Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strengthening Islamic literacy as an effort to shape the character of the children of Umeak Baco Rejang Lebong Aflisia, Noza; Harmi, Hendra; Nurjannah, N.
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 2 No. 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v2i2.16589

Abstract

Islamic literacy plays a role in the formation of Islamic character in the younger generation. By reading a lot and learning about Islam, he will understand the purpose he was created in the world. So that knows how should behave on God's earth. But nowadays many ignore Islamic literacy, so the islamic basis has become very superficial and encourages inappropriate deeds. The purpose of this devotion is to build the character of Islam in children through various literacy activities and help children with financial limitations to get additional quality learning at no cost so as to build them into a smart young generation of Islam. Learning takes place with lecture methods, live methods, Q&A, random game of letters, random words, card games, singing. Forms of activity are reading books, learning Islam and Arabic. The material provided is Islamic morality and Arabic vocabulary. Gradually from week to week children's ability to recite and memorize Arabic is increasing. So are the children's morals that are better than before. Changes in children's behavior are seen to change from loving the environment, appreciating friends, and respecting older people.
Analysis of the Level of Multicultural Understanding of the Suku Anak Dalam in North Musi Rawas Regency Harmi, Hendra; Suwarni, Suwarni
Journal of Nonformal Education Vol 7, No 2 (2021): August: Community Education, Lifelong Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v7i2.32030

Abstract

This study aims to analyze the level of multicultural understanding of the Suku Anak Dalam in the North Musi Rawas region. The population taken in this study were all ethnic children in the Musi Rawas Utara area. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 72 people from 3 villages. The data collection technique used a non-test technique in the form of filling out a questionnaire. The instrument used in this study is a questionnaire using a modified Likert scale with 4 answer choices. The results of the validity and reliability test indicate that the instrument used is valid and reliable. For the results of the analysis, the percentage for each respondent was in the range of 76%-100% who entered the category of strongly agree based on the Likert scale interpretation table. This means that all respondents are categorized as strongly agree with the statements regarding the multicultural indicators proposed in the questionnaire. This shows that the Suku Anak Dalam North Musi Rawas have a high multicultural understanding.
Model pembelajaran pendidikan agama islam berbasis moderasi beragama Harmi, Hendra
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.392 KB) | DOI: 10.29210/30031757000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran PAI dalam menanamkan gagasan moderasi beragama pada siswa melalui kegiatan belajar mengajar di kelas. Tujuannya adalah untuk memantau segala sesuatu tentang pembelajaran PAI, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian, menggunakan moderasi beragama sebagai panduan. Dalam penelitian ini digunakan teknik penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, akurasi dan fase metodologi sangat penting. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti ingin lebih fleksibel dalam pengetahuan, observasi, dan penelitian tentang Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Keagamaan pada Guru PAI dan Madrasah. 73 guru PAI dan madrasah dari berbagai sekolah di Indonesia berpartisipasi dalam penelitian ini. Menelaah tiga tahapan pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, diketahui bahwa model pembelajaran pendidikan Islam berbasis moderasi Islam yang diterapkan oleh guru di beberapa sekolah dan madrasah di Indonesia cukup baik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai moderasi beragama.
Optimasi Prestasi Belajar Peserta Didik Melalui Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Apriansyah, Apriansyah; Harmi, Hendra; Wanto, Deri; Nurmal, Ifnaldi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.117

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Perencanaan pembelajaran yang efektif sangat penting karena dapat mengarahkan proses pembelajaran secara efisien dan sesuai dengan tujuan pendidikan yang diinginkan. Guru sebagai pengelola pembelajaran diharapkan mampu merumuskan tujuan pembelajaran yang jelas, merancang metode pembelajaran yang sesuai, serta mengelola sumber daya secara optimal untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan pembelajaran PAI tidak hanya berfokus pada kegiatan pengajaran di kelas, tetapi juga melibatkan evaluasi hasil pembelajaran secara sistematis. Dengan demikian, integrasi manajemen pembelajaran PAI yang efektif dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dengan menekankan pada pencapaian kompetensi dan nilai-nilai Islam pada peserta didik. Artinya, perencanaan yang matang dalam pembelajaran PAI tidak hanya membantu mencapai tujuan pendidikan formal, tetapi juga mendukung pengembangan karakter dan spiritualitas peserta didik sesuai dengan ajaran Islam. Diharapkan artikel ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik dalam konteks pendidikan agama Islam, terutama dalam upaya meningkatkan prestasi belajar peserta didik dan mencapai tujuan pendidikan secara menyeluruh.
Analisis Kesesuaian Silabus Pendidikan Agama Islam dengan Kurikulum Nasional Sari HS, Devi Purnama; Harmi, Hendra; Wanto, Deri; Nurmal, Ifnaldi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.121

Abstract

Kesesuaian silabus PAI dengan Kurikulum Nasional sangat krusial mengingat pentingnya sinkronisasi antara materi yang diajarkan di sekolah dengan tujuan pendidikan nasional yang diharapkan. Ketidakcocokan antara silabus dan kurikulum dapat berdampak pada efektivitas proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library research, dengan fokus pada penelaahan kritis terhadap karya-karya Ibnu Khaldun dan literatur terkait lainnya. Data utama diperoleh dari sumber-sumber primer, seperti buku-buku Silabus, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Nasional dan data sekunder dari karya-karya terkait lainnya yang relevan dengan topik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama silabus PAI sudah banyak menyesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam Kurikulum Nasional, masih terdapat area yang memerlukan peningkatan untuk memastikan pencapaian kompetensi secara menyeluruh. Kedua kendala utama meliputi perbedaan tujuan antara PAI yang berfokus pada pengembangan spiritual dan moral, dan Kurikulum Nasional yang lebih mengedepankan kompetensi untuk dunia kerja dan kehidupan sosial. Selain itu, terdapat tantangan diantaranya kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dan fasilitas yang memadai untuk mendukung integrasi ini, serta pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru PAI yang masih kurang memadai.. Ketiga integrasi silabus PAI dengan Kurikulum Nasional memerlukan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mengimplementasikan strategi-strategi yang telah disebutkan, diharapkan kesesuaian dan efektivitas kurikulum terpadu dapat ditingkatkan, sehingga dapat memberikan pendidikan yang lebih holistik dan bermakna bagi peserta didik.
Interaksi Sosial Siswa Beda Agama di Sekolah dan Masyarakat Harmi, Hendra
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi sosial siswa beda agama di sekolah dan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner atau panduan wawancara sebagai alat pengumpul data yang pokok. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar panduan wawancara terstruktur. Wawancara terstruktur adalah wawancara yang dilakukan oleh pengumpul data yang telah menyiapkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis. Berikut ini adalah tabel kisi-kisi panduan wawancara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Rejang Lebong dan SMAN 2 Rejang Lebong dengan sampel berupa 90 orang siswa dari kelas X dan kelas XI dari SMAN 1 Rejang Lebong dan SMAN 2 Rejang Lebong yang diambil dengan teknik purpossive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola interaksi sosial antar siswa beda agama sudah terjalin dengan baik.
Pelaksanaan Konseling Lintas Budaya Dalam Mengatasi Masalah Multikultural Siswa di Sekolah Studi Eksperimen di SMK Negeri 5 Kepahiang Dewi, Rosmala; Harmi, Hendra; Fadila, Fadila
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i1.656

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana masalah multicultural siswa, bagaimana pelaksanaan konseling lintas budaya, bagaimana keberhasilan pelaksanaan konseling lintas budaya dalam mengatasi masalah multicultural siswa, dan apakah ada perbedaan hasil rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMK Negeri 5 Kepahiang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metodologi penelitian campuran (mix method) yaitu pengombinasian dua metode (kualitatif dan kuantitatif). Jenis penelitian penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, jenis eksperimen penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental design). Desain quasi eksperimen yang digunakan peneliti adalah non equivalent control group design. Penelitian ini melibatkan dua kelompok eksperimen yaitu kelompok eksperimen (kelompok I) dan kelompok kontrol (kelompok II). Berdasarkan hasil penelitian quasi eksperimen yang dilakukan di SMK Negeri 5 Kepahiang dapat disimpulkan bahwa hasil dari kelas yang diberikan konseling lintas budaya melalui layanan bimbingan kelompok sebanyak 3 kali pertemuan yang diperuntukkan untuk kelas eksperimen yang berjumlah 9 orang dengan materi pemahaman tentang multikultural, pendidikan multikultural, dan menghargai dan menghomati perbedaan. Oleh karena itu, konseling lintas budaya sangat perlu dan wajib dilakukan oleh guru BK dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. Dari hasil penelitian juga diperoleh data statistik deskriptif diperoleh nilai minimum pretest eksperimen 42 dan nilai maksimum 55, nilai minimum pretest control 35 dan nilai maksimum 48, nilai minimum posttest eksperimen 95 dan nilai maksimum 99, dan nilai minimum posttest control 42 dan nilai maksimum 55. Dari hasil uji independent sample t test diketahui bahwa diperoleh nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 (pada tabel XIV), Nilai rata-rata posttest kelas Eksperimen adalah 96,56 dan kelas Kontrol adalah 46,78. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata hasil angket siswa tentang multicultural antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Ramadhan, Harimas; Deriwanto, Deriwanto; Harmi, Hendra
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/talimuna.v12i2.1764

Abstract

This research discusses the implementation of the 2013 curriculum in Islamic Religious Education (PAI) teaching. The implementation of the 2013 curriculum requires optimal cooperation among teachers, involving teamwork and compact collaboration. In this study, the author explains the concept of curriculum implementation, the requirements of teachers in Islam, the duties and roles of PAI teachers, and the teachers' abilities in implementing the 2013 curriculum. This research also discusses the stages of planning and implementation of teaching in the 2013 curriculum, including introductory activities, core activities, and closing activities. This study is a descriptive research that aims to provide descriptions of situations or events. The author uses a qualitative descriptive approach in this research. The results of this study indicate that the implementation of the 2013 curriculum in PAI teaching requires collaboration among all stakeholders, including teachers, schools/madrasas, and the educational environment. Furthermore, this research emphasizes the importance of the teacher's role in shaping the character and competence of students while considering the diversity of individuals in learning.
Interaksi Sosial Siswa Beda Agama di Sekolah dan Masyarakat Harmi, Hendra
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi sosial siswa beda agama di sekolah dan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner atau panduan wawancara sebagai alat pengumpul data yang pokok. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar panduan wawancara terstruktur. Wawancara terstruktur adalah wawancara yang dilakukan oleh pengumpul data yang telah menyiapkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis. Berikut ini adalah tabel kisi-kisi panduan wawancara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Rejang Lebong dan SMAN 2 Rejang Lebong dengan sampel berupa 90 orang siswa dari kelas X dan kelas XI dari SMAN 1 Rejang Lebong dan SMAN 2 Rejang Lebong yang diambil dengan teknik purpossive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola interaksi sosial antar siswa beda agama sudah terjalin dengan baik.
Membangun Karakter Islami Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Discovery Learning Dalam Pembelajara PAI Di SDN 91 Rejang Lebong Nisa, Khoirun; Erik Wiranata; Setiawan, Jamil; Harmi, Hendra; Daheri, Mirzon
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 12 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pembiasaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis metode penelitian field research. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Pendekatan Discovery Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Islami. Dengan mengajak siswa untuk terlibat langsung dalam proses penemuan makna melalui analisis situasi dan studi kasus, pembelajaran menjadi lebih mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.