Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN FAKTOR RESIKO KEJADIAN KANKER KOLOREKTAL DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK Ni Putu Vila Primatama; Andi Siswandi; Tusy Triwahyuni; Eko Purnanto
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.10808

Abstract

Abstrak : Gambaran Faktor Resiko Kejadian Kanker Kolorektal Di RSUD Dr H Abdul Moeloek. Kanker kolorektal (KKR) adalah keganasan yang berasal dari jaringan usus besar, terdiri dari kolon (bagian terpanjang dari usus besar) dan/atau rektum (bagian kecil terakhir dari usus besar sebelum anus). Kanker kolorektal merupakan kanker dengan angka kejadian ketiga terbesar (10,2 %) dengan 1.849.518 kasus baru dan angka kematian sebesar (9,2 %) 880.792 di seluruh dunia setelah kanker paru paru dan kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor resiko kejadian kanker kolorektal di RSUD Dr.H. Abdul Moloek Provinsi Lampung. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif retrospektif. Pengambilan data dengan rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 35 responden didapatkan sampel dengan usia >50 tahun sebanyak 28 sampel (80%), pada usia <50 tahun sebanyak 7 sampel (20%). Pada kategori jenis kelamin didapatkan sampel laki-laki sebanyak 23 sampel (65.7%) dan pada sampel perempuan sebanyak 12 sampel (34.3%). Pada kategori riwayat keluarga didapatkan sampel ada sebanyak 1 sampel (2.9%) dan pada sampel tidak ada terdapat 34 sampel (97.1%). Pada kategori IMT didapatkan sampel tidak obesitas sebanyak 27 sampel (77.1%) dan pada sampel obesitas terdapat 8 sampel (22.9%). Pada kategori merokok didapatkan sampel merokok sebanyak 26 sampel (74.3%) dan pada sampel tidak merokok terdapat 9 sampel (25.7%). Pada kategori Konsumsi alkohol didapatkan sampel sebanyak 18 sampel (51.4%).
HUBUNGAN ANTARA NEUROPATI DIABETIK DENGAN KESEIMBANGAN FUNGSIONAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI KLINIK RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG Sunartini, Nina; Sina, Muhamad Ibnu; Triwahyuni, Tusy; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.9655

Abstract

Abstrak : Hubungan Antara Neuropati Diabetik Dengan KeseimbanganFungsional Pada Pasien Diabetes Melitus Di Poli Klinik Rumah SakitPertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Diabetes mellitus adalah salah satupenyakit metabolik dengan karateristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainansekresi insulin yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik, salah satu komplikasidari DM adalah neuropati diabetik. Neuropati diabetik merupkan kerusakan sarafyang dapat bersifat fokal atau difus terjadi akibat paparan dari hiperglikemia kronis.Mengetahui hubungan antara neuropati diabetik dengan keseimbangan fungsionalpada pasien diabetes mellitus di Poli Klinik Rumah Sakit Pertamina Bintang AminBandar Lampung. Menggunakan metode analitik korelatif dengan metode crosssectional menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan data primerberupa pemeriksaan sederhana dan pembagian kuesioner terhadap penderitadiabetes melitus tipe 2 yang melaksanakan pengobatan di poli klinik. Diketahuikarakterisitk neuropati diabetik didapatkan kelompok usia 46-55 tahun 70,0 %, jeniskelamin terbanyak adalah perempuan didapatkan 56,7%, derajat neuropati diabetikterbanyak pada derajat ringan yaitu 46,7%, keseimbangan fungsional terbanyakpada keseimbangan risiko jatuh ringan sebanyak 60%. Terdapat hubungan yangnegatif antara neuropati diabetik dengan keseimbangan fungsional pada pasiendiabetes melitus di Poliklinik Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampungdengan p-value=0.035 (<0.05) dengan korelasi – 0.542.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DIKLINIK ARDHITO MEDIKA KOTA BANDAR LAMPUNG Mustofa, Festy Ladyani; Triwahyuni, Tusy; Akbar, Rizky
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.13001

Abstract

Abstrak: Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Ardhito Medika Kota Bandar Lampung. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang berpengaruh langsung pada psikososial penyesuaian dan kesejahteraan fisik pasien, akibatnya dalam kompleksitas rejimen untuk mengelola diabetes. Penyakit dan perawatan yang dialami oleh klien DM dapat mempengaruhi kesehatan fungsional, psikologis serta sosial dan kesejahteraan dari klien DM, selain itu juga bisa mempengaruhi kualitas hidup klien DM dan Peneliti juga melakukan kegiatan meneliti tentang gambaran kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 di klinik ardhitomedika yang bertempatkan di kota bandar lampung pada tahun 2023. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup penderita diabetes melitus di Klinik Ardhito Medika Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien DM Tipe 2 di Klinik Ardhito Medika Kota Bandar Lampung. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 responden. Cara pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Distribusi frekuensi karakteristik usia responden yang paling banyak usia> 50 tahun jumlahnya 31 responden (62%) jenis kelamin yang paling banyak perempuan berjumlah 33 responden (66%), pendidikan yang paling banyak adalah Pendidikan Tinggi berjumlah 27 responden (54%). Distribusi frekuensi kualitas hidup pada responden yang paling banyak jumlahnya adalah buruk berjumlah 28 responden (56%). Gambaran kualitas hidup penderita DM Tipe 2 di Klinik Ardhito Medika Kota Bandar Lampung tahun 2023 yaituburuk dengan persentase 56%, penyebabnya rata-rata usia responden terbanyak lansia (usia> 50 tahun), kesehatan fisik kurang, tidak minum obat secara teratur, karena merasa sudah normal, dan merasa bosan minum obat, Kualitas hidup baik dengan presentase 44%, penyebabnya psikologis baik, hubungan sosial baik, lingkungan dan informasi klinik baik. 
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR DIUKUR DARI NILAI VO2MAKS DENGAN MULTISTAGE FITNESS TEST PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI SD NEGERI 1 SRENGSEM BANDAR LAMPUNG Welay, Santri Ditira; Nurmalasari, Yesi; Triwahyuni, Tusy; Prasetia, Toni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i10.12735

Abstract

Abstrak: Hubungan Status Gizi Terhadap Daya Tahan Kardiovaskular Diukur Dari Nilai VO2Maks Dengan Multistage Fitness Test Pada Anak Usia 6-12 Tahun Di SD Negeri 1 Srengsem Bandar Lampung. Daya tahan kardiovaskular mengacu pada kapasitas sistem peredaran darah dan pernapasan memasok O2 ke mitokondria otot rangka untuk produksi energi selama aktivitas fisik. Ketersediaan zat gizi dalam tubuh akan berpengaruh pada kemampuan otot berkontraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap daya tahan kardiovaskular anak usia 6-12 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Pengambilan sampel dengan metode statified random sampling yaitu total 225 sampel. Data diambil dari pengukuran berat dan tinggi badan serta multistage fitness test. Hasil dianalisa menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji korelasi rank spearman memperlihatkan p value = 0,000 (p < 0,05), koefisien korelasi (r) yaitu r = -0,367, dan koefisiensi determinasi (r2) yaitu r2 = 0,1346 dengan nilai prediksi sebesar 13,46% atas pengaruh status gizi terhadap daya tahan kardiovaskular. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan status gizi terhadap daya tahan kardiovaskular diukur dari VO2Maks dengan multistage fitness test pada siswa di SDN 1 Srengsem yang berusia 6-12 tahun tahun 2022.
KARAKTERISTIK KONTAINER DAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAME PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putri, Devita Febriani; Triwahyuni, Tusy; Triswanti, Nia; Fitriyani, Fadila Dwinda; Nadia Saragih, Jovani Ruth; Fadilah, Dwi Noor; Mei Ardiyandyah, Fajar Karel
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.15939

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah vektor-borne diseases yang berpotensi mematikan. Infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk vektor Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Di masa pandemi COVID-19, dibandingkan tiga tahun terakhir jumlah kasus DBD tercatat lebih tinggi. Data surveilans tentang vektor efektif dipergunakan dalam pemantauan daerah rawan kasus DBD salah satunya karakteristik kontainer sebagai tempat perkembang biakan vektor. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik kontainer dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Sukarame pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian desktiptif observasional dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan door to door untuk pengamatan kontainer dengan karakteristik, keberadaan kontainer, bahan kontainer, penutup kontainer dan jumlah kontainer di wilayah kerja Puskesmas Sukarame Bandar Lampung. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Didapatkan dari 98 responden penelitian, kejadian DBD positif sebanyak 33 responden (33,7%) dan negatif sebanyak 65 responden (66,3%). Analisis Chi-square menunjukkan, terdapat hubungan bermakna karakteristik penutup dengan kejadian DBD dengan p-value 0,047 dan terdapat hubungan bermakna jumlah kontainer dengan kejadian DBD dengan p-value 0.018 di wilayah kerja Puskesmas Sukarame pada masa pandemi COVID-19. Hasil penelitian terdapat hubungan antara penutup kontainer dan jumlah kontainer dengan kejadian DBD. Masyarakat diharapkan waspada dan meningkatkan kesadaran dalam memperhatikan kondisi kontainer terhadap keberaan jentik. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD dan 3M plus terus dilakukan secara intensif, serta gerakan satu rumah satu jumantik, dengan melibatkan anggota keluarga dirumah sebagai jumantik mandiri, sudah mulai dilaksanakan.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung Tahun 2020 Husna, Ismalia; Putri, Devita Febriani; Triwahyuni, Tusy; Kencana, Guntur Batara
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.331 KB) | DOI: 10.26630/jak.v9i1.2111

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa terjadi peningkatan jumlah kasus DBD khususnya di negara tropis seperti Indonesia. Di Bandar Lampung terjadi instabilitas pada Incidence Rate (IR) dari tahun 2010-2015 dan Tanjung Senang merupakan wilayah dengan angka kasus tertinggi yaitu 138 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 sampel dari 50 kasus DBD dan 50 kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling pada kelompok kasus dan random sampling pada kelompok kontrol. Analisa data yang digunakan adalah chi-square test. Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-square menunjukan variabel yang berhubungan dengan kejadian DBD adalah pengetahuan (p-value=0,02; OR=0,40; 95% CI:0,35 – 1,72) dan jumlah kontainer (p-value=0,01; OR=3,02; 95% CI:1,26-7,20). Variabel yang tidak berhubungan antara lain pendidikan, pekerjaan, perilaku, ketersediaan tutup kontainer, keberadaan kawat kassa dan jarak antar rumah karena p value > 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan jumlah container merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian DBD di Kelurahan Way Kandis.
Hubungan Faktor Suhu dan Kelembaban Dengan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung Putri, Devita Febriani; Triwahyuni, Tusy; Husna, Ismalia; Sandrawati, Sandrawati
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.922 KB) | DOI: 10.26630/jak.v9i1.2112

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit tular vektor pada manusia yang disebabkan oleh virus dengue  (DENV) dan disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama. Kasus DBD di kota Bandar Lampung cenderung meningkat serta berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) setiap tahunnya. Perubahan iklim dapat berpengaruh terhadap pola penyebaran dan meningkatkan resiko penularan DBD. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui korelasi antara faktor suhu dan kelembaban dengan kasus DBD di kota Bandar Lampung tahun 2016-2018. Jenis penelitian menggunakan data sekunder dengan metode rancangan korelasi. Data sekunder berupa kasus DBD didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung serta data suhu dan kelembaban didapatkan dari Stasiun Meteorologi Klas IV Maritim Tanjung Karang. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi kasus DBD, suhu dan kelembababan, dan untuk mengetahui hubungan antara variabel suhu dan kelembaban dengan DBD dilakukan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara suhu dan kasus DBD dan tidak ada korelasi antara kelembaban dengan kasus DBD. Program pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD dapat ditingkatkan melalui kerjasama Dinas Kesehatan Kota dan BMKG kota Bandar Lampung, agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit DBD ketika memasuki bulan tertentu (pada kondisi suhu rendah dan kelembaban tinggi) sesuai dengan informasi BMKG.
COMPARISON OF THE NUMBER OF ERYTHROCYTES IN 3 ML, 2 ML, & 1 ML OF BLOOD SAMPLES WITH K2EDTA ANTICOAGULANTS AFTER A 4-HOUR DELAY IN THE DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG HOSPITAL Syuhada; Priyayi, Hemas; Putri , Bella Tania; Nabigha, Zehan Aura; Triwahyuni, Tusy
PHARMACOLOGY, MEDICAL REPORTS, ORTHOPEDIC, AND ILLNESS DETAILS Vol. 1 No. 2 (2022): APRIL
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/comorbid.v1i2.144

Abstract

Background: The volume of blood samples, especially the number of erythrocytes in laboratory examinations, has an important role in determining the results of the diagnosis, in this case pre-analytic errors often occur so that a definite diagnosis will be difficult to establish. Therefore, research on the comparison between the results of the examination of the number of erythrocytes in the volume of blood samples of 3 mL, 2 mL, and 1 mL after being delayed for 4 hours with K2EDTA anticoagulant helps to determine a definite diagnosis from laboratory tests, one of which is the count of the number of erythrocytes. Research purpose: it aims to identify the comparison of erythrocytes in the volume of blood sample 3 ml, 2 ml, and 1 ml with k2edta anticoagulant after postponed for four hours. Research methods: the study uses primary data with hematology analyzer in rsud Dr.abdul moeloek bandar lampung. This type of research is a quantitative, using observational analtic design with a cross sectional view and with consecutive method, through hematology analysis using a alayzer mindray bc-3600 hematology. The research has 50 respondents. Results: the results of erythrocytes comparison between blood volume 3 ml, 2 ml and 1 ml (ml) with k2edta anticoagulant after 4 hours have different results but statistically the results have the same with 3 ml, that show the lowest result. Conclusion: there is no significant differences between the examunation of the erythrocytes with the volume of blood sample 3 mL, 2 mL, and 1 mL in the vacutainer k2edta tube after postponed for four hours.
PERBANDINGAN KELAINAN HEMATOLOGI ANTARA PASIEN INFEKSI DENGUE PRIMER DAN SEKUNDER DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG: Comparison of Hematological Abnormalities Between Primary and Secondary Dengue Infection Patient at Regional General Hospital Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung Hidayat; Triwahyuni, Tusy; Zulfian, Zulfian; Iskandar, Fryiska Fauziah
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Terpadu
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/jitkt.v1i1.9

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is an endemic disease caused by the dengue virus. Dengue infection can be classified into primary and secondary dengue infection. The routine blood test is usually do for screening in dengue fever patient by checking hemoglobin, hematocrit, platelet count, leukosit, MCV, MCH, MCHC. This Study aimed to determine the comparison of hematological abnormalities in patients with primary and secondary dengue infection. The research was analytic observational method with cross-sectional research design. The number of samples in this study were 39 patients. Data were analyzed by independent T test and Mann Whitney test. The results showed that there were 5 patients infected with primary dengue (12.8%) and 34 people (87.2%) who were infected with secondary dengue. In primary dengue infection, the mean hemoglobin level was 14.9gr/dL, the mean number of leukocytes was 4.560/µL, the mean hematocrit was 44.80%, the median platelet count was 25,000 / µL, the mean MCV was 85 fL, the median MCH was 29 pg, the median MCHC is 33 gr/dL. In secondary dengue infection, the mean hemoglobin level was 14.0 gr/dL, the mean number of leukocytes was 4.700/µL. The mean hematocrit was 41.88%, the median platelet count was 38.500 / µL, the mean MCV was 85.18 fL, the median MCH was 28 pg, the median MCHC was 33 gr/dL. The results of statistical tests showed that there was no difference in hematological abnormalities between patients with primary dengue infection and secondary dengue infection. Haematological studies such as hematocrit, additional sample size and cohort study methods are required in further research.
Hubungan Jenis Kontainer Dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti Tusy Triwahyuni; Ismalia Husna; Devita Febriani; Kukuh Bangsawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.219

Abstract

Background: To control the mosquito who causes DHF is with controlling the environment first. Which is through controlling the larva's habitat in the water containers. The presence of Aides aegypti larvae in the container is affected by some factors, they are the types of containers and the material of the container. Purpose:To know the relation between types of container with Aedes aegypti in Puskesmas of Way Kandis Bandar Lampung. Method: Using an analytic observational design with a cross-sectional approach. Sampling uses a simple random sampling technique. Conducted by interview method using questionnaire and observation sheet at Puskesmas of Way Kandis Bandar Lampung, then analyze using Spearman test and Chi-Square test. Results: Test result using Spearman is p=0,704, it means there is no relation between types of the container with the presence of Aedes aegypti larvae. Test result using Chi-Square is p=0,639 it means there is no relation between the material of the container with the presence of Aedes aegypti larvae. The test result using Chi-Square is p=0,002 it means there is a significant relationship between the container's lid with the presence of Aedes aegypti larvae. The test result using Chi-Square is p=0,430 it means there is no relation between the number of containers with the presence of Aedes aegypti larvae. Conclusion: Final result suggests that there is no relation between types of a container with the presence of Aedes aegypti larvae, there is no relation between the material of the container with the presence of Aedes aegypti larvae, there is a significant relationship between the container's lid with the presence of Aedes aegypti larvae, And there is no relation between the numbers of containers with the presence of Aedes aegypti larvae.
Co-Authors Abdurrahman Izzudin Agelia Nabilah Azra Ahsan, Dany Akbar, Rizky Akmal Taher Aldri Frinaldi Alfarisi, Ringgo Alif Rizky Hafizhdillah Amalia Dwi Nugraheni Andi Siswandi Anggunan Anggunan Anton Anton Arivo, Debi Arsy Sulisvia Ningsih Astri Pinilih Astri Pinilih aswan jhonet Aulia Aulia Ayati, Tri Ayuningsih, Vita Lestari Beatrice Perangin Angin Bella Tania Putri Betseba Natalia Pangaribuan Buldani, Aang Citra Prawesti Kurnia Den Raza Anggara Devi Ayu Wulandari Deviani Utami Deviani Utami Dharmawita Dharmawita Diah Ismunarti Doni Rahman Nurdiana Efrida Warganegara Eka Silvia Eko Purnanto Elitha Utari Esfandiari, Firhat Fadila Dwinda Fitriyani Fadilah, Dwi Noor Fauziah, Syifa Alya Febriani Putri, Devita Ferdinand Anem Pigome Festy Ladyani Festy Ladyani Mustofa Fidel Rama Nugraha Firdaus, Hafiz Ikhsan Firhat Esfandiari Firhat Esfandiari Firhat Esfandiari Firhat Esfandiari Firly Windiyani Fitriani, Dita Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani, Fadila Dwinda Handayani, Esy Tri Hemas Priyayi Hermawan, Dessy Hernowo Anggoro Wasono Hetti Rusmini Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Husna, Ismalia Ihsanul Karim Indra Kumala Iskandar, Fryiska Fauziah Ismalia Husna Ismalia Husna Jovita Mutiara Saragih Kencana, Guntur Batara Kriswiastiny, Rina Kukuh Bangsawan Kurniati, Mala Kurniati, Mala Ladiyani, Festy Laksono Trisnantoro M. Syafei Hamzah Maria Puji Lestari, Sri Mei Ardiyandyah, Fajar Karel Melisa Andesti Miya Medina Monica, Meisy Muhamad Ibnu Sina Muhamad Iqbal Akhmalbih Muhamad Yasir Muhammad Nur MUHAMMAD YUSUF Mutiara Tasya Sazabilla Nabigha, Zehan Aura Nada Nisrina Imalambasi Nadia Saragih, Jovani Ruth Najmi Bias Aysa Nanda Pratiwi Nasiroh, Nasiroh Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari Ni Putu Vila Primatama Nia Triswanti Nia Triswanti Nindi Destiani Nopi Sani Nucky Nurhikmah Rahman Nurfauzi, M. Rizal nurmalasari, yesi Nurmarisah Nurmarisah Nurul Fatimah Nurul Fatimah Nusri, T Marwan Nusri, T. Marwan Octa Reni Setiawati Prasetia, Toni Priyayi, Hemas Puji Lestari, Sri Maria Purwaningrum, Ratna Putri , Bella Tania Putri, Maharani Putri, Siti Fhatima Novariani Rachmat Syuhada Rahmadhany, Tommy Dias Resti Arania Resti Arania Resti Arania Resti Arania Rezica Kanza Nobiola Rian Hazni Rima Puspita Sari Rina Kriswiastiny Rita Agustina Rizka Rahmawati Robi Azis Rolin Soraya Romi Yuansah Sandi, Prily Nadila Sandrawati, Sandrawati Sani, Nopi Saragih, Jovani Ruth Nadia Sekar Dwi Cahyani Selvia Anggraeni, Selvia Setiawan, Gigih Setiawati, Octa Reni Siti Nurjanah SITI NURJANAH Soemarwoto, Retno Ariza Sofian Hadi Sri Maria Puji Lestari Sunartini, Nina syuhada Syuhada Syuhada Syuhada Syuhada Syuhada Syuhada T Marwan Nusri Teuku Marwan Nusri Titi titi Lestari Toni Prasetia Toni Prasetya Tony Prasetia Tri Ayati Triswanti, Nia Utami, Deviani Utari, Elitha Utari, Elitha M Utari, Elitha Martharina Vionita Vionita Vita Lestari Ayuningsih Welay, Santri Ditira Wicaksono, Naufal Irsyad Wildan Khaerul Umam Yelin Julita Yulyani, Vera YWahyudi, Alfi Zainul Umari Zehan Aura Nabigha Zihan Aulia Nugraha Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulfian Zulhafis Mandala