Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of the Project-based Learning Concept in terms of the Independent Curriculum in Developing Learning Creativity in Islamic Religiouas Education Nasri Indra Padang; Firdaus W Suhaeb
JPASDEV : Journal of Public Administration and Sociology of Development Vol 4, No 1 (2023): JPASDEV : Journal of Public Administration and Sociology of Development
Publisher : Fakultan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpasdev.v4i1.65667

Abstract

Indonesia's future can be seen from the school's efforts to form, design and manage a system that is in accordance with the increasingly rapid developments of the era. In dealing with these problems, it is necessary for educational institutions to participate in adjusting to these conditions by finding appropriate learning model solutions. A system-independent curriculum that is designed and is still being hotly discussed to become the newest education system combined with Project-Based Learning solutions that have projects that accompany the learning process. This study aims to describe the implementation of Project-Based Learning at SMA Muhammadiyah 4 Surabaya in terms of the independent curriculum and to describe students' creativity in learning Islam through Project-Based Learning. The research method used is a qualitative method with a case study approach. As for the research results obtained, namely the learning model that has been applied has been successful and in accordance with the abilities and expectations of creativity and the independent curriculum because students can accept the application of Project-Based Learning as a learning model that encourages them to increase their creativity in learning according to the independent curriculum. There are recommendations for other researchers, that there are still many solutions to facilitate the learning process. This does not mean that Project-Based Learning is the only solution, but there are many other alternative ways that are even suitable to be applied to develop students' creativity. Recommendations for educators, it is hoped that they can prepare learning models for this learning model in a more well-conceived concept so that students can achieve more optimally.Keywords:Project based Learning, Independent Curriculum, Student Creativity, Islamic Religious Education
INFRASTRUKTUR EKONOMI SEBAGAI FAKTOR KUNCI PERUBAHAN SOSIAL : PENDEKATAN KARL MARX Andi Ayudhia Tenri Batari Yasin; Firdaus W Suhaeb
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.51131

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi kulitatif dan berdasarkan teori Karl Marx, penelitian ini berfokus pada fungsi utama infrastruktur ekonomi dalam mendorong perubahan sosial. Infrastruktur ekonomi yang meliputi sarana telekomunikasi, ketenagalistrikan, dan transportasi berdampak besar pada dinamika sosial dan struktur masyarakat. Studi ini menunjukkan bagaimana infrastruktur ekonomi berperan sebagai alat kunci dalam membentuk hubungan produksi, distribusi kekayaan, dan kelas sosial dalam masyarakat melalui analisis teori Marx. Untuk memahami pandangan Marx tentang infrastruktur ekonomi, sebuah studi kualitatif dari tulisan utamanya, termasuk "Capital" dan "The Communist Manifesto," digunakan sebagai teknik penelitian. Menurut sudut pandang ini, infrastruktur ekonomi berfungsi sebagai penopang struktural dari struktur sosial yang lebih besar seperti institusi politik, hukum, dan budaya. Dinamika kekuasaan, ketimpangan sosial, dan konflik kelas dipengaruhi oleh infrastruktur ekonomi yang berada di bawah kendali kelas kapitalis (kapitalis). Memahami dinamika ekonomi dan sosial dalam masyarakat modern, di mana konflik kelas dan ketidakadilan sosial terus menjadi masalah utama, juga dipengaruhi oleh konsekuensi penelitian ini.This research uses a qualitative methodology and based on the theory of Karl Marx, this research focuses on the main function of economic infrastructure in driving social change. Economic infrastructure which includes telecommunications, electricity and transportation facilities has a major impact on the social dynamics and structure of society. This study shows how economic infrastructure plays a role as a key tool in shaping relations of production, wealth distribution, and social class in society through an analysis of Marx's theory. To understand Marx's views on economic infrastructure, a qualitative study of his major writings, including "Capital" and "The Communist Manifesto," was used as a research technique. According to this viewpoint, economic infrastructure serves as the structural underpinning of larger social structures such as political, legal and cultural institutions. The dynamics of power, social inequality, and class conflict are influenced by the economic infrastructure that is under the control of the capitalist class (capitalist). Understanding economic and social dynamics in modern society, where class conflict and social injustice continue to be major problems, is also influenced by the ramifications of this research.
Sociopreneurship Sebagai Pilihan Karir Generasi Muda Andi Sahrul Jahrir; Muhammad Syukur; Firdaus W Suhaeb
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.4994

Abstract

The demographics that occurred in this decade have had a significant influence on Indonesia's social, political, economic and cultural systems. Youth who are the drivers of the demographic bonus are quickly taking positions and roles in the world of employment and political platforms and ideals that intersect with the realm of capitalism. In taking a role in the flow of the economic system, some young people feel they have the potential and freedom to develop their business and personal potential through entrepreneurship. Furthermore, the younger generation is trying to take on the role of being a social entrepreneurial agent. Socioentrepreneurship is nothing new for some young people as the key to reducing the level of inequality in Indonesia. Apart from that, the emergence of the smart city trend is a challenge for the government to collaborate with the private sector and civil society to create a good social business ecosystem in villages. On the other hand, smart villages are an attractive output as a mainstreaming goal of sociopreneurship. Empowerment and the creative economy become a playing field for youth and society to carry out social business. Moreover, with its natural potential and international market share, history has always looked at the creative products of Indonesian youth. So, this is not difficult to achieve. This article is a partial summary of the author's experience interacting over several years with start-ups, creative economy entrepreneurs, the social business community and social entrepreneurs in society. From the results of this article, it was found that young people with a variety of very fast and sophisticated technologies are starting to view social business opportunities as a survival option amidst their limited ability to find work. Social entrepreneurship is one of the keys for Indonesia to accelerate rapid and equitable economic and social development.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI PASCA PANDEMI COVID 19 Abdhika Salafi Wahid; Ronaldi Ronaldi; Idham Irwansyah Idrus; Firdaus W Suhaeb
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i1.60856

Abstract

Kemampuan suatu negara untuk bersaing secara internasional sangat bergantung pada tingkat pertumbuhan ekonominya. Pelaku usaha UMKM merupakan salah satu kekuatan utama di belakang dan penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pendapatan PDB Indonesia dan prospek lapangan kerja akan meningkat berkat UMKM di negara ini. Namun karena ketidakstabilan akibat pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perlambatan perputaran pendapatan para pelaku UMKM di Indonesia, stabilitas perekonomian menjadi terganggu. Agar pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Indonesia pulih dari pandemi Covid-19 bahkan melampaui keberhasilan sebelumnya, pemerintah sebagai pengambil kebijakan harus memperhatikan, mendukung, dan memberikan arah kebijakan yang tepat bagi peningkatan UMKM di Indonesia. . Dengan tetap berpegang pada standar ilmiah, pendekatan penulisan memanfaatkan studi literatur dengan meneliti jurnal dan website yang dikaitkan dengan judul artikel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan dan mengetahui sejauh mana kontribusi pelaku UMKM di Indonesia terhadap pemulihan perekonomian negara pasca pandemi Covid-19.
Sosialisasi Permakultur Dalam Menunjang Pertanian Berkelanjutan di Desa Bola Bulu Kabupaten Sidenreng Rappang Emanuel Omedetho Jermias; Muh. Nur Awal; Abdul Rahman; Firdaus W. Suhaeb
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v2i1.39

Abstract

Salah satu kebiasaan masyarakat petani setelah panen ialah melakukan pembakaran terhadap sisa-sisa tanaman. Hal ini tentu dapat mengganggu kestabilan lingkungan hidup dan akan berdampak negatif bagi kehidupan manusia. Pada sisi lain, lahan pekarangan dibiarkan menganggur padahal lahan ini dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Fenomena ini juga berlaku di Desa Bola Bulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Atas dasar hal itu, maka diadakanlah kegiatan pengabdian masyarakat, sebagai bentuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri. Pengabdian ini memperkenalkan sistem pertanian permakultur dengan tujuan agar masyarakat Desa Bola Bulu dapat mengelola lingkungan, termasuk lingkungan pekarangan dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara saling berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan aparat desa. Hasilnya, para peserta menyambut antusias kegiatan ini, dan membuka wawasan mereka akan kelebihan sistem permakultur yang ekonomis dan ramah terhadap lingkungan. Mereka menyadari bahwa ternyata perilaku membakar sisa-sisa tanaman dapat berdampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
SIKAP TOLERANSI MAHASISWA BEDA AGAMA (Studi Kasus di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Makassar) Anas, Rosmiati; Suhaeb, Firdaus W
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.51130

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi kasusĀ  metodologi penelitian lapangan. Kajian ini dilakukan secara on-site di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Makassar untuk mengumpulkan data dan informasi tentang toleransi beragama dan implikasinya terhadap praktik ibadah. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk mengembangkan pemahaman yang komprehensif dan kontekstual tentang topik yang diteliti, penelitian ini akan berkonsentrasi untuk memahami dan menelaah pandangan warga Kampus Pascasarjana UNM tentang toleransi beragama. Dalam penelitian ini, data primer akan diperoleh secara langsung dari tenaga pendidik dan beberapa mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Peneliti akan melakukan observasi, wawancara, atau pengumpulan data secara langsung dari responden yang hadir pada waktu kejadian atau dalam konteks penelitian tersebut. Data primer ini akan memberikan informasi yang spesifik dan relevan mengenai sikap toleransi dalam beragama di Kampus Pascasarjana UNM. Data yang diperoleh akan diungkapkan secara jelas dan lengkap untuk memberikan gambaran mendalam tentang pengalaman toleransi mahasiswa berbeda agama di kampus pascasarjana UNM, tujuan utamanya adalah untuk memahami situasi aktual dan memberikan pemahaman yang bermakna kepada pembaca. Tekknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.This study uses a case study field research methodology. This study was conducted on-site at the Makassar State University Postgraduate Campus to collect data and information about religious tolerance and its implications for religious practices. This research uses a qualitative methodology to develop a comprehensive and contextual understanding of the topic under study. This research will concentrate on understanding and examining the views of the UNM Postgraduate Campus residents regarding religious tolerance. In this study, primary data will be obtained directly from teaching staff and several postgraduate students at Makassar State University. Researchers will conduct observations, interviews, or collect data directly from respondents who were present at the time of the incident or in the context of the research. This primary data will provide specific and relevant information regarding religious tolerance at the UNM Postgraduate Campus. The data obtained will be disclosed clearly and completely to provide an in-depth picture of the experiences of tolerance of students of different religions at the UNM postgraduate campus, the main purpose of which is to understand the actual situation and provide a meaningful understanding to the reader. Data collection techniques include observation, interviews and documentation.
Fenomena Perilaku Bullying di Lingkungan Pendidikan Andriyani, Hesti; Idrus, Idham Irwansyah; Suhaeb, Firdaus W
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2176

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah asset untuk pembentukan karakter seseorang di masa depan. Sekolah memiliki peran penting dalam mengelola Pendidikan dengan memperhatikan hak-hak dari siswa sesuai dengan yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 tentang persamaan hak dimata hukum. Penelitian ini mengguanakan metode libray research atau kepustakaan yakni dengan menelaah hasil penelitian peneliti terdahulu yang sama dengan penelitian yang hendak dilakukan melalui beberapa buku, jurnal dan sumber informasi lainnya yang dianggap relevan. Faktor-faktor penyebab terjadinya Tindakan bullying itu bisa berasal dari keluarga, sekolah, teman sebaya, media massa, dan individu. Bentuk dari perilaku bullying itu dapat berupa overtĀ  bullying, indirect bullying dan cyber bullying. Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh guru dalam mencegah dan menangani Tindakan bullying di lingkungan sekolah diantaranya dengan Membuat aturan yang jelas dan tegas terkait dengan perilaku bullying serta sanksi bagi pelaku bullying, Memberikan ruang yang aman bagi para korban dengan membuat kartel aduan bullying, Melakukan kampanye stop bullying baik itu di kelas ataupun tingkat sekolah, Memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban sehingga siswa lebih menghargai rekan nya, Memantau siswa secara intensive di lingkungan sekolah, dan Melakukan koordinasi antara orang tua siswa, guru dan kepala sekolah.
Rumah mikro plus: Arsitektur fleksibel untuk hunian dan usaha Indrayuni, Armi; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.44468

Abstract

Urbanisasi dan perubahan gaya hidup modern telah mendorong permintaan terhadap rumah mikro yang efisien. Rumah mikro plus, dengan konsep arsitektur fleksibel, merespons tren ini. Penelitian ini menganalisis elemen-elemen rumah mikro plus dalam konteks fleksibilitas ruang, efisiensi, estetika, keberlanjutan, dan dampak sosialnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis naratif deskriptif. Rumah mikro plus menonjol dalam fleksibilitas ruang dengan menggunakan dinding geser dan furnitur modular untuk mengadaptasi ruangan sesuai kebutuhan. Efisiensi ruang dicapai melalui penyimpanan terintegrasi dan penataan ruang yang optimal. Estetika desainnya menekankan garis bersih dan palet warna minimalis, menciptakan tampilan modern dan praktis. Keberlanjutan dicerminkan dalam penggunaan material ramah lingkungan dan efisiensi energi. Interaksi sosial dan pembentukan komunitas didukung melalui ruang bersama dan area terbuka. Rumah mikro plus adalah solusi efisien dan inklusif di lingkungan perkotaan, menciptakan hunian yang nyaman, berkelanjutan, dan mendukung interaksi sosial. Dengan demikian, desain ini menjembatani kebutuhan fungsional, estetis, dan keberlanjutan dalam arsitektur perkotaan modern.
Identitas Budaya di Era Globalisasi Hairil, Hairil; Suhaeb, Firdaus W; Ismail, Ashari
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5240

Abstract

Kebudayaan merupakan identitas nasional suatu bangsa. Identitas nasional suatu bangsa dapat dikatakan sebagai suatu keunikan, ciri khas yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa lain, namun kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mempercepat proses globalisasi tersebut. Akibatnya, timbul berbagai permasalahan di bidang kebudayaan, seperti hilangnya budaya asli suatu daerah, tergerusnya nilai-nilai budaya, melemahnya nasionalisme dan patriotisme, hilangnya kasih sayang kekeluargaan dan gotong royong, serta hilangnya ketidakcocokan gaya hidup. Budaya Indonesia. Banyaknya budaya asing yang masuk dan mempengaruhi Indonesia karena longgarnya sistem pemerintahan dan maraknya media komunikasi dan informasi, khususnya internet dan media sosial. Oleh karena itu, dengan masuknya budaya asing di era globalisasi, sering menganggap bahwa budaya semacam ini lebih baik dari budaya bangsanya sendiri, bahkan jika itu adalah budaya asing, itu justru dapat mematikan karya budaya dan seni bangsanya sendiri, sehingga hilangnya identitas keindonesiaan perlahan tergerus oleh budaya asing
MAKASSAR HAJJ HOSPITAL : HARMONISATION OF SERVICES WITH CLINICAL PRACTICE GUIDELINES AND ISLAMIC PRINCIPLES Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W; Ibrahim, Irviani Anwar
Homes Journal = Hospital Management Studies Journal Vol 5 No 1 (2024): Homes Journal: February
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hmsj.v5i1.42885

Abstract

Background: In the accreditation standard of hospitals in Indonesia, the preparation and application of clinical guidelines is indeed required in the form of a Clinical Practice Guide (PPK), especially for patient management with high risk. The accreditation standard also requests that PPK also be the basis for conducting the quality and safety of patients provided by each clinicali. In addition, it is needed by the Islamic Health Services which apply Sharia principle. The problem that is usually buried is how to implement Islamic values in management and health services in hospitals. Objective: This study aims to determine the standard of services that are in accordance with the clinical practice guide (PPK) and the management of Islamic services at the Makassar General Hospital in Haji Regional Hospital. Method: The research method used a type of qualitative research with an approach. Result: The results obtained from the interview conducted, the Hajj Hospital has provided services that are in accordance with clinical practice guidelines and Islamic services standards at the Hajj Hospital have been well gone. Conclusion: Haji Hospital has provided services in accordance with clinical practice guidelines, clinical pathways and service standards. The form of these services is generally in accordance with Standard Operating Procedures (SOP).
Co-Authors ,, Hijrah . ,, Mentari Dwi Putri Ramadhani ., Ashari Ismail ., Fitriani . ., Nur Azizah ., Rahayu . A Safriadi Darmansyah A A. Octamaya Tenri Awaru Abdhika Salafi Wahid Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman A. Sakka Abrar, Muh. Ade Rahmat, Ade Agustang, Andi Agustiawan, Agustiawan Ahmad Said, M. Ridwan Akhiruddin Akhiruddin Alwi, Fitri Anas, Rosmiati Anastasia Astuti Andi Ayudhia Tenri Batari Yasin Andi Elvira Anggraeni Andi Sahrul Jahrir Andi, Emerentiana Tulak Andriyani, Hesti Anggraeni, Neti Anisah Aah Marfuah Armita Septiana Darwis Ashari Ismail Awalia, Rahnma Ayu Trisna Azzahra, Nindya Aulia Bakhtiar, Asri Ainun Besse Wulandari Aziz Dahlan, Mubarak Darwis, Armita Septiana Devi, Dista Putri Dian Novita Sari Dista Putri Devi Edi Hariyadi Emanuel Omedetho Jermias Ernawati S K Ernawati S Kaseng Ernawati S Kaseng Ernawati S. K Ernawati S. Kaseng Ernawati Syahruddin Kaseng Faisal Tanjung Firman Umar Gustia, Gustia Hairil Hairil, Hairil Hanifah Said, Sitti Azizah Hasruddin Husma, Husma Idang, Sri Wahyuni Handayani Idrus, Idham Irwansyah Ihdayatul, Maghfira Indrayuni, Armi Indri Inraswari Irmawati Irmawati Irmawati paly Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Ismail, Ashari Jumadi Jumadi K, Ernawati S, Kaseng, Ernawati S Kaseng, Ernawati Syahruddin Kumala, Andi Loise, Mariani M, Mario S. M.Ridwan Said Mario Mario Mario Mario Mario s.m , Masliana Masliana, Masliana Mauliadi Ramli Mauliadi Ramli Mega Mustikasari Muh Ashar Arsad Muh. Nur Awal Muh. Rasyid Ridha Muhammad Syahril Arifuddin Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Syukur Musdalifah Musdalifah Musrayani Usman Mustari Mustari Mutia Nur Ilmi Nahriana Nahriana Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nangga, Amirah Nasri Indra Padang Nur Fadillah Juliana Nur Hidayah Nur Intan, Nur Nur Syahdi Abdi Nur, Muhammad Khaerul Nurannisa Lumanto Nurlela Nurlela Pallawagau, Saddam Taruna Pince Salempa Riah Reski Sirajuddin Ridho, M Yunasri Riri Amandaria Ronaldi Ronaldi Said, M Ridwan Salehuddin, Salehuddin Siti Aisyah Sitti Hadijah, Sitti SM, Mario Sri Jayanti Rasyid St Junaeda Sudirman, Ibrahim Syam, Eka Pratiwi Tamrin, Sopian Taty Sulastry Utomo, Jepri Wulandari . , Yunus, Muh.Yusri Yusrawati Yusrawati