Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Teknologi Fermentasi dalam Pengolahan Pakan Ternak Kambing Lokal Berbasis Daun Lamtoro di Kabupaten Lombok Utara: The Application of Fermentation Technology in Lamtoro-based Animal Feed Processing for Native Goats in North Lombok Regency Anwar, Khairil; Aminurrahman; septian, I Gede Nano; amalyadi, Rezki; karni, Ine; Unsunnidhal, Lalu; Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar; Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin; Andriati, Rina; Sriasih, Made; Ali, Muhamad; Sukarne; Putra, Ryan Aryadin; Zaid Al Gifari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7582

Abstract

Pengembangan ternak kambing lokal menghadapi tantangan dalam penyediaan pakan hijauan berkualitas secara berkelanjutan, terutama pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah daun lamtoro (Leucaena leucocephala), yang diketahui memiliki kandungan protein dan TDN (Total Digestible Nutrients) yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peternak kambing lokal di Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai teknologi fermentasi hijauan pakan ternak berbasis lamtoro sebagai alternatif pakan ternak yang bernutrisi dan ekonomis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternak dapat memahami dan mempraktikkan proses fermentasi hijauan pakan ternak, yang mencakup persiapan bahan, penambahan dedak dan starter, pencampuran, dan penyimpanan secara anaerob. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengolahan hijauan pakan ternak dengan teknologi fermentasi. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha peternakan kambing dan peningkatan perekonomian masyarakat peternak di daerah pedesaan.
Tinjauan Komprehensif Mastitis pada Ternak Perah: Analisis Etiologi, Strategi Pencegahan, serta Implikasinya terhadap Produktivitas Susu dan Ekonomi Peternak: A Comprehensive Review of Mastitis in Dairy Cattle: Etiological Analysis, Prevention Strategies, and Implications for Milk Productivity and Farmer Economy Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Aminurrahman; Wandira, Ica Ayu; Septian, I Gede Nano; Gifari, Zaid Al; Anwar, Khairil; Dohi, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7653

Abstract

The dairy industry plays a strategic role in providing animal food, especially milk and its processed products. However, the sustainability of this industry is faced with the challenge of disease, one of which is mastitis inflammation of the udder which is generally caused by bacterial infections such as Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae, and Escherichia coli. Mastitis is divided into clinical and subclinical forms, with significant impacts on livestock health, animal welfare, decreased milk production and quality, and economic losses for farmers. This study aims to examine the causes of mastitis, its risk factors, and prevention and control strategies at the farm level. The method used is a literature study of various scientific sources and current publications. The results of the study indicate that controlling mastitis requires a holistic approach through hygienic milking practices, good barn management, application of dry cow therapy, chronic culling of dairy cattle, vaccination, and regular monitoring of udder health. Implementation of sustainable prevention strategies, accompanied by increased farmer awareness and policy support, is key to reducing the prevalence of mastitis and strengthening the resilience of dairy farming businesses.
Efektivitas Isolasi Trichoderma sp. Pada Substrat Tepung Singkong terhadap Jumlah Gula Pereduksi, pH, dan Total Hasil Fermentasi Sebagai Feed Additive Alami untuk Pakan Broiler Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman
JAS Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Animal Science (JAS) - April 2025
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong merupakan salah satu inovasi teknologi alami untuk menghasilkan feed additive alami pada pakan broiler sebagai pengganti antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Trichoderma sp. pada substrat tepung singkong dengan variabel yang diamati yaitu jumlah gula pereduksi, pH, dan total spora yang dihasilkan Trichoderma sp. dalam memfermentasi tepung singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor A adalah berat media tepung singkong (100 gram dan 150 gram) dengan Faktor B yaitu persentase Trichoderma sp. (0%, 3%, 5%, 7%). Setiap satuan percobaan diinkubasi selama 21 hari untuk kemudian diamati pengaruh pertumbuhannya terhadap uji hemositometer, pH, dan gula reduksi. Data dianalisis menggunakan Two Way Analysis of Variance (Two Way ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% yang dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) dengan menggunakan SPSS 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan persentase Trichoderma sp. berbeda nyata (P<0,05) dengan hasil perlakuan terbaik pada persentase Trichoderma sp 5%. dari berat total media tepung singkong yang diinkubasi selama 3 minggu dengan kadar gula reduksi 0,39%, nilai pH 4,40 dan jumlah spora optimum yang dihasilkan adalah 6,2 x 109 cfu/g.
Production Performance of Meat and Eggs of Domestic Quail: Potential and Utilization as Genetic Resources Tamzil, Mohammad Hasil; Wiryawan, Ketut Gede; Septian, I Gede Nano
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4.9499

Abstract

This review article is written to provide information to readers regarding the potential of quail as a genetic resource of poultry for poultry-based food production. Quail was first domesticated in Japan and has strong potential for development as both a meat and egg producer. This species is known for its high feed efficiency in meat production, characterized by a high carcass yield, dominant meat deposition in the breast and thigh, and a superior meat-to-bone ratio compared to native chickens and broilers. In addition, quail demonstrates egg production capabilities that are nearly comparable to those of commercial laying hens, although with slightly lower feed efficiency. Based on these characteristics, quail is worthy of consideration as a genetic resource of poultry that is efficient and economical in providing animal protein.
Exploring the nutritional and functional potential of forage-based diets in poultry feeding systems: a systematic review toward sustainable avian nutrition Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Al Gifari, Zaid
Environmental and Agriculture Management Vol 2 No 2 (2025): Environmental and Agriculture Management : November 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Islam Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/eam.2.2.87-103

Abstract

The rising demand for sustainable and welfare-conscious poultry production has driven renewed interest in forage-based feeding systems. This systematic review explores the nutritional and functional roles of various forage types such as legumes, grasses, and aquatic plants in poultry diets. The review synthesizes evidence from recent Scopus-indexed publications, focusing on nutrient composition, bioactive properties, performance outcomes, and potential limitations. Forages provide protein, essential fatty acids, antioxidants, and phytochemicals that can enhance feed efficiency, immunity, gut health, and product quality in poultry. Their integration also aligns with circular agriculture principles and improves animal welfare through behavioral enrichment. However, the practical adoption of forage in poultry systems is constrained by variability in nutritional value, the presence of anti-nutritional factors (ANFs), low digestibility, and seasonal availability. Strategies such as fermentation, enzyme supplementation, and preservation techniques offer promising solutions to these challenges. This review identifies key research gaps, including the need for standardization of forage nutritional profiles, optimal inclusion rates, and long-term health impacts. Future directions highlight the potential of integrating precision nutrition technologies and policy support to enhance forage-based systems. Overall, forage represents a valuable component of sustainable poultry feeding strategies that balance performance, welfare, and environmental stewardship.
Pelatihan Budidaya Sayuran Sehat dan Ramah Lingkungan di Pekarangan Untuk Pemenuhan Gizi Keluarga Di Dusun Midang Ihsan, Makbul; Anjani, Hikmah Rara; Nufus, Novita Hidayatun; Jufri, Afifah Farida; Septian, I Gede Nano
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12601

Abstract

Dusun Midang sebagai salah satu wilayah sub urban mengalami penurunan ketersediaan lahan akibat alih fungsi menjadi kawasan pemukiman. Meskipun demikian, masih terdapat rumah dengan pekarangan atau lahan kosong terbatas yang berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga dan menurunkan risiko stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Dusun Midang dalam menerapkan teknik budidaya sayuran sehat di lahan pekarangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi, pelatihan teknis budidaya, serta pendampingan langsung penanaman sayuran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Midang, khususnya ibu rumah tangga, dalam menerapkan teknik budidaya sayuran sehat di lahan pekarangan secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, masyarakat mampu memahami pentingnya pengolahan tanah yang tepat, pemanfaatan pupuk organik, dan penerapan metode pengendalian hama serta penyakit ramah lingkungan. Keberhasilan ini juga ditunjukkan oleh adanya inisiatif warga untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif dengan menanam sayuran baik secara langsung ataupun menggunakan wadah tanam. Dengan adanya pendampingan dan monitoring berkala, diharapkan keberlanjutan program dapat terjaga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Dusun Midang.
The Role of Sorbitol in Enhancing the Performance of Whey Chia Seed-Based Edible Films: A Physical and Microscopic Evaluation Fahrullah, Fahrullah; Fiarani, Mesil; Kisworo, Djoko; Bulkaini, Bulkaini; Septian, I Gede Nano
CELEBES Agricultural Vol. 6 No. 1 (2025): CELEBES Agricultural
Publisher : Faculty of Agriculture, Tompotika Luwuk University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jca.v6i1.982

Abstract

Edible film is a thin, edible film used as a food coating. The advantages of edible film include its biodegradability and its ability to maintain the quality and shelf life of the food product it covers. The objective of this study was to ascertain the impact of varying concentrations of sorbitol on the thickness, water vapor transmission rate, and microstructure of whey-chia seed edible film. The present study employed a Completely Randomized Design, comprising three distinct treatments, each with three replicates. The data obtained were analysed using Analysis of Variance, and if there were significant differences between treatments, these were followed by Duncan Multiple Range Test. The treatments incorporated the following: P1 (10% sorbitol), P2 (20% sorbitol), and P3 (30% sorbitol). The variables measured in this study were thickness, water vapor transmission rate and edible film microstructure. The findings demonstrated that the incorporation of sorbitol at varying concentrations elicited a highly significant effect (P<0.01) on the thickness of the edible film. However, the water vapor transmission rate test did not yield a significant difference (P>0.05). The mean thickness of the samples ranged from 0.0296 to 0.0303 mm, and the water vapor transmission rate ranged from 4.60 to 5.68 g/mm²/day. Microstructure analysis revealed that the incorporation of sorbitol enhanced the flexibility and uniformity of the distribution of the films at concentrations of 10% and 20%. However, at a concentration of 30%, the films exhibited increased rigidity and reduced flexibility. The utilization of a 20% sorbitol concentration was identified as the optimal treatment.
Intramuscular injection of prostaglandins with different trademarks in Balinese cattle (Bos sondaicus) on the speed and duration of estrus Fadielah, Basri; Septian, I Gede Nano; Gifari, Zaid Al
CELEBES Agricultural Vol. 6 No. 1 (2025): CELEBES Agricultural
Publisher : Faculty of Agriculture, Tompotika Luwuk University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jca.v6i1.993

Abstract

The aim of this study was to compare the effectiveness of different brands of intramuscularly injected prostaglandin hormones on the speed and duration of estrus in Bali cattle. The study used 21 Bali cattle as subjects, divided into three treatment groups: P1 received 5 ml of Capriglandin, P2 received 5 ml of Lutalyse, and P3 received 2 ml of Juramate. The data collected included the speed and duration of estrus in hours. The results showed that for the speed of estrus onset, P1 required 69 hours, P2 56 hours, and P3 55 hours. Regarding the duration of estrus, P1 took 17 hours, P2 14 hours, and P3 13 hours. The findings indicate that the Juramate hormone resulted in the quickest onset of estrus, while the Capriglandin hormone led to a longer duration of estrus compared to the other hormones.
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Co-Authors Al Gifari, Zaid amalia pratiwi, eva Aminurrahman Aminurrahman, Aminurrahman Anjani, Hikmah Rara Aryani Rahmawati Ashari, M. Azhary Noersidiq Baeti, Husnul Budi Indarsih, Budi Budi Satriya, I Nyoman Bulkaini (Bulkaini) Danial, Wahyu Denianto Yoga Sativa Dewi, Nurul Afriani Djoko Kisworo Dohi, Muhammad Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Fadielah, Basri Fahrullah Fahrullah Fahrullah, Fahrullah Febrian Kusuma Atmanegara Fiarani, Mesil Gifari, Zaid Al Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Hasma Hasma Hermansyah Hermansyah Ihsan, Makbul Ikhwan Firhamsah Ine Karni Ine Karni Irwan Faezan Jaya, I Nyoman Sukartha Jufri, Afifah Farida Juliasis Mayagi Karni, Ine Khairil Anwar Kotta, Raismin Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kurniawati lailatun nurjanah, luluk Made Sriasih, Made Mohammad Hasil Tamzil Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhamad Ali Muhammad Amin Muhsinin, Muhammad Musanip Musanip, Musanip Ni Ketut Dewi Haryani, Ni Ketut Dewi Noersidiq, Azhari Novita Hidayatun Nufus Nurjanah, Luluk lailatun Oscar Yanuarianto, Oscar Pertiwi, Eva Amalia Poerwoto, Happy Putra, Ryan Aryadin Raismin Kotta Rezki Amalyadi Rina Andriati, Rina Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin Sadia, I Nyoman Saedi, M. Ridwan Salahuddin Salahuddin Sativa, Denianto Yoga Suhardiani, Roro Agustien Suhardiani, Rr. Agustien Sukarne Sukarne Sulaiman Ngongu Depamede Sumadiasa , I Wayan Lanus Sumahiradewi, Luh Gede Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar Tamzil, Moh Hasil Tapaul Rozi Taqiuddin, Moh Umrah Umrah Unsunnidhal, Lalu Vebera Maslami Wandira, Ica Ayu Widiastuti, Lusia Komala Wiryawan, Ketut Gede Yulianto, Wahid Zaid Al Gifari