p-Index From 2021 - 2026
10.258
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Pilar FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Al-'Adl Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam YUME : Journal of Management IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Madinah: Jurnal Studi Islam At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Journal De Facto Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Economics and Digital Business Review Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (JASMIEN) Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Jurnal Ar-Ribh Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) EKONOMIKA45 Islamic Accounting and Finance Review TAMWIL: Jurnal Ekonomi Islam Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economic and Business Journal Jurnal Islam Nusantara POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES (POLRI) Media Riset Bisnis & Manajemen Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Innovative: Journal Of Social Science Research Borneo Islamic Finance and Economics Journal (BIFEJ) AL-BAYAN: JURNAL HUKUM DAN EKONOMI ISLAM Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam At Tawazun Jurnal ekonomi Islam International Journal of Islamic Studies Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Moneta : Journal of Economics and Finance Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Jurnal Akuntansi dan Keuangan KINERJA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Sumber Hukum dan Metodologi Pengembangan Ekonomi Islam Ilham Ilham; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber hukum yang menjadi acuan normatif dan metodologi pengembangan yang menjadi kerangka epistemologis serta operasional ilmu ekonomi Islam. Sumber hukum ekonomi Islam terbagi menjadi dua kategori utama yaitu sumber utama (naqli) berupa Al-Qur’an dan Hadits, sedangkan sumber sekunder (ijtihadiyah) berupa Ijma’ (Konsensus Ulama), Qiyas (Analogi), Istihsan (Preferensi Hukum). Adapun Sumber Pendukung / Ijtihad Kontemporer berupa Ijtihad, Maslahah Mursalah, ‘Urf, Sadd az-Zari’ah, Istihsan (Preferensi Hukum), Maslahah Mursalah (Kemaslahatan Umum), Urf (Adat atau Kebiasaan yang Berlaku), serta Regulasi & Fatwa (Praktik Modern). Metode penelitian dan pendekatan dalam ilmu ekonomi Islam harus memperhatikan keseimbangan antara teks dan konteks, antara normatif dan empiris. Hanya dengan pendekatan yang ilmiah dan metodologis, ekonomi Islam dapat berkembang dan memberikan solusi nyata terhadap masalah ekonomi kontemporer.
Teori Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Islam: Integrasi Nilai Spiritual dan Kesejahteraan Sosial Ramdani Nur; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi merupakan dua konsep utama dalam kajian ekonomi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia. Dalam perspektif ekonomi Islam, kedua konsep tersebut tidak hanya diukur melalui indikator material seperti peningkatan pendapatan dan output, tetapi juga melalui pencapaian tujuan syariah (maqashid al-shariah) yang mencakup keadilan, kesejahteraan sosial, dan keseimbangan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam dengan menekankan landasan filosofis, prinsip-prinsip dasar, serta perbedaannya dengan teori ekonomi konvensional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memandang pertumbuhan sebagai sarana, bukan tujuan akhir, dan pembangunan ekonomi harus berorientasi pada falah (kebahagiaan dunia dan akhirat). Dengan demikian, teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam menawarkan paradigma alternatif yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Prinsip Prinsip Ekonomi Islam Sahdiah Desriana Karim; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis yang bertujuan mewujudkan keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam serta membandingkannya dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait konsep, prinsip, dan penerapan ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam didasarkan pada prinsip tauhid, keadilan, kepemilikan, keseimbangan, maslahah, dan akhlak. Prinsip tauhid menegaskan bahwa seluruh harta merupakan amanah dari Allah SWT, sedangkan prinsip keadilan menekankan pemerataan distribusi kekayaan dan larangan praktik riba, gharar, dan maisir. Kepemilikan dalam Islam diakui secara individu maupun kolektif dengan tanggung jawab sosial melalui mekanisme zakat, infak, dan sedekah. Dibandingkan dengan kapitalisme yang berorientasi pada kepemilikan individu dan keuntungan, serta sosialisme yang menekankan kepemilikan kolektif dan kontrol negara, ekonomi Islam menawarkan sistem yang seimbang antara kepentingan individu dan masyarakat. Dengan demikian, ekonomi Islam menjadi alternatif sistem ekonomi yang berlandaskan nilai moral dan spiritual untuk mencapai kesejahteraan dunia dan akhirat.
Tinjauan Keuangan Syariah Terhadap Praktik Gadai Dengan Sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo Kecamatan Segeri Rian Haeruddin; Rahmawati Muin; Hamza Khaeriyah
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK- Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik gadai dengan sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo, Kecamatan Segeri, dalam perspektif keuangan syariah. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan sistem Ringgi’, kesesuaiannya dengan prinsip akad rahn dalam Islam, serta potensi terjadinya praktik riba dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur utama tentang ekonomi Islam, konsep gadai (rahn), serta kajian fiqh muamalah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menemukan pola dan relevansi dengan konteks masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai sistem Ringgi’ pada dasarnya memiliki fungsi sosial-ekonomi yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Namun, dalam implementasinya terdapat beberapa potensi penyimpangan dari prinsip rahn syariah, khususnya terkait pemanfaatan barang gadai dan kemungkinan munculnya tambahan pembayaran yang menyerupai riba. Oleh karena itu, praktik Ringgi’ perlu dikontekstualisasikan agar sesuai dengan prinsip keadilan, kerelaan, dan tolong-menolong sebagaimana ditekankan dalam fiqh muamalah. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem gadai yang sesuai syariah untuk memberikan solusi keuangan yang adil sekaligus menjaga nilai kemanusiaan dalam masyarakat.
Maqāṣid al-Syarī‘ah sebagai Landasan Pengaturan Relasi Produsen–Konsumen dalam Hukum Ekonomi Islam di Indonesia Sultan, Zulfadli; Muin, Rahmawati; Kara, Muslimin
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 7 ISSUE 1, JANUARY 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v7i1.64245

Abstract

The interaction between producers and consumers in Islamic economics is not solely oriented towards economic efficiency and profit, but also towards ethical values and social welfare. This study aims to analyze the role of maqasid al-syariah as a normative basis in regulating the relationship between producers and consumers in Islamic economic law. This study is a qualitative literature review of classical and contemporary literature relevant to Islamic economics and maqasid al-syariah. The results show that maqasid al-syariah positions producers and consumers not only as economic actors but also as moral subjects who have a responsibility to protect religion, life, reason, offspring, and property. These principles guide production and consumption practices to be halal, fair, proportional, and free from exploitation. The implementation of maqasid al-syariah in producer-consumer relations contributes to strengthening market confidence, preventing inequality, and creating a fair and sustainable Islamic economic system.
ANALISIS KEPUASAN AMIL PENGGUNA APLIKASI SISTEM ADMINISTRASI FUNDAISING (SANDRA) DOMPET DHUAFA SULAWESI SELATAN MENGGUNAKAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION St Chairiani Fausiah; Rahmawati Muin; Trisno Wardy Putra
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan amil terhadap penggunaan aplikasi Sistem Administrasi Fundraising (SANDRA) di Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menggunakan pendekatan End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kendala teknis seperti kesalahan input data, ketidaksesuaian nominal donasi, serta keterbatasan akses koreksi data yang berpotensi menghambat efektivitas kerja amil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 49 fundraiser sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel content, format, dan timeiliness berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, sedangkan accuracy dan ease of use tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas informasi, tampilan sistem, dan ketepatan waktu penyajian informasi merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan amil dalam menggunakan aplikasi SANDRA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan aplikasi SANDRA agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Pengaruh Sertifikasi Halal Dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Pelanggan Wizzmie Di Makassar Sebagai Variabel Intervening St. Aisah; Rahmawati Muin; Sirajuddin
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi halal dan kualitas produk terhadap minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan wizzmie di Makassar sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 98 pelanggan Wizzmie. Penelitian ini  menggunakan analisis jalur untuk menganalisis dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi halal tidak berpengaruh positif terhadap minat beli ulang dan kepuasan pelanggan, kualitas produk berpengaruh positif terhadap minat beli ulang dan kepuasan pelanggan, dan kepuasan berpengaruh terhadap minat beli ulang. Berdasarkan uji hipotesis secara tidak langsung, disimpulkan bahwa sertifikasi halal tidak berpengaruh terhadap minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan Wizzmie
Sharia Marketing Strategy Using SWOT Analysis At PT. Yotta Berkah Mulia Rafika Nur Isna; Rahman Ambo Masse; A Syathir Sofyan; Rahmawati Muin; Muslihati Muslihati
Borneo Islamic Finance and Economics Journal BIFEJ VOL. 6, NO.1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bifej.v0i0.13485

Abstract

This study aims to examine the implementation of sharia marketing strategies at PT. Yotta Berkah Mulia by utilizing SWOT analysis as a strategic evaluation tool. The research adopted a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The findings show that PT. Yotta Berkah Mulia has successfully applied the four fundamental characteristics of sharia marketing, namely Theistic (Rabbaniyyah), Ethical (Akhlaqiyyah), Realistic (Al-Waqi’iyyah), and Humanistic (Al-Insaniyyah), in its marketing activities. The SWOT analysis was conducted to identify the company’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Based on the results of the IFAS and EFAS matrices, the company is positioned in Quadrant II, indicating that it possesses strong internal capabilities despite facing several external challenges and threats. This position suggests that a diversification strategy is the most appropriate approach to maintain competitiveness and support future business growth. Furthermore, the results of this study are expected to contribute to the development of sharia-based marketing practices and serve as a reference for MSMEs in formulating more effective, adaptive, and sustainable marketing strategies.
Transformation Of Islamic Philanthropy: Reconstructing Zakat, Rahn, And Waqf Contracts Toward Productive Islamic Social Finance Musrini Muis; Hamzah Khaeriyah; Rahmawati Muin
IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 17 No. 1 (2026): IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/iqtishaduna.v17i1.15143

Abstract

This study aims to explore the reconstruction of Zakat, Rahn (Sharia Pawn), and Wakaf contracts to transform Islamic philanthropy instruments from a social dimension to a business (productive) economic dimension. The main challenge in managing philanthropy today is the tendency for its use to remain charitable and limited to physical infrastructure, thus failing to optimally reduce economic disparities. This study uses a qualitative approach with descriptive-analytical methods through a functionalist lens, in which each contract is reviewed based on its function in solving the economic problems of the community. The results show that the synergy between social contracts (tabarru') and commercial contracts (tijarah), such as the use of Qardhul Hasan, Mudharabah, Musyarakah, and Ijarah, can create a sustainable productive economic model. Implementation models such as the Mustahik to Muzakki entrepreneurship program in zakat, Ar-Rum products in Rahn, and project financing through cash waqf have proven effective in mobilizing community funds into productive assets. In conclusion, professional governance and integration between philanthropic instruments are crucial in building a strong, independent, and inclusive Islamic economic ecosystem.
Compliance of Culinary Business Operators with Halal Certification Regulations: A Study of Street Food Vendors in Somba Opu District, Gowa Regency Nashrullah Hidir; Muhammad Zul Ikram Safei; Rahmawati Muin; Rahman Ambo Masse
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10944

Abstract

This study aims to analyze the compliance of culinary business operators with halal certification regulations among street food vendors in Somba Opu District, Gowa Regency. The research focuses on the effectiveness of government literacy and educational inclusion programs, the level of vendors’ understanding and access to certification obligations, the implementation of compliance throughout the production–distribution–sales chain, and the supporting and inhibiting factors affecting compliance. This study employs a qualitative approach using a phenomenological method. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observations, and documentation involving ten street food vendors and three key informants from the Halal Product Assurance Organizing Agency (BPJPH). Data analysis was conducted using the interactive model developed by Miles and Huberman. The findings indicate that the level of compliance remains low, both administratively and substantively. Literacy and inclusion programs, such as the Free Halal Certification Program (SEHATI) and the SIHALAL digital system, have not yet optimally reached their target groups due to digital literacy gaps, limited direct technical assistance, and perceptions of procedural complexity. Vendors’ understanding of halal certification remains normative and intuitive and has not yet met the procedural accountability standards required by the Halal Product Assurance System (SJPH). The main supporting factors include religious awareness, market pressure, and affirmative government programs, while the inhibiting factors consist of limited digital infrastructure, bureaucratic complexity, and regulatory uncertainty. This study concludes that improving compliance requires a shift from a compliance-driven approach toward an enablement-driven approach through procedural simplification, strengthened field assistance, and the development of inclusive service designs. Such an approach is consistent with the Islamic principles of taysir (facilitation) and maqashid al-shariah (the objectives of Islamic law).
Co-Authors A Ifayani Haanurat A. Syatir Sofyan Abdul Khaliq Abdul Wahab Abdul Wahid Haddade Abdullah, Wahyuddin Abdurrahman Mansyur Achmad Musyahid Idrus Aditya Aditya Ahmad Busyairi Ahmad Busyairi, Ahmad Ahmad Efendi Ainun Awaliah Akramunnas Akramunnas Aldi Nyawai Alisa, Nur Alisa Amalia Nur Rahman Amir, A. M. Nur Atma Amir, A. M. Nur Atma Amiruddin K Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Niken Ayu N.F Arsyad, Kamaruddin Asmira, Sri Asri Jaya Astriani Astuti Syam Ayu Ruqayyah Yunus Baso R Basri, Muh. Arfah Bawafie, Aniq Akhmad Ali Darmanita Darmanita Darmanita, Darmanita Dedi Mardianto Djafar Djafar Dwiatmaja, Ahmad Zikri Faiz Almath Fauziah Sulaiman Firda, Firda Chairani Salsa Fadiah Hafid, Eka Arlinda Hamza Khaeriyah Hamzah Khaeriyah Hiqmiatul Uzqa, Dhea Hutagaluh, Oskar Icha, Nur Hadisa Idris Parakkasi Ikram, Zul Ilham Ilham ilman nur, ilman nur Ilyas, Abustani Inayatul Munawwara Irwan Misbach Irwan Misbach Irwan Misbah Islahuddin Islah Islailia Umar Ita Rukmanasari Jamaluddin Majid Jamaluddin, Nurlaeli Karmila, Yusri Khaerul Aqbar Kholid Albar Kurniadi Lusiana Lutfi, Muhtar M. Dzul Fadli S. Mochammad Fadhil Abdullah Muammar Bakry Muchtar, Nur Aulia Husnihita Muh Ibnul Muhammad Akil Rahman Muhammad Fajar Ramadan Muhammad Nasri Katman Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhammad Zul Ikram Safei Mujahidin Mujahidin Mukhtar Lutfi Murtiadi Awaluddin Muslihati Muslihati Muslihati Muslimin Kara Musrini Muis Mustamin Mu’min, Muh. Dian Nur Alim Nabila, Sri Nurul Nashrullah Nashrullah Hidir Novianty, Devi Nur Adriana Nur Afiah, Nur Nur Azizah Nur, Ilman Nurfaidah Nurfiah Nurfiah Nurfyana Narmia Sari Nurhasnaini. H Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurul Pratiwi Prades Ariato Silondae Putri Fatimah Rabiana, Riska Rafika Nur Isna Rahman Ambo Masse Ramadan, Muhammad Fajar Ramdani Nur Randi, Randi Renaldi Hidayat Reni Reni Reni Reni, Reni Rian Haeruddin Rika Dwi Ayu Parmitasari Risnawati Risnawati Rosmawati Rostiani, Helda Rusydi, Bahrul Ulum Sabri Samin Safei, Zul Ikram Sahdiah Desriana Karim Saiful Muchlis Salmah Salmah Salmah Salmah Salsabila, Unik Hanifah Samsidar Sapira, Sapira Sari, Andi Enri Erna Sarmadani Sarmadani Siradjuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sitti Asiqah Usman Ali Sitti Fatimah Sri Artati Salju St Chairiani Fausiah St. Aisah Sudirman Sudirman Sugianto Sultan, Zulfadli Sumarlin, Abdul Sumarni S Syaharuddin Syamsurianto Syarifuddin Syarifuddin Tahir, Ibrahim Ako Taqiyuddin BN, Andi Muh. Taufik Hidayat Tompson, Muhammad Danial Trisno Wardy Putra Tuti Supatminingsih Wahyuddin, Wahyuddin Wahyudi, Iqmal Wahyuni Yusria Ningsih Wardatul Wahidah R