Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Production of Edible Films from Whey-Chia Seed Combinations with Different Plasticizers: Effects on Physicochemical Properties Fahrullah, Fahrullah; Bulkaini, Bulkaini; Kisworo, Djoko; Septian, I Gede Nano
CELEBES Agricultural Vol. 5 No. 2 (2025): CELEBES Agricultural
Publisher : Faculty of Agriculture, Tompotika Luwuk University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jca.v5i2.900

Abstract

The utilization of natural polymer-based feeding films has emerged as an alternative to plastics and as a solution to the problem of environmental pollution. Concurrently, these films maintain the function of maintaining the shelf life, quality, and safety of food products. The objective of this study was to ascertain the effect of varying proportions of whey-chia seed combinations and types of plasticiser on the physicochemical characteristics of food films. The present study employed a completely randomised factorial design, comprising Factor A: whey-chia seed combination (A1 = 1:0.5; A2 = 1:0.75 and A3 = 1:1) and Factor B: type of plasticizer (B1 = sorbitol and B2 = polyethylene glycol/PEG). The interaction between the whey-chia seed combination and the type of plasticizer did not show a significant effect (P>0.05). However, the whey-chia seed combination itself had a significant impact (P<0.01) on film elongation and tensile strength. The utilisation of sorbitol as a plasticiser resulted in enhanced flexibility of the film, thereby rendering it more appropriate for utilisation in healthy and environmentally friendly food applications. The optimal treatment was determined to be a mixture of whey-chia seeds in a 1:1 ratio with sorbitol plasticizer, yielding an elongation at break of 74.23%, tensile strength of 3.997 MPa, and crude fibre content of 15.67%.
Physical Quality and Organoleptic Quality of Mutton Meatballs with The Addition of Cassava Flour at Different Levels: Kualitas Fisik Dan Mutu Organoleptik Bakso Daging Kambing Dengan Penambahan Tepung Singkong Pada Level Yang Berbeda Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.15-24

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of cassava flour in various levels on the physical and organoleptic quality of meatballs made from mutton. The physical and organoleptic quality tests included measurements of pH, cooking shrinkage, yield, aroma, taste, colour, and texture. The research design applied was a completely randomized design (CRD) with four treatments and five repetitions. For data analysis, ANOVA was used on physical parameters and organoleptic test with Kruskal Wallis method. The findings of the study showed that the highest pH, cooking shrinkage, and yield were achieved in P3, which was with the addition of cassava flour at the level of 20%. Aroma, flavour, and texture did not show a significant effect on the variation of the level of cassava flour addition. However, colour has a significant effect related to the level of cassava flour addition of 20%. It can be concluded that the addition of cassava flour at the level of 20% can affect the colour, pH, cooking shrinkage and yield of mutton meatballs.
Integration Of Genetic And Nutritional Factors In The Production And Quality Of Dairy Goat Milk: A Review: Integrasi Faktor Genetik Dan Nutrisi Dalam Produksi Dan Kualitas Susu Kambing Perah : Review Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Aminurrahman, Aminurrahman; Wandira, Ica Ayu; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Anwar, Khairil
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.57-71

Abstract

The need for animal protein in Indonesia continues to increase, driving the popularity of goat milk as an alternative to cow's milk that is easier to digest and has health benefits. This study aims to review genetic and nutritional factors that affect the production and quality of dairy goat milk. The method used is a literature review of relevant scientific sources. Data analysis was carried out qualitatively. The results of the study indicate that genetic and nutritional factors play a major role in goat milk production. Imported goats such as Alpine (2,633 liters/lactation) and Saanen (2,621 liters/lactation) are more productive than local breeds such as Sapera (264.6 liters/lactation) and Peranakan Etawa (154.3 liters/lactation), supported by strict genetic selection and optimal maintenance management. Milk composition also varies, with Senduro goats having the highest total solids (14.30%), protein (3.74%), and fat (6.40%) compared to Alpine. Nutrition plays an important role in supporting milk production, with high protein sources such as lamtoro (32.0%) and turi (31.29%), as well as fat from turi (7.57%) and indigofera (6.15%) which increase milk fat content. Genetic and nutritional factors affect the production and quality of goat milk, with imported goats being more productive and Senduro goats being superior in milk composition. Proper feed and good management improve milk quality and livestock health. Understanding these genetic and nutritional factors is expected to be the basis for efforts to increase the productivity and quality of dairy goat milk in Indonesia
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Identification of Nuisance Animals in Edible Bird's Nest Farming in Tanjung, North Lombok Regency Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman; Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Gifari, Zaid Al
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.9120

Abstract

The cultivation of edible bird's nest in North Lombok Regency is experiencing rapid growth. This can be attributed to the rising demand for edible bird's nest products. Nevertheless, the primary challenge to its advancement is the presence of nuisance animals. The objective of this study was to identify and categorise nuisance animals present in edible bird's nest cultivation sites within the boundaries of the Tanjung sub-district. The present study employed a descriptive qualitative approach, with data collection undertaken via purposive sampling. The findings of this study identified seven species of nuisance animals in edible bird’s nest cultivation in the area of Tanjung Subdistrict. The following animals are included in this category: snakes, rats, geckos, owls, bats, cockroaches, and ants. These animals have the capacity to exert a direct influence on the swiftlet population, thereby diminishing edible bird’s nest production, particularly within the confines of the Tanjung Subdistrict.
Efektivitas Isolasi Trichoderma sp. Pada Substrat Tepung Singkong terhadap Jumlah Gula Pereduksi, pH, dan Total Hasil Fermentasi Sebagai Feed Additive Alami untuk Pakan Broiler Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman
JAS Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Animal Science (JAS) - April 2025
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong merupakan salah satu inovasi teknologi alami untuk menghasilkan feed additive alami pada pakan broiler sebagai pengganti antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong dengan variabel yang diamati yaitu jumlah gula pereduksi, pH, dan total spora yang dihasilkan Trichoderma sp. dalam memfermentasi tepung singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor A adalah berat media tepung singkong (100 gram dan 150 gram) dengan Faktor B yaitu persentase Trichoderma sp. (0%, 3%, 5%, 7%). Setiap satuan percobaan diinkubasi selama 21 hari untuk kemudian diamati pengaruh pertumbuhannya terhadap uji hemositometer, pH, dan gula reduksi. Data dianalisis menggunakan Two Way Analysis of Variance (Two Way ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% yang dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) dengan menggunakan SPSS 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan persentase Trichoderma sp. berbeda nyata (P<0,05) dengan hasil perlakuan terbaik pada persentase Trichoderma sp 5%. dari berat total media tepung singkong yang diinkubasi selama 3 minggu dengan kadar gula reduksi 0,39%, nilai pH 4,40 dan jumlah spora optimum yang dihasilkan adalah 6,2 x 109 cfu/g.
Production Performance of Meat and Eggs of Domestic Quail: Potential and Utilization as Genetic Resources Tamzil, Mohammad Hasil; Wiryawan, Ketut Gede; Septian, I Gede Nano
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4.9499

Abstract

This review article is written to provide information to readers regarding the potential of quail as a genetic resource of poultry for poultry-based food production. Quail was first domesticated in Japan and has strong potential for development as both a meat and egg producer. This species is known for its high feed efficiency in meat production, characterized by a high carcass yield, dominant meat deposition in the breast and thigh, and a superior meat-to-bone ratio compared to native chickens and broilers. In addition, quail demonstrates egg production capabilities that are nearly comparable to those of commercial laying hens, although with slightly lower feed efficiency. Based on these characteristics, quail is worthy of consideration as a genetic resource of poultry that is efficient and economical in providing animal protein.
Exploring the nutritional and functional potential of forage-based diets in poultry feeding systems: a systematic review toward sustainable avian nutrition Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Al Gifari, Zaid
Environmental and Agriculture Management Vol 2 No 2 (2025): Environmental and Agriculture Management : November 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Islam Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/eam.2.2.87-103

Abstract

The rising demand for sustainable and welfare-conscious poultry production has driven renewed interest in forage-based feeding systems. This systematic review explores the nutritional and functional roles of various forage types such as legumes, grasses, and aquatic plants in poultry diets. The review synthesizes evidence from recent Scopus-indexed publications, focusing on nutrient composition, bioactive properties, performance outcomes, and potential limitations. Forages provide protein, essential fatty acids, antioxidants, and phytochemicals that can enhance feed efficiency, immunity, gut health, and product quality in poultry. Their integration also aligns with circular agriculture principles and improves animal welfare through behavioral enrichment. However, the practical adoption of forage in poultry systems is constrained by variability in nutritional value, the presence of anti-nutritional factors (ANFs), low digestibility, and seasonal availability. Strategies such as fermentation, enzyme supplementation, and preservation techniques offer promising solutions to these challenges. This review identifies key research gaps, including the need for standardization of forage nutritional profiles, optimal inclusion rates, and long-term health impacts. Future directions highlight the potential of integrating precision nutrition technologies and policy support to enhance forage-based systems. Overall, forage represents a valuable component of sustainable poultry feeding strategies that balance performance, welfare, and environmental stewardship.
Pelatihan Budidaya Sayuran Sehat dan Ramah Lingkungan di Pekarangan Untuk Pemenuhan Gizi Keluarga Di Dusun Midang Ihsan, Makbul; Anjani, Hikmah Rara; Nufus, Novita Hidayatun; Jufri, Afifah Farida; Septian, I Gede Nano
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12601

Abstract

Dusun Midang sebagai salah satu wilayah sub urban mengalami penurunan ketersediaan lahan akibat alih fungsi menjadi kawasan pemukiman. Meskipun demikian, masih terdapat rumah dengan pekarangan atau lahan kosong terbatas yang berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga dan menurunkan risiko stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Dusun Midang dalam menerapkan teknik budidaya sayuran sehat di lahan pekarangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi, pelatihan teknis budidaya, serta pendampingan langsung penanaman sayuran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Midang, khususnya ibu rumah tangga, dalam menerapkan teknik budidaya sayuran sehat di lahan pekarangan secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, masyarakat mampu memahami pentingnya pengolahan tanah yang tepat, pemanfaatan pupuk organik, dan penerapan metode pengendalian hama serta penyakit ramah lingkungan. Keberhasilan ini juga ditunjukkan oleh adanya inisiatif warga untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif dengan menanam sayuran baik secara langsung ataupun menggunakan wadah tanam. Dengan adanya pendampingan dan monitoring berkala, diharapkan keberlanjutan program dapat terjaga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Dusun Midang.
Co-Authors Al Gifari, Zaid amalia pratiwi, eva Aminurrahman Anjani, Hikmah Rara Aryani Rahmawati Ashari, M. Azhary Noersidiq Baeti, Husnul Budi Indarsih Budi Indarsih, Budi Budi Satriya, I Nyoman Bulkaini (Bulkaini) Danial, Wahyu Denianto Yoga Sativa Dewi, Nurul Afriani Djoko Kisworo Dohi, Muhammad Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Fadielah, Basri Fahrullah Fahrullah Febrian Kusuma Atmanegara Fiarani, Mesil Fitriyan Fadjar Suryadi, Muh. Aidil Gifari, Zaid Al Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Hermansyah Hermansyah I Nyoman Sukartha Jaya Ihsan, Makbul Ikhwan Firhamsah Ine Karni Irwan Faezan Jaya, I Nyoman Sukartha Jufri, Afifah Farida Juliasis Mayagi Junia Ayu Ninggrum, ⁠Vidia Karni, Ine Khairil Anwar Kotta, Raismin Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kurniawati lailatun nurjanah, luluk Mohammad Hasil Tamzil Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhamad Ali Muhammad Amin Muhsinin, Muhammad Musanip, Musanip Ni Ketut Dewi Haryani Ni Ketut Dewi Haryani, Ni Ketut Dewi Novita Hidayatun Nufus Nurjanah, Luluk lailatun Oscar Yanuarianto, Oscar Pertiwi, Eva Amalia Poerwoto, Happy Putra, Ryan Aryadin Raismin Kotta Rezki Amalyadi Rina Andriati, Rina Sadia, I Nyoman Saedi, M. Ridwam Saedi, M. Ridwan Sativa, Denianto Yoga Suhardiani, Roro Agustien Suhardiani, Rr. Agustien Sukarne Sukarne Sulaiman Ngongu Depamede Sumadiasa , I Wayan Lanus Sumahiradewi, Luh Gede Tamzil, Moh Hasil Tapaul Rozi Umrah Umrah Unsunnidhal, Lalu Vebera Maslami Wandira, Ica Ayu Widiastuti, Lusia Komala Wiryawan, Ketut Gede Yulianto, Wahid Zaid Al Gifari