p-Index From 2021 - 2026
5.192
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Verifikasi Keaslian Tugas Sekolah Berdasarkan Analisis Tulisan Tangan Menggunakan Kombinasi Convolutional Neural Network Dan Siamese Network Rahayu, Indah; Hutagulung, Fatma Sari
Jurnal Sains, Teknologi & Komputer Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Sains, Teknologi & Komputer (SAINTEK)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/saintek.v2i1.1212

Abstract

The authenticity of school assignments is crucial for maintaining the objectivity of learning evaluations. However, the practice of having assignments submitted by third parties is still common. This study develops an assignment authenticity verification system based on handwriting analysis using image processing and machine learning approaches. This system utilizes a Convolutional Neural Network (CNN) for visual feature extraction and a Siamese network to measure handwriting similarity. The data used includes the writing of sixth-grade students at SD Negeri 060868 Medan Timur and writing from non-students as comparisons. The handwriting images were converted to grayscale, resized to 128x128 pixels, and then processed to generate a one-dimensional feature vector. A similarity score was calculated using Euclidean distance, and if the value is ? 0.75, it is considered a match. This system was built with Python, TensorFlow, and OpenCV, and integrated into web and mobile platforms. Trial results show that the system is capable of automatically verifying assignment authenticity, helping teachers assess more objectively and efficiently, and improving academic transparency.
EFEKTIVITAS PEMBERSIH GIGI TIRUAN DENGAN REBUSAN DAUN SIRIH 25% DAN 50% TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans PADA LEMPENG RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS Rahayu, Indah; Fadriyanti, Okmes; Edrizal, Edrizal
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.854 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.28

Abstract

Candida albicans merupakan bagian flora normal rongga mulut pada 30-50% populasi. Organisme ini dapat menimbulkan infeksi oportunis di rongga mulut jika terdapat faktor-faktor predisposisi yang mendukung. Pasien pengguna gigi tiruan disarankan membersihkan gigi tiruan dengan larutan pembersih. Daun sirih (Familia piperaceae) memiliki nama binomial Piper betle Linn, merupakan salah satu tanaman yang diketahui berkhasiat sebagai antiseptik dan desinfektan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan tablet pembersih gigi tiruan dan rebusan daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans pada lempeng resin akrilik polimerisasi panas. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain post test control group design. Sampel penelitian dikelompokkan dalam 3 kelompok perlakuan. Hasil uji statistik diperoleh p=0,000 yang berarti diketahui adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada masing-masing kelompok sampel. Rebusan daun sirih 50% lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans pada lempeng resin akrilik polimerisasi panas.
Upaya Guru Pai Dalam Meningkatkan Akhlak Peserta Didik Di Sma Darut Taqwa Kedung Rejoso Kotaanyar Probolinggo Tahun Pelajaran  2018 Moch. Yunus; Rahayu, Indah
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.008 KB) | DOI: 10.55210/bahtsuna.v2i1.27

Abstract

ABSTRACT The aim of national education is to develop the potential of students to become human beings who have faith and fear the Almighty God, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent and become democratic citizens in their social life in society including in educational institutions. SMA Darut Taqwa Kedung Rejoso Kotaanyar Probolinggo. There is a tendency that education has not been fully able to help in improving the morals of students which will shape students' personality development optimally. However, there are some moral deviations (morals) that still occur in educational institutions even though on a small scale, if allowed to continue it will be a domino effect on other students. In this case the teacher has a very important role in the world of education, especially in the field of education as well as guiding students to become human beings who have noble character to God and to others. Keywords: Teacher's Effort, Morals.
Penguatan Afektivitas Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Melalui Public Speaking dengan Pendekatan Filsafat Etis Ibnu Miskawaih Faizin, Moh.; Rahayu, Indah; Afiq, M. Fachrul; Irham, Ananda Salsabila; Mubarak, M. Zaidan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3252

Abstract

Islam merupakan agama yang berhasil menempatkan akhlak pada derajat tertinggi setelah iman. Pesona Rasulullah Saw dalam membimbing umatnya menjadi manusia yang beradab, memberikan kesadaran betapa pentingnya moral bagi manusia. Sebagai mahasiswa Pendidikan Agama Islam yang kental dengan ajaran Islam, tentu akhlak menjadi sorotan pertama dalam berperilaku maupun bertutur kata. Identitas sebagai mahasiswa Pendidikan Agama Islam tentu tidak cukup dengan menonjolkan aspek intelektual saja. Dalam berkomunikasi mahasiswa Pendidikan Agama Islam harus memiliki etika dan soft skill yang baik. Salah satu cara yang tepat untuk mengasah etika dan soft skill tersebut yakni dengan public speaking. Artikel ini bertujuan membahas secara mendalam mengenai penguatan afektivitas mahasiswa Pendidikan Agama Islam  melalui public speaking dengan pendekatan filsafat etis perspektif Ibnu Miskawaih. Metode yang digunakan yaitu kajian kepustakaan, dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang akurat dan terpercaya sebagai sumber utama dalam penyusunanya. Adapun hasil penelitian ini mengungkap bahwa penguatan afektifitas mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam melalui public speaking dengan pendekatan filsafat etis perspektif Ibnu Miskawaih dapat dilakukan dengan cara: (1) Membiasakan diri bersikap ikhlas, tolong-menolong, dan rendah hati, (2) Membiasakan diri berfikir kritis, (3) Membiasakan diri bersikap berani, (4) Membiasakan bersikap optimis, (5) Membiasakan diri bersikap kontrol diri dan (iffah).Kata Kunci: Akhlak, Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, Public Speaking, Filsafat etis, Ibnu Miskawaih.
Religious Activity-Based School Culture Program Implementation In MA Paradigma Palembang Fardiansyah, Hardi; Rahayu, Indah; Adi Pramana, Ida Bagus Benny Surya; Syakdiah, Halimatun; Yahya, Muhamad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4520

Abstract

The background of this research is that the religious culture of the school is essentially the embodiment of the values of religious teachings as a culture of behaviour and an organizational culture that all school members follow. This needs to be done so that Islamic religious discounts are always reflected in the daily conduct of all school members, especially students, and they can be calm in dealing with negative cultures in their environment. The method in this research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The study results a show that implementing The religious culture contained in MA Paradigma is a set of religious values, namely the mandatory tradition of wearing the hijab, the habit of shaking hands with teachers when entering the school gate, the practice of reading the Koran and short letters, muhadhoroh, and performing midday prayers in congregation. The supporting factors are 1) Islamic-based schools; 2) Morals to teachers and elders; 3) Parents or guardians of students who can be invited to work together; 4) Having a broad understanding and view of Islam; and 5) Supervising teachers who participate directly in activities. The inhibiting factors are 1) the schedule of religious activities that collide with the teaching and learning schedule, 2) Students who are still negligent in participating in activities, and 3) Media information.
PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN DAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI, SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI ANEMIA DAN PENINGKATAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA, DI DESA DUKUH KABUPATEN BANDUNG Ruhayati, Ratih; Insani, Wulan Nur; Liska, Cici; Rahayu, Indah; Handriana, Idris; Rais, Yulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25470

Abstract

Anemia adalah keadaan ketika tubuh kekurangan sel darah merah fungsional atau kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 12 g/dL pada perempuan dan kurang dari 13,5 g/dL pada laki-laki. Masalah anemia bukan hanya berlaku pada kelompok usia tertentu, tetapi juga mempengaruhi remaja yang sedang berada di fase pertumbuhan dan perkembangan penting. Di Indonesia, anemia rentan terjadi pada kelompok remaja. Tidak hanya remaja perempuan, tetapi remaja laki-laki juga berisiko mengalami anemia. Hanya saja, prevalensi anemia pada perempuan 6% lebih tinggi daripada laki-laki. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Badan Litbangkes Kemenkes RI tahun 2018, prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Dampak dari anemia pada remaja putri mungkin tidak dapat langsung terlihat, namun dapat berlangsung lama dan mempengaruhi kehidupan remaja selanjutnya. Anemia pada remaja putri dapat berdampak panjang bagi dirinya dan juga anak yang dilahirkan kelak. Dampak dari anemia adalah terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, meningkatnya kerentanan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang menurun, hingga lebih rentan terhadap keracunan. Metode pengabdian ini yaitu melaksanakan kegiatan pemeriksaan haemoglobin pada remaja putri dan juga pemberian Pendidikan kesehatan mengenai anemia pada remaja putri Kegiatan ini dilakukan terhadap 132 orang remaja putri yang bersekolah di SMP Negeri 2 Ibun Kabupaten Bandung serta Remaja putri yang putus sekolah di wilayah Desa Dukuh Kabupaten Bandung. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap remaja perempuan di Desa Dukuh, dari 132 remaja yang diperiksa hanya 4 orang (3%) yang memiliki kadar haemoglobin di bawah normal, yaitu di bawah 12,0 gram/dl. Walaupun demikian pendidikan kesehatan mengenai anemia pada remaja tetap dilakukan dengan topik bahasan mengenai pengertian anemia, ciri-ciri anemia, dampak anemia dan bagaimana cara mencegah agar tidak terkena anemia. Dengan meningkatkan kesadaran tentang anemia, pendekatan pencegahan yang tepat, dan penanganan medis yang baik, kita dapat membantu menjaga kesehatan generasi muda ini agar tumbuh dan berkembang dengan optimal. Untuk mencegah anemia sangat disarankan untuk memenuhi zat besi dengan cara makan makanan bergizi yang seimbang setiap hari.
MENINGKATKAN KEBIASAAN MEMBACA MASYARAKAT DENGAN PROGRAM GENERASI MASYARAKAT GEAR MEMBACA MELALUI RUMAH BACA CERIA (CERDAS, RIANG, GEMBIRA) DI DESA NATASARI Huriati, Nining; Rahayu, Indah; Ramatni, Ali; Pahmi, Pahmi; Gusnidar, Gusnidar; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29653

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak Program Generasi Masyarakat Gear Membaca (GMM) yang diterapkan melalui Rumah Baca Ceria dalam meningkatkan kebiasaan membaca masyarakat di pedesaan. Metode penelitian kualitatif digunakan, dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis tematik sebagai teknik pengumpulan dan analisis data. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan frekuensi membaca, keterampilan membaca, dan minat membaca masyarakat Desa Natasari. Selain itu, Rumah Baca Ceria juga berhasil membangun komunitas pembaca yang solid. Penemuan ini menggarisbawahi pentingnya program literasi komunitas dalam meningkatkan literasi di wilayah pedesaan.
Islamic Curriculum Innovation in Integrated Islamic Elementary Schools as an Integrative Approach in Learning Jurisprudence, Akidah, and Tajweed: Inovasi Kurikulum Islam pada Sekolah Dasar Islam Terpadu sebagai Pendekatan Integratif dalam Pembelajaran Fikih, Akidah, dan Tajwid Rahmawati, Kiki Anita; Ilma, Labibah Sayaka; Rahayu, Indah; Asrohah, Hanun; Zaniyati, Husniyatus Salamah
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i3.1404

Abstract

General Background: Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT) aim to develop students' religious understanding and character in line with contemporary educational demands. Specific Background: However, the application of curriculum innovation in Islamic subjects—Fiqih, Aqidah, and Tajweed—remains underexplored at the upper-class level. Knowledge Gap: There is limited empirical research on how thematic-integrative approaches are implemented and their impact on student learning outcomes in this context.Aims: This study investigates the implementation of curriculum innovation in Fiqih, Aqidah, and Tajweed learning at SDIT Hidayatul Mubtadiin, Mojokerto Regency. Results: Findings reveal that Fiqih is taught through practical and social projects, Aqidah through reflective-dialogical methods, and Tajweed through digital media and peer teaching. Novelty: The integration of Islamic values into globally and locally relevant themes using a thematical-integrative model enhances contextual religious understanding. Implications: This innovation increases student engagement, comprehension, and character development but faces challenges such as limited digital infrastructure and teacher readiness. The study recommends ongoing teacher training, technology enhancement, and curriculum flexibility to support sustainable innovation in Islamic basic education. Highlights: Thematical-integrative models enhance contextual religious learning. Digital tools and peer teaching boost Tajweed mastery. Innovation faces tech and coordination challenges. Keywords: Curriculum Innovation, Fiqih, Aqidah, Tajweed, Integrated Islamic Education
Membentuk Generasi Milenial Qur’ani Melalui Pembelajaran PAI Ardiningrum, Aufaa Dzakiy; Maulidya, Farah Nida; Rahayu, Indah; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.115

Abstract

Al-Quran merupakan sumber ilmu pengetahuan baik ilmu agama maupun ilmu umum. Generasi milenial sebagai generasi berjiwa qurani merupakan generasi yang diidam-idamkan bangsa. Melihat akhlak dari generasi milenial yang semakin jauh dari ajaran agama Islam maka dalam tulisan ini berupaya memberikan solusi bagaimana cara pemuda bertindak sesuai ajaran agama Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama tanpa melupakan indentitasnya sebagai milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tulisan ini juga membahas tentang konsep generasi milenial berbasis qur’ani, eksistensi PAI dalam membentuk generasi milenial qurani, pembentukan karakter generasi milenial berjiawa qur’ani dalam perspektif PAI, dan peran mapel PAI dalam pembentukan generasi berjiwa qur’ani . PAI merupakan pendidikan karakter yang paling utama. Melalui PAI para siswa diajarkan cara bertingkah laku sesuai Al-Quran dan menjadikan Al-Quran dan sunnah sebagai way of life, PAI juga memuat sejarah yang didalamnya kita dapat mempelajari tokoh-tokoh nabi, sahabat, maupun sastrawan dimasa lampau untuk dijadikan suri tauladan sebagai konsepsi dari masa lalu untuk dijadikan ibrah dimasa sekarang. Dan fiqih sebagai salah satu mata pelajaran PAI mengajarkan rambu-rambu hukum dalam beribadah. Oleh sebab itu tujuan utama dari pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian bernafaskan unsur qurani. Hasil dari pembahasan ini diharapkan bagi generasi milenial menjaga ayat-ayat Allah, mencintai ayat-ayat Al-Quran, memahami, mentadabburi, dan mengaktualisaiskan dalam kehidupan sehari hari melalui pembelajaran PAI.
Perceived Organizational Support and Work Engagement Between The Health Service Sector Azzahra, Fariha; Rahayu, Indah; Martono, Sri
JMBPreneur: Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 01 (2022): JMBPreneur
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: First line managers have an important role in the management system of health care organizations because they provide support and bridges for senior management and their employees. Work engagement forms the basis of the facility's function that creates organizational goals and approaches to patient care, but also meets the expectations and needs of subordinate staff. Purpose: The aim of the study was to examine the relationship between perceived organizational support and work engagement of first-line managers in the health care sector Methods: Collecting data using a questionnaire from a private hospital in Purwodadi. The research method uses SPSS to analyze the direct effect. Conclusion: The results show a positive and significant relationship between perceived organizational support and work engagement, so that it can increase the interest of first-line managers in hospitals to strengthen work engagement with higher job performance and job satisfaction. Suggestion: This study examines work engagement as the dependent variable, although work engagement is often used as a determining variable. In future research, it is possible to examine the potential effect of Perceived Organizational Support and work engagement with other variables such as job satisfaction and performance. Keywords: Perceived Organizational Support, Work Engagement, Hospital
Co-Authors Abdillah, Rachmat Adi Pramana, Ida Bagus Benny Surya Afiq, M. Fachrul Al Ikhlas, Al Ikhlas Albayani, Ali Akbar Ali Ramatni Ananta, Dita Amelia Anggreini, Oktafia Reza Ardiningrum, Aufaa Dzakiy Ari Nurhaqi Asastriwarni, Asastriwarni Asfahani, Asfahani Astuti, Hesty Widi Azzahra, Fariha Bakhrudin All Habsy, Bakhrudin All Binmong, Sorhibulbahree Budhima, Kukuh Danu Damayanti, Adelia Ika Darisa, Mesya Nur Fadilla Oktaviani Dedi Gunawan Saputra Destiani S, Tria Dian Pertiwi Edrizal, Edrizal EKO WAHYUDI Fachrunnisa, Olivia Fadriyanti, Okmes Faizin, Moh. Fardiansyah, Hardi Fatkhur Rohman Fitriah S. Jamin Gusnidar, G Hamidah Hendrarini Handriana, Idris Hanun Asrohah Hasbullah, Bahmid HENDA, RD. Hidayah, Sukma Nurul Hidayani, Lily Hiroyuki Hashiguchi, Hiroyuki Huriati, Nining Hutagulung, Fatma Sari Ikhsan Muharma Putra, Ikhsan Muharma Ikhwan Matondang Iksan, Iksan Ilma, Khaira Ilma, Labibah Sayaka Indriyanti, Gusti Insani, Wulan Nur Irham, Ananda Salsabila Irwan Irwan Larissa, Astrid Attha Liska, Cici Lutfiah Ayundasari Marwan Marwan Marzuki Marzuki Maula, Athiyatul Maulidya, Farah Nida Mentari, Myra Miftahul Ulum Mochammad Yunus, Mochammad Mubarak, M. Zaidan Muckorobin, Moch. Ilham Mufidha, Nazwatul MUHAMMAD FAHMI Muncarno Muncarno Mustava, Indriani Dini Novita A., Devy Nur, Fauzia Nurul Fitriyani Nuruzzaman, M. Adib Octavianingsih, Yetti Pahmi Pahmi pengelola, pengelola Prameswari, Dita Purwanjani, Wahyu Puspitasari, Linda Intan Raditya Ferdianto Rahmawati, Kiki Anita Rahmiwati Rahmiwati, Rahmiwati Rais, Yulia Ramadhani, Dinda Putri Rismawati, Puput Ruhayati, Ratih Rukhmana, Trisna Saharuddin Satria Avianda Nurcahyo Setiadi, Gyfari Farhan Nur Setyadi , Taufik Shelomita, Cahyaning Shimomai, Toyoshi Sholihah, Firdah Ni’matus Sri Martono, Sri Sudarman, Darmawan Sunyono - - Suwarna, A. Idun Syakdiah, Halimatun Trisiana, Adela Eka Ayu Ulul F., Raisa Melina Anik Utomo, Faisal Prasetya Virda , Muhammad Wahjuni Hartati Wahyudi, Ickhsanto Wakhudin, Wakhudin Yahya, Muhamad Yulia Madjid, Irma Yulia mustika, Rika Yunita, Ita Zahroh, Jamilatus Zamzami, M. Ahmad Jamaluddin Zaniyati, Husniyatus Salamah