Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK DENGAN METODE PROBLEM SOLVING PADA MATERI PERSAMAAN LINGKARAN KELAS XI MIPA SMAN 5 KOTA BENGKULU Permana, Made Agung; Muchlis, Effie Efrida; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.17-28

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik matematika dengan metode Problem Solving materi persamaan lingkaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan memodifikasi prosedur 4-D Thiagarajan, Semmel, dan Semmel menjadi tiga tahapan yaitu tahap pendefinisian , perancangan, dan pengembangan . Instrumen penelitian terdiri dari lembar validitas, lembar kepraktisan, dan lembar efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD dengan metode problem solving pada materi persamaan lingkaran kelas XI MIPA SMAN 5 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori : (a) sangat valid berdasarkan aspek materi, konstruksi dan bahasa dengan skor rata-rata 4,20,  (b) sangat praktis dengan skor rata-rata 4,44, dan (c) sangat efektif dengan skor rata-rata 4,69.Kata Kunci : Problem Solving, Lembar Kerja Peserta Didik, Penelitian Pengembangan AbstractThis research aimed to produce students’worksheet through problem solving method on circle equation material that were valid, practical, and effective. This research was a developmental research which modified 4D Thiagarajan, Semmel, and Semmel procedure into 3 phase namely define, design, and development. The instruments were validity sheet, practicality sheet, and effectivity sheet. The result of this study revealed that the development of students’ worksheet by problem solving in circle equation material at XI MIPA in SMAN 5 Bengkulu City was categorized in: (a) very valid from the aspect of material, construction, and language with an average score reached to 4,20, (b) very practical with an average score reached to 4,44, and (c) very effective with an average score reached to 4,69.Keywords: Problem Solving, Students’ Worksheet , Developmental Research.
Pengembangan LKPD Berbasis Penemuan Terbimbing Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMPN 20 Kota Bengkulu sari, Purnia; Hanifah, Hanifah; Susanta, Agus
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.147-157

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Penemuan Terbimbing pada materi bangun ruang sisi yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan memodifikasi prosedur 4-D Thiagarajan menjadi 3 Tahapan yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan yang terdiri dari uji validitas, uji kepraktisan dan uji efektifitas. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validitas, lembar kepraktisan, dan lembar efektifitas LKPD. Hasil penelitian pengembangan LKPD ini menunjukan bahwa LKPD Berbasis Penemuan Terbimbing Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMPN 20 Kota Bengkulu termasuk dalam kriteria: sangat valid dengan skor rata-rata 4,56, sangat praktis dengan skor rata-rata 4,46, dan sangat efektif dengan skor rata-rata 4,72.Kata Kunci : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Penemuan Terbimbing,  Pengembangan. AbstactThis research aimed to produce student worksheet based on guided discovery for Polyhedrons lesson that is valid, practical, and effective. This research was a developmental research (Research and Development) by modifying Thiagarajan 4D procedure into 3 phases which are defining, designing, and developing phase consisting of validity, practicality and effectiveness. The instruments of this research study were the validated sheet, the practicality sheet, and the effective sheet. The result of Student worksheet (LKPD) based on Guided Discovery  for Polyhedrons lesson at SMPN 20 Bengkulu City was very valid with an average score about 4,56, very practical with an average score about 4,46, and very effective with an average score about 4,72.Keywords : Student Worksheet, Guided Discovery, Development.     
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN STAD DI SMP NEGERI 18 KOTA BENGKULU Munandar, Adis; Yensy B, Nurul Astuty; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.136-141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dari hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas VIII SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain penelitian only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2018/2019. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh siswa kelas VIII 1 sebagai kelas Jigsaw yang berjumlah 26 siswa dan kelas VIII 3 sebagai kelas STAD yang berjumlah 31 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar yang berbentuk essay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dari hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas VIII SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikan = 0,016  taraf signifikan ( = 0,05. Rata-rata hasil belajar siswa kelas Jigsaw adalah 68,75 dan rata-rata hasil belajar siswa kelas STAD adalah 57,80.Kata kunci : Model Pembelajaran Jigsaw, STAD, Hasil Belajar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Lestari, Karlya Dwi Upika; Maizora, Syafdi; Susanta, Agus; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.119-127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi segiempat dan segitiga di SMPN 15 Kota Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 15 Kota Bengkulu Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus dari tanggal 15 Maret 2019 sampai dengan 07 Mei 2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata observasi siswa  berupa self checklist siklus I, II, dan III secara berturut-turut yaitu 37.25, 41.5,  46.5 dengan kriteria secara berturut-turut adalah baik, baik, sangat baik. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siklus I, II, dan III secara berturut-turut 62.86 , 71,05 dan 80.20 dengan ketuntasan klasikal pada siklus I, II dan III secara berturut-turut adalah 31,03%, 58,62% dan 82,75%.Kata Kunci :  Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Make A Match, Media Gambar.  
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Charolina, Helvita Frasselia; Susanta, Agus; Muchlis, Effie Efrida; Utari, Tria
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.347-358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir kritis matematika antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran saintifik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi siswa dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dengan siswa kelas VIII H berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII I yang terdiri dari 29 orang siswa sebagai kelas kontrol. Nilai rata-rata hasil posttest kelas eksperimen 70,7 dan rata-rata posttest kelas kontrol adalah 61,10. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t dengan taraf nyata (?) = 5% didapat angka sig.(2-tailed) = 0,002 <  0,05 dan  = 2,955 >   = 2,005 Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika antara model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dari kemampuan berpikir kritis matematika dengan pembelajaran saintifik di kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu.Kata kunci : Kemampuan berpikir kritis, model pembelajaran inkuiri terbimbing.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN FUNGSI KOMPOSISI KELAS X SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU agustian, yudika; Rusdi, Rusdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.194-202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan siswa dan mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi kelas X SMA Negeri 7 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2018/2019. Sebanyak 32 siswa kelas X MIPA 5 dipilih sebagai subjek penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tentang fungsi komposisi yaitu: a) Kesalahan menyelesaikan soal prasyarat tentang operasi penjumlahan fungsi, dilakukan oleh 78.12% siswa. b) Kesalahan menyelesaikan soal prasyarat tentang operasi pengurangan fungsi, dilakukan oleh 75% siswa. c) Kesalahan menyelesaikan soal prasyarat tentang operasi perkalian fungsi, dilakukan oleh 75% siswa. d) Kesalahan menyelesaikan soal materi tentang fungsi komposisi melibatkan dua fungsi, dilakukan oleh 56.25% siswa. e) Kesalahan menyelesaikan soal materi tentang fungsi komposisi melibatkan tiga fungsi, dilakukan oleh 46.87% siswa,  dan f) Kesalahan menyelesaikan operasi fungsi komposisi menentukan salah satu fungsi ketika nilai fungsi komposisi dan salah satu fungsi yang lain diketahui, dilakukan oleh 71.87% siswa. Faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan adalah : a) siswa kurang teliti dalam membaca soal, b) Siswa belum menguasai konsep operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dengan satu variabel, c) Siswa masih belum memahami perbedaan fungsi linier, fungsi kuadrat, dan fungsi rasional, d) Siswa belum paham mengenai penjumlahan fungsi (fungsi linier, fungsi kuadrat, dan fungsi rasional), e) Siswa belum paham mengenai konsep operasi fungsi komposisi melibatkan dua fungsi, f) Siswa masih kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, g) Siswa belum paham mengenai konsep operasi fungsi komposisi melibatkan tiga fungsi, dan h) Siswa belum paham mengenai konsep operasi fungsi komposisi menentukan salah satu fungsi ketika fungsi komposisinya diketahui.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL LUAS PERMUKAAN PRISMA DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 KOTA BENGKULU sastrio, hendri; susanta, agus; maizora, syafdi
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.212-219

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan peserta didik dan mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal luas permukaan prisma di kelas VIII SMPN 6 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2018/2019. Sebanyak 24 peserta didik kelas VIII C dipilih sebagai subjek penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tentang luas permukaan prisma yaitu: a) kesalahan dalam menghitung luas segitiga siku-siku 25%, b) kesalahan dalam menghitung salah satu sisi segitiga siku-siku 70,83%, c) kesalahan dalam menghitung luas persegi panjang 50%, d) kesalahan dalam menghitung luas permukaan prisma dengan alas segitiga siku-siku 58,33%, e) kesalahan dalam menghitung luas persegi 79,16%, f) kesalahan dalam menghitung panjang sisi persegi 54,16%, g) kesalahan dalam menghitung keliling persegi 54,16%, h) kesalahan dalam menghitung luas permukaan prisma dengan alas persegi 87,5%. Faktor penyebab terjadinya kesalahan adalah : a) peserta didik salah dalam menghitung luas persegi panjang, b) peserta didik kurang teliti dalam operasi perhitungan, c) peserta didik belum memahami konsep menghitung salah satu sisi segitiga siku-siku, luas permukaan prisma, dan operasi aljabar, d) peserta didik belum dapat membedakan antara rumus luas persegi dan rumus keliling persegi, e) peserta didik salah dalam menghitung luas persegi, f) peserta didik belum dapat membedakan antara rumus luas permukaan prisma dengan alas segitiga siku-siku dan rumus luas permukaan prisma dengan alas persegi.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Educatio Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa monica, shela; susanta, agus; yensyB, nurul astuty
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.220-228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi adalah semua siswa kelas VII SMPN 01 Kota Bengkulu tahun pelajaran  2018/2019. Sampel yang dipilih adalah siswa kelas VII 3 sebagai kelas eksperimen menerapkan pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education dan siswa kelas VII 5 sebagai kelas kontrol dengan menerapkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak 7 soal. Hasil penelitian dan pengujian hipotesis dengan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa di kelas eksperimen 81,34 dengan kriteria sangat baik dan kelas kontrol 70 dengan kriteria baik. Berdasarkan uji normalitas dengan menggunakan uji shapiro wilk dengan taraf signifikan 0,05 didapat nilai sig. 0,305 untuk kelas eksperimen dan didapat nilai sig. 0,076 untuk kelas kontrol, dengan nilai 0,305 ? 0,05 dan 0,076 ? 0,05 maka dapat dikatakan nilai posttest kedua kelas berdistribusi normal. Karena kedua kelas berdistribusi normal maka dilakukan uji homogenitas dengan menggunakan uji fisher  didapat bahwa Fhitung = 1,84 dengan Ftabel = 1,85. Karena 1,84 ? 1,85 maka dapat disimpulkan kedua data homogen. Selanjutnya karena data homogen lanjut ke uji t. Hasil  analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,002 dengan ? = 5%, sehingga Sig. (2-tailed) < ? atau 0,002 ? 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.               Kata kunci: pendekatan realistic mathematics education, pendekatan saintifik, kemampuan      pemecahan masalah siswa.
EFEKTIFITAS LKPD DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Kristiani, Febri; Maizora, Syafdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.170-178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara efektifitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan model Discovery Learning berbasis indikator pemahaman konsep peserta didik kelas VIII pada materi teorema Pythagoras. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan prosedur 4-D yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop). Uji efektifitas LKPD dilakukan di kelas VIIIB SMP N 02 Kota Bengkulu dengan jumlah siswa 36 orang pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Instrumen penelitian ini adalah lembar efektifitas LKPD berupa aktivitas peserta didik, respon peserta didik dan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat efektif karena LKPD memiliki langkah – langkah yang memuat indikator pemahaman konsep yaitu : a) menyatakan ulang konsep; b) mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya; c) memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep; d) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis; e) mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep; f) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu; g) mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Indikator pemahaman konsep dapat memaksimalkan aktivitas peserta didik. Serta indikator pemahaman konsep memotivasi peserta didik dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan skor efektifitas 4,30 dalam kategori sangat efektif dengan rincian aktivitas peserta didik dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,52, respon peserta didik dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,39 hasil belajar peserta didik kelas VIII.B SMP Negeri 2 kota bengkulu sangat baik berdasarkan penilaian LKPD dan tes hasil belajar dengan skor rata-rata 4,05 dan telah mencapai persentase ketuntasan klasikal yaitu 88,88%. Kata kunci : Efektifitas, Discovery Learning, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Pemahaman Konsep, Penelitian Pengembangan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK MENINGKTAKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Agus Chandra, Andralin Aderevi; Rusdi, Rusdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.179-189

Abstract

ABSTRAK   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan   aktivitas   dan   hasil   belajar matematika peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi bangun ruang sisi datar di SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar peserta didik dengan analisi deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII E tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 31 orang. Peningkatan aktivitas peserta didik siklus I sampai siklus II secara berturut-turut: 29,5 (kriteria cukup);35 (kriteria cukup). Peningkatan hasil belajar dapat dilakukan dengan cara : memberikan soal latihan, meminta peserta didik bertanya tentang kesulitan yang mereka hadapi, dan memberikan perhatian khusus. Peningkatan tersebut dilihat dari nilai rata-rata latihan dan tes hasil belajar peserta didik siklus I sampai siklus II yaitu 60,06;dan 67,09 persentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I sampai siklus II yaitu 41,93%;  dan 70,09%. Peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dapat dilakukan dengan cara : membuat lembar kerja peserta didik yang bersesuaian dengan langkah- langkah model pembelajaran Group Investigation, menggunakan alat-alat ataupun media-media bantu dalam pembelajaran, membentuk kelompok heterogen, melibatkan  peserta  didik  secara  aktif,  dan  memberi  hukuman.  Kata kunci: Aktivitas Belajar; Hasil Belajar; Group Investigation.
Co-Authors Abdul Muktadir, Abdul Abdullah, Slamet Afifah Rahmah, Afifah Afifah, Ririn Agung Setiabudi, Agung Agus Chandra, Andralin Aderevi Agusdianita, Neza agustian, yudika Agustinsa, Ringki Aidi, Rohman Aliyyah Irsal, Nur amalia putri , prismadian Anggraini, Dewita Angraini, Resi Ani, Weli Ari Anjani, Nurlita Ardy, Hafizatul Ariska, Nova Atmajaya, Tri B, Nurul Astuty Yensy Belyuni, Seli Binti Ali, Siti Rahaimah Charolina, Helvita Frasselia Della Maulidiya desventri etmy, desventri DEWI HERAWATY Dewi Rahimah Diani, Sanra Febri Djuwita, Puspa Dodi Isran Edi Susanto Efriyanti, Adelina Eka Saputra Elwan Stiadi Endang Widi Winarni Fachruddin Fachruddin Fashali, Agju Jihan Indri Fatrima Santri Syafri Febrianti, Nurmadhani Febrila, Lilia Gina Fitri April Yanti, Fitri April Fitri Yanti , Balida Luvitasari Fitriani, Melia Sari furwanto, eko Haji, H Saleh Hanifah hanifah hanifah Hanifah, - hanifah, Hanifah hanifah Hartati, Puji Hera, Alma Herawati Herawati Heri Heryanto Heri Retnawati Herlin Fransiska Hidayatulloh Hidayatulloh intan permata sari Irmayanti, Meiselina Irsal, Nur Aliyyah Irwan Koto Irwan Koto, Irwan Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira Jatra, Nofri Dwi Johanes Sapri, Johanes juarsa, osa Junaidi, Demeliah Kauno, Wina Trisva Khalifah, Shela Mardha Kristiani, Febri Kusuma, Helti Puji Latif, Muhammad Fahmi Lestari, Karlya Dwi Upika Lestary, Ratnah Listari, Anisa Putri M Fachruddin S, M Fachruddin S Mela Azizah monica, shela Muchlis, Effie Efrida Muchlis, Efiie Efrida Munandar, Adis Mutiasari, Fitria Nasution, Yuliani Nesta, Ridho Agio Noer, Miftah Sakina Novianita, Lizza Nur Kasella, Dinda Nur, Lidya Syah Nurlianti, Lundy Eka Omarisa, Vera Parmadi, Bambang Parwadi, Parwadi Pasinda, Leki Permana, Made Agung Pratiwi Disha Stanggo Pratiwi, Della Septilia Eka Pratiwi, Endah Putri, Devy Sefiana Putri, Fina Rahma Putri, Oktavia Rahma Putri, Prismadian Amalia rahayu, lussiya sri Rahimah, Dewi Riza, Disma Rum, Ahbi Mahdianing Rusdi Rusdi Rusnilawati S, M Fachruddin Santi Mulyana, Sri Saputri, Rama Nia sari, Purnia sastrio, hendri Septiana, Eliza Septiawan, Rahmat Siagian, Teddy Alfra Sriyanti, Atika Sudarwan Danim Sumardi, Hari Susanti, Apri sutikno, lugu Syafdi Maizora Trinofita, Bella Utami, Fitria Rusti Utami, Yetha Utari, Tria Valencia, Ulva Dwi Widi Astuti, Rosa Widi Winarni, Endang Wulandari, Hayatri Yandi Raharjo, Eko yensy astuty, nurul Yensy B, Nurul Astuty Yensy, Nurul Astuty yensyB, nurul astuty Yuni Lestari Yusnia, Y. Zaili, Zam Zamzaili, Zamzaili Zulkardi