Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUJIAN EFIKASI HERBISIDA BERBAHAN AKTIF PIRAZOSULFURON ETIL 10% UNTUK PENYIANGAN PADA BUDIDAYA PADI SAWAH (Oryza sativa L.) Simanjuntak, Rionaldo; Wicaksono, Karuniawan Puji; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) ialah tanaman pangan yang menghasilkan beras sebagai sumber makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menentukan efektivitas dosis herbisida pirazosulfuron etil 10% dalam mengendalikan gulma pada tanaman padi dan mengetahui efek yang ditimbulkan herbisida pirazosulfuron etil 10% terhadap tanaman padi sawah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan 8 perlakuan yaitu kontrol, penyiangan manual, herbisida Kisan 10 WP  dosis (60, 80, 100, 120, 140 g.ha-1), dan Ti-Gold 10 WP dosis 60 g.ha-1 dengan 4 kali ulangan.. Penelitian dilakukan di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian dilaksanakan bulan Februari hingga Juni 2014. Analisis vegetasi dengan metode kuadrat dilakukan untuk mengetahui jenis, dinamika populasi dan pertumbuhan gulma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan herbisida pirazosulfuron etil 10% dengan dosis 60 g.ha-1 hingga 140 g.ha-1 dapat menekan pertumbuhan gulma dan tidak membawa efek atau gejala terhadap tanaman padi pada lahan sawah. Dan dari hasil uji pada beberapa tingkatan dosis menunjukkan bahwa pada tingkat dosis terendah hingga tertinggi menunjukkan bahwa semuanya tidak berbeda nyata atau sama, sehingga dari segi efisiensi dan analisis ekonomi herbisida maka sebaiknya dipilih herbisida dengan dosis yang paling rendah yaitu 60 g.ha-1. Kata kunci: Padi, Efikasi, Gulma, Pirazosulfuron Etil 10%
PENGARUH PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME (Glycine max (L.) Merr.) Riyantini, Indah Puspitasari; Sudiarso, Sudiarso; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan kombinasi pupuk kandang (pukan) kambing dan pupuk KCl diharapkan bisa mengembalikan dan mempertahankan kesuburan tanah sehingga pertumbuhan dan hasil edamame menjadi lebih baik. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh pupuk kandang kambing pada budidaya tanaman edamame dalam rangka mengurangi penggunaan pupuk KCl anorganik dan mengetahui pengaruh penggunaan pukan kambing berbentuk remah dan granular terhadap pertumbuhan dan hasil edamame. Penelitian dilaksanakan di Desa Panti, Jember dengan metode Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 10 perlakuan dengan 3 ulangan yaitu : P0=Tanpa Pupuk, P1=Dosis pupuk KCl 100%, P2=Dosis pupuk KCl 75%+pukan kambing granular 25%, P3=Dosis pupuk KCl 75%+pukan kambing remah 25%, P4=Dosis pupuk KCl 50%+pukan kambing granular 50%, P5=Dosis pupuk KCl 50%+pukan kambing remah 50%, P6=Dosis pupuk KCl 25%+pukan kambing granular 75%, P7=Dosis pupuk KCl 25%+pukan kambing remah 75%, P8=Pukan kambing granular 100%, P9=Pukan kambing remah 100%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi kombinasi pukan kambing dan pupuk KCl hanya berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 17 dan 32 hst dan bobot kering tanaman umur 32 hst. Kata kunci: Edamame, Pupuk Kandang Kambing, Pupuk KCl, Kalium
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK AZOLLA DAN PUPUK N PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 13 Soedharmo, Gita Gowinda; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu usaha yang dapat dilakukan agar memperoleh hasil tanaman padi yang optimal ialah dengan kombinasi aplikasi dosis pemupukan organik dan anorganik. Penelitian bertujuan untuk mengatahui pengaruh pemberian pupuk azolla dan pupuk N pada tanaman padi (Oryza sativa L.) varietas inpari 13 telah dilaksanakan di desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pada bulan Mei – Agustus 2014. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan diulang 3 kali sehingga total petak percobaan adalah 21 petak. Perlakuan tersebut ialah : P1 : 100% pupuk N (225,63 kg ha-1 urea) ; P2 : 75% pupuk N (169,22 kg ha-1 urea) + 25% azolla segar (1,73 ton ha-1) ; P3 : 75% pupuk N (169,22 kg ha-1 urea) + 25% kompos azolla (2,13 ton ha-1) ; P4 : 50% pupuk N (112,82 kg ha-1) + 50% azolla segar (3,45 ton ha-1) ; P5 : 50% pupuk N (112,82 kg ha-1 urea) + 50% kompos azolla (4,25 ton ha-1) ; P6 : 25% pupuk N (56,41 kg ha-1 urea) + 75% azolla segar (5,18 ton ha-1) ; P7 : 25% pupuk N (56,41 kg ha-1) + 75% kompos azolla (6,38 ton ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan aplikasi 50% pupuk N + 50% azolla segar dan perlakuan aplikasi 25% pupuk N + 75% azolla segar menunjukkan hasil yang lebih baik pada panjang tanaman, luas daun, bobot kering total tanaman dan hasil padi sawah t ha-1 jika dibandingkan dengan perlakuan aplikasi 100% pupuk N. Kata kunci : Padi, Azolla Segar, Kompos Azolla, Pupuk N
PENGARUH PENGGUNAAN BIOCHAR PADA MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) Kurniawan, Adi; Haryono, Budi; Baskara, Medha; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pertumbuhan bibit tebu dapat dilakukan dengan menambahkan biochar didalam media tanam. Penelitian ini menguji pengaruh penggunaan biochar terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu meng-gunakan media tanam tanah berpasir dan diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan bibit tebu. Pelaksanaan penelitian pada Oktober 2013 sampai Januari 2014 di Balittas, Karangploso, Malang. Rancangan yang di-gunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Sehingga didapatkan 24 unit perlakuan yaitu: P1: Kontrol, P2: Biochar 10 ton ha-1, P3: Pupuk kandang 10 ton ha-1, P4: Kompos serasah 10 ton ha-1, P5: Biochar 5 ton ha-1 + pupuk kandang 5 ton ha-1, P6: Biochar 5 ton ha-1 + kompos serasah 5 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan per-lakuan berpengaruh nyata pada bobot kering daun dan batang, bobot kering akar, diameter batang, panjang tanaman, bobot segar daun dan batang, bobot segar akar dan panjang akar. Rata-rata yang memiliki nilai tertinggi adalah perlakuan P5 (Biochar 5 ton ha-1 + pupuk kandang 5 ton ha-1) dan P6 (Biochar 5 ton ha-1 + kompos serasah 5 ton ha-1) Kata kunci: Saccharum officinarum L., Biochar, Bibit Tebu, Budchips.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) PADA BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM Pratama Timor, Bella Agusta; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 4 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media tanam ialah suatu faktor yang paling penting pada pertumbuhan bibit kakao. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao pada beberapa jenis media tanam. Penelitian dilaksanakan di PTPN XII Bantaran Afdeling Penataran, Blitar, Jawa Timur dengan metode Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 8 perlakuan dengan 4 ulangan yaitu : A0 = 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang sapi + 1 kg pupuk kandang kambing; A1 = 3 tanah + 1 kg kompos kulit buah kakao; A2 = 3 kg tanah + 1 kg kompos seresah daun kakao; A3 = 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang sapi +1 kg kompos kulit buah kakao; A4 = 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang sapi + 1 kg kompos seresah daun kakao; A5 = 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang kambing + 1 kg kompos kulit buah kakao; A6 = 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang kambing + 1 kg kompos seresah daun kakao; A7 = 2 kg tanah + 1 kg kompos kulit buah kakao + 1 kg kompos seresah daun kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi 2 kg tanah + 1 kg pupuk kandang kambing + 1 kg kompos kulit buah kakao (A5) mampu meningkatkan parameter diameter batang, panjang akar, berat basah, berat kering dan total luas daun.
KAJIAN UMUR KEPRAS DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) Firokhman, Alnguda; Suryanto, Agus; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 6 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi gula di Indonesia dari tahun 2009 sampai 2014 mengalami penurunan. Hal ini karena petani masih banyak melakukan budidaya tebu kepras karena faktor biaya semakin tinggi jika menerapkan tanam baru. Oleh karena itu, penambahan pupuk kandang kambing mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman tebu kepras melalui perbaikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan awal tanaman sebagai indikator hasil dan pengaruh dosis pupuk kandang kambing yang terbaik pada  pertumbuhan awal tanaman tebu kepras.  Penelitian dimulai pada bulan Juni 2014 di Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang saat tebu 1 bulan setelah kepras. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Tersarang dengan tiga ulangan. Faktor satu ialah berbagai umur kepras : (1) Kepras 2, (2) Kepras 4, (3) Kepras 6, (4) Kepras 11. Faktor kedua ialah dosis pupuk kandang kambing : (1) Tanpa pupuk kandang kambing, (2) Pupuk kandang kambing 14 ton ha-1, (3) Pupuk kandang kambing 28 ton ha-1, (4) Pupuk kandang kambing 42 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata Perlakuan pupuk kandang kambing 14, 28 dan 42 ton ha-1 terhadap semua parameter pertumbuhan yaitu jumlah anakan, jumlah daun, tinggi tanaman, luas daun, bobot basah daun, bobot basah batang, bobot kering daun dan bobot kering batang pada tanaman tebu kepras 2 sampai dengan 11 kali. Pemberian pupuk kandang kambing dosis 42 ton ha-1 pada kepras 2 sampai dengan 11 memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot kering tanaman 6 bsk dibandingkan tanpa pupuk kandang kambing.
PENGARUH DOSIS PUPUK N DAN TANAMAN SELA KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) PADA PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) YANG DITANAM SECARA TUMPANGSARI Permadi, Diki Yuse; Tyasmoro, Setyono Yudo; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 8 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman jagung ialah melalui pertanaman secara  tumpangsari. Tujuan penelitian ialah Untuk mengetahui tingkat efisiensi dosis pupuk nitrogen dalam pembudidayaan tanaman jagung secara tumpangsari dan untuk mengetahui pengaruh tanaman sela kacang tanah terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman jagung dalam sistem tumpangsari. Percobaan dilaksanakan pada bulan Juli sampai November 2014 di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Malang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari P1K1 (30 kg N ha-1 1 tanaman sela), P2K1 (60 kg N ha-1 1 tanaman sela), P3K1 (90 kg N ha-1 1 tanaman sela), P1K2 (30 kg N ha-1 2 tanaman sela), P2K2 (60 kg N ha-1 2 tanaman sela), P3K2 (90 kg N ha-1 2 tanaman sela), P1K3 (30 kg N ha-1 3 tanaman sela), P2K3 (60 kg N ha-1 3 tanaman sela), P3K3 (90 kg N ha-1 3 tanaman sela). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan dosis 90 kg N ha-1 dan 1 tanaman sela memberikan hasil panen (t ha-1) berbeda nyata terhadap kombinas perlakuan dosis  30 kg N ha-1 1 tanaman sela. , tetapi kombinasi perlakuan 90 kg N ha-1 dan 1 tanaman sela tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
PENGARUH ARAH GULUDAN TERHADAP INTERCROPING TANAMAN APEL (Malus sylvestris L.) PADA PERTUMBUHAN BERBAGAI TANAMAN HORTIKULTURA Permana, Yogi Iwan; Wicaksono, Karuniawan Puji; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya sayuran dataran tinggi umumnya dilakukan secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah guludan yang mampu mengurangi limpasan permukaan, erosi dan kehilangan unsur hara pada lahan miring, dan mengetahui pertumbuhan tanaman sawi hijau, wortel, bawang prei pada arah guludan yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 di Tulungrejo, Bumiaji, Batu, Malang, Jawa Timur. Metode yang digunakan ialah metode Rancangan Tersarang (Nested). Dalam penelitian ini dibuat 8 buah plot yang berjajar pada kemiringan tanah yang sama, yaitu 6 buah plot erosi berisi tanaman 2 buah plot tanpa tanaman dengan tiga kali ulangan. LS : Bedengan searah Lereng, dengan tanaman apel dan sawi hijau, LW : Bedengan searah Lereng, dengan tanaman apel dan wortel, LB : Bedengan searah Lereng, dengan tanaman apel dan bawang prei, KS : Bedengan searah Kontur, dengan tanaman apel dan sawi hijau, KW : Bedengan searah Kontur, dengan tanaman apel dan wortel, KB : Bedengan searah Kontur, dengan tanaman apel dan bawang prei, LT: Lereng tanpa tanaman, TA : Teras bangku, dengan tanaman apel 15 tahun. Hasil penelitian komponen pertumbahan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman sawi, wortel dan bawang prei di lahan miring baik searah lereng dan searah kontur tidak memberikan hasil yang berbeda nyata. Dengan demikian untuk sitem tanam yang berkelanjutan di lahan miring sebaiknya mnggunakan teknik konservasi searah kontur. Dari komponen agronomis limpasan permukaan dan erosi memberikan hasil yang tidak berbeda nyata. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil limpasan permukaan yang tidak berbeda nyata ialah kemiringan lahan dan rata-rata intensitas curah hujan.
UJI LAPANG EFIKASI HERBISIDA BERBAHAN AKTIF IPA GLIFOSAT 250 g.l-1 TERHADAP GULMA PADA BUDIDAYA KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN Pasaribu, Rugun; Wicaksono, Karuniawan Puji; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gulma merupakan salah satu masalah diperkebunan kelapa sawit yang sulit di-kendalikan karena memiliki luas dan mem-butuhkan lebih banyak waktu, biaya dan tenaga kerja untuk mengendalikannya. Metode pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan herbisida dianggap sebagai metode paling mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari herbisida glifosat pada berbagai tingkat dosis dalam mengendalikan gulma pada lahan kelapa sawit belum menghasilkan. Bahan yang digunakan adalah tanaman Kelapa sawit berumur 4 tahun atau TBM (Tanaman belum menghasilkan) dan herbisida IPA Glifosat 250 g.l-1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan pengendalian gulma menggunakan herbisida dan diulang sebanyak 4 kali. Analisis data yang digunakan adalah uji F. Apabila uji F menunjukkan pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Penelitian dilaksanakan di desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang yang terletak ± 480 meter diatas permukaan laut, pada bulan Desember 2014 hingga Maret 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi herbisida berbahan aktif IPA Glifosat 250 SL yang diaplikasikan pada gulma kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) diperoleh hasil bahwa semua dosis herbisida IPA Glifosat 250 SL dapat menurunkan bobot kering gulma jika dibandingkan dengan bobot kering gulma pada petak perlakuan kontrol dan tidak menyebabkan gejala fitotoksisitas pada tanaman kelapa sawit
PENGARUH PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DAN PUPUK KANDANG KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) Ningrum, Wulan Asri; Wicaksono, Karuniawan Puji; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan kebutuhan pangan semakin meningkat. Salah satu jenis pangan yang mengalami peningkatan adalah konsumsi jagung, namun peningkatan konsumsi jagung tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Oleh karena itu telah dilakuakan penelitian tentang pupuk kandang kelinci dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk mengetahui interaksi antar kedua faktor dalam meningkatkan produksi jagung manis.  Penelitian dilaksanakan di Desa Dadaprejo, Kota Batu pada bulan Februari – Mei 2015. Percobaan menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama pemberian yaitu V1: tanpa PGPR, V2: 10 ml PGPR, V3: 20 ml PGPR, V3: 30 ml PGPR. Faktor kedua pemberian pupuk kandang kelinci yaitu K1: Tanpa pupuk kandang kelinci, K2: Pupuk kandang kelinci 10 ton ha-1, K3: Pupuk kandang kelinci 20 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pemberian kompos kotoran kelinci dan PGPR. Interaksi terjadi pada parameter pengamatan tinggi tanaman, luas daun, bobot kering tanaman,  bobot tongkol tanpa kelobot, bobot tongkol dengan kelobot dan bobot tongkol per hektar. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan kompos kotoran kelinci 20 ton ha-1 dan 30 ml PGPR menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan kombinasi perlakuan lainnya. Kombinasi perlakuan 20 ton ha-1 kompos kotoran kelinci dan 20 ml PGPR mampu menggantikan pemberian 10 ton ha-1 kompos kotoran kelinci dan 30 ml PGPR pada hasil tongkol persatuan hektar. Kombinasi perlakuan tanpa kompos kotoran kelinci dan 30 ml PGPR mampu menggantikan pemberian Kombinasi perlakuan 10 ton ha-1 kompos kotoran kelinci dan 20 ml pada hasil tongkol persatuan hektar
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Anna Satyana Karyawati Annisa, Yuslinda Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Azmi, Shella Zahra Kumala Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Dinia Rizqi Dwijayanti Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elok Zubaidah Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Ilham Akbar Pamungkas Indah Setyowati Pertiwi Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Junaidi, Tassha Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam Kristantyo, Yohanes Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luchman Hakim Luqman Qurata Aini Lusia Sulo Marimpan Manalu, Tommy Japister Medha Baskara Menak Simbolon Moch Sasmito Djati Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Prasojo, Bramantio Adi Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Putra, Rangga Fariyana Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Restanti, Nur Azizah Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Taufikurrahman Taufikurrahman Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Wigbertus Ngabu Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yuyun Ika Christina zulfikar, Aji