Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tipe Bukaan Jendela Terhadap Kenyamanan Ventilasi di Asrama Griya Brawijaya Blok A Afni Fitria Ningsih; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Griya Brawijaya merupakan bangunan yang menggunakan penghawaan dan pencahaayaan alami. Namun kondisi suhu di dalam bangunan lebih tinggi dari pada suhu diluar bangunan, sehingga perlu adanya strategi pendinginan alami untuk menurunkan suhunya. Pendinginan alami pada asrama perlu diterapkan secara efektif melalui kinerja jendela yang sudah disesuaikan dengan kondisi iklim Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan eksperimental dengan Autodesk Ecotect Analisys 2011. Data primer berupa data pengukuran suhu, kecepatan angin, kelembapan, dan pengukuran fisik bangunan didapat melalui survey secara langsung. Dimana setelah dilakukan modifikasi pada jendela, tipe jendela yang memiliki kinerja cukup baik dalam menurunkan suhu adalah tipe kisi, awning, dan horizontal pivot. Kinerjs jendela kisi dengan penurunan suhu sebesar 0.39ᵒC sedangkan kinerja shading device didapatkan penurunan suhu ruang hingga 0.06ᵒC. Perubahan aliran angin tetap diperlukan untuk mencapai kenyamanan ventilasi.
TAMAN GEOLOGI (GEOPARK) SIDOARJO DENGAN PEMANFAATAN MATERIAL LUMPUR SIDOARJO Ainy Muyassaroh; Agung Murti Nugroho; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.437 KB)

Abstract

Fenomena semburan lumpur Sidoarjo merupakan fenomena yang menyebabkanbanyak kerugian diberbagai aspek terutama lingkungan yang menenggelamkanbeberapa desa di beberapa kecamatan di Sidoarjo. Pada tahun 2012, BadanPenanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) selaku pengelola area lumpur Sidoarjomerencanakan masterplan area luar terdampak Lumpur Sidoarjo yang digunakansebagai pengembangan wisata, salah satunya taman geologi (geopark). Sementara itulumpur Sidoarjo memiliki potensi yang telah dikembangkan sebagai material bangunan.Meski telah memenuhi persyaratan fisik rancangan taman geologi (geopark) Sidoarjoperlu adanya kajian bagaimanakah pemanfaatan material lumpur Sidoarjo padarancangan taman geologi (geopark) Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam kajian iniantara lain metode programatik, pragmatis dan kanonik. Hasil desain rancangan tamangeologi (geopark) yang didesain mengikuti kriteria geopark berupa bangunan tidakmasif yang ditunjukkan dengan pemanfaatan sistem panggung dan pemanfaatanmaterial ringan lumpur Sidoarjo sebagai material pengisi sebagai elemen dinding atapdan lantai pada bangunan taman geologi ini.Kata kunci: taman geologi (geopark), material lumpur Sidoarjo
Kualitas Visual Elemen Lanskap pada Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Jawa Timur Ulung Satria Suwardiyono; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.981 KB)

Abstract

Kusuma Agrowisata Kota Batu, merupakan objek wisata berbasis pertanian yang telah menjadi pioneer agrowisata di Indonesia. Maka dari itu perlu dilakukannya pengukuran pada kualitas visual elemen lanskapnya untuk pengembangan wisata itu sendiri. Perubahan iklim pada kawasan serta banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya mampu menurunkan kualitas visual lanskapnya. Penataan lanskap kawasan wisata dapat dikatakan optimal apabila menempatkan elemen dasar lanskap yang fungsional dan estetis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas visual lanskap kawasan Kusuma Agrowisata berdasarkan persepsi wisatawan dan akademisi. Metode yang digunakan adalah mix method, untuk menganalisis berdasarkan keadaan eksisting dan standar dari teori terkait, serta untuk mengetahui kualitas visual elemen lanskap dengan menggunakan metode Scenic Beauty Estimation (SBE). Uji validitas dan reliabilitas dilakukan sebelum melakukan metode SBE, selanjutnya dilakukan metode kuartil, uji normalitas serta regresi linear sederhana. Hasil dari kuesioner adalah terdapat tujuh vantage point yang memiliki nilai kulaitas rendah berdasarkan responden, serta kualitas visual lanskap kawasan Kusuma Agrowisata memiliki klasifikasi kualitas sedang. Kualitas visual pada kawasan dapat ditingkatkan dengan memberikan masukan dan rekomendasi desain terhadap kawasan.   Kata kunci: kualitas visual, elemen-elemen lanskap, mix-method
Pengaruh Shading Devices terhadap Penerimaan Radiasi Matahari Langsung pada Fasad Gedung Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Putri Nabila Zatibayani; Agung Murti Nugroho; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global yang terjadi pada permukaan bumi berdampak pada perubahan parameter iklim, salah satunya adalah radiasi matahari. Pada bangunan, khususnya bangunan bertingkat sedang sampai tinggi, elemen bangunan yang terdampak radiasi matahari adalah fasad. Semakin luas permukaan fasad dengan orientasi hadap bangunan yang kurang tepat, akan memperbesar potensi penerimaan radiasi matahari langsung. Bangunan sebagai objek penelitian adalah Gedung Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Pada gedung tersebut sisi fasad yang terluas menghadap ke arah Timur dan Barat memiliki perlindungan shading device yang kurang maksimal. Simulasi incident solar radiation dilakukan dengan menggunakan software Autodesk Ecotect Analysis 2011. Analisis dilakukan untuk mengetahui rekomendasi desain shading device pada tiap sisi fasad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis shading device yang efektif menaungi jendela adalah awning dan horizontal louvres screen.Kata kunci: radiasi matahari langsung, shading device, awning, horizontal louvres screen
Penerapan Kinetic Façade dengan Pendekatan Biomimicry pada Pusat Robotika Surabaya Kanoasa Akbar; Agung Murti Nugroho; Ali Soekirno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.478 KB)

Abstract

Perkembangan dunia robotik di Indonesia memiliki rekam jejak yang baik. Sejarah robotika di Indonesia dimulai sejak tahun 80an, pendayagunaan dan pemanfaatan permesinan otomatis telah dilakukan terutama melalui sejumlah industri strategis. Dalam Semiloka Perkembangan Robot di Indonesia pada tahun 2004 dirumuskan bahwa indikator baru dalam perekonomian berkelanjutan yang menyebutkan salah satu faktor investasi adalah "pengetahuan", yaitu : pendidikan tinggi, kegiatan litbang, dan ICT (informasi, komunikasi dan telekomunikasi). Pusat robotika ini akan menjadi tempat untuk penelitian seputar robotika dan terdapat fasilitas seperti laboratorium, akan ada beberapa jenis ruang eksperimentasi, studio komunal, laboratorium, dan ruang pengajaran untuk lokakarya dan kegiatan masyarakat. Fasad yang merupakan bagian terluar bangunan tidak hanya berfungsi sebagai identitas saja tetapi juga dapat mengakomodasi keadaan atau kebutuhan dalam bangunan, seperti halnya kulit yaitu sebagai perantara lansung antara kondisi alam luar dengan dalam bangunan. Dengan kinetic facade membuat fasad dapat “bernafas” atau beradaptasi terhadap kondisi luar dan mengakomodasi kebutuhan dalam bangunan. Dalam hal pengkajian biomimicry dilakukan pertama kali untuk mendapatkan acuan dan parameter dalam merancang kinetik façade, setelah itu pengkajian kinetic façade dilakukan meliputi komponen panel dan juga sistem.Kata kunci: kinetic facade, biomimicry, pusat robotika
Pengaruh Bukaan Jendela Terhadap Kinerja Termal Rumah Tinggal Tipe 40 di Kota Malang, Studi Kasus Rumah Tinggal Tipe 40 di Perumahan Griya Saxophone Sofyan Surya Atmaja; Agung Murti Nugroho; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal dalam rumah tinggal perlu diperhatikan, kepekaan terhadaplingkungan dan ketanggapan terhadap iklim merupakan upaya untukmengoptimalkan suhu yang ada di alam dan menangapi alam tersebut sehinggaterbentuk sebuah kenyamanan yang optimal karena memanfaatkan penghawaanalami. Bukaan pada bangunan terutama rumah tinggal di perumahan biasanyamemiliki bentuk yang sama pada unit-unit rumahnya, padahal peletakan rumahterhadap posisi matahari dan keadaan tiap bukaan berbeda, sehingga dibutuhkankekhususan dalam menetapkan besaran jendela, letak jendela dan besaran sudutjendela. Besaran sudut jendela merupakan faktor terpenting dalam mempengaruhisuhu ruang dalam terhadap perubahan suhu pada ruang luar. Untuk mengetahuipergerakan angin dan perubahan suhu pada rumah tinggal maka perlu dilakukanpenelitian, objek yang diteliti pada penelitian ini adalah salah satu sampel rumahtinggal di perumahan di Kota malang yang memiliki suhu dan iklim mewakili rumahrumahtinggal di Kota Malang. Hasil penelitian ini berupa rekomendasi bukaanjendela dengan sudut dan rekomendasi-modifikasi elemen rumah tinggal.Kata kunci: sudut bukaan, suhu, jendela, rumah tinggal
Pusat Rehabilitasi Diabetes dengan Pendekatan Healing Environment di Surabaya Geldy Desdiandra; Agung Murti Nugroho; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1626.689 KB)

Abstract

Pusat rehabilitasi diabetes ini mendukung konsep healing environment yang pada dasarnya bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan dengan cara merangsang kondisi pasien baik secara psikologis maupun emosional dan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien penderita diabetes. Perancangan ini berlokasi di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Kota Surabaya. Lokasi yang dipilih berada kota Surabaya karena memiliki angka pasien penderita diabetes tertinggi di Jawa Timur dengan 14.377 kasus. Lokasi yang digunakan juga tidak berada jauh dengan masyarakat seperti di daerah lereng gunung untuk menghindari pasien merasa terisolasi dari masyarakat. Konsep healing environment yang digunakan didasarkan pada 7 prinsip dasar yang dikembangkan oleh Gary Coates dalam bukunya “Seven Principles of Life Enhancing Design”. Beberapa penerapan konsep healing environment pada desain pada pusat rehabilitasi diabetes adalah konsep tata massa yang terpisah namun tetap menjadi satu kesatuan di dalam tapak dengan proporsi simetris dan seimbang terhadap tapak. Penerapan prinsip kontras pada elemen-elemen ruang luar namun tetap menjaga kesan dekat dengan alam. Adaptasi bangunan terhadap tapak. Memanfaatkan potensi lingkungan alam di dalam tapak. Jenis bukaan lebar pada bangunan. Konsep warna yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. Serta jenis sirkulasi berupa radial untuk memberikan kemudahan dalam mengakses organisasi ruang luar dan dalam.Kata kunci: Diabetes, rehabilitasi, healing environment.
Identifikasi Pengaruh Material Bangunan Terhadap Kenyamanan Termal (Studi kasus bangunan dengan material bambu dan bata merah di Mojokerto) Damalia Enesty Purnama; Agung Murti Nugroho; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim berdampak terhadap lingkungan sekitar, salah satunya tejadinya global warming yang berakibat pada meningkatnya suhu udara. Kenyaman termal merupakan kondisi yang dirasakan manusia yang dipengaruhi oleh suhu, kecepatan angin, radiasi , kelembaban, dan aktivitas manusia. Material kulit bangunan berperan penting dalam mendapatkan kenyamanan termal ruang dalam. Penggunaan material bambu dan bata merah merupakan material yang mampu menyerap radiasi dan dapat menurunkan suhu udara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penurunan suhu tertinggi yang terjadi pada bangunan dengan konstruksi dinding bambu dan konstruksi dinding bata. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Pengukuran lapangan dilakukan pada rentang waktu aktivitas pada penghuni (08.00-16.00 WIB). Hasil perbandingan menyimpulkan penurunan suhu terbaik pada material kayu dengan ketebalan 5cm.Kata kunci: kenyamanan termal, kulit bangunan, penurunan suhu
Evaluasi Penerapan Prinsip Arsitektur Tropis Nusantara Terhadap Kinerja Termal Lingkungan Pada Bangunan Rumah Tinggal Karya Eko Prawoto Hannaswati Grahitasari Putri; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eko Prawoto merupakan salah satu arsitek Indonesia selalu memperhatikan prinsip iklim tropis pada karyanya. Akan tetapi, terdapat karya bangunan rumah tinggal Eko Prawoto belum memaksimalkan penerapan prinsip iklim tropis. Sehingga diperlukan evaluasi karya arsitek penerapan prinsip Arsitektur Tropis Nusantara untuk menciptakan kenyamanan termal yang baik. Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan Pendekatan metode kualitatif menggunakan analisis visual objek penelitian bangunan rumah tinggal karya Eko Prawoto dariteori prinsip Arsitektur Tropis Nusantara untuk mengetahui seberapa besar prinsip tersebut diterapkan. metode kuantitataif menggunakan analisis numberik untuk mengetahui kinerja termal lingkungan dan penurunan kinerja suhu pada bangunan rumah tinggal karya Eko Prawoto. Hasil yang didapatkan kinerja termal lingkungan pada bangunan rumah tinggal karya Eko Prawoto pada zona nyaman yaitu dengan rentang suhu 23,30C – 28,30C. Sebesar 90,9% dari prinsip Arsitektur Tropis Nusantara telah diterapkan pada objek penelitian bangunan rumah tinggal Eko Prawoto. Sebesar 9,1% dari prinsip yang belum diterapkan dijadikan sebagai rekomendasi desain yaitu rancangan atap berupa lubang ventilasi pada ruang atap dan rancangan bukaan berupa kisi-kisi pada elemen arsitektural.
SMK Perikanan dengan Pendekatan Konservasi Air di Kabupaten Malang Nikita Mahditiara; Sri Utami; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.102 KB)

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup. Meskipun dapat terbaharui dengan cepat, namun dengan adanya perubahan iklim yang cukup mengkhawatirkan saat ini menyebabkan kekeringan di beberapa daerah. Dari 97% permukaan bumi yang tertutup air, namun hanya 1% yang dapat dimanfaatkan. Konservasi air sebagai upaya menjaga kualitas air tanah dan mengurangi penggunaan air tanah secara terus menerus untuk menjaga ekosistem dan untuk penggunaan bagi generasi selanjutnya. Indonesia sebagai negara tropis memiliki curah hujan yang cukup tinggi, sebaiknya memanfaatkan air hujan sebagai sumber air bersih juga. Pemanfaatan konservasi air dengan fokus rain harvesting system sebagai pengganti sumber air bersih seharusnya sudah mulai dilakukan pada bangunan privat maupun komersil, serta melakukan proses daur ulang air pada air limbah yang dihasilkan bangunan akan menghemat penggunaan air dan mengurangi penggunaan air yang sia-sia dan mengurangi limbah yang dihasilkan bangunan.Kata kunci: konservasi air, rain harvesting system, daur ulang air.
Co-Authors Abdu Fadli Assomadi Abdurrahman Shidqul Qudwah Ach. Muchlasi Ridho Adhiniyah, Putri Nur Aditama, M Satya Adli Bulain Afni Fitria Ningsih Afra Hana Melita Agung Rizky Luddityawan Ahsana Nurul Fauzia Ainy Muyassaroh Aisyah Adzkia Yuliwarto Alfa Nanda Ramadhan Alfiah Zakiah Aastutik Ali Soekirno Aliyah, Evana Elirica Almas Nugrahaningsih Amanda, Dita Rizky Amin Setyo Leksnono, Amin Setyo Anisa Budiani Arifah Annisa Daffa Annisa Karolina Annisa Tiar Hapsari Antariksa Antariksa Antariksa Antariksa Antariksa Antariksa Sudikno Antariksa Sudikno Ariz Adhani Satria Budianto Arrifku Hoirul Fazza Arvin Lukyta Astari Hapsari Putri Astari, Dahlia Aula Sekar Arum Pertiwi Aulia Rahmawati Avief Wahyu Hidayat Azizah Fairuz Basyair Bagus Fajar Novianto Bambang Yatnawijaya Bambang Yatnawijaya Soebandono Banu Abdurrahman Barra Pasuka Dewa Benny Karunia Wardana Beta Suryokusumo Beta Suryokusumo Boediono, Nadila Chairil Budiarto Amiuza Chandra Rio Maulana Akbar Cindy Lupita Novia Rizki Cynthia Permata Dewi Damalia Enesty Purnama Damayanti Asikin Damayanti Asikin Damayanti Asikin Dame Teresa Elisabeth Sitorus Dano Quinta Revana Deasy Lastya Sari Dedy Asrizal Desi Ayu Kusuma Dimas Fajar Agung Priambodo Edi Hari Purwono Erisa Ardiansari Erlina Laksmiani Wahjutami, Erlina Laksmiani Fahriansyah, Rahmadatul Faizal Ardiansyah Sangadji Faizatul Ummah Fawwaz Muhammad Haykel Febrianto, Arry Fidelista, Alya Nafisa Firda Ainun Rosyidah Gabriella Rosita Darmawan Garda Ady Yasa Geldy Desdiandra Gibran Khalifah Aulia Gobang, Ambrosius A.K.S. Guruh Pratama Zulkarnaen Handoyono, Ananda Weningtyas Hanief Ariefman Sani Hannaswati Grahitasari Putri Hardian, Gagas Tegar Haru Agus Razziati Haviidho Zulkarnaen Helena Ramantika Herry Santosa Heru Sufianto Heru Sufianto Heru Sufianto Heru Sufianto Ichsan Sukarno Teng Imam Safawi Ahmad, Imam Safawi Indyah Martiningrum Intan Rosita Dewi Intan Tribuana Dewi Irawan Sandi Dana Ramadhan Isnaeni Nur Tafliha Janitra Erlangga Jenny Ernawati Jeslyn Johanna Dawolo Kanoasa Akbar Khomsatun, Siti Kurnia, Widya Aprilia Kusdiwanggo, Susilo Lisa Dwi Wulandari Lisa Dwi Wulandari M ALFI M Satya Aditama M. Satya Adhitama Maulidi, Chairul Mawaddahni, Sari Mia Permatasari Putri Mirza Nabila Rabul Mohammad Amarullah Mubasysyir, Azzam Fuhaid Muhammad Andi Finaldi Nur Tantyo Muhammad Nelza Mulki Iqbal Muhammad Satya Adhitama Muhammad Syamsul Bahri Muthomimah Muzakky, Achmad Nabila Khaira Nabila Ulfah Nadya Farahmeita Taufiq Nikita Mahditiara Novi Dian Arfiani Noviani Suryasari Nur Azlina Nur Fitriatus Sa'diah Nur Rahmah Nurachmad Sujudwijono Nurmayanti, Yunita Nurul Amalia Olivia Paramitha Parmawati, Rita Perdana, Angga Putri Nabila Zatibayani Rahma Fitriani Rahmat Khoirul Huda Ramadhan, Muhammad Hafizh Randy Hardyanto Reddy Dahana Putra Arifin Retno Adriyani Reza Prasetyo Tinumbia Rifky Kurniansyah Rinawati P. Handajani Rinawati Pudji Handajani Rong -Yau Huang Satya Adhitama Satya Aditama Shiddiq, Muhammad Rafi' Sigmawan T. Pamungkas Slamet Slamet Sofyan Surya Atmaja Sri Palupi Prabandari Sri Utami Subhan Ramdlani SUDARMAJI SUDARMAJI Sugiarto Fajar Handoko Susilo Kusdiwanggo, Susilo Syafei, Arie Dipareza Thomas Kurniawan Dima Tito Haripradianto Tito Haripradianto Triyani Indrahapsari Ulung Satria Suwardiyono Umar Widodo Utari Sulistyandari Wibisono, Mulyono Wisnumurti . Wulan Astrini Wulandari, Prisca Kiki Yogi Misbach Adisurya Yogie Maulana Satuhu Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi Zulkifli H. Achmad Zulkifli H. Achmad, Zulkifli H.