Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

DIABETES MELLITUS PREVENTION EDUCATION AND BLOOD SUGAR SCREENING AT JATIRAYA COMMUNITY HEALTH CENTER, KENDARI CITY Yusran, Sartiah; Ekaputri, Rista; Widarni, Widarni; Listian, Ayu; Ningsih, Sri Ratna; Nirwidiarni, Hikma Sri; Rabbihim, Inda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 04 (2025): JULI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is one of the chronic diseases whose prevalence is increasing worldwide. Approximately 537 million adults worldwide live with diabetes, and this number is projected to rise to 643 million by 2030 if no effective preventive measures are taken. The objective of this Community Service Program (PKM) is to enhance public knowledge and attitudes toward Diabetes Mellitus (DM) and to conduct blood sugar level screenings among the community in the service area of the BLUD UPTD Jatiraya Kendari Health Center, Southeast Sulawesi. The methodology for implementing this Community Service Program (PKM) includes two main components: education and awareness-raising activities related to Diabetes Mellitus (DM) and health examinations in the form of blood sugar level measurements. The target audience for the activities is the local community in the service area of the Jatiraya Health Center, using purposive sampling to select 25 respondents. To measure the effectiveness of the educational activity, qualitative feedback was used through brief question-and-answer sessions before and after the educational activity. Health screenings were conducted using a glucometer. Based on the results of the PKM activities, which included health education and early detection of DM at the Jatiraya Health Center, it can be concluded that 25 participants successfully gained good knowledge about DM. From the blood sugar level measurements conducted, it was found that 4% of the participants were diagnosed with diabetes, and 28% were indicated as pre-diabetic.
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 KOTA KENDARI Zhafirah, Maydina; Arnida, Fadhilah Alya; Rahman, Mishri Hidayatul; Utami, Mufida; Agustin, Gracia Indri; Selamat, Laode Muh. Zulkifli; Irwan, Ikha Zilfana; Bahar, Hartati; Yusran, Sartiah; Effendy, Devi Savitri; Muchtar, Febriana; Lestari, Hariati; Tosepu, Ramadhan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercatat sebanyak 217 kasus pernikahan dini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada tahun 2023, yang menunjukkan pentingnya upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran remaja. Dalam penyuluhan ini, digunakan metode ceramah, diskusi, serta sesi tanya jawab kepada 25 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kendari, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan sebagai kelompok percontohan. Untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa berkembang, dilakukan pretes dan post tes. Berdasarkan hasil analisis statistik, terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan siswa, dari 13,66 menjadi 14,46 (p < 0,05). Data ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah mengikuti penyuluhan, yang berarti kegiatan edukasi ini efektif dalam menambah wawasan siswa tentang kesehatan reproduksi.
Peyuluhan Isi Piringku Pada Remaja Di SMP Negeri 4 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Bahar, Hartati; Yusran, Sartiah; Effendy, Devi Savitri; Muchtar, Febriana; Lestari, Hariati; Tosepu, Ramadhan; Priadin, Ari; Defriani; Alini, Deswita Putri Cahya; Sasmita, Dian; Sutriani, Endang; Fitrianti
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 3 No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v3i3.988

Abstract

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa 6,5% remaja di Sulawesi Tenggara mengalami kekurangan gizi, sementara 10% lainnya mengalami kelebihan gizi. Kondisi ini menandakan pentingnya intervensi edukatif yang tepat untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya gizi seimbang. Edukasi gizi dengan pendekatan visual seperti “Isi Piringku” menjadi salah satu strategi yang efektif. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pola makan bergizi seimbang, dengan melibatkan sebanyak 30 siswa-siswi SMP Negeri 4 Kendari sebagai kelas percontohan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan permainan edukatif “Ranking Satu”. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata pengetahuan dari 79,89 menjadi 94,89 (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa metode penyuluhan yang interaktif dan menyenangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada remaja, dan memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas di lingkungan sekolah lainnya guna membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Seks Pranikah di Sma Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara Hardian, Wa Ode; Yusran, Sartiah; Binekada, I Made Christian; Azim, La Ode Liaumin
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1738

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja meningkat pesat dan menjadi masalah kesehatan di dunia, terkhusus di Indonesia. Hasil survei Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara (Konut) tahun 2018 menemukan sebanyak 17,3% remaja pernah melakukan petting 5,3% remaja pernah melakukan hubungan seksual melalui oral 3,6% remaja melakukan hubungan seksual melalui vagina 2,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah remaja di SMN Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi di SMA Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara berjumlah 325 siswa, sedangkan sampelnya sebanyak 176 reponden yang ditentukan dengan rumsu lameshow. Sampel penelitian ini diambil menggunakan probability sampling. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh dukungan keluarga terhadap perilaku seks pranikah sebesar 0,018, religiusitas sebesar 0,001, teman sebaya sebesar 0,000, dan teknologi (media sosial) sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga, religiusitas, teman sebaya dan teknologi berpengaruh terhadap perilaku seks pranikah remaja di SMA Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Disarankan kepada sekolah untuk melakukan eduksi terhadap siswa mengenai kesehatan reproduksi, sedangkan bagi orang tua diharapkan dapat melakukan pengasan serta memberikan kasih sayang kepada remaja.
Edukasi dan Pendampingan Stunting pada Masyarakat Daerah Pesisir di Desa Labengki Kadir, Abdul; Murniasi, Eri; Yusran, Sartiah; Safei, Nur Hasanah; Syamsuddin, Syamsuddin; Iswandi, Iswandi; Assingkily, Muhammad Shaleh; Putri, Noni
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.501

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengedukasi dan pendampingan kepada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir di Desa Labengki, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara tentang gambaran umum dan pencegahan dini terhadap bahaya stunting. Fokus pengabdian adalah pertama, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak untuk mencegah stunting; kedua, untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya stunting terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak; ketiga, untuk meningkatkan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat umum dalam pengasuhan; dan keempat, untuk mendorong partisipasi pemerintah daerah dan masyarakat umum. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini, digunakan metode community development, yaitu pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung sebagai subjek dan objek kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan sebagai penerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Labengki memperoleh edukasi tentang gambaran umum stunting, yang membuat mereka lebih waspada terhadap ancaman stunting. Ini didasarkan pada apa yang kita ketahui tentang penyebab stunting, cara untuk mencegahnya, peran gizi seimbang dalam pencegahan stunting, dan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Pengabdian ini sangat penting dan membantu orang-orang menjalani pola hidup sehat dan mendapatkan gizi yang seimbang.
Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Bagi Masyarakat Di Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari, Indonesia Hamzah, Nurmiaty; Yusran, Sartiah; Hasmawati; Jamal Saripa; Syamsiah T; Rosya, Salsabila; Hibali, Chintya Mulia F Laode
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.657

Abstract

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem kardiovaskular, vaskular, okular, renal, dan neural dalam jangka panjang. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi diabetes mellitus di Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai 1,30% pada penduduk berusia 15 tahun ke atas. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan diabetes mellitus di Kelurahan Bungkutoko. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan melalui tekhnik ceramah dengan sasaran kegiatan ibu-ibu usia pra lansia dan lansia. Peserta dilakukan pengukuran tekanan darah dan test gula darah. Sebelum intervensi, peserta diberikan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka dan setelah penyuluhan, dilakukan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan responden yang diukur melalui pre-test dan post-test. Uji T Statistic menghasilkan p-value 0,000, yang menunjukkan signifikansi statistik (p < 0,05), dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,33 dan post-test sebesar 62,00. Temuan ini menegaskan efektivitas penyuluhan mengenai pencegahan diabetes mellitus dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Bungkutoko.
Pemberdayaan Remaja dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang PHBS dan Gizi Seimbang melalui Pembentukan Remaja Penggerak Kesehatan Keluarga Yusran, Sartiah; Yuniar, Nani; Hidayanty, Healthy; Bahar, Hartati; Harleli, Harleli; Jumakil, Jumakil
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024748

Abstract

Remaja yang memiliki pengetahuan yang baik terkait PHBS dan gizi seimbang sangat penting sebagai salah satu pendukung terciptanya kebiasaan hidup sehat di keluarga dan Masyarakat. Perilaku ini akan memberikan dampak positif dalam pencegahan penyakit infeksi maupun non infeksi di masyarakat. Sasaran dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah para remaja usia 12-18 tahun yang secara sukarela dan bersedai berpartisipasi di Desa Watunggarandu, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai PHBS dan gizi seimbang serta memberdayakan remaja dengan dibentuknya remaja penggerak Kesehatan keluarga. Remaja memperoleh edukasi dengan metode yang interaktif dan media yang menarik terkait PHBS dan gizi seimbang. Untuk memastikan edukasi yang diberikan memberikan efek terhadap pengetahuan remaja, dilakukan pengukuran sebelum dan setelah pemberian edukasi. Terdapat proporsi peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi. Di akhir kegiatan, dilakukan pembentukan dan pengukuhan sasaran kegiatan sebanyak 24 remaja penggerak Kesehatan keluarga, sebagai role model dalam menerapkan dan mendorong keluarga dan Masyarakat untuk mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan praktik gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN SUAMI MENJADI AKSEPTOR KB DI KECAMATAN UNAAHA KABUPATEN KONAWE Wati, Masna; Yusran, Sartiah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1747

Abstract

Penggunaan kontrasepsi merupakan tanggung jawab bersama dalam keikutsertaan berkeluarga berencana, serta berperilaku seksual yang sehat dan aman bagi dirinya, pasangan dan keluarganya. Bentuk partisipasi suami dalam penggunaan kontrasepsi dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB di Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi analitik pendekatan case control. Populasi dalam penelitian adalah semua pria yang ikut serta dalam berKB di Kecamatan Unaaha selama tahun 2022 dan tercatat dalam data sebagai peserta KB di Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe. Jumlah sampel yang ditetapkan adalah sebanyak   106   orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria, ada hubungan antara sikap dan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria, ada hubungan antara dukungan keluarga dan keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria dan variabel yang paling dominan berisiko tidak ikut sertanya suami menjadi akseptor KB pria adalah variabel dukungan keluarga karena nilai Exp (B) paling besar yaitu 21,388 kali berisiko jika suami memiliki dukungan keluarga yang buruk. Serta memilki nilai p-value yang paling kecil yaitu 0,019.Kata kunci : Faktor; keikutsertaan suami; akseptor KB
EFEKTIVITAS PENYULUHAN PENTINGNYA KUNJUNGAN KE POSYANDU PADA IBU DI DESA RANOOHA, KECAMATAN RANOMEETO, KABUPATEN KONAWE SELATAN Bahar, Hartati; Yusran, Sartiah; Nurmulya, Wa Ode Sitti; Lestari, Hariati; Paridah, Paridah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan posyandu balita masih sangat rendah. Ibu merupakan orang yang bertanggungjawab terhadap tumbuh kembang anaknya, apabila ibu kurang pengetahuan maka kepatuhan kunjungan ke posyandu bisa rendah dan berdampak bagi kesehatan anak. Tujuan dari  penelitian ini adalah memberikan informasi kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu di Desa Ranooha, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimental, menggunakan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang bersedia mengikuti  penelitian dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 27 orang yang diambil dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan di distribusikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test. 9 (33,3%) dari hasil pre test berada pada kategori “baik”, 6 (22,2%) pada kategori “cukup”, dan 12 (44,4%) pada kategori “kurang”. Kemudian terjadi perubahan yang sangat signifikan pada distribusi pengetahuan berdasarkan post test dimana 27 (100,0%) dengan kategori baik. Hasil Menggunakan uji t sampel berpasangan, hasilnya menunjukkan bahwa p (0,000) < α (0,05), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Ini menggambarkan perbedaan antara rata-rata hasil pre-test dan post-test.
Co-Authors Abdul Kadir Abdul Rahman Agustin, Gracia Indri Akifah, Akifah Algazali, Algazali Alini, Deswita Putri Cahya Ani Umar Annaba, Muh. Fitra Arnida, Fadhilah Alya Arum Dian Pratiwi, Arum Dian Asriati Asriati, Asriati Assingkily, Muhammad Shaleh Astina Astina, Astina Azim, La Ode Liaumin Binekada, I Made Christian Defriani Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dian Pratiwi Dian Sasmita, Dian Effendi, Devi Savitri Ekaputri, Rista Endang Sutriani Eva Herik Fajriah, Linda Findriyanti, Findri Fithria, Fithria FITRIANTI Fitriyani Fitriyani Fredinan Yulianda Hamzah, Nurmiaty Handayani, Listy Hardian, Wa Ode Hardiana, Wa Ode Hariati Lestari Harleli, Harleli Hartati bahar Hartati Bahar Hasmawati Herik, Eva Hibali, Chintya Mulia F Laode Hidayanty, Healthy Hidayat, Sabrina Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irwan, Ikha Zilfana Isnaini, Ikhlas Ibnu Iswandi Jamal Saripa Jumakil, Jumakil Junaid Junaid, Junaid Kamrin, Kamrin Karimuna, Siti Rabbani Kartina NA, Sri Kombong, Oselya Meidy La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Muhammad Sety Larisu, Zulfiah Laxmi, Laxmi Lestari , Hariati Listian, Ayu Machmud, Sri Wulan Manik, Sri Ulina Mokodompit, Eliyanti Agus Muchtar, Febriana Murniasi, Eri Nani Yuniar Nasaruddin Nasaruddin Nirwidiarni, Hikma Sri Nurmulya, Wa Ode Sitti Nurnaningsih Nurnaningsih, Nurnaningsih Paridah Paridah Paridah Pratiwi, Dian ` Priadin, Ari Putri, Noni Rabbihim, Inda Rahman, Mishri Hidayatul Ramadhan Tosepu ramadhan tosepu Resqy, Resqy Nongri Anesta Rezal, Farit Rosya, Salsabila Ruslan Majid, Ruslan Safei, Nur Hasanah Safitri, Nur Haliza Saputri, Ningtias Eka Sari, Bulan Selamat, Laode Muh. Zulkifli Silondae, Tri Zulhijriana Silvia, Nadila Sri Hartati Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna Suhadi Suhadi Syah, La Ode Muhamad Nur Abdul Rahman Syamsiah T Syamsuddin Syamsuddin Tisnawati, Dewi Ulfa Matoka, Ulfa Umayah, Yul Fatul Utami, Mufida Wati, Masna Wati, Wa Ode Rahma Widarni, Widarni Wulandari, Asse Yani, Indra Yunawati, Irma Yusuf Sabilu, Yusuf Zahrah, Inayah Zainuddin, Asnia Zhafirah, Maydina