Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TEMPAT BELANJA PILIHAN MASYARAKAT DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA Nafila, Hilza; Junengsih, Junengsih; Imanudin, Kaffah; Rustomo, Rustomo; Fauzobihi, Fauzobihi
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11046

Abstract

Pemilihan tempat belanja menjadi bagian yang sangat penting bagi masyarakat dalam memutuskan pembelian untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pilihan tempat belanja berpengaruh terhadap kebutuhan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menerapkan penelitian survei, terhadap 100 warga pada 2 RT di Setu, Cipayung Jakarta Timur dengan menggunakan software statistic SPSS 25. Hasil penelitian diperoleh bahwa pilihan tempat belanja berpengaruh terhadap kebutuhan keluarga. Penghasilan menjadi tolak ukur bagi masyarakat dalam memilih tempat belanja.
Model Inovasi Pemberdayaan Lansia Peduli ASI–MPASI sebagai Tim Pendamping Keluarga Terintegrasi INEY 2 untuk Pencegahan Stunting : Innovative Model of Elderly Empowerment in Breastfeeding–Complementary Feeding Support as Integrated Family Assistance Team for Stunting Prevention in INEY 2 Program Deswani, Deswani; Badriah, Siti; Jannah, Roikhatul; Nirmalasari, Dewi; Aminto, Toto; Yardes, Nelly; Untung, Andi Sari Bunga; Junengsih, Junengsih; Fitriana, Shentya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.874

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga diperlukanupaya pencegahan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan program nasional. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan kelompok lansia peduli menyusui dan makanan pendamping bayi yang dilibatkan sebagai tim pendamping keluarga di wilayah Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui kunjungan rumah terhadap 242 balita usia 7–25 bulan pada enam kelurahan. Lansia yang telah mengikuti pelatihan melakukan pendampingan bersama kader kesehatan dengan memantau status gizi balita serta memberikan edukasi gizi dasar kepada keluarga.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal, meskipun masih terdapat balita dengan gizi kurang dan gizi lebih. Ditemukan bahwa risiko gizi kurang meningkat pada usia di atas 12 bulan, sementara gizi lebih mulai tampak pada usia 19–25 bulan. Pola pemberian makanan pendamping yang baik berhubungan dengan status gizi normal, namun tidak sepenuhnya mencegah gizi lebih. Cakupan edukasi gizi kepada keluarga sangat tinggi, menunjukkan keberhasilan dalam pelaksanaan program, meskipun masih terdapat kasus gizi bermasalah. Kesimpulan: keterlibatan lansia peduli menyusui dan makanan pendamping bayi dapat menjadi model inovatif dalam memperkuat peran tim pendamping keluarga. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya keberlanjutan pendampingan melalui pemantauan rutin, peningkatan kualitas edukasi, serta dukungan lintas sektor untuk memastikan pencegahan stunting berjalan lebih efektif.
Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun Syarifah, Rosta; Arifah, Putri Listya Arifah; Marlina, Endah; Junengsih, Junengsih
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Oktober Tahun 2025
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i2.400

Abstract

Latar Belakang: Konflik antar saudara kandung atau yang dikenal sebagai sibling rivalry merupakan situasi yang cukup sering ditemui pada anak usia dini. Di Indonesia cukup tinggi sekitar 47,2 juta jiwa pada tahun 2018, hampir 75% anak menunjukkan gejala sibling rivalry. Pola asuh yang tidak sesuai, seperti terlalu otoriter atau terlalu permisif, dapat memicu rasa iri dan kompetisi di antara anak-anak dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana hubungan pola pengasuhan orang tua dengan kecenderungan munculnya sibling rivalry pada anak-anak usia 3 sampai 5 tahun. Metode: Kajian ini dilakukan dalam bentuk studi literatur, dengan menelusuri dan mereview tujuh artikel ilmiah nasional yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020 hingga 2025. Artikel-artikel diperoleh melalui pencarian sistematis di database Google Scholar dan Semantic Scholar. Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang disusun menggunakan pendekatan PICOS. Semua artikel yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Hasil: Dari hasil penelaahan, seluruh artikel menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola asuh orang tua dengan intensitas terjadinya sibling rivalry (p < 0,05). Pola asuh otoriter dan permisif sering kali berkaitan dengan meningkatnya frekuensi konflik antar saudara, sementara gaya pengasuhan demokratis justru cenderung menurunkan tingkat perselisihan di antara anak-anak. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara cara orang tua mendidik anak dan kemungkinan timbulnya konflik saudara pada masa dini. Penerapan pola asuh yang demokratis, adil, serta peka terhadap kebutuhan emosional setiap anak dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dalam mengurangi risiko sibling rivalry.
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Sopir Jaklingko Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Pada Penumpang Jaklingko Jakarta Utara) Junengsih, Junengsih; Setiawati, Setiawati; Hestiawati, Wa Ode
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi sopir terhadap kepuasan pelanggan pada layanan transportasi publik Jaklingko di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 98 responden yang terdiri atas sopir Jaklingko dan pelanggan layanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda setelah seluruh asumsi klasik terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,304; sig. = 0,015), sedangkan komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih dominan (β = 0,753; sig. = 0,000). Secara simultan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,652, yang menunjukkan bahwa 65,2% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal sumber daya manusia, khususnya kepuasan kerja dan komitmen organisasi sopir, memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan transportasi publik. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan manajemen jasa dalam konteks transportasi publik perkotaan, serta secara praktis memberikan dasar bagi pengelola layanan transportasi untuk merumuskan kebijakan peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia.
MENTAL HEALTH AND WORK ENVIRONMENT EFFECTS ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE PUBLIC SECTOR Makhrisyafrisal, Mohammad; Junengsih, Junengsih; Dina, Nur
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (In Processs)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i01.52204

Abstract

High administrative demands and sustained performance targets placed civil servants under continuous work pressure, making mental health and work environment critical factors in maintaining performance. This study aimed to examine the effects of mental health and work environment on employee performance at the Deputy for Small Enterprises, Ministry of Micro, Small, and Medium Enterprises. A quantitative survey method was applied using structured questionnaires distributed to 87 civil servants selected through stratified random sampling. The data were analyzed using multiple linear regression supported by validity, reliability, and classical assumption testing. The results show that mental health and work environment have positive and significant effects on employee performance, both individually and jointly. The coefficient of determination is 0.688, indicating that 68.8 percent of performance variation is explained by the two variables. These findings confirm that employee performance in the public sector is strongly influenced by psychological well-being and supportive working conditions.
The Role of Ambidextrous Leadership and Self-Serving Bias in Enhancing Organizational Agility through Psychological Safety as a Mediating Variable in Non-Formal Education Intan, Lusi Reni; Junengsih, Junengsih; Yosminaldi, Yosminaldi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10, No 2 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v10i2.10338

Abstract

Rapid environmental changes require organizations, including education and training institutions, to develop high adaptive capabilities, commonly referred to as organizational agility. This study aims to examine the role of ambidextrous leadership and self-serving bias in enhancing organizational agility through psychological safety as the mediating variable in non-formal education. A quantitative research design was employed using a survey method involving 108 employees of Build Better Communication, a non-formal education. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that ambidextrous leadership has a positive and significant effect on organizational agility (β = 0.394; p < 0.05) and psychological safety (β = 0.568; p < 0.05). Psychological safety also has a positive and significant effect on organizational agility (β = 0.335; p < 0.05). Self-serving bias has no significant direct effect on organizational agility (β = 0.028; p > 0.05), but it significantly influences psychological safety (β = 0.245; p < 0.05). Furthermore, psychological safety partially mediates the relationship between ambidextrous leadership and organizational agility (β = 0.190; p < 0.05) and fully mediates the relationship between self-serving bias and organizational agility (β = 0.082; p < 0.05). The R-square values of 0.412 for Psychological Safety and 0.433 for Organizational Agility indicate a moderate explanatory power of the model. These findings highlight the critical role of ambidextrous leadership and psychological safety in enhancing organizational agility and emphasize psychological safety as a key psychological mechanism linking leadership behavior and cognitive bias to organizational adaptability.
Co-Authors Aminto, Toto Ariandi, Ryan Pangestu Arifah, Putri Listya Arifah Army, Widya Lelisa Aticeh, Aticeh Ayuni, Putri Bayudhirgantara, Emanuel M Beltri Hasudungan Sinurat Chairunnisa, Eliza Darka, Darka Deswani, Deswani Dewi Nirmalasari dina, nur Dwi Wahyuni, Elly Dwianto, Agung Surya Endriani, Wa Ode Fahmi Hafid Fatimah, Yulia Ulfah Fauzobihi, Fauzobihi Fa’uzobihi, Fa’uzobihi Ferrizqi, Puri Ardina Filah, Nafilah Gustion, Irsyad Sefrialdi Hamzah Bustomi Herlina, Erna Herlyssa, Herlyssa Hestiawati, Wa Ode Hia, Ahmad Kultur Intan, Lusi Reni Irawan, Pristanto Ria Ismuni , Mutdi Istiqomah, Ummi Jannah, Roikhatul Jehanara, Jehanara Juli Oktalia Kaffah Imanuddin M R Santosa Krisdianti, Heni Kurniawati Mulyanti Kusumastuti, Ani Latif, Rovi Lia Nurcahyani Limiani, Yenika Makhrisyafrisal, Mohammad Marlina, Endah Marlina, Endah Dian Misbahul Munir Munawarah, Raudhatul Nafila, Hilza Nuraini Nuraini Nuridah, Siti Nurlelawati, Nurlelawati Putra, Anggara Priyandana Rasyid, Aliy Rosyadi, Imam Rustomo, Rustomo Rustomo, Rustomo` Safitri, Debby Diana Saputro, Allya Saputro, Allyya Sasmito, Hendra Setiawati Setiawati Setiowati, Devi Shentya Fitriana Siregar, Mukhlidah Hanum Siti Alfiah Siti Badriah Slamet Sutrisno Sri Sukamti, Sri Sriwenda, Djuju Sunaryo, Widodo Supriyadi Supriyadi Supriydi, Supriydi Sutiyasih, Hety Syarifah, Rosita Syarifah, Rosta Syaripah, Rosita Taufik Saleh Tita Miawati Untung, Andi Sari Bunga Wahyuni, Elly Dwi Wijaya, Adrian Wijaya, Shabrina Risma Yardes, Nelly Yosminaldi, Yosminaldi Yulita, Erika yusnita, nancy