Claim Missing Document
Check
Articles

DESKRIPSI MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 04 KOTA BENGKULU Febrianti, Nurmadhani; Susanta, Agus; Maulidiya, Della
JP2MS Vol 3 No 1 (2019): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.1.129-139

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan model pembelajaran probing prompting agar terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 04 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.1 SMP Negeri 04 Kota Bengkulu tahun ajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran probing prompting dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik. Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika dari siklus I hingga siklus III yaitu berturut-turut, 54% kategori sedang; 79% kategori tinggi; dan 87% kategori sangat tinggi. peningkatan kemampuan berpikir kritis dapat dilakukan dengan cara memberikan bimbingan untuk menyelesaikan LKPD sesuai dengan indikator berpikir kritis, memberikan pertanyaan probing prompting dengan tingkat kognitif penerapan, menggunakan alat peraga. Kata kunci : Model Pembelajaran Probing Prompting, Kemampuan berpikir kritis matematikaAbstractThis study aims to determine how to implement the model probing prompting learning in order to critical thinking skills of mathematics students class VIII. 1 SMP N 04  City of Bengkulu. This type of research carried out is a Class Action Research (PTK) with data collection through achievement test and Worksheet Students (LKPD). Subjects in this study was the students of class VIII 1 SMP N 04  City of Bengkulu 2017/2018 academic year. The results of this study indicate probing prompting learning model application can improve critical thinking skills of mathematics learners. Increase critical thinking skills of mathematics from the first cycle to the third cycle, 54% moderate category; 79% of high category; and 87% very high category. increase in critical thinking skills can be done by providing guidance to resolve LKPD according to indicators of critical thinking, providing probing questions prompting the cognitive level of the application, using props. Keywords : Probing Prompting Learning Model, critical thinking skills of mathematics
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) DENGAN PEMBELAJARAN EKSPOSITORI Susanti, Apri; Susanta, Agus; Muchlis, Effie Efrida
JP2MS Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.2.242-250

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasy Experiment). Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bengkulu Tengah semester genap tahun ajaran 2017/2018. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII 8 sebagai kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran means-ends analysis dan kelas VII 9 sebagai kelas kontrol dengan menerapkan pembelajaran ekspositori. Instrumen  yang digunakan untuk  pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar tes. Untuk uji hipotesis digunakan uji-t untuk sampel independen dengan data berdistribusi normal dan homogen. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 55,19 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 42,79. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol.  Kemudian dari perhitungan uji-t diketahui nilai thitung = 2,242 sedangkan nilai ttabel = 2,000. Nilai thitung lebih dari nilai ttabel sehingga H0 ditolak dan dapat disimpulkan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik yang menggunakan pembelajaran ekspositori.Kata kunci : Hasil Belajar, Means-Ends Analysis (MEA), Ekspositori AbstractThe purpose of this research was to investigate whether the learning outcome of students in math used  Means-Ends Analysis (MEA is more than the learning out come of students used expository learning in first grade of Junior High School 1 Bengkulu tengah. This research used a quasy-experimental method (Quasy Experiment). The population of research was in first grade of Junior High School number 1 Bengkulu Tengah in the academic year 2017/2018. The sample in this research took by using purposive sampling, the class VII 8 as experiment class who received treatment of means-ends analysis learning and class VII 9 as control class who received treatment of exspository learning. The data collection techniques used an instrument test of learning outcome in the form of essays. From the results of the study obtained the average value of the experimental class is higher than the average value of the control class, then from the calculation of t-test is known t-hitung = 2,242 while t-tabel = 2,000. The value of t count is more than t-tabel value so that H0 is rejected and it can be concluded that student learning result using Means-Ends Analysis (MEA) learning model is better than student study’s result using expository learning.Keywords : Study’s result, Means-Ends Analysis (MEA), Expository
EFEKTIFITAS LKPD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KOTA BENGKULU Setiabudi, Agung; Susanta, Agus; Maulidiya, Della
JP2MS Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.2.228-241

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar untuk Meningkatkan Pemahaman Konep Matematika Siswa Kelas VIII di SMPN 3 Kota Bengkulu yang memenuhi kategori efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan memodifikasi model 4D Thiagarajan menjadi 3 tahapan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop) yang terdiri dari validitas, kepraktisan, dan efektifitas. Efektifitas LKPD diuji pada tiga puluh dua peserta didik di kelas VIII 1 SMP Negeri 3 Kota Bengkulu semester genap tahun ajaran 2017/2018. Instrumen penelitian terdiri dari lembar efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik Dengan Pendekatan Saintifik Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII Di SMPN 3 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori efektif berdasarkan : 1) respon peserta didik dengan skor rata-rata 63,88 dalam kategori sangat baik; 2) aktivitas peserta didik dengan skor rata-rata 66,5 dalam kategori sangat baik dan; 3) hasil belajar peserta didik mencapai ketuntasan klasikal 81,25%. Kata Kunci : Efektifitas, Lembar Kerja Peserta Didik, Pendekatan Saintifik, Pemahaman Konsep matematika AbstractThis research aims to develop the learners' worksheet with the Scientific Approach in Polyhedron Material Facility to Increase the Understanding of Mathematical Concept of the 8th-grade students at the SMPN 3 Kota Bengkulu that meets effective category. Type of research used development research (Reasearch and Development) by modifying the 4D Thiagarajan model into 3 phase, which are define phase, design phase, and development phase consisting of validity, practicality, and effectiveness. Validation has been done by 3 validators. The effectiveness of LKPD was tested on thirty-two students in the 8th-grade 1 SMP Negeri 3 Kota Bengkulu in the even semester of the 2017/2018 academic year. The research instruments consist of effectiveness. The results showed that the Students' worksheet with Scientific Approach in Polyhedron Material to improve the Understanding of Student in Mathematical Concept of the 8th grade in SMPN 3 Kota Bengkulu includes in the category as follows effective on the basis of: 1) the response of learners with an average score of 63.88 in very good category; 2) the activity of learners with an average score of 66.5 in a very good category and; 3) learning outcomes of learners achieve classical completeness 81,25%. Keywords : Effectiveness, Students' Worksheet, Scientific Approach, Understanding Mathematical Concept.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 02 KOTA BENGKULU Nurlianti, Lundy Eka; Rusdi, Rusdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.2.251-257

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penerapan model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII A SMP Negeri 02 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tes hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 02 Kota Bengkulu Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018 berjumlah 35 orang, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus dari tanggal 5 April 2018 sampai dengan 21 mei 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dapat meningkatkan hasil belajar matematika  siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar  siklus I, II dan III secara berturut-turut 75,94; 82,17;84,46 dengan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I, II, dan III secara berturut-turut yaitu 54,29%, 77,14%, 82,86%..Kata kunci : Hasil belajar, Model Pembelajaran Connecting,Organizing,Reflecting,Extending. ABSTRACTThe aim of this research was to know how to implement Connecting, Organizing, Reflecting, Extending learning model in order to improve mathematics learning result of students class 8A in SMP Negeri 02 Bengkulu City. The type of this research is classroom action research with test for student learning result. Subjects in this research were students of class VIII A in SMP Negeri 02 Bengkulu city second semester of 2017/2018 academic year. Amount of subjects in this research were 35 students, consisted of 15 male students and 20 female students. The research was done in three cycle started on March 5th 2018 until May  21th 2018. The result of this research  showed that implementation of Connecting, Organizing, Reflecting, Extending learning model can improve mathematics learning result of students. The improvement of students learning result can be seen from the average score on test for first, second and third cycle respectively which are 75,94; 82,17;84,46  with classical mastery on first, second and third cycle are 54,29%, 77,14%, and 82,86% respectevely. Keywords :Learning  result, Connecting, Organizing, Reflecting, Extending Learning Model.
EFEKTIFITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MODEL PENEMUAN TERBIMBIMBING DENGAN PEDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Rahmah, Afifah; Susanta, Agus; Hanifah, Hanifah
JP2MS Vol 3 No 3 (2019): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.3.301-305

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik model penemuan terbimbing dengan pendekatan saintifik pada materi bangun ruang sisi datar yang memenuhi kriteria efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur pengembangan 4-D Thiagarajan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Efektivitas LKPD diujicobakan kepada 34 orang peserta didik kelas VIII 7 SMP N 18 Kota Bengkulu. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa LKPD termasuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 4,63 dengan pencapaian efektivitas : (1) aktivitas peserta didik dengan skor rata-rata 4,46; (2) respon peserta didik dengan skor rata-rata 4,29; (4) hasil belajar peserta didik dengan persentase ketuntasan 97,06%.Kata kunci : Efektivitas, Lembar Kerja Peserta didik (LKPD), Penemuan Terbimbing, Pendekatan saintifikAbstractThis research aims to produce student of Guided Discovery Learning with Scientific Approach on Geometry Flat Side that is effective. This research was a developmental research (research and development) use procedures 4-D Thiagarajan which are defining, designing, and developing. The effectiveness of LKPD was tested on 34 students of class VIII 7. At SMP N 18 Bengkulu City  The result of research study showed that Student Worksheet based of Guided Discovery Learning with Scientific Approach on Geometry Flat Side was very effective with an average score 4,63 with achievement of effectiveness : (1) activity of students with an average score 4,46; (2) the response of students with an average score 4,29; (4) the learning outcomes of students effective with percentage of 97,06% masteryKeywords : Effectiveness, Student Worksheet , Guided Discovery Learning, Education, Scientific Approach
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BILANGAN PECAHAN DI SD NEGERI 69 KOTA BENGKULU Pratiwi, Della Septilia Eka; Muchlis, Efiie Efrida; Susanta, Agus
JP2MS Vol 3 No 3 (2019): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.3.384-392

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini mendeskripsikan jenis dan faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi bilangan pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VB SD Negeri 69 Kota Bengkulu sebanyak 32 orang. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes dan wawancara. Analisis data diawali dengan uji analisis instrumen tes, yaitu pengujian validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda soal dan analisis data hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan materi bilangan pecahan terdapat sebanyak lima indikator kesalahan. (1) Kesalahan dalam mengurutkan pecahan dengan tingkat kesalahan sebanyak 17 siswa (53,12%). (2) Kesalahan menyederhanakan pecahan sebanyak 5 siswa (15,62%). (3) Kesalahan menjumlahkan pecahan  sebanyak 7 siswa (21,87%). (4) Kesalahan pengurangan pecahan sebanyak 17 siswa (53,12%). (5) Kesalahan dalam menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan pecahan sebanyak 10 siswa (31,25%). Faktor penyebab kesalahan siswa terdiri dari: (1) kurang memahami konsep materi, (2) kurang teliti dalam memahami soal; (4) kurang teliti dalam melakukan perhitungan, dan (4) tidak mengecek kembali jawaban akhir Kata Kunci: Analisis, Kesalahan, Deskriptif  Abstract The aim of this research is for description kind of factor mistake from student about finish the test of lesson fraction number. The research is descriptive research. Subject of the research is Students Class 5 SD Negeri 69 Bengkulu city surely 32 Students. The technic of data collection from the research is essay  and Ellyciting. Data analysis start from test instrumen analysis, That is, Validity test, reliability test, difficult level test, power of different the  test, and data analysis results test. Results of the research can show about fault from the students finish the test of lesson the breakdown, that have 5 misconception of indicator from the students. (1) The fault about sort it out fraction number with level fault 17 student (53,12%). (2) The fault about simplicity the fraction number is five students (15,62%). (3) The fault about add up fractions number as much 7 The students (21,87%). (4) The fault of substraction fraction number as much 17 Students (53,12%). (5) The fault of solve a real problem deals the breakdown as much 10 students (31,25%). Factor the fault of students is have 5 factor, that is : (1) The students understandably the concept about the lesson, (2) The students less thoroughly about understand the test, (3) the student less thoroughly about do the math, and (4) the students does not checking in last answer. Keyword : Analysis, The Fault, Descriptive
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII A SMPN 6 KOTA BENGKULU SETELAH MEMPEROLEH PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Diani, Sanra Febri; Maulidiya, Della; Susanta, Agus
JP2MS Vol 3 No 3 (2019): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.3.3.362-373

Abstract

ABSTRAKDengan menerapkan model Discovery Learning, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi segiempat dan segitiga di SMPN 6 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan  teknik pengumpulan data melalui lembar penilaian keterampilan, LKPD dan tes siklus. Kemampuan pemahaman konsep siswa pada siklus I, II dan III adalah 65,70 ; 64,93 ; dan 67,94 dengan pencapaian tiap indikator yaitu :  (1) kemampuan siswa menyatakan ulang konsep : 47,91 ; 56,18; 75,42. (2) kemampuan siswa mengklasifikasikan objek atau sifat sesuai konsep : 54,26; 70,17; 92,20. (3) kemampuan memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep :85,23 ; 97,73; 45,21. (4) kemampuan siswa meyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi : 53,10; 51,21 ; 56,47. (5) kemampuan siswa mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup : 69,78; 46,61 ; 81,00. (6) kemampuan siswa menggunakan prosedur atau operasi tertentu : 81,52; 61,25 ; 55,31. (7) kemampuan siswa menerapkan konsep : 68,13 ; 71,36 ; 69,96. Kata Kunci : Model Discovery Learning, pemahaman konsep matematika ABSTRACTWith applying Discovery Learning, this research to aims how to improve student understanding of mathematical concepts in quadrilateral and triangle in SMPN 6 Bengkulu. This research used classroom research (PTK) with technique of collecting data through assessment of skill, worksheets and test result learning. Improved understanding of student’s mathematics concepts can be seen from average value of concept understanding from cycle I,II and III were : 65,70 ; 64,93 ; and 67,94. Improvement of understanding of concept in each indicator from cycle I to III were : (1) ability to re-state the concept : 47,91 ; 56,18; 75,42. (2) ability to classify object: 54,26; 70,17; 92,20. (3) ability to give example and non sample  : 85,23 ; 97,73; 45,21. (4) ability of recognize condition that determine a concept : 53,10; 51,21 ; 56,47. (5) ability developed sufficient terms and conditions are required : 69,78; 46,61 ; 81,00. (6) ability of used the procedure and operation : 81,52; 61,25 ; 55,31. (7) ability of apply a concept : 68,13 ; 71,36 ; 69,96. Key word : Discovery Learning, understanding of mathematical concepts
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI DITINJAU DARI HASIL BELAJAR METEMATIKA SISWA Ani, Weli Ari; Yensy, Nurul Astuty; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.29-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievements Division dengan model pembelajaran ekspositori ditinjau dari hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dari peneliian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling (sampling pertimbangan). Peneliti memilih sampel kelas VII A dan VII B, kelas VII A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dankelas VIIB sebagai kelas kontrol yang mnggunakan model pembelajaran ekspositori. Instrumen  dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan pembelajaran ekspositori di SMP Negeri 17 Kota Bengkulu. Hal ini ditunjukkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai dengan taraf signifikan 5%. Untuk kelas eksperimen nilai rata-rata tes akhir adalah 35,62 sedangkan nilai rata-rata tes akhir kelas kontrol adalah 39,21. Kata kunci : Efektivitas, Hasil Belajar, Student Teams Achievements Division, Pembelajaran Ekspositori
PENGEMBANGAN LKS DENGAN PENALARAN INDUKTIF PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DITINJAU DARI KEPRAKRTISAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 KOTA BENGKULU Afifah, Ririn; Susanta, Agus; Rusdi, Rusdi; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.330-336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memenuhi kategori minimal praktis untuk pembelajaran LKS dengan penalaran induktif pada materi kubus dan balok. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D menurut Thiagarajan, tetapi hanya menggunakan tiga tahapan yaitu pendefinisian, perancangan, dan pengembangan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar kepraktisan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah 10 orang siswa kelas VIII E pada uji kepraktisan. Hasil uji kepraktisan dengan skor rata-rata 4,7 memenuhi kategori sangat praktis atau minimal memenuhi kategori praktis, hal ini berarti LKS dapat membantu siswa dalam pembelajaran dengan penalaran induktif pada materi kubus dan balok di kelas VIII
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATERI KOORDNAT KARTESIUS DITINJAU DARI KEPRAKTISAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 KOTA BENGKULU Jatra, Nofri Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.142-149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memenuhikategori minimal praktis untuk pembelajaran LKPDberbasis model pembalajaran inkuiri pada materi koordinat kartesius. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D menurut Thiagarajan, tetapi hanya menggunakan tiga tahapan yaitu pendefinisian, perancangan, dan pengembangan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar kepraktisan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah 15 orang peserta didik kelas VIII.4 pada uji kepraktisan. Hasil uji kepraktisan dengan skor rata-rata 4,64 memenuhi kategori sangat praktis atau minimal memenuhi kategori praktis, hal ini berarti LKPD dapat membantu peserta didik dalam pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri pada materi koordinat kartesius di kelas VIII.
Co-Authors Abdul Muktadir, Abdul Abdullah, Slamet Afifah Rahmah, Afifah Afifah, Ririn Agung Setiabudi, Agung Agus Chandra, Andralin Aderevi Agusdianita, Neza agustian, yudika Agustinsa, Ringki Aidi, Rohman Aliyyah Irsal, Nur amalia putri , prismadian Anggraini, Dewita Angraini, Resi Ani, Weli Ari Ardy, Hafizatul Ariska, Nova Atmajaya, Tri B, Nurul Astuty Yensy Belyuni, Seli Binti Ali, Siti Rahaimah Charolina, Helvita Frasselia Della Maulidiya desventri etmy, desventri DEWI HERAWATY Dewi Rahimah Diani, Sanra Febri Djuwita, Puspa Dodi Isran Edi Susanto Efriyanti, Adelina Eka Saputra Elwan Stiadi Fachruddin Fachruddin Fashali, Agju Jihan Indri Fatrima Santri Syafri, Fatrima Santri Febrianti, Nurmadhani Febrila, Lilia Gina Fitri April Yanti, Fitri April Fitri Yanti , Balida Luvitasari Fitriani, Melia Sari furwanto, eko Haji, H Saleh Hanifah hanifah hanifah Hanifah, - hanifah, Hanifah hanifah Hartati, Puji Herawati Herawati Heri Heryanto Heri Retnawati Herlin Fransiska intan permata sari Irmayanti, Meiselina Irsal, Nur Aliyyah Irwan Koto Irwan Koto, Irwan Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira Jatra, Nofri Dwi juarsa, osa Junaidi, Demeliah Kauno, Wina Trisva Khalifah, Shela Mardha Kristiani, Febri Kusuma, Helti Puji Latif, Muhammad Fahmi Lestari, Karlya Dwi Upika Lestary, Ratnah M Fachruddin S, M Fachruddin S Mela Azizah monica, shela Muchlis, Effie Efrida Muchlis, Efiie Efrida Munandar, Adis Mutiasari, Fitria Nasution, Yuliani Nesta, Ridho Agio Noer, Miftah Sakina Novianita, Lizza Nur Kasella, Dinda Nur, Lidya Syah Nurlianti, Lundy Eka Omarisa, Vera Parmadi, Bambang Parwadi, Parwadi Pasinda, Leki Permana, Made Agung Pratiwi Disha Stanggo Pratiwi, Della Septilia Eka Pratiwi, Endah Putri, Fina Rahma Putri, Oktavia Rahma Putri, Prismadian Amalia rahayu, lussiya sri Rahimah, Dewi Riza, Disma Rum, Ahbi Mahdianing Rusdi Rusdi Rusnilawati S, M Fachruddin Saputri, Rama Nia sari, Purnia sastrio, hendri Septiana, Eliza Septiawan, Rahmat Siagian, Teddy Alfra Sriyanti, Atika Sudarwan Danim Sumardi, Hari Susanti, Apri sutikno, lugu Syafdi Maizora Trinofita, Bella Utami, Fitria Rusti Utami, Yetha Utari, Tria Valencia, Ulva Dwi Widi Astuti, Rosa Widi Winarni, Endang Wulandari, Hayatri Yandi Raharjo, Eko yensy astuty, nurul Yensy B, Nurul Astuty Yensy B., Nurul Astuty Yensy, Nurul Astuty yensyB, nurul astuty Yuni Lestari Yusnia, Y. Zaili, Zam Zamzaili, Zamzaili Zulkardi