Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Berbasis Nilai Moral Dalam Upaya Meningkatkan Karakter Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ramadhany, Anisa Nurfadila; Mawarni, Icha; Fawaz, Nabil Fathi; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.830

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam dunia pendidikan di Indonesia sebagai upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan berkepribadian baik. Pembelajaran berbasis nilai moral merupakan strategi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis nilai moral dalam upaya meningkatkan karakter siswa kelas V Sekolah Dasar berdasarkan hasil sintesis dari beberapa penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sejumlah jurnal ilmiah yang relevan dengan topik pendidikan moral dan pembentukan karakter pada siswa sekolah dasar kelas V. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis nilai moral dapat dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang terintegrasi, metode aktif seperti bermain peran dan pembelajaran berbasis proyek, serta melalui kegiatan pembiasaan dan budaya sekolah. Implementasi tersebut terbukti mampu meningkatkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian sosial pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis nilai moral menjadi salah satu pendekatan penting dalam membentuk karakter siswa yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan perilaku
Model Pembelajaran Berbasis Proyek sebagai Strategi Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Lisan dan Tulisan Siswa Sekolah Dasar Budiarti, Sekar Ayu; Salsabila, Siska; Nurhayati, Neneng; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.953

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menilai tingkatan evektifitas penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam mengembangkan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini memakai metode kajian literatur dengan menelusuri berbagai jurnal, buku, serta laporan penelitian yang terkait. Temuan analisis mengindikasikan bahwa PjBL dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pelaksanaan proyek yang menuntut pemecahan masalah, diskusi, kolaborasi, serta penyajian hasil secara komunikatif. Model ini terbukti mengembangkan kemampuan mengemukakan ide, menyusun kalimat secara runtut, Selain itu, pendekatan PjBL juga mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa ketika berbicara di hadapan publik. PjBL turut memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, berkreasi, dan bekerja sama. Dengan kata lain, PjBL menjadi strategi pembelajaran yang tepat dan efektif untuk memperkuat kemampuan berbahasa siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP TOLERANSI DAN EMPATI MELALUI PEMBELAJARAN IPS Sari, Yunistira; Nuraeni, Erin; Nadia, Shiva; Miladiyah, Miladiyah; Marisa, Puput; Ratnasari, Dine Trio
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.8560

Abstract

This study aims to analyze in-depth the ability of elementary school students to develop attitudes of tolerance and empathy through Social Studies (IPS) learning. This study is motivated by the phenomenon of social studies education, which is often dominated by strengthening cognitive aspects, resulting in insufficient attention to the development of the affective domain, particularly the values ??of tolerance and empathy, which are crucial for national diversity. Using a qualitative approach with descriptive methods, the study involved fifth-grade students SDN 4 Muara Ciujung  and teachers selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research findings revealed that the implementation of student-centered learning models, such as cooperative learning, role-playing, and project-based learning, effectively stimulated positive social interactions and fostered mutual respect. Teachers play a vital role as facilitators and role models, although the internalization of these values ??is not yet fully widespread due to the influence of the family environment and an evaluation orientation that is still focused on academic achievement. The main conclusion confirms that social studies learning plays a strategic role in shaping students' tolerant and empathetic character from an early age, which requires a paradigm shift from merely transferring knowledge to strengthening social character to maintain harmony in diversity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengembangkan sikap toleransi dan empati melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Studi ini dilatarbelakangi oleh fenomena pendidikan IPS yang seringkali didominasi oleh penguatan aspek kognitif, sehingga pengembangan ranah afektif, khususnya nilai toleransi dan empati yang krusial bagi kemajemukan bangsa, kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian melibatkan siswa kelas V SDN 4 Muara Ciujung  dan guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi model pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti cooperative learning, role playing, dan project-based learning, efektif menstimulasi interaksi sosial positif dan menumbuhkan sikap saling menghargai. Guru memegang peran vital sebagai fasilitator dan model keteladanan, meskipun internalisasi nilai tersebut belum sepenuhnya merata akibat pengaruh lingkungan keluarga dan orientasi evaluasi yang masih terpaku pada capaian akademik. Simpulan utama menegaskan bahwa pembelajaran IPS memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter toleran dan empatik siswa sejak dini, yang menuntut adanya pergeseran paradigma dari sekadar transfer pengetahuan menuju penguatan karakter sosial demi menjaga harmoni kebinekaan.
Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Dasar Peserta Didik Sekolah Dasar Rahayu, Putri; Ramdhani, Oktrina; Anggraeni, Putri; Ratnasari, Dine Trio
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2327

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki fungsi penting dalam mengembangkan keterampilan literasi peserta didik sekolah dasar. Literasi tidak hanya terbatas pada keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berfikir kritis, memahami informasi dari berbagai media, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya minat baca dan budaya literasi di indonesa menjadi tantangan teia Pendidikan, melalui pendekatan pembelajran Indonesia yang sistematis dan kontekstual, peserta didik dapat diasah kemampuannya dalam memahami teks, menulis dengan baik, dan mengembangkan pemikiran logis. selain itu, peran guru, lingkungan sekolah, serta dukungan dari keluarga sangat diperlukan dalam membentuk budaya literasi yang kuat. Gerakan liteasi sekoalh hadir sebagai salah satu upaya untuk menanamkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini, guna menciptakan generasi yang literat dan mampu belajar sepanjang hayat.
The Role of Critical Reading Skills in Finding Moral Messages in Reading Maharani, Siti Sabrina; Salsabila, Siti Naida Aulia; Junarsih, Imas; Ratnasari, Dine Trio; Maulana, Ipan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i3.253

Abstract

This study aims to improve the critical reading skills of grade VI A students of SDN 1 Malabar in finding moral messages in reading. The research method used is qualitative observation-based, with direct observation of the learning process in the classroom. The results of the study indicate that most students have been able to analyze texts, draw conclusions, and convey ideas in writing, but there are still 50% of students who need further attention and guidance to improve their critical reading skills. Factors such as learning experience, learning environment, and cognitive abilities influence students' critical reading skills. This study suggests the importance of strengthening critical reading skills in Indonesian language learning to improve students' ability to find moral messages in reading.
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Konten Tiktok Edukasi Kusuma, Muhamad Wafa; Munjaji, M. Anjab; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi, khususnya terkait kesesuaian kaidah bahasa, variasi bahasa, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari konten video TikTok edukasi yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu, kemudian dianalisis melalui teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi bersifat adaptif dan kontekstual, ditandai dengan perpaduan bahasa baku dan nonbaku, variasi linguistik, serta fenomena campur kode. Selain itu, ditemukan pula kesalahan penggunaan bahasa, terutama pada aspek ejaan, diksi, dan struktur kalimat, yang lebih dominan pada teks tertulis dibandingkan tuturan lisan. Meskipun demikian, TikTok memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia apabila dimanfaatkan secara terarah dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi perlu dikendalikan agar tetap mendukung fungsi edukatif sekaligus menjaga kaidah kebahasaan.
Co-Authors Aan, Aan ADE HIKMAT Adiputra, Dede Kurnia Afrida, Tjut Ajeng Ginanjar Aprilliana, Hepta Arif Nugroho Arsyifa, Humaira Asnah Asnah Asnah Asnah Aulia Zulfa Aulia, Fatwa Ayu Lestari Bai Sanjaya Budiarti, Sekar Ayu cindi tamala Cucu Juliawati Deby Fauzi Asidiqi Deniana Rosye Desi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Deviani Putri Apriani Dewi Lestari Dhebby Marizcha Utami Dina Oktaviani Dzikri, Ilham Nur Erniawati, Een Ersipa Anjelina Fadhilah, Euis Fadhliah, Euis Fauziah, Muhardila Fawaz, Nabil Fathi Fazriansyah, Aldi Habib Cahyono Habib Cahyono Hasanah, Nani Resti Jamilatul Hasanah, Siti Roudotul Heni Pujiastuti Herliah Herman, Syafira Awalia Heryadi, Yadi Hujiroh, Shofa Ika Yudika Iman Sampurna Inda Dwi Aulia Irpa Septiyani Johar Permana Johar Permana Josephirra, Josephirra Jumanah Jumanah Jumanah, Jumanah Junarsih, Imas Kusuma, Muhamad Wafa Leli Inriani Lestari, Hilda Lutfiah, Siti Lulu M. Andriyana Muhsinin Maharani, Siti Sabrina Marisa, Puput maulana, Ipan Maulia Putri Maulida, Tasya Mawarni, Icha mega yulia nurcholina Melinda Dwi Linggasari Miladiyah, Miladiyah Mita Rizki Mulyati Mubiar Agustin Mujtahidin, Achmad Mulia Muliasari, Ajeng Munjaji, M. Anjab Mustakim, Usep Saepul Mutiara Zahra Khairunnisa Nabila, Zahwa Nadia, Shiva Nandang Faturohman Naralisa Fatiha Nina Riska Nopiana, Nopiana Nuraeni, Erin Nurhayati, Neneng Nurjanah Nuryanti, Yayan Nyuyerdha Nyuyerdha Oktaviana, Yayan Puja Lestari Putri Anggraeni Rahayu, Putri Rahmani, Anggi Rahmawati, Iwat Ramadhany, Anisa Nurfadila Ramdhani, Oktrina Ratu Lailatunnufus Resti Hardiyanti Riri Asri Juniartrinur Ririn Mahera Riska, Nina Rizky Drupadi Ruiyat, Suci Aprilyati Safii, Imam Salsabila, Siska Salsabila, Siti Naida Aulia Sari, Yunistira Selviana, Vira Siti Fatonah Siti Nuraliah, Siti Siti Nurfadilah Siti Rumyati Siti Widia Sulistia Sri Hastuti Sriyulyani, Nurdila Sulaeman, Yeni Sulistiawati, Siti Suresti Suresti Susi Dianawati syafitri umminnisa syifa aulia rahma Tessar, Delia Oktaviana Tika Rahmawati Tina Nurul Wahidah Tjut Afrida Tjut Afrida Tjut Afrida Tria Puspita Dewi Triatma, Mardalena Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Uswatun Hasanah Wahyuningtyas, Kayla Wijaya, Reba Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yuningsih, Yuyun Yuyun Yuningsih