Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Assistance in the use of maternal and child health (MCH) book on the behavior of pregnant women in health services Prihatin, Nova Sumaini; Elizar, Elizar; Rosyta, Rosyta; Jasmiati, Jasmiati; Nurmila, Nurmila; Putri, Hendrika Wijaya Katrini; Irnawati, Irnawati
Science Midwifery Vol 13 No 2 (2025): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i2.1987

Abstract

The Maternal and Child Health (MCH) Book includes health records of both mother and child from pregnancy through the child’s fifth year, and functions as a communication tool among healthcare providers, pregnant women, and their families. Strengthening the use of the MCH Book among mothers aims to enhance their understanding of its function in health monitoring and as a source of health information. This study aims to examine the effectiveness of facilitated use of the Maternal and Child Health (MCH) Book on pregnant women's health service-seeking behavior during pregnancy within the working area of Banda Sakti Health Center. This study utilized a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test model. The research was conducted within the working area of the Banda Sakti Public Health Center. A total of 52 pregnant women were selected as participants. Data were collected using a structured questionnaire, and statistical analysis was performed using the Wilcoxon signed-rank test. The findings indicated that guided use of the Maternal and Child Health (MCH) Book significantly improved pregnant women's knowledge and health-seeking behaviors during pregnancy.
Pembuatan Kulit Biosintetis dari Nata De Banana menggunakan Polyurethane dan Anti Bakterial Chitosan Nurmila, Nurmila; Rahmahwati, Cut Aja; Elwina, Elwina
Jurnal Teknologi Vol 25, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v25i1.6373

Abstract

Organic synthetic leather is engineered leather created with raw materials that can be found around the human environment in the form of fruits or fruit peels which have high fiber so that they can deal with organic waste, with organic synthetic leather the population of animals killed for their skins reduced so as to maintain the survival of animals. This study aims to determine the effect of the addition of polyurethane (PU) and chitosan on the characteristics of the resulting leather. With variation (Polyurethane A) 2 : 1 (Polyurethane B), namely 15 mL, 30 mL, 45 mL, 60 mL, 75 mL and chitosan 2 g, 4 g, 6 g, 8 g, 10 g. The addition of PU affects the elasticity and hardness of the final leather product and chitosan has the effect of inhibiting bacterial growth and fungus on synthetic leather. The organoleptic test for all synthetic leather does not meet SNI standards. Based on the results of anti-bacterial testing (colony counter) there were the highest bacteria in the lowest chitosan variation, namely 2 grams and the lowest bacteria in the highest chitosan variation, namely 10 grams. The result of the tensile strength test is that the highest tensile strength value is produced by PU (2:1) at 50:25 ml polyurethane volume of 3.432 MPa with 21.36% elongation and the lowest tensile strength value is produced by PU (2:1) at 15 volume : 8 mL of 16.181 MPa elongation 21.42%.
Menghadirkan Pembelajaran Kreatif: Pemberdayaan Guru melalui Model Project-Based Learning di Sekolah Entrepreneur Tahfidz Muamalah Al Qudsiyah Mustarin, Amirah; Novitasari, Ervi; Indrayani, Indrayani; Rahman, Khaidir; Nurmila, Nurmila
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (May 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i2.8479

Abstract

This community service activity aimed to enhance teachers' understanding at Sekolah Entrepreneur Tahfidz Muamalah Al Qudsiyah regarding the Project-Based Learning (PjBL) model, as an effort to promote more creative, contextual, and student-relevant learning. The learning model and media were designed to facilitate students in entrepreneurial learning activities related to aquaculture, which is an integral part of the school's curriculum. The program was implemented through several stages: preparation, initial evaluation, implementation, and final evaluation. The initial assessment revealed that most teachers had not yet fully understood the concept of PjBL. Through training sessions that included material presentation, discussions, and Q&A, a significant improvement in teachers' comprehension was achieved; all participants (100%) demonstrated a good understanding of the PjBL model by the end of the program. This training effectively equipped teachers with the knowledge and skills necessary to design project-based learning, aligning with the strengthening of the Merdeka Curriculum implementation and the development of 21st-century skills. The project learning activity on tilapia aquaculture using the biofloc system was also carried out through hands-on practice in biofloc media preparation, fish cultivation over three months, and periodic sampling. The program’s success highlights the importance of continuous training and mentoring to support innovative learning practices in schools.
Upaya Peningkatan Kesehatan melalui Edukasi Makanan Bergizi dan Pemeriksaan Kesehatan para Siswa dan Guru di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Kota Makassar Febriza, Ami; Nurmila, Nurmila; Mappanyompa, Fatimah; Nelly, Nelly; Fatikasari, Cicilia Wianda; Herman, Mu’adzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1309

Abstract

Edukasi kesehatan mengenai gizi seimbang sangat penting, terutama di kalangan anak-anak dan remaja, yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa status gizi yang baik berkontribusi terhadap prestasi belajar yang optimal. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, melalui tiga tahapan yaitu (1) Fokus Group Diskusi, (2) kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan) dan (3) pendampingan makan siang dengan menu makanan bergizi. Temuan kegiatan ini, Hasil temuan ini menunjukkan proporsi signifikan responden (31%) dari 71 orang yang masuk ke dalam kategori berat badan kurang, yang mungkin menunjukkan kekurangan gizi atau asupan makanan yang tidak memadai di antara kelompok ini. Hal ini menunjukkan perlunya pendidikan dan dukungan nutrisi untuk memastikan asupan diet yang memadai, terutama di antara mereka yang berisiko kekurangan gizi.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Vlog Materi Kebersihan Lingkungan Rumah untuk Peserta Didik Fase C Nurmila, Nurmila; Zulfatmi, Zulfatmi; Hayati, Hayati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media vlog sebagai sarana pembelajaran materi kebersihan lingkungan rumah bagi peserta didik Fase C (kelas V dan VI Sekolah Dasar). Fokus penelitian berada pada tahap analisis kebutuhan sebagai langkah awal dalam pengembangan modul proyek. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui kondisi media pembelajaran yang tersedia serta mengevaluasi keterbatasannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Borg and Gall pada tahap awal. Subjek penelitian terdiri dari 3 guru dari SDN 56 Banda Aceh, 30 siswa kelas V, 1 ahli media, dan 1 guru ahli materi kebersihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan kebutuhan dan persepsi pengguna terhadap media pembelajaran yang digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa media yang digunakan saat ini masih bersifat konvensional, kurang menarik, dan belum memanfaatkan potensi media digital secara optimal. Sebagian besar responden menyatakan bahwa media vlog berbasis video lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik digital native. Oleh karena itu, pengembangan media vlog dipandang penting untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan rumah. Temuan ini menjadi dasar untuk merancang media pembelajaran yang inovatif, relevan, dan kontekstual bagi pembelajaran tematik di Sekolah Dasar.
Analisis Psiko-Sosial Perilaku Negatif Santri (Bullying, Kekerasan Pada Guru, dan Pergaulan Bebas) Di Lingkungan Pesantren Babun Najah Ulee Kareng Banda Aceh Nurmila, Nurmila; Syauky, Ahmad; Jannah, Miftahul
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i3.3752

Abstract

The phenomenon of negative behavior among students (santri) in Islamic boarding schools (pesantren), such as bullying, violence against teachers, and promiscuity, has become an increasing concern in Islamic education. Pesantren, traditionally regarded as institutions of moral and spiritual development, are now facing complex psychosocial challenges among their students. This study aims to analyze the psychological and social factors that underlie deviant behaviors among santri. The research employs a qualitative-descriptive method using a case study approach in several pesantren across Indonesia. Data were collected through observation, in-depth interviews with students, teachers, and caretakers, as well as document analysis. The findings reveal that negative behaviors are influenced by family background, peer group dynamics, weak supervision, and the lack of psychological-based educational approaches within pesantren. Violence against teachers often stems from imbalanced power relations, while promiscuity arises from exposure to social media and inadequate value-based control. In conclusion, a holistic educational approach grounded in psychology and Islamic values needs to be strengthened to address these issues both preventively and rehabilitatively.
Pengaruh Pendampingan Keluarga Yang Memiliki Balita Melalui Kelas Ibu (Mother Class) Terhadap Peningkatan Berat Badan Dan Perbaikan Status Gizi Balita Elizar, Elizar; Putri, Hendrika Wijaya Kusuma; Prihatin, Nova Sumaini; Kartinazahri, Kartinazahri; Nurmila, Nurmila; Rosyita, Rosyita; Jasmiati, Jasmiati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v16i1.1018

Abstract

Latar Belakang: Kualitas sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, dan produktif sangat dipengaruhi oleh status gizi. Kekurangan gizi dan gizi buruk pada anak balita masih menjadi masalah utama yang memerlukan penanganan intensif karena dapat menghambat tumbuh kembang. Faktor penyebabnya antara lain praktik pengasuhan yang kurang tepat, seperti pemberian makanan sebelum ASI, tidak memberikan ASI eksklusif, serta pemberian makanan pendamping ASI yang tidak sesuai.Tujuan: Mengetahui pengaruh pendampingan keluarga balita melalui kelas ibu (mother class) terhadap peningkatan berat badan dan perbaikan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra.Metode: Penelitian kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest melibatkan seluruh ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra sebanyak 32 orang. Data awal (pretest) dikumpulkan sebelum intervensi. Intervensi berupa pendampingan keluarga balita melalui mother class dengan edukasi gizi dan pemantauan pemberian makanan tambahan (PMT). Setelah intervensi, dilakukan pengukuran kembali (posttest) untuk menilai perubahan berat badan dan status gizi. Analisis menggunakan paired t-test dan uji Wilcoxon.Hasil:Rata-rata berat badan balita meningkat dari 9,39 kg menjadi 11,5 kg, dengan nilai p=0,000. Status gizi juga menunjukkan perbaikan signifikan (p=0,000), menandakan efektivitas mother class.Kesimpulan:Pendampingan keluarga balita melalui mother class efektif meningkatkan berat badan dan memperbaiki status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samudra.The Effect of Family Assistance for Families with Toddlers through Mother Classes on Weight Gain and Nutritional Status Improvement in Toddlers Background: The quality of human resources that are superior, healthy, intelligent, and productive is greatly influenced by nutritional status. Malnutrition and poor nutrition in toddlers remain a major problem that requires intensive treatment because it can hinder growth and development. The causes include inappropriate childcare practices, such as feeding before breastfeeding, not providing exclusive breastfeeding, and providing inappropriate complementary foods.Objective: To determine the effect of family support for toddlers through mother classes on weight gain and improved nutritional status of toddlers in the working area of the Samudra Community Health Center.Method: A quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design involving all mothers of infants in the Samudra Health Center's service area, totaling 32 participants. Baseline data (pretest) were collected before the intervention. The intervention consisted of family support for infants through mother classes, including nutrition education and monitoring of complementary feeding (PMT). After the intervention, a follow-up measurement (posttest) was conducted to assess changes in weight and nutritional status. Analysis used paired t-tests and the Wilcoxon test.Results: The average weight of infants increased from 9.39 kg to 11.5 kg, with a p-value of 0.000. Nutritional status also showed significant improvement (p=0.000), indicating the effectiveness of mother classes.Conclusion: Family support for infants through mother classes is effective in increasing weight and improving nutritional status among infants in the Samudra Health Center's service area. 
Peningkatan Kesadaran dan Deteksi Dini Hipertensi serta Diabetes Melitus pada Lansia Dusun Baruga, Kabupaten Maros melalui Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Febriza, Ami; Nurmila, Nurmila; Sahabuddin, Rosdiana; Ibrahim, Juliani; Faidah, Nur; Khairunnisa, Khairunnisa; Anurogo, Dito; Mappanyompa, Fatimah; Nelly, Nelly; Syahrir, Andi Karlina; Fitria, Anni; Samsani, Samsani; Bahjah, Dzata
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.1935

Abstract

The prevalence of hypertension and diabetes mellitus (DM) among the elderly is steadily increasing, particularly in rural areas with limited access to healthcare services. This community-based activity aimed to enhance awareness, knowledge, and self-management skills among elderly residents of Dusun Baruga, Maros Regency, for early detection of hypertension and DM through integrated health education and screening. Methods included educational seminars, health screening using Easy Touch GCU (blood pressure, random blood sugar, cholesterol, uric acid), and waist circumference measurement. Results indicated a high prevalence of hypertension (43%), prediabetes (26%), borderline cholesterol levels (28%), high uric acid (17%), and abdominal obesity risk (70%). In conclusion, culturally-tailored educational interventions combined with routine health screenings effectively improved elderly awareness and self-detection skills for hypertension and DM, with potential applicability to similar community settings.ABSTRAKPrevalensi hipertensi dan diabetes melitus (DM) pada lansia terus meningkat, khususnya di wilayah pedesaan dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta keterampilan mandiri lansia Dusun Baruga, Kabupaten Maros dalam mendeteksi dini hipertensi dan DM melalui edukasi dan skrining kesehatan berbasis komunitas. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, seminar edukasi, pemeriksaan kesehatan menggunakan Easy Touch GCU (tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, dan asam urat), serta pengukuran lingkar pinggang. Hasil pemeriksaan menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 43%, prediabetes 26%, kolesterol borderline 28%, asam urat tinggi 17%, serta risiko obesitas abdominal 70%. Kesimpulannya, intervensi edukasi yang disesuaikan dengan kondisi sosial-budaya lokal serta skrining rutin efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan deteksi dini lansia terhadap hipertensi dan DM, dengan potensi untuk diaplikasikan pada komunitas serupa lainnya.
HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE DI DAYAH TERPADU AL-MADINATUDDINIYAH SYAMSUDDHUHA Elizar, Elizar; Prihatin, Nova Sumaini; Nurmila, Nurmila; Jasmiati, Jasmiati
Indonesian Trust Health Journal Vol 5 No 2 (2022): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v5i2.112

Abstract

Iron deficiency can cause anemia. Failure to reduce anemia can result in millions of women experiencing impaired health and quality of life, and can interfere with adolescent development and learning. Basic Health Research Data (RISKESDAS) in 2018 shows the percentage of this case increased to 48.9%. The proportion of anemia in adolescent girls is greatest in the age group 15-24 years and 25-34 years, when compared to 2013 it was found that it was only 37.1%. The purpose of this study was to analyze the relationship between the role of health workers and adolescent attitudes with adherence to Fe tablet consumption in Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, North Aceh Regency. This research is an observational study with a cross-sectional approach. The population in this study were young women MA grades 2 and 3. The sample size was 120 samples, using stratified random sampling. The results of the chi-square test obtained p-value <0.05 for the variable of the role of health workers and adolescent attitudes with adherence to the consumption of Fe tablets and attitudes. However, logistic regression test , the double test carried out on both variables showed that the attitude variable was more dominantly related than health workers with a p-value of 0.05. It is very important for adolescents to continue to obediently consume iron tablets, as an effort to prevent anemia by attending health classes and counseling related to this problem by involving the participation of teachers other than health workers. Abstrak Kekurangan zat besi dapat menyebabkan terjadinya anemia. Kegagalan untuk mengurangi anemia dapat mengakibatkan jutaan wanita mengalami gangguan kesehatan dan kualitas hidup, dan dapat mengganggu perkembangan serta pembelajaran remaja. Data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 menujukkan persentase kasus ini meningkat menjadi 48,9%. Proporsi anemia pada remaja putri terjadi paling besar di kelompok umur 15-24 tahun dan 25-34 tahun jika dibandingkan tahun 2013 ditemukan hanya sebesar 37,1 %. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran petugas kesehatan dan sikap remaja dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe di Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri Tingkat MA kelas 2 dan 3. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120, dengan menggunakan pengambilan sampel secara stratified random sampling. Hasil uji chi – squre test diperoleh nilai p-value < 0,05 untuk variable peran petugas kesehatan dan sikap remaja dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe sikap. Namun uji regresi logistik ganda yang dilakukan terhadap kedua variabel menunjukkan variabel sikap lebih dominan berhubungan dibandingkan dengan petugas kesehatan dengan nilai p-value 0,05. Sangatlah penting bagi remaja untuk terus patuh mengkonsumsi tablet besi, sebagai salah satu upaya pencegahan anemia dengan mengikuti kelas kesehatan dan penyuluhan yang tekait dengan masalah tersebut dengan melibatkan peran serta guru selain petugas kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP AKTIVITAS SEKSUAL PADA IBU MENOPAUSE DI KECAMATAN MUARA SATU KOTA LHOKSEUMAWE Prihatin, Nova Sumaini; Nurmila, Nurmila; Ernita, Ernita
Indonesian Trust Health Journal Vol 6 No 1 (2023): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v6i1.120

Abstract

The decline due to menopause will have an impact on a decrease in various body systems including a decrease in maternal sexuality. Decreased sexuality in menopausal women can occur due to physical changes, psychological changes, lack of information and knowledge of changes that occur in mothers and is supported by negative assessments from society about old age sexuality. The research objective was to determine the relationship between knowledge and sexual activity in postmenopausal women. Research design with quantitative observational method is cross sectional. This research was conducted in Muara Satu District, Lhokseumawe City. The population in this study were all menopausal women aged 50-60 years who still had a life partner as many as 544 people. Samples were taken based on the Lameshow formula with a total of 82 menopausal women. Data analysis was univariate and bivariate with Chi-square test. The results of the study using the Chi-square test showed p value = 1,000 proving that there was no significant relationship between knowledge and sexual activity. It is recommended that health workers on duty at the Puskesmas, especially outside the building, can communicate, provide information and education to mothers, especially about sexual activity during menopause. Abstrak Kemunduran akibat masa menopause akan membawa dampak pada penurunan berbagai sistem tubuh termasuk penuruanan seksualitas ibu. Penurunan seksualitas pada ibu menopause dapat terjadi karena adanya perubuhan fisik, perubahan psikologis, kurangnya informasi dan pengetahuan akan perubahan yang terjadi pada ibu serta didukung oleh penilaian negative dari masyarakat tentang seksualitas masa tua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap aktivitas seksual pada ibu menopause. Desain penelitian dengan metode observasional secara kuantitatif yaitu cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menopause yang berumur 50-60 tahun yang masih punya pasangan hidup sebanyak 544 orang. Sampel diambil berdasarkan rumus Lameshow dengan jumlah 82 orang ibu menopause. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian dengan uji Chi-square menunjukkan Nilai p = 1,000 membuktikan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan aktivitas seksual. Disarankan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas terutama luar gedung agar dapat melakukan komunikasi, memberikan informasi dan edukasi pada ibu terutama tentang aktivitas seksual masa menopause.