Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kemitraan Dukun Beranak pada Pelayanan Kesehatan Ibu -Anak dalam rangka Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran (Desa Binaan Fakultas Kedokteran – Universitas Lampung) Sutarto, Sutarto; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Graharti, Risti; Indriyani, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2973

Abstract

Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi kronis disertai dengan komplikasi sakit. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perilaku ibu saat hamil dan pola asuh balita yang kurang baik. Penyakit infeksi secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dengan pertimbangan tersebut bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini untuk membantu pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh puskesmas, dengan melakukan pemberdayaan dukun beranak/bayi dalam rangka pencegahan stunting di desa Cipadang. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) dan terjalinnya hubungan kemitraan. Pelaksanaan pengabdian dengan metode penyuluhan ceramah kelompok dan lanjutkan diskusi. Pada hari yang berbeda dilakukan wawancara mendalam dan penyerahan bahan pokok kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk memndapatkan analisa ilmiah pada peningkatan hasil pengukuran tingkat pengetahuan peserta selanjutnya dilakukan analisa data statisitk uji beda berpasangan. Melalui penyuluhan dan diskusi terdapat peningkatan pengetahuan dukun beranak dan kader kesehatan dalam forum kemitraan dukun beranak/bayi dan bidan (puskesmas) di desa Cipadang dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah kejadian stunting. Kata kunci: dukun beranak, pelayanan kesehatan, stunting
Edukasi Isi Piringku dalam Pencegahan Anemia Berbasis Media Pembelajaran Flipchart pada Remaja Putri di Pulau Rimau, Lampung Selatan Wijaya, Sofyan Musyabiq; Nasution, Syahrul Hamidi; Graharti, Risti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3053

Abstract

Penduduk Pulau Rimau memiliki keterbatasan dalam pemenuhan ketahanan pangan di tingkat keluarga. Keterbatasan ini  meliputi akses untuk mendapatkan makanan yang beraneka ragam, keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan sehingga terekndala terhadap informasi mengenai kesehatan yang didapatkan oleh penduduk pulau rimau, khususnya remaja putri yang memiliki resiko terhadap kejadian anemia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan penyuluhan,dengan media edukasi flipchart isi piringku untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan Remaja Putri di Pulau Rimau  LampungSelatan. Kegiatan dilakukan di Pulau Rimau dengan sasaran adalah remaja putri. Evaluasi mnggunakan metode pre dan post test selama kegiatan untuk melihat peningkatan pengetahuan. Hasil perbandingan Pre Tes dan Post test menjelaskan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dari responden setelah dilakukan intervensi edukasi.Kata Kunci : Edukasi Isi Piringku, Anemia, Remaja Putri
Pelatihan Flebotomi Bagi Tenaga Kesehatan di RSUD Pesawaran Lampung Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Soleha, Tri Umiana; Graharti, Risti; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3163

Abstract

Flebotomi merupakan proses pengambilan darah melalui pembuluh darah vena/ arteri dengan menggunakan jarum suntik. Flebotomi dilakukan untuk keperluan pemeriksaan laboratorium atau tindakan yang membutuhkan pengambilan darah vena atau arteri. Dalam upaya peningkatan pelayanan dan mempercepat pelayanan di lingkunganrumah sakit maka perlu dilakukan pelatihan serta praktek secara langsung bagi tenaga kesehatan khususnya ATLM (ahli tenaga laboratorium medik) dan perawat sehingga pelayanan dan penegakkan diagnosis menjadi cepat bagi pasien. Tujuan dari kegiatan ini untuk mempercepat dan meningkatkan pelayanan di laboratorium. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan. Setelah itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan berikutnya adalah evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan laporan.Hasil luaran memaksimalkan skill dan prosedur melalui penyuluhan dan pelatihan flebotomi bagi tenaga kesehatan dan diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pelayanan di laboratorium sehingga pelayanan dan diagnosis segera dapat ditegakkan. Kata Kunci: Flebotomi, laboratorium, mempercepat pelayanan
Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kiluan Negeri dengan Metode Posbindu Plus untuk Pencegahan Penyakit Kronis Larasati, Ta; Graharti, Risti; Fardiansyah, Ahmad Irzal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3243

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organisation, empat penyakit kronis terbesar dengan biaya perawatan tertinggi adalah penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit paru obstruktif kronis serta keganasan (WHO, 2015). Pekon Kiluan Negeri memiliki pola penyakit tidak menular yang terjadi yaitu penyakit tekanan darah tinggi (Hipertensi), kencing manis (Diabetes Mellitus) dan penyakit jantung. Penyakit hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2berada dalam peringkat 10 besar penyakit terbanyak yang  berkunjung  ke  UPT  Puskesmas  Ranap kelumbayan. Tujuan : Memberdayakan masyarakat Pekon Kiluan memahami, mampu melakukan dan termotivasi melakukan pencegahanpenyakit kronis dengan metode POSBINDU PLUS sesuai dengan kapasitas masing-masing di lingkungan desa, dan menjadi pelaku aktif dalam program tersebut. Metode : Kegiatan ini dilakukan dengan strategi  Community empowerment dengan metode POSBINDU PLUS (POS Pembinaaan Terpadu untuk penyakit tidak menular, prediksi, dengan prediksi Diabetes dan Hipertensi yaitu 1) promosi kesehatan dengan media poster di tempat yang strategis di pekon yaitu pasar, tempat ibadah, jalan masuk ke desa, 2) melatih kader Posbindu untuk memprediksi risiko menderita penyakit kronis dengan Diabetes RiskCalculator. 3) pencegahan penyakit dengan mengidentifikasi kelompok berisiko, serta memprediksi potensi timbulnya penyakit kronis pada kelompok berisiko. Sasaran kegiatan ini adalah 1) kader Posbindu, 2) masyarakat pekon terutama dari  kelompok berisiko penyakit kronis, yaitu usia di atas 35 tahun. Evaluasi kegiatan meliputi kehadiran,  demonstrasi keterampilan pengukuran risikoKata Kunci: Pencegahan,  penyakit kronis, posbindu
PROMOSI KESEHATAN TERKAIT BAHAYA POTENSIAL PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA POSISI ERGONOMIS KARYAWAN JAMUR TIRAM DI JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN Pramesona, Bayu Anggileo; Graharti, Risti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3368

Abstract

Penyakit akibat kerja dapat ditimbulkan oleh hubungan kerja atau yang disebabkan oleh pekerjaan dan sikap kerja. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini penilaian ergonomis lebih memfokuskan pada sikap pekerja dan penyakit akibat kerja yang ditimbulkan, misalnya Low Back Pain. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meminimalisir bahaya potensial kerja dan penyakit akibat kerja yang dapat terjadi melalui sosisalisi dan pelatihan. Kegiatan promosi kesehatan terkait bahaya potensial penyakit akibat kerja pada posisi ergonomis karyawan jamur tiram ini dilaksanakan pada 1 Juni 2024 di budidaya jamur tiram dan jamur janggel UD. Kharana Agro Mushroom II, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan dengan total peserta sebanyak enam orang. Penilaian objektif tingkat pengetahuan pekerja dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan masih minimnya pengetahuan pekerja tentang posisi ergonomis. Setelah dilakukan promosi kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan. Selama sesi penyampaian materi, pekerja sangat antusias. Promosi kesehatan dan pelatihan tentang posisi kerja ergonomis efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya dengan aman dan nyaman. Kegiatan serupa diharapkan dapat lebih sering dilaksanakan agar para pekerja ataupun pemilik perusahaan mendapatkan wawasan tambahan mengenai posisi dan pelaksanaan kerja yang baik dan aman.
SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PADA PEKERJA JAMUR TIRAM DI JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN Pramesona, Bayu Anggileo; Graharti, Risti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3370

Abstract

Sosialisasi penggunaan alat pelindung diri (APD) penting untuk meningkatkan keselamatan dalam bekerja, terutama pada sektor pertanian. Selain itu, sosialisasi penggunaan APD juga belum pernah dilakukan pada pekerja jamur tiram di UD.Khairana Agro Mushroom II Lampung Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pekerja jamur tiram di UD. Khairana Agro Mushroom II dalam mengimplementasikan penggunaan APD. Kegiatan sosialisasi penggunaan APD dilakukan pada 1 Juni 2024 dengan melibatkan total 6 peserta terdiri dari pemilik usaha dan pekerja. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah dilakukan sosialisasi. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta sosialisasi meningkat sebesar 33,34% setelah diberikan sosialisasi. Para pekerja juga dapat mempraktikkan cara pemakaian APD dengan benar. Sosialisasi penggunaan APD terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pemilik usaha dan pekerja. Perlu dilakukan sosialisasi dan monitoring secara berkala dengan melibatkan seluruh elemen terkait guna meningkatkan keselamatan pekerja jamur tiram.
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA PETANI DI DESA MARGA AGUNG LAMPUNG SELATAN Suharmanto, Suharmanto; Kurniawan, Betta; Yonata, Ade; Graharti, Risti; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3381

Abstract

Riskesdas tahun 2018 mendapatkan penyakit kronis seperti hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, gout sebesar 1,45%, hiperkolesterolemia sebesar 8,6%. Hal ini dapat terjadi akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat yang mengakibatkan terganggunya aktivitas hidup sehari-hari dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat agrikultur mengenai pengelolaan penyakit kronis melalui edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis pada masyarakat agrikultur. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat petani sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang pengelolaan penyakit kronis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas hidup. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang kualitas hidup. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang kualitas hidup. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang kualitas hidup serta upaya pencegahan penyakit.
CONTACT DERMATITIS WITH LATEX CONTACT RISK FACTOR IN PT. X Risti Graharti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 1 No. 3 (2014): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In many industries today, the prevalence of occupational contact dermatitis is increasing with increased use of chemicals in the industry which prevalence reach 67.7%. National Institute of Occupational Safety Hazard estimate the incidence of occupational dermatitis is actually 20-50 times higher than the reported cases. Patients, 49 years old male, with chief complaint of thickened hands accompanied with peeling nails since last 7 years. At first, complaint emerged in the form of itching and burn sensation in both hands, followed by the onset of a round red spots of a pin head and little bit swollen. Eventually, the spots become bubblesfilled with water. Some bubbles contains pus and dried. During these 7 years, the patient's skin thickened and becoming white between the fingers and hands, some sections also appears brown. The patient admitted his fingernails peeled and some parts changed color to brown. The patient was diagnosed with occupational contact dermatitis (irritant and allergic) et causa rubber’s liquid. Patient was given 3x500 mg amoxicillin, dexametason 2x0.5 mg, antihistamine cetirizin 1x10 mg, and betamethasone cream. The non medical therapy was education for wearing protective equipment and avoiding skin contact with rubber or otherchemistry substances, keep personal hygiene by cleaning gloves after use and putting them in a safe place, recognize and preventskin contact with materials which may cause contact dermatitis, reducing severe activity especially in the affected hand. [J Agromed Unila 2014; 1(3):228-231]Keywords: allergic, contact dermatitis, irritant, occupational, rubber
Leptospirosis : Literature Review Sulthan Alam Yasyfa; Risti Graharti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp180-186

Abstract

Leptospirosis, atau dikenal juga sebagai penyakit Weil, merupakan suatu infeksi zoonotik yang disebabkan oleh bakteri dari genus Leptospira. Penularan pada manusia umumnya terjadi melalui pajanan terhadap urin hewan yang terinfeksi, maupun melalui media lingkungan seperti air atau tanah yang telah terkontaminasi cairan tubuh hewan tersebut. Review ini bertujuan untuk mengetahui update terkini terkait Leptospirosis. Artikel yang digunakan dalam jurnal ini merupakan artikel yang didapatkan dari pencarian database PubMed, Google Scholar, dari tahun 2017 hingga 2025. Simpulan dalam penelitian ini adalah Leptospirosis adalah penyakit zoonotik dengan gejala bervariasi dan risiko komplikasi berat, terutama pada individu rentan. Deteksi dan penanganan dini penting untuk mencegah kematian, sementara pencegahan fokus pada sanitasi dan edukasi masyarakat.
Penatalaksanaan Holistik pada Laki-laki 74 Tahun dengan Penyakit Jantung Koroner dan Hipertensi melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Sema Gigaramadan; Risti Graharti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp432-443

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan kondisi terjadinya penyempitan pembuluh darah koroner akibat akumulasi plak aterosklerotik, yang kerap kali berkaitan dengan riwayat hipertensi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan temuan klinis pada pasien, serta menerapkan penatalaksanaan dan terapi berdasarkan prinsip kedokteran keluarga dan pendekatan berbasis bukti (evidence-based medicine). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara medis (anamnesis), pemeriksaan fisik, serta penilaian kondisi tempat tinggal dan lingkungan sekitar pasien. Evaluasi pasca-intervensi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan secara menyeluruh, meliputi edukasi pasien dan keluarga, perencanaan perubahan gaya hidup, pemberian terapi farmakologis yang sesuai, serta pemantauan kondisi secara berkala dapat meningkatkan prognosis dan mencegah perburukan penyakit.
Co-Authors Ade Yonata, Ade Adrifianie, Femmy Agatha Catherine Agustyas Tjiptaningrum Airlangga Damara Akbar, Fareel Wahyu Al Ghifari, Ghaza Ahmad Andika, Gede Agus Angga Wijaya, Angga Annisa Fath Ari Wahyuni Arif Yudho Prabowo Arnida Rahman Asep Sukohar Aulia Berliana Avisa Jinan Azura Ayu, Putu Ristyaning Bayu Anggileo Pramesona Benny Syahputra Gumay betta kurniawan Betta Kurniawan, Betta Boy K.H, High Devya Aulia Dewi Nur Fiana Diaru Fauzan Farizy Disaputera, Alfafa Tsalaatsa Djausal, Anisa Nuraisa Dorisman, Hari Dwiki WIjaya Rahman Evi Kurniawati Fardiansyah, Ahmad Irzal Farhah, Putri Dzahabiyyah Fatmasari, Dina Fitria Saftarina George Pestalozi Gigaramadan Sema Hadibrata, Exsa Hafizh, Ahmad Fauzan Happy, Terza Aflika Helmi Ismunandar Hendra Tarigan Sibero Idris, Mohamad Indri Windarti Indriyani, Reni Intanri Kurniati Izdihar, Adinda Fairuz Jati, Pandu Kumaya Khairun Nisa Kurniawaty, Evi Kusumaningrum, Desy Liana Sidharti, Liana Maharani, Atifah Fadilah Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Maulida, Syakira Zahra Mayasari, Diana Muhammad Ihsan Fariqy Muhammad Maulana Muhammad Ricky Ramadhian Nisa, Lutfi Khoirun Novita Carolia Nurul Utami Oktoba, Zulpakor Prayogi, Norbertus Marcell Putri, Syalika Dianisa Putu Ristyaning Ayu Rachman Aziz Rahmat, Aprin Nabila Rahmayani, Fidha Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Reni Indriyani Retno Mareintika Rika Lisiswanti Rina Hayati Risal Wintoko rizki_novtarina21 Rodiani Roro Rukmi Windi Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi Rudianto, Waluyo Ruslani, Nada Oktista Sangging, Putu Ristyaning Ayu Sany Setiawan Sema Gigaramadan Septiani, Linda Setiawan, Putri Ayundari Setiorini, Anggi Sheira Indah Anjani Soemarwoto, Retno Ariza Soeprihatini Sofyan Musyabiq Wijaya Suharmanto Sulthan Alam Yasyfa Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syahrul Hamidi Nasution Syazili Mustofa TA Larasati Tri Umiana Soleha Wardhani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Widjaja, Jovan Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi