Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PAKAN FERMENTASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EFISIENSI USAHA TERNAK PADA KELOMPOK TANI TERNAK “SALING PENDI” KECAMATAN UTAN Rezki Amalyadi
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v5i1.3313

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pakan fermentasi sebagai strategi peningkatan efisiensi usaha ternak pada Kelompok Tani Ternak “Saling Pendi” di Kecamatan Utan. Permasalahan utama yang dihadapi peternak adalah tingginya biaya pakan dan fluktuasi kualitas pakan konvensional yang berdampak pada produktivitas ternak. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi identifikasi potensi bahan pakan lokal, penyuluhan, pelatihan pembuatan pakan fermentasi, serta pendampingan implementasi di tingkat peternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan bahan pakan lokal melalui teknologi fermentasi. Pakan fermentasi yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik dan diterima oleh ternak, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan menekan biaya produksi. Selain itu, tingkat adopsi teknologi oleh anggota kelompok tergolong tinggi, ditunjukkan dengan kemampuan peternak memproduksi pakan fermentasi secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas kelompok dan mendukung keberlanjutan usaha ternak berbasis sumber daya lokal.
Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Ternak Ruminansia Di Kelompok Ternak Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Aminurrahman; Sulaiman Ngongu Depamede; Rr. Agustin; Dwi Kusuma Purnamasari; Rezki Amalyadi; Ine Karni; I Gede Nano Septian; Fahrullah; Muhammad Muhsinin; Vebera Maslami; Zaid Al Gifari; Azhary Noersidiq
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.11014

Abstract

Ruminant livestock management counselling has been provided to farmer groups in Sukadana Village to improve skills in beef cattle husbandry, housing, health, and reproduction. The success of animal husbandry depends on breeding, feeding, and rearing management, with non-genetic factors contributing greatly to reproductive efficiency. This service aims to evaluate the effectiveness of ruminant husbandry management counselling conducted at the Sukadana Village Livestock Group, Pujut District, Central Lombok Regency. Lack of knowledge of farmers in maintenance is a major challenge. Counselling and training play an important role in improving farmers' knowledge and supporting food security and sustainable agriculture (SDGs point 2). This community service activity was carried out through surveys, interviews, observations, material presentation, and discussions to increase livestock productivity in Sukadana Village. The results showed that the counselling provided succeeded in increasing the knowledge and skills of farmers in the aspect of maintenance management. Farmers who actively participated in the counselling showed significant improvements in more efficient and sustainable farming practices. In addition, the evaluation results also revealed that the extension helped overcome some of the problems faced by farmers, such as feed shortages and livestock diseases. In conclusion, extension services on ruminant livestock management in the Sukadana Village Livestock Group have had a positive impact on improving farmers' productivity and welfare. Recommendations for future extension services include increasing the frequency and variety of extension materials, as well as developing a more comprehensive training programme to address the specific needs of farmers in the area.
Penguatan Manajemen Pakan Kambing Peranakan Etawa Untuk Menunjang Produksi Ternak Perah Pada Kelompok Ternak Muda Mandiri Ica Ayu Wandira; Muhammad Dohi; I Nyoman Sadia; Ryan Aryadin Putra; Ine Karni; Aminurrahman; I Gede Nano Septian; Rezki Amalyadi; Eva Amalia Pratiwi; Luluk Lailatun Nurjanah; Ikhwan Firhamsah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15226

Abstract

This community service activity aims to strengthen the understanding of Peranakan Etawa (PE) goat farmers in the Kelompok Ternak Muda Mandiri of Setanggor Village, Praya Barat District, West Nusa Tenggara, regarding feed management that can support sustainable dairy production. The activity involved 25 farmers. The approach used in this activity is participatory, delivered through materials, in-depth discussions, and question-and-answer sessions, aimed at enhancing farmers' knowledge of feed quantity, quality, and continuity, as well as their connection to livestock production and productivity. The activity results showed an improvement in farmers' understanding of alternative feeds and the importance of efficient feed management. Through communicative, interactive discussions, farmers also discussed the practical problems they face and the solutions that can be applied. Overall, this activity successfully strengthened the farmers' capacity to manage PE goat feed, which is expected to improve productivity and ensure the sustainability of the PE goat farming business in the future.
Optimalisasi Manajemen Reproduksi Ternak Sapi melalui Penyuluhan pada Kelompok Peternak “Tunas maju” di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat Aminurrahman; Ryan Aryadin Putra; Khairil Anwar; Rezki Amalyadi; Ine Karni; Ica Ayu Wandira; M. Ridwan Saedi; Zaid Al Gifari; I Gede Nano Septian; Azhary Noersidiq; Vebera Maslami; Fahrullah; Luluk Lailatun Nurjanah; Ikhwan Firhamsah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15034

Abstract

This community service activity aimed to improve farmers’ knowledge and skills in implementing cattle reproductive management through extension and mentoring programs. The activity was conducted with the “Tunas Maju” farmer group in Setanggor Village, Praya Barat District. The methods included preparation, material delivery, interactive discussions, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The extension materials covered basic reproductive concepts, estrus detection, mating management, and the application of artificial insemination. The results showed an increase in farmers’ understanding, particularly in identifying estrus signs, determining the appropriate mating time, and recognizing the importance of reproductive recording. The program also enhanced farmer participation and their ability to manage reproductive practices more effectively. With improved farmer capacity, it is expected that reproductive efficiency and cattle productivity can be sustainably increased.
PHYSICAL AND ORGANOLEPIC TEST OF FREE-RANGE CHICKEN MEAT BAKSOK WITH SAGO STARCH ADDITION AT DIFFERENT CONCENTRATIONS Rezki Amalyadi
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jpn.v11i2.16869

Abstract

Sago flour contains high starch and low price so it can be used as a substitute in making meatballs. The large amount of carbohydrate content (starch) contained in sago flour as a filler makes starch ingredients high and cheap so that it can be used as a substitute in making meatballs. This study aims to determine the effect of the addition of sago flour with different concentrations on the Physical and organoleptic tests of free-range chicken meatballs. This research was carried out in the laboratory room of the Faculty of Life Sciences and Technology, Sumbawa University of Technology, West Nusa Tenggara. This research was carried out in June 2024. Data analysis used a Complete Random Design (CRD) with 4 treatments and 5 adventures. The treatment given in making kampung chicken meatballs is the addition of different chewy ingredients. The results of the study showed that the Physical and organoleptic properties of free-range chicken meatballs with the addition of free-range chicken at different concentrations had an effect on the pH of P0 15% 6.14 ± 0.8a, Taste P0 3.40 ± 0.86a, Color P3 3.16 ± 1.37a. while in the variables of cooking succulents, the yield, aroma and texture did not differ significantly (P>5%).
Inovasi Pemanfaatan Silase Batang Jagung sebagai Pakan Alternatif untuk Peternak di Desa Teruwai Rezki Amalyadi
Diakoneo : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Teruwai di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menghadapi tantangan dalam penyediaan pakan hijauan berkualitas sepanjang tahun, terutama pada musim kemarau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas 30 peternak dalam mengolah batang jagung pascapanen menjadi silase sebagai alternatif pakan fermentasi yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan, dan evaluasi hasil fermentasi. Peternak dilatih mencacah batang jagung, menambahkan starter EM4, serta menyimpan bahan dalam kondisi anaerob selama 21 hari. Hasil kegiatan menghasilkan sekitar 1 Ton silase, dengan kualitas yang baik, ditunjukkan oleh aroma asam segar, warna kecokelatan, dan tekstur yang kompak. Respons ternak terhadap silase menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi silase sederhana berbasis bahan lokal dapat diterapkan secara mandiri serta berkontribusi terhadap efisiensi biaya pakan, peningkatan kesejahteraan peternak, dan penguatan ekonomi sirkular serta ketahanan pangan lokal berbasis sumber daya desa.
Respons Agronomis dan Nutrisi Rumput Gama Umami terhadap Regimen Pupuk: Implikasi Sistem Pakan Ternak: Agronomic and Nutritional Responses of Gama Umami Grass to Fertilizer Regimens: Implications for Livestock Feeding Systems Rezki Amalyadi
Agrocentrum Vol. 4 No. 1 (2026): Agrocentrum
Publisher : Agriculture Faculty - UPN "Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrocentrum.v4i1.118

Abstract

Gama Umami grass (Pennisetum purpureum var. Gama Umami) is a superior forage grass that has the potential to support ruminant livestock productivity in tropical regions. The productivity and nutritional quality of this grass are greatly influenced by the fertilization strategy applied. This review article aims to synthesize empirical findings related to the agronomic and nutritional responses of Gama Umami grass to various fertilizer regimens and their implications in livestock feeding systems. This study was compiled based on an analysis of 44 scientific articles published in the last ten years and retrieved from reputable scientific databases. The review results show that inorganic fertilizers, especially nitrogen-based ones, consistently increase vegetative growth, biomass production, and crude protein content, but have the potential to cause nutrient imbalances and environmental impacts when used excessively. Organic and biological fertilizers make an important contribution to improving soil properties, microbial activity, and the sustainability of forage production systems, although yield increases tend to be more gradual. The integration of organic, inorganic, and bio fertilizers in an integrated fertilization regime has been proven to optimize the agronomic performance and nutritional quality of Gama Umami grass in a sustainable manner. These findings emphasize the importance of balanced and contextual fertilization management to improve the efficiency of tropical livestock feeding systems.
Centrosema pubescens: Leguminosa Tropis Multifungsi untuk Pakan Ternak Berkelanjutan Rezki Amalyadi
Farm - Jurnal Ilmu Peternakan Vol 1 No 2 (2025): Farm : Jurnal Ilmu Peternakan
Publisher : Program Studi Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/farm.v1i2.686

Abstract

Permintaan global terhadap produk hewani terus meningkat, mendorong perlunya sistem pakan ternak yang berkelanjutan, terutama di wilayah tropis yang menghadapi tantangan lingkungan dan keterbatasan sumber daya. Centrosema pubescens, leguminosa tropis merambat dari famili Fabaceae, menunjukkan potensi tinggi sebagai hijauan pakan alternatif. Tinjauan ini bertujuan mengevaluasi karakteristik botani, nilai nutrisi, potensi budidaya, serta kontribusinya terhadap produktivitas ternak dan konservasi lingkungan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa C. pubescens memiliki kandungan protein kasar yang tinggi, toleransi terhadap kekeringan dan tanah asam, serta kemampuan fiksasi nitrogen yang mendukung kesuburan tanah. Integrasinya ke dalam sistem peternakan mampu meningkatkan kinerja ternak, efisiensi konversi pakan, dan ketahanan produksi terhadap perubahan iklim. Meskipun demikian, adopsi luas masih menghadapi hambatan seperti ketersediaan benih dan kurangnya pengetahuan petani. Oleh karena itu, dukungan riset, penyuluhan, dan kebijakan sangat diperlukan untuk mendorong pemanfaatan optimal C. pubescens dalam pembangunan peternakan tropis yang berkelanjutan.
Daun Mimba sebagai Solusi Alami untuk Mengatasi Anti-Nutritional Factors (ANFs) dalam Pakan Ternak Rezki Amalyadi
Farm - Jurnal Ilmu Peternakan Vol 1 No 2 (2025): Farm : Jurnal Ilmu Peternakan
Publisher : Program Studi Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/farm.v1i2.687

Abstract

Produksi ternak menghadapi berbagai tantangan nutrisi dan lingkungan, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah (LMIC), di mana akses terhadap pakan berkualitas sering terbatas. Salah satu hambatan utama dalam efisiensi pakan adalah keberadaan faktor anti-nutrisi (anti-nutritional factors/ANFs) seperti tanin, saponin, fitat, dan oksalat, yang dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta menurunkan performa ternak. Daun mimba (Azadirachta indica) merupakan sumber fitokimia alami yang memiliki potensi sebagai aditif pakan karena kandungan senyawa bioaktifnya, seperti azadirachtin, nimbin, dan flavonoid, yang memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasi. Artikel tinjauan ini mengeksplorasi manfaat dan tantangan penggunaan daun mimba dalam pakan ruminansia dan non-ruminansia, termasuk mekanisme mitigasi ANFs, dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas hewan, serta pengaruh lingkungan seperti pengurangan emisi metana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan daun mimba yang tepat dapat menurunkan kandungan ANF secara signifikan, meningkatkan kecernaan, efisiensi pakan, dan kesehatan usus. Dengan pendekatan formulasi yang aman dan dosis yang sesuai, daun mimba berpotensi besar dalam mendukung sistem peternakan yang efisien, sehat, dan berkelanjutan