Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Successful One-Lung Ventilation with Fogarty Balloon for Thoracotomy Lobectomy in A 5-Year-Old Girl Kurniyanta, I Putu; Putra, Kadek Agus Heryana; Burhan; Sidemen, I Gusti Putu Sukrama
Indonesian Journal of Anesthesiology and Reanimation Vol. 7 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Anesthesiology and Reanimation (IJAR)
Publisher : Faculty of Medicine-Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijar.V7I22025.132-139

Abstract

Introduction: Pediatric thoracic surgery, particularly lung resection, has special difficulties due to anatomical and physiological differences compared to adults. One-lung ventilation (OLV) is often necessary to optimize surgical exposure while minimizing lung injury. Traditional methods, like double-lumen endotracheal tubes, can be difficult to use in children due to their smaller airways and the risk of trauma. Thus, alternative approaches, such as bronchial blockers like Fogarty occlusion catheters, have gained prominence. Objective: This case report aims to highlight the use of the Fogarty balloon in a pediatric patient undergoing lobectomy for organized pleural effusion linked to pneumonia. Case Report: A 5-year-old girl with recurrent pneumonia presented with persistent cough, intermittent fever, and respiratory distress. Physical examination revealed decreased breath sounds and mild cyanosis. Imaging confirmed a large organized pleural effusion, suspected to be empyema. The surgical team chose a right thoracotomy lobectomy to remove the affected lung tissue. Preoperative consultations included pediatric surgery, anesthesiology, and respiratory therapy to ensure comprehensive care. A multi-modal pain management strategy, emphasizing regional anesthesia through epidural blocks, was implemented. For OLV, the anesthetic team selected a Fogarty balloon catheter to minimize airway trauma. After intubating with a single-lumen endotracheal tube, the balloon was inserted into the right main bronchus and inflated to occlude it, allowing ventilation of the left lung. Discussion: The Fogarty balloon effectively provided lung isolation while preserving airway integrity, facilitating optimal surgical exposure and stable oxygenation. Continuous monitoring of oxygenation during OLV was crucial for patient safety. Conclusion: The use of a Fogarty balloon for bronchial blockade and epidural anesthesia was successful in this pediatric lobectomy case. These techniques enhanced surgical safety, efficacy, and postoperative recovery, suggesting that there must be ongoing research to establish standardized protocols for pediatric thoracic procedures.
Branding Daerah melalui Wisata Budaya: Peluang Strategis Arvita, Rizki; Perdana, Buyung Cahya; Burhan
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 4 (2025): MAY 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i4.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wisata budaya sebagai peluang strategis dalam membangun branding daerah di era kompetisi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dan observasi partisipatif pada destinasi wisata budaya di Asia Tenggara, penelitian ini menemukan bahwa penguatan identitas budaya lokal melalui storytelling dan experience marketing menjadi fondasi utama branding daerah (Kotler & Gertner, 2002; Morgan, Pritchard, & Pride, 2011). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi digital, dan pengemasan narasi budaya yang autentik dapat meningkatkan brand equity dan citra destinasi di mata wisatawan domestik maupun internasional (Anholt, 2010; Pike & Page, 2014). Implikasi praktis artikel ini menekankan perlunya integrasi strategi branding dengan agenda pelestarian budaya untuk mencapai keberlanjutan ekonomi dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan konsep place branding berbasis cultural tourism dan menawarkan kerangka strategis bagi pemerintah daerah dan praktisi pariwisata untuk menciptakan positioning destinasi yang berdaya saing di pasar global.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN KAMPUS TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA STIT AL-HADY BOMBANA Burhan
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i1.5745

Abstract

Prestasi akademik mahasiswa merupakan salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi, yang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kampus terhadap prestasi akademik mahasiswa STIT Al-Hady Bombana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif STIT Al-Hady Bombana, dengan jumlah sampel sebanyak 70 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk variabel kecerdasan emosional dan lingkungan kampus serta dokumentasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk variabel prestasi akademik. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data diawali dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas (Kolmogorov-Smirnov sig. 0,200; Shapiro-Wilk sig. 0,440), tidak terjadi multikolinearitas (tolerance 0,435; VIF 2,301), dan tidak terdapat heteroskedastisitas (sig. 0,564 dan 0,505). Uji F menghasilkan nilai F hitung 3755,786 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan lingkungan kampus berpengaruh signifikan secara simultan terhadap prestasi akademik. Uji t membuktikan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif signifikan (B = 0,832; t = 34,458; sig. 0,000) dan lingkungan kampus juga berpengaruh positif signifikan (B = 0,673; t = 26,512; sig. 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,991 menunjukkan bahwa 99,1% variasi prestasi akademik mahasiswa dijelaskan oleh kedua variabel bebas, sedangkan 0,9% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = -8,290 + 0,832X₁ + 0,673X₂. Hasil ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional dan lingkungan kampus berkontribusi positif signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa STIT Al-Hady Bombana, dengan kecerdasan emosional sebagai faktor yang lebih dominan.
Implikasi Hukum Pemalsuan Surat Tes PCR (Polymerase Chain Reaction) Covid-19 di Indonesia Burhan
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17351702

Abstract

Pemalsuan dokumen hasil tes PCR COVID-19 merupakan kejahatan serius yang berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan publik, terutama dalam konteks pandemi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsionalisasi hukum pidana terhadap delik pemalsuan dokumen surat tes PCR COVID-19 di Indonesia. jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan hukum (normatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi hukum terhadap pelaku pemalsuan dokumen tes PCR COVID-19 dapat dipidana berdasarkan Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019. Penelitian ini merekomendasikan Penanggulangan tindak pidana pemalsuan dokumen Tes PCR Covid-19 harus dilakukan secara kolektif dengan melibatkan penegak hkum, tenaga kesehatan, laboratorium kesehatan, petugas Bandara, aparatur desa dan lain sebagainya.
Survei Tingkat Pemahaman Peserta Didik Dalam Pembelajaran PJOK (Format Klasikal) di SMPN 1 Rambah Samo Burhan; Muarif A.P; Resdianto
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v3i2.101

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebagai dasar pengembangan keterampilan motorik, pengetahuan kesehatan, serta sikap positif terhadap aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Rambah Samo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Rambah Samo dengan jumlah sampel 58 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Data dianalisis dengan mengkategorikan tingkat pemahaman siswa ke dalam lima kelompok, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa berada pada kategori sangat rendah (3,45%; n = 2), rendah (26,86%; n = 15), sedang (44,83%; n = 26), tinggi (22,41%; n = 13), dan sangat tinggi (3,45%; n = 2). Mayoritas siswa (44,83%) berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa pemahaman mereka terhadap materi PJOK masih perlu ditingkatkan agar mencapai kategori tinggi maupun sangat tinggi. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan dalam penguasaan konten pembelajaran, meskipun siswa telah mengikuti proses pembelajaran secara formal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pemahaman pada kategori sedang, sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas pembelajaran PJOK melalui strategi, metode, maupun media pembelajaran yang lebih inovatif agar siswa dapat mencapai tingkat pemahaman yang optimal
The Influence of Physical Education on the Socio-Emotional Development of Children in Elementary Schools SD Inpres Pa'baeng-Baeng Makassar City Irwandi, Andi; Nurwidyayanti; Burhan; A.Rizal
International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Vol. 2 No. 3 (2024): June 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijaer.v2i3.1945

Abstract

This study aims to examine the influence of physical education on the social-emotional development of children at SD Inpres Pa'Baeng-Baeng, Makassar City. Using a quantitative research design with a quasi-experimental approach, as many as 60 students in grades IV and V were randomly divided into two groups: an experimental group that participated in a structured physical education program and a control group that participated in a standard physical education program. Data were collected through social-emotional development questionnaires, observations, and interviews before and after the implementation of the program. The results of the analysis showed that the experimental group experienced a significant improvement in social-emotional development compared to the control group (t = 3.45, p < 0.05). Observations and interviews supported these findings by showing improved positive social interaction, cooperative skills, and emotional management in the experimental group. These findings confirm that structured physical education can effectively improve children's social-emotional development and, therefore, should be integrated into the primary school curriculum. This study provides the basis for further research on the impact of physical education on other aspects of child development.
Hubungan Antara BUMD dan Koneksi Politik di Indonesia: Suatu Telaah Pustaka DD Amdanata; Burhan
Bulletin of Management and Business Vol. 2 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Widya Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bmb.v2i2.168

Abstract

This article aims to reveal the relationship between Regional Owned Enterprises (BUMD) and political connections in the regions. BUMD was formed with clear objectives, one of which is to become a source of Regional Original Income (PAD). However, in practice, BUMD's activities are heavily influenced by external factors that make BUMD's performance worse. One of the external factors is the political power in an area. This article is a theoretical concept that will reveal the relationship between BUMD and political connections through a literature review. The research method used is qualitative. The conclusion of the study shows that regional political connections have a negative influence on company performance.
Peningkatan Kapasitas UMKM Digital di Kota Surabaya melalui Pelatihan AI & Big Data: Dampak, Hambatan, dan Rekomendasi Fitri; Ari; Burhan
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): OKTOBER
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i4.59

Abstract

Perkembangan ekonomi digital menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi mutakhir, guna meningkatkan daya saing, namun, faktanya masih rendah, karena kesenjangan keterampilan dan sumber daya (OECD, 2021). Tulisan ini bertujuan menganalisis dampak, hambatan, dan merumuskan rekomendasi dari program pelatihan AI dan Big Data yang diimplementasikan untuk UMKM digital di Surabaya. Digunakan pendekatan mixed-methods. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei pra-dan pasca-pelatihan terhadap 50 UMKM peserta, dan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan diskusi kelompok (FGD) dengan 15 peserta pelatihan. Fakta menunjukkan pelatihan ini secara signifikan meningkatkan literasi digital dan kapasitas analitis UMKM dari laporan adanya peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan data untuk analisis pelanggan, personalisasi pemasaran, dan optimasi operasional (Brynjolfsson & McAfee, 2014). Namun, implementasi pasca-pelatihan mengalami hambatan keterbatasan infrastruktur teknologi dan anggaran, kurangnya sumber daya manusia yang mumpuni; serta resistensi terhadap perubahan dalam budaya organisasi. Program pelatihan AI dan Big Data terbukti efektif sebagai awal pembangunan fondasi digitalisasi UMKM. Rekomendasi yang diusulkan meliputi pembentukan pusat konsultasi teknologi berbiaya rendah bagi UMKM, pengembangan modul pelatihan dan pendampingan, insentif dari Pemerintah Kota bagi UMKM yang berinvestasi dalam teknologi digital.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Keterampilan, Manajemen Usaha, Literasi Keuangan, dan Pendampingan Pemasaran Produk Lokal desa Sukma Jaya Miya Dewi; Moh; Burhan
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): JULI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i3.60

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan di Desa Sukma Jaya melalui program pemberdayaan berbasis keterampilan dan penguatan usaha. Program ini dilaksanakan melalui empat pendekatan utama, yaitu pelatihan keterampilan produksi, pelatihan manajemen usaha, penguatan literasi keuangan, serta pendampingan pemasaran produk lokal. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik langsung, pendampingan intensif, dan evaluasi berkala terhadap perkembangan usaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menghasilkan produk yang berkualitas, memahami perencanaan dan pengelolaan usaha, serta meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan sederhana. Selain itu, peserta mampu menerapkan strategi pemasaran digital dan offline untuk meningkatkan jangkauan pasar produk lokal. Kegiatan ini berdampak pada tumbuhnya usaha rumahan baru serta meningkatnya kepercayaan diri perempuan dalam berperan aktif pada kegiatan ekonomi desa. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan agar penguatan ekonomi perempuan dapat semakin optimal.