Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGUASAAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN SELF-EFFICACY GURU MENGHADAPI PERBEDAAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Opi ANDRIANI; Subhanadri; Desi Julita
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8.i2.3947

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan Kurikulum Merdeka yang menempatkan guru sebagai perancang pembelajaran adaptif dalam konteks kelas yang heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pasar Muara Bungo, dengan jumlah responden sebanyak 35 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 17 Desember 2025 menggunakan angket penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan memanfaatkan SPPS 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penguasaan guru terhadap Kurikulum Merdeka, semakin kuat keyakinan guru dalam mengelola keragaman peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan penguasaan kurikulum perlu diintegrasikan dengan pengembangan aspek psikologis guru untuk mendukung pembelajaran yang berkeadilan.
PENERAPAN MODEL PBL BERBANTU MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Chindi Anjelia; Randi Eka Putra; Subhanadri Subhanadri
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.970

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap matematika, yang tercermin dalam aktivitas pembelajaran dan nilai prestasi yang jauh di bawah standar yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses pembelajaran matematika dan prestasi akademik siswa kelas V di SDN 94/II Muara Bungo melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan media PowerPoint. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus yang melibatkan 24 siswa kelas V.A. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan teknik tes. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dengan empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan berkelanjutan baik dalam proses pembelajaran maupun prestasi akademik siswa. Skor aktivitas guru meningkat dari 75% pada pertemuan pertama Siklus I menjadi 80% pada pertemuan kedua. Pada Siklus II, skor ini meningkat lebih lanjut menjadi 85% dan 90% secara berturut-turut. Partisipasi siswa juga menunjukkan kemajuan positif, meningkat dari 62,50% dan 70,83% pada Siklus I menjadi 75% dan 83,33% pada Siklus II. Lebih lanjut, prestasi akademik meningkat secara substansial, dengan tingkat penguasaan kelas meningkat dari 62,5% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa pengintegrasian model Problem-Based Learning (PBL) dengan media PowerPoint dapat secara efektif meningkatkan proses dan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 94/II Muara Bungo. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa integrasi keduanya dapat menjadi alternatif praktis bagi guru dalam menyajikan konsep-konsep abstrak secara lebih konkret, kontekstual, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
IMPROVING THE PROCESS AND LEARNING OUTCOMES IN MATHEMATICS THROUGH THE TALKING STICK MODEL ASSISTED BY PUZZLE MEDIA IN SECOND GRADE STUDENTS Ida Linur Insan; Puput Wahyu Hidayat; Subhanadri Subhanadri
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2025): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Pakistan, Timor Leste and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v9i2.25712

Abstract

The objectives of this study are to determine: the learning process through the Talking Stick model assisted by puzzle media in Grade III of SDN 36/II Sarana Jaya, Bathin III Subdistrict, Bungo Regency; and the learning outcomes through the Talking Stick model assisted by puzzle media in Grade III of SDN 36/II Sarana Jaya, Bathin III Subdistrict, Bungo Regency. This study employed Classroom Action Research (CAR) as its method. The Classroom Action Research was conducted in Grade III at SDN 36/II Sarana Jaya, Bathin III Subdistrict, Muaro Bungo Regency. This research was carried out every Monday and Wednesday, from May 26, 2025, to June 4, 2025, during the even semester of the 2024/2025 academic year. The subjects of this study were third-grade students at SDN 36/II Sarana Jaya, Bathin III Subdistrict, Muaro Bungo Regency, totaling 25 students, in the subject of Mathematics. The object of this Classroom Action Research was the implementation of the Talking Stick learning model assisted by puzzle media to improve the learning process and learning outcomes in Mathematics for Grade III students at SDN 36/II Sarana Jaya. The research findings on of learning using the Talking Stick model assisted by puzzle media can improve the learning process. This was evident from the improvement in the teacher's teaching process in Cycle I, which reached a success rate of 78.94% and was categorized as "Good." Meanwhile, the success rate of the students' learning process was 48%, which fell under the "Less Good" category. In Cycle II, the teacher's teaching process improved significantly, reaching a success rate of 94.73% with a "Very Good" category. Similarly, the students' learning process also improved and was categorized as "Very Good" with a success rate of 88%. the Talking Stick model assisted by puzzle media in Mathematics can enhance students' learning outcomes. This was proven by the fact that prior to using the Talking Stick model with puzzle media, the learning mastery rate was only 44% (11 students). In Cycle I, this increased to 72% (18 students) who achieved the Minimum Mastery Criteria (KKTP). Therefore, the researcher proceeded to Cycle II, where the mastery level further improved to 92%. The actions implemented in Cycle II showed an increase and exceeded the predetermined mastery standard or success indicators.
PENERAPAN MODEL GAME BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 74/II TANAH PERIUK Nadia Viarosa; Subhanadri Subhanadri; Nurlev Avana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16236

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) was motivated by the low learning outcomes and learning process of fifth-grade students in Science at SDN 74/II Tanah Periuk. This was evident in the lack of student engagement in learning activities and the average test scores, which were still below the minimum passing grade (KKTP). These scores were still below the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP) set by the school, which was 70. The purpose of this study was to describe the application of the Game-Based Learning model, supported by the Quizizz media, to improve the learning process and outcomes of fifth-grade students in Science at SDN 74/II Tanah Periuk. The research method used was Classroom Action Research (CAR). The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 26 fifth-grade students at SDN 74/II Tanah Periuk. Data collection used observation and tests. The data collection instruments used observation sheets and test questions. The observation data were analyzed using descriptive analysis techniques, and the test data were analyzed using formulas. The results obtained from the research include: 1) The implementation of the Game Based Learning model assisted by Quizizz media on the material Chapter 7 My Proud Region is categorized as Very Good. In the assessment of the educator process in cycle 1 it was 80.76% and cycle 2 it was 92.30%. While in the student process in Cycle 1 it was 65.21% and cycle 2 it was 84.77%. So that the results have reached the process success indicator of 75%. 2) Student learning outcomes have increased above the KKTP score of 70, after the implementation of the Game Based Learning model assisted by Quizizz media. The student learning outcomes that were completed in cycle 1 were 69.56%. The student learning outcomes that were completed in cycle 2 were 86.95%. The application of the Game Based Learning model assisted by Quizizz media can improve the process and learning outcomes of students.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 09/II RANTAU PANDAN Viona Cahyani; Apdoludin Apdoludin; Subhanadri Subhanadri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62360

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah rendahnya proses dan hasil belajar IPAS peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik menggunakana model pembelajaran Think Pair Share peserta didik Kelas V SDN 09/II Rantau Pandan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 09/II Rantau Pandan yang berjumlah 20 orang. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini terdiri dari dua siklus yang dilakukan oleh peneliti setiap siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan yang disertai pengamatan dan refleksi pada masing-masing siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2025/2026 di SDN 09/II Rantau Pandan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan, video, dokumentasi dan hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kinerja pendidik siklus I 71% dengan kategori baik. sedangkan siklus II meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat baik. Hal ini juga terlihat dari proses belajar peserta didik pada siklus I mencapai 35% dengan kategori kurang. sedangkan pada siklus II meningkat mencapai 82% dengan kategori sangat baik. yang telah mencapai indikator keberhasilan. Peningkatan hasil tes belajar pada siklus I hanya 65% dan pada siklus II terjadi peningkatan 85% peserta didik yang memenuhi KKTP. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share pada pembelajaran IPAS dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik kelas V SDN 09/II Rantau Pandan.
Optimization of IPAS learning outcomes through the implementation of the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model Ahmad Fauzan Hermandi; Subhanadri Subhanadri
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 2 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i2.89076

Abstract

The purpose of this research is to improve student learning achievement in Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) subjects through the application of a cooperative learning model of the Numbered Heads Together (NHT) type developed with an Integrated Science approach, in grade V students of SDN 27/II Sungai Arang. This research employs the Penelitian Tindakan Kelas (PTK) method, which is conducted in two cycles. Each cycle comprises the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects consisted of 14 students, and data collection was carried out through observation, learning outcome evaluation tests, and documentation of the learning process. The results of the analysis revealed an increase in teacher performance in both Cycle I and Cycle II. A similar increase was also seen in student involvement, which was reflected in increased activeness, teamwork, and a sense of responsibility in group activities. According to the academic results, all students achieved scores above the Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) set. The application of the NHT model has proven effective in creating a more interactive, interesting, and meaningful learning process. Referring to the study's results, the NHT model is suggested as an effective alternative learning strategy to improve the quality of science learning in elementary schools, while strengthening students' social and cognitive competence.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dikembangkan dengan pendekatan Sains Terpadu, pada peserta didik kelas V SDN 27/II Sungai Arang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 peserta didik, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes evaluasi hasil belajar, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil analisis mengungkapkan adanya peningkatan kinerja guru pada siklus I dan siklus II. Peningkatan serupa juga terlihat pada keterlibatan peserta didik, yang tercermin dari meningkatnya keaktifan, kemampuan bekerja sama, dan rasa tanggung jawab dalam kegiatan kelompok. Dari hasil akademik, seluruh peserta didik memperoleh nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Penerapan model NHT terbukti efektif dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna. Mengacu pada hasil penelitian, model NHT disarankan sebagai salah satu strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar, sekaligus memperkuat kompetensi sosial dan kognitif peserta didik. Kata Kunci: hasil belajar; NHT; Numbered Heads Together; pembelajaran kooperatif
Peningkatan Hasil Belajar Ipas Melalui Model Game Based Learning Berbantu Media Puzzle Pada Peserta Didik Kelas V Mutiara Syafa Maharani Putri; Subhanadri; Dhini Mufti
JURNAL KEILMUAN TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TERPADU Vol. 2 No. 1 (2026): Keilmuan Teknologi dan Pendidikan Terpadu
Publisher : CV. DIGITIAL EDUKASI NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65841/tekdika.v2i1.232

Abstract

Science and social studies (IPAS) learning in class V of SD Negeri 95/II Muara Bungo was still dominated by verbal delivery of material and one-way interaction, resulting in low student engagement and instructional media that had not been optimally utilized. This condition contributed to low learning outcomes in the topic of environmental damage, with only a small proportion of students reaching the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). This study aimed to describe the improvement of the learning process and learning outcomes of fifth-grade students through the application of the Game Based Learning model assisted by puzzle media. The study used a Classroom Action Research (CAR) design following the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles, each consisting of planning, action,   observation, and reflection. The subjects were 22 fifth-grade students. Data were collected through observation, tests, and documentation, then analyzed descriptively using percentages, mean scores, and  classical mastery levels. The results showed that the students’ learning process improved from the poor category in cycle I to entirely good and very good categories in cycle II. Learning outcomes also improved from cycle I to cycle II, with classical mastery exceeding the established success indicator. It can be concluded that the application of the Game Based Learning model assisted by puzzle media is effective in improving the learning process and outcomes of IPAS, and can therefore be adopted as an innovative learning strategy alternative for elementary school teachers. Keywords: Game Based Learning; Puzzle Media; Learning Outcomes; Classroom Action Research
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IVSdn 194/II Sungai Pinang Nur Laila; Abdullah Abdullah; Subhanadri Subhanadri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang. Berdasarkan hasil observasi awal, proses pembelajaran masih didominan oleh guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengemukakan pendapat, mengidentifikasi masalah, berfikir kritis, dan mencari solusi terhadap permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini mengakibatkan rendahnya proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peningkatan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes hasil belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) proses belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model Problem Based Learning mengalami peningkatan dapat dilihat dari hasil lembar observasi siswa pada siklus I pertemuan I ada 9 orang siswa yang mencapai (KKTP) sebesar 38% dan meningkat pada pertemuan II menjadi 50% ada 12 orang yang mencapai (KKTP), sedangkan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 75% ada 18 orang yang mencapai (KKTP) dan pertemuan II menjadi 83% ada 20 orang yang mencapai (KKTP). Dengan rata-rata proses belajar siswa pada siklus I sebesar 44% dan meningkat pada siklus II menjadi 79%. 2) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang. Pada siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 15 siswa dengan persentase 62,5%, meningkat menjadi 21 siswa dengan persentase 87,5%. Maka dapat disimpulkan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Larning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTU MEDIA ULAR TANGGA KELAS III SDN 04/II MUARA BUNGO Nopita Pitriansyah; Nurlev Avana; Subhanadri Subhanadri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62652

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 04/II Muara Bungo. Proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah sehingga siswa kurang aktif, kurang antusias, dan mengalami kesulitan dalam memahami materi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantu media ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 04/II Muara Bungo melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantu media ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Arikunto (2019), yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas III SD Negeri 04/II Muara Bungo yang terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantu media ular tangga mampu meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa. Persentase proses belajar siswa meningkat dari 33,33% pada siklus I pertemuan I menjadi 50,00% pada pertemuan II. Pada siklus II, persentase tersebut kembali meningkat menjadi 72,22% pada pertemuan I dan mencapai 88,89% pada pertemuan II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 8 siswa (44,44%) pada siklus I menjadi 15 siswa (83,33%) pada siklus II. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 62,78 pada siklus I menjadi 80,00 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantu media ular tangga efektif dalam meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 04/II Muara Bungo.
Penerapan Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Proses Dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Dea Irwana Putri; Subhanadri Subhanadri; Zulqoidi R. Habibie
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v22.213

Abstract

Penelitian Tindakan kelas pada siswa kelas IV SDN 124/II Tanjung Menanti ini dijalankan karena rendahnya capaian belajar yang dipengaruhi oleh kurang berkembangnya keterampilan proses ilmiah siswa. Dapat dilihat melalui perolehan nilai rata-rata peserta didik pada mata pelajaran IPAS, di mana dari 31 siswa hanya 13 yang memenuhi kriteria ketuntasan, sedangkan 18 lainnya belum tuntas. Tujuan riset ini adalah mendeskripsikan peningkatan proses serta capaian belajar kognitif IPAS melalui penerapan model kegiatan belajar Discovery Learning pada siswa kelas IV SDN 124/II Tanjung Menanti. Metode riset yang digunakan adalah PTK dengan dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek riset berjumlah 31 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui instrumen berupa lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes capaian belajar. Hasil riset memperlihatkan bahwa: (1) keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar dengan model Discovery Learning pada siklus I mencapai 66% (kategori cukup) dan meningkat menjadi 93% (kategori sangat baik) pada siklus II, (2) kinerja guru dalam melaksanakan model Discovery Learning meningkat dari 82% pada siklus I menjadi 98% pada siklus II, dan (3) capaian belajar kognitif IPAS siswa mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Discovery Learning efektif untuk mengoptimalkan keaktifan dan kerja sama siswa, mengembangkan keterampilan proses ilmiah, serta mengoptimalkan pencapaian capaian belajar mereka
Co-Authors Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah abdulah, abdulah Abdullah Abdullah Ade Kusuma Aditya Adryan Eko Putra Ahmad Fauzan Hermandi Ahmad Ikmal Aini, Ilmi Puspa Aldino, Aldino Ali Idrus Ambiyar, Ambiyar Andika Dimas Saputra Andini putri Andriani, Opi Ani Wandira Apdoludin Apdoludin, Apdoludin Aprizan Aprizan Aprizan Aprizan Aprizan, Aprizan Arisman Sabir Ayu Afelia Indah Azhari, Fitria Aziz, Ishak Chindi Anjelia Dea Galuh Firdianti Dea Irwana Putri Dedek Helida Putra Desi Julita Desmawati Desmawati Desyandri Desyandri devi ambar Sari devi Dewa Fentrioga Dhini Mufthi Dhini Mufthi Dhini Mufti Dodi Irawan2 Edi, Mukhamad Eko Putra, Adryan Elfita, Wilda Elvima Nofrianni Eni Rosita Sari Kustriyana Erwindy Nurmeita Sari Fauziah Fauziah Firman Firman Fitria Azhari Fitria Azhari Gusriyanti, Gusriyanti Guswita, Reni Hakiki, Muhammad Hamzah, Iri Hartini, Jusri Heni Pujiastuti Hidayat, Puput Wahyu Ida Linur Insan Ira Monika Irawan, Dodi Iri Hamzah Iri Hamzah Jhony Hendra Jusri Hartini Kartika, Rani Kevin Waldo Liani, Helfi lilisuryati, lilisuryati Megawati Megawati megawati megawati megawati Mella Safitri Meylana Ronauli, Febby Missi Febriani MORI SAPUTRA, DEKA ISMI Muhammad Wahyu, Muhammad Mustofa Abi Hamid Mutia Arisetya Mutiara Ardila Mutiara Syafa Maharani Putri Nadia Viarosa Nofrianni, Elvima Nopita Pitriansyah Nur Laila Nuras, Fadhlan Ramadhan Nurhana, Siti Nurhidayati Nurhidayati Nurlev Avana Pambudi, Ifnu Diky Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidayat Putra, Randi Eka Putra, Yogi Irdes Putri Ayu Ningsih Putri Ningsih Putri, Irma Yunita Putri, Silvia Ristia Ramdhan Witarsa Randi Eka Putra Randi Eka Putra Randi Eka Putra Randi Paslah Refril Dani Refril Dani Refril Dani RESTI UTAMI Restya Dyah Agustiana Ririn Indriyani Rita Zunarti Rita Zunarti Rizki Wahyu Ilahi Roza Anjliana Sabir, Arisman Sapitri, Regina Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Sari Guspita Sari Guswita Sartika, Diza Sasmita Satar, Abdul Sazia, Ayu Sholahudin Al Ayubi Siska Siska Siti Nurhana Sri rahayu Suci amilia sukmawati Sumianto Sumianto Sumiyanti, Sumiyanti Sundari Sundari Susi Susanti Syalsa Dwi Desta Teha Puspita Toni Affandi Tri Wiyoko Tri Wulandari Ulia Ulia Viona Cahyani Wahyu Ilahi, Rizki Wandira, Ani Yenni Fitra Surya Yuni Suprapto, Yuni Yurti, Sinta Ligurni Zulkifli Zulkifli Zulqoidi R. Habibie