p-Index From 2021 - 2026
10.261
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya UNM Geographic Journal Phinisi Integration Review Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Pengabdian UNDIKMA JPASDEV:Journal of Public Administration and Sociology of Development Pinisi Business Administration Review Predestinasi Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Anifa Studi Gender dan Anak KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Journal of Health Quality Development (JHQD) Social Landscape Journal Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business International Journal of Education and Humanities Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Social Sciences and Economics PREDESTINATION : Journal of Society and Culture EDUSOS: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) J-CEKI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Perubahan Perilaku Masyarakat Kumuh Perkotaan Melalui Program Kota Tanpa Kumuh Mutia Nur Ilmi; Firdaus W. Suhaeb
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 7 No 3 (2023): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL & BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v7i3.175

Abstract

This research aims to find out: How people's urban behavior has changed through the implementation of the City Without Slums (KOTAKU) program in Tallo Village, Makassar City. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The number of informants in this research was 9 people who were determined using a Purposive Sampling technique with the criteria 1) Tallo Village residents who had lived for at least the last ten years who felt the impact of the slums of surrounding organizations, 2) Tallo Village community institutions. The data collection techniques used in this research are observation, interviews and documentation methods. The three-step qualitative data analysis technique includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that: changes in urban community behavior that have emerged through the City Without Slums (KOTAKU) program in Tallo Village, Makassar City take three forms, namely cognitive changes, affective changes, and psychomotor changes.
Resiliensi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Sri Jayanti Rasyid; Firdaus W. Suhaeb
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 7 No 3 (2023): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL & BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v7i3.176

Abstract

This research was conducted to determine and describe community resilience to flood disasters in Suli Village, Suli District, Luwu Regency. This type of research is qualitative research with a descriptive approach by determining research subjects through purposive sampling techniques. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The analysis technique uses data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that community resilience to flood disasters is 1) The ability to manage risk, 2) The community's ability to adapt before a flood occurs, during a flood and after a flood occurs, and 3) The community's ability to meet food needs.
Alokasi Waktu Pramuniaga pada Keluarga di Kota Makassar Firdaus W. Suhaeb
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 6 No 2 (2022): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL & BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the socio-economic aspects of the driving force married women working so that entrance into the public sector as a clerk in the city of Makassar Mall Panakukang; and large allocation of time women workers who work as clerks at the Mall Panakukang family than working the household.This study used qualitative methods with descriptive approaches, techniques of collecting data through observation, interviews, documentation, and triangulation. Sampling using a purposive sampling technique on 20 people informant. The results showed that the factors driving the woman works as a saleswoman at the Mall Panakukang Makassar, the social aspects include: the future of children, husband's work, and self-actualization. While the economic aspect includes: husband's income, expenditure in the household, and the desire to save money. The division of time allocation in women workers as a salesman families were divided into 3 groups of the division of time, ie before going to work, while he was at work and after returning to work is 8 hours of working time so that 16 hours of rest that is used to take care of household chores. The impact is felt for the families of the working woman working woman is still helping their families in meeting the economic needs of working women, although her family has had its own domestic life.
DINAMIKA KORUPSI MENGENAI TANTANGAN DAN SOLUSI DALAM PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA Intan, Nur; Nangga, Amirah; Idrus, Idham Irwansyah; Suhaeb, Firdaus W
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i1.61353

Abstract

Korupsi terjadi disebabkan adanya penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang dimiliki oleh pejabat atau pegawai demi kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan pribadi atau keluarga, sanak saudara dan teman. Wertheim (dalam Lubis, 1985) menyatakan bahwa seorang pejabat dikatakan melakukan tindakan korupsi bila ia menerima hadiah dari seseorang yang bertujuan mempengaruhinya agar ia mengambil keputusan yang menguntungkan kepentingan si pemberi hadiah. Penyebab Terjadinya Korupsi yaitu Sistem Penyelenggaraan Negara yang Keliru, kompensasi pns yang rendah, pejabat yang serakah, law enforcement tidak berjalan, hukuman yang ringanterhadap koruptor, tidak ada keteladanan pemimpin, pengawasan yang tidak efektif, budaya masyarakat yang kondusif kkn. Langkah pemberantasan korupsi yaitu, membangun supremasi hukum dengan kuat, menciptakan kondisifitas nyata di semua daerah, eksistensi para aktivis, menciptakan pendidikan anti korupsi, dan sebagainya. Korupsi dalam pelayanan publik telah menjadi masalah yang persisten di Indonesia, mempengaruhi efisiensi, keadilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Artikel ini mengkaji dinamika korupsi dalam pelayanan publik di Indonesia, menyoroti tantangan yang dihadapi serta menyajikan beberapa solusi yang dapat diimplementasikan. Berdasarkan analisis terhadap data dan literatur yang tersedia, artikel ini menyimpulkan bahwa korupsi dalam pelayanan publik disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk regulasi yang lemah, budaya korupsi yang persisten, dan kurangnya transparansi dan akuntabilitas. 
KONFLIK TERHADAP KLAIM CHINA ATAS WILAYAH ZONA EKONOMI EKSKLUSIF INDONESIA DI LAUT NATUNA UTARA Andi, Emerentiana Tulak; Husma, Husma; Suhaeb, Firdaus W; Idrus, Idham Irwansyah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i1.60920

Abstract

Laut Natuna Utara, sebagai bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau, menjadi Saksi bisu pergolakan maritim akibat klaim Nine-Dash Line oleh Tiongkok. Penelitian ini mengkaji keabsahan klaim tersebut berdasarkan ketentuan UNCLOS 1982 dan mengkaji sikap Indonesia dalam menghadapi klaim maritim Tiongkok di Laut Natuna Utara.Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yuridis dengan pendekatan peraturan-undangan (statuependekatan), sejarah (pendekatan sejarah), dan studi kasus ( pendekatan kasus hukum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim Nine-Dash Line Tiongkok atas Laut Natuna Utara bertentangan dan tidak relevan dengan ketentuan UNCLOS 1982. Analisis hukum menunjukkan bahwa klaim sembilan garis putus-putus Tiongkok melampaui batas wilayah yang ditentukan UNCLOS 1982, sehingga menimbulkan tumpang tindih wilayah seluas 50.000 km setara dengan Indonesia. Klaim ini bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum laut internasional, termasuk kedaulatan dan hak atas wilayah laut. Indonesia, dalam menangani klaim ini, dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada konflik teritorial dengan Tiongkok di Laut Natuna Utara. Sikap ini didasarkan pada bukti-bukti sejarah dan hukum yang kuat, di mana Indonesia memiliki kedaulatan dan hak berdaulat yang sah atas wilayah tersebut. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah strategi bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam menghadapi klaim maritim Tiongkok di Laut Natuna Utara, antara lain: Memperkuat dokumentasi dan verifikasi data terkait kedaulatan dan hak berdaulat Indonesia di Laut Natuna Utara, Meningkatkan patroli maritim di Laut Natuna Utara untuk menjaga keamanan wilayah.;Melakukan diplomasi maritim yang proaktif dengan negara-negara tetangga dan komunitas internasional untuk membangun aliansi dalam melawan klaim ilegal Tiongkok;Memperkuat penegakan hukum maritim untuk menindak tegas pelanggaran batas wilayah oleh pihak asing;Meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga perlindungan maritim Indonesia .Konflik maritim di Laut Natuna Utara merupakan isu yang kompleks dan krusial bagi Indonesia. Upaya diplomasi, penegakan hukum, dan edukasi publik yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan hak berdaulat Indonesia di wilayah maritimnya.Kata Kunci: Cina; Laut Natuna Utara; Sembilan Garis Putus-PutusLaut Natuna Utara yang merupakan bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau menjadi Saksi bisu gejolak maritim akibat klaim Nine Dash Line yang dilakukan Tiongkok. Penelitian ini mengkaji keabsahan klaim berdasarkan ketentuan UNCLOS 1982 dan mendalami sikap Indonesia dalam menghadapi klaim maritim Tiongkok di Laut Natuna Utara. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis normatif dengan pendekatan hukum-undangan, sejarah, dan kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa klaim Sembilan Garis Putus Tiongkok atas Laut Natuna Utara bertentangan dan tidak relevan dengan ketentuan UNCLOS 1982. Analisa hukum menunjukkan bahwa klaim Sembilan Garis Putus Tiongkok melebihi batas teritorial yang ditetapkan UNCLOS 1982 sehingga mengakibatkan terjadinya tumpang tindih wilayah. sekitar 50.000 kilometer persegi dengan Indonesia. Klaim ini bertentangan dengan prinsip dasar hukum maritim internasional, termasuk kedaulatan dan hak maritim. Indonesia dalam menyikapi klaim tersebut dengan tegas menegaskan tidak ada konflik teritorial dengan Tiongkok di Laut Natuna Utara. Pendirian ini didasarkan pada bukti sejarah dan hukum yang kuat, dimana Indonesia mempunyai kedaulatan dan hak berdaulat yang sah atas wilayah tersebut. Kajian ini merekomendasikan beberapa langkah strategi bagi Indonesia untuk memperkuat posisi terhadap klaim maritim Tiongkok di Laut Natuna Utara, antara lain: memperkuat dokumentasi dan verifikasi data terkait aset dan hak aset Indonesia di Laut Natuna Utara; meningkatkan patroli maritim di Laut Natuna Utara untuk menjaga kedaulatan wilayah; terlibat dalam diplomasi maritim yang proaktif dengan negara-negara tetangga dan komunitas internasional untuk membangun kerangka melawan klaim ilegal Tiongkok; memperkuat penegakan hukum maritim untuk mengatasi secara tegas pelanggaran batas wilayah yang dilakukan pihak asing; dan meningkatkan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian maritim Indonesia. Konflik maritim di Laut Natuna Utara merupakan permasalahan yang kompleks dan krusial bagi Indonesia. Upaya diplomasi, penegakan hukum, dan pendidikan masyarakat yang berkelanjutan merupakan kunci untuk menjaga kedaulatan dan hak kedaulatan Indonesia di wilayah maritimnya.Kata Kunci: Cina; Laut Natuna Utara; Sembilan Garis Putus-Putus
TANTANGAN DAN PELUANG DALAM MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER DI DUNIA PEKERJAAN Syam, Eka Pratiwi; Masliana, Masliana; Suhaeb, Firdaus W; Idrus, Idham Irwansyah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 19, Nomor 2 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i2.60928

Abstract

Tantangan dan peluang kesetaraan gender di dunia pekerjaan menjadi fokus utama dalam era kontemporer ini. Meskipun kemajuan telah terjadi, kesenjangan gender tetap menjadi isu relevan dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang kesetaraan gender di tempat kerja serta menganalisis dampak globalisasi dan teknologi terhadap isu ini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa perusahaan multinasional dan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan terkait digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kebijakan inklusif yang diterapkan, diskriminasi dan stereotip gender masih menjadi hambatan signifikan. Pembahasan mengungkapkan bahwa globalisasi dan perkembangan teknologi memberikan dampak ganda: di satu sisi, mereka membuka peluang untuk pekerjaan yang lebih inklusif; di sisi lain, mereka juga memperkuat beberapa bentuk diskriminasi berbasis gender. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kebijakan inklusif, pelatihan kesadaran gender, dan peningkatan representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan. Dengan memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan ini, kesetaraan gender di tempat kerja dapat menjadi kenyataan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
MENGGALI AKAR PENYEBAB STUNTING DI INDONESIA Bakhtiar, Asri Ainun; Azzahra, Nindya Aulia; Idrus, Idham Irwansyah; Suhaeb, Firdaus W
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 19, Nomor 2 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i2.60897

Abstract

Permasalahan stunting di Indonesia masih menjadi persoalan yang serius. Tulisan ini membahas akar penyebab stunting di Indonesia dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama stunting dan mengusulkan strategi penanganan yang efektif. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dari berbagai jurnal ilmiah. Data menunjukkan bahwa angka stunting di Indonesia menurun dari 27,7% pada 2019 menjadi 21,6% pada 2022. Anak-anak berusia 3 hingga 4 tahun menyumbang sebagian besar kasus, dengan 6% dari total kasus. Meskipun terjadi penurunan, angka tersebut masih di atas standar World Health Organization (WHO) yang menetapkan prevalensi stunting harus kurang dari 20%. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting menjadi 17% pada 2023 dan 14% pada 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting memiliki beragam penyebab, dengan kurangnya asupan gizi pada ibu dan anak sebagai faktor utama. Kekurangan gizi yang dialami ibu sebelum dan selama kehamilan, serta selama 1000 hari pertama kehidupan anak, berdampak signifikan pada pertumbuhan mereka. Stunting memiliki dampak jangka pendek dan panjang yang serius, menegaskan pentingnya intervensi yang komprehensif. Rekomendasi yang diajukan mencakup penerapan solusi holistik yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Pendekatan ini diharapkan dapat mengatasi penyebab utama stunting dan mempercepat penurunan prevalensinya.
PENDAMPINGAN KASUS KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK DI PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) KOTA MAKASSAR Hanifah Said, Sitti Azizah; Suhaeb, Firdaus W; SM, Mario
PREDESTINASI Vol 16, No 2 (2023): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v16i1.47544

Abstract

ABSTRAK Sitti Azizah Hanifah Said, 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pendampingan yang diberikan kepada anak yang mengalami kekerasan fisik pada Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar dan hambatan yang dihadapi Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kota Makassar dan hambatan yang dihadapi oleh Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kota Makassar untuk membantu korban kekerasan Oleh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Gunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan. Kriteria pelapor adalah: Fasilitator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar yang mendampingi kasus kekerasan terhadap anak, telah bekerja selama 3 tahun dan menangani lebih dari 3 kasus kekerasan terhadap anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara dan pencatatan. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pendampingan terhadap anak yakni dapat berupa pendampingan konseling, pendampingan medis, pendampingan psikologis, serta rehabilitas dan reintegrasi. 2) Beberapa pendampingan yang dilakukan masih belum maksimal sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Dalam pendampingan konseling, kendala yang dihadapi yaitu korban dan pelaku tidak dapat bersikap koperatif di mana banyak informasi-informasi yang disembunyikan. Sementara dalam pendampingan medis tidak terlalu banyak ditemukan kendala. Pernyataan dari pendamping yang bersangkutan mengungkapkan bahwa mereka tidak terlalu mengalami kendala untuk pendampingan medis karena dari pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar melakukan kerja sama dengan rumah sakit pemerintah. Selanjutnya dalam pendampingan psikologis, kendala yang dihadapi yaitu kurangnya sumber daya manusia atau pendamping. Tenaga pendamping khusus psikologis bahkan hanya terdapat satu orang. Terakhir, kendala yang dihadapi dalam rehabilitas dan reintegrasi yaitu fasilitas pada rumah aman yang belum memadai serta pihak keluarga maupun lingkungan sekitar yang tidak mau menerima korban. 
KOMUNITAS WAHDAH ISLAMIYAH (STUDI TENTANG STRATEGI DAN DAMPAKNYA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ISLAM PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN MANGGALA KAMPUNG NIPA-NIPA ., Nur Azizah; Suhaeb, Firdaus W; ., Ashari Ismail
PREDESTINASI Vol 16, No 1 (2023): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i2.40126

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan yaitu: 1. Strategi komunitas Wahdah Islamiyah pada Masyarakat, 2. dampak kehadiran komunitas Wahdah Islamiyah dalam menanamkan nilai-nilai pada Masyarakat di Kecamatan Manggala Metode kualitatif adalah metode peneliian yang digunakan di dalam penilitian ini. Jumlah informan 10 orang. Pemilihan informan dalam riset ini digunakan dengan metode purposive yaitu memiliki maksud dan tujuan dengan kriteria informan: 1). Masyarakat (perempuan), 2). pengurus aktif komunitas Wahdah Islamiyah, 3). lama bergabung di lembaga dakwah komunitas Wahdah Islamiyah >1 tahun, 4). usia 20 - 52 tahun. Adapun teknik yang dipakai didalam mengumpulkan data yaitu dimulai dari teknik observasi kemudian dilakukan wawancara dan terkahir dokumentasi. Selanjutnya dianalisi dengan menggunakan teknik reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Teknik pengabsahan data meningkatkan ketekunan pengamatan dan melakukan triangulasi.Hasil riset ini menemukan data yang diperoleh dilapangan sebagai berikut: 1. strategi komunitas Wahdah Islamiyah pada Masyarakat adalah: 1. melalui pendidikan yaitu: 1). P2TQ (pembinaan dan pengajaran tahfidzul Qur’an, 2). Kaderisasi seperti pembinaan ilmu keislaman muslimah dan peningkatan kualitas dan kuantitas Muslimah. 2. melalui dakwah misalnya; 1). pengajian akbar muslimah, 2). kajian kontemporer, 3). daurah seputar ramadhan, 3. melalui majelis taklim misalnya; pembentukan majelis taklim dan peningkatan kualitas ibu-ibu majelis taklim. 4. melalui kesehatan yaitu penyuluhan kesehatan untuk ibu-ibu dan remaja putri dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. 5. melalui sosial dengan mengadakan tanggap bencana dan pelayanan penyelenggaraan jenazah. Dampak Wahdah Islamiyah pada Masyarakat antara lain; a). meningkatkan pengetahuan individu/kelompok, b). perubahan perilaku individu/kelompok, c). membina lingkungan masyarakat yang religius.  
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kondisi Sosial Anak Remaja di Perumahan Yayasan Gubernur Kota Makassar ., Fitriani .; Suhaeb, Firdaus W; M, Mario S.
PREDESTINASI Vol 16, No 1 (2023): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i2.40122

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran terjadinya perceraian di Perumahan Yayasan Gubernur Kota Makassar. (2) Mendeskripsikan dampak sosial anak remaja di perumahan Yayasan Gubernur Kota MakassarJenis penelitian ini adalah kualitatif dengan penentuan subjek melalui teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunanakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, yang digunakan untuk memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dalam penelitian ini di analisis dengan analisis deskriptif kualitatif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penyebab utama perceraian yang terjadi di perumahan Yayasan Gubernur Kota Makassar ialah perselingkuhan, KDRT, dan Perekonomian. (2) Dampak sosial yang ditimbulkan akibat perceraian orang tua adalah kondisi sosial anak yang tidak baik interaksi adalah lebih menutup diri sehingga tidak dapat berinteraksi dilingkungan kompleks perumahan dan terganggunya pendidikan pada anak hingga dikeluarkan dari sekolah karena sering membolos. 
Co-Authors ,, Hijrah . ,, Mentari Dwi Putri Ramadhani ., Ashari Ismail ., Fitriani . ., Nur Azizah ., Rahayu . A Safriadi Darmansyah A A. Octamaya Tenri Awaru Abdhika Salafi Wahid Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman A. Sakka Abrar, Muh. Ade Rahmat, Ade Agustang, Andi Agustiawan, Agustiawan Ahmad Said, M. Ridwan Akhiruddin Akhiruddin ALFIAN DAHRUN, ALFIAN Alwi, Fitri Anas, Rosmiati Anastasia Astuti Andi Ayudhia Tenri Batari Yasin Andi Elvira Anggraeni Andi Sahrul Jahrir Andi, Emerentiana Tulak Andriyani, Hesti Anggraeni, Neti Anisah Aah Marfuah Armita Septiana Darwis Ashari Ismail Awalia, Rahnma Ayu Trisna Azzahra, Nindya Aulia Bakhtiar, Asri Ainun Besse Wulandari Aziz Dahlan, Mubarak Darwis, Armita Septiana Devi, Dista Putri Dian Novita Sari Dista Putri Devi Edi Hariyadi Emanuel Omedetho Jermias Ernawati S K Ernawati S Kaseng Ernawati S Kaseng Ernawati S. K Ernawati S. Kaseng Ernawati Syahruddin Kaseng Faisal Tanjung Firman Umar Gustia, Gustia Hairil Hairil, Hairil Hanifah Said, Sitti Azizah Hasruddin Husma, Husma Idang, Sri Wahyuni Handayani Idrus, Idham Irwansyah Ihdayatul, Maghfira Indrayuni, Armi Indri Inraswari Irmawati Irmawati Irmawati paly Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Ismail, Ashari Jumadi Jumadi Jumadi K, Ernawati S, Kaseng, Ernawati S Kaseng, Ernawati Syahruddin Kumala, Andi Loise, Mariani M, Mario S. M.Ridwan Said Mario Mario Mario Mario Mario s.m , Masliana Masliana, Masliana Mauliadi Ramli Mauliadi Ramli Mega Mustikasari Muh Ashar Arsad Muh. Nur Awal Muh. Rasyid Ridha Muhammad Ilyas Muhammad Syahril Arifuddin Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Syukur Musdalifah Musdalifah Musrayani Usman Mustari Mustari Mutia Nur Ilmi Nahriana Nahriana Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nangga, Amirah Nasri Indra Padang Nur Fadillah Juliana Nur Hidayah Nur Intan, Nur Nur Syahdi Abdi Nur, Muhammad Khaerul Nurannisa Lumanto Nurlela Nurlela Pallawagau, Saddam Taruna Pince Salempa Riah Reski Sirajuddin Ridha , M. Rasyid Ridho, M Yunasri Riri Amandaria Ronaldi Ronaldi Said, M Ridwan Salehuddin, Salehuddin Siti Aisyah Sitti Hadijah, Sitti SM, Mario Sofiana Sri Jayanti Rasyid St Junaeda Sudirman, Ibrahim Syahruni, Nurul Syam, Eka Pratiwi Tamrin, Sopian Taty Sulastry Utomo, Jepri Wulandari . , Yunus, Muh.Yusri Yusrawati Yusrawati Zulkarnain Zulkarnain