p-Index From 2021 - 2026
11.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Berkala Epidemiologi Folia Medica Indonesiana Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Vokasional Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Ergonomi dan K3 Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Akta Kimia Indonesia JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Medical Technology and Public Health Journal Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Medical and Health Science Journal Community Development Journal Human Care Journal To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Indonesian Journal of Cultural and Community Development International Islamic Medical Journal Jurnal Kesmas Jambi JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT Journal of Health Community Service JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Global Health Science (GHS) IJOHCM Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisanggeni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen eJournal Kedokteran Indonesia Journal of Comprehensive Science Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Sosial dan Sains Cakradonya Dental Journal Journal of Pharmacy Science and Technology Journal for Quality in Public Health Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) MOTORIK Jurnal Difusi Ipteks Legowo Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS DEMAM BERDARAH DENGUE MENGGUNAKAN MODIFIKASI MALCOLM BALRIDGE DI KABUPATEN TRENGGALEK Abdul Hakim Zakkiy Fasya; Agus Aan Adriansyah; Dwi Handayani
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 2 (2020): Medical Technology and Public Health Journal September 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i2.1530

Abstract

Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) penyakit DBD menjadi sebuah upaya dalam pencegahan dan penanggulangan kasus DBD di Kabupaten Trenggalek. Sayangnya kasus DBD di Kabupaten Trenggalek masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan SKDR DBD menggunakan modifikasi Malcolm Baldrige berupa komponen kepemimpinan, manajemen stratejik, manajemen pengetahuan, fokus sumber daya, manajemen proses dan hasil pelaksanaan SKDR DBD di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan rancang bangun penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Trenggalek melibatkan 37 responden dari Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kader Jumantik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat komponen yang mendapatkan skor rendah yaitu perhatian pimpinan pada insentif petugas, pemahaman kader terhadap rencana stratejik dan target penanggulangan DBD, penggunaan teknologi yang tidak mendukung proses dan tidak dapat memberikan alert, kepuasan kader dalam pelaporan PJB dan kasus DBD serta penurunan angka kasus yang belum mencapai target. Terdapat hambatan pelaksanaan SKDR DBD sehingga pemerintah Kabupaten Trenggalek khususnya Dinas Kesehatan dapat melakukan analisis kebutuhan sistem untuk menunjang pelaporan SKDR DBD berikut dengan analisis penunjang berupa peran kader dan insentif yang diberikan kepada kader maupun petugas yang berprestasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus dan KLB DBD.
ANALISIS FAILURE MODE EFFECT (FMEA) PADA PENGADAAN OBAT DAN PERBEKALAN KESEHATAN PADA ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS WONOKROMO SURABAYA Nuning Farida; Amelia Lorensia; Budhi Setianto; Agus Aan Adriansyah
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 5 No 1 (2021): Medical Technology and Public Health Journal March 2021
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v5i1.1636

Abstract

Drug services in Public Healthcare are an important component whose availability influences the success of health efforts. District / City Health Office is a regional government work unit in the health sector, one of the tasks and authorities of which is to provide and manage public medicines for the district/city area. Effective pharmaceutical management in health service facilities is very important for patient welfare so risks must be identified and controlled. One of the efforts made by the City Health Office is to procure drugs using other methods that are legal according to government procurement of goods/services besides e-purchasing, which is called non-e-purchasing of drugs. Risks in the pharmaceutical supply chain are related to product discontinuity, product shortages, poor performance, patient safety, expense errors, and technological errors, all of which can result in system disruption. This study aims to determine the suitability of the plan with the realization of e- purchasing of drugs, identify problems that hamper the implementation of e-purchasing of drugs, determine the impact of obstacles on procurement, cost efficiency of drug procurement and determine the potential savings of drug procurement by e-purchasing for the period 2015 to 2019 by using the FMEA method, the e-purchasing data was collected at the Wonokromo Public Health Center in Surabaya. Study Failure Mode Effect (FMEA) in the procurement of drugs and UHC health supplies in Surabaya Wonokromo Health Center for the period of 2015-2019, it can be concluded that the absorption of capitation funds is more considered using the availability variable compared to the uptake of funds based on the rupiah value because the availability of more guarantees the need for treatment in the sustainable health centre. In this case, the perception of procurement actors in the analysis of UHC procurement process obstacles there are 41 obstacles, the role of E-purchasing is a very helpful system even though the implementation has not been perfect.
TREND KASUS BARU INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2012–2016 Agus Aan Adriansyah; Nurul Jannatul Firdausi
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2017): AUGUST
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v1i2.594

Abstract

Abstract: Countries in Southeast Asia have a very high HIV (
SOSIALISASI JAJANAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SD MIFTAKHUL ULUM RUNGKUT SURABAYA Agus Aan Adriansyah; Novera Herdiani; Satriya Wijaya
Community Development Journal Vol 1 No 1 (2017): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.044 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v1i1.330

Abstract

Jajanan yang dijual pedagang keliling sering berada di depan lingkungan sekolah. Badan Pengawasan Makanan dan Minuman menyatakan terdapat 40% jajanan tidak layak dimakan. Kandungan boraks, serta formalin masih mendominasi kandungan zat-zat berbahaya pada jajanan anak-anak di sekolah-sekolah. Jajanan di sekolah memang beranekaragam dan lebih menarik minat daripada bekal yang dibawa dari rumah. Namun jajanan yang menarik tersebut justru miskin gizi dan jauh dari kata sehat. Berkaitan dengan fenomena tersebut, maka perlu adanya sosialisasi mengenai macam-macam, pengolahan, dan kelayakan konsumsi jajanan yang banyak dijual agar anak-anak dapat mengerti sehingga dapat memilih dan membedakan antar jajanan yang sehat dan tidak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kepedulian pada siswa untuk lebih memperhatikan berbagai macam jajanan yang dijual bebas demi menjaga status gizi pada masa anak-anak. Manfaat dari kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian seluruh siswa dalam memilih makanan atau jajanan yang sehat dan bergizi guna pendukung perkembangan generasi muda penerus bangsa yang dapat memajukan bangsa. Kegiatan intervensi yang dilakukan dengan dua metode yakni pelaksanaan sosialisasi perilaku bahaya membeli jajanan sembarangan di lingkungan SD Miftakhul Ulum Surabaya dan melakukan demo bagimana cara membuat jajanan yang sehat, bergizi, dan baik untuk perkembangan dan pertumbuhan anak. Kegiatanintervensi yang dilakukan disertai dengan pemberian pretest dan posttest. Sedangkan untuk memberikan pengetahuan kepada orangtua tentang informasi jajanan sehat, setiap siswa diberi brosur agar orangtua juga ikut mengawasi anaknya agar tidak membiarkan anak membeli jajan sembarangan. Di akhir kegiatan, setiap peserta melakukan kegiatan pengukuran tinggi dan berat badan untuk melihat status gizi mereka. Sasaran sosialisasi jajanan sehat adalah siswa SD Miftakhul Ulum Surabaya kelas 6A, 6B dan 6C secara langsung, serta guru maupun kepala sekolah secara tidak langsung. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta sosialisasi jajanan sehat merupakan siswa/siswi kelas 6 SD Miftakhul Ulum Surabaya dengan jumlah keseluruhan adalah 81 siswa/siswi. Sebagian besar merupakan siswa/siswi yang berusia 12 tahun (56,80%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (55,60%). Peserta paling banyak adalah peserta dengan tinggi badan 130-140 cm (37,00%), dan berat badan 31-40 kg (46,90%). Berdasarkan penilaian BMI sebagian besar memiliki berat badan yang rendah (56,80%). Hasil evaluasi menurut penilaian pre test dan post test diketahui sebagian besar memiliki pengetahuan yang tetap (58,00%). Anak laki-laki lebih memiliki masalah pada status gizinya. Anak laki-laki sering mengalami berat badan rendah dan juga mengalami berat badan berlebih daripada anak perempuan. BMI anak laki-laki pada masa pra-sekolah menurun dan sejalan dengan bertambahnya usia maka BMI nya meningkat. Apapun jenis kelamin seseorang, bila dia masih produktif, berpendidikan, atau berpengalaman maka dia akan cenderung mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi. Rata-rata nilai evaluasi posttest lebih baik daripada pretest. Hal ini menandakan adanya efektivitas sosialisasi dalam meningkatkan pengetahuan.
IMPLEMENTASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM MEMBANGUN GAYA HIDUP SEHAT SEJAK DINI DI SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) LENGKONG 1, DESA LENGKONG, KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO Agus Aan Adriansyah; Nurul Jannatul Firdausi
Community Development Journal Vol 1 No 2 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.971 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v1i2.354

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar, memberikan informasi dan melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku. Pelaksaanaan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menyasar siswa sekolah dasar untuk membangun karakter cinta kebersihan dan kesehatan sejak dini. Analisis situasi menunjukkan kesadaran hidup bersih dan sehat masyarakat masih kurang. Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lengkong 1, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Target pelaksanaan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan wawasan, meningkatkan kesadaran dan adanya perubahan perilaku. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran diukur melalui pretest dan posttest. Pesertasosialisasi adalah Siswa Kelas 4 SD sebanyak 12 siswa dengan kisaran usia 10-11 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 54,80% siswa mendapatkan nilai tertinggi (100) pada pretest dan peserta yang mendapatkan skor tertinggi pada posttest meningkat menjadi 10 siswa (83,30%). Hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan sebanyak 58,30% pengetahuan siswa tetap dan 41,70% pengetahuan naik. Keterkaitan jenis kelamin dengan pengetahuan menujukkan bahwa siswa perempuan memiliki pengetahuan yang lebih luas dibandingkan siswa laki-laki. Hasil evaluasi juga menujukkan siswa dengan usia lebih muda memiliki memiliki progress yang lebih baik terkait perubahan tingkat pengetahuan. Peningkatan pengetahuan yang terjadi setelah sosialisasi membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi terkait permasalahan PHBS berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman dan wawasan anak-anak, dan peningkatan kesadaran anak-anak sekolah dalam berperilaku PHBS.
PENGENALAN PERENCANAAN PROGRAM DESA BERBASIS BUKTI DI DESA MURTAJIH KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN Nurul Jannatul Firdausi; Agus Aan Adriansyah
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.877 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.387

Abstract

Desa telah mendapat kewenangan dalam mengatur perkembangan dan pembangunan secara mandiri sejak Undang-Undang No 6 Tentang Desa Tahun 2014 disahkan. Peran pemerintah desa semakin besar sejak pemerintah pusatjuga mengalokasikan dana desa pada tahun 2015. Desa menjadi harapan pemerintah untuk percepatan pencapaianpembangunan nasional. Peran perencanaan berbasis bukti sangat diperlukan oleh desa untuk menjamin ketercapaianefektivitas program sesuai tujuan dan harapan pemerintah serta kebutuhan dan kerentanan masyarakat desa. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan simulasi dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang perencanaan berbasis bukti. Peserta pengabdian masyarakat adalah kader dan perangkat desa. Pengukuran pengetahuan menggunakan pretest-postest dengan aspek yang diukur peran perencanaan terhadap anggaran, proses dan sumber data untuk perencanaan serta pelaksanaan perencanaan dan evaluasi. Hasil postest menunjukkan mayoritas pengetahuan peserta meningkat. Sosialisasi efektif secara statisik dalam meningkatkan pengetahuan peserta (sig. 0,001 < α=0,05).
PEMANFAATAN JERAMI DALAM PEMBUATAN KOMPOS DI DESA BALONGTANI KECAMATAN JABON, KABUPATEN SIDOARJO Nurul Jannatul Firdausi; Agus Aan Adriansyah; Muhammad Khafid
Community Development Journal Vol 2 No 2 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.587 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i2.642

Abstract

Desa Balongtani merupakan salah satu wilayah dengan mata pencaharian penduduknya paling banyak adalah petani. Banyaknya lahan pertanian berdampak bertumpuknya jerami-jerami yang belum dimaksimalkan secara baik oleh para petani pada masa panen padi tiba. Langkah yang paling sering dilakukan adalah melakukan pembakaran jerami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya kreativitas dan jiwa kewirausahaan terkait pengelolaan jerami dalam pembuatan kompos. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat beberapa tahapan yaitu melakukan survei kelompok sasaran, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan aksi dan terakhri adalah evaluasi dengan metode pretest dan posttest serta diuji dengan Wilcoxon sign test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan awal (pretest) para petani mengenai pemanfaatan jerami sebagai kompos sudah cukup baik dan pengetahuan akhir (posttest) para petani sudah terjadi peningkatan yang lebih baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara evaluasi pretest dan posttest. Nilai posttest lebih baik daripada pretest, sehingga dapat disimpulkan adanya efektivitas sosialisasi dalam meningkatkan pengetahuan atau wawasan dari para petani.
Edukasi Kuliah WhatsUp Group (KulWaG) Dalam Tingkat Pemahaman Perawatan Gigi Pada Lansia Pada Komunitas Lansia Binaan Rumah Sakit Islam Surabaya Umi Hanik; Evy Afiyah Syagran; Budhi Setianto; Difran Nobel Bistara; Agus Aan Adriansyah; Nikmatus Sa&#039;adah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v4i3.881

Abstract

AbstrakKesehatan gigi pada lansia sangat penting untuk diperhatikan, masalah kesehatan gigi akan berdampak buruk bagi gizi lansia. Beberapa penelitian menujukkan pentingnya menjaga kesehatan gigi pada lansia sehingga tidak memberikan dampak yang buruk bagi lansia. Pengabdian masyaakat ini (1) Membuat leaflet terkait perawatan gigi anak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, (2) Menyelenggarakan kuliah Whatsup Grup (WAG) tentang perawatan gigi anak, (3) Membuat video edukasi terkait perawatan gigi anak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, (4) Melakukan edukasi melalui Youtube Chanel tentang perawatan gigi lansia. Dari pelaksanaan dapat disimpulkan pembuatan Leaflet yang sudah dibuat sangat memberikan manfaat kepada semua pengunjung poli gigi RS Islam Surabaya meningkatkan pengetahuan para ibu untuk pentingnya menjaga kesehatan gigi lansia. Kuliah WAG yang diadakan mampu meningkatkan pengetahuan peserta dengan kenaikan pengetahuan sebesar 19,2 %. Bagi lansia yang belum berkesempatan mengikuti kuliah WAG bisa berkesempatan untuk melihat youtube chanel RS Islam Surabaya dengan tema tingkat pemahaman ibu terhadap pemahaman perawatan kesehatan gigi pada lansiaKata Kunci: Kesehatan gigi lansia, perawatan gigi, kesehatan gigi, Youtube ChanelAbstractDental health in the elderly is very important to note, dental health nutritional problems will have a bad impact on the elderly. Several studies have shown the importance of maintaining dental health in the elderly so that it does not have a bad impact on the elderly. This community service (1) makes leaflets related to children's dental care as educational materials for the community, (2) organizes Whatsup Group (WAG) lectures on children's dental care, (3) makes educational videos related to children's dental care as educational materials for the community, ( 4) provide education through the Youtube Chanel about elderly dental care. Visitors can ensure that the leaflets that have been made are very useful for all dental clinics at the Surabaya Islamic Hospital to increase the importance of maintaining the dental health of the elderly. The WAG lectures that were held were able to increase participants' knowledge with an increase in knowledge of 19.2%. For the elderly who have not had the opportunity to attend WAG lectures, they can have the opportunity to see the YouTube channel of the Surabaya Islamic Hospital with the theme of the level of mother's understanding of the understanding of dental health care in the elderly.Keywords: Elderly dental health, dental care, dental health, Youtube Chanel
Tingkat Pemahaman Ibu Pada Perawatan gigi anak Pada Komunitas Kelompok Mom and Me RS Islam Surabaya Evy Afiyah Syagran; Budhi Setianto; Agus Aan Adriansyah; Akas Yekti Pulih Asih; Difran Nobel Bistara; Nikmatus Sa&#039;adah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v4i3.818

Abstract

AbstrakBerdasarkan data Riskesdas 2018, menunjukan 93% anak usia dini mengalami gigi berlubang. Beberapa penelitian menujukkan pentingnya pemahaman orang tua terhadap pengetahuan tentang perawatan gigi pada anak. Pengabdian masyaakat ini (1) Membuat leaflet terkait perawatan gigi anak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, (2) Menyelenggarakan kuliah Whatsup Grup (WAG) tentang perawatan gigi anak, (3) Membuat video edukasi terkait perawatan gigi anak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, (4) Melakukan edukasi melalui Youtube Chanel tentang perawatan gigi anak.dari pelaksanaan dapat disimpulkan Leaflet yang sudah dibuat sangat memberikan manfaat kepada semua pengunjung poli gigi RS Islam Surabaya meningkatkan pengetahuan para ibu untuk pentingnya menjaga kesehatan gigi anak. Kuliah WAG yang diadakan mampu meningkatkan pengetahuan ibu dan ayah peserta dengan kenaikan pengetahuan sebesar 23,71 %. Bagi ayah / ibu yang belum berkesempatan mengikuti kuliah WAG bisa berkesempatan untuk melihat youtube chanel RS Islam Surabaya dengan tema tingkat pemahaman ibu terhadap pemahaman perawatan kesehatan gigi anak.Kata Kunci: Kesehatan gigi anak, Whatsup Grup, Leaflet, Youtube ChanelAbstractBased on data from Riskesdas 93% of early childhood experience cavities. Several studies have shown the importance of parental understanding of knowledge about dental care in children. This community service (1) makes leaflets related to children's dental care as educational materials for the community, (2) organizes Whatsup Group (WAG) lectures on children's dental care, (3) makes educational videos related to children's dental care as educational materials for the community, ( 4) Conducting education through the Youtube Chanel about children's dental care. From the implementation, it can be concluded that the leaflets that have been made are very beneficial to all visitors to the dental clinic of the Surabaya Islamic Hospital, increasing the knowledge of mothers about the importance of maintaining children's dental health. The WAG lectures that were held were able to increase the knowledge of the participants' mothers and fathers with an increase in knowledge of 23.71%. For fathers/mothers who have not had the opportunity to attend WAG lectures, you can have the opportunity to watch the YouTube channel of the Surabaya Islamic Hospital with the theme of the level of mother's understanding of the understanding of children's dental health care.Key Word: Children's dental health, Whatsup Group, Leaflet, Youtube Chanel
ANALYSIS OF NURSE'S JOB SATISFACTION BASED ON INTERNAL SERVICE QUALITY MEASUREMENT Agus Aan Adriansyah; Budhi Setianto; Wiwik Afridah; Akas Yekti Pulih Asih; Stefanus Supriyanto; Venia Ilma Dwi Prastika; Amanatul Istifaiyah
Jurnal Riset Kesehatan Vol 9, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.143 KB) | DOI: 10.31983/jrk.v9i2.6444

Abstract

Nurses who are considered by the hospital to be able to provide maximum health services to patients so that they can increase patient satisfaction. This research was conducted to analyze the job satisfaction of nurses based on Internal Service Quality in the inpatient installation of RSI A. Yani Surabaya. The study was conducted with an observational analytic design and cross-sectional approach. The study population was the nurses in the inpatient installation of RSI A. Yani Surabaya, a total of 104 nurses. The sample size was 78 nurses who were spread in each inpatient room of RSI A. Yani Surabaya. The method of sampling using simple random sampling. Data analysis was performed using binary logistic regression test. The results showed that 98.7% of nurses rated internal service quality as good and 64.1% of nurses said they were satisfied. Based on the statistical test, it was found that the value of p = 0.999 (more than 0.05), which means that internal service quality has no significant effect on job satisfaction of nurses. However, based on the aspect of internal service quality, the aspects of tools and reward and recognition can provide an almost significant effect on job satisfaction of nurses. Provision of tools has 9.23 times less risk of dissatisfying nurses than providing good tools. Likewise, giving rewards and recognition that was less likely to have a 3.34 times risk of making nurses dissatisfied compared to giving good recognition.
Co-Authors Abd Ghafar, Siti Aisyah Achmad Syarifuddin Adelia Dwi Pristanti Afina, Rizka Dany Afridah, Wiwik Ahda Mas Ulah Ahda Mas Ulah Ahla Tamaro Aisyah Aisyah Aizatun Nisa Akas Yekti Akas Yekti Pulih Asih Alfaridzi, Aditya Rizky Alfin Nur Faridhotul Khasanah Aliya Zahro Fuadah Amak M. Yaqub Amak M. Yaqub Amanatul Istifaiyah Amanatul Istifaiyah Amelia Lorensia Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Roesbiantoro Anggarwati, Fauziah Rizki Anggraeni, Dinda Ayu Arifah, Ika Fahraeni Arindis, Pinky Ayu Marsela Arista Putri Sulistiana Arlina Dewi Arlina Dewi Asmarani, Yolanda Kartika Asri, Arilis Larasati Ode Bagus Soebadi Bhayusakti, Aditya Bilgis Khoirun Nisa’ Budhi Setianto Budhi Setianto Chasanah, Niswatun Cita Rosita Sigit Prakoeswa Cita RS Prakoeswa Dany Afina, Rizka Danya Ainur Rosya Difran Nobel Bistara Dina Amalia Dwi Handayani Dwi Handayani Edza Aria Wikurendra Effendi Effendi Effendi Effendi Effendi Effendy Effendy Eka Putri Pertiwi Endah Kusumastuti Eppy Setiyoati Eppy Setiyowati Evy Afifah Syagran Evy Afiyah Syagran Evy Afiyah Syagran Faradillah Mutiani Farakhin, Noer Fasya, Abdul Hakim Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fauziah Rizki Anggarwati Firdaus Firdaus Gustina, Mara Halimatus Sanila Hartatiek Nila Karmila Hartatiek Nila Karmila Hartatik Nila Karmila Heenderi, Hendera Hening Tuti Hendarti Herlambang Prehananto Herlambang Prehananto, Herlambang HUMAYRAH - - Iftitahurrohmah Iftitahurrohmah Ilmia, Fadhilatul Ima Kurniastuti Imamate, ewi Sinta Nuriatul Indah Lestari Indah Lestari Indah Lestari, Indah Indah Purnamasari Indri Riza Priescisila Iqbal Firdaus Iqbal Firdaus Irmawan Farindra Istiati, Istiati Istifaiyah, Amanatul Jannatul Firdausi, Nurul Karmila, Hartatik Nila Kombih, Muhammad Fifin Kusumawati, Diah Retno Lailia, Shafira Nur Latiffa Anggraini Listiana Dewi Lukis, Prima Agusti M. Khafid Makki Makki Martha Ariana Wijayanti Masita, Elly Dwi Masita Maulidy, Arnetha Arlyn Maya Purnia Sari Merry Susantri Mery Susantri Moelok, Iqbal Moch Muhammad Khafid Muhammad Khafid Muhammad Zahid Abdillah Muhammad Zukhrufuz Zaman Munawwaroh, Ahsantul Mursyidul Ibad Nada, Alivi Qotrun Nadatien, Ima Nadiya Ulyafasya Rohmani Nafiah, Aim Matuz Zahrotun Nailah Tri Iswira Nashifah, Nur Sa'adah Nathalya Dwi Kartika Sari Nifta Salsabilah, Ersa Nikmatus Sa’adah Nila Karmila, Hartatiek Niswatun Chasanah Niswatun Chasanah Noer Farakhin Novera Herdiani, Novera Nuke Chesti Nuning Farida Nur Aditya, Dwi Martha Nur Faridhotul Khasanah, Alfin Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Sa'adah Nashifah Nur Zuwariyah Nurhasmadiar Nandini Nurul Fauziah Nurul Jannatul Firdausi Nurul Jannatul Firdausi Nurul Jannatul Firdausi Odilia Ika Auliya Pertami, Sawitri Dwi Indah Pinky Ayu Marsela Arindis Pinky Ayu Marsela Arindis Pinky Ayu Marsela Arindis Pulih Asih, Akas Yekti Puryanti Puryanti Puspa Dila Rohmaniar Puspa Dila Rohmaniar Puspitasari, Megaratri Putri, Errytrina Kurnia Putri, Jelita Brilian Bre Rai Rahmania, Almanda Putri Ramadhani, Betty Rifka Noviyanti Rizal Efendi Rizka Dany Afina Roesbiantoro, Andi Rohmaniar, Puspa Dila Rusdianingsih Rusdianingsih Sanila, Halimatus Satriya Wijaya Sawitri Dwi Indah Pertami Sawitri Dwi Indah Pertami Septianingrum, Yurike Silvia Veronica, Silvia Sofia Nur Islami Sri Ita Tarigan Stefanus Supriyanto Sulfi Titianto Sulistianah, Renjani Sunaryo, Merry Susanti Susanti Susantri, Mery Susman Sjarif Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syafiuddin, Achmad Syagran, Evy Syarif Hidayatullah, Muhammad Alaika Tamaulina Br Sembiring Tania Lillah, Fala Tri Asih Imanniyah Tri Deviasari Wulan Ulah, Ahda Mas Umi Hanik Umi Hanik Umi Hanik Venia Ilma Dwi Prastika Veronica Juniarti Putri Wahyu Eka Kurniawan Wahyu Firdha Usi, Allifia Warda El Maida Rusdi Warda Elmaida Rusdi Wardani, Erika Martining Wicaksono, Adhimas Setyo Wulansari, Febrianti Yauwan Tobing Lukiyono Yuliani, Kartika Zahro, Novianti Fatimahtus Zuwariyah, Nur