p-Index From 2021 - 2026
18.929
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Bidan Prada MEDISAINS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Journal Of Holistic Nursing Science Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Medika Malahayati Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Healthy-Mu Journal Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Nutrix Journal Jurnal Peduli Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Pena Medika : Jurnal Kesehatan Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Journal of Management Nursing Jurnal Pengabdian Masyarakat GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Cakrawala Ilmiah Borneo Community Health Sevice Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal of Community Health Development (JCHD) Jurnal Keperawatan Notokusumo Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Al Makki Health Informatics Journal Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Multidisciplinary Indonesian Center Journal Journal Of Bionursing Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Servitia: Journal of Community Service and Engagement Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Borneo Nursing Journal Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Tekanan Darah Pre Operasi General Anestesi Di Rumah Sakit Islam Banjarnegara Amandha Christiani Hasyim; Amin Susanto; Adiratna Sekar Siwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.410

Abstract

Prosedur operasi dapat menimbulkan rasa takut dan cemas yang memicu kecemasan preoperatif. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan darah dan berisiko menimbulkan komplikasi selama maupun setelah operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan tekanan darah pada pasien preoperatif. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 70 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data tekanan darah diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan sphygmomanometer, sedangkan tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner standar. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan analisis univariat kecemasan pada pasien pre operasi sebagian besar cemas ringan berjumlah 44 orang (62,9%). Tekanan darah pasien pre operasi dengan tekanan darah hipertensi stage 2 berjumlah 25 orang (35,7%). Ada hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tekanan darah dan tingkat kecemasan (r = 0,716; p = 0,001). Korelasi positif ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin tinggi pula tekanan darah pasien pre operasi. Korelasi positif menunjukkan bahwa peningkatan tingkat kecemasan sejalan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien preoperatif.
Penerapan Intervensi Suctioning Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gastric Outlet Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Kardinah Tegal Auliya Anisa Putri; Adiratna Sekar Siwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.447

Abstract

Gastric Outlet Obstruction (GOO) adalah kondisi yang menyebabkan hambatan pengosongan lambung menuju duodenum sehingga dapat menimbulkan penumpukan isi lambung, mual, muntah, dan risiko aspirasi. Gastric Outlet Obstruction (GOO) merupakan penyumbatan pada keluaran lambung yang menyebabkan mual, muntah, dan distensi abdomen sehingga memerlukan tindakan laparotomi. Pasien pascaoperasi dengan GOO yang dirawat di ICU sering mengalami penurunan refleks batuk akibat efek anestesi dan penggunaan ventilator, sehingga terjadi retensi sekret yang mengganggu bersihan jalan napas. Masalah keperawatan yang sering muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Salah satu intervensi penting untuk mengatasinya adalah tindakan suction melalui jalan napas atau dekompresi lambung. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas tindakan suction terhadap peningkatan bersihan jalan napas pada pasien pascaoperasi laparotomi dengan GOO di ICU RSUD Kardinah Kota Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek penelitian satu orang yaitu pasien berusia 47 tahun dengan keluhan sesak napas dan sekret berlebih. Tindakan suction dilakukan selama tiga hari dengan pemantauan frekuensi napas dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah tindakan.Hasil menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen dari 85–90% menjadi 93–96% serta penurunan bunyi napas tambahan setelah dilakukan suction. Pasien tampak lebih tenang dan pola pernapasan menjadi lebih efektif. Tindakan suction terbukti mampu meningkatkan bersihan jalan napas, memperbaiki pertukaran gas, serta menurunkan risiko aspirasi. Kesimpulannya, tindakan suction merupakan intervensi keperawatan yang efektif dan aman bila dilakukan dengan teknik yang benar, meliputi praoksigenasi, tekanan negatif yang sesuai, durasi singkat, dan penerapan prinsip aseptik.
Penerapan Vap Bundle Dan Rom Exercise Untuk Pencegahan Komplikasi Prolonged Mechanical Ventilation Dan Imobilisasi Pada Asuhan Keperawatan Ny. N Post Re-Laparatomi Dengan PDT Di Ruang ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Krisviadi Ahmat Solikhin; Adiratna Sekar Siwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.464

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan komplikasi umum pada pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik lebih dari 48 jam, berkontribusi pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Selain itu, pasien ICU berisiko mengalami komplikasi imobilisasi seperti kelemahan otot dan kekakuan sendi. Studi kasus ini bertujuan menerapkan VAP bundle dan latihan Range of Motion (ROM) pada Ny. N, pasien post re-laparatomi dengan Percutaneous Dilatational Tracheostomy (PDT) di ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Intervensi yang dilakukan berupa penerapan VAP bundle dan latihan ROM. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan bersihan jalan napas, penurunan produksi sputum, dan perbaikan nilai analisa gas darah. Latihan ROM mampu mempertahankan rentang gerak sendi dan mencegah kekakuan. Kesimpulan studi ini adalah penerapan VAP bundle dan latihan ROM efektif dalam mencegah komplikasi prolonged mechanical ventilation dan imobilisasi pada pasien ICU dengan ventilasi mekanik jangka panjang.
Penerapan Posisi Semifowler Untuk Mengurangi Sesak Nafas Pada Tn.N Post Thorakotomi Dengan Diagnosa Medis Tumor Paru Di ICU RSUD Prof. Dr. Margono Seokarjo Purwokerto Nurun Nabila; Adiratna Sekar Siwi; Respati Wahyu Ardianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.513

Abstract

Pasien post-thorakotomi dengan diagnosis medis tumor paru sering mengalami sesak napas akibat nyeri insisi, penurunan ekspansi paru, dan gangguan mekanika ventilasi pasca pembedahan. Kondisi tersebut meningkatkan kerja napas serta risiko komplikasi pulmoner, sehingga diperlukan intervensi keperawatan yang berfokus pada optimalisasi ventilasi dan oksigenasi. Posisi semifowler (30°–45°) diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis pada pasien post-thorakotomi untuk mengurangi tekanan pada diafragma, meningkatkan ekspansi paru, dan membantu menurunkan derajat sesak napas. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada pasien Tn. N dengan diagnosis medis post-thorakotomi akibat tumor paru yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi hasil. Intervensi keperawatan berupa penerapan posisi semifowler (30°–45°) dilaksanakan selama dua hari perawatan, yaitu pada 16–17 September, sesuai kondisi klinis pasien. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan indikator gangguan pertukaran gas sebelum dan sesudah intervensi, meliputi frekuensi napas, saturasi oksigen (SpO₂), serta keluhan subjektif sesak napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan fungsi respirasi, ditandai dengan penurunan frekuensi napas dari 27×/menit menjadi 20×/menit dan saturasi oksigen yang tetap stabil pada angka 100%. Secara subjektif, pasien tampak lebih rileks dan melaporkan penurunan keluhan sesak napas, yang mengindikasikan peningkatan efektivitas ventilasi dan kenyamanan pernapasan setelah penerapan posisi semifowler. Penerapan posisi semifowler terbukti efektif dalam mengurangi sesak napas, menurunkan frekuensi napas, dan menstabilkan saturasi oksigen pada pasien post-thorakotomi dengan tumor paru, sehingga layak direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis di ruang intensif.
Nursing Skills Impact Patient Anxiety Levels in Emergency Unit Rosita Nur Hayati Rosita Nur Hayati; Adiratna Sekar Siwi; Suci Khasanah
Viva Medika Vol 19 No 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v19i2.2069

Abstract

Diabetes mellitus is a complex metabolic disorder characterized by hyperglycemia (elevated blood glucose levels). Hyperglycemia results from anomalies in insulin secretion or insulin action or both as a dysfunction of carbohydrate, fat, and protein metabolism. Based on the report data at Panti Nugroho Purbalingga Regional Hospital, it was found that in October 2023 to December 2023 the incidence of DM was 76 patients. The study aims to determine the relationship between stress levels and sleep quality with blood sugar levels in Diabetes Mellitus patients at Panti Nugroho Purbalingga Hospital. This research method is a correlation design with a cross sectional data collection time approach with a sample of 63 respondents at Panti Nugroho Purbalingga Hospital using accidental sampling. Measurement of stress levels using the Perceive Stress Scale (PSS) questionnaire and sleep quality using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. SPSS results with spearman rank test obtained p value stress levels =0.000 (<0.005) and p value sleep quality =0.000 (<0.005). The conclusion of this study is that there is a relationship between stress levels and sleep quality with current blood sugar levels in DM patients.
Implementasi Kompres Rebusan Sereh untuk Menurunkan Nyeri pada Lansia Osteoarthritis: Pengabdian Wulandari Wulandari; Adiratna Sekar Siwi; Tri Surmarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6223

Abstract

Tujuan dari PkM ini yaitu meningkatkan pengetahuan lansia tentang osteoarthritis, mengidentifikasi skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian air rebusan sereh menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan kuisioner pre test dan post test mengenai osteoarthritis, memberikan edukasi mengenai osteoarthritis. Luaran pengabdian kepada masyarakat ini yaitu HAKI leaflet dan vidio pembuatan air rebusan sereh serta jurnal publikasi pengabdian masyarakat. Penelitian ini melibatkan 20 responden lansia dengan rentang usia beragam. Mayoritas responden adalah perempuan yang lebih terkena osteoarthritis akibat penurunan kadar estrogen pasca-menopause. Sebelum intervensi edukasi, banyak lansia memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang osteoarhtritis dan cara alami mengurangi nyeri. Setelah diberikan edukasi melalui leaflet dan presentasi, tingkat pengetahuan meningkat. Selain itu, penggunaan kompres rebusan sereh terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan sirkulasi darah, serta memberikan efek relaksasi pada lansia.
Pelatihan Implementasi Teknik Bidai Sebagai Pertolongan Pertama Kasus Ankle Sprain pada Pemain Futsal dan Basket di MAN 1 Banyumas Vina Kurnia Anggraeni; Indri Heri Susanti; Adiratna Sekar Siwi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.5630

Abstract

Tingkat cedera tertinggi terjadi pada atlet usia sekolah. Cedera dapat menjadi keadaan darurat dan menyebabkan cedera serius jika tidak segera ditangani dengan baik. Persiapan, pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan trauma menjadi poin penting agar kondisi pasien tidak semakin parah. Pertolongan pertama yang tepat pada situasi darurat atlet harus didukung dengan pengetahuan yang memadai. Ankle sprain merupakan kasus cedera yang sangat sering terjadi Sendi ekstremitas bawah. Sangat penting bagi atlet untuk mengetahui intervensi yang harus dilakukan dalam menangani kasus ankle sprain. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan simulasi tentang bidai balut pada cedera ekstremitas bawah khusunya ankle sprain dengan metode demonstrasi dan pemutaran video animasi tentang teknik bidai pada ankle sprain. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini terdiri dari persiapan yang meliputi pra-survey, perijinan, pengambilan data, persiapan alat, materi, dari kontrak waktu. Pelaksanaan meliputi pre-test, post-test, praktik,  dan diskusi. Media yang digunakan adalah leaflet dan video materi ankle sprain. Hasil Pre test pada kategori kurang dengan peresentase 55%. Peningkatan pada post test kedalam kategori baik dengan presentase 85%. Pemberian edukasi dan demonstrasi ankle sprain memuat materi pengertian ankle sprain, penyebab ankle sprain, dan penatalaksanaan ankle sprain. Berdasarkan hasil pre test dan post test terdapat peningkatan dari 57% menjadi 85% dengan presentasepeningkatan sejumlah 61%. Hal ini menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan demonstrasi ankle sprain. Keterampilan dalam pkm ini adalah 100% dimana artinya seluruh siswa mampu mempraktikkan bagaimana prosedur dalam melakukan balut bidai elastis pada ankle sprain. Luaran yang dihasilkan dari Pengabdian kepada Masyarakat tentang implementasi balut bidai sebagai pertolongan pertama pada ankle sprain yaitu HAKI video prosedur teknik balut bidai pada ankle sprain.  
Penerapan Intervensi Head and Position (Semi-Fowler dengan Rotasi Lateral Kiri) pada Tn. K Studi Kasus Pasien Trakeostomi dengan Pneumonia ARDS di Ruang ICU Putri Fisabili; Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1075

Abstract

Pasien dengan pneumonia yang berkembang menjadi Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) sering mengalami gangguan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret yang berlebihan dan kelemahan refleks batuk. Kondisi ini menuntut intervensi keperawatan yang mampu membantu mengoptimalkan ventilasi serta memfasilitasi pengeluaran sekret. Salah satu intervensi sederhana namun efektif adalah penerapan posisi Semi-Fowler yang dikombinasikan dengan rotasi lateral kiri sebagai bagian dari head and position care. Kasus ini menggambarkan penerapan intervensi posisi Semi-Fowler dengan rotasi lateral kiri pada pasien trakeostomi dengan pneumonia ARDS di ruang ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Tindakan dilakukan selama tiga hari dengan posisi kepala dinaikkan 30–45° dan rotasi lateral kiri setiap tiga jam, disertai suction dan nebulisasi sesuai indikasi klinis. Selama intervensi, dilakukan pemantauan tanda-tanda vital, suara napas, karakter sekret, dan hasil analisis gas darah untuk menilai perubahan kondisi respirasi pasien. Hasil menunjukkan adanya perbaikan yang bermakna setelah intervensi. Frekuensi napas menurun dari 29 menjadi 22 kali per menit, saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 99%, dan kadar PaCO2 menurun dari 89 menjadi 54 mmHg. Sekret yang awalnya kental dan kuning kehijauan menjadi encer dan mudah dikeluarkan, bunyi napas ronkhi berkurang, serta pasien tampak lebih rileks dan nyaman. Perubahan ini menunjukkan peningkatan fungsi ventilasi dan efektivitas bersihan jalan napas. Secara keseluruhan, penerapan posisi Semi-Fowler dengan rotasi lateral kiri terbukti membantu perbaikan kondisi respirasi pasien trakeostomi dengan pneumonia ARDS.
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Ny. D dengan Stroke Iskemik Fokal Rahma Febria Tri Utami; Adiratna Sekar Siwi; Indri Heri Susanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1662

Abstract

Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan global yang memberikan kontribusi besar terhadap angka kematian dan kecacatan jangka panjang. Stroke iskemik terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke jaringan otak karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi secara optimal. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan neurologis seperti penurunan kekuatan otot, kelumpuhan, serta keterbatasan mobilitas. Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi fungsi fisik pasien, tetapi juga menghambat kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien stroke iskemik dengan masalah gangguan mobilitas fisik berdasarkan Standar Diagnosis, Intervensi, dan Luaran Keperawatan Indonesia (SDKI, SIKI, dan SLKI). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta telaah rekam medis. Subjek penelitian adalah seorang pasien perempuan (Ny. D) dengan diagnosis medis stroke iskemik fokal yang menjalani perawatan di Iryou Houjin Aiwakai (Ikeda En), Jepang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengkajian, intervensi, dan evaluasi keperawatan dengan teori dan standar keperawatan yang berlaku. Hasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada ekstremitas kanan, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan rentang gerak sendi. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa latihan Range of Motion (ROM) aktif dan pasif secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot serta mempertahankan fleksibilitas sendi. Evaluasi menunjukkan bahwa setelah tiga hari pelaksanaan latihan ROM, terjadi peningkatan kemampuan mobilisasi, perbaikan rentang gerak, serta meningkatnya kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, latihan Range of Motion (ROM) yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan mobilitas fisik pasien stroke iskemik serta mendukung proses rehabilitasi melalui peran aktif perawat dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkelanjutan.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Remaja Anisa Hidayat; Ita Apriliyani; Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1709

Abstract

Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi fungsi emosional, sosial, dan akademik. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menurunkan risiko depresi pada remaja adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada remaja di SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto, dengan jumlah sampel sebanyak 221 responden yang diambil menggunakan teknik Proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Social Support Family Scale (PSS-Fa) untuk mengukur dukungan keluarga nilai validitas 0,361 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha 0,752, serta Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) untuk mengukur tingkat depresi dengan nilai validitas >0,532 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha 0,952. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada remaja dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta koefisien korelasi sebesar -0,317 menunjukkan arah hubungan negatif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima remaja, maka semakin rendah tingkat depresi yang dialami.p
Co-Authors A. Rizal Fadly Aanisah Hilmi Ade Suryana Adika Citra Kinanti Alfianto, Candra Alivian, Galih Noor Amanah, Khalifatun Nurul Amandha Christiani Hasyim Amelia Andini Amelia Sutantri Amin Susanto Amin Susanto Anisa Hidayat Anisa Octanela Ayudati Annisa Nurul Azizah Anton Suhendro Apriliyani, Ita Aprilliyani, Ita Arfisco Oroh Arif Imam Hidayat Ariyani, Prilia Antik Arni Nur R Arni Nur Rahmawati Asri Nur Rahmawati Astuti, Winda Eka Astuti, Yuria Dwi Ataria, Meysi Nazakha Rambu Atun Raudotul Marifah Auliya Anisa Putri Awal Tunis Awal Tunis Ayunika, Viqtanesya Bekti Kusumaning Tyas Bekti Sri Utami Bekti Yunitha Euro Rastawutun Biran, Rakhel Maharani Putri Yusyah Budi S, Martyarini Cahyaningrum, Etika Dewi Danang Tri Yudono Danang Tri Yudono Deti Ratnaningsih Devi Irawan Dewi Umaiyah Nur Rokhmah Dewi, Isna Nurul Selviana Dwi Puji Putranti Eike Irliana Wahyuni Eike Irliana Wahyuni Eike Irliana Wahyuni Eka Septia Ningsih eka septia ningsih Elsa Widiyani Ema Wahyu Ningrum Etika Emaliyawati Fadly, A. Rizal Faira Nazarida Faesar Fajar Ilham Fathoni Fajar Ilham Fathoni Fatimah, Sari Febi Septiani Fidha Fairuz Syafira Fifi Aninditya Rachmawati Fisabili, Putri Fitriani Nissa Rahayu Fitriani Nissa Rahayu Fitroh, Syifa Nuraini Friska Ambarwati Friska Olyfia Shelen Ghani, Farid Gunawan, Adi Gunawan Halimah, Kharisma Nur Hartini, Tuti Hidayat, Arif Imam Hidayat, Wiwit Arif Hilmi, Aanisah Holifah Holifah Indah Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Indri Wijayanti Intan Kusuma Wardani Intan Lanita Hapsari Intan Ita Apriliyani Ita Apriliyani Ita Ita Prayulis Iwan Purnawan Khairin Wanda Aurelia Khomalasari, Intan Dwi Khusnul Khotimah Kittikorn Nilmanat Krisviadi Ahmat Solikhin Kurniawan, Wasis Eko Kusnuraini, Tresna Lailatul Nisa Larasati, Dewi Antika Latifah Leni Hartati Lutfi Alifatu Zahro M. Irhamnur Bagusya Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Mamat Setiawan Maria Paulina Irma Susanti Mariah Ulfah Mauliddiyah, Diyaul Maya Safitri Mesayu, Salma Fadzila Mia Nistiani Mucholih, Mucholih Muliana, Dwi Mulyaningrat, Wahyudi Mulyaningsih, Amalia Erna Mundi Sayekti Murniati Murniati Mustofa, Adi Nabila Fitria Wulandari Nabila, Nurun Nadia Fitraningtyas Nisa, Lailatul Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Novianti, Rika Nuri Wulandari, Nuri Nurun Nabila Nurya Nurya Nurya Nurya Nurya Nurya, Nurya Oktaviani, Catur Resti ophan Heri Wibowo Pramesti Dewi Pramesti Dewi Pramesti, Selnia Anindia Putri Fisabili Putri, Indria Nirmala Rachman, Giriandra Tegar Rahayu, Fitriani Nissa Rahma Febria Tri Utami Rahma Melinda Rahmat Danus Rahmat Danus Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rakhel Maharani Putri Yusyah Biran Ratih Wahyuningsih Refa Teja Muti Respati Wahyu Ardianto Rina Nur Aeni Ririn Wahyu Utami Ririn Wahyu Utami Rivaldy, Sahrul Rivana Rezeky Agustia Rohayanih Rohayanih Rohayanih, Rohayanih Rosita Nur Hayati Rosita Nur Hayati Sa'adah, Anirotus Sahrul Rivaldy Sebayang, Septian Mixrova Selnia Anindia Pramesti Selnia Anindia Pramesti Septavianada Jihan Septavianada Jihan Azhar Septian Mixrova Sebayang Septiana Mixvora Sebayang Septiana Mixvora Sebayang Setia Aji, Tatang Kurniawan Setia Aji, Tatang Kurniawan Setyawati, Martyarini Budi Setyawati, Martyarini Budi Sidik Awaludin Siti Haniyah Solikhin, Krisviadi Ahmat Steffani Fransisca Steffani Fransisca Suandika, Made Suandika Suci Khasanah suci khasanah Tastrya Nur Yunita Tatang Kurniawan Setia Aji Taufik Romansyah Teguh Widodo Tejo Saksono Tin Utami Tin Utami - Titi Supriyatin Tobiin, Tobiin Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Ana Ramdan Tri Kurnianingsih Tri Sumarni Tri Sumarni Tri Surmarni Tri Uning Hayuning Tias Tri yanto Triana, Noor Yunida Utami, Mega Putri Utami, Ririn Wahyu Vina Kurnia Anggraeni Wahidah, Silvi Nuraeni Walohtae, Fa-is Waraporn Kongsuwan Wibowo, Tophan Heri Widodo, Taat Agung Widodo, Taat Agung Wijaya, Intan Puspa Wilastri, Eti Wilis Sukmaningtyas Winda Eka Astuti Wirakhmi, Ikit Netra Woung Ru Tang Wulandari Wulandari