Claim Missing Document
Check
Articles

Relationship of Marketing Mix to Patient Perception At the Mapilli Community Health Center, Polewali Mandar Regency T, Andriani; Masriadi, Masriadi; Ahri, Reza Aril; Yusriani, Yusriani; A. Fachrin, Suharni; Batara, Andi Surahman
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 13 No 1 (2024): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/jpk.v13i1.843

Abstract

The marketing mix is ​​a series of marketing tools that a company (in this case a hospital or health center) uses continuously to achieve its marketing goals in the target market. With the Marketing Mix, the hospital or Community Health Center will be able to develop broader and specific marketing activities for the hospital or Community Health Center because in more detail, the efforts made will be clearer and more focused. Perception is the process used by an individual to select, organize and interpret information input to create a meaningful picture of the world. The decisions taken in the management process will determine marketing success. The process must be considered so that each part can work according to the SOP. By improving health services in marketing, patient assessment will increase. Results: The marketing mix (Product) has a significant relationship with patient perceptions (p-value of 0.042), the marketing mix (Price and Place) has a relationship but is not significant with patient perceptions. Conclusion: There is a significant relationship between product marketing mix and patient perception and there is no significant relationship between price and place marketing mix and patient perception.
THE INFLUENCE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN THE MEDIA INDUSTRY IN INDONESIA Masriadi, Masriadi; Bahri, Halida
Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Vol. 10 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsds.v10i2.17590

Abstract

The influence and use of Artificial Intelligence (AI) in the mass media industry in Indonesia has begun to be applied. Both online media and television. In fact, mass media in Indonesia also produce content in the form of audio, video, text and presenters using AI. The use of this technology does make it easier for media workers. However, it has various shortcomings and problems that arise as a logical consequence of the presence of AI technology. This research was conducted using a qualitative approach with a descriptive analysis style. The results show that AI technology has shortcomings in terms of accuracy, verification, and validation of data collected from the digital universe. On the other hand, it has no legal justification in Indonesia. For this reason, special regulations for the use of AI in the Indonesian mass media are needed. Thus, the public as the main recipient of information is not harmed and maintains the image of the media industry as the most trusted institution in the country.
Pelatihan Konten Kreator Untuk Meningkatkan Pendapatan Generasi Milineal di Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe Bahri, Halida; Masriadi, Masriadi; Kamaruddin, Kamaruddin; Andyna, Cut
Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini difokuskan peningkatan Mampu menjadi kreator video dan voice untuk meningkatkan pendapatan dari platform digital. Kegiatan pengabdian dilaksanakan bertujuan untuk mengedukasi dalam bentuk pelatihan kepada konten kreator di Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Pengabdian ini menyasar kelompok remaja yang dikenal dengan sebutan kaum generasi Z atau generasi milineal. Mereka kini menjadi kreator dari beragam platform new media dengan konsep bagi hasil dan endorsers. Namun, belum mampu meningkatkan pendapatan. Sehingga diketahui, komptensi memproduksi video, editing, hingga memasarkan video ke kanal media sosial belum dimiliki secara komprehensif. Dari sisi teknologi juga belum menguasai teknik koding dengan memaksimalkan tool media sosial dan serach engine optimeze (SEO). Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa semua para peserta yang mengikuti kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang cara memproduksi dan pemasaran konten lewat seluruh media sosial di dunia.
Peranan Tokoh Masyarakat (Tomas) Dalam Mencegah Konflik Antar Agama di Kabupaten Aceh Singkil Hatta, Muhammad; Zulfan, Zulfan; Masriadi, Masriadi
Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-Undang Dasar 1945 menjamin dan melindungi kebebasan beragama di Indonesia. Ada beberapa peraturan perundang-undangan sebagai aturan pelaksana dalam mewujudkan cinta-cita konstitusi tersebut, seperti Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama dan Qanun Aceh No. 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Tempat Ibadah. Namun, konflik antar agama juga masih banyak terjadi khususnya di wilayah yang terdapat multi etnik dan agama seperti di Kabupaten Aceh Singkil. Program pengabdian masyarakat ini akan memberdayakan tokoh adat dan tokoh masyarakat melalui penyuluhan pentingya mencegah terjadinya konflik antar pemeluk agama. Tokoh adat dan tokoh masyarakat dipilih karena lebih dekat dengan semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang agama di Kabupaetan Aceh Tenggara. Edukasi yang diberikan dalam kegiatan ini dapat menjadi informasi dan penambahan pengetahuan kepada Tokoh masyarakat dalam mencegah konflik antar agama di Kabupaten Aceh Singkil.
ANALISIS PESAN MOTIVASI PADA SERIAL ANIMASI IBRA EPISODE "INSECURE" Ya'cob, Ahamad; Masriadi, Masriadi; Andyna, Cut; Zahari, Zahari; jafaruddin, jafaruddin; Husna, Asmaul
Jurnal Jurnalisme Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pesan motivasi dalam serial animasi "Ibra" episode "Insecure" dengan menggunakan teori hirarki kebutuhan Maslow. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pada scene-scene yang mengandung pesan motivasi terkait dengan kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow, seperti keamanan, dukungan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 7 scene yang dianalisis, 4 di antaranya mengandung pesan motivasi yang dapat dikaitkan dengan teori Maslow. Scene pertama memperlihatkan Ibra menjelaskan makna salat Jamak, menekankan kepatuhan terhadap ajaran agama yang memenuhi kebutuhan akan keamanan dengan memberikan stabilitas, perlindungan emosional, dan ketenangan batin. Scene ketiga menggambarkan Ibra menasehati Hoho untuk tidak membuat Tokek sedih, menekankan pentingnya dukungan sosial yang memenuhi kebutuhan akan hubungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan emosional serta harga diri. Scene keempat menunjukkan Ibra memberikan motivasi kepada Tokek melalui kisah inspiratif, yang membantu meningkatkan motivasi, harga diri, dan pengembangan identitas. Scene keenam menunjukkan Ibra memuji Tokek atas keberhasilannya naik kelas, berfokus pada pentingnya pengakuan terhadap pencapaian yang meningkatkan harga diri dan memotivasi individu untuk mencapai potensi penuh mereka. Secara keseluruhan, serial animasi "Ibra" berhasil menyampaikan pesan motivasi yang kuat melalui dialog antar karakter, mengilustrasikan bagaimana berbagai bentuk motivasi memenuhi kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow. Animasi ini memberikan pelajaran moral dan motivasional yang signifikan, menggarisbawahi pentingnya animasi sebagai alat edukatif yang menghibur dan memberikan nilai tambah bagi penonton.
Strategi Komunikasi King Fried Chicken dalam Meningkatkan Citra Brand (Studi di Store Pusat King Fried Chicken Banda Aceh) Mawarni, Agil; Ali, Muhammad; Masriadi, Masriadi; Puspasari, Cindenia; Arifin, Awaludin
Jurnal Jurnalisme Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi King Fried Chicken dalam Meningkatkan Citra Brand. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya bermunculan rumah makan cepat saji yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itu peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi komunikasi King Fried Chicken dalam meningkatkan citra brandnya di tengah persaingannya dengan brand lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh store pusat King Fried Chicken, Lampineung, Banda Aceh. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan konsep strategi Brand Communication. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari seorang informan kunci, seorang informan utama dan 3 orang informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa King Fried Chicken menggunakan Strategi Brand Communication yang terdiri dari Brand Visualization, Brand Activation: Direct Marketing Activation, Social Media Activation, Promotion Activation, Marketing Events Activation, Sponsorship Activation untuk meningkatkan citra brandnya yang terbukti efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan saran bagi restoran fastfood dan pihak-pihak terkait untuk memahami pentingnya menjaga dan meningkatkan citra yang kuar dan membedakan brand di tengah persaingan industri makanan cepat saji di Indonesia.
Studi In Vitro dan In Vivo Sediaan Topikal Salep Ekstrak Jahe, Serai dan Cengkeh (Jasekeh) terhadap Penyembuhan Luka Diabetes Melitus Tipe II Nurwahita, Nurwahita; Masriadi, Masriadi; Mahmud, Nur U.; Amelia, Rizki
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i1.47645

Abstract

Kombinasi Jahe, Serai dan cengkeh (JaSeKeh) yang mengandung  zat bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, phenolic acid, dan terpenoid  dan senyawa eugenol berefek dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah. Kandungan fenol memiliki sifat antioksidan, antibakteri dan antinflamasi yang akan mengurangi radikal bebas dan proses inflamasi sehingga dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sediaan topikal salep ekstrak JaSeKeh terhadap penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II. Desain penelitian adalah eksperimen laboratorium dengan Pre-Posttest Group Design. Penelitian dilakukan 2 tahap:  In Vitro dan In Vivo. In Vitro dilakukan untuk mengukur daya hambat kelompok ekstrak dalam menghambat Staphylococcus Aureus pada 20 ekor tikus putih Rattus Norvegicus yang di bagi dalam 4 kelompok yang terdiri dari 5 ekor dalam masing-masing kelompok 50mg, 75mg, 1000mg dan metcovazin sebagai kelompok kontrol. Hasil Penelitian menunjukkan perbedaan signifikan zona daya hambat pertumbuhan bakteri menggunakan ekstrak JaSeKeh konsentrasi 50%, 75 %, 95% dan kontrol positif ciprofloklaxin 5% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus Aureus. Terjadi peningkatan diameter zona daya hambat antibakteri seiring dengan bertambahnya ekstrak JaSeKeh. Pada uji In vivo terdapat perbedaan signifikan antara sediaan ekstrak JaSeKeh 750mg, 1000mg, dan kontrol positif metcovazin terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus pada tikus putih rattus norvegicus.
Pengaruh Terapi Bacaan Ruqyah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi pada Wanita Pra Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Takalala Kabupaten Soppeng: The Effect of Ruqyah Reading Therapy on Decreasing Blood Pressure of Hypertension Patients in Pre-elderly Women in the Takalala Health Center Working Area, Soppeng Regency M, Alfiah Aqira; Masriadi, Masriadi; Abbas, Hasriwiani Habo
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1833

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyebab masalah pada kesehatan yang cukup berbahaya, karena hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler seperti gagal jantung, stroke, penyakit jantung iskemik, serangan jantung menjadi penyebab kematian utama di dunia. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global, regional, nasional dan lokal. Tujuan: Untuk menguji pengaruh terapi bacaan Ruqyah, konsumsi obat Amlodipin dan terapi bacaan Ruqyah kombinasi obat Amlodipin terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi pada wanita pra usila. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan studi Quasy Experimental (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Takalala Kabupaten Soppeng. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Random Sampling. Hasil: Terapi bacaan Ruqyah berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi pada wanita pra usila tekanan darah sistol (Pvalue0,000) dan diastol (Pvalue0,000); konsumsi obat amlodipin tekanan darah sistol (Pvalue0,000) dan diastol (Pvalue0,000); dan terapi bacaan Ruqyah dikombinasi obat Amlodipin tekanan darah sistol (Pvalue0,000) dan diastol (Pvalue0,000). Penggunaan terapi bacaan Ruqyah, obat amlodipin, dan kombinasinya secara signifikan menunjukkan penurunan tekanan darah penderita hipertensi pada wanita pra usila. ABSTRACT Background: Hypertension is one of the causes of health problems which is quite dangerous, because hypertension is the main risk factor for cardiovascular disease such as heart failure, stroke, ischemic heart disease, heart attacks are the main cause of death in the world. Hypertension is a non-communicable disease that is a global, regional, national and local public health problem. Objective: To examine the effect of Ruqyah reading therapy, consumption of the drug Amlodipine and Ruqyah reading therapy combined with the drug Amlodipine on reducing blood pressure in hypertensive sufferers in pre-aged women. Method: This research uses a type of quantitative research that uses quasi experimental studies. The population in this study were all hypertension sufferers in the Takalala Community Health Center Working Area, Soppeng Regency. The number of samples in this study was 33 people. The sampling technique in this research is Random Sampling. Results: Ruqyah reading therapy has a significant effect on reducing blood pressure in hypertension sufferers in pre-aged women, systolic (Pvalue0.000) and diastolic (Pvalue0.000) blood pressure; consumption of the drug amlodipine for systolic (Pvalue0.000) and diastolic (Pvalue0.000) blood pressure; and Ruqyah reading therapy combined with the drug Amlodipine for systolic (Pvalue0.000) and diastolic (Pvalue0.000) blood pressure. The use of Ruqyah reading therapy, the drug amlodipine, and their combination significantly reduced the blood pressure of hypertension sufferers in pre-aged women.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pencegahan Sekunder pada Penderita Stroke (Berbasis Disease Management Program) di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan: The Effect of Health Education on Secondary Prevention in Stroke Patients (Disease Management Program Based) at the Regional Special Hospital (RSKD) Dadi South Sulawesi Province Agusmulyadin, Agusmulyadin; Masriadi, Masriadi; Arman, Arman
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1884

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pemberian terapi pencegahan sekunder secara optimal dapat mencegah stroke berulang sebesar 80%. Pelayanan klinis dirumah sakit sangat diperlukan dalam melakukan terapi pengobatan.Terapi pengobatan dikatakan rasional jika obat digunakan sesuai indikasi, kondisi pasien, dan pemilihan obat yang tepat, seperti (jenis, sediaan, dosis, rute, waktu dan lama pemberian). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap penderita stroke, dan menganalisis pengaruh pencegahan sekunder terhadap penderita stroke. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimental one grup pretest postest. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  menggunakan uji analisis univariat dan uji analisis bivariat.                                      Hasil: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pada penderita stroke dirumah sakit khusus daerah (RSKD) dadi provinsi sulawesi selatan dengan nilai yang diperoleh p-value = 0,000 (< 0,05), terdapat pengaruh pencegahan sekunder pada penderita stroke dirumah sakit khusus daerah (RSKD) dadi provinsi sulawesi selatan dengan nilai yang diperoleh p-value = 0,000 (< 0,05). Kesimpulan:Pendidikan kesehatan tentang stroke berpengaruh terhadap pencegahan sekunder pada penderita stroke dirumah sakit khusus daerah (RSKD) dadi provinsi sulawesi selatan. ABSTRACT Background: Providing optimal secondary prevention therapy can prevent recurrent strokes by 80%. Clinical services in hospitals are very necessary in carrying out medical therapy. Medical therapy is said to be rational if the drug is used according to indications, the patient's condition, and the selection of the right drug, such as (type, dosage, dose, route, time and duration of administration). Objective: This study aims to analyze the effect of health education on stroke sufferers, and analyze the effect of secondary prevention on stroke sufferers. Method: This research is quantitative research with the type of research used, namely quasi experimental one group pretest posttest. Data analysis used in this research uses univariate analysis tests and bivariate analysis tests.                                      Results: There is an influence of health education on stroke sufferers in regional special hospitals (RSKD) in South Sulawesi province with a value obtained p-value = 0.000 (< 0.05), there is an influence of secondary prevention on stroke sufferers in regional special hospitals (RSKD) in South Sulawesi province with a value obtained p-value = 0.000 (< 0.05). Conclusion: Health education about stroke has an effect on secondary prevention in stroke sufferers in regional special hospitals (RSKD) in South Sulawesi province.
Kepatuhan Cuci Tangan Dokter dan Perawat dengan Kejadian Infeksi Nosokomial di ICU RSUD Haji Makassar: Handwashing Compliance of Doctors and Nurses with the Incidence of Nosocomial Infections in the ICU of the Makassar Hajj Hospital Fitriatunnisa, Fitriatunnisa; Masriadi, Masriadi; Gafur, Abdul
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1936

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Penyakit infeksi nosokomial yang di peroleh dari rumah sakit berasal dari berbagai macam mikroba patogen yaitu dari sumber endogin ataupun sumber eksogin. Dampak dari infeksi nosokomial di rumah sakit yaitu penambahan waktu jumlah perawatan di rumah sakit, biaya perawatan yang semakin bertambah, dan penurunan citra rumah sakit. Upaya pencegahan infeksi nosokomial yaitu mematuhi kepatuhan teknik cuci tangan. Cuci tangan merupakan proporsi utama dalam upaya preventif karena lebih efektif dan ekonomis sehingga dapat meminimalkan dampak kejadian infeksi nosokomial sebesar 50%. Tujuan: Menganalisis kepatuhan cuci tangan pada dokter dan perawat dengan kejadian Infeksi Nosokomial pada pasien ruang ICU RSUD Haji Makassar propinsi Sulawesi Selatan. Metode: Desain yang digunakan Cross Sectional study. Populasi adalah semua dokter dan perawat di ruang ICU RSUD Haji Makassar (35 orang). Cara pengambilan dengan total sampeling. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan Chi-square. Lalu dilanjutkan dengan menggunakan uji regresi logistik berganda dengan uji regresi dengan pemodelan prediksi. Hasil: Persepsi hambatan cuci tangan memiliki hubungan dengan kejadian infeksi Nosokomial (p0,017), motivasi cuci tangan memiliki hubungan dengan kejadian infeksi Nosokomial (p0,033), sikap mencuci tangan dengan kejadian infeksi Nosokomial (p0,046). Variabel yang memiliki hubungan kuat dengan kejadian Infeksi adalah persepsi hambatan cuci tangan. Kesimpulan: Kepatuhan cuci tangan dokter dan Perawat merupakan salah faktor yang berhubungan dengan Kejadian Infeksi Nosokomial. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menambah jumlah sampel serta menggunakan metode lain seperti eksperimen. ABSTRACT Background: Nosocomial infectious diseases obtained from hospitals come from various types of pathogenic microbes, namely from endogenous or exogenous sources. The impact of nosocomial infections in hospitals is the addition of the number of hospitalization times, increasing treatment costs, and a decline in the image of the hospital. Efforts to prevent nosocomial infections include adhering to hand washing techniques. Hand washing is the main proportion in preventive efforts because it is more effective and economical so that it can minimize the impact of nosocomial infection incidents by 50%. Objective: To analyze hand washing compliance in doctors and nurses with the incidence of Nosocomial Infections in patients in the ICU room of the Haji Makassar Hospital, South Sulawesi Province. Method: The design used is a Cross-Sectional study. The population is all doctors and nurses in the ICU room of the Haji Makassar Hospital (35 people). The method of collection is with total sampling. Data analysis used Chi-square. Then continued using multiple logistic regression tests with regression tests with predictive modeling. Results: Perception of handwashing barriers has a relationship with the incidence of Nosocomial infections (p0.017), handwashing motivation has a relationship with the incidence of Nosocomial infections (p0.033), handwashing attitudes with the incidence of Nosocomial infections (p0.046). The variable that has a strong relationship with the incidence of infection is the perception of handwashing barriers. Conclusion: Compliance with handwashing of doctors and nurses is one of the factors related to the incidence of Nosocomial infections. Further research is needed by increasing the number of samples and using other methods such as experiments.
Co-Authors . Zulfan A. Fachrin, Suharni Abd Gafur Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Rahman Agusmulyadin, Agusmulyadin Ahri, Reza Aril Akifa, Nur Akmal Akmal Aldilawati, Sari Alif, Adimas Buyar Anas, Risnayanti Andi Rizki Amelia Andi Surahman Batara Andyna, Cut Aras, Dzulkarnain Arifin, Fadil Abdillah Arman Arman Arnilasari, Sri Asdar Asdar Aslan, Sarahfin Asriani Minarti S Awaludin Arifin Azis, Rahmawati Bachtiar, Rachmi Bahri, Halida Basri, Muh. Bobby Rahman Cahyani, Rafika Cindenia Puspasari Dwi Fitri Erna Irawati, Erna Eva, Andy Fairuz Zuraida Fatmah Afrianty Gobel Febriany, Mila Febriyanti, Feby Firdaus, Sirajuddin Fitri, Dwi Fitriatunnisa Fitriatunnisa, Fitriatunnisa Fitriyanti, Pipit Gobel, Fatmawaty Afrianty Hamzah, Wardiah Harbaeni, Harbaeni Hardiyanti Hardiyanti Hasniati, Hasniati Hazan, Hazan Ilmianti Indrya Kirana Mattulada, Indrya Kirana Iprab, Ika Hartati Irma Rahayu, Irma Jafaruddin Jafaruddin, Jafaruddin Jella, Menason Jeterianus Jufri, Sabri Kamaruddin Kamaruddin Khaeriah, Yaumil Krisnata, Arya Lestari, Nurasisa Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati M, Alfiah Aqira Maharani, Jingga Ayu Mahmud, Nur U. Maqhfirah Amiruddin Mattalitti, Sitti Fadhillah Oemar Mawarni, Agil Misnawati Misnawati Mubarroq, Raveal Muchlis Muchlis MUHAMMAD ALI Muhammad Hatta Muhammad Ikhtiar Mulya, Virdha Dwi munir, Zainul Munir Murniati . Muslimin Muslimin Novawaty, Eva Nur Fadhilah Arifin Nur Ulmy Mahmud Nurul Alrahmi Nurul Hikmah Nurwahita, Nurwahita Pamewa, Kurniati Pamewa, Kurniaty Pebrianti, Isma Pertiwisari, Amanah Purwanti, Sari Puspitasari, Yustisia Radjulaeni, Nur Azizah A Rizki Amelia Rusdi, Fachira Jamila Rusydi, Arni Rizqiany S, Asriani Minarti safitri, gita Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Saldy Yusuf Samsidarwati, Besse Sapta Eka Putra Sari, Andi Dewi Sitti Patimah Solong, Aras Sri Widyawati Subhani Subhani Syahfitri, Syahfitri Syamsiar, Nur Khairunnisa T, Andriani T., Nur Najmah Utama, Mohammad Dharma Wijaya, Muh. Fajrin Wijaya, Romi Wiwik Handayani Ya'cob, Ahamad Yunita, Tri Yunus, Andi Muhammad Yusriani, Yusriani Yusrini Selviani, Yusrini Zaenudin, Agung Zahari, Zahari