p-Index From 2021 - 2026
6.098
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil PREMISE LAW JURNAL AGROEKOTEKNOLOGI Abdimas Al-Manar : English and Arabic Journal FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Jurnal Ilmiah Media Sisfo Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Global Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Sosial Humaniora Sigli AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Pillar of Physics Education : Jurnal Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Informatika, Komputer dan Bisnis (JIKOBIS) Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal of Community Empowerment and Innovation Jurnal El-Thawalib Journal of Mathematics UNP At-Tamwil: Journal of Islamic Economics and Finance Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Manajemen Sistem Informasi Journal of Constitutional Law Society (JCLS) JME INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Fahmina Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islamic Educational Review Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE) PANDALUNGAN : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Aktualita Jurnal Pengabdian Masyarakat Unama Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Holistik Jurnal Kesehatan Barik Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Jurnal El-Thawalib Indonesian Journal of Social Science and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENANGANAN NEGATIF CIRCLE DI PESANTREN Marwiyah, Syarifatul; Dasuki, Mohammad; Nafi’ah, Khoyyir Nuron; Aini, Ida Zulfa; Yulifah, Yulifah; Wardani, Nuriyah; Himmah, Faiqotul; Kamilah, Wardatul; Marfu’ah, Siti Sururun; Fathiyah, Hilwi Asna; Putri, Sasa Amelia; Zulkarnaein, Safira Rizki; Fitriah, Lailatul; Afiati, Zahro Arum; Ati, Anggun Cahyaning; Nazila, Ilma Ainun; Fajariyah, Lailatul Khoirotul; Azzahra, Aura Fatimah; Sadatunnisa’, Aisyatul Itho’ah; Nisa, Fatma Zahrotun; Maulidia, Arini
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v4i1.2497

Abstract

The phenomenon of negative circles at Pondok Pesantren Assunniyyah Putri Kencong Jember is reflected in student behaviors that are inconsistent with pesantren values, such as staying up late, low discipline, and poor dormitory cleanliness. This community engagement program aims to break these negative behavioral cycles through a Participatory Action Research (PAR) approach involving caregivers, supervisors, university students, and the santri. The PAR stages consisted of participatory inquiry, change-oriented action, and collective reflection, with an emphasis on emotional mentoring, positive habit formation, and strengthening role modelling within the dormitory setting. The program demonstrated significant improvements across several indicators. Students’ knowledge of pesantren rules increased from 50 to 75, while pro-discipline attitudes rose from 2.0 to 4.0. Behaviorally, the proportion of students sleeping before 22:00 increased from 40% to 75%, prayer attendance improved from 75% to 90%, and dormitory cleanliness rose from 40% to 80%. Weekly disciplinary violations declined from 10 cases to 4 cases, and caregiver satisfaction reached 75%. The main limitation of the program lies in the short monitoring period, which may not fully capture the long-term consistency of behavioral change. The PAR model has potential for replication in other pesantren contexts with contextual adjustments and stronger long-term monitoring mechanisms.
Penerapan Kebijakan Kurikulum Merdeka Untuk Belajar Di Sekolah Nasution, Marwiyah; Lubis, Marito; Nurmala, Mona Septi; Gusmaneli
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum policy in Senior High Schools (SMA), with a particular focus on its relevance to the educational transformation following the Covid-19 pandemic. The Merdeka Curriculum was introduced as a strategic response by the Indonesian government to address the significant learning loss experienced during the pandemic through flexible, differentiated, and student-centered learning approaches. This research employs a qualitative descriptive method, relying entirely on online observation, in-depth document analysis, and a review of digital educational resources. No direct field interviews were conducted; instead, data were obtained from scientific literature, official government publications, and online learning activities documented by various Senior High Schools in Indonesia. The findings indicate that the Merdeka Curriculum offers substantial opportunities for post-pandemic learning recovery, especially through strengthened project-based learning, diagnostic assessments, and adaptive instructional design that aligns with students’ needs. However, its implementation still faces several obstacles, including the widening digital literacy gap among teachers and students during the pandemic, inadequate technological infrastructure in remote areas, and limited teacher understanding of formative assessment and differentiated instruction. Despite these challenges, the Merdeka Curriculum has demonstrated positive impacts on students’ creativity, motivation, independence, and character development guided by the Profile of Pancasila Students. In conclusion, the implementation of the Merdeka Curriculum in the post-Covid-19 era represents an essential step in rebuilding Indonesia’s education system toward more flexible, humanistic, and relevant learning. Its success is largely determined by the readiness of human resources, the extent of government support, the enhancement of teachers’ digital competence, and collaborative efforts among schools, families, and communities in addressing the challenges of post-pandemic education.
ANALISIS MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 09 LUWU Hafsari; ST. Marwiyah; Akbar
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu serta untuk menganalisis manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Fokus penelitian meliputi kepala perpustakaan, guru, dan siswa di SMA Negeri 9 Luwu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu terbentuk melalui sinergi antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal tercermin dari kesadaran, kemauan, dan dorongan diri siswa dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara mandiri. Sementara faktor eksternal berupa layanan, fasilitas, serta pengelolaan perpustakaan yang baik berperan penting dalam meningkatkan minat dan kesiapan belajar siswa. (2) Manajemen perpustakaan yang dijalankan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengawasan telah menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang efektif. Manajemen yang baik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan akademik siswa. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi bacaan, tetapi juga berperan strategis dalam menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.
Penerapan Metode Yanbu’a Berbantuan Aplikasi Lumi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Kelas IV Sekolah Dasar: Yanbu'a Method Implementation Assisted by the Lumi Application to Improve the Reading Qur'an Ability in Islamic Education Learning for Grade IV Elementary Schools Juliastri Azzahra; St. Marwiyah; Mustafa
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/491yzz39

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan metode Yanbu’a berbantuan aplikasi Lumi untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada penerapan metode Yanbu’a berbantuan aplikasi Lumi di kelas IV SDN 54 Salupikung Kota Palopo dan mengetahui penggunaan metode Yanbu’a berbantuan aplikasi Lumi dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV di SDN 54 Salupikung Kota Palopo yang berjumlah 21 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu melalui tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan kegiatan pembelajaran memperoleh nilai yaitu 93%. Kemudian nilai hasil observasi aktivitas peserta didik memperoleh hasil akhir sebanyak 93% termasuk kategori sangat baik. Adapun nilai hasil tes kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik mengalami peningkatan sebanyak 25% dari siklus I ke siklus II, dengan perolehan nilai ketuntasan klasikal yaitu 79% (tuntas). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dengan melalui penerapan metode Yanbu’a berbantuan aplikasi Lumi dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik kelas IV SDN 54 Salupikung Kota Palopo. Dengan demikian, penerapan metode Yanbu’a dapat direkomendasikan untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
The Dialectics of Santri’s Adab and Digital Distraction in Islamic Education: A Reinterpretation of Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim by KH. Hasyim Asy’ari Hidayat, Muhammad Arifandi; Marwiyah, Syarifatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45525

Abstract

This study examines the dialectical relationship between the concept of adab in classical Islamic educational tradition and the phenomenon of digital distraction in contemporary educational contexts, with particular reference to the thought of KH. Hasyim Asy’ari in Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim. Employing a qualitative library research approach, the study integrates content analysis, conceptual synthesis, and dialectical analysis to explore the relevance of classical ethical frameworks in addressing modern digital challenges. The findings indicate that adab constitutes a holistic ethical system that regulates intention, behavior, and epistemic relations in the learning process, while digital distraction operates as a multidimensional phenomenon affecting cognitive, socio-emotional, and moral domains. The tension between the discipline and ethical intentionality embedded in adab and the immediacy and fragmentation of digital culture reflects a disruption of the foundational structure of meaningful learning. However, a point of convergence is identified through the concept of self-regulation, which serves as a bridge between classical Islamic ethics and modern educational psychology. Within this integrative framework, adab functions as a normative foundation, while self-regulation provides an operational mechanism for addressing digital distraction, particularly in shaping the character of santri in contemporary contexts. This study contributes to the development of an integrative and contextually grounded framework that connects classical ethical traditions with the demands of modern education.
Co-Authors Adi Antoni Affandi Al Imadi Hasibuan Afiati, Zahro Arum Afkari, Siti Ulfa Agustina Harahap, Reni Agustiningsih, Reni Agustinsa, Ringki Ahmad Zaeni, Ahmad Aini, Ida Zulfa Akbar Akwan Sunoto Alauddin Alfiah, Evi Alfiatul Amanda, Dewi Amini, Aisah Amrizal Amrizal Andhi Nur Rahmadi, Andhi Nur Aoyama, Tosyiko Arianti, Tiara Arifuddin Arifuddin Astuti, Yeni Ayu Atho'illah, Atho'illah Ati, Anggun Cahyaning Azzahra, Aura Fatimah Bedhi, Yutta Meyliana Beni Irawan Bukhori, M. Imam Cornelis, Vieta Imelda Dasuki, Mohamad In Dasuki, Mohammad Dewi Agustina Dewi Murni Dewi, Virda Puspa Dinar Dwi Anugerah Putranto Dita Ayu Susmita Duriyati, Fina Dwi Susanto Edy Edy Emmy Harso Kardhinata Fadholi, Amak Faiqotul Himmah Faizatussa’diah Fajariyah, Lailatul Khoirotul Fathiyah, Hilwi Asna Fatma Indriani Febrian Surbakti, Ajeng Firdaus, Talenta Zacki Fitria, Hanifatul Fitriyani Ishak Frischila, Yunike Fritz Edward Siregar Gusmaneli Gustara, Rizki Asih Hafsari Hakim Yasin Harahap, Helma Denisah Hasiah, Hasiah Hayati, Irma Nur Herti Yani Herwansyah, Herwansyah Hidayat, Muhammad Arifandi Idil Saptaputra Ifa Afida, Ifa Isfandayani FAI isnani, vara Joni Devitra, Joni Juliana, Imroatul Chalimah Juliastri Azzahra Kamilah, Wardatul KARMAN, ZULFI Kasnelly, Sri Kasyani, Kasyani Kusumastuti, Melati Yulia LAILATUL FITRIAH Latifah H, Nur Lisa Nursita Lubis, Marito Lubis, Sufrin Efendi Manja Purnasari Marfu’ah, Siti Sururun Maulida, Jilan Maulidi, Chairul Maulidia, Arini Mbue Kata Bangun Miharta, Yuan Pandu Moh. Ismail Mohammad dasuki Mu'awwanah, Uliyatul Muchti Yuda Pratama Muh. Irfan Hasanuddin Muhammad Amri Muhammad Gunawan Muhammad Rifqi Azhary Mulyosudarmo, Suviana Suwoto Musdalifah, Dewi Ulfa Mustafa Nafi’ah, Khoyyir Nuron Nay, Fransiskus Ter Nazila, Ilma Ainun Nina Kurniasari Nisa, Fatma Zahrotun Novita Astin Nur Arifa Nur Jannah Nurhayati Nurhayati Nurmala, Mona Septi Octavia, Mayang Dwi Ophelia S, Chandy OPHELIA, CHANDY Pareza Alam Jusia, Pareza Alam Parka, Amelia Pebrianthy, Lola Permatasari, Yovita Dyah Purnama Ramadani Silalahi Putri, Sasa Amelia Ramadhani, Aldi Reflika, Mutiara Riska, Zamharira Ritonga, Indah Rahayau Rizky Ramadhan, Rizky ROBY SETIAWAN Rohma, Fatimatur Rohman, Oky Abdul Rukmi, Wara Indira S, Riska Sadatunnisa’, Aisyatul Itho’ah Safa’at, Prima Ganda Sholihah, Saidatus Sholihah, Siti Mar’atus Siagian, Huriya Al Humaira Siregar, Dame Siregar, Nur Asiyah Siregar, Sawaluddin SK, Dea Ananda Br. Suci Wulandari Suharto Suharto Supahar, Supahar Suyanti Suyanti Uke, Ora Gorez Utami, Yulia Tri Wahyu Prawesthi, Wahyu Wahyuni, Rema Wardani, Nuriyah Wardani, Winda Wati, Desi Indriani Rahma Widi Sarinastiti Yulifah, Yulifah Zidan, Ahmad Zulkarnaein, Safira Rizki