Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGGUNAAN KOMIK EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sri Ayu Lestari; Wiwin Widiyawati; Rio Putra Yunanto; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan komik edukasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami bacaan, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis dokumen, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik edukasi mampu meningkatkan motivasi belajar, memudahkan siswa memahami informasi, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengidentifikasi ide pokok, alur, dan isi bacaan. Guru menilai komik efektif karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan mendukung pembelajaran berbasis literasi, sementara siswa merespons positif karena penyajian materi lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Selain itu, komik terbukti selaras dengan karakteristik belajar konkret siswa SD serta tuntutan Kurikulum Merdeka. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa komik edukasi efektif digunakan sebagai media pembelajaran membaca pemahaman, meskipun masih memerlukan pengembangan bahan ajar yang lebih variatif. Penelitian ini menyarankan integrasi komik secara konsisten dalam pembelajaran serta pengembangan komik tematik yang relevan dengan kompetensi dasar.
ANALISIS PENERAPAN GAMES BASED LEARNING (GBL) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Talitha Fadhilah Rosani; Sifa Rahayu; Shifa Salsabila; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4301

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis surat pribadi siswa SD, khususnya dalam aspek penyusunan struktur, pengembangan ide, dan ekspresi personal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan Games Based Learning (GBL) dalam pembelajaran menulis surat pribadi, menganalisis dampaknya terhadap pemahaman struktur dan isi surat, serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai model pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis hasil tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GBL melalui permainan “Kotak Pesan Rahasia” dan “Susun Kartu Struktur Surat” mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta pemahaman siswa secara bertahap terhadap struktur dan isi surat pribadi. Siswa menjadi lebih antusias, aktif dalam diskusi kelompok, dan mampu mengidentifikasi serta menyusun bagian surat secara lebih runtut. Analisis pra-tes dan pasca-tes menunjukkan peningkatan kualitas tulisan terutama dalam kelengkapan struktur, koherensi ide, dan penggunaan bahasa. Evaluasi keseluruhan mengonfirmasi bahwa GBL efektif mendukung proses menulis melalui mekanisme permainan yang interaktif, kolaboratif, dan memfasilitasi scaffolding sehingga siswa lebih percaya diri dan terarah dalam menulis surat pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa GBL layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran menulis di sekolah dasar dan disarankan untuk diterapkan secara konsisten dengan variasi permainan yang relevan guna meningkatkan kualitas keterampilan literasi siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL OLEH SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Eliana Novianti; Hanny Hidayati; Harya Sandika; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4304

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa gaul oleh siswa sekolah dasar di era media sosial TikTok serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Studi literatur ini mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang membahas perkembangan bahasa gaul di kalangan anak, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kemampuan berbahasa formal. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok menjadi salah satu media yang berpengaruh besar dalam menyebarkan kosakata gaul, termasuk akronim, singkatan, kata serapan, dan ekspresi viral yang kemudian diadopsi oleh siswa dalam interaksi sehari-hari. Penggunaan bahasa gaul dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial, pengaruh teman sebaya, budaya populer, dan minimnya pendampingan literasi digital dari keluarga maupun sekolah. Fenomena ini memiliki dua sisi: di satu sisi meningkatkan kreativitas berbahasa dan keberanian berkomunikasi, namun di sisi lain menurunkan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa baku, memahami struktur kalimat formal, serta menulis teks sesuai kaidah Bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang adaptif dengan memasukkan literasi digital, pemahaman ragam bahasa, dan penguatan kemampuan berbahasa baku dalam proses pembelajaran. Selain itu, kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi penting untuk mengontrol paparan media sosial dan memastikan perkembangan bahasa anak tetap seimbang. Studi ini memberikan landasan konseptual bagi penelitian lanjutan terkait hubungan penggunaan TikTok dan kompetensi berbahasa formal siswa sekolah dasar.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR Tiara Nuramalia; Tiara Qurotul Ain; Qori Oktaviani; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4318

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media visual dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa kelas V SDN 2 Muara Ciujung Timur. Masalah utama yang ditemukan pada observasi awal ialah rendahnya kelengkapan ide, kohesi–koherensi, dan variasi kosakata dalam tulisan siswa akibat keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya motivasi menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen tulisan siswa, dan dokumentasi untuk menggali proses pembelajaran serta perubahan kemampuan menulis setelah penggunaan berbagai media visual seperti gambar tunggal, gambar berseri, infografis, ilustrasi digital, video pendek, dan media interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual membantu siswa mengembangkan ide lebih jelas, memperkaya kosakata, serta menyusun paragraf yang lebih runtut dan padu. Respons siswa juga meningkat, ditandai dengan antusiasme, keterlibatan dalam diskusi, dan kemudahan memahami alur melalui bantuan visual. Analisis dokumen menunjukkan adanya perbaikan pada aspek kelengkapan ide, keterpaduan kalimat, serta ketepatan struktur paragraf. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi media visual efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa. Oleh karena itu, guru disarankan memanfaatkan media visual secara konsisten dan variatif, sementara sekolah perlu menyediakan dukungan sarana yang memadai untuk pembelajaran menulis yang lebih kreatif dan bermakna.
SINTESIS EFEKTIVITAS MODEL PROYEK DAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN SISTEM PERNAPASAN DI SEKOLAH DASAR Elin Marcelina; Enji Najiyyah; Fatahilah Mulia; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4491

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan sintesis temuan-temuan empiris mengenai efektivitas model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang terintegrasi dengan media audio visual dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap materi sistem pernapasan manusia. Studi ini dilatarbelakangi oleh tingginya kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak IPA, yang menuntut adanya solusi inovatif. Pendekatan yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang relevan dalam 5 tahun terakhir. Temuan kunci dari sintesis ini menunjukkan bahwa media audio visual berfungsi sebagai jembatan kognitif untuk visualisasi konsep(Mayer, 2024) , sementara PjBL bertindak sebagai wadah aplikasi pengetahuan dan pendorong keterampilan abad ke-21. Kombinasi kedua strategi ini terbukti efektif secara konsisten dalam berbagai penelitian terkait IPA SD, dengan hasil berupa peningkatan rata-rata pemahaman, kemampuan berpikir kritis (Media et al., 2025) serta retensi pengetahuan(Wibowo et al., 2022). Simpulan dari tinjauan ini memberikan kerangka kerja teoretis untuk implementasi kurikulum IPA yang lebih kontekstual dan berbasis teknologi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR Muhamad Albar Nur Ar Rauf; Muhamad Sopian; Nursa’diyah Salsabila; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4522

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memerlukan strategi dan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif serta pemahaman siswa terhadap materi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengembangan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta buku referensi yang relevan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi konsep, bentuk media, model pengembangan, serta dampak penggunaan media pembelajaran interaktif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan siswa, dan pemahaman materi Bahasa Indonesia, khususnya pada keterampilan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. Berbagai model pengembangan, seperti ADDIE, 4D, dan Borg and Gall, terbukti efektif dalam menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak dan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran interaktif merupakan inovasi pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MEMANFAATKAN CERITA RAKYAT DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SDN 1 CILADAEUN Sela Apriani; Neng Euis Yunisa; Rika Wulandari; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4523

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Salah satu dalam mengembangkan potensi pendidikan pada peserta didik adalah dengan menanamkan minat baca pada peserta didik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Lemahnya kemampuan membaca siswa sering kali disebabkan oleh rendahnya motivasi dan monotoninya metode pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga siswa kurang tertarik dalam memahami teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang memanfaatkan cerita rakyat dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas IV serta guru Bahasa Indonesia di SDN 1 Ciladaeun sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta analisis hasil tes membaca sebelum dan sesudah penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat menggunakan bahasa Indonesia sangat efektif dalam meningkatkan minat baca siswa SDN 1 Ciladaeun, dilihat dari adanya peningkatan kemampuan membaca yang cukup signifikan, terutama dalam aspek mengidentifikasi ide pokok, memahami kosakata secara kontekstual, serta menangkap nilai moral dalam bacaan. Nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dari 62 menjadi 82, dengan persentase peningkatan mencapai 32,26%. Selain perkembangan kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keaktifan selama proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran berbasis cerita rakyat yang dipadukan dengan model CIRC dinilai efektif untuk menguatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Muhamad Nurdiansah; Masnnaeni Masnnaeni; Muhamad Ifan Saepani; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran orang tua dalam mendukung efektivitas proses belajar mengajar (PBM) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dukungan orang tua di rumah merupakan variabel krusial yang secara signifikan memengaruhi motivasi, sikap, dan capaian akademik siswa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan beberapa siswa, serta observasi partisipatif di lingkungan keluarga dan sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua tidak terbatas pada penyediaan fasilitas belajar, melainkan mencakup tiga dimensi utama: 1) Peran sebagai Motivator, yaitu menciptakan lingkungan emosional yang positif dan menumbuhkan semangat belajar; 2) Peran sebagai Fasilitator dan Pendamping Belajar, yaitu membantu memahami tugas, mengatur waktu belajar, dan menjembatani kesulitan konsep pelajaran; dan 3) Peran sebagai Mitra Komunikasi Sekolah, yaitu aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan menjalin komunikasi konstruktif dengan guru. Hasil studi ini menggarisbawahi perlunya kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan antara sekolah dan keluarga. Implikasi praktisnya adalah perancangan program pelatihan orang tua yang berfokus pada strategi pendampingan belajar yang efektif dan peningkatan kesadaran akan pentingnya keterlibatan emosional dalam pendidikan anak usia SD. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai keterlibatan keluarga dalam pendidikan, khususnya dalam konteks PBM di sekolah dasar.
Co-Authors Aan, Aan ADE HIKMAT Adiputra, Dede Kurnia Afrida, Tjut Ajeng Ginanjar Aprilliana, Hepta Arif Nugroho Arsyifa, Humaira Asnah Asnah Asnah Asnah Aulia Zulfa Aulia, Fatwa Ayu Lestari Bai Sanjaya Budiarti, Sekar Ayu Cicha Listiani Cici Anisa cindi tamala Cucu Juliawati Daroh Jatun Ambiallah Deby Fauzi Asidiqi Deli Fahrunasihah Deniana Rosye Desi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Deviani Putri Apriani Dewi Lestari Dhebby Marizcha Utami Didin Hapiyudin Dina Oktaviani Dzikri, Ilham Nur Eliana Novianti Elin Marcelina Enji Najiyyah Erniawati, Een Ersipa Anjelina Fadhilah, Euis Fadhliah, Euis Fatahilah Mulia Fauziah, Muhardila Fawaz, Nabil Fathi Fazriansyah, Aldi Feri Riansyah Gita Nurjihan Habib Cahyono Habib Cahyono Hanny Hidayati Harya Sandika Hasanah, Nani Resti Jamilatul Hasanah, Siti Roudotul Heni Pujiastuti Herliah Herman, Syafira Awalia Heryadi, Yadi Hujiroh, Shofa Ika Yudika Iman Sampurna Ina Julianti Inda Dwi Aulia Intan Nisfi Teani Irpa Septiyani Johar Permana Johar Permana Josephirra, Josephirra Jumanah Jumanah Jumanah, Jumanah Junarsih, Imas Kusuma, Muhamad Wafa Leli Inriani Lestari, Hilda Lutfiah, Siti Lulu M. Andriyana Muhsinin Maharani, Siti Sabrina Marisa, Puput Masnnaeni Masnnaeni maulana, Ipan Maulia Putri Maulida, Tasya Mawarni, Icha mega yulia nurcholina Meliana Eka Puspita Melinda Dwi Linggasari Miladiyah, Miladiyah Mita Rizki Mulyati Mubiar Agustin Muhamad Albar Nur Ar Rauf Muhamad Ifan Saepani Muhamad Nurdiansah Muhamad Sopian Mujtahidin, Achmad Mulia Muliasari, Ajeng Munjaji, M. Anjab Mustakim, Usep Saepul Mutiara Zahra Khairunnisa Nabila, Zahwa Nadia, Shiva Nandang Faturohman Naralisa Fatiha Neng Euis Yunisa Nina Riska Nopiana, Nopiana Nuraeni, Erin Nurhayati, Neneng Nurjanah Nursa’diyah Salsabila Nuryanti, Yayan Nyuyerdha Nyuyerdha Oktaviana, Yayan Puja Lestari Putri Anggraeni Qori Oktaviani Rahayu, Putri Rahmani, Anggi Rahmawati, Iwat Ramadhany, Anisa Nurfadila Ramdhani, Oktrina Ratu Lailatunnufus Resti Hardiyanti Rika Wulandari Rio Putra Yunanto Riri Asri Juniartrinur Ririn Mahera Riska, Nina Rizky Drupadi Ruiyat, Suci Aprilyati Safii, Imam Salsabila, Siska Salsabila, Siti Naida Aulia Sari, Yunistira Sela Apriani Selviana, Vira Shifa Salsabila Sifa Rahayu Siti Fatonah Siti Nuraliah, Siti Siti Nurfadilah Siti Rumyati Siti Tia Roheni Siti Widia Sulistia Sri Ayu Lestari Sri Hastuti Sriyulyani, Nurdila Sulaeman, Yeni Sulistiawati, Siti Suresti Suresti Susi Dianawati syafitri umminnisa syifa aulia rahma Talitha Fadhilah Rosani Tessar, Delia Oktaviana Tiara Nuramalia Tiara Qurotul Ain Tiara Yus Gustiani Tika Rahmawati Tina Nurul Wahidah Tjut Afrida Tjut Afrida Tjut Afrida Tria Puspita Dewi Triatma, Mardalena Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Uswatun Hasanah Vina Khoerunnisa Wahyuningtyas, Kayla Wijaya, Reba Wiwin Widiyawati Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yadi Heryadi Yuningsih, Yuyun Yuyun Yuningsih