Claim Missing Document
Check
Articles

MACROZOOBENTHOS ASSOCIATED WITH MANGROVE ECOSYSTEMS IN DUMAI WATERS Sari, Dwi Julita; Zulkifli, Zulkifli; Efriyeldi, Efriyeldi
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mangrove ecosystems are unique ecosystems found along the coast or river mouths that are still influenced by tides. Association is a process of interaction between organisms and their environment which is not simple but a complex process. One of the biota associated with mangroves is macrozoobenthos. This research was conducted in August 2021. The purpose of the study was to determine environmental conditions, mangrove species and density, macrozoobenthic species and density, and the relationship between macrozoobenthic density and mangrove forest density in Dumai waters. Based on the results of the study, the types of macrozoobenthos were found from the gastropod and bivalves classes. The type that is found in all stations is Nerita lineata. The highest density is at station III, which is 19.11 ind/m2. Mangroves in Dumai waters are classified as dense with the dominant species being Rhizophora apiculata and Xylocarpus granatum. The relationship between the density of macrozoobenthos and the density of mangroves belongs to the medium category.
Pelatihan Ecoprint Teknik Pounding Kukerta Unri di Desa Kayu Ara Permai Efriyeldi, Efriyeldi; Putri, Dinda Maharani; Nasution, Fadli Ripai; Yona, Fitria Mai; Abdullah, Ikhlas; Saputra, Rengki; Intan, Selpia; Hasanah, Siti; Mayrany, Sri Eva; Nurmalahayati, Yasinta; Anggina, Viona Novi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.03 KB)

Abstract

Teknik ecoprint merupakan cara pewarnaan alami pada kain berbahan dasar tumbuhan yang aman dan ramah lingkungan. Tim pengabdian kepada masyarakat telah melakukan kegiatan di Desa Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok masyarakat serta kelompok Konservasi Laskar Mandiri sebagai pengelola kawasan Mangrove Sungai Bersejarah. Layanan yang dilakukan berupa pelatihan ecoprint menggunakan metode pemukulan dari daun mangrove dan daun-daun lain di sekitar kawasan Mangrove Sungai Bersejarah pada tanggal 10 Agustus 2023. Proses kegiatan pengabdian dilakukan dalam 3 tahap, yaitu (1) persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Untuk menilai pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan, dilakukan evaluasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum dan setelah kegiatan serta membandingkannya. Peserta terlibat langsung dalam praktik membuat kain ecoprint dari daun mangrove. Sebanyak 20 peserta mendapatkan data evaluasi sebesar 5% yang menguasai tentang ecoprint. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mampu melaksanakan teknik pemukulan ecoprint dari daun mangrove dan tumbuhan lain di kawasan mangrove sungai bersejarah. Ecoprint yang dihasilkan memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan. Diperlukan bantuan lebih lanjut untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas produk ecoprint, serta memberikan pelatihan pemasaran produk.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI MINUMAN HERBAL PENUNJANG IMUN PADA MASYARAKAT DI DESA SIBIRUANG, KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU Anugrah, Muhammad Dea; Jupri, Tahany Nur Fadhillah; Alya, Alya; Putri, Rahma Eka; Dame, Jupparoh Caisar Van; Sari, Gita Purnama; Maulana, Agung A.; Nabila, Chici; Kholida, Azzahra; Putrianfi, Nadhifah Asilah; Efriyeldi, Efriyeldi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunitas atau kekebalan adalah sistem pertahanan alami tubuh terhadap infeksi dari “benda asing” yang dapat mengancam kesehatan, seperti virus, kuman, dan bakteri. Daya tahan tubuh yang baik sangat penting agar tidak mudah sakit. Untuk menjaga imunitas atau kekebalan tubuh kita dapat memanfaatkan tanaman herbal yang ada di sekitar kita. Namun, belum banyak masyarakat yang mengetahui mengenai khasiat dari tanaman herbal ini. Untuk masyarakat perlu mengetahui dan meningkatkan kesadaran akan fungsi tanaman TOGA, terutama sebagai minuman herbal yang dapat menjaga imunitas. Salah satu kegiatan sederhana dapat dilakukan masyarakat untuk diterapkan agar bermanfaat bagi keluarga tidak hanya dalam proses kemandirian pangan saja namun juga dapat diarahkan menuju kemandirian kesehatan, melalui beberapa pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). TOGA yang identik dengan jamu atau minuman herbal ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga kekebalan imunitas tubuh. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemanfaatan TOGA sebagai minuman herbal dan dapat dibudidayakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan cara secara langsung kepada masyarakat tentang pemanfaatan TOGA sebagai minuman herbal penunjang imun tubuh. Hasil penyuluhan menunjukkan bawa tanaman ini terbukti memiliki khasiat untuk menjaga imunitas dan meredakan masuk angin.
PENYULUHAN KESEHATAN BAGI IBU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA RAWANG KAO, KECAMATAN LUBUK DALAM, KABUPATEN SIAK, RIAU Zain, Rahmita Firda; Rahmadhani, Tami Fitri; Ginting, Dya Indriati Br; Safitri, Winda; Triatama, Putri Zulfa; Hasanah, Uswatun; Tanjung, Lismawati; Anisah, Siti; Hakim, Arif Rahman; Efriyeldi, Efriyeldi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang harus diatasi. Pada tahun 2021, Indonesia memiliki tingkat pravalensi stunting sebesar 24,4%. Pemerintah menargetkan percepatan penurunan angka stunting nasional hingga 14% di tahun 2024. Pemerintah pusat dan daerah bersama-sama mengatasi permasalahan stunting, begitu juga dengan daerah Kabupaten Siak. Mahasiswa Kukerta UNRI 2022 yang ditempatkan di Desa Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak juga ikut berpartisipasi dalam pencegahan stunting, dimana terdapat kasus stunting pada anak usia 0-2 tahun berjumlah 9 orang anak. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab yang bertujuan untuk meningkatakan pengetahuan ibu mengenai stunting. Penyuluhan dilakukan pada bulan Agustus 2022 yang diikuti 30 peserta. Untuk mengetahui pengetahuan peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan evaluasi dimana peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan. Selanjutnya melakukan analisis data yang diperoleh secara deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terdapat rata-rata pengetahuan ibu terkait stunting sebesar 55,9%. Selanjutnya setelah mengikuti penyuluhan didapatkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan ibu tentang stunting menjadi 91,9%. Oleh karena itu, pemberian penyuluhan kesehatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting.
Penyuluhan Fungsi Hutan Mangrove dan Penanaman Mangrove di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Siregar, Yusni Ikhwan; Zulhendri, Zulhendri; Miswadi, Miswadi; Agnesia, Yohana; Pelly, Dandi Arianto
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.30-36

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang mempunyai banyak fungsi dan peranan, namun ekosistem ini banyak mengalami kerusakan baik oleh faktor alam mauoun faktor manusia. Perbaikan kondisi ekosistem mangrove telah dilakukan oleh beberapa kalangan melalui penanaman bibit mangrove kembali. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan peranan mangrove kepada masyarakat dan melakukan aksi penanaman mangrove, khususnya anggota Kelompok Tani Hutan Konservasi Lingkungan Pesisir Desa Putri Sembilan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10-11 Mei 2024 di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Metode pada kegiatan ini yaitu ceramah, tanya jawab, dan praktek penanaman bibit mangrove. Peningkatan pengetahuan masyarakat terkait peranan dan fungsi hutan mangrove dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dengan mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Hasil evaluasi melalui diskusi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sebelum adanya kegiatan pengabdian telah mengetahui peranan fisik hutan mangrove dalam melindungi pantainya dari abrasi dan meningkat setelah kegiatan. Selanjutnya, sebelum penyuluhan sebagian besar peserta sudah mengetahui mangrove dapat ditanam melalui buah dan bibit. Seluruh peserta mengetahui adanya lahan yang terabrasi. Sebagian peserta mengetahui fungsi biologi hutan mangrove sebagai tempat hidup berbagai biota perairan, namun setelah dijelaskan menjadi semuanya dapat mengetahuinya. Pada akhir kegiatan semua peserta menyatakan kegiatan pengabdian bermanfaat untuk menambah pemahamannya tentang peranan mangrove, sehingga keberadaan mangrove sangat penting untuk melindungi pantai dari abrasi.
Sosialisasi Peranan Ekosistem Mangrove dan Aksi Penanaman di Desa Teluk Papal Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Efriyeldi , Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Siregar, Yusni Ikhwan; Ananda, Fajriani; Taufik, Hendra; Fuadi, Indra; Hutomo, Ragil Tribhakti; Nurafni, Melia; Elfina, Yetti; Imran, Imran; Lee, Seung Hun
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove mempunyai banyak fungsi dan peranan, namun ekosistem ini banyak mengalami kerusakan baik oleh faktor alam maupun faktor manusia. Perbaikan kondisi ekosistem mangrove telah dilakukan oleh beberapa kalangan melalui penanaman bibit mangrove kembali. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan peranan mangrove kepada masyarakat dan melakukan aksi penanaman mangrove, khususnya anggota Kelompok Masyarakat Konservasi Lingkungan Pesisir Desa Teluk Papal. Pada kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek penanaman bibit mangrove dengan melibatkan secara langsung mansyarakat, mahasiswa Angkatan 2023 dan alumni serta dosen S3 Ilmu Lingkungan Universitas Riau. Peningkatan pengetahuan masyarakat terkait peranan dan fungsi hutan mangrove dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kegiatan penyuluhan ini menunjukkan hasil bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dengan mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (90%) sebelum adanya kegiatan pengabdian telah mengetahui peranan fisik hutan mangrove dalam melindungi pantai dari abrasi dan meningkat menjadi 100 % setelah kegiatan. Selanjutnya sebelum penyuluhan masih ada sekitar 10% peserta yang belum mengetahui mangrove dapat ditanam melalui buah dan bibit, menjadi 100 % mengetahuinya setelah penyuluhan. Sebagian besar peserta ini merupakan petani yang lahannya terabrasi maka ada sekitar 60% peserta belum mengetahui fungsi biologi hutan mangrove sebagai tempat hidup berbagai biota perairan, namun setelah dijelaskan menjadi semuanya (100%) dapat mengetahuinya. Pada akhir kegiatan semua peserta (100%) menyatakan kegiatan pengabdian bermanfaat untuk menambah pemahamannya tentang peranan mangrove, sehingga keberadaan mangrove sangat penting untuk melindungi pantai dari abrasi.
Pelatihan Penanaman Bibit Mangrove dengan Metode Klaster pada Mitra Sekat Bakau di Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis Rifaldi, Rifaldi; Yoswaty, Dessy; Efriyeldi, Efriyeldi; Elizal, Elizal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kelompok masyarakat yang menaruh perhatian untuk melakukan upaya konservasi hutan mangrove yaitu mitra Kelompok Peduli Mangrove (KPM) Sekat Bakau di Desa Buruk Bakul Provinsi Riau, dibentuk sejak tahun 2019, dengan kegiatan pembibitan dan penanaman mangrove. Namun, dampak abrasi, kegiatan perambahan hutan mangrove, alih fungsi lahan dan berbagai aktivitas antropogenik menyebabkan keberadaan hutan mangrove mengalami kerusakan. Bibit mangrove yang ditanam mitra KPM Sekat Bakau sekitar 1000 batang/bulan. Harga jual bibit mangrove sekitar Rp. 5000/batang, untuk pembelian polybag dan beberapa peralatan tanam Rp. 500.000. Keuntungan yang diperoleh Rp. 4.500.000/bulan. Sebagian keuntungan dibagi untuk 10 orang anggota KPM Sekat Bakau dan sebagian lagi untuk simpanan kas. Hal ini belum memberikan keuntungan yang optimal dari usaha pembibitan mangrove. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra KPM Sekat Bakau dan masyarakat di Desa Buruk Bakul berupa teknik penanaman mangrove secara klaster (bergerombol) untuk upaya konservasi hutan mangrove. Hasil kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menunjukkan bahwa peserta pelatihan yang berjumlah 20 orang sangat antusias menerima transfer iptek yang telah diberikan oleh tim penyuluh LPPM Universitas Riau. Kegiatan ini juga telah memperluas jaringan masyarakat di Desa Buruk Bakul dalam program pelestarian hutan mangrove yang ramah lingkungan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK KONSERVASI LASKAR MANDIRI DALAM PENGOLAHAN BUAH DAN DAUN MANGROVE MENJADI BERANEKA MAKANAN DI DESA KAYU ARA PERMAI KECAMATAN SUNGAI APIT Efriyeldi, Efriyeldi; Nurrachmi, Irvina; Galib, Musrifin; M, Ridwan Rafsyanjani.; Khairunnisa, Khairunnisa; Savita, Dinda; Ani, Ani; Fitriani, Ersa; Sufaidah, Siti Nur; Zaki, Raihan; Alghani, Muhammad Roif; Prayitno, Betari Erlinda; Sari, Lita
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi kelompok konservasi Laskar Mandiri yang mengelola kawasan mangrove Sungai Bersejarah Permai melalui pemanfaatan buah mangrove yang ada sebagai bahan baku beraneka ragam kue dan sirup di Desa Kayu Ara permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, diskusi dan praktek tentang semua rangkaian pengolahan buah dan daun mangrove untuk menjadi beraneka kue dan sirup dengan melibatkan secara langsung semua tim pengabdian meliputi dosen, mahasiswa Belukap Mangrove Club dan mahasiswa kukerta UNRI tahun 2021. Untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan dan dibandingkan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dari awal sampai akhir. Peserta terlibat langsung dalam praktek membuat makanan dan minuman olahan buah mangrove. Peserta pengabdian dapat memahami tentang materi yang disampaikan dengan baik. Sebanyak 15% peserta sudah mengetahui bahwa buah pedada dapat diolah menjadi sirup, namun 100 % peserta belum pernah mengetahui bahwa buah api api dapat diolah menjadi berbagai makanan seperti bolu dan klepon, demikian juga halnya dengan mengolah daun jeruju menjadi keripik. Seluruh peserta (100 %) sebelum adanya pengabdian dilakukan belum ada yang melakukan pengolahan buah mangrove, baik buah api api, buah pedada maupun daun jeruju. Artinya seluruh peserta (100 %) baru melakukan pengolahan buah mangrove melalui kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini telah berjalan dengan baik yang ditandai dengan seluruh peserta dapat melakukan pengolahan buah mangrove langsung di bawah arahan tim pengabdian menjadi beraneka kue.
PENINGKATAN NILAI EKONOMI EKOSISTEM MANGROVE MELALUI PENGOLAHAN BUAH API-API (Avicennia sp) SEBAGAI BAHAN MAKANAN DI DESA SUNGAI KAYU ARA KABUPATEN SIAK Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Samiaji, Joko; Nursyirwani, Nursyirwani; Elizal, Elizal; Suanto, Elfis
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan mangrove mempunyai peranan yang sangat banyak, yang dapat dikelompokkan menjadi peranan biologi, fisik-kimia dan ekonomis. Buah api-api (Avicennia sp)yang merupakan salah jenis mangrove, mempunyai potensi sebagai bahan baku buat kue yang masih kurang dimanfaatkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1. Untuk meningkatkan nilai ekosistem mangrove melalui pengolahan buah api-api sebagai bahan membuat kue di Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit 2. Untuk meningkatkan jenis bahan baku pembuat kue bagi masyarakat sekitar hutan mangrove khususnya, dan 3. Meningkatkan perekonomian masyarakat yang berlanjut meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan ekosistem mangrove di Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit.Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti dengan serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Peserta dapat memahami tentang materi yang disampaikan dengan baik dan berperan aktif dalam sesi tanya jawab, diskusi, dan terlibat langsung bersama pemateri dan mahasiswa dalam membuat bolu dan puding. Sebanyak 90 % pesertayang tidak pernah tau buah api-api dapat dijadikan tepung, setelah penyuluhan menjadi semuanya. Peserta yang sebelumnya hanya 15 % mengetahui adanya potensi buah api-api untuk bahan buat kue setelah kegiatan penyuluhan menjadi 100 % paham. Sebanyak 90 % peserta berkeyakinan bahwa dengan meningkatnya nilai ekonomi hutan mangrove, mangrove dapat lestari.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK KONSERVASI LASKAR MANDIRI DALAM PEMBIBITAN DAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE DI DESA KAYU ARA PERMAI KAB. SIAK Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Samiaji, Joko; Siregar, Sofyan Husein; Elizal, Elizal; Ramadhan, A.R; Rizki, A.; Yanti, D.H.; Despela, Despela; Sari, D.J.; Rahmita, R.; Ginting, T.B.; Wahyudi, Wahyudi; Desmarina, Y.; Zientika, Zientika
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/p0tsbv36

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang mempunyai banyak peranan, namun saat ini banyak mengalami kerusakan.Upaya untuk memperbaiki kondisi telah dilakukan melalui penanaman kembali. Kegiatan itu memerlukan bibit mangrove. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya anggota kelompok konservasi Laskar Mandiri dalam membibitkan dan menanam bibit mangrove untuk kebutuhan merehabilitasi hutan mangrove yang rusak di Desa Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, tanya jawab, peragaaan dan praktek tentang semua rangkaian pembibitan dan penanaman bibit mangrove dengan melibatkan secara langsung semua tim pengabdian termasuk mahasiswa kukerta UNRI tahun 2020. Untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti dengan serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta sebelum adanya penyuluhan 75 % mengetahui peranan hutan mangrove meningkat menjadi 100 %, sebelum penyuluhan masih ada sekitar 10 % peserta yang belum mengetahui ciri-ciri benih atau buah matang menjadi 100 % setelah penyuluhan. Sebelum kegiatan hanya 80 % peserta yang mengetahui bahwa perlu memilih buah yang bebas hama menjadi 100%. Peserta yang sebelum pelatihan masih ada sekitar 30 % tidak mengetahui dampak kalau bibit putus akarnya waktu penanaman mejadi 95 % mengetahui dampak yang ditimbulkan. Peserta yang sebelumnya masih ada yang tidak tau (10 %) dampak penanaman saat gelombang besar menjadi 100 mengetahui. Semua peserta (100%) di akhir kegiatan pengabdian mengaku kegiatan pengabdian bermanfaat. karena masih ada hal-hal penting yang belum kami pahami.
Co-Authors ', Zefendra ', Zulkifli AA Sudharmawan, AA Abdullah, Ikhlas Abiyu Rohid Adani Fatahilal Arifin Adila, Melin Adiyatma, Patwa Afrizal Tanjung Agnesia, Yohana Agus Mandar, Agus Agus Sutikno Agusti, Dianda Roaana Agusti, Dinda Roanna Ahmad Pasmuji Ahmadryadi_ahmadryadi Ahmadryadi_ahmadryadi Akmal Hawari Alfiana, Dewi Alghani, Muhammad Roif Alpian Alya, Alya Ananda, Nahdya Nasri Andreas Situmorang Andrew ST OS Andri Hendrizal Andrito, Wahyudi Angelia E Bernike Zebua Anggina, Viona Novi ani ani Anugrah, Muhammad Dea Aprizon Putra Aras Mulyadi Arbianti, Purnama Ardiana, Eka Ariaz, Panji Ahmad Arif Rahman Hakim Arifin, Adani Fatahilal Arlius Arlius, Arlius Arniati, Dina Asma Husna Putri Asma Ul Husna Putri Ayuni, Putri Bagas Ariya Pambudi Bahari, Sandy Bahruddin Batubara, Ummi Mardhiah Bintal Amin Bona Juandi Bonawi Sihombing Bonita Tiolina Exaudi Budijono, Budijono Burhan Marbun Cahyo, Bintang Dwi Clara Yolandika Cut Shifa Nedi Dame, Jupparoh Caisar Van Dandi Arianto Pelly David Raymond Sianturi Dedi Afandi Defri Yoza Dela Haryani Dermawan, Ernanda Putra Desmarina, Y. Despela, Despela Dessy Yosswaty Dessy Yoswaty Dessyka Febria, Dessyka Destriana Destriana Dewi Alfiana Dewi, Delviana Dianda Roanna Agusti Dietriech Geoffrey Bengen Doni Gunawan Tampubolon Dwigantara, M. Fadhol Eko Prianto, Eko Elfind Laoli Elfis Suanto Elizal, Elizal Endi Setiadi Eni Sumiarsih Enny Herawaty Simamora Erick Palatema Esti Nur Rahayu Esti Nur Rahayu Exaudi, Bonita Tiolina Fachry Abda El Rahman Fajriani Ananda Fajriani, Annisa Farona, Fella Fazli Pasha Amri Febrianto Roby Mukhti Fernando, Muhammad Zebi Fia Novianty Fitria Roza Fitriani, Ersa Friska Maulidah Fuadi, Indra Gavion Roston Sitepu Ginting, Dya Indriati Br Ginting, T.B. Gita Purnama Sari, Gita Purnama Gusfi, Melly Hadi Sastranegara Hadiyatma, Patwa Halida Sisda Harahap Hanryani, Putri Hapzi Ali Harahap, Anugrah Setiadari Hardianto Andita Harry Leonardo Barutu Hasan, Masyhuda Hasanah, Siti Umiyatul Hasyim, Ardhan Fadhlani Hendra Taufik Herrys V Silalahi Hersa, Tania Hesty Widyaningsih Homsatun, Nuning Hutomo, Ragil Tribhakti Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikhsan Setiawan Ilham hidayat Ilham Ilahi Imanuel, Andrean Nggara Imran , Imran Imran Imran Indra Bayu Pratama Indradewa, Rhian Inel Vivi Elvia Inka Wahyuni Intan, Selpia Irvina Nurachmi Irwan Effendi Iskan Fami Jumaidi Isnaini, Siti Joko Samiaji Josua Simanjuntak, Josua Judika Nursiani Sipahutar Jufri Jufri Jufri Jufri Junika Cecelia Putri Jupri, Tahany Nur Fadhilah Jupri, Tahany Nur Fadhillah Kaharudin, Zakaria Karnila, Rahman Karnila Kartina ' Khairunnisa Khairunnisa Khawarizmi, Dannes M. Kholida, Azzahra Kristoper Aritonang Laila Langsana Laksono Trisnantoro Langsana, Laila Laoli, Elfind Lee, Seung Hun Lianov, Dea Lie Othman Lieng, Lieng Lubis, Abdillah Lucky Syarif Lulu Mayna Nabilla M, Ridwan Rafsyanjani. M. Fadhol Dwigantara M. Subkhan Riza Maria Erna Martha, Rezky Dwi Matondang, Ridwan Rafsyanjani Maulana, Agung A. Mayrany, Sri Eva Meitasuri, Gevi Mia Fatma R Miswadi Miswadi Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muhammad Aulia Rahman Muhammad Farhan Muhammad Rafsan Zain Muhammad Rizki Fadly Muhammad Rizky Rinaldi Muhammad Rusdi Muhammad Sabirin Muhammad Syarif Muhammad Zebi Fernando Muhammad Zebi Fernando Muhammad Zulkifli, Muhammad Mukhlis Alfarys Musrifin Galib Musrifin Ghalib Musrifin Musrifin Nababan, Sitty Mey Nabila, Chici Nabilah Jauharah Nadeak, Paulinus Nadida, Putri Nadiyatus Sholihat Nadratul Jamila Nasution, Fadli Ripai Nasution, Muhammad Rasid Naufal Sidqi Nawari Nawari Nawari Nawari, Nawari Noel GM Situmorang Novia Suci Yanti Novri Ditama Syafni Nuning Homsatun Nurafni, Melia Nurmalahayati, Yasinta Nursyirwani, Nursyirwani Oktari, Mela Oktaria, Rusiani Pambudi, Bagas Ariya Panggabean, Iis Panggabean, Iis Apriati Panji Ahmad Ariaz Patwa Hadiyatma Paul Rozeki Sinaga Pohan, Rizal Suardiman Pradini, Ulfa Rizki Pramita, Wisnu Pratama, Muhammad Dandy Syifa Prayitno, Betari Erlinda Putri Ayuni Putri Rifdayati Putri, Dinda Maharani Putri, Rahmi Putri, Rahmi Delima Putrianfi, Nadhifah Asilah Rafsyanjani M, Ridwan Rahayunigtyas, Putri Rahma Eka Putri Rahmadhani, Tami Fitri Rahmi Susanti Rahmita, R. Raja Rahmita Ramadani Safitri Ramadhan, A.R Ramadhan, A.R. Ramadhan, Muhammad Farizqy Rangga Wardana Rasoel Hamidy Razid, Muhamad Renata, Vivien Reny Cristina Naibaho RIDWAN AFFANDI Ridwan Manda Putra Rifaldi Rifaldi, Rifaldi Rifardi Rifda Syofiana R Rifdayati, Putri Rini, Yulia Sapta Rivaldi, Rahmat Rizki Dwi Yezelkiel Rizki, A. Romie Jhonnerie Ronal Kurniawan Rosiana, Kenny S. Pane, Rolis Sabirin, Muhammad Safatriani Safatriani Safitri, Winda Santi Maya Sari Saputra, Rengki Sari, D.J. Sari, Dwi Julita Sari, Lita Sari, Nova Iman Savita, Dinda Sihombing, Kelvin Simamora, Enny Herawati Siregar, , Yusni Ikhwan Siregar, Ali Mora Hadamean Siregar, Rafly Fadiansyah Siregar, Rifa Ghina Aulia Siti Anisah Siti Fatonah Siti Hasanah Siti Umiyatul Hasanah Sitorus, Tiroy Sofyan H. Siregar Sofyan Husein Siregar Sonya Marunjung P.Hsb Sri Murtin Sufaidah, Siti Nur Sujianto Sujianto Sujianto Sujianto Sukendi Sukendi Sulistio, Hendra Tri Suparno . Suwondo Suwondo Suzila ' Syafrhani, Wan Nabila Syafrizal Syafrizal Syafruddin Nasution Syahril Nedi Syamsiar, Syamsiar Syawfy Luthfiandra Taat Mujaid Arifin Tania Hersa Tanjung, Lismawati Tengku Mutia Smita Dwivayana Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tri Lestari Tri Prartono Triatama, Putri Zulfa Trisla Warningsih Uswatun Hasanah Vichi Apridianti Vivien Renata Wahyu Novra Wanda Wahyudi Wahyudi Wanda Syahrian Wardana, Rangga Wulan Cempaka Sari.S Yahya Benardus Sihombing Yanti, D.H. Yehezkiel, Rizki Dwi Yeli Hartuti Yetti Elfina Yohanna Siagian Yona, Fitria Mai Yosua Afrianus P Yulinda, Emelda Yusni Ikhwan Siregar Zain, Rahmita Firda Zakaria Kaharudin Zaki, Raihan Zientika, Zientika Zulhendri Zulhendri Zulkifli ' Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli