Articles
Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Stroke Hemoragik
Ririn Wahyu Utami;
Adiratna Sekar Siwi;
Nurya Nurya
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1790
Stroke adalah suatu kejadian yang sering terjadi pada orang yang berusia lanjut dimana hal ini sangat berbahaya dan mengancam kesehatan manusia dikarenakan apabila tidak ditangani dengan cepat maka akan berdampak buruk untuk keberlangsungan hidup seseorang. Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk mengetahui implementasi pemberian posisi semi fowler pada penderita SNH. Studi kasus ini menggunakan metode yang metode deskriptif, observasi dan dokumentasi dimana studi kasus ini dilakukan di RSUD Kardinah Tegal dengan kriteria sampel adalah laki-laki, bersedia menjadi responden, dan terdiagnosis SNH oleh sebab itu peneliti mendapatkan responden denga inisial Tn. R yang sesuai dengan kriteria sampel. Hasil studi kasus didapatkan bahwa pemantauan hemodinamik, pemantauan monitor intake dan output cairan, pemberian obat, serta pemberian posisi semi fowler yang bertujuan untuk memberikan nilai SpO2 menjadi lebih baik dengan bantuan oksigen NRM 11 LPM. Hasil dari implementasi pemberian posisi semi fowler yaitu terjadi peningkatan saturasi oksigen, akan tetapi pada tanggal 7 Februari 2023 Pada pukul 23.50 frekuensi nadi tidak terdeteksi, sehingga dilakukan RJP namun Pasien tidak dapat diselamatkan dan intervensi dihentikan dengan alasan pasien meninggal dunia.
Efektivitas Pemberian Audiovisual Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Tingkat Pengetahuan Nelayan Dalam Menangani Korban Tenggelam
Khairin Wanda Aurelia;
Adiratna Sekar Siwi;
Made Suandika
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol 6 No 2 (2023): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Ilmiah Institut Citra Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.55 KB)
|
DOI: 10.33862/citradelima.v6i2.324
Cases of drowning in the sea which are quite high require first treatment, which is mostly done by fishermen. The handling cannot be separated from the provision of Basic Life Support (BLS) to drowning victims by fishermen, so fishermen must have basic knowledge of how to provide Basic Life Support (BLS). The aimed of the study was to determine the effectiveness of providing audiovisuals about Basic Life Support on the level of knowledge of fishermen in dealing with drowning victims in Jetis Village. The research design was two group pre-post test design. 140 respondents was invited to this study. The research instrument used a knowledge questionnaire and audiovisual media. Data analysis using wilcoxon test. The results showed that fishermen before the intervention had an average score of 14.47 in the control group and 13.84 in the experimental group and after the intervention had an average value of 14.39 in the control group and 15.77 in the experimental group. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (p-value ). The conclusion is that there was an effect of providing audiovisuals about BLS on the knowledge of fishermen in dealing with drowning victims in Jetis Village.
Efikasi Teknik Relaksasi Benson Pada Skor Nyeri Pasien Acute Myocardial Infarction (AMI)
Adiratna Sekar Siwi;
Danang Tri Yudono;
Septiana Mixvora Sebayang;
Awal Tunis
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol 7 No 1 (2023): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Ilmiah Institut Citra Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.978 KB)
|
DOI: 10.33862/citradelima.v7i1.343
The blockage that occurs in the coronary arteries causes blood flow to the heart muscle to stop/obstruct. Acute Myocardial Infarction is life-threatening which is dangerous because of chest pain, collapse, and sudden death. The main symptom of acute myocardial infarction is chest pain that does not go away even after resting. other symptoms that may appear are cold sweats, nausea, vomiting, coughing, palpitations, and dizziness. Relaxation can take the form of deep breathing, guided imagery, dhikr, listening to music, and Benson relaxation. The application of Benson relaxation can be applied to AMI sufferers in reducing the anxiety they feel. This study uses the Pre and post-test approach without control, using a sample of 40 respondents. Sampling by accidental sampling. The statistical test results found a significant difference in the patient's pain score before and after the intervention was carried out (p-value: 0.00). Further research is needed to see the efficacy of this therapy in a larger sample size.
Kesiapan Keluarga Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Post Perawatan di RS Priscilla Medical Center Cilacap
Tri Kurnianingsih;
Adiratna Sekar Siwi;
Indri Heri Susanti
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023): VOLUME 16 / Nomor 03 /JULI/ 2023
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35960/vm.v16i3.1017
Congestive Heart Failure (CHF) is one of the fastest growing cardiovascular diagnoses. Heart failure patients will get therapy given at home. The role of the family is very important in the stages of health care, starting from the stages of health promotion, prevention, treatment, to rehabilitation. The purpose of this study was to find out how families are prepared to care for their family members with heart disease. This study was included in a descriptive study with a cross-sectional approach which was carried out at Priscilla Medical Center Cilacap Hospital. The population in this study were all families of CHF patients at Priscilla Medical Center Cilacap Hospital with a sample of 56 people using the consecutive sampling technique. The results showed that most of the 32 (57%) families were not ready to care for family members with heart disease, whereas 24 (43%) families were ready to care for family members with heart disease.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada An. V dengan Post Laparatomi Nefrektomi Atas Indikasi Tumor Ginjal Dextra di Ruang Intensive Care Unit (ICU)
Tastrya Nur Yunita;
Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i2.1890
Tumor ginjal atau kanker ginjal dengan kasus kurang lebih 208.500 (2%) dari seluruh tumor ganas di dunia. Kanker ginjal yaitu 3/100.000 jiwa, dimana perbandingannya wanita dan pria 1 : 3,2 di Indonesia. Jika tidak ditangani secara serius akan menyebabkan komplikasi yaitu hemoragi dan metastase yang meluas ke berbagai organ lain dalam tubuh, selain itu apabila tumor ini berkembang menjadi ganas secara tidak terkendali dan terus tumbuh maka dapat merusak bentuk serta fungsi organ ginjal itu sendiri bahkan tumbuh infiltratif ke jaringan sekitar sehingga dapat merusak organ lain di sekitarnya. Laparatomi adalah mekanisme pembedahan mayor melalui penyanyatan pada lapisan dinding abdomen yang mengalami hemoragi, perforasi, kanker, serta obstruksi, dimana penindakan laparatomi umumnya pada organ digestif dan kandungan. Nyeri akut adalah pengalaman sensorik dan emosional terkait kerusakan jaringan aktual atau fungsional dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas ringan sampai berat selama < 3 bulan. Penelitian ini merupakan studi kasus, dimana subyeknya adalah pasien post laparatomi nefrektomi atas indikasi tumor ginjal dextra yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dengan permasalahan keperawatan nyeri akut. Hasil studi menunjukkan setelah penerapan keperawatan selama 2x24 jam adanya penurunan tingkat nyeri dari 7 ke 6 setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam. Pasien juga menunjukan penurunan kegelisahan dan adanya peningkatan kualitas tidurnya.
Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD
Deti Ratnaningsih;
Tri Sumarni;
Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2158
Kinerja perawat merupakan bentuk pelayanan profesional dan termasuk bagian dalam pelayanan medis. Kinerja perawat yang tinggi dipengaruhi oleh baiknya tingkat kualitas kehidupan kerja perawat. Penelitian ini bertujuan guna mengeltahui hubungan kualitas kehidupan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD Ajibarang. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat di ruang rawat inap RSUD Ajibarang yang berjumlah 84 perawat. Teknik pengambilan data menggunakan teknik total sampling dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 84 perawat. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode angket atau kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data aunivariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas kehidupan kerja dalam katelgori baik sejumlah 73 respondeln (86.9%). Hasil kinerja perawat baik sebanyak 71 respondeln (84.5%). Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan kualitas kehidupan kerja delngan kinerja perawat dengan p value 0,973 (>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas kehidupan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat.
Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum
Intan Kusuma Wardani;
Tri Sumarni;
Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2168
Kinerja perawat adalah memberikan mutu pelayanan kepada rumah sakit yang dicapai seseorang pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah motivasi kerja. Selain itu, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja seseorang tergantung pada banyaknya intensitas pemberian motivasi terhadap seseorang, hal ini terjadi pada pelaksanaan peran perawat sebagai pelaksanaan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan di RSU Amanah Sumpiuh Banyumas. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang seluruh perawat RSU Amanah Sumpiuh Banyumas dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data uji bivariat menggunakan uji korelasi kendall’s tau. Hasil penelitian yang diperoleh terutama sebagian besar responden berusia 23-30 tahun sebanyak 39 responden (78%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 34 responden (68,0%), tingkat pendidikan D3 Keperawatan sebanyak 30 responden (60%) dan lama kerja 1-2 tahun sebanyak 26 responden (52%). Sebagian besar responden motivasi kerja tinggi sebanyak 31 responden (62,0%) dan kinerja perawat yang baik sebanyak 45 responden (90,0%). Berdasarkan hasil uji korelasi kendall’s Tau diperoleh hasil p value sebesar 0.043 dengan taraf signifikan 5% yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di RSU Amanah Sumpiuh Banyumas.
Gambaran Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperatif Kanker Payudara
Intan Lanita Hapsari Intan;
Adiratna Sekar Siwi Nana;
Ita Apriliyani Ita
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1636
Kanker payudara adalah tumor ganas yang berasal dari sel-sel yang tumbuh dan berkembang di jaringan atau organ yang mengelilingi payudara. Trauma dapat terjadi pada pasien yang menjalani operasi atau pembedahan. Orang cemas karena ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pasien dengan kanker payudara sebelum menjalani operasi. Penelitian dilakukan dengan desain observasional deskriptif. Penelitian ini mengambil 30 sampel pasien dilakukan dari tanggal 7 -13 Agustus 2023 dengan instrumen penelitian HARS. Metode pengambilan sampel random digunakan. Di antara pasien kanker payudara yang mengalami kecemasan berat, sebagian besar mengalami kecemasan ringan. 18 dari responden (60,0%) mengalami kecemasan ringan, dan 10 dari responden (33,3%) mengalami kecemasan sedang (6,7%). Sebagian besar responden berusia 45 tahun atau lebih.Kanker payudara adalah tumor ganas yang berasal dari sel-sel yang tumbuh dan berkembang di jaringan atau organ yang mengelilingi payudara. Trauma, yang dapat menyebabkan kecemasan, dapat terjadi pada pasien yang menjalani operasi atau pembedahan.
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POSYANDU LANCAR BAHAGIA DESA GLEMPANG KECAMATAN MAOS KABUPATEN CILACAP
Ade Suryana;
Adiratna Sekar Siwi;
Danang Tri Yudono
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52488/jnh.v8i2.213
Diabetes Mellitus (DM) type 2 is never separated from pain in the feet caused by peripheral neuropathy. An alternative to reduce pain in type 2 DM sufferers is diabetic foot exercise. Diabetic foot exercise is a simple physical exercise that can be applied at any time. Diabetic kako exercise if done regularly can reduce pain intensity to the maximum and can also reduce the risk of osteoporosis. This study aims to determine the effect of foot exercise on pain intensity in patients with type 2 DM. This study used a pre-experimental method with a one group pretest-posttest design approach. Samples were taken with a total sampling of 27 respondents. Respondents came from the experimental group of 27 respondents. The research instruments used were videos, SOPs, Numerical Rating Score (NRS) sheets and observation sheets. The data analysis used in this research is the Wilcoxon test. Data collection was carried out after passing the ethical test. The results showed that there was an effect of diabetic foot exercise on pain intensity in the experimental group with a p-value of 0.000. The conclusion of this study is that diabetic foot exercises are effective in reducing pain intensity in type 2 DM patients.
Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Persiapan Kehamilan Yang Sehat
Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri;
Tin Utami -;
Etika Dewi Cahyaningrum;
Suci Khasanah -;
Adiratna Sekar Siwi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 3 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/neotyce.v3i2.4013
One of the health indicators in a country can be seen from the prevalence of maternal mortality (MMR). The maternal mortality rate in Indonesia has experienced a drastic increase. In 2019 the maternal mortality rate reached 4,221 people and increased in 2021 to reach 7/389 people. This condition is not in line with the global maternal mortality rate target of less than 70 per 100,000 live births in 2023. So an effort is needed to reduce MMR, prevent the risk of emergency pregnancy and provide reproductive education. The purpose of community service activities is to increase mother's knowledge to maintain women's health so that it can reduce maternal mortality. The target of the activity is mothers or women of childbearing age totaling 17 people. The activity was carried out at the Permata Harmoni Residential PKK Association, Ledug, Banyumas, Central Java. The activity will be carried out in March 2023. The activity method is carried out with the stages of preparation, implementation, evaluation and making a follow-up plan. The results of community service activities found an increase in mother's knowledge regarding reproductive health, from 47.0% before being given education to 70.6% after getting education. This activity was concluded to be able to increase mother's knowledge so that it is recommended for health service providers to routinely carry out health promotion, especially in terms of maternal reproductive health so as to prevent higher maternal mortality rates