This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan COPE EDUSAINS Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Biologi Journal of Biology Education JURNAL IQRA´ Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Analisa Jurnal Bioedukatika Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Education Technology Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling Journal of Research and Educational Research Evaluation Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik) Measurement In Educational Research Indonesian Journal Of Educational Research and Review Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Edukasi Biologi Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Systematic Literature Review: Multiple-tier Diagnostic Instruments in Measuring Student Chemistry Misconceptions Muthmainnah Damsi; Slamet Suyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 5 (2023): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i5.2600

Abstract

Misconception is a conception of someone who is not by scientific concepts recognized by experts. One way to identify students' misconceptions is by conducting tests using diagnostic instruments. This study aims to identify misconceptions in chemistry learning as well as the most widely used types of multiple-tier diagnostic instruments. The research method used is a systematic literature review (SLR) by analyzing relevant research results from the Google Scholar and ERIC databases of 47 articles based on their suitability with the research theme within the last seven years (2016-2022). The systematic literature review method reviews articles systematically by following the steps that have been determined. The research findings show that students' misconceptions mostly occur in the buffer solution material with the most widely used diagnostic instrument, namely the three-tier multiple-choice (50%). The dominant cause of students' chemical misconceptions occurs due to students' internal factors in the form of a mismatch between students' preconceptions and the concepts taught by experts and strategies for applying learning models that are often used as a method to reduce students' chemical misconceptions such as the application of the Dual Situated Learning Model (DSLM) as well as implementing the Elicit, Confront, Identify, Resolve, Reinforce (ECIRR) model.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI SEL DAN JARINGAN MAKHLUK HIDUP UNTUK SISWA KELAS X APTR-2 SMK NEGERI 1 PANDAK Deliya Minianur; Slamet Suyanto; Heru Nurcahyo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i4.8108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif melalui pendekatan saintifik pada materi sel dan jaringan makhluk hidup untuk siswa kelas X APTR-2 SMK Negeri 1 Pandak tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi selama dua siklus dengan dua kali pertemuan pada setiap siklus. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dengan observasi keterlaksanaan pendekatan saintifik, quisioner (skala likert) motivasi belajar siswa, dan tes hasil belajar kognitif (pretest-posttest). Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat meningkat sebesar 16,73 dalam kategori tinggi pada siklus I dan 0,43 dalam kategori tinggi pada siklus II, dengan cara mengamati objek biologi secara langsung baik dengan menggunakan media realia, gambar, maupun video yang dapat menimbulkan keingintahuan siswa, guru harus kreatif dalam menggunakan media pembelajaran ataupun model pembelajaran pada setiap pertemuan, dan guru harus mampu memberikan penghargaan secara langsung ataupun tidak langsung. Demikian pula dengan hasil belajar kognitif siswa meningkat sebesar 0,53 pada siklus I dan 4,41 pada siklus II, dengan cara siswa mengamati objek secara langsung yang dapat menimbulkan rasa ingin tahunya, kemudian siswa melakukan eksperimen ataupun eksplorasi dengan berkelompok, kemudian menganalisis dengan berdiskusi, namun mengkomunikasikan secara individu baik dengan lisan maupun tulisan. Kata kunci: Motivasi, Hasil Belajar Kognitif, Pendekatan Saintifik, Sel, Jaringan.
HUBUNGAN INTELIGENSI DENGAN KREATIVITAS KETERAMPILAN PROSES SAINS ASPEK BIOLOGI PADA SISWA SD DI DIY Lailul Hidayah Nursarah; Slamet Suyanto; Bamabang Subali
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i2.4492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitas keterampilan proses sains aspek biologi (KKPSAB), hubungan inteligensi dengan KKPSAB, serta hubungan inteligensi dan KKPSAB dengan prestasi akademik IPA siswa sekolah dasar di DIY. Inteligensi dan KKPSAB perlu dilihat kesesuaiannya di lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian ditentukan secara convenience sampling. Penelitian ini terintegrasi dalam penelitian yang mengukur kreativitas keterampilan proses sains aspek kehidupan siswa SD di DIY oleh Bambang Subali tahun 2015. Data diperoleh melalui tes dengan instrumen tes KKPSAK. Data skor IQ, kefavoritan sekolah, dan prestasi akademik IPA diperoleh dari hasil dokumentasi data sekolah. Analisis data menggunakan statistika deskriptif dan uji korelasi. Hasil menunjukkan tingkat KKPSAB siswa SD bervariasi antara rendah, sedang, hingga tinggi dengan rerata skor tergolong rendah. Inteligensi dengan KKPSAB memiliki hubungan korelasi positif signifikan dengan kekuatan lemah (r=0,382). Hubungan kedua variabel berdasarkan jenjang kelas dan kefavoritan sekolah tidak selalu signifikan dan tidak berpola. Inteligensi dan KKPSAB dengan prestasi akademik IPA memiliki hubungan korelasi positif signifikan dengan kekuatan lemah (r=0,306). Kata kunci: Inteligensi, Kreativitas Keterampilan Proses Sains Aspek Biologi, Prestasi Akademik IPA
PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN REPTIL DI SANGGALURI PARK PURBALINGGA SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI BAGI SISWA SMA KELAS X SEMESTER I Wida Pangestu Prihatin; Slamet Suyanto; Sukiya Sukiya
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i5.8122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman reptil di Sanggaluri Park Purbalingga, mengetahui potensi Sanggaluri Park dapat digunakan sebagai bahan ajar dan menguji kelayakan modul. Metode penelitian menggunakan Metode Deskriptif dan R and D model ADDIE. Populasi penelitian adalah seluruh reptil di Sanggaluri Patk. Subjek penelitian adalah reviewer dan responden, dengan objek penelitian adalah bahan ajar yang di produksi. Pengambilan data dengan menggunakan angket penilaian ahli dan angket tanggapan siswa. Analisis data dengan mengubah data kuantitatif menjadi kualitatif menggunakan kriteria tertentu. Hasil Penelitian menunjukan di Sanggaluri Park terdapat 40 Jenis reptil dengan total 97 individu, Sanggaluri Park berpotensi sebagai sumber belajar dan informasi didalamnya dapat dijadikan bahan ajar, serta modul yang di hasilkan dinilai sangat baik dilihat dari penilaian ahli, guru, dan siswa sehingga layak untuk digunakan. Kata Kunci: Jenis-jenis reptil, Keanekaragaman hayati, Modul.
HUBUNGAN INTELIGENSI DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SEKOLAH DASAR DI DIY Renosari Prineta Putri; Slamet Suyanto; Bamabang Subali
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i5.4573

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) hubungan inteligensi dengan kemampuan berpikir divergen keterampilan proses sains aspek biologi (KBDKPSAB) siswa SD, 2) hubungan inteligensi dan KBDKPSAB dengan prestasi akademik, 3) hubungan inteligensi dengan KBDKPSAB ditinjau dari jenjang kelas dan kefavoritan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei, dengan sampel sejumlah 360 siswa yang ditentukan dengan teknik Convenience Sampling. Penelitian ini terintegrasi dalam penelitian Bambang Subali, dkk., (2015) mengenai kreativitas KPS siswa SD di DIY dan instrumen tes telah divalidasi. Data inteligensi, prestasi akademik, dan kefavoritan diperoleh melalui dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan uji hubungan korelasi Spearman. Hubungan inteligensi dengan KBDKPS positif signifikan (p 0,005) dengan kekuatan lemah (r = 0.376). Tidak terdapat hubungan antara inteligensi dengan KBDKPS ditinjau dari jenjang kelas dan kefavoritan sekolah. Hubungan inteligensi dan KBKDPS dengan prestasi akademik IPA menunjukkan hasil yang signifikan dengan kekuatan lemah (r = 0,279).Kata kunci: berpikir divergen, inteligensi, jenjang kelas, kefavoritan, prestasi akademik.
PENGARUH SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM SARAF MANUSIA Desi Nugraheni; Slamet Suyanto; Tri Harjana
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i4.8099

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan siklus belajar 5E terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa, serta hubungan antara kemampuan literasi sains dan hasil  belajar kognitif siswa kelas XI SMA pada materi sistem saraf manusia. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan control group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di SMA pada bulan Mei 2017, dengan 31 siswa sebagai kelompok kontrol dan 28 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data yang diperoleh berupa skor kemampuan literasi sains dan hasil belajar pada materi sistem saraf manusia. Data perbedaan skor literasi sains dan hasil belajar kognitif siswa dianalisis menggunakan uji-t. Uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis hubungan antara literasi sains dengan hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus belajar 5E berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa serta terdapat hubungan positif antara kemampuan literasi sains dengan hasil belajar siswa dengan signifikansi rendah. Dengan demikian, siklus belajar 5E dapat meningkatkan kemampuan literasi sains dan hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem saraf manusia. Kata kunci: siklus belajar 5E, literasi sains, hasil belajar, sistem saraf manusia
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI MEKANISME KERJA SISTEM SARAF UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 3 YOGYAKARTA Rizza Untsa Nuzulia; Slamet Suyanto; Heru Nurcahyo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i6.4615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis pendekatan saintifik, (2) mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan minat belajar siswa, dan (3) mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RD). Prosedur pengembangan media pembelajaran terdiri dari 3 tahap yaitu analysis, design, dan development. Instrumen penelitian berupa angket penilaian kualitas kelayakan media pembelajaran, angket tanggapan siswa, angket minat belajar siswa, pedoman wawancara, dan soal tes pemahaman konsep. Analisis data kualitas dan kelayakan media pembelajaran didasarkan atas kategori frekuensi penilaian terbanyak dari ahli materi, ahli media, guru, dan tanggapan siswa. Analisis data keefektifan meningkatkan minat belajar siswa didasarkan pada persentase dan kategori minat belajar. Analisis data keefektifan meningkatkan hasil belajar siswa didasarkan pada kategori gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran interaktif berbasis pendekatan saintifik dikatakan baik menurut ahli dan guru biologi, serta baik menurut tanggapan siswa, (2) media pembelajaran efektif meningkatkan minat belajar siswa dari kategori sedang menjadi sangat tinggi, (3) media pembelajaran efektif meningkatkan hasil belajar siswa dalam kategori sedang dengan gain score 0,68. Simpulan menunjukkan media pembelajaran interaktif berbasis pendekatan saintifik pada materi mekanisme kerja sistem saraf layak digunakan sebagai media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: media pembelajaran, minat belajar, hasil belajar, RD.
KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN DALAM KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SD KOTA YOGYAKARTA BERDASARKAN JENJANG KELAS Febrina Suci Wulandari; Bambang Subali; Slamet Suyanto
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i1.4482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir divergen dalam keterampilan proses sains (KBDKPS) aspek kehidupan siswa SD di Kota Yogyakarta ditinjau berdasarkan jenjang kelas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Kota Yogyakarta. Sampel sebanyak 1.658 siswa kelas IV, V, dan VI dari 12 sekolah dasar yang tersebar di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Yogyakarta Utara dan UPTD Yogyakarta Timur ditentukan dengan purposive sampling. Variabel penelitian ini yaitu kemampuan berpikir divergen keterampilan proses sains aspek kehidupan siswa SD, jenjang kelas, dan kefavoritan sekolah. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes Kreativitas Keterampilan Proses Sains Aspek Kehidupan (KKPSAK) dan instrumen penilaian RPP. Hasil analisis menggunakan statistika deskriptif menunjukkan rata-rata skor KBDKPS testi kelas IV sebesar 12,64 (kategori rendah), kelas V sebesar 16,93 (kategori sedang), dan kelas VI 18,72 (kategori sedang). Semakin tinggi jenjang kelas skor KBDKPS siswa dan penilaian RPP guru berbasis KBDKPS juga semakin tinggi. Kata kunci: kemampuan berpikir divergen, keterampilan proses sains, jenjang kelas
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN PERUBAHAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONSEPTUAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA KELAS X SMA NEGERI 1 GOMBONG Diah Tirta Puri; Slamet Suyanto; Tien Aminatun
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i6.4583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh model problem-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada peserta didik, dan (2) pengaruh model problem-based learning terhadap pengetahuan konseptual peserta didik dalam pembelajaran perubahan lingkungan dan daur ulang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dirancang berlangsung dalam 2 siklus pada materi Perubahan Lingkungan dan Daur Ulang Limbah untuk mencapai kriteria keberhasilan. Populasi penelitian adalah kelas X SMA Negeri 1 Gombong yang terdiri dari 7 kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas berdasarkan teknik random sampling, yaitu kelas X-2 dengan jumlah 32 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran model problem-based learning, dan soal pretest serta posttest untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan konseptual pada peserta didik. Data  hasil penelitian mengenai kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan konseptual pada peserta didik dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan persentase yang disajikan dalam bentuk tabel serta grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan menggunakan model problem-based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik (2) pembelajaran dengan menggunakan model problem-based learning dapat meningkatkan pengetahuan konseptual pada peserta didik. Kemampuan berpikir kritis yang baik akan menunjang pengetahuan konseptual peserta didik. Dengan demikian, model problem-based learning dapat digunakan sebagai model pembelajaran pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah di jenjang SMA. Kata kunci: problem-based learning, kemampuan berpikir kritis, pengetahuan konseptual 
PENGEMBANGAN E-MODUL PENGAYAAN MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR Noviana Hapsari; Slamet Suyanto; Budiwati .
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i5.4557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan e-modul pengayaan materi pertumbuhan dan perkembangan yang layak digunakan untuk siswa kelas XII SMA (2) mengetahui keefektifan penggunaan e-modul pengayaan materi pertumbuhan dan perkembangan dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian RD (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dibatasi pada tahap ADD (Analysis, Design, Development). Subyek penelitian terdiri atas 2 dosen ahli materi, 2 dosen ahli media, 2 guru Biologi dan 16 siswa kelas XII SMA N 2 Bantul. Objek penelitian ini adalah e-modul pengayaan materi pertumbuhan dan perkembangan. Instrumen yang digunakan adalah angket penilaian kelayakan e-modul pengayaan, angket kemandirian, lembar observasi kemandirian, dan soal tes kognitifHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) E-modul pengayaan materi pertumbuhan dan perkembangan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar.  (2) E-modul pengayaan materi pertumbuhan dan perkembangan efektif meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas XII SMA. Peningkatan kemandirian belajar siswa dikategorikan sedang dengan nilai gain score 0,38 berdasarkan angket dan 0,67 berdasarkan obeservasi. Peningkatan hasil belajar siswa juga dikategorikan sedang dengan nilai gain score 0,64. Kata kunci : E-modul pengayaan, pertumbuhan dan perkembangan, kemandirian belajar, hasil belajar
Co-Authors . Haryanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agung Wijaya Subiantoro Ajeng Rizki Safira Annisa Fitriani Annisa Fitriani, Annisa Anwar Musyaddad Aprilisa, Ema Astri wahyuni Azra, Habibah Nurfaizah B, Nur Khafifah Luthfiyah Bamabang Subali Bambang Subali Begimbetova, Guldana A. Bintang Sariyatno Bruri Moch. Triyono Budiwati . Cahyanti, Necta Ayu Ciptono Ciptono Deliya Minianur Desi Nugraheni Diah Tirta Puri Dian Wahyuningsih Dila*, Elvi Fuspita Dinda Rizki Tiara Elok Dyah Pitaloka Ema Aprilisa Endang Mulyatiningsih Fauzi Fahmi Febrina Suci Wulandari Fini Rezy Enabela Novilanti Fitra Purnama Agung Fitria, Rani Laylatul Guldana A. Begimbetova Gulzhaina K. Kassymova Hapsan, Amran Hardiyanti Pratiwi, Hardiyanti Harlistyarintica, Yora Helti Riana Hendro Perta Heri Retnawati Heru Nurcahyo Hidayatullah Hidayatullah Ibrahim, Zulfa Safira IGP Suryadarma Ika Feby Putriana Ikta Yarliani, Ikta Jailani Jailani Kartika Ratna Pertiwi Khilafah, M. Rasyid Nur Khoirunnisa Nasution Kintan Limiansi Kiswandini, Dina Ayu Lailul Hidayah Nursarah Laksita, Ghany Desti Limiansi, Kintan Maula Haqul Dafa miftahul khairani Miftahul Khairani Muhammad Fajar Fathu Rhohman Muhammad Iqbal Muhammad Luthfi Mustofa, Wan Zuwusni Wan Muthmainnah Damsi Mutia Ulfah Mutiara, Era MUYASSAROH Nasution, Khoirunnisa Ningsih, Sri Nurfadillah Niza Niza Niza Niza, Niza Noviana Hapsari Nugroho, Ahmad Iskak Nur Aini Mahbubah Nurbaiti, Novita Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin NURUL FAIZAH Nurwijayanti Padmawati, Kurnia Perta, Hendro Pitaloka, Elok Dyah Prasetya, Wanda Agus Pratama, Anggi Tias Pratama, Muhamad Tegar Pujiati TM, Indah Qodriyani, Hidayah Ina Rahmi Wardah Ningsih Ramadhani, Shaufi Rassyi, Sultan Fakhrur Ratnawati Ratnawati Renosari Prineta Putri Ria Rosliana Riana, Helti Rina Safitri Rio Christy Handziko Rizki Tika Ayuni Rizky Restu Romadhona Rizza Untsa Nuzulia Rosidah Rosidah Rosliana, Ria Sa'adah, Rizki Amalia Salam, Nisrina Santi M. J. Wahid Seran, D’aquinaldo Stefanus Fani Siti Nur Kholifah Siti Nurjanah Suardi, Izzul Kiram Sudiarti, Mira Sukiya Sukiya Sultan, Jumriani Suratsih Suratsih Suratsih Suratsih Sutisna Sutisna Suyitno Aloysius Tien Aminatun Tri Harjana Try Ramadhan Uanayah, Habibatul Wan Zuwusni Wan Mustofa Wantara, Ngade Wida Pangestu Prihatin Widayati, Vinna Winda, Fadhila Hasnah Azizah Wulan Safitri, Wulan Wulan, Ayu Nawang Yustisiana, Sugma Rizki Tri Utami Zafrullah Zafrullah Zafrullah, Zafrullah