Claim Missing Document
Check
Articles

Media Pembelajaran Video Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Sila Ketiga Dan Kesadaran Hidup Rukun ningsih, mustika; Pudjiastuti, Sri Rahayu; Mukaddamah, Ivon
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 1 (2023): Nilai Toleransi Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i1.1712

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas media animasi berbasis video animasi. Metode penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan atau research and development, dimana metode ini bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Penelitian ini dilakukan di SD Paragan 1 Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil 2021/2022, dan yang menjadi subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri. Hasil penelitian  menjelaskan bahwa: Cara pembuatan media pembelajaran video animasi dengan materi sila ketiga melalui tahapan – tahapan pembuatan media pembelajaran yang disederhanakan, dimulai dari tahap (1)pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan , dan (4)  validasi serta uji coba. Validasi kualitas dan kelayakan media animasi berbasis video animasi dilaksanakan oleh ahli materi, media, dan bahasa yang kompeten disetiap bidangnya. Nilai kualitas materi dari ahli materi mendapat persentase 91.25% dengan kategori baik, nilai kualitas media dari ahli media mendapat persentasi 94% dengan kategori sangat baik. Nilai kualitas bahasa medapat persentasi 90% dengan kategori sangat baik. Hal diatas menandakan bahwa media pembelajaran yang dibuat dapat menarik perhatian serta media pembelajaran video animasi yang dibuat dapat meningkatkan kemampuan siswa serta dapat memudahkan dalam memahami materi pelajaran yang diberikan. Nilai rata – rata pada pretest menunjukkan  rata – rata 59, 21,. Sedangkan rata – rata pada post test menunjukan rata – rata 86,32. Berdasarkan hasil perhitungan analisis indeks gain menunjukkan nilai 0,66 dengan kategori sedang. Demikian pula  kesadaran hidup rukun terjadi peningkatan pada penelitian ini, semula menunjukkan angka sebesar 75 meningkat 80 pada pertemuan selanjutnya. Hal ini menunjukan bahwa media pembelajaran berbasis video animasi efektif digunakan.
Tantangan Dalam Menjaga Identitas Budaya Baduy Luar Dan Baduy Dalam Pada Era Perubahan Pudjiastuti, Sri Rahayu; Permatasari, Anita; Nandang, Asep; Kamila S, Azmalia; Gunawan, Iwan
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 2 (2023): Nilai-nilai Budaya Lokal Dan Implementasi Dalam Pembelajaran Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i2.1876

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi realitas suku Baduy dalam menghadapi tantangan global, dengan penekanan pada penggunaan hukum adat Baduy sebagai alat mengikat. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memahami lebih dalam realitas sosial mereka, mengakui bahwa kesadaran individu membentuk realitas sosial. Triangulasi sumber dan teori digunakan untuk memvalidasi data. Lokasi penelitian berada di Desa Kanekes, Banten, dihuni oleh suku Baduy yang menjalankan tradisi adat dengan kuat. Mereka meneruskan budaya mereka melalui transmisi lisan dan praktik yang turun-temurun. Ini menjaga nilai-nilai budaya mereka relevan. Perbedaan antara Baduy Luar dan Baduy Dalam memberikan wawasan tentang bagaimana dua kelompok menghadapi perubahan zaman. Baduy Luar menunjukkan fleksibilitas dalam memadukan budaya dengan nilai tradisional, sambil terbuka terhadap modernitas. Sebaliknya, Baduy Dalam menekankan pentingnya pendidikan internal dan organisasi dalam mempertahankan budaya mereka, mengambil isolasi sebagai sarana untuk menjaga kesinambungan budaya yang unik. Penelitian ini merinci proses pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan verifikasi, mengacu pada kerangka kerja yang ditawarkan oleh Pudjiastuti. Secara keseluruhan penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana suku Baduy mempertahankan budaya mereka dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Ke-NU-an Berbasis Pondok Pesantren Menggunakan Software Flip PDF Profesonal Herpan, Herpan; Pudjiastuti, Sri Rahayu; Suidat, Suidat
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan emodul tentang pembelajaran ke-NU-an berbasis Pondok Pesantren dalam membentuk karakter kebangsaan di Pondok Pesantren Arrahmaniyah      Depok    dapat meningkatkan pemahaman santri terhadap materi yang diajarkan dan pembentukan karakter kebangsaan santri. Hasil uji kelayakan Media Pembelajaran oleh pengguna desain pembelajaran ke-NU-an berupa e-modul dalam bentuk Flip pdf professional total skor kelayakan dari data pengguna sejumlah 4320 (85,58%) dan Efektifitas Pengembangan Dengan hasil perhitungan diketahui bahwa thitung sebesar 3,8841. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi pada materi ke-NU-an dalam membentuk karakter kebangsaan yang signifikan pada santri Pondok Pesantren arrahmaniyah Depok sebelum dan sesudah menggunakan desain pembelajaran ke-NU-an berupa e-modul dalam bentuk Flip pdf professional tersebut di terapkan.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Dayak Pangkalanbun Kalimantan Tengah Pudjiastuti, Sri Rahayu; Hasaruddin, Hasaruddin; Setyorini, Winarti; Pardede, Sihar
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila berbasis kearifan local pada masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dengan nara sumber, pengamatan melalui video documenter, dan pengumpulan deskripsi dari literasi-literasi yang terkait dengan tema penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitisan ini adalah bahwa nilai-nilai Pancasila berbasis kearifan local pada masyarakat Dayak merupakan nilai-nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dengan yang lainnya sebagai acuan perilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi. Kearifan local yang dilaksanakan oleh masyarakat Dayak selama ini sudah mencerminkan implementasi dari nilai-nilai Pancasila yaitu; memiliki kebersamaan, memiliki sikap rela berkorban untuk kepentingan bersama, memiliki rasa kesetiakawanan/toleransi, memberikan penghargaan terhadap warisan leluhur, menjunjung tinggi nilai kerohanian atau keagamaan. Apabila nilai-nilai budaya Dayak dilaksanakan dengan baik, maka nilai-nilai Pancasila sudah terimplementasi, dan selanjutnya akan perbengaruh terhadap pembentukan perilaku yang baik pada masyarakat.
Global Citizenship in the Era of Disruption: Preparing Critical, Inclusive, and Responsible Global Citizens Kartika, Rika; Ibrahim, Intan Maharani; Pudjiastuti, Sri Rahayu
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v10n2.p82-88

Abstract

The era of disruption, characterized by rapid technological advancement, globalization, and complex transnational challenges, has significantly transformed the concept and practice of citizenship. This article aims to examine the role of Global Citizenship Education (GCE) in preparing critical, inclusive, and responsible global citizens. Employing a qualitative conceptual approach based on a systematic review of relevant literature, this study synthesizes theoretical frameworks and empirical findings related to global citizenship and civic education. The findings indicate that global citizenship extends beyond national boundaries and encompasses global awareness, intercultural inclusivity, ethical responsibility, and active civic participation. In the context of disruptive global change, education plays a strategic role in integrating global perspectives with local values to foster democratic attitudes and social responsibility. The novelty of this article lies in positioning global citizenship as a transformative paradigm within civic education that responds to global crises while strengthening moral and democratic values. The study concludes that the systematic integration of GCE is essential for developing citizens capable of navigating global complexity in a responsible and ethical manner.
Strengthening Environmental Responsibility through Ecological Citizenship at the Local Community Level Pudjiastuti, Sri Rahayu
Indonesian Journal of Agriculture and Environmental Analytics Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijaea.v5i1.16019

Abstract

Environmental degradation at the local community level is still an ongoing problem, which shows that a technical approach alone is not enough without strengthening citizens' environmental responsibility. From a civic perspective, ecological citizenship offers a conceptual framework that places environmental concern as an integral part of everyday civic rights, obligations, and practices. This study aims to analyze the role of ecological citizenship in strengthening environmental responsibility at the local community level. The research uses a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. Quantitative data was collected through a structured questionnaire of 80 adults in a rural community in West Java, while qualitative data was obtained through in-depth interviews with eight key informants consisting of village officials, community leaders, environmental activists, and residents with varying levels of ecological citizenship. Quantitative data analysis was carried out using descriptive statistics, correlation tests, and simple linear regression, while qualitative data was analyzed through thematic analysis and triangulation. The results of the study show that ecological citizenship has a positive and significant effect on environmental responsibility, especially in encouraging pro-environmental behaviors such as waste management, collective participation, and compliance with local environmental norms. Qualitative findings corroborate that social norms, local leadership, and community-based environmental programs play an important role in actualizing ecological awareness into concrete action. This study concludes that strengthening ecological citizenship at the local community level is a key strategy in building sustainable environmental responsibility and making a practical contribution to the development of citizenship-based environmental governance.
Peran Sekolah Terbuka dalam Meningkatkan Kesetaraan dan Hak atas Pendidikan di Kota Depok Suryamin, Suryamin; Pudjiastuti, Sri Rahayu; Suidat, Suidat
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 6 No. 1 (2026): Transformasi Nilai Kewargaan, Karakter, dan Praktik Sosial dalam Dinamika Pendi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v6i1.2744

Abstract

Sekolah Terbuka merupakan salah satu alternatif layanan pendidikan yang dirancang untuk memperluas akses belajar bagi peserta didik yang menghadapi keterbatasan sosial, ekonomi, maupun kondisi personal yang menghambat partisipasi mereka dalam pendidikan formal reguler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sekolah Terbuka dalam meningkatkan kesetaraan pendidikan serta mengurangi disparitas hak dalam memperoleh pendidikan di Kota Depok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengelola Sekolah Terbuka, guru pamong, peserta didik, serta pihak terkait dari Dinas Pendidikan Kota Depok. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Terbuka berperan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang berisiko putus sekolah, terutama dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi maupun peserta didik yang harus bekerja. Melalui sistem pembelajaran yang fleksibel, pendekatan pembelajaran yang adaptif, serta dukungan sekolah induk, Sekolah Terbuka mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan formal. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan tenaga pendidik, serta masih adanya stigma masyarakat terhadap Sekolah Terbuka. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dukungan kebijakan serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat agar peran Sekolah Terbuka dalam mewujudkan kesetaraan pendidikan dapat berjalan lebih optimal.
Peran Statistik dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada Era Data dan Digital Citizenship di Kelas XI SMA Al-Hasra Pudjiastuti, Sri Rahayu; Miranda, Amelia; Nurhidayat, Candra Rahadyan; Rahmawati, Reni
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 6 No. 1 (2026): Transformasi Nilai Kewargaan, Karakter, dan Praktik Sosial dalam Dinamika Pendi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v6i1.2765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi statistik dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) serta hubungannya dengan penguatan digital citizenship siswa pada era masyarakat berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Al-Hasra sebanyak 120 siswa, dengan sampel 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes literasi statistik, kuesioner digital citizenship, observasi pembelajaran, dan wawancara guru. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara literasi statistik dan pemahaman digital citizenship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan literasi statistik pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 78,5, sedangkan pemahaman digital citizenship berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan rata-rata skor 81,3. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara literasi statistik dan digital citizenship (r = 0,68; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami dan menginterpretasikan data berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan mereka dalam menilai informasi digital secara kritis dan bertanggung jawab. Dengan demikian, integrasi literasi statistik dalam pembelajaran PPKn dapat menjadi pendekatan pedagogis yang efektif untuk memperkuat literasi data, berpikir kritis, dan pembentukan karakter warga negara digital pada siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PENDIDIKAN PERTAMA PADA ANAK BERLANDASKAN NILAI MORAL DAN ETIKA RELIGIUS ari, Ari Muhammad Rahman; Sri Rahayu Pudjiastuti; Mohamad Sutisna
Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Perkumpulan Peneliti dan Pegiat Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70287/epistemic.v5i1.504

Abstract

This study addresses the limited availability of practical and contextual learning resources for mothers in Islamic nonformal education settings to foster moral and religious ethics in early childhood. Although majelis taklim has strong potential as a community-based educational space, its role in supporting family-based moral education is often not accompanied by structured pedagogical guidance. This research aims to develop a community-based moral education module for early childhood in Majelis Taklim Ar-Rahmaniyyah, Sukabumi. The study employed a research and development design consisting of three stages: preliminary study, product development, and product testing and finalization. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The product was validated by material and media experts, followed by a limited trial with 10 participants and a field trial with 20 participants using a one-group pretest-posttest design. The findings show that the module is valid, practical, and effective. It improved mothers’ ability to guide children’s moral and religious behavior through habituation, modeling, dialogue, and reinforcement. The study contributes to the literature by demonstrating that community-based Islamic nonformal education can strengthen family moral education when supported by a contextual and operational module.
EFEKTIVITAS MODEL STAD BERBASIS PANCASILA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN Hani, Hani Nuraeni; Sri Rahayu Pudjiastuti; Mohamad Sutisna
Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Perkumpulan Peneliti dan Pegiat Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70287/epistemic.v5i1.505

Abstract

This study addresses the limited use of contextual and participatory learning models in Islamic boarding schools for fostering students’ disciplinary character. In many pesantren, discipline is still shaped mainly through rules and sanctions, while learning activities have not been systematically designed to internalize Pancasila values and build intrinsic awareness. This study aimed to develop and test the effectiveness of a Student Teams Achievement Division (STAD) learning model based on Pancasila values for strengthening the disciplinary character of santri at Pondok Pesantren Ar-Rahmaniyyah Sukabumi. The study employed a research and development design consisting of preliminary study, product design, expert validation, limited trial, revision, and field testing. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and pretest-posttest instruments. The findings show that the developed module was categorized as very valid, practical, and effective. Expert validation reached a mean score of 4.3, while students’ responses indicated high practicality. The average score increased from 63.44 in the pretest to 80.31 in the posttest. The model was more effective in strengthening disciplinary awareness than in changing rule-compliance behavior, which requires longer habituation. These findings suggest that integrating STAD, Pancasila values, and pesantren discipline can provide a practical model for character education in Islamic boarding schools.
Co-Authors ,, Sopian ., SOPIAN A Sutarjo Abdul Hakim Abdul Latief Abdul Latief Abdurohim Abdurohim Absalom Frets Huninhatu Ahmad Deing Ahmad Hamdi Ainy, Noer Sarifah Akbar, Reza Purwana Amran Setia Tajudin Andayani Ratnaningrum Andayani, Noviar Andjela Lenora K Anita Permatasari Arfani, Hamdan ari, Ari Muhammad Rahman Armelia Prakasa Asri, Sri Awan Aulia Andika Rukman Bambang Agus H Bayu Bagus Mulyana Budi Waluyo Cecep Darmawan, Cecep Elly Hasan Sadeli Ginanjar, Denda H Hidayat Hadi, Nestiyanto Hamdan Arfani Hani, Hani Nuraeni Hardianto, Lutfi hardiyanto, lutfi Hasaruddin Hasaruddin Herdianty Ramlan Herpan, Herpan Hery Widijanto Hery, Achmad Hesti Mustika Ati Ibrahim, Intan Maharani Indah Ainun Mutiara Iriansyah, Herinto Sidik Irma, Dasih Isep Sunandi Ishak, Ravensca Oktora Angelica Islahuddin, Islahuddin Ivon Mukaddamah Iwan Gunawan Jamilah Jamilah Kamila S, Azmalia Kasmawati Kasmawati Kurniati, Pat Luki Adam Bahtiar LUTHFIRALDA SJAHFIRDI M Fadli M. Yogi Riyantama Isjoni Maemunah, Sari Mariatul Kiptiah Marsela, Salwa Miranda, Amelia Moh. Abduh Mohamad Abduh Mohamad Sutisna Mohammad Mathuro Mohammad Mathuro Muhajir Muhajir Muhamad Subkhan Muhamad Sutisna Muhamad Yusuf Muhammad Sidik N. Ilis Nandang, Asep ningsih, mustika Nono Yatno Nurdin Nurdin Nurfadilah Nurfadilah Nurhidayat, Candra Rahadyan Nurhikma Nurhikma Nurita Nurita Pardede, Sihar Putri, Mas Fierna Janvierna Lusie R. Mochammad Rachmat Rahmatullah Sidik Rahmawati, Reni Reza Purwana Akbar RIKA KARTIKA Rosidawati, Nenden Rumiati, Sri Saryono Saryono Septipane, Dwi Setyorini, Winarti Siti Kamijah Sopian , Sopian . Sri Rumiati Suardi Suardi Sudjoko, S Suidat Suidat Suidat Suidat, Suidat Sukatmi Sukatmi, Sukatmi Suryamin, Suryamin Susan Fitriasari susi susi Tajudin, Amran Setia Thomy Sastra Atmaja Tresnasenjaya, Devi Trubus Semiaji U Nurhayati Utami, Purwani Puji V. T Fuadah Vioreza, Niken Y Yuliwati Yuliani, Heni Yuningsih Yuningsih Zuhriyah, Aminah