p-Index From 2021 - 2026
16.647
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Bidan Prada MEDISAINS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Journal Of Holistic Nursing Science Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Medika Malahayati Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Healthy-Mu Journal Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Nutrix Journal Jurnal Peduli Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Pena Medika : Jurnal Kesehatan Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Journal of Management Nursing Jurnal Pengabdian Masyarakat GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Cakrawala Ilmiah Borneo Community Health Sevice Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal of Community Health Development (JCHD) Jurnal Keperawatan Notokusumo Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Al Makki Health Informatics Journal Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Multidisciplinary Indonesian Center Journal Journal Of Bionursing Servitia: Journal of Community Service and Engagement Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan Risiko Perfusi Jaringan Serebral Tidak Efektif pada Ny.S dengan Hipertensi di Desa Pengalusan Purbalingga Elsa Widiyani; Refa Teja Muti; Adiratna Sekar Siwi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.922 KB)

Abstract

Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sementara tekanan darah yang terus-menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Hipertensi juga dapat menyebabkan komplikasi perdarahan pada otak yang diakibatkan oleh atherosklerosis sehingga sirkulasi darah menjadi rentan dan muncul masalah ketidakefektifan perfusi jaringan serebral. Terganggunya perfusi jaringan serebral dapat menyebabkan hipertensi lebih parah hingga terjadi komplikasi seperti penyakit stroke. Tujuan penelitian yaitu menggambarkan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien hipertensi dengan risiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus selama 3x 24 jam, masalah nyeri akut risiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan hipertensi belum teratasi dengan indikator tekanan darah sistolik dan diastolik dari 3 menjadi 4, Adanya tanda peningkatan tekanan intrakranial dari 3 menjadi 3. Simpulan: Tindakan keperawatan selama 3 hari masalah keperawatan risiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan hipertensi belum teratasi berdasarkan hasil penerapan tersebut makan disarankan responden dapat menegtahui penatalaksanaan pada pasien hipertensi dengan risiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral belum teratasi
Gambaran Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang dari Kebutuhan Tubuh pada Klien Diabetes Melitus di Kampung Mayasari Wonosobo Anisa Octanela Ayudati; Refa Teja Muti; Adiratna Sekar Siwi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.214 KB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurang insulin baik absolut maupun relatif atau penyakit yang disebabkan karena kekurangnya produksi insulin oleh pankreas atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif. Tujuan: mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan pada klien Diabetes Mellitus. Metode : Studi kasus yaitu untuk mengeksplorasi suatu masalah/fenomena dengan batasan terinci, memiliki pengambilan data yang mendalam dan menyertakan berbagai sumber informasi. Studi kasus ini dilakukan pada dua klien Diabetes Mellitus (DM) dengan Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang dari Kebutuhan Tubuh. Hasil berdasarkan data pengkajian,diperoleh masalah keperawatan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh ditandai dengan klien mengalami mual dan nafsu makan menurun. setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan memberikan intervensi keperawatan selama 3x24 jam, masalah ketidakseibangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dapat teratasi pada hari ketiga. Diskusi: klien dengan masalah keperawatan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh tidak selalu memiliki respon yang sama, hal ini dipengaruhi oleh kondisi atau status kesehatan klien sebelumnya. Sehingga penulis harus melakukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk menangani masalah keperawatan pada setiap klien.
Studi Kasus pada Pasien Stroke Non Hemoragik Tn S dengan Hambatan Mobilitas Fisik di Ruang Anggrek RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Leni Hartati; Adiratna Sekar Siwi; Made Suandika
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.422 KB)

Abstract

Stroke non hemoragik disebabkan karena trombosis maupun emboli yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah otak, yang mengurangi pasokan glukosa dan oksigen ke otak, dan menyebabkan kematian sel atau jaringan. Salah satu gejala yang dikeluhkan atau dirasakan pasien adalah kelemahan pada ekstremitas kanan yang menyebabkan hambatan mobilitas fisik. Dampak serta komplikasi yang mungkin terjadi apabila hambatan mobilitas fisik pada pasien tidak teratasi dengan baik dapat mengganggu kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari, menyebabkan kontraktur, dan kecacatan pada pasien. Tujuan studi kasus ini untuk mendeskripsikan studi kasus pada pasien stroke non hemoragik Tn S dengan hambatan mobilitas fisik di Ruang Anggrek RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Salah satu penatalaksanaan untuk meningkatkan mobilisasi pada pasien yaitu dengan melakukan tindakan ROM (Range of Motion). Latihan ROM (Range of Motion) merupakan jenis latihan yang dapat meningkatkan ketahanan gerakan sendi normal dan meningkatkan kekuatan otot. Selama 2x24 jam dilakukan tindakan keperawatan ROM secara berturut-turut didapatkan hasil terjadi peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas kanan 2 menjadi 3. Keluarga perlu memberikan dukungan kepada pasien untuk meningkatkan motivasi, mempercepat proses pemulihan, dan mencegah terjadinya komplikasi.
Surgical Apgar Score (SAS) Memprediksi Komplikasi Pasca Operasi pada Pasien Sectio Caesarea (SC) di RSIA Ummu Hani Purbalingga Teguh Widodo; Adiratna Sekar Siwi; Atun Raudotul Marifah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.096 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1078

Abstract

Dibandingkan dengan metode persalinan pervaginam, persalinan SC dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu dengan faktor risiko 3-5x lebih tinggi. Peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas pada persalinan SC disebabkan oleh komplikasi selama intra operatif atau pasca operatif. Kejadian morbiditas dan mortalitas pasca operasi dapat berkurang dengan manajemen perioperatif yang efektif yang dan dapat dinilai dengan sistem penilaian risiko. Penilaian Surgical Apgar Score (SAS) adalah skor yang memperkirakan morbiditas dan mortalitas pasca operasi menggunakan data hemodinamik pada kehilangan darah intraoperatif pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui risiko komplikasi pasca operasi pada pasien Sectio Caesarea (SC) berdasarkan Surgical Apgar Score (SAS) di RSIA Ummu Hani Purbalingga. Desain penelitian ini menggabungkan pendekatan cross sectional dengan metode deskriptif. Teknik sampling dengan accidental sampling dan jumlah sampel 67 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembar skoring SAS yang terdiri dari 3 varibel yaitu heart rate terendah, mean arterial pressure terendah, dan estimated blood loss. Analisa data dengan uji univariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian memiliki nilai SAS kategori risiko sedang (73.1%), dengan tingkat morbiditas sebesar 12.2% dan 20.5% serta tingkat mortalitas sebesar 1,9% dan 3,4 %.
Gambaran Hemodinamik Pasien Intra Operasi Sectio Caesarea dengan Spinal Anestesi di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Jakarta Timur Tri Ana Ramdan; Adiratna Sekar Siwi; Mariah Ulfah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.63 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1100

Abstract

Sectio caesar merupakan tindakan pembedahan melalui insisi dinding abdomen dan uterus untuk mengeluarkan janin, plasenta dan ketuban. Tindakan SC dengan spinal anastesi berdampak pada hemodinamika tubuh, seperti perubahan tekanan darah, perubahan denyut nadi dan perubahan MAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tekanan darah, nadi dan MAP pada pasien dengan operasi sectio secaria dengan spinal anestesi di Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta Timur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 pasien yang menjalani operasi sectio secaria dengan spinal anestesi yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariate untuk mengetahui frekuensi dan persenatase tekanan darah, nadi dan MAP ibu hamil yang menjalani tindakan SC dengan spinal anastesi.Dari 110 orang responden yang menjalani operasi sectio caesaria dengan anestesia spinal mengenai tekanan darah sistolik terdapat 55 orang (50%) diantaranya memiliki tekanan darah hipotensi, 37 orang (33,6%) normal, dan 18 orang (16,4%) prehipertensi. Dan untuk tekanan darah diastolik, terdapat 50 orang (45,5%) diantaranya memiliki tekanan darah hipotensi, 40 orang (36,3%) normal, dan 18 orang (18,2%) prehipertensi. Berdasarkan nadi terdapat 62 orang (56,3%) mengalami bradikardia, 40 orang (36,4%) normal, dan 8 orang (7,3%) takikardi. Untuk MAP terdapat 97 orang (88,2%) mengalami normal dan 13 orang (11,8%) normal tinggi. Sebagian besar responden yang menjalanioperasi sectio caesaria dengan anestesia spinal mengalami hipotensi, nadi bradikardia, dan memiliki nilai MAP pada kategori normal.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Selomerto 1 dan 2 Nadia Fitraningtyas; Danang Tri Yudono; Adiratna Sekar Siwi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.18 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1102

Abstract

Hipertensi menjadi permasalahan kesehatan mendunia yang disepakati sebagai penyumbang utama penyakit kardiovaskuler. Pada wilayah kerja Puskesmas Selomerto 1 dan 2 terdapat total 6.195 kasus yang mana menjadi Kecamatan dengan penderita Hipertensi tertinggi di Kabupaten Wonosobo. Tujuan penelitian guna mendapat pengetahuan tentang hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan diet penderita hipertensi di Puskesmas Selomerto 1 dan 2 Kabupaten Wonosobo. Metode penelitian yaitu cross sectional. Populasinya keseluruhan pasien prolanis yang mengalami hipertensi di Puskesmas Selomerto 1 dan 2 yaitu sebanyak 97 orang. Teknik penentuan sampel dengan total sampling. Pelaksanaan penelitian pada bulan Oktober 2021 sampai Juli 2022. Analisis data menerapkan uji spearman-rank dan untuk instrument mengaplikasikan kuesioner. Penelitian menunjukkan bahwa responden dukungan keluarga baik sebanyak 63 (64%) dan kepatuhan diet patuh sebanyak 71 (73,2%) responden. Hasil uji spearman-rank didapatkan nilai p-value 0,000 kurang dari < (0,05) dan nilai coefficient correlation (CC) sebesar 0,442. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat atu petugas kesehatan puskesmas dapat memberikan bentuk pendidikan kesehatan tentang penyakit dan perawatan pada pasien hipertensi.
Pencapaian Bromage dan Aldrete Score pada Tindakan Anestesi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang Titi Supriyatin; Adiratna Sekar Siwi; Arni Nur Rahmawati
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.84 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1103

Abstract

Proses pembedahan diawali dengan pemberian anestesia anestesi dibagi menjadi dua teknik, yaitu general anestesia (GA) atau regional anestesia (RA). Anestesi yang diberikan menentukan pemulihan kesadaran pasca operasi. Kriteria penilaian untuk menentukan kesiapan pasien pasca spinal anestesi dikeluarkan dari RR adalah bromage score dan untuk pasien pasca regional anestesi adalah alderete score. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pencapaian bromage dan aldrete score pada tindakan anestesi di Recovery Room (RR) Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatannya. Pasien operasi dengan spinal dan regional anestesi di RSUD Ajibarang sebanyak 119 responden dijadikan sebagai responden menggunakan teknik accidental sampling. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar observasi. Analisis bivariat dilakukan dengan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan waktu pencapaian aldrete score sebagian besar 60 menit (57.1%) dengan rata-rata 59.43 menit. Waktu pencapaian bromage score sebagian besar 180 menit (37.9%) dengan rata-rata 183.10 menit. Kesimpulan sebagian besar waktu waktu pencapaian aldrete score dan bromage score di Recovery Room (RR) Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang dalam kategori normal.
Hubungan Jenis Anestesi dengan Angka Kejadian Hipotermi di Ruang Pulih Sadar RSUD Jend. A. Yani Metro Tri yanto; Adiratna Sekar Siwi; Maya Safitri
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.682 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1148

Abstract

Anestesi adalah tindakan untuk membantu pasien tidak merasa sakit selama prosedur medis dilakukan. Pemberian anestesi adalah upaya menghilangkan nyeri dengan sadar (regional anestesi) atau tanpa sadar (general anestesi) guna menciptakan kondisi optimal bagi pelaksanaan pembedahan. Tindakan ini sangat berpotensi mengakibatkan kondisi hipotermi. Hipotermi dapat mengakibatkan resiko perdarahan meningkat, iskemia miokardium, pemulihan paska anestesi yang lebih lama,gangguan penyembuhan luka, meningkatnya risiko infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis anestesi dengan angka kejadian hipotermi di ruang pulih sadar RSUD Jend. A. Yani Metro. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling dengan desain studi cross sectional dan teknik analisis data uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 90 responden ada 64 responden yang mengalami hipotermi yakni 13 responden dengan anestesi regional dan 51 responden dengan anestesi general. Suhu rata rata 32,4°C dengan rentang suhu antara 29,1°C – 35,0°C. Hasil uji chi square didapat p-value 0,000 (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis anestesi dengan angka kejadian hipotermi di ruang pulih sadar RSUD Jend. A. Yani Metro. Besarnya nilai odd ratio 7,410 artinya pasien anestesi general berpeluang 7,410 kali lebih besar mengalami hipotermi di bandingkan pasien dengan anestesi regional.
Semi Fowler Position Adjustment to Treat Ventilation Disorders In Post Craniotomy Meningioma Patients Fidha Fairuz Syafira; Adiratna Sekarsiwi
Healthy-Mu Journal Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v6i1.272

Abstract

Meningiomas are one of the most common types of brain tumors. Interventions that can be done in cases of meningiomas are craniotomy, which is a surgical procedure performed by opening a portion of the skull bone to access the brain directly, and this will be directly related to the nerves. Impaired spontaneous ventilation is the most common problem and if it does not get treatment quickly it will be fatal, namely death. The method used in this research is descriptive with a case study approach. The results showed that after setting the semi-Fowler's position in post-craniotama patients for three days, the patient's condition had not changed, which could be seen from the absence of changes in ventilation disturbances seen from the absence of an increase in patient awareness. In conclusion, the application of semi-Fowler's position adjustment has not been able to overcome ventilation disorders that occur in post-craniotomy patients. This may be influenced by the patient's condition.
ASUHAN KEPERAWATAN NYERI AKUT DENGAN POST OPERASI HERNIA INGUINALIS LATERALIS DEXTRA : ACUTE PAIN NURSING CARE WITH POST OPERATION OF DEXTRA LATERALIS INGUINAL HERNIA Adiratna Sekar Siwi; Friska Olyfia Shelen; Tophan Heri Wibowo
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 10 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.938 KB)

Abstract

Hernia menjadi salah satu penyakit yang penyebarannya paling banyak berada di negara berkembang seperti negara - negara di Afrika dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. artikel ini mengulas tentang penanganan masalah keperawatan yang muncul pada seseorang yang mengalami hernia inguinalis lateralis dextra. Nyeri akut menjadi salah satu masalah utama pada post operasi hernia ingunalis lateralis yang belum ditemukan asuhan keperawatan yang terbaik . tujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan nyeri akut dengan metode penelitian deskriptif studi kasus. Sampel penelitian menggunakan salah satu pasien yang mengalami hernia inguinalis lateralis dextra di RSI Banjarnegara. Proses pengambilan data dilakukan dengan proses wawancara, observasi, studi dokumentasi, serta membandingkan situasi yang terjadi pada saat pengamatan dengan hasil data wawancara. Hasil pengkajian didapatkan pasien masuk dengan keluhan terdapat benjolan dilipat paha sebelah kanan, Pasien akan dilakukan tindakan operasi, jenis operasinya yaitu operasi hernioraphy, luka bekas operasi dibagian lipat paha sebelah kanan, lebarnya kurang lebih 4 cm untuk kondisi lukanya perban tidak terlihat rembesan darah dan bersih tidak berbau. Pasien mengeluh nyeri pada bagian yang dioperasi di lipat paha sebelah kanan P : post operasi, Q : tersayat-sayat, R : lipat paha sebelah kanan, S : 7 dari 1-10, T : hilang timbul.  Data pengkajian mengarah pada diagnosa keperawatan nyeri akut. Setelah dilakukan imolementasi manajemen nyeri selama tiga hari, nyeri pasien berkurang, dapat disimpulkan bahwa nyeri akut sudah teratasi. Kesimpulan dalam melakukan proses asuahan keperawatan perlu adanya penggunaan acuan manajemen nyeri.   Hernias are one of the most widespread diseases in developing countries such as countries in Africa and Southeast Asia, including Indonesia. This article reviews the handling of nursing problems that arise in someone who has a right lateral inguinal hernia. Acute pain is one of the main problems in postoperative lateral inguinal hernia for which the best nursing care has not been found. The aim is to describe acute pain nursing care with a case study descriptive research method. The research sample used one of the patients who had a right lateral inguinal hernia at the Banjarnegara Hospital. The data collection process was carried out by means of interviews, observations, documentation studies, and comparing the situation that occurred during observations with the results of interview data. The results of the study showed that the patient came in with a complaint that there was a lump in the right thigh. The patient will be operated on, the type of operation is hernioraphy surgery, the surgical wound is on the right groin, the width is approximately 4 cm for the condition of the wound, the bandage does not see blood seeping and is clean. odorless. The patient complains of pain in the operated area in the right groin P: postoperative, Q: cuts, R: right groin, S: 7 of 1-10, T: intermittent. The assessment data leads to a nursing diagnosis of acute pain. After implementing pain management for three days, the patient's pain reduced, it can be concluded that the acute pain has been resolved. The conclusion in carrying out the nursing care process is the need for the use of pain management references.
Co-Authors A. Rizal Fadly Ade Suryana Adika Citra Kinanti Alfianto, Candra Alivian, Galih Noor Amanah, Khalifatun Nurul Amandha Christiani Hasyim Amelia Andini Amin Susanto Amin Susanto Anisa Octanela Ayudati Annisa Nurul Azizah Anton Suhendro Apriliyani, Ita Aprilliyani, Ita Arfisco Oroh Arif Imam Hidayat Ariyani, Prilia Antik Arni Nur R Arni Nur Rahmawati Asri Nur Rahmawati Astuti, Winda Eka Astuti, Yuria Dwi Ataria, Meysi Nazakha Rambu Atun Raudotul Marifah Auliya Anisa Putri Awal Tunis Awal Tunis Ayunika, Viqtanesya Bekti Sri Utami Biran, Rakhel Maharani Putri Yusyah Budi S, Martyarini Cahyaningrum, Etika Dewi Danang Tri Yudono Danang Tri Yudono Deti Ratnaningsih Devi Irawan Dewi Umaiyah Nur Rokhmah Dewi, Isna Nurul Selviana Dwi Puji Putranti Eike Irliana Wahyuni Eike Irliana Wahyuni Eike Irliana Wahyuni Eka Septia Ningsih eka septia ningsih Elsa Widiyani Ema Wahyu Ningrum Etika Emaliyawati Fadly, A. Rizal Faira Nazarida Faesar Fajar Ilham Fathoni Fajar Ilham Fathoni Fatimah, Sari Febi Septiani Fidha Fairuz Syafira Fifi Aninditya Rachmawati Fisabili, Putri Fitriani Nissa Rahayu Fitriani Nissa Rahayu Fitroh, Syifa Nuraini Friska Ambarwati Friska Olyfia Shelen Ghani, Farid Gunawan, Adi Gunawan Halimah, Kharisma Nur Hartini, Tuti Hidayat, Arif Imam Hidayat, Wiwit Arif Hilmi, Aanisah Holifah Holifah Indah Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Indri Wijayanti Intan Kusuma Wardani Intan Lanita Hapsari Intan Ita Apriliyani Ita Ita Prayulis Iwan Purnawan Khairin Wanda Aurelia Khomalasari, Intan Dwi Khusnul Khotimah Kittikorn Nilmanat Krisviadi Ahmat Solikhin Kurnianingsih, Tri Kurniawan, Wasis Eko Kusnuraini, Tresna Larasati, Dewi Antika Latifah Leni Hartati Lutfi Alifatu Zahro Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Mamat Setiawan Maria Paulina Irma Susanti Mariah Ulfah Mauliddiyah, Diyaul Maya Safitri Melinda, Rahma Mesayu, Salma Fadzila Mucholih, Mucholih Muliana, Dwi Mulyaningrat, Wahyudi Mulyaningsih, Amalia Erna Mundi Sayekti Murniati Murniati Mustofa, Adi Nabila Fitria Wulandari Nabila, Nurun Nadia Fitraningtyas Nisa, Lailatul Nistiani, Mia Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Novianti, Rika Nuri Wulandari, Nuri Nurun Nabila Nurya Nurya Nurya Nurya Nurya Nurya, Nurya Oktaviani, Catur Resti ophan Heri Wibowo Pramesti Dewi Pramesti Dewi Pramesti, Selnia Anindia Putri, Indria Nirmala Rachman, Giriandra Tegar Rahayu, Fitriani Nissa Rahmat Danus Rahmat Danus Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rakhel Maharani Putri Yusyah Biran Refa Teja Muti Respati Wahyu Ardianto Rina Nur Aeni Ririn Wahyu Utami Ririn Wahyu Utami Rivaldy, Sahrul Rohayanih Rohayanih Rohayanih, Rohayanih Sa'adah, Anirotus Saputri, Adelia Sebayang, Septian Mixrova Selnia Anindia Pramesti Selnia Anindia Pramesti Septavianada Jihan Septavianada Jihan Azhar Septian Mixrova Sebayang Septiana Mixvora Sebayang Septiana Mixvora Sebayang Septiani, Febi Setia Aji, Tatang Kurniawan Setia Aji, Tatang Kurniawan Setyawati, Martyarini Budi Setyawati, Martyarini Budi Sidik Awaludin Siti Haniyah Solikhin, Krisviadi Ahmat Steffani Fransisca Steffani Fransisca Suandika, Made Suandika Suci Khasanah suci khasanah Suci Khasanah - Susanto, Amin Tastrya Nur Yunita Tatang Kurniawan Setia Aji Taufik Romansyah Teguh Widodo Tejo Saksono Tin Utami Tin Utami - Titi Supriyatin Tobiin, Tobiin Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Ana Ramdan Tri Kurnianingsih Tri Sumarni Tri Sumarni Tri yanto Triana, Noor Yunida Tyas, Bekti Kusumaning Utami, Mega Putri Utami, Ririn Wahyu Wahidah, Silvi Nuraeni Wahyuningsih, Ratih Walohtae, Fa-is Waraporn Kongsuwan Wibowo, Tophan Heri Widodo, Taat Agung Widodo, Taat Agung Wijaya, Intan Puspa Wilastri, Eti Wilis Sukmaningtyas Winda Eka Astuti Wirakhmi, Ikit Netra Woung Ru Tang