Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas VI SDN 45 Mataram Zahrawani, Ina Ayu Zahrawani; Amrullah; Maskur
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.834

Abstract

This classroom action research aims to improve the learning outcomes of sixth-grade students at SDN 45 Mataram through the implementation of interactive learning media based on Canva. The study was conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 32 students of class 6A. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that the use of Canva-based interactive learning media in the IPAS subject, particularly on the topic How Our Body Moves, was effective in enhancing students’ understanding of the skeletal, joint, and muscular systems. The improvement was evident from the significant increase in students’ average scores from cycle I to cycle II, accompanied by higher levels of active participation during the learning process. These findings indicate that Canva-based interactive learning media not only improve learning outcomes but also foster active student engagement, making it an innovative solution for teaching IPAS.
Penerapan Media Papan Kebudayaan Sasambo Melalui Pendekatan CRT untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas 2 SDN 45 Mataram salahudin, m.salahudin; Amrullah; Maskur
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.867

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of second-grade students at SDN 45 Mataram by using the Sasambo Cultural Board media through the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. The type of research used is Classroom Action Research (CAR), employing the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research instruments used were tests and documentation. Data were analyzed using written multiple-choice tests to assess students’ cognitive abilities in Indonesian language learning outcomes. The results of the study show an improvement in students’ learning outcomes as observed in cycle I and cycle II. In cycle I, 7 students achieved mastery while 8 students did not, resulting in a mastery percentage of 46% and non-mastery of 54%. In cycle II, there was a significant increase with 15 students achieving mastery and none remaining unmastered, reaching a 100% mastery rate. Thus, the use of the Sasambo Cultural Board media through the CRT approach effectively improved the Indonesian language learning outcomes of second-grade students at SDN 45 Mataram.
Analisis Margin Pemasaran Perkebunan Tanaman Cengkeh Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Hariani Hanapi; Fitri S. Kasim; Maskur
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini, tujuan penelitian yang ingin dicapai untuk mengetahui margin pemasaran perkebunan tanaman cengkeh yang diterima oleh keseluruhan pihak yang terlibat dalam pemasaran cengkeh di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Lokasi tersebut dipilih dengan sengaja (purposive), karena daerah ini memiliki luas panen dan produksi tertinggi di Kabupaten Tolitoli. Jumlah keseluruhan sampel petani yang diambil 52 orang petani, dengan kriteria pengambilan sampel lama bertani dan luas lahan. Model analisis yang digunakan adalah analisis margin pemasaran. Hasil saluran satu Rp. 5.101, saluran dua Rp. 5.086 dan saluran tiga Rp. 5.958 nilai margin tersebut menunjukkan bahwa saluran pemasaran yang menguntungkan bagi petani adalah saluran tiga.
Evolusi Hukum Hindu Dan Pembentukan Sistem Hukum India : Dari Tradisi Keagamaan Ke Tata Hukum Modern Fadli, Dzul; Herman; Maskur; Eka Turkiani; Firmanto, Taufik
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 06 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i06.2033

Abstract

Evolusi hukum Hindu di India telah melalui beberapa periode sejarah dimulai dari Periode Kuno (Zaman Weda dan Klasik), Periode Abad Pertengahan, Periode Pengaruh Inggris (Era Kolonial), dan Periode Pasca-Kemerdekaan (Era Modern) yang bersumber dari teks keagamaan hingga proses penyusunan aturan, atau norma hukum modern di bawah pengaruh Inggris dan pasca-kemerdekaan. Agama Hindu, salah satu yang tertua di dunia, muncul di India dan berkembang melalui enam fase utama: Zaman Weda, Brahmana, Purana, Sangkaracharya, Bhakti, dan Hindu Modern sehingga Pembentukan sistem hukum India merupakan proses evolusioner yang bergerak dari akar tradisi keagamaan kuno menuju tata hukum modern yang sekuler dan pluralistik, yang sangat dipengaruhi oleh era kolonial Inggris. Penelitian bertujuan untuk menguraikan bagaiman evolusi sejarah terkait hukum agama hindu yang dimulai dari zaman weda hingga pembentukan sistem tata hukum hindu modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis (historical approach) dan Metode kepustakaan yang menitikberatkan pada aspek kesejarahan untuk memahami suatu fenomena, masalah, atau subjek yang sedang dipelajari. Pendekatan ini dilakukan dengan menelaah latar belakang dan perkembangan hukum Hindu hingga pembentukan sistem hukum india yakni adanya nilai-nilai filosofi dalam hukum penciptaan, sumber hukum Hindu dari tradisi keagamaan ke tata hukum modern.