p-Index From 2021 - 2026
6.675
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JEEMECS (Journal of Electrical Engineering, Mechatronic and Computer Science) Jurnal Inovasi Bisnis (Inovbiz) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Gulawentah:Jurnal Studi Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Urban Sociology JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Variance : Journal of Statistics and Its Applications Journal of Information Systems and Informatics Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Berdaya JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization MAHESA : Malahayati Health Student Journal Narra J Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Nuances of Indonesian Language Pediatric Sciences Journal Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA) Jurnal Administrasi Bisnis Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Research and Publication Innovation Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Jurnal Pustaka Keperawatan Sociality: Journal of Public Health Service South East Asian Water Resources Managements Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bosowa Medical Journal PAEDAGOGIE Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Annusfy Jurnal Cakrawala Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Reconfiguring Digital Practices: Habitus, Capital, and the Second-Account Field among Generation Z Amelia, Putri; Hidayat, Medhy Aginta
Journal of Urban Sociology Volume 9 No 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jus.v9i1.4891

Abstract

This study examines how digital practices are reconfigured through the use of second Instagram accounts among Generation Z, focusing on the interplay of habitus, capital, and field. The phenomenon of second-account usage reflects not only a strategy of identity negotiation, but also a structured response to the pressures of visibility, self-presentation, and symbolic evaluation within the main account. Grounded in Pierre Bourdieu’s theory of social practice, this research employs a qualitative phenomenological approach. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and documentation, enabling an in-depth understanding of the lived experiences of Gen Z users. The findings show that digital habitus, formed through family environments, peer interactions, and routine engagement with social media, shapes how users perceive and navigate online spaces. Cultural capital, in the form of digital competence, and social capital, particularly strong and selective networks, are strategically mobilized to manage visibility and control access. The study further reveals that second accounts constitute a differentiated digital field, where the dominant logic of symbolic capital in the main account is partially reconfigured. Within this space, users negotiate power, redefine value, and develop practices that prioritize intimacy, trust, and controlled self-expression.
ETIKA KEPROFESIAN GURU DALAM PEMBELAJARAN ANAK CEREBRAL PALSY DI SEKOLAH LUAR BIASA (STUDI LITERATUR DAN OBSERVASI DI SLB N 1 BANTUL) Widyawati, Gadiza; Nivebriyanti, Chatarina; Amelia, Putri; Anugerah Dahus, Yehezkiel; Brian Ayu, Bilqis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48019

Abstract

This study aims to determine the importance of professional teacher ethics in guiding and teaching children with special needs (Cerebral Palsy) in Special Schools. Professional teachers have the responsibility to provide fair, patient, and respectful educational services that honor the differences of each student. In the learning process, teachers do not only act as instructors, but also as mentors who are able to create a safe, comfortable learning environment that supports the development of students with special needs. Moreover, teachers must also be able to provide learning that suits the needs of children, especially children with cerebral palsy. Professional teacher ethics is reflected through the attitude of respecting students' rights, teachers who are able to communicate well with their students, as well as collaborating with parents in monitoring the growth and development of children and professionals such as therapists and others. The application of good ethics can help improve learning motivation, self-confidence, as well as the academic and social development of students. Thus, professional teacher ethics not only affects the learning success of students, but also contributes to the creation of an educational environment that respects the diverse learning needs of children and upholds humanitarian values.
Edukasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Plang Nama Nagari Sipangkur Berbasis Ecobrick Hermansyah, Hermansyah; Anggraini, Tiara; Santi, Yelfi Dwi; Amelia, Putri; Nisa, Khairun; Rahmatullah, Afrizen
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1196

Abstract

Limbah plastik merupakan persoalan global yang juga dialami masyarakat di Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Rendahnya tingkat daur ulang dan kesadaran masyarakat menyebabkan volume sampah rumah tangga terus meningkat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang dilaksanakan untuk mengedukasi sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, melibatkan 20 mahasiswa KKN, 52 ibu rumah tangga, 16 anak-anak, 5 perangkat nagari, serta tokoh masyarakat. Tingkat keterlibatan aktif mencapai lebih dari 90% pada setiap tahapan kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dari rumah ke rumah, pengumpulan dan pembersihan sampah, praktik pembuatan ecobrick, hingga perakitan hasil menjadi plang nama nagari berbasis ecobrick. Dari kegiatan ini dihasilkan 326 unit ecobrick yang dipasang dalam rangka besi bertuliskan “SIPANGKUR”. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengolah sampah, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif tentang isu lingkungan. Program ini membuktikan bahwa ecobrick dapat menjadi solusi sederhana namun efektif untuk pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Self-Reward dan Konsumsi Simbolik: Mekanisme Coping dalam Tekanan Akademik Mahasiswa Universitas Palangka Raya Safitrianti, Dwi Nor; Amelia, Putri; Syahputra, Muhammad Thoriq Dwianta; Sinaga, Tianggur
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3374

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena pergeseran makna self-reward di kalangan mahasiswa Universitas Palangka Raya yang awalnya berfungsi sebagai bentuk apresiasi diri dan mekanisme coping terhadap tekanan akademik, namun berkembang menjadi praktik konsumsi simbolik. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perubahan makna self-reward serta mengidentifikasi dampaknya terhadap kehidupan akademik, sosial, dan ekonomi mahasiswa melalui perspektif Teori Masyarakat Konsumsi Jean Baudrillard. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Universitas Palangka Raya yang aktif melakukan praktik self-reward dalam mengatasi tekanan akademik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa praktik self-reward tidak lagi berorientasi pada pemulihan kondisi emosional, namun juga lebih didorong oleh kebutuhan akan validasi sosial, keinginan mengikuti tren, dan pembentukan citra diri di media sosial. Bentuk self-reward yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Palangka Raya berupa nongkrong di kafe, membeli barang bermerek, hingga mengikuti gaya hidup yang sedang viral. Kondisi tersebut memunculkan perilaku konsumtif yang berdampak pada krisis keuangan jangka pendek, penundaan tanggung jawab akademik, serta munculnya rasa penyesalan setelah melakukan konsumsi berlebihan. Selain itu, media sosial turut memperkuat budaya konsumtif mahasiswa melalui tren dan tuntutan gaya hidup yang terus berkembang. Dengan demikian, self-reward pada mahasiswa saat ini cenderung berubah menjadi konsumsi simbolik yang dipengaruhi oleh budaya konsumerisme digital dan lingkungan sosial.
LATAR BELAKANG FILOSOFIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN MODERN Hodijah , Siti; Amelia, Putri; M, Amril; Novita, Liana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53306

Abstract

The relationship between religion and science has long been an important topic in discussions on the development of modern knowledge. While scientific advancement has significantly contributed to human civilization, it has also raised various ethical and moral concerns. One of the contributing factors is the tendency to separate religious values from scientific activities within the modern scientific tradition. This study aims to examine the philosophical background of the integration of religion and science and its relevance to the development of modern knowledge. The research employs a library research approach by reviewing and analyzing various sources related to philosophy of science, Islamic epistemology, and the concept of religion-science integration. The data were analyzed descriptively and critically to explore the intellectual foundations of the integration paradigm. The findings indicate that the integration of religion and science is rooted in the belief that all truth ultimately comes from the same source, namely God. Therefore, revelation and reason should not be viewed as contradictory, but rather as complementary means of acquiring knowledge. The integration of religion and science also promotes a more comprehensive scientific approach by accommodating empirical, rational, ethical, and spiritual dimensions. Consequently, this integration can serve as an important foundation for developing knowledge that is not only academically advanced but also beneficial to humanity as a whole.
Co-Authors Abdillah, Bimo Musthafa Afika, Dwi Agustia, Desti Agustinus Widodo Ahmad Nursodiq Akbar, Muh Ali Ibrahim Ananda, Eva Ersia Anda Iviana Juniani Andhani, Destian Andi Nur Isnayanti Andini, Restu Anggara Trisna Nugraha Anugerah Dahus, Yehezkiel Aprillia, Najwa Dwi Arif Firmansyah Aulia, Sofi Auliana, Nur Azisah, Andi Nurul Azzam, Al Ismul Br Ginting, Ayu Mika Ulinita Brian Ayu, Bilqis Catur Wulandari Chaerul Shaleh, Chaerul Clarisa, Dina Darmawan, Diki Edy Setiawan Erma Wahyu Mashfufa Ernawati Ernawati Firmansya, Andika Jati Firmansyah, Ardhi Dwi Fitriah Fitriah Gusnawangti, Gusnawangti Hafizah, Farjul Hanan, Dendi Handandi, Zukhruf Zidane Handayani, Try Qauri Haris Munandar Hendrata, Ferial Hermansyah Hermansyah Hibaratu, Zulkarnain Laba Hibaturrachman, Farid Hidayana, Elmi Hodijah , Siti Ifadah, Azlia Septy Inglin, Mark Jamaluddin Jamaluddin Jelly Permatasari Juniani, A. I Khaerullah, Muhammad Khairun Nisa Kusmiyanti, Kusmiyanti Lili Dasa Putri Lubis, Bastian Lutfi Fahrul Rizal, Lutfi Fahrul Luthfia, Fildzah Luthfiyyah, Luthfiyyah M, Amril Madjid, Baedah Marta Ariani Maryam, Salsabiila Maya Kasmita Maya Savira Mayra, Tri Okti Medhy Aginta Hidayat Miftahul Jannah Miftahurrohmah, Brina Muh. Bahly Basri Muhammad Akil, Muhammad Muhammad Basri Muhammad Faishal Muhammad Wazirul Mubarok Mulyadi S Munir, Achmad Munajar, Munajar Nafiah Nasution, Ali Nasution, Silvanni Nasution, Susi Masniari Nivebriyanti, Chatarina Novita, Liana Nur Hikmah Nurhalizah, Nurhalizah Nurul Qamariah, Nurul Octavianni , Dwi Putri Orlanda, Devi Paraswati, Diyah Ayu Permana, Rizki Artinio Prasetyo, Naufal Hilmi Putri, Hanifa Putri, Mahdiani Adinda Putri, Rizky Pratama Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadhani, Dwi Putri Rahmaini Fitri Harahap Rahmatullah, Afrizen Riska Damayanti, Riska Risma Niswaty Rita Rita, Rita Riyana Harjayanti, Diana Rizki Fadhillah Lubis Sabrilillah, Ariel Safina, Nila Safitri, Dika Febrina Safitrianti, Dwi Nor Salman Jumaili Samudra, Arung Santi, Yelfi Dwi Senalasari, Widi Sepita Ferazona Septika S, Neng Tika Sholeha, Maratus Silvanni Nasution, Melati Sinaga, Tianggur Sinta Satria Dewi Pendit Siswahyudianto Sopar Sri Wahyuni Suci Suci, Suci Sukhna, Isa Kholifatus Surahman Wilade Suranto Suranto Syabany, Inayah Nur Syahputra, Muhammad Thoriq Dwianta Syamsuddin, Fatmawati Annisa Syarfaini Syarfaini, Syarfaini Syarifuddin Syarifuddin Tejaputri, Nadzila Anindya Tiara Anggraini Tobing, Tina CL. Tsalats, Zulfikar Ahmad Viandy , Vincent Widyawati, Gadiza Yeti, Rema Yofita Sandra Yosephine, Astrid G. Yudistira, U Rizky Yulia Fitria Yunita Magrima Anzani Zaleyata, Nailus Zahrani