy in CKD patients takes a long time and can repeatedly cause physical and mental problems such as anxiety and quality problems. Sleep. One non-pharmacological intervention that can be used to overcome this problem is by using Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Therapy. SEFT therapy is a type of therapy that combines mind-body by pressing the body's meridian points.The effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy on sleep quality and anxiety in chronic renal failure patients undergoing hemodialysis.This research uses the Quasy Experiment method with a One Group Pre-Post Test. This research was conducted on 30 respondents using purposive sampling technique. The research instrument used a sleep quality questionnaire, namely the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and an anxiety questionnaire, namely the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and research therapy used Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the t-dependent test.The results of statistical tests of sleep quality pre-test (8.60 ± 2.027) and post-test (4.77 ± 1.870) while of pre-test anxiety (21.37±4.664) and post-test (15.63±5.690).The p-value obtained is 0.000.There is a significant influence between  Spiritial Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy on sleep quality and anxiety in chronic renal failure patients undergoing hemodialysis at Pertamina Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung City. Keywords: Renal Failure, Hemodialysis, SEFT Therapy, Sleep quality, Anxiety       ABSTRAK Menurut World Health Organization (WHO) tahun (2020). Penyakit Ginjal merupakan 1 dari 10 penyebab utama kematian di dunia. Penyakit ginjal ini telah meningkat dari peringkat 13 penyebab kematian di dunia menjadi peringkat ke 10 pada tahun 2019. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019). Prevalensi gagal ginjal kronik di Indonesia terus meningkat dari 2,0% pada tahun 2013 menjadi 3,8% pada tahun 2018.Terapi hemodialisa (HD) pada pasien GGK membutuhkan waktu yang lama dan berulang dapat menyebabkan masalah fisik dan mental seperti kecemasan dan masalah kualitas tidur. Salah satu intervensi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menggunakan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Terapi SEFT ini merupakan jenis terapi yang menggabungkan mind-body dengan menekan titik-titik meridian tubuh. Diketahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap kualitas tidur dan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experiment dengan pendekatan One Group Pre-Post Test. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kualitas tidur yaitu kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) dan Kuesioner kecemasan yaitu kuesioner Hamillton Anxiety Rating Scale (HARS) dan terapi penelitian menggunakan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji t-dependent. Hasil uji statistic nilai rerata pre-test kualitas tidur (8,60±2,027) dan post-test (4,77±1,870) sedangkan nilai rerata pre-test kecemasan (21,37±4,664) dan post-test (15,63±5,690). Diperoleh nilai p-value 0,000. Ada pengaruh yang signifikan antara terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dengan kualitas tidur dan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa Kata Kunci: Gagal ginjal, Hemodialisa, Terapi SEFT, Kualitas Tidur, Kecemasan
Teknik Relaksasi Benson terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasca Bedah pada Pasien Sectio Caesarea di Ruangan Delima RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Putri Yolanda Utama; Eka Yudha Chrisanto; Rika Yulendasari
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.16753

Abstract

ABSTRACT Benson relaxation is relaxation that involves a belief factor that focuses on certain words or sentences that are said repeatedly accompanied by an attitude of surrender to God in accordance with the patient's beliefs to reduce post-surgical pain. To determine the effect of the Benson relaxation technique on the pain scale in post-caesarean section surgery patients at Dr.H.Abdul Moeloek Regional Hospital, Lampung Province. This type of research is pre-experimental with a One group pre test - post test design research design. The sampling technique used was consecutive sampling with a sample size of 30 people. The Benson relaxation technique was carried out on caesarean section patients after 2 hours in the treatment room and had not been given analgesics in the room. Before and after the intervention, pain was measured using the Numeric Rating Scale. Benson's relaxation is carried out for 10 minutes.Statistical test results mean the pre-test pain scale (6.00) and post-test (4.77). Based on the research results, it was found that there was a difference in the decrease in the average pain score before and after Benson relaxation for post caesarean section patients. The statistical test results showed p = 0.000 0.05, meaning there was a significant difference before and after being given the Benson relaxation technique on the pain scale of caesarean section patients. There is an influence of the Benson relaxation technique on reducing the comfort of pain in patients after caesarean section surgery at Dr. Keywords: Benson Relaxation Technique, Pain Scale, Post Caesarean Section    Operation  ABSTRAK Relaksasi Benson merupakan relaksasi yang melibatkan factor keyakinan yang berfokus pada kata atau kalimat tertentu yang diucapkan berulang kali disertai sikap pasrah kepada Tuhan sesuai dengan keyakinan pasien untuk mengurangi nyeri pascabedah. Diketahui pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap skala nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalah Pre eksperiment dengan rancangan penelitian One group pre test - post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Teknik relaksasi Benson dilakukan pada pasien sectio caesarea setelah 2 jam berada di ruang perawatan dan belum diberikan analgetik di ruangan, sebelum dan sesudah intervensi dilakukan pengukuran nyeri dengan Numeric Rating Scale. Relaksasi Benson dilakukan dengan durasi 10 menit. Hasil uji statistic nilai rerata pre-test skala nyeri (6,00) dan post-test (4,77) Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada selisih penurunan rerata skor nyeri sebelum dan setelah dilakukan relaksasi Benson pasien post sectio caesarea. Hasil uji statistic menunjukkan p=0.000 0.05 artinya ada perbedaan bermakna sebelum dan setelah di berikan teknik relaksasi Benson terhadap skala nyeri pasien sectio caesarea.Terdapat pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap penurunan rasa nyaman nyeri pasien pasca operasi sectio caesarea di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung dan diharapkan dapat menjadikan terapi relaksasi Benson sebagai acuan pengobatan alternatif untuk menurunkan rasa nyaman nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea. Kata Kunci: Teknik Relaksasi Benson, Skala Nyeri, Post Operasi Sectio Caesare
Efektivitas Minyak Kayu Putih Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Pasien Asma di RSUD A.Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Asep Rahmad Hidayat; Rika Yulendasari; Eka Yudha Chrisanto; Umi Romayati Keswara
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12807

Abstract

ABSTRACT Asthma is a chronic respiratory disease characterized by various symptoms such as wheezing, shortness of breath, chest pain and coughing. The action of giving eucalyptus oil therapy can be used as a non-pharmacological therapy to relieve shortness of breath in patients with bronchial asthma because it contains cinoel. The type of research used in this research is quantitative. The design in this study uses an analytical design using a quasi-experimental method using the pre-test post-test. In this study, there was an effect of eucalyptus oil on reducing shortness of breath with a p-value of 0.000 in asthma patients. It is hoped that health workers can apply eucalyptus oil therapy as nursing care as an alternative action to improve respiratory ventilation of asthma patients. Keywords: Eucalyptus Oil, Shortness of Breath, Asthma  ABSTRAK Asma merupakan penyakit pernapasan kronik yang ditandai dengan berbagai gejala seperti mengi, sesak napas, nyeri dada dan batuk. Tindakan pemberian terapi minyak kayu putih dapat dapat digunakan sebagai terapi non farmakologi untuk meredakan sesak napas pada penderita asma bronkial karena mengandung cinoel. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan analisis dengan menggunakan quasi experiment dengan menggunakan metode pre-test pos-test. Pada penelitian ini terdapat pengaruh minyak kayu putih terhadap penurunan sesak napas dengan p-value 0,000 pada pasien asma. Diharapkan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan terapi minyak kayu putih sebagai asuhan keperawatan sebagai alternative tindakan guna meningkatkan ventilasi pernapasan pasien asma. Kata Kunci: Minyak Kayu Putih, Sesak Napas, Asma
Screening Stress Berbasis Android Pada Anak yang Mengalami Kejadian Bullying atau Perundungan di SMPIT Baitul Jannah Islamic School Bandar Lampung Eka Yudha Chrisanto; Susilawati Susilawati; Vera Sandayanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.12521

Abstract

ABSTRAK Fenomena bullying di sekolah merupakan fenomena yang sudah tidak asing lagi, seperti memaki,  menampar, menebar gosip, mencibir,  memukul, mengancam, mengucilkan, dan lain sebagainya sudah sering terjadi di lingkungan sekolah. Perilaku ini dapat berdampak serius bagi korban bullying baik secara fisik  maupun  psikologis. Berdasarkan data yang diperoleh dari UNICEF (United Nations Emergency Children’s fund)  tahun  2015  (40%) sedangkan tahun 2016 meningkat (41-50%) terjadi pada anak sekolah pada rentang umur 13 sampai 15 tahun. Data dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)  menyebutkan  bahwa perilaku bullying tahun 2018 sebanyak 1.589 kasus.  Berdasarkan permasalah yang ada, masih tingginya angka kejadian stress pada siswa yang mengalami bullying atau perundungan di sekolah, maka diperlukan kegiatan yang dapat mengurangi angka kejadian stress pada siswa.  untuk meningkatkan kesehatan mitra dengan cara mengurangi angka kejadian stress melalui sosialisasi edukasi yang dilakukan oleh tim dosen pengusul dari bidang keilmuan keperawatan, kebidanan dan psikologi melalui aplikasi andoid yang ramah lingkungan karena bersifat paperless pada siswa yang mengalami stress akibat perilaku bullying atau perundungan di SMPIT Islamic School Bantul Jannah Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Metodekegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui aplikasi virtualmenggunakan platform dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Jumlah audience 60 orangAudience sebelum dilakukan kegiatan peserta belum mengenal tentang upaya srceaning stress pada anak yang mengalami bullying (perundungan), setelah di lakukan edukasii peserta secara keseluruhan dapat memahami denganbenar. peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Peserta mengikuti penyuluhan dengan senang hati karena penyuluhan dilaksanakan dengan menyenangkan. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena pesertamemperhatikan materi yang disampaikan dengan baik. Kata Kunci: Stress, Bullying, Perundungan.  ABSTRACT The phenomenon of bullying in schools is a familiar phenomenon, such as cursing, slapping, spreading gossip, sneering, hitting, threatening, isolating, and so on which often occur in the school environment. This behavior can have serious impacts on victims of bullying both physically and psychologically. Based on data obtained from UNICEF (United Nations Emergency Children's Fund) in 2015 (40%) while in 2016 the increase (41-50%) occurred in school children aged 13 to 15 years. Data from KPAI (Indonesian Child Protection Commission) states that bullying behavior in 2018 was 1,589 cases. Based on existing problems, there is still a high incidence of stress among students who experience bullying or harassment at school, so activities are needed that can reduce the incidence of stress among students. Objective: to improve the health of partners by reducing the number of stress incidents through educational outreach carried out by a team of proposing lecturers from the scientific fields of nursing, midwifery and psychology through an andoid application that is environmentally friendly because it is paperless for students who experience stress due to bullying or bullying behavior at SMPIT Islamic School Bantul Jannah Bandar Lampung. This research uses a method of health promotion activities carried out by providing health education through virtual applications using a platform with lecture, question and answer, discussion and demonstration methods. Total audience was 60 people. Before the activity, the participants did not know about efforts to relieve stress in children who experience bullying. After education, the participants as a whole were able to understand correctly. Participants seemed enthusiastic about participating in the activity. Participants took part in the counseling with pleasure because the counseling was carried out in a fun way. The extension activities were conducive because the participants paid attention to the material presented well. Keywords: Stress, Bullying, Harassment.
Penerapan terapi kompres aloevera untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermi Mahda Afsani; Rika Yulendasari; Eka Yudha Chrisanto
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): June Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v3i1.367

Abstract

Background: According to WHO in 2018 there were 65 million cases of fever in children with different types of disease and 62% of cases of illness accompanied by fever symptoms, with a presentation rate of 33% and most cases were in Southeast Asia as well as South Asia. Purpose: To make a report on family nursing care by applying aloevera compress therapy to reduce body temperature in hyper thermic patients. Method: This writing uses the case study method with the Family Nursing Care approach with 2 respondents. The instruments used are SOPs for applying aloevera compress therapy to reduce body temperature in hyper thermic patients, observation sheets, and body temperature measuring devices. The study was conducted from 8 May to 10 May 2023 with the method of applying aloevera compress therapy to lower body temperature in hyper thermic patients. Results: body temperature before the intervention was 38.5º C, it became 37.5º C. Conclusion: The results of evaluating the application of aloevera compresses to patient An. F and An. H with fever within 3 days got the results: Hyperthermia associated with the disease process is resolved.   Keywords: Hyperthermia, Aloevera Compress Therapy; Lowering Body Temperature   Pendahuluan: Menurut WHO tahun 2018 terdapat 65 juta kejadian kasus demam pada anak dengan jenis penyakit yang berbeda serta 62% jumlah kasus penyakit yang disertai gejala demam, dengan tingkat presentasi kematian 33% dan kasus terbanyak terdapat di Asia Tenggara juga Asia Selatan. Tujuan: Untuk membuat laporan asuhan keperawatan keluarga dengan penerapan terapi kompres aloevera untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermi. Metode: Penulisan ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan Keluarga dengan 2 responden. Instrumen yang digunakan yakni SOP penerapan terapi kompres aloevera untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermi, lembar observasi , dan alat pengukur suhu tubuh.. Penelitian dilakukan dari 8 mei hingga 10 mei 2023 dengan metode penerapan penerapan terapi kompres aloevera untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien hipertermi. Hasil: suhu tubuh sebelum diberkan intervensi 38,5 o C, menjadi 37,5o C. Simpulan: Hasil evaluasi penerapan kompres aloevera pada pasien An. F dan An. H dengan demam dalam kurun waktu 3 hari mendapat hasil: Hipertermi berhubungan dengan proses penyakit teratasi.
Edukasi Kesehatan Mengenai Pencegahan Penularan Tuberkulosis Dan Optimalisasi Peran Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) Aryanti Wardiyah; Eka yudha chrisanto; Rudi winarno; Muhammad ricko gunawan
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25960

Abstract

Tuberkulosis (TBC) hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang paling utama dan menyebabkan tingginya angka morbiditas serta mortalitas, terutama di negara-negara berkembang. Keberhasilan dalam proses pengobatan penyakit TBC sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan jangka panjang, serta sangat membutuhkan dukungan dari lingkungan sosial, khususnya dari pihak keluarga. Kurangnya pengetahuan di kalangan masyarakat mengenai cara penularan penyakit ini dan pentingnya kepatuhan dalam minum obat sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kegagalan pengobatan serta meluasnya penularan. Di sisi lain, adaptasi terhadap penyakit kronis dapat memicu stres psikologis yang mengancam kesejahteraan pasien, sehingga intervensi edukatif dan dukungan sosial menjadi sangat vital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman yang komprehensif bagi pasien dan keluarganya mengenai penyakit TBC, cara pencegahan penularannya, serta secara khusus untuk memperkuat peran keluarga dalam melakukan perawatan pasien di rumah sebagai Pengawas Minum Obat (PMO). Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan interaktif meliputi ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab yang dilengkapi media visual (PPT, leaflet, dan X-Banner). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi pada bulan Januari 2026 di Ruang Pesisir RS A. Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung, dengan sasaran 30 partisipan yang terdiri dari pasien dan keluarga pasien. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai definisi, gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Keluarga pasien juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk berperan aktif sebagai PMO, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta memberikan dukungan nutrisi dan perlindungan emosional bagi pasien. Edukasi kesehatan yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, yang merupakan faktor predisposisi utama dalam pembentukan perilaku kesehatan. Peran aktif keluarga sangat krusial dalam memutus mata rantai penularan TBC dan mencegah terjadinya resistensi obat (MDR-TB).  
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Keluarga Dalam Memberikan Perawatan Kepada Pasien Stroke Yang Dirawat Di RSUD Dr.H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2026 Nova Liana; Eka Yudha Chrisanto; Rika Yulendasari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1291

Abstract

Latar Belakang: Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2023, stroke merupakan penyebab kematian kedua di dunia setelah penyakit jantung, dengan sekitar 12 juta kasus baru setiap tahunnya dan lebih dari 6,5 juta kematian..Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2026, Secara keseluruhan, dari total 67 responden, sebagian besar memiliki perilaku keluarga kurang baik yaitu sebanyak 39 responden (58,2%), sedangkan yang memiliki perilaku baik sebanyak 28 orang (41,8%). Dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 44 responden (65,7%) sedangkan yang memiliki pengetahuan keluarga baik sebanyak 23 responden (34,3%).Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan keluarga merupakan faktor penting yang mempengaruhi perilaku dalam merawat pasien stroke. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku keluarga dalam memberikan perawatan kepada pasien stroke di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi berjumlah 202 orang dengan sampel 67 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil : Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku keluarga dalam memberikan perawatan kepada pasien stroke dengan Nilai nilai p-value < 0,005 dan nilai Odds Ratio (OR) sebesar (0,50–0,29). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku keluarga dalam merawat pasien stroke. Disarankan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi kepada keluarga guna memperbaiki kualitas perawatan pasien stroke.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Sekolah Dasar Negeri 1 Durian Payung Tahun 2026 Anisa Fitriani; Andoko Andoko; Eka Yudha Chrisanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1462

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar masih rendah, sehingga meningkatkan risiko penyakit seperti diare, ISPA, dan cacingan. Data menunjukkan masih banyak siswa yang belum memahami Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan metode audio visual yang lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan: Diketahui bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap perubahan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Durian Payung Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test post-test. Populasi berjumlah 175 siswa kelas III, IV, dan V, dengan sampel sebanyak 121 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebanyak 21 item. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan siswa dari 48,62 pada pre-test menjadi 69,85 pada post-test setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode audio visual. Hasil uji t dependen menunjukkan nilai p-value = 0,083 dan 0,200. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap peningkatan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Durian Payung. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap peningkatan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Durian Payung. Metode audio visual efektif digunakan sebagai media pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar.
Pengaruh Aroma Terapi Bitter Orange Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post-Op Fraktur Di RSUD. Dr.H.Abdul Moloek Provinsi Lampung Tahun 2025 Andi Prayoga; Eka Yudha Chrisanto; Rika Yulendasari; Dennti Kurniasih
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1492

Abstract

Latar Belakang: Fraktur didefinisikan sebagai hilangnya kontinuitas tulang atau tulang rawan secara keseluruhan atau sebagian. Fraktur yang terjadi lengkap atau tidak akan ditunjukkan oleh kekuatan serta tenaga fisik yang ada pada tulang tersebut dan jaringan lunak di sekitarnya. Penatalaksanaan fraktur sering kali memerlukan tindakan bedah seperti Open Reduction Internal Fixation (ORIF) dan pemasangan platina untuk memperbaiki posisi tulang, Proses ini menyebabkan pasien mengalami nyeri akut. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat diberikan pada pasien pascaoperasi fraktur adalah aromaterapi bitter orange. Prevalensi fraktur 5,5%, Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara yang mengalami kejadian fraktur terbanyak sebesar 1,3 juta setiap tahunnya. Tujuan: Mengetahui pengaruh aromaterapi bitter orange terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post-op fraktur di RSUDDr.H.Abdul Moloek Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 249 pasien post op fraktur di RSUD.Dr.H.Abdul Moloek Provinsi Lampung, dengan jumlah sample 15 partisipan. Pengambilan sample menggunakan teknik acidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji independen t-test. Hasil: Distribusi frekuesni usia responden 20-30 tahun (60%), 31-40 tahun (40%), jenis kelamin didapatkan laki-laki (70%), perempuan (30%), pendidikan SMP (10%), SMA (65%), DIII (15%), S1 (10%). Nilai rata-rata intensitas nyeri pre test sebesar 5,70 dengan standar devisiasi 0,470 dan post test sebesar 3,80 dengan standar devisiasi 0,768. p value 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh aroma terapi bitter orange sebelum dan sesudah diberikan terhadap intensitas nyeri pada pasien post op fraktur. Saran meningkatkan edukasi dan pelatihan kepada perawat agar intervensi bitter orange dapat diterapkan secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
Efektivitas Terapi Guide Imagery Relaxation Dan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2026 Maharani Puspitasari; Rika Yulendasari; Eka Yudha Chrisanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1495

Abstract

Latar Belakang: Cedera kepala ringan merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi dan dapat menimbulkan komplikasi berupa nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan yaitu terapi Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing. Kedua terapi tersebut mampu memberikan efek relaksasi, meningkatkan pelepasan hormon endorfin, serta membantu menurunkan persepsi nyeri pada pasien cedera kepala ringan. Tujuan: Diketahui perbedaan efektifitas terapi Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing terhadap penurunan nyeri pada pasien cedera kepala ringan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok terapi guided imagery relaxation, kelompok terapi slow deep breathing, dan kelompok kontrol, masing-masing 10 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS),dengan durasi intervensi selama 15 menit pada kelompok Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Kruskal-Wallis dan uji Post Hoc (Man Whitney). Hasil: Hasil Analisa data bivariat Berdasarkan hasil uji kruskal-wallis diperoleh nilai Asymp. Sig sebesar 0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan (GIR, SDB, dan Kontrol), dengan kelompok Slow Deep breathing intervensi yang paling efektif. Kesimpulan: Terapi Guide Imagery relaxation dan Slow Deep Breathing Efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien cedera kepala ringan, dengan efektivitas terbaik ditunjukkan oleh kelompok Slow Deep Breathing.
Co-Authors Ade Gunawati Sandi Adhani, Neisa Aditia Arief Firmanto Agung Aji Perdana Agustama Agustama Amelia, Weni Andi Prayoga Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Anisa Fitriani Anisa Nismawati Anjani, Ni Wayan Oktavia Antonij Edimarta Sitanggang Aria Winara Perkasa Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Asep Rahmad Hidayat Atika Sari HS1, Senja Ayu, Shinta Arini Azahra, Putri Salsabila Bahjatun Nadrati Bina Riani Chelda Ernita Cindy Desmonika Cindy Desmonika Dennti Kurniasih Desi Risnarita Dewi Anggraini, Mega Dewi Kusumaningsih Dina Dwi Nuryani Djamaludin, Djunizar Djamaludin, Djunizar Djuniar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Edimarta Sitanggang, Antonij Eka Trismiyana Elliya, Rahma Endah Fajrianti Erlianti, Febi Erna Listyaningsih Ernita, Chelda Erpiyana, Refsi Esti Handayani Eva Listiyo Putri Fachry Abda El Rahman Fajrianti, Endah Febi Erlianti Fitria, Yanti Fradini Wandira Furqoni, Prima Dian Gunawan, M. Ricko Helma Wati Hermawan, Dessy Imron Saputra Irma Fitriyan Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Keswara, Umi Romayati Kurniasih, Dennti Ladin, Juliawan Lina, Mia Nurar Linawati Novikasari Lisa Yuliana Sari Lita Puspita Lolita Sary Ludiana, Ludiana M. Arifki Zainaro M. Deni Indrawan Made Novita Sari Maharani Puspitasari Mahda Afsani Mardani Mardani Mardani Mardani Mayka Kaduana Mega Dewi Anggraini Megah Rachmawati Mubarok, Faqih Al Muhani, Nova Murni Oktania Nadira, Khoirul Nirwanto Nirwanto Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Nova Liana Novikasari, Linawati Novikasari, Linawati Nur Afni Nuri Lutfiatil Fitri Oktarina, Devi Palupi, Antika Perkasa, Aria Winara Prayogo, Idfy Dwi Prima Dian Furqoni Putri Salsabila Azahra Putri Salsabila Azzahra Putri Yolanda Utama Putri, Eva Listiyo Putri, Mia Rahma Ellya Rahmatika, Ida Rahmawati, Reka Putri Reka Putri Rahmawati Rika Yulendasari Rilyani Rilyani Riska Wandini, Riska Risnarita, Desi Rita Purnama Rizki Zulkandri Rizky Andrian, Rizky Rudi Winarno Safitri, Laila Sandayanti, Vera Sapti Ayubbana Sari, Yunidha Puspita Selvianti, Utari Aditia Setiawati Setiawati Sintia, Monica Bela Dwi Sumarni Sumarni Susi Anisia Laila Susilawati Susilawati Taufiq Hidayat Teguh Pribadi Teguh Pribadi Trioko, Agus Triyono Triyono Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Umsani Umsani Umsani, Umsani Utari Aditia Selvianti Vera Sandayanti Vera Yulyani Wahid Tri Wahyudi Weni Amelia Wenny Nopianti Widia Afira Winanda, Bayu Yani, Rizka Gustri Yoko Saputra Yola Anjani Yopita Sari Yulyani, Vera Yusuf, Dody Iqbal