Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TECHNOPRENEURSHIP PEMBUATAN MEDIA EDUKATIF RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS GREEN ECONOMY PADA SISWA SMP 2 KERINCI Sahara Sahara; Iwan Putra; Nurmala Sari; Novia Sri Dwijayanti; Dwi Rayana Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5413

Abstract

ABSTRACTThe training and technical assistance activities on technopreneurship for the creation of eco-friendly educational media based on the green economy were carried out with students of SMP Negeri 2 Kerinci as an effort to foster creativity, innovation, and entrepreneurial spirit from an early age. This program was designed to integrate the concept of environmental sustainability with the development of entrepreneurial skills (edupreneurship), enabling students not only to produce educational media that are useful for the learning process but also to have economic value. The methods applied included the dissemination of green economy concepts, practical training in creating educational media from recycled materials, and technical assistance throughout the production process to simple marketing. The results of the activities indicated an increase in students’ understanding of the importance of environmental friendliness in entrepreneurship, improvement of skills in creating creative products, and the growth of motivation to develop business ideas based on education and the environment. Therefore, this program is expected to serve as an initial step in building a culture of edupreneurship among students, in line with the principles of sustainable development.Keywords: Technopreneurship, green economy, educational media, edupreneurship, students ABSTRAKKegiatan pelatihan dan pendampingan teknis technopreneurship pembuatan media edukatif ramah lingkungan berbasis green economy dilaksanakan pada siswa SMP Negeri 2 Kerinci sebagai upaya menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan berwirausaha sejak dini. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan konsep keberlanjutan lingkungan dengan pengembangan keterampilan kewirausahaan (edupreneurship), sehingga siswa tidak hanya mampu menghasilkan produk media edukatif yang bermanfaat dalam proses pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep green economy, pelatihan keterampilan praktis pembuatan media edukatif dari bahan daur ulang, serta pendampingan teknis dalam proses produksi hingga pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya ramah lingkungan dalam wirausaha, keterampilan dalam menciptakan produk kreatif, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan ide-ide usaha berbasis pendidikan dan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya edupreneurship di kalangan pelajar, yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.Kata Kunci: technopreneurship, green economy, media edukatif, edupreneurship, siswa
Peran Gaya Hidup Hedonis Dalam Mediator Pengaruh Dompet Digital Dan Literasi Keuangan Terhadap Impulse Buying Generasi Z Di Pendidikan Ekonomi Nurulia Amriani; Iwan Putra; Sahara Sahara
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan dompet digital dan literasi keuangan terhadap impulse buying serta menguji peran gaya hidup hedonis sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Generasi Z Jurusan PIPS FKIP Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 166 responden yang dipilih dari 285 populasi menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dompet digital, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Dalam pengujian mediasi, gaya hidup hedonis tidak terbukti memediasi hubungan penggunaan dompet digital terhadap impulse buying, tetapi terbukti memediasi hubungan literasi keuangan terhadap impulse buying. Dengan demikian, impulse buying dipengaruhi secara langsung oleh penggunaan dompet digital, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis, sementara peran mediasi hanya ditemukan pada hubungan literasi keuangan terhadap impulse buying. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa di era cashless.
Optimizing Branding and E-Commerce Strategies to Strengthen Women's Entrepreneurship in the Melayu Jambi Creative Industry Muazza Muazza; Mayasari Mayasari; Revis Asra; Iwan Putra; Tohap Pandapotan Simaremare
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i1.606

Abstract

Women entrepreneurs within the creative sector of the Melayu Jambi community possess substantial potential to boost the local economy through culturally inspired products. Nonetheless, initial field observations and foundational data reveal that 68% of these business owners lack a distinct brand identity, 72% experience restricted access to digital marketing channels, and merely 35% engage actively with e-commerce platforms, leading to diminished market presence and diluted product competitiveness. A gap analysis based on these initial insights and a review of earlier studies shows that most empowerment programs concentrate on general entrepreneurial skills, while integrated branding and e-commerce support rooted in local cultural principles is scarce. Consequently, this initiative seeks to enhance women entrepreneurs' capabilities through culturally infused branding and e-commerce enhancement. The program used a collaborative approach and was implemented in five phases: needs assessment, social outreach, skill development, guidance, and evaluation. The outcomes indicate remarkable advancement in participants' branding acumen and digital proficiency, with average pre-test and post-test scores rising from 47.7% to 77.9%, bolstered by deliverables such as logos, product packaging designs, digital catalogs, and operational e-commerce accounts. In summary, this initiative promotes women's financial autonomy and contributes a culture-centric digital empowerment framework to studies on community-based creative industries.
Peran Perceived Value Sebagai Variabel Mediasi Dalam Hubungan Affiliate Marketing Terhadap Minat Beli Mahasiswa Di Marketplace Shopee Dan Tiktok Des Rany Advenalia Manalu; Iwan Putra; Sahara Sahara
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing terhadap minat beli mahasiswa serta menguji peran perceived value sebagai variabel mediasi pada marketplace Shopee dan TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi angkatan 2022–2024. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli mahasiswa dan perceived value. Perceived value juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Selain itu, perceived value terbukti mampu memediasi hubungan affiliate marketing terhadap minat beli mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,771 menunjukkan bahwa affiliate marketing dan perceived value mampu menjelaskan 77,1% variasi minat beli, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain di luar penelitian. Nilai R² perceived value sebesar 0,657 menunjukkan bahwa affiliate marketing mampu menjelaskan 65,7% variasi perceived value. Berdasarkan hasil penelitian, pelaku usaha dan affiliator disarankan meningkatkan kualitas strategi affiliate marketing melalui konten yang informatif, menarik, dan terpercaya agar perceived value dan minat beli mahasiswa semakin meningkat.
Peran Kebijakan Pemerintah Sebagai Variabel Moderasi Dalam Hubungan Antara Technopreneurship Dan Green Economy Practices Terhadap Inovasi Usaha UMKM Catrina Eglesia Sidabukke; Iwan Putra; Sudawan Supriadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh technopreneurship dan green economy practices terhadap inovasi usaha UMKM serta peran kebijakan pemerintah sebagai variabel moderasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi dan penerapan praktik ekonomi hijau pada UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian berjumlah 139 UMKM mikro sektor kuliner di Desa Mendalo Indah. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technopreneurship dan green economy practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi usaha UMKM. Kebijakan pemerintah juga terbukti memoderasi hubungan kedua variabel tersebut terhadap inovasi usaha, namun arah moderasi bersifat negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi usaha dipengaruhi oleh kemampuan internal UMKM dan efektivitas implementasi dukungan kebijakan.
Studi Komparatif Pengaruh Endorsement influencer Instagram Dan TikTok Terhadap Minat Beli Produk Makanan Kekinian Pada Mahasiswa PIPS FKIP Universitas Jambi Hermalia Putri; Iwan Putra; Fadilla Ulfah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaruh Endorsement influencer Instagram dan TikTok terhadap minat beli produk makanan kekinian pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) FKIP Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat komparatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Jurusan PIPS FKIP Universitas Jambi angkatan 2022 yang telah menggunakan Instagram dan TikTok. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Endorsement influencer Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk makanan kekinian dengan nilai t-statistic sebesar 3,709 dan p-value sebesar 0,000 (<0,05). Selain itu, Endorsement influencer TikTok juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai t-statistic sebesar 7,033 dan p-value sebesar 0,000 (<0,05). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Endorsement influencer TikTok memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan Endorsement influencer Instagram, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien jalur TikTok sebesar 0,562, sedangkan Instagram sebesar 0,342. Temuan ini mengindikasikan bahwa TikTok lebih efektif dalam meningkatkan minat beli produk makanan kekinian pada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pelaku usaha kuliner untuk memanfaatkan strategi Endorsement influencer sebagai salah satu media promosi digital yang efektif dalam meningkatkan minat beli konsumen. Selain itu, TikTok dapat dipertimbangkan sebagai platform utama dalam kegiatan promosi karena memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan Instagram. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Endorsement influencer pada Instagram dan TikTok sama-sama mampu meningkatkan minat beli produk makanan kekinian, namun TikTok merupakan platform yang lebih efektif dalam memengaruhi minat beli mahasiswa Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Jambi.
Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap penggunaan QRIS siswa kelas XI SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi Alfiyana Alfiyana; Fachruddiansyah Muslim; Iwan Putra
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v13n3.p294-302

Abstract

This study aims to determine the effect of financial literacy and digital literacy on the use of QRIS among 11th grade students at Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti State Senior High School. Financial literacy and digital literacy are two important factors in supporting the adoption of digital payment technologies such as QRIS. The method used in this study is quantitative with a survey approach, using a questionnaire as a data collection instrument. The research sample consisted of 104 eleventh-grade students selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression to test the influence of independent variables (financial literacy and digital literacy) on the dependent variable (QRIS usage). The results of the study indicate that both financial literacy and digital literacy significantly and positively influence QRIS usage. Furthermore, financial literacy and digital literacy simultaneously contribute significantly to increasing QRIS usage among students. This study concludes that improving financial and digital literacy is crucial for promoting the adoption of digital payment technology among students.
Penggunaan project-based learning dan artificial intelligence dalam pembelajaran mahasiswa Sindy Febriany Saragih; Iwan Putra; Romi Kurniadi
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v14n1.p93-104

Abstract

This study aims to determine the use of project-based learning and artificial intelligence in student learning. The rapid development of technology in the digital era requires the world of education, especially higher education, to adopt innovative learning methods relevant to the needs of the 21st century. The study used a qualitative phenomenological approach through in-depth interviews with 8 informants consisting of lecturers and students of the Economics Education Study Program at the University of Jambi who were directly involved in project-based learning and the use of AI as an aid in completing academic assignments. The results showed that 100% of the integrated PjBL and AI activities were able to increase student activeness, creativity, collaboration, and contextual understanding according to 21st-century skills. However, its implementation still faces several challenges, both related to PjBL and the use of AI. To overcome these challenges, various solutions were implemented that support the creation of an adaptive, reflective, and contextual learning ecosystem. These findings imply the need for increased digital literacy and assistance in the use of AI. Further research can examine the effectiveness of PjBL and AI integration in other study programs or use a quantitative approach to obtain more measurable results.
PENGARUH KARAKTERISTIK WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA (STUDI KASUS MAHASISWA JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI) Sigit Susanto; Iwan Eka Putra
Jurnal Development Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v14i1.724

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji sejauh mana karakteristik kewirausahaan berpengaruh terhadap minat mahasiswa dalam berwirausaha. Variabel yang digunakan meliputi kepercayaan diri, orientasi pada tugas dan hasil, keberanian dalam menghadapi risiko, kemampuan kepemimpinan, pandangan terhadap masa depan, serta aspek keorisinalan yang mencerminkan kreativitas dan inovasi. Penelitian ini menerapkan metode probability sampling dengan pendekatan stratified random sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 90 orang yang merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jambi. Data diperoleh melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator setiap variabel dan diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data me$liputi analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan pengaruh antarvariabel dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 16.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan karakteristik kewirausahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Secara parsial, variabel kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kreativitas berpengaruh secara signifikan, sedangkan keberanian mengambil risiko dan orientasi masa depan tidak memberikan pengaruh yang berarti. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan karakter kewirausahaan seperti rasa percaya diri, kepemimpinan yang efektif, serta kemampuan berpikir kreatif dalam mendorong tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Institusi pendidikan diharapkan dapat merancang strategi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan karakter kewirausahaan berkelanjutan.
Peran Inovasi Financial Technology dalam Memediasi Pengaruh Locus of Control terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kota Jambi Stefen Hutabarat; Iwan Putra; Novia Sri Dwijayanti
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): JULI : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v6i2.2341

Abstract

This study investigates how locus of control affects the financial performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and examines the mediating role of financial technology (fintech) innovation within MSMEs in Jambi City. As the modern economy advances, MSME actors need to adapt to digital transformation, especially through technology-based financial services that improve business management and financial results. In this setting, locus of control is seen as a psychological factor influencing decision-making, risk management, and the use of digital innovations in business activities. The research employs a quantitative approach with a survey of MSME actors in Jambi City. Purposive sampling was used to select MSMEs that have adopted fintech services. Data collection involved questionnaires, and analysis was performed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS). The variables studied include locus of control (independent), fintech innovation (mediator), and MSME financial performance (dependent). Findings show that a stronger locus of control positively impacts MSME financial performance and fintech innovation. Additionally, fintech innovation significantly enhances financial performance and mediates the link between locus of control and financial outcomes. These results imply that greater self-control among business actors improves their ability to adopt fintech innovations, leading to enhanced financial management. This research offers theoretical contributions to modern economic studies and MSME financial behavior, along with practical insights for government and business stakeholders to promote digital literacy and fintech adoption, thereby increasing MSME competitiveness.
Co-Authors Abd Halim Ade Irma Suryani Adi Putra Agesha Marsyaf AGESHA MARSYAF Ahmad Nasori Ahmad Nasori Ahmad Nasori Ahmad Nasori Ahmad Soleh Alfiyana Alfiyana Ali Fahmi Andrila, Novia Andykawiratama wira Armiwita, Armiwita Arniwita, Arniwita Arpizal Asrini Asrini Aulia Yunicha Harly Auza Tiara Meilliati Azizah Septia Ningrum Catrina Eglesia Sidabukke Davi Mahdavikia Deca Veronica Deliana Ardhani Des Rany Advenalia Manalu Dwi Rayana Siregar Dwi Rayana Siregar Dwijayanti, Novia Sri Ediansa, Oka Ekawarna . Eko Sudarmanto Ella Meiza Putri Ermaini Ermaini Etik Winarni Etik Winarni Etik Winarni, Etik Fachruddiansyah Muslim Fadilla Ulfah faizal riza Gustinar Gustinar Hario Tamtomo Helmina Hendra Kurniawan Hendri Purnandi Henny Sari Artha Purba Hermalia Putri Hidayati Hidayati Hidayati hidayati Hidayatul Arief Ika Dwi Maya Ikhsan Akbar Muslim Ilham Pahlevi Indria Mayesti Iqra Wiarta Irmanelly, Irmanelly Jeni Vira Guswati Jezzyca Ria Paramita Kuswanto Kuswanto Leni Kurnia Mainita Mayasari Mayasari Mayasari Mohammad Ridwan Muazza Muazza Muhammad Amali, Muhammad Muhammad Arif Muhammad Arif Liputo Muhammad Ikhsan Muhammad Zidni Ihsan Tamim Mukti Munzir Munzir, Munzir Mustika Mustika Mustika Mutia Wita Prasetia Nasori, Ahmad Novia Sri Dwijayanti Novia Sri Dwijayanti Novia Sri Dwijayanti Nurmala Sari Nurmala Sari Nurmala Sari Nurulia Amriani Oka Ediansah Oktarina, Desti Piety, Adinda Maharani Putri, Ella Meiza Refnida Revis Asra Rika Neldawati Rika Neldawaty Rini Kartika Sari Riyo Riyadi Rizki Mutiara Afrilia Romi Kurniadi Rosmiati Rosmiati Rosmiati Rosmiati Rosmiati Sahara Sahara Sari, Yolanda Sendy Permana Sigit Susanto Silaban, Erika Sabatany Simaremare, Tohap Pandapotan Sindy Febriany Saragih Siswoyo Sri Muryati Sri Wahyuni Stefen Hutabarat Subhanjaya Angga Atmaja Sudawan Supriadi Suherman Suherman Vina Alpionita Yaakub, Saleh Yolanda Sari Yorina An’guna Bansa Yuliska Putri Amanda Yunie Rahayu Zulfikri Akbar