Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI DI SEKOLAH DASAR Khoerunnisa, Vina; Gustiani , Tiara Yus; Roheni, Siti Tia; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4299

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa sekolah dasar dalam menulis teks narasi, khususnya dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, serta menggunakan bahasa secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks narasi, mencakup strategi guru, keterlibatan siswa, serta dampaknya terhadap peningkatan kemampuan menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus yang melibatkan 30 siswa kelas V dan satu guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen hasil tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL diimplementasikan secara sistematis melalui tahap orientasi, perencanaan, pelaksanaan, produksi karya, presentasi, dan refleksi. Siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, dan kemandirian dalam proses pembelajaran. Dampak penerapan PjBL tampak pada kemampuan siswa dalam menerapkan struktur narasi, mengembangkan alur yang koheren, memperkaya isi cerita, serta meningkatkan penggunaan kosakata, koherensi kalimat, dan ketepatan ejaan. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan pembagian tugas kelompok yang belum optimal. Secara keseluruhan, PjBL terbukti efektif memperbaiki kualitas pembelajaran menulis narasi serta meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengoptimalkan penggunaan media visual, memperkuat bimbingan individual, dan mengelola waktu secara fleksibel dalam penerapan PjBL.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL OLEH SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Novianti, Eliana; Hidayati, Hanny; Sandika, Harya; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4304

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa gaul oleh siswa sekolah dasar di era media sosial TikTok serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Studi literatur ini mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang membahas perkembangan bahasa gaul di kalangan anak, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kemampuan berbahasa formal. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok menjadi salah satu media yang berpengaruh besar dalam menyebarkan kosakata gaul, termasuk akronim, singkatan, kata serapan, dan ekspresi viral yang kemudian diadopsi oleh siswa dalam interaksi sehari-hari. Penggunaan bahasa gaul dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial, pengaruh teman sebaya, budaya populer, dan minimnya pendampingan literasi digital dari keluarga maupun sekolah. Fenomena ini memiliki dua sisi: di satu sisi meningkatkan kreativitas berbahasa dan keberanian berkomunikasi, namun di sisi lain menurunkan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa baku, memahami struktur kalimat formal, serta menulis teks sesuai kaidah Bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang adaptif dengan memasukkan literasi digital, pemahaman ragam bahasa, dan penguatan kemampuan berbahasa baku dalam proses pembelajaran. Selain itu, kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi penting untuk mengontrol paparan media sosial dan memastikan perkembangan bahasa anak tetap seimbang. Studi ini memberikan landasan konseptual bagi penelitian lanjutan terkait hubungan penggunaan TikTok dan kompetensi berbahasa formal siswa sekolah dasar.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR Nuramalia, Tiara; Ain, Tiara Qurotul; Oktaviani, Qori; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4318

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media visual dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa kelas V SDN 2 Muara Ciujung Timur. Masalah utama yang ditemukan pada observasi awal ialah rendahnya kelengkapan ide, kohesi–koherensi, dan variasi kosakata dalam tulisan siswa akibat keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya motivasi menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen tulisan siswa, dan dokumentasi untuk menggali proses pembelajaran serta perubahan kemampuan menulis setelah penggunaan berbagai media visual seperti gambar tunggal, gambar berseri, infografis, ilustrasi digital, video pendek, dan media interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual membantu siswa mengembangkan ide lebih jelas, memperkaya kosakata, serta menyusun paragraf yang lebih runtut dan padu. Respons siswa juga meningkat, ditandai dengan antusiasme, keterlibatan dalam diskusi, dan kemudahan memahami alur melalui bantuan visual. Analisis dokumen menunjukkan adanya perbaikan pada aspek kelengkapan ide, keterpaduan kalimat, serta ketepatan struktur paragraf. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi media visual efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa. Oleh karena itu, guru disarankan memanfaatkan media visual secara konsisten dan variatif, sementara sekolah perlu menyediakan dukungan sarana yang memadai untuk pembelajaran menulis yang lebih kreatif dan bermakna.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR Rauf, Muhamad Albar Nur Ar; Sopian, Muhamad; Salsabila, Nursa’diyah; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4522

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memerlukan strategi dan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif serta pemahaman siswa terhadap materi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengembangan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta buku referensi yang relevan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi konsep, bentuk media, model pengembangan, serta dampak penggunaan media pembelajaran interaktif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan siswa, dan pemahaman materi Bahasa Indonesia, khususnya pada keterampilan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. Berbagai model pengembangan, seperti ADDIE, 4D, dan Borg and Gall, terbukti efektif dalam menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak dan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran interaktif merupakan inovasi pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MEMANFAATKAN CERITA RAKYAT DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SDN 1 CILADAEUN Apriani, Sela; Yunisa, Neng Euis; Wulandari, Rika; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4523

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Salah satu dalam mengembangkan potensi pendidikan pada peserta didik adalah dengan menanamkan minat baca pada peserta didik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Lemahnya kemampuan membaca siswa sering kali disebabkan oleh rendahnya motivasi dan monotoninya metode pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga siswa kurang tertarik dalam memahami teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang memanfaatkan cerita rakyat dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas IV serta guru Bahasa Indonesia di SDN 1 Ciladaeun sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta analisis hasil tes membaca sebelum dan sesudah penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat menggunakan bahasa Indonesia sangat efektif dalam meningkatkan minat baca siswa SDN 1 Ciladaeun, dilihat dari adanya peningkatan kemampuan membaca yang cukup signifikan, terutama dalam aspek mengidentifikasi ide pokok, memahami kosakata secara kontekstual, serta menangkap nilai moral dalam bacaan. Nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dari 62 menjadi 82, dengan persentase peningkatan mencapai 32,26%. Selain perkembangan kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keaktifan selama proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran berbasis cerita rakyat yang dipadukan dengan model CIRC dinilai efektif untuk menguatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Nurdiansah, Muhamad; Masnnaeni, Masnnaeni; Saepani, Muhamad Ifan; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran orang tua dalam mendukung efektivitas proses belajar mengajar (PBM) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dukungan orang tua di rumah merupakan variabel krusial yang secara signifikan memengaruhi motivasi, sikap, dan capaian akademik siswa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan beberapa siswa, serta observasi partisipatif di lingkungan keluarga dan sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua tidak terbatas pada penyediaan fasilitas belajar, melainkan mencakup tiga dimensi utama: 1) Peran sebagai Motivator, yaitu menciptakan lingkungan emosional yang positif dan menumbuhkan semangat belajar; 2) Peran sebagai Fasilitator dan Pendamping Belajar, yaitu membantu memahami tugas, mengatur waktu belajar, dan menjembatani kesulitan konsep pelajaran; dan 3) Peran sebagai Mitra Komunikasi Sekolah, yaitu aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan menjalin komunikasi konstruktif dengan guru. Hasil studi ini menggarisbawahi perlunya kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan antara sekolah dan keluarga. Implikasi praktisnya adalah perancangan program pelatihan orang tua yang berfokus pada strategi pendampingan belajar yang efektif dan peningkatan kesadaran akan pentingnya keterlibatan emosional dalam pendidikan anak usia SD. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai keterlibatan keluarga dalam pendidikan, khususnya dalam konteks PBM di sekolah dasar.
Co-Authors Aan, Aan ADE HIKMAT Adiputra, Dede Kurnia Afrida, Tjut Ain, Tiara Qurotul Ajeng Ginanjar Anisa, Cici Apriani, Sela Aprilliana, Hepta Arif Nugroho Arsyifa, Humaira Asnah Asnah Asnah Asnah Aulia Zulfa Aulia, Fatwa Ayu Lestari Bai Sanjaya Budiarti, Sekar Ayu cindi tamala Cucu Juliawati Deby Fauzi Asidiqi Deniana Rosye Desi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Deviani Putri Apriani Dewi Lestari Dhebby Marizcha Utami Dina Oktaviani Dzikri, Ilham Nur Erniawati, Een Ersipa Anjelina Fadhilah, Euis Fadhliah, Euis Fahrunasihah, Deli Fauziah, Muhardila Fawaz, Nabil Fathi Fazriansyah, Aldi Gustiani , Tiara Yus Habib Cahyono Habib Cahyono Hapiyudin, Didin Hasanah, Nani Resti Jamilatul Hasanah, Siti Roudotul Heni Pujiastuti Herliah Herman, Syafira Awalia Heryadi, Yadi Hidayati, Hanny Hujiroh, Shofa Ika Yudika Iman Sampurna Inda Dwi Aulia Irpa Septiyani Jatun Ambiallah, Daroh Johar Permana Johar Permana Josephirra, Josephirra Julianti, Ina Jumanah Jumanah Jumanah Jumanah, Jumanah Junarsih, Imas khoerunnisa, Vina Kusuma, Muhamad Wafa Leli Inriani Lestari, Hilda Listiani, Cicha Lutfiah, Siti Lulu M. Andriyana Muhsinin Maharani, Siti Sabrina Marisa, Puput Masnnaeni, Masnnaeni maulana, Ipan Maulia Putri Maulida, Tasya Mawarni, Icha mega yulia nurcholina Melinda Dwi Linggasari Miladiyah, Miladiyah Mita Rizki Mulyati Mubiar Agustin Mujtahidin, Achmad Mulia Muliasari, Ajeng Munjaji, M. Anjab Mustakim, Usep Saepul Mutiara Zahra Khairunnisa Nabila, Zahwa Nadia, Shiva Nandang Faturohman Naralisa Fatiha Nina Riska Nopiana, Nopiana Novianti, Eliana Nuraeni, Erin Nuramalia, Tiara Nurdiansah, Muhamad Nurhayati, Neneng Nurjanah Nurjihan, Gita Nuryanti, Yayan Nyuyerdha Nyuyerdha Oktaviana, Yayan Oktaviani, Qori Puja Lestari Puspita, Meliana Eka Putri Anggraeni Rahayu, Putri Rahmani, Anggi Rahmawati, Iwat Ramadhany, Anisa Nurfadila Ramdhani, Oktrina Ratu Lailatunnufus Rauf, Muhamad Albar Nur Ar Resti Hardiyanti Riansyah, Feri Rika Wulandari Riri Asri Juniartrinur Ririn Mahera Riska, Nina Rizky Drupadi Roheni, Siti Tia Ruiyat, Suci Aprilyati Saepani, Muhamad Ifan Safii, Imam Salsabila, Nursa’diyah Salsabila, Siska Salsabila, Siti Naida Aulia Sandika, Harya Sari, Yunistira Selviana, Vira Siti Fatonah Siti Nuraliah, Siti Siti Nurfadilah Siti Rumyati Siti Widia Sulistia Sopian, Muhamad Sri Hastuti Sriyulyani, Nurdila Sulaeman, Yeni Sulistiawati, Siti Suresti Suresti Susi Dianawati syafitri umminnisa syifa aulia rahma Teani, Intan Nisfi Tessar, Delia Oktaviana Tika Rahmawati Tina Nurul Wahidah Tjut Afrida Tjut Afrida Tjut Afrida Tria Puspita Dewi Triatma, Mardalena Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Uswatun Hasanah Wahyuningtyas, Kayla Wijaya, Reba Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yuningsih, Yuyun Yunisa, Neng Euis Yuyun Yuningsih