p-Index From 2021 - 2026
10.445
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP TOLERANSI DAN EMPATI MELALUI PEMBELAJARAN IPS Sari, Yunistira; Nuraeni, Erin; Nadia, Shiva; Miladiyah, Miladiyah; Marisa, Puput; Ratnasari, Dine Trio
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.8560

Abstract

This study aims to analyze in-depth the ability of elementary school students to develop attitudes of tolerance and empathy through Social Studies (IPS) learning. This study is motivated by the phenomenon of social studies education, which is often dominated by strengthening cognitive aspects, resulting in insufficient attention to the development of the affective domain, particularly the values ??of tolerance and empathy, which are crucial for national diversity. Using a qualitative approach with descriptive methods, the study involved fifth-grade students SDN 4 Muara Ciujung  and teachers selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research findings revealed that the implementation of student-centered learning models, such as cooperative learning, role-playing, and project-based learning, effectively stimulated positive social interactions and fostered mutual respect. Teachers play a vital role as facilitators and role models, although the internalization of these values ??is not yet fully widespread due to the influence of the family environment and an evaluation orientation that is still focused on academic achievement. The main conclusion confirms that social studies learning plays a strategic role in shaping students' tolerant and empathetic character from an early age, which requires a paradigm shift from merely transferring knowledge to strengthening social character to maintain harmony in diversity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengembangkan sikap toleransi dan empati melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Studi ini dilatarbelakangi oleh fenomena pendidikan IPS yang seringkali didominasi oleh penguatan aspek kognitif, sehingga pengembangan ranah afektif, khususnya nilai toleransi dan empati yang krusial bagi kemajemukan bangsa, kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian melibatkan siswa kelas V SDN 4 Muara Ciujung  dan guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi model pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti cooperative learning, role playing, dan project-based learning, efektif menstimulasi interaksi sosial positif dan menumbuhkan sikap saling menghargai. Guru memegang peran vital sebagai fasilitator dan model keteladanan, meskipun internalisasi nilai tersebut belum sepenuhnya merata akibat pengaruh lingkungan keluarga dan orientasi evaluasi yang masih terpaku pada capaian akademik. Simpulan utama menegaskan bahwa pembelajaran IPS memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter toleran dan empatik siswa sejak dini, yang menuntut adanya pergeseran paradigma dari sekadar transfer pengetahuan menuju penguatan karakter sosial demi menjaga harmoni kebinekaan.
Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Dasar Peserta Didik Sekolah Dasar Rahayu, Putri; Ramdhani, Oktrina; Anggraeni, Putri; Ratnasari, Dine Trio
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2327

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki fungsi penting dalam mengembangkan keterampilan literasi peserta didik sekolah dasar. Literasi tidak hanya terbatas pada keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berfikir kritis, memahami informasi dari berbagai media, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya minat baca dan budaya literasi di indonesa menjadi tantangan teia Pendidikan, melalui pendekatan pembelajran Indonesia yang sistematis dan kontekstual, peserta didik dapat diasah kemampuannya dalam memahami teks, menulis dengan baik, dan mengembangkan pemikiran logis. selain itu, peran guru, lingkungan sekolah, serta dukungan dari keluarga sangat diperlukan dalam membentuk budaya literasi yang kuat. Gerakan liteasi sekoalh hadir sebagai salah satu upaya untuk menanamkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini, guna menciptakan generasi yang literat dan mampu belajar sepanjang hayat.
The Role of Critical Reading Skills in Finding Moral Messages in Reading Maharani, Siti Sabrina; Salsabila, Siti Naida Aulia; Junarsih, Imas; Ratnasari, Dine Trio; Maulana, Ipan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i3.253

Abstract

This study aims to improve the critical reading skills of grade VI A students of SDN 1 Malabar in finding moral messages in reading. The research method used is qualitative observation-based, with direct observation of the learning process in the classroom. The results of the study indicate that most students have been able to analyze texts, draw conclusions, and convey ideas in writing, but there are still 50% of students who need further attention and guidance to improve their critical reading skills. Factors such as learning experience, learning environment, and cognitive abilities influence students' critical reading skills. This study suggests the importance of strengthening critical reading skills in Indonesian language learning to improve students' ability to find moral messages in reading.
Scientific Literacy Ability Through Speed Reading Methods in Class V Elementary School Students Yeni Sulaeman; Ade Hikmat; Imam Safii; Aan Aan; Muhardila Fauziah; Usep Saepul Mustakim; Ajeng Muliasari; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6017

Abstract

The teacher has not provided a special method to improve reading skills, the teacher has not measured the students' reading speed and the percentage of understanding of the reading content that the students have achieved, apart from that, the students also think that reading is a very boring lesson Reading is an important skill that can have implications for other literacy skills. However, the average reading ability of SDN 1 Nameng students is still not optimal. The aim of this research is to improve students' reading literacy skills by using the speed reading method on students' science lesson material. The method used in this research is action research which refers to the Kemmis and Mc Taggart model using a spiral system cycle consisting of planning, implementing actions, observation and reflection. The results of class actions in cycle I averaged 72.34% and increased in cycle II with an average of 80.46%. The conclusion of the class action carried out shows that the speed reading method is able to improve students' reading literacy skills in science subject matter
Analisis pembelajaran ipas berbasis meaningful learning untuk mengembangkan self-regulated learning siswa sd Utari, Dewi; Rohimah, Eha; Tiara, Siti Karlina; Awaliah, Nurul; Maesaroh, Siti; Ratnasari, Dine Trio
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.111271

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran IPAS berbasis meaningful learning serta kontribusinya terhadap pengembangan self-regulated learning (SRL) siswa sekolah dasar, sekaligus merumuskan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan FGD guru, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna telah diterapkan melalui pengaitan materi dengan pengalaman nyata siswa, namun aspek scaffolding, variasi media, dan refleksi masih perlu diperkuat. Pembelajaran bermakna terbukti mendukung perkembangan SRL, terutama dalam penetapan tujuan, perencanaan strategi, monitoring, dan refleksi, meskipun beberapa siswa masih memerlukan pendampingan. Melalui triangulasi data dan diskusi FGD, dirumuskan tiga strategi efektif untuk mengoptimalkan meaningful learning, yaitu aktivasi tujuan belajar, perencanaan fleksibel berbasis pilihan, serta monitoring dan refleksi berbasis produk. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran IPAS yang kontekstual, memberi ruang kemandirian, dan terstruktur secara metakognitif berpotensi besar meningkatkan kualitas proses dan kemandirian belajar siswa SD.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif dalam Upaya Pemerataan Pendidikan di Provinsi Banten: (Implementation of Inclusive Education Policies in Efforts to Promote Educational Equity in Banten Province) Jumanah; Arif Nugroho; Dine Trio Ratnasari
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v9i1.5737

Abstract

Permasalahan utama dalam implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Provinsi Banten adalah masih terbatasnya akses dan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, ketimpangan sarana dan prasarana antar wilayah, serta rendahnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru dalam menerapkan pembelajaran inklusif . Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi implementasi kebijakan pendidikan inklusif sebagai upaya strategis untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan melibatkan pemangku kepentingan seperti dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Provinsi Banten telah berjalan namun belum optimal. Beberapa sekolah telah menerapkan praktik inklusif, namun masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas pendukung, serta minimnya koordinasi antar lembaga. Selain itu, ditemukan adanya disparitas implementasi antar daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas guru, peningkatan dukungan anggaran, serta sinergi kebijakan lintas sektor guna mewujudkan pemerataan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Banten. Abstract The main issues in the implementation of inclusive education policies in Banten Province are the limited access and quality of educational services for students with special needs, the disparity in facilities and infrastructure between regions, and the low readiness of human resources, particularly teachers, in applying inclusive learning. This condition impacts the suboptimal equitable distribution of education. The urgency of this research lies in the importance of evaluating the implementation of inclusive education policies as a strategic effort to guaranty the right to education for all citizens without discrimination, while also supporting the achievement of inclusive and sustainable education development goals. This research uses a qualitative approach with a case study method in several regencies/cities in Banten Province. Data collection techniques were carried out thru in-depth interviews, observations, and document studies, involving stakeholders such as the education office, school principals, teachers, and parents. Data analysis was conducted descriptively using an interactive model. The research results indicate that the implementation of inclusive education policies in Banten Province has been underway but is not yet optimal. Some schools have implemented inclusive practices, but there are still obstacles such as a lack of teacher training, limited supporting facilities, and minimal coordination between institutions. In addition, disparities in implementation between regions have been found. Therefore, it is necessary to strengthen teacher capacity, increase budget support, and create cross-sector policy synergies to achieve inclusive and equitable education in Banten Province.
Analisis Bahasa Gaul Dalam Konten Tiktok Dan Implikasi Terhadap Bahasa Indonesia Baku Ghina Kamelia; Mirnawati Mirnawati; Inka Octafitria; Siti Salmiah; Moh. Agus Wahyudin; Ainantya Dianti Giyatri; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1322

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mendorong munculnya berbagai variasi bahasa yang digunakan oleh masyarakat, salah satunya bahasa gaul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bahasa gaul dalam konten TikTok serta mengkaji implikasinya terhadap penggunaan bahasa Indonesia baku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul yang ditemukan didominasi oleh serapan bahasa Inggris, akronim, campur kode, pemendekan kata, dan istilah viral media sosial. Bentuk bahasa gaul yang paling banyak digunakan adalah serapan bahasa Inggris, seperti spill, healing, bestie, dan cringe. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul dalam TikTok mencerminkan perkembangan variasi bahasa dalam komunikasi digital dan berimplikasi pada pilihan kosakata yang digunakan masyarakat. Meskipun demikian, bahasa gaul tidak menggantikan fungsi bahasa Indonesia baku karena keduanya digunakan dalam konteks komunikasi yang berbeda. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam penguatan literasi bahasa dan literasi digital peserta didik.
Model Pembelajaran Berbasis Proyek sebagai Strategi Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Lisan dan Tulisan Siswa Sekolah Dasar Sekar Ayu Budiarti; Siska Salsabila; Neneng Nurhayati; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.953

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menilai tingkatan evektifitas penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam mengembangkan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini memakai metode kajian literatur dengan menelusuri berbagai jurnal, buku, serta laporan penelitian yang terkait. Temuan analisis mengindikasikan bahwa PjBL dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pelaksanaan proyek yang menuntut pemecahan masalah, diskusi, kolaborasi, serta penyajian hasil secara komunikatif. Model ini terbukti mengembangkan kemampuan mengemukakan ide, menyusun kalimat secara runtut, Selain itu, pendekatan PjBL juga mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa ketika berbicara di hadapan publik. PjBL turut memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, berkreasi, dan bekerja sama. Dengan kata lain, PjBL menjadi strategi pembelajaran yang tepat dan efektif untuk memperkuat kemampuan berbahasa siswa.
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Konten Tiktok Edukasi Muhamad Wafa Kusuma; M. Anjab Munjaji; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi, khususnya terkait kesesuaian kaidah bahasa, variasi bahasa, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari konten video TikTok edukasi yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu, kemudian dianalisis melalui teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi bersifat adaptif dan kontekstual, ditandai dengan perpaduan bahasa baku dan nonbaku, variasi linguistik, serta fenomena campur kode. Selain itu, ditemukan pula kesalahan penggunaan bahasa, terutama pada aspek ejaan, diksi, dan struktur kalimat, yang lebih dominan pada teks tertulis dibandingkan tuturan lisan. Meskipun demikian, TikTok memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia apabila dimanfaatkan secara terarah dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi perlu dikendalikan agar tetap mendukung fungsi edukatif sekaligus menjaga kaidah kebahasaan.
Implementasi Teknik Drill Guna Menstimulasi Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Siswa Sekolah Dasar Sinta Sinta; Rahma Cantika Alayubi; Alya Dwi Wahyuni; Mega Aulia Wangi; Reivani Damayanti; Riska Ulfiana Putri; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1367

Abstract

Kemampuan menulis tegak bersambung bagi peserta didik di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala esensial. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengaitkan antar huruf, menerapkan tanda baca, menyesuaikan kapitalisasi, serta menjaga kerapian tulisan. Guna mengatasi problematika tersebut, diperlukan implementasi metode pembelajaran yang adaptif dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode drill (latihan siap) sebagai instrumen stimulasi motorik halus siswa secara berulang agar mereka lebih adaptif dalam menuliskannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur jurnal ilmiah bereputasi yang relevan dengan topik mekanika menulis dan teknik drill. Hasil kajian literatur mengindikasikan bahwa metode drill secara signifikan mampu mereduksi hambatan psikomotorik anak dalam menulis. Latihan yang terstruktur dan berkelanjutan terbukti efektif mempertajam akurasi sambungan huruf, mematangkan pemahaman kaidah ortografi, serta meningkatkan estetika kerapian tulisan tangan siswa. Dengan demikian, metode ini direkomendasikan bagi praktisi pendidikan dasar untuk mengakselerasi keterampilan menulis indah.
Co-Authors Aan Aan ADE HIKMAT Adiputra, Dede Kurnia Afrida, Tjut Ainantya Dianti Giyatri Ajeng Ginanjar Ajeng Muliasari Alya Dwi Wahyuni Aprilliana, Hepta Arif Nugroho Arif Nugroho Arsyifa, Humaira Asnah Asnah Asnah Asnah Aulia Zulfa Aulia, Fatwa Ayu Lestari Bai Sanjaya Cicha Listiani Cici Anisa cindi tamala Citra Suciana Ramadhani Cucu Juliawati Daroh Jatun Ambiallah Deby Fauzi Asidiqi Deli Fahrunasihah Deniana Rosye Desi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Deviani Putri Apriani Dewi Lestari Dhebby Marizcha Utami Didin Hapiyudin Dina Oktaviani Dzikri, Ilham Nur Eliana Novianti Elin Marcelina Enji Najiyyah Erniawati, Een Ersipa Anjelina Fadhilah, Euis Fadhliah, Euis Fatahilah Mulia Fawaz, Nabil Fathi Fazriansyah, Aldi Feri Riansyah Ghina Kamelia Gita Nurjihan Habib Cahyono Habib Cahyono Hanny Hidayati Harya Sandika Hasanah, Nani Resti Jamilatul Hasanah, Siti Roudotul Heni Pujiastuti Herliah Herman, Syafira Awalia Heryadi, Yadi Hujiroh, Shofa Ika Yudika Imam Safi'i Iman Sampurna Ina Julianti Inda Dwi Aulia Inka Octafitria Intan Nisfi Teani Irpa Septiyani Johar Permana Johar Permana Josephirra, Josephirra Jumanah Jumanah Jumanah Jumanah Jumanah, Jumanah Junarsih, Imas Leli Inriani Lestari, Hilda Lutfiah, Siti Lulu M. Andriyana Muhsinin M. Anjab Munjaji Maharani, Siti Sabrina Mamay Oktaviani Marisa, Puput Masnnaeni Masnnaeni maulana, Ipan Maulia Putri Maulida, Tasya Mawarni, Icha Maya Refalina Mega Aulia Wangi mega yulia nurcholina Meliana Eka Puspita Melinda Dwi Linggasari Miladiyah, Miladiyah Mirnawati Mirnawati Mita Rizki Mulyati Moh. Agus Wahyudin Mubiar Agustin Muhamad Albar Nur Ar Rauf Muhamad Ifan Saepani Muhamad Nurdiansah Muhamad Sopian Muhamad Wafa Kusuma Muhardila Fauziah Mujtahidin, Achmad Mulia Muliasari, Ajeng Mustakim, Usep Saepul Mutiara Zahra Khairunnisa Nabila, Zahwa Nadia, Shiva Nandang Faturohman Naralisa Fatiha Neneng Nurhayati Neng Euis Yunisa Nina Riska Nopiana, Nopiana Nuraeni, Erin Nurjanah Nursa’diyah Salsabila Nurul Awaliah Nuryanti, Yayan Nyuyerdha Nyuyerdha Oktaviana, Yayan Pryo Handoko Puja Lestari Putri Anggraeni Qori Oktaviani Rahayu, Putri Rahma Cantika Alayubi Rahmani, Anggi Rahmawati, Iwat Ramadhany, Anisa Nurfadila Ramdhani, Oktrina Ratu Lailatunnufus Reivani Damayanti Resti Hardiyanti Rika Wulandari Rio Putra Yunanto Riri Asri Juniartrinur Ririn Mahera Riska Ulfiana Putri Riska, Nina Rizky Drupadi Rohimah, Eha Ruiyat, Suci Aprilyati Salsabila, Siti Naida Aulia Sari, Yunistira Sekar Ayu Budiarti Sela Apriani Selviana, Vira Shifa Salsabila Sifa Rahayu Sinta Sinta Siska Salsabila Siti Fatonah Siti Haerani Siti Maesaroh Siti Nuraliah, Siti Siti Nurfadilah Siti Rumyati Siti Salmiah Siti Tia Roheni Siti Widia Sulistia Sri Ayu Lestari Sriyulyani, Nurdila Sulaeman, Yeni Sulistiawati, Siti Suresti Suresti Susi Dianawati syafitri umminnisa syifa aulia rahma Talitha Fadhilah Rosani Tessar, Delia Oktaviana Tiara Nuramalia Tiara Qurotul Ain Tiara Yus Gustiani Tiara, Siti Karlina Tika Rahmawati Tina Nurul Wahidah Tjut Afrida Tjut Afrida Tjut Afrida Tria Puspita Dewi Triatma, Mardalena Trisna Sonjaya Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Usep Saeful Mustakim Uswatun Hasanah Utari, Dewi Vina Khoerunnisa Wahyuningtyas, Kayla Wijaya, Reba Wiwin Widiyawati Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yeni Sulaeman Yeni Sulaeman Yuningsih, Yuyun Yuyun Yuningsih