Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Berbasis Nilai Moral Dalam Upaya Meningkatkan Karakter Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ramadhany, Anisa Nurfadila; Mawarni, Icha; Fawaz, Nabil Fathi; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.830

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam dunia pendidikan di Indonesia sebagai upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan berkepribadian baik. Pembelajaran berbasis nilai moral merupakan strategi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis nilai moral dalam upaya meningkatkan karakter siswa kelas V Sekolah Dasar berdasarkan hasil sintesis dari beberapa penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sejumlah jurnal ilmiah yang relevan dengan topik pendidikan moral dan pembentukan karakter pada siswa sekolah dasar kelas V. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis nilai moral dapat dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang terintegrasi, metode aktif seperti bermain peran dan pembelajaran berbasis proyek, serta melalui kegiatan pembiasaan dan budaya sekolah. Implementasi tersebut terbukti mampu meningkatkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian sosial pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis nilai moral menjadi salah satu pendekatan penting dalam membentuk karakter siswa yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan perilaku
Model Pembelajaran Berbasis Proyek sebagai Strategi Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Lisan dan Tulisan Siswa Sekolah Dasar Budiarti, Sekar Ayu; Salsabila, Siska; Nurhayati, Neneng; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.953

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menilai tingkatan evektifitas penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam mengembangkan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini memakai metode kajian literatur dengan menelusuri berbagai jurnal, buku, serta laporan penelitian yang terkait. Temuan analisis mengindikasikan bahwa PjBL dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pelaksanaan proyek yang menuntut pemecahan masalah, diskusi, kolaborasi, serta penyajian hasil secara komunikatif. Model ini terbukti mengembangkan kemampuan mengemukakan ide, menyusun kalimat secara runtut, Selain itu, pendekatan PjBL juga mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa ketika berbicara di hadapan publik. PjBL turut memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan berpikir kritis, berkreasi, dan bekerja sama. Dengan kata lain, PjBL menjadi strategi pembelajaran yang tepat dan efektif untuk memperkuat kemampuan berbahasa siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP TOLERANSI DAN EMPATI MELALUI PEMBELAJARAN IPS Sari, Yunistira; Nuraeni, Erin; Nadia, Shiva; Miladiyah, Miladiyah; Marisa, Puput; Ratnasari, Dine Trio
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.8560

Abstract

This study aims to analyze in-depth the ability of elementary school students to develop attitudes of tolerance and empathy through Social Studies (IPS) learning. This study is motivated by the phenomenon of social studies education, which is often dominated by strengthening cognitive aspects, resulting in insufficient attention to the development of the affective domain, particularly the values ??of tolerance and empathy, which are crucial for national diversity. Using a qualitative approach with descriptive methods, the study involved fifth-grade students SDN 4 Muara Ciujung  and teachers selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research findings revealed that the implementation of student-centered learning models, such as cooperative learning, role-playing, and project-based learning, effectively stimulated positive social interactions and fostered mutual respect. Teachers play a vital role as facilitators and role models, although the internalization of these values ??is not yet fully widespread due to the influence of the family environment and an evaluation orientation that is still focused on academic achievement. The main conclusion confirms that social studies learning plays a strategic role in shaping students' tolerant and empathetic character from an early age, which requires a paradigm shift from merely transferring knowledge to strengthening social character to maintain harmony in diversity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengembangkan sikap toleransi dan empati melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Studi ini dilatarbelakangi oleh fenomena pendidikan IPS yang seringkali didominasi oleh penguatan aspek kognitif, sehingga pengembangan ranah afektif, khususnya nilai toleransi dan empati yang krusial bagi kemajemukan bangsa, kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian melibatkan siswa kelas V SDN 4 Muara Ciujung  dan guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi model pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti cooperative learning, role playing, dan project-based learning, efektif menstimulasi interaksi sosial positif dan menumbuhkan sikap saling menghargai. Guru memegang peran vital sebagai fasilitator dan model keteladanan, meskipun internalisasi nilai tersebut belum sepenuhnya merata akibat pengaruh lingkungan keluarga dan orientasi evaluasi yang masih terpaku pada capaian akademik. Simpulan utama menegaskan bahwa pembelajaran IPS memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter toleran dan empatik siswa sejak dini, yang menuntut adanya pergeseran paradigma dari sekadar transfer pengetahuan menuju penguatan karakter sosial demi menjaga harmoni kebinekaan.
Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Dasar Peserta Didik Sekolah Dasar Rahayu, Putri; Ramdhani, Oktrina; Anggraeni, Putri; Ratnasari, Dine Trio
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2327

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki fungsi penting dalam mengembangkan keterampilan literasi peserta didik sekolah dasar. Literasi tidak hanya terbatas pada keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berfikir kritis, memahami informasi dari berbagai media, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya minat baca dan budaya literasi di indonesa menjadi tantangan teia Pendidikan, melalui pendekatan pembelajran Indonesia yang sistematis dan kontekstual, peserta didik dapat diasah kemampuannya dalam memahami teks, menulis dengan baik, dan mengembangkan pemikiran logis. selain itu, peran guru, lingkungan sekolah, serta dukungan dari keluarga sangat diperlukan dalam membentuk budaya literasi yang kuat. Gerakan liteasi sekoalh hadir sebagai salah satu upaya untuk menanamkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini, guna menciptakan generasi yang literat dan mampu belajar sepanjang hayat.
The Role of Critical Reading Skills in Finding Moral Messages in Reading Maharani, Siti Sabrina; Salsabila, Siti Naida Aulia; Junarsih, Imas; Ratnasari, Dine Trio; Maulana, Ipan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i3.253

Abstract

This study aims to improve the critical reading skills of grade VI A students of SDN 1 Malabar in finding moral messages in reading. The research method used is qualitative observation-based, with direct observation of the learning process in the classroom. The results of the study indicate that most students have been able to analyze texts, draw conclusions, and convey ideas in writing, but there are still 50% of students who need further attention and guidance to improve their critical reading skills. Factors such as learning experience, learning environment, and cognitive abilities influence students' critical reading skills. This study suggests the importance of strengthening critical reading skills in Indonesian language learning to improve students' ability to find moral messages in reading.
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Konten Tiktok Edukasi Kusuma, Muhamad Wafa; Munjaji, M. Anjab; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi, khususnya terkait kesesuaian kaidah bahasa, variasi bahasa, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari konten video TikTok edukasi yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu, kemudian dianalisis melalui teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi bersifat adaptif dan kontekstual, ditandai dengan perpaduan bahasa baku dan nonbaku, variasi linguistik, serta fenomena campur kode. Selain itu, ditemukan pula kesalahan penggunaan bahasa, terutama pada aspek ejaan, diksi, dan struktur kalimat, yang lebih dominan pada teks tertulis dibandingkan tuturan lisan. Meskipun demikian, TikTok memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia apabila dimanfaatkan secara terarah dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam konten TikTok edukasi perlu dikendalikan agar tetap mendukung fungsi edukatif sekaligus menjaga kaidah kebahasaan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM UPAYA PEMERATAAN PENDIDIKAN DI PROVINSI BANTEN: IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM UPAYA PEMERATAAN PENDIDIKAN DI PROVINSI BANTEN Jumanah; Nugroho, Arif; Ratnasari, Dine Trio
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v9i1.5737

Abstract

Permasalahan utama dalam implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Provinsi Banten adalah masih terbatasnya akses dan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, ketimpangan sarana dan prasarana antar wilayah, serta rendahnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru dalam menerapkan pembelajaran inklusif . Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi implementasi kebijakan pendidikan inklusif sebagai upaya strategis untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan melibatkan pemangku kepentingan seperti dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Provinsi Banten telah berjalan namun belum optimal. Beberapa sekolah telah menerapkan praktik inklusif, namun masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas pendukung, serta minimnya koordinasi antar lembaga. Selain itu, ditemukan adanya disparitas implementasi antar daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas guru, peningkatan dukungan anggaran, serta sinergi kebijakan lintas sektor guna mewujudkan pemerataan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Banten. Abstract The main issues in the implementation of inclusive education policies in Banten Province are the limited access and quality of educational services for students with special needs, the disparity in facilities and infrastructure between regions, and the low readiness of human resources, particularly teachers, in applying inclusive learning. This condition impacts the suboptimal equitable distribution of education. The urgency of this research lies in the importance of evaluating the implementation of inclusive education policies as a strategic effort to guaranty the right to education for all citizens without discrimination, while also supporting the achievement of inclusive and sustainable education development goals. This research uses a qualitative approach with a case study method in several regencies/cities in Banten Province. Data collection techniques were carried out thru in-depth interviews, observations, and document studies, involving stakeholders such as the education office, school principals, teachers, and parents. Data analysis was conducted descriptively using an interactive model. The research results indicate that the implementation of inclusive education policies in Banten Province has been underway but is not yet optimal. Some schools have implemented inclusive practices, but there are still obstacles such as a lack of teacher training, limited supporting facilities, and minimal coordination between institutions. In addition, disparities in implementation between regions have been found. Therefore, it is necessary to strengthen teacher capacity, increase budget support, and create cross-sector policy synergies to achieve inclusive and equitable education in Banten Province.
ANALISIS PENERAPAN MINDFULNESS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Jatun Ambiallah, Daroh; Listiani, Cicha; Riansyah, Feri; Hapiyudin, Didin; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4294

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya konsentrasi siswa dalam pembelajaran matematika kelas IV, yang ditandai dengan mudah terdistraksi, kurang teliti, serta munculnya kecemasan saat menghadapi soal sehingga berdampak pada pemahaman konsep dan proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan mindfulness dalam pembelajaran matematika serta pengaruhnya terhadap peningkatan konsentrasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis data dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness yang diterapkan melalui latihan pernapasan, mindful listening, dan body scan ringan mampu meningkatkan fokus, ketenangan, ketelitian membaca soal, serta kesiapan mental siswa sebelum belajar. Suasana kelas menjadi lebih kondusif, siswa lebih sabar, dan kesalahan akibat kurang teliti menurun. Faktor pendukung meliputi respons positif guru dan siswa serta kondisi kelas yang relatif tenang, sedangkan hambatan berupa keterbatasan waktu dan perilaku beberapa siswa hiperaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa mindfulness merupakan strategi efektif dan praktis untuk meningkatkan konsentrasi siswa dalam pembelajaran matematika serta merekomendasikan penerapan rutin pada awal pembelajaran.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Teani, Intan Nisfi; Julianti, Ina; Puspita, Meliana Eka; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berbasis karakter di sekolah dasar dan kontribusinya terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila, sekaligus mengidentifikasi model dan strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif analitis dengan pendekatan sistematis, di mana literatur relevan dipilih dari artikel ilmiah, jurnal, prosiding, dan laporan penelitian dalam kurun sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis karakter diterapkan melalui integrasi nilai karakter dalam kegiatan harian, pembiasaan (habituation), keteladanan guru, proyek P5, pembelajaran kontekstual berbasis proyek, serta kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Strategi ini terbukti efektif menumbuhkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Hambatan utama yang ditemui meliputi dominasi fokus akademik, keterbatasan kompetensi dan inovasi guru, kurangnya sinergi dengan keluarga dan masyarakat, serta pengaruh era digital yang mengurangi interaksi sosial langsung. Sintesis temuan menekankan perlunya strategi pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan agar nilai karakter tidak hanya diketahui secara teoritis, tetapi juga tercermin dalam perilaku nyata siswa. Rekomendasi praktis mencakup integrasi karakter secara organik dalam pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, pelibatan keluarga dan masyarakat, pemanfaatan proyek kolaboratif, serta evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas dan dampak strategi. Dengan pendekatan ini, pembelajaran berbasis karakter dapat membentuk siswa yang kompeten secara akademik sekaligus berkepribadian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
PERAN GURU DALAM MENGEDUKASI CYBERBULLYING PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR Anisa, Cici; Nurjihan, Gita; Fahrunasihah, Deli; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4296

Abstract

Cyberbullying merupakan sikap bullying melalui teknologi digital seperti internet, media social, pesan teks atau platform online lain nya. Dalam hal ini pelaku melakukan bullying atau menggangu secara online. Jika tindakan bullying ini terjadi di SD/MI maka peran guru sangat dibutuhkan supaya guru mampu untuk mengenali, mengidentifikasi, dan menanganinya. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagai mana peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah. Seorang guru harus mampu membentuk kepribadian siswa dan membangun hubungan positif dengan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil menunjukan bahwa pada dasarnya peran orang tua dan guru yang sangat di butuhkan dalam mencegah terjadinya kasus bullying, yang di mana orang tua peserta didik disekolah adalah guru nya.
Co-Authors Aan, Aan ADE HIKMAT Adiputra, Dede Kurnia Afrida, Tjut Ain, Tiara Qurotul Ajeng Ginanjar Anisa, Cici Apriani, Sela Aprilliana, Hepta Arif Nugroho Arsyifa, Humaira Asnah Asnah Asnah Asnah Aulia Zulfa Aulia, Fatwa Ayu Lestari Bai Sanjaya Budiarti, Sekar Ayu cindi tamala Cucu Juliawati Deby Fauzi Asidiqi Deniana Rosye Desi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Deviani Putri Apriani Dewi Lestari Dhebby Marizcha Utami Dina Oktaviani Dzikri, Ilham Nur Erniawati, Een Ersipa Anjelina Fadhilah, Euis Fadhliah, Euis Fahrunasihah, Deli Fauziah, Muhardila Fawaz, Nabil Fathi Fazriansyah, Aldi Gustiani , Tiara Yus Habib Cahyono Habib Cahyono Hapiyudin, Didin Hasanah, Nani Resti Jamilatul Hasanah, Siti Roudotul Heni Pujiastuti Herliah Herman, Syafira Awalia Heryadi, Yadi Hidayati, Hanny Hujiroh, Shofa Ika Yudika Iman Sampurna Inda Dwi Aulia Irpa Septiyani Jatun Ambiallah, Daroh Johar Permana Johar Permana Josephirra, Josephirra Julianti, Ina Jumanah Jumanah Jumanah Jumanah, Jumanah Junarsih, Imas khoerunnisa, Vina Kusuma, Muhamad Wafa Leli Inriani Lestari, Hilda Listiani, Cicha Lutfiah, Siti Lulu M. Andriyana Muhsinin Maharani, Siti Sabrina Marisa, Puput Masnnaeni, Masnnaeni maulana, Ipan Maulia Putri Maulida, Tasya Mawarni, Icha mega yulia nurcholina Melinda Dwi Linggasari Miladiyah, Miladiyah Mita Rizki Mulyati Mubiar Agustin Mujtahidin, Achmad Mulia Muliasari, Ajeng Munjaji, M. Anjab Mustakim, Usep Saepul Mutiara Zahra Khairunnisa Nabila, Zahwa Nadia, Shiva Nandang Faturohman Naralisa Fatiha Nina Riska Nopiana, Nopiana Novianti, Eliana Nuraeni, Erin Nuramalia, Tiara Nurdiansah, Muhamad Nurhayati, Neneng Nurjanah Nurjihan, Gita Nuryanti, Yayan Nyuyerdha Nyuyerdha Oktaviana, Yayan Oktaviani, Qori Puja Lestari Puspita, Meliana Eka Putri Anggraeni Rahayu, Putri Rahmani, Anggi Rahmawati, Iwat Ramadhany, Anisa Nurfadila Ramdhani, Oktrina Ratu Lailatunnufus Rauf, Muhamad Albar Nur Ar Resti Hardiyanti Riansyah, Feri Rika Wulandari Riri Asri Juniartrinur Ririn Mahera Riska, Nina Rizky Drupadi Roheni, Siti Tia Ruiyat, Suci Aprilyati Saepani, Muhamad Ifan Safii, Imam Salsabila, Nursa’diyah Salsabila, Siska Salsabila, Siti Naida Aulia Sandika, Harya Sari, Yunistira Selviana, Vira Siti Fatonah Siti Nuraliah, Siti Siti Nurfadilah Siti Rumyati Siti Widia Sulistia Sopian, Muhamad Sri Hastuti Sriyulyani, Nurdila Sulaeman, Yeni Sulistiawati, Siti Suresti Suresti Susi Dianawati syafitri umminnisa syifa aulia rahma Teani, Intan Nisfi Tessar, Delia Oktaviana Tika Rahmawati Tina Nurul Wahidah Tjut Afrida Tjut Afrida Tjut Afrida Tria Puspita Dewi Triatma, Mardalena Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Uswatun Hasanah Wahyuningtyas, Kayla Wijaya, Reba Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yuningsih, Yuyun Yunisa, Neng Euis Yuyun Yuningsih