Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Manajemen Beternak Sapi Potong Di Kelompok Ternak Tunas Maju Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah: Counseling on Beef Cattle Management in Tunas Maju Livestock Group, Setanggor Village, West Praya Subdistrict, Central Lombok District Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Wandira, Ica Ayu; Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Al Gifari, Zaid; Aryadin Putra, Ryan; Anwar, Khairil
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6596

Abstract

Penyuluhan manajemen beternak sapi potong memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen beternak sapi potong yang dilakukan di Kelompok Ternak Tunas Maju, Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Metodologi yang digunakan meliputi survei, wawancara, dan observasi langsung terhadap anggota kelompok ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemen pakan, kesehatan ternak, dan reproduksi. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatan signifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasil evaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalah yang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya, penyuluhan manajemen beternak sapi potong di Kelompok Ternak Tunas Maju telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi dan variasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensif untuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Analisis Tingkat Permintaan Telur Ayam Kampung di Pasar Aikmel, Kabupaten Lombok Timur Amalyadi, Rezki; Yanti, Baiq Ratna Indah
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 5 No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v5i3.886

Abstract

Permintaan telur ayam kampung di Pasar Aikmel dipengaruhi harga tinggi, pasokan terbatas, preferensi konsumen, distribusi, daya beli, dan persaingan. Tujuan penelitian yakni mengetahui permintaan telur ayam kampung di Pasar Aikmel, Kabupaten Lombok Timur dan mengetahui pengaruh harga terhadap daya beli konsumen telur ayam di Pasar Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Studi ini termasuk 30 orang yang menyelesaikan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,1% dari harga telur ayam lokal, harga produk lain, jumlah keluarga dan rasa berkontribusi terhadap permintaan telur ayam lokal di pasar Aikmel. Di luar model, faktor -faktor lain mempengaruhi 15,9%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa x1 (harga untuk telur ayam lokal), x2 (harga dalam artikel lain), x4 (jumlah keluarga), dan x5 (rasa) mempengaruhi variabel y (permintaan untuk telur ayam lokal) di pasar aikmel. Sementara itu, faktor X3 (pendapatan keluarga) dipengaruhi oleh 84,1% dari variabel Y (permintaan untuk telur ayam lokal).
Physical Quality and Organoleptic Quality of Mutton Meatballs with The Addition of Cassava Flour at Different Levels: Kualitas Fisik Dan Mutu Organoleptik Bakso Daging Kambing Dengan Penambahan Tepung Singkong Pada Level Yang Berbeda Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.15-24

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of cassava flour in various levels on the physical and organoleptic quality of meatballs made from mutton. The physical and organoleptic quality tests included measurements of pH, cooking shrinkage, yield, aroma, taste, colour, and texture. The research design applied was a completely randomized design (CRD) with four treatments and five repetitions. For data analysis, ANOVA was used on physical parameters and organoleptic test with Kruskal Wallis method. The findings of the study showed that the highest pH, cooking shrinkage, and yield were achieved in P3, which was with the addition of cassava flour at the level of 20%. Aroma, flavour, and texture did not show a significant effect on the variation of the level of cassava flour addition. However, colour has a significant effect related to the level of cassava flour addition of 20%. It can be concluded that the addition of cassava flour at the level of 20% can affect the colour, pH, cooking shrinkage and yield of mutton meatballs.
Integration Of Genetic And Nutritional Factors In The Production And Quality Of Dairy Goat Milk: A Review: Integrasi Faktor Genetik Dan Nutrisi Dalam Produksi Dan Kualitas Susu Kambing Perah : Review Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Aminurrahman, Aminurrahman; Wandira, Ica Ayu; Gifari, Zaid Al; Septian, I Gede Nano; Anwar, Khairil
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.57-71

Abstract

The need for animal protein in Indonesia continues to increase, driving the popularity of goat milk as an alternative to cow's milk that is easier to digest and has health benefits. This study aims to review genetic and nutritional factors that affect the production and quality of dairy goat milk. The method used is a literature review of relevant scientific sources. Data analysis was carried out qualitatively. The results of the study indicate that genetic and nutritional factors play a major role in goat milk production. Imported goats such as Alpine (2,633 liters/lactation) and Saanen (2,621 liters/lactation) are more productive than local breeds such as Sapera (264.6 liters/lactation) and Peranakan Etawa (154.3 liters/lactation), supported by strict genetic selection and optimal maintenance management. Milk composition also varies, with Senduro goats having the highest total solids (14.30%), protein (3.74%), and fat (6.40%) compared to Alpine. Nutrition plays an important role in supporting milk production, with high protein sources such as lamtoro (32.0%) and turi (31.29%), as well as fat from turi (7.57%) and indigofera (6.15%) which increase milk fat content. Genetic and nutritional factors affect the production and quality of goat milk, with imported goats being more productive and Senduro goats being superior in milk composition. Proper feed and good management improve milk quality and livestock health. Understanding these genetic and nutritional factors is expected to be the basis for efforts to increase the productivity and quality of dairy goat milk in Indonesia
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Identification of Nuisance Animals in Edible Bird's Nest Farming in Tanjung, North Lombok Regency Septian, I Gede Nano; Aminurrahman, Aminurrahman; Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Gifari, Zaid Al
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.9120

Abstract

The cultivation of edible bird's nest in North Lombok Regency is experiencing rapid growth. This can be attributed to the rising demand for edible bird's nest products. Nevertheless, the primary challenge to its advancement is the presence of nuisance animals. The objective of this study was to identify and categorise nuisance animals present in edible bird's nest cultivation sites within the boundaries of the Tanjung sub-district. The present study employed a descriptive qualitative approach, with data collection undertaken via purposive sampling. The findings of this study identified seven species of nuisance animals in edible bird’s nest cultivation in the area of Tanjung Subdistrict. The following animals are included in this category: snakes, rats, geckos, owls, bats, cockroaches, and ants. These animals have the capacity to exert a direct influence on the swiftlet population, thereby diminishing edible bird’s nest production, particularly within the confines of the Tanjung Subdistrict.
Jurnal Review : Daging Kambing/Domba Bukan Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Journal Review: Goat and Lamb Meat Is Not a Causative Factor of High Blood Pressure (Hypertension) Aminurrahman; Ine Karni; Rezki Amalyadi; Zaid Al Gifari; I Gede Nano Septian; Musanip
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7286

Abstract

Hypertension is a global health issue that often goes unnoticed due to its lack of symptoms and poses a risk of serious complications such as heart disease and stroke. One food frequently associated with elevated blood pressure is goat meat. This article aims to review various research findings regarding the relationship between goat meat consumption and the risk of hypertension. The method used is a literature review of 20 scientific articles published between 2001 and 2022, obtained from databases such as Google Scholar and PubMed. The findings indicate that consuming goat meat in moderation does not cause hypertension, primarily due to its lower saturated fat content compared to beef and chicken. Hypertension is more influenced by genetic factors, high-sodium diets, and unhealthy lifestyles. Excessive salt used in the preparation of goat meat dishes may trigger high blood pressure, particularly in individuals with impaired kidney function. From an Islamic perspective, moderate meat consumption was also exemplified by the Prophet Muhammad (peace be upon him) and his companions. Therefore, goat meat can serve as a nutritious food source if consumed wisely in appropriate portions and frequency.
Penyuluhan Manajemen Pakan Ternak dalam Menanggulangi Perubahan Iklim di Desa Sukadana Lombok Tengah: Livestock Feed Management Counseling in Tackling Climate Change in Sukadana Village, Central Lombok Septian, I Gede Nano; Noersidiq, Azhari; Muhsinin, Muhammad; Aminurrahman, Aminurrahman; Hasma, Hasma; Haryani, Ni Ketut Dewi; Taqiuddin, Moh; Gifari, Zaid Al; Fahrullah, Fahrullah; Maslami, Vebera; Karni, Ine; Amalyadi, Rezki
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7412

Abstract

Desa Sukadana terletak tidak jauh dari Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, yaitu di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sebagian besar penduduk di desa ini beprofesi sebagai peternak sapi. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Sukadana tentang dampak perubahan iklim terhadap sektor peternakan sapi dan bagaimana cara-cara yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketahanan iklim pada ternak sapi di daerah tersebut. Metode Pelaksanaan dilaksanakan dengan ceramah dan diskusi tanya jawab. Hasil dari pelaksanaan ini adalah beberapa teknologi yang dapat dilakukan dalam rangka ketahanan iklim untuk menanggulangi perubahan musim yang terjadi di lokasi mitra.
Penerapan Teknologi Fermentasi dalam Pengolahan Pakan Ternak Kambing Lokal Berbasis Daun Lamtoro di Kabupaten Lombok Utara: The Application of Fermentation Technology in Lamtoro-based Animal Feed Processing for Native Goats in North Lombok Regency Anwar, Khairil; Aminurrahman; septian, I Gede Nano; amalyadi, Rezki; karni, Ine; Unsunnidhal, Lalu; Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar; Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin; Andriati, Rina; Sriasih, Made; Ali, Muhamad; Sukarne; Putra, Ryan Aryadin; Zaid Al Gifari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7582

Abstract

Pengembangan ternak kambing lokal menghadapi tantangan dalam penyediaan pakan hijauan berkualitas secara berkelanjutan, terutama pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah daun lamtoro (Leucaena leucocephala), yang diketahui memiliki kandungan protein dan TDN (Total Digestible Nutrients) yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peternak kambing lokal di Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai teknologi fermentasi hijauan pakan ternak berbasis lamtoro sebagai alternatif pakan ternak yang bernutrisi dan ekonomis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternak dapat memahami dan mempraktikkan proses fermentasi hijauan pakan ternak, yang mencakup persiapan bahan, penambahan dedak dan starter, pencampuran, dan penyimpanan secara anaerob. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengolahan hijauan pakan ternak dengan teknologi fermentasi. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha peternakan kambing dan peningkatan perekonomian masyarakat peternak di daerah pedesaan.