Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Teknik Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan Vegetatif Awal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Manalu, Tommy Japister; Tyasmoro, Setyono Yudo
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum) termasuk golongan Graminae yang dapat tumbuh di daerah beriklim tropis. Produksi gula dipengaruhi oleh bahan baku tebu yang tersedia. Dalam produksi, tebu memiliki masalah terhadap gangguan gulma yang dapat menurunkan tingkat produksi maksimal. Oleh karena itu, Perlakuan herbisida serta penyiangan untuk menekan pertumbuhan gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi herbisida dan penyiangan dalam mengendalikan gulma pada pertumbuhan vegetatif awal tebu. Penlitian dilaksanakan dilahan penelitian milik PT. Kebon Agung, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada bulan Juli-September 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Jika terdapat pengaruh nyata pada perlakuan maka diuji lanjut dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan herbisida campuran ametrin + diuron (dosis 3 kg ha-1 + 1,5 kg ha-1) memiliki hasil yang paling efektif.
Effect of Planting Media and Dose of Goat Manure on the Growth and Yield of Lettuce in the Urban Faming System Junaidi, Tassha; Tyasmoro, Setyono Yudo
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.4

Abstract

The high population and the lack of productive land in Indonesia cause environmental problems caused by pollution and waste. Urban farming could be a solution to provide food needs and can also improve urban environmental conditions. Lettuce are suitable for cultivation in urban areas, the taste and benefits make lettuce have good prospects. Reusing waste such as roasted husks and goat manure as fertilizer also beneficial for the environment. This research aimed to study the best combination of media and dosage of goat manure and its effect on increasing lettuce growth and yield. The hypothesis is that the application of goat manure can increase the growth and yield of lettuce and the difference in yield between the combinations of planting media on lettuce. The research was conducted from October to December 2020 at Greenhouse CV. Kurnia Kitri Ayu. This research used a Randomized Block Design with 10 treatment combinations. P1: Soil + 0 g, P2: Soil + 25 g, P3: Soil + 50 g, P4: Soil + 75 g, P5: Soil and Roasted Husk (2:1) + 25 g, P6: Soil and Roasted Husk (2:1) + 50 g, P7: Soil and Roasted Husk (2:1) + 75 g, P8: Soil and Roasted Husk (1:1) + 25 g, P9:Soil and Roasted Husk (1:1) + 50 g, and P10: Soil and Roasted Husk (1:1) + 75 g. The combination of planting media and goat manure can support the growth of lettuce compared to the use of media without the combination and addition of manure. P7 and P9 have the best results, the highest average is giving P7 treatment with an average weight of 44.67g and an average economic weight of 40.67g.
Aplikasi Pupuk Hijau Azolla Terhadap Efisiensi Pupuk Anorganik Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Prasojo, Bramantio Adi; Tyasmoro, Setyono Yudo
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.6

Abstract

Pengembangan dan perbaikan teknik budidaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah salah satunya dengan cara mengaplikasikan bahan organik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi antara perlakuan aplikasi azolla dengan dosis pupuk anorganik yang berbeda dan mengetahui dosis azolla terhadap pupuk anorganik yang tepat telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang terletak di kelurahan Jatimulyo, kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Juni – November 2020. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 16 perlakuan dan diulang 3 kali sehingga total petak percobaan adalah 48 petak. Perlakuan tersebut A1: Azolla 25% (1.700 kg ha-1), A2: Azolla 50% (3.400 kg ha-1), A3: Azolla 75% (5.100 kg ha-1), A4: Azolla 100% (6.800 kg ha-1)) dan pupuk N (P1: Pupuk N 25% (55,47 kg ha-1), P2: Pupuk N 50% (110,94 kg ha-1), P3: Pupuk N 75% (166,41 kg ha-1), P4: Pupuk N 100% (221,88 kg ha-1). Hasil penelitian azolla dan pupuk N dapat mempengaruhi komponen pertumbuhan panjang tanaman, luas daun, jumlah anakan, bobot kering tanaman, dan laju pertumbuhan tanaman padi. Perlakuan azolla dengan dosis 6.800 kg ha-1 dan pupuk N 166,41 kg ha-1 memiliki pertumbuhan lebih baik dibandingkan dengan dosis azolla dan pupuk N yang lainnnya. Pada komponen hasil terdapat interaksi antara azolla dan pupuk N, kecuali pada variabel persentase gabah bernas. Perlakuan dosis azolla 6.800 kg ha-1­ dengan penggunaan dosis pupuk N sebesar 166,41 kg ha-1 dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi sebesar 10-20,5 %.
Sustainable Herbal Medicine Tourism Village: Integration of Local Wisdom, Ecotourism, and Empowerment of Herbal Farmers Djati, Muhammad Sasmito; Christina, Yuyun Ika; Annisa, Yuslinda; Azmi, Shella Zahra Kumala; Dwijayanti, Dinia Rizqi; Tyasmoro, Setyono Yudo; Zubaidah, Elok; Hakim, Luchman
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiat.2025.012.01.11

Abstract

Indonesia is a tropical country with rich biodiversity that supports the growth of a wide variety of medicinal plants. For generations, these plants have been used in traditional healing and are embedded in community culture, while also offering strong potential for developing herbal products such as jamu and phytopharmaca. This program aimed to empower jamu farmers and Asman Toga groups in Ngroto Village, Pujon Subdistrict, Malang Regency, by integrating local knowledge and ecotourism concepts to initiate a sustainable “Jamu tourism village”. The approach combined participatory training, hands-on assistance to develop locally sourced jamu products, and enhanced marketing skills. The activities resulted in improved capacity among jamu farmers and Asman Toga groups to innovate jamu-based products and raised broader community awareness of the potential of jamu-based tourism. The integration of local wisdom and ecotourism strengthened Ngroto’s identity as an emerging destination for jamu education and experiences. 
Pembuatan Pupuk Organik Padat Berbahan Jerami Padi Sebagai Upaya Penerapan Pertanian Berkelanjutan di Kelompok Petani Kubota 5 Ibukota Mbay Nagekeo Nur Hidayat; Setyono Yudo Tyasmoro; Lusia Sulo Marimpan; Ilham Akbar Pamungkas
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.297

Abstract

Pertanian berkelanjutan berperan penting dalam pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Hingga saat ini, penerapan pertanian berkelanjutan masih menghadapi beberapa tantangan seperti penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Hal tersebut juga terjadi di salah satu daerah yaitu Kabupaten Nagekeo yang membutuhkan penggunaan pupuk organik. Salah satu alternatif yang dapat mengatasi hal tersebut adalah penggunaan jerami padi untuk pembuatan pupuk organik. Pupuk tersebut dihasilkan dari proses pengomposan serta penambahan Effective Microorganism EM-4. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan tersebut adalah melakukan pemanfaatan jerami sebagai pupuk organik melalui proses pengomposan dan penambahan EM-4. Hasil penelitian tersebut berupa analisa terhadap beberapa parameter penting dalam proses pengomposan seperti kadar air, pH, dan suhu. Parameter tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan mikroorganisme yang membantu dalam proses dekomposisi. Selain itu, kualitas akhir dari pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan dipengaruhi oleh beberapa parameter tersebut. Pemanfaatan jerami padi sebagai pupuk organik padat tidak hanya meningkatkan kandungan unsur K dalam tanah tetapi juga mendukung populasi mikroba tanah dan memperbaiki struktur tanah. Dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik, penggunaan pupuk organik padat membantu menurunkan biaya produksi, meningkatkan pendapatan petani, dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Upaya ini mendukung tujuan pertanian berkelanjutan dan keseimbangan ekologi yang lebih baik.
Pendampingan Proses Budidaya Padi dengan Sistem Tanam Jarak Jajar Legowo 2:1 sebagai Penerapan Smart Agriculture di Kabupaten Nagekeo Agus Suryanto; Setyono Yudo Tyasmoro; Nur Hidayat; Khoiril Anam; Indah Setyowati Pertiwi
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.319

Abstract

Padi (Oryza sativa L) menjadi komoditas yang berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian di Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki potensi besar budidaya padi adalah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, terdapat tantangan utama dalam pengembangan potensi tersebut yaitu penurunan produksi padi akibat keterbatasan lahan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan sistem tanam jarak jajar legowo 2:1 yang dapat mengatasi permasalahan serta mengevaluasi dampaknya terhadap produktivitas dan keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Metode ini tidak hanya meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara, tetapi juga memaksimalkan penggunaan teknologi pertanian modern dalam proses monitoring dan pengelolaan tanaman. Hasil implementasi tersebut menunjukkan adanya dampak positif yaitu peningkatan hasil panen serta mengurangi sumber daya pertanian. Hal ini ditunjukkan dari hasil panen padi yang meningkat setelah diimplementasikan sistem tersebut hingga 7 ton. Lalu, sistem tanam jarak jajar legowo dapat menurunkan penggunaan bibit padi hingga 50% yaitu dari 30 kg menjadi 15 kg. Adanya penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah Nagekeo.
Pemberdayaan Sistem Tata Kelola Irigasi sebagai Upaya Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya Air pada Pertanian di Kabupaten Nagekeo Nur Hidayat; Setyono Yudo Tyasmoro; Ilham Akbar Pamungkas; Wigbertus Ngabu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.321

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia menyumbang sekitar 13-15% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap banyak tenaga kerja, terutama di daerah pedesaan. Kabupaten Nagekeo memiliki sektor pertanian yang sangat bergantung pada sistem irigasi untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertaniannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air di sektor pertanian. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian tersebut berupa wawancara dan survei secara langsung untuk mengetahui kondisi lahan dan irigasi. Selain itu, dilakukan workshop serta pelatihan untuk menyampaikan informasi terkait tata kelola irigasi lahan pertanian. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak, di antaranya yaitu petani, PPL, serta anggota P3A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Melalui pelatihan, petani dapat memanfaatkan teknik irigasi efisien, seperti rotasi penggunaan air, yang terbukti mengurangi pemborosan dan meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, para petani mulai menerapkan sistem irigasi yang sesuai untuk diterapkan pada lahan pertaniannya seperti irigasi tetes. Peningkatan pengelolaan irigasi ini, ditambah dengan pembagian wilayah pertanian berdasarkan akses air, berkontribusi pada stabilitas produksi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani, serta menunjukkan pentingnya kolaborasi antara petani dan pemerintah dalam merawat infrastruktur irigasi untuk keberlanjutan sektor pertanian. Adanya kegiatan pengabdian tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Nagekeo melalui penerapan sistem tata kelola irigasi yang tepat.
Growth and Yield Response of Tomato Plants (Solanum lycopersicum L.) to the Application of Liquid Organic Fertilizer and Plant Growth Promoting Rhizobacteria Restanti, Nur Azizah; Tyasmoro, Setyono Yudo
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 11 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2026.011.2.5

Abstract

Tomatoes (Solanum lycopersicum L.) are horticultural plants from the Solanaceae family that contain protein, carbohydrates, calcium, phosphate, iron, fat, and vitamins. Tomato production in Indonesia has declined due to the lack of nutrients absorbed by tomato plants. Efforts that can be made include the application of Liquid Organic Fertilizer (LOF) and Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). This study was conducted to examine the interaction between LOF and PGPR and to determine the appropriate concentrations of LOF and PGPR for tomato plant growth and yield. The research was conducted from February to June 2025 in Ampeldento Village, Karangploso District, Malang Regency. The design used was a Factorial Randomized Group Design (FRGD) consisting of two treatment factors, namely LOF and PGPR. The LOF factor consisted of 4 treatment levels and the PGPR consisted of 3 treatment levels. Each treatment was repeated 3 times, resulting in 36 experimental units. If there was a significant effect, it was followed by a Honest Significant Difference (HSD) at the 5% level. The results showed that there was an interaction between the application of LOF concentration and PGPR concentration on the growth and yield parameters of tomato plants. The combination of 30 ml L-1 LOF and 40 ml L-1 PGPR produced higher average plant height, number of leaves, leaf area,fresh weight, dry weight, crop growth rate, total number of fruits per plant, fruit weight per plant, and fruit weight per hectare, so that combination is the appropriate treatment to support tomato plant growth and yield.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Anna Satyana Karyawati Annisa, Yuslinda Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Azmi, Shella Zahra Kumala Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Dinia Rizqi Dwijayanti Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elok Zubaidah Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Ilham Akbar Pamungkas Indah Setyowati Pertiwi Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Junaidi, Tassha Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam Kristantyo, Yohanes Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luchman Hakim Luqman Qurata Aini Lusia Sulo Marimpan Manalu, Tommy Japister Medha Baskara Menak Simbolon Moch Sasmito Djati Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Prasojo, Bramantio Adi Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Putra, Rangga Fariyana Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Restanti, Nur Azizah Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Taufikurrahman Taufikurrahman Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Wigbertus Ngabu Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yuyun Ika Christina zulfikar, Aji