Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Butir Soal Pilihan Ganda Tema Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Santosa, Sedya; Badawi, Jami Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2206

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki proses pembelajaran dan penilaian dalam pembelajaran di sekolah dasar pada tema sehat itu penting. Soal-soal yang digunakan oleh guru hendaknya diuji kelayakannya terlebih dahulu untuk mengetahui masing-masing butir soal dapat digunakan untuk mengukur kompetensi yang akan diukur. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda pada tema sehat itu penting. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 92% soal berkategori valid dan 8% soal berkategori tidak valid, tingkat reliabilitas tinggi dengan R1 sebesar 0.83, tingkat kesukaran soal dengan presentase sebesar 0%. soal berkategori sedang dengan presentase 12%, soal kategori mudah dengan presentase 88%. Pada tingkat daya beda terdapat 36% atau sebanyak 9 soal berkategori daya pembeda baik, 48% atau sebanyak 12 soal berkategori sedang dan 16% atau sebanyak 4 soal berkategori Buruk. Sedangkan analisis fungsi pengecoh menunjukkan 16% pengecoh soal berfungsi dengan baik yang terdapat pada 4 butir soal dan 84% pengecoh soal yang tidak berfungsi yang tersebar pada 21 butir soal.
Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sistem dan Kreatifitas Santosa, Sedya
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 2 No. 2 (2010): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/albidayah.v2i2.8977

Abstract

Profesionalisme telah menjadi pilihan untuk meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan kita. Berbagai eksperimen telah dilakukan untuk mewujudkan profesionalisme di seluruh kalangan pemangku pendidikan baik pendidik dan tenaga pendidikan. Di samping beberapa kelebihan praktik yang selama ini berjalan, di sana terdapat kelemahan-kelemahan pemahaman dan aplikasi profesionalisme.Dalam beberapa aspek, konsep profesionalisme kita mengabaikan sistem. Pendidik masih diistemewakan dibanding komponen pemangku pendidikan yang lain.  Sehingga pendekatannya kurang sistemis, tetapi lebih menonjol secara personal. Di dalam aspek yang lain, profesionalisme lebih  banyak terpaku pada konsep sehingga cenderung mekanis, kurang memiliki daya adaptasi dan integrasi terhadap  berbagai fenomena  baru di dunia global. Profesionalisme dunia pendidikan kita sebaiknya juga diimbangi dengan kemampuan kreatif untuk mengintegrasikan setiap fenomena baru yang berkaitan dengan pendidikan, tidak hanya terpaku pada konsep-konsep beku.
Nilai-Nilai Pendidikan Moral Dalam Tembang Macapat Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum 2013. [Telaah Budaya Lokal] Santosa, Sedya
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i1.9068

Abstract

Mengingat arti pentingnya peran budaya lokal dalam membentuk kepribadian dankarakter bangsa, dalam tulisan ini akan disajikan arti pentingnya mengaktualisasikan kembali Nilai-nilai Moral dalam Tembang Macapat yang terdapat dalam Budaya dan kesusasteraan Jawa sebagai penguatan pendidikan karakter salam kurikulum 2013. Sampai saat ini tembang Macapat masih sangat populer dalam kebudayaan masyarakat Jawa, bahkan diajaran dalam lembaga formal di sekolah dan madrasah mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas.Dalam penelitian ini digunakan metode deskripsi dan komparasi. Maka langkahlangkah yang ditempuh dalam penelitian ini sebagai berikut: Mendeskripsikan isi ajaran Tembang Macapat, dengan cara mengambil bait-bait tembang Macapat yang ada hubungannya dengan ajaran-ajaran Moral, Tembang Macapat yang telah dideskripsikan, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Menganalisis tembang Macapat yang telah dideskripsikan dan diterjemahkan, yang di analisis dipilih bagian-bagian yang ada hubungannya dengan ajaran moral, Menarik kesimpulan mengenai isi ajaran tembang Macapat, yang ada hubungannya dengan ajaran Moral sebagai penguatan Pendidikan Karakter, sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai moral dalam kesusasteraan Jawa jika dikaji dan dicermati isinya masih relevan dengan kehidupan masyarakat sekarang, sehingga dapat dijadikan suri tauladan dan sumber nilai moral bagi bangsa Indonesia dewasa ini. Di era global saat ini ada kecenderungan masyarakat menerima langsung budaya luar, hal ini belum tentu baik dan bermanfaat. Untuk itu dapat diantisipasi dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan budaya lokal. Nilai-nilai moral yang terdapat dalam kesusasteraan Jawa, merupakan warisan Adhiluhung yang diyakini oleh masyarakat sejak masa lampau, yang dapat digunakan sebagai penguatan pendidikan karakter bagi generasi penerusnya dalam rangka mengantisipasi dampak negatif globalisasi. 
Penanaman Nilai–Nilai Karakter Melalui Ekstrakurikuler Hadroh di Mi Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul Santosa, Sedya
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 9 No. 1 (2017): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v9i1.112

Abstract

Pada pesenian Hadroh banyak terkandung beberapa nilai yang terkait dengan aspekaspek pendidikan seperti ketuhanan (tauhid), ibadah, dan budi pekerti (karakter). Nilai-nilai  karakter  di  sekolah  dapat  ditanamkan  dengan  cara  diintegrasikan pada mata pelajaran, dan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Di MI Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul, ekstrakurikuler hadroh merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang dijadikan sebagai salah satu wadah dalam upaya madrasah menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana proses kegiatan ekstrakurikuler hadroh di MI Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul, (2) nilai-nilai karakter apa saja yang dapat dibentuk melalui kegiatan ekstrakurikuler hadroh.Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kualitatif,  jenis  penelitian  lapangan  (field reserch) dengan mengambil tempat penelitian di MI Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul. Subjek penelitian ini adalah Guru ekstrakurikuler hadroh dan siswa-siswa yang  mengikuti  kegiatan  ekstrakurikuler  hadroh.  Untuk  informan  pendukungnya adalah Kepala Madrasah dan Guru Wali Kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrakurikuler hadroh di MI Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul diikuti oleh 12 siswa putra kelas IV dan V dimana runtutan acara pada setiap latihan adalah pembukaan, pemberian materi vokal dan dan materi tabuhan, pembacaan sholawat (penggarapan lagu), dan penutup. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan dalam ekstrakurikuler hadroh adalah religius, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, cinta tanah air (nasionalisme), menghargai prestasi, dan tanggung jawab.
BORDER-BASED MANAGEMENT AT MADRASAH IBTIDAIYAH IN SEBATIK, NORTH KALIMANTAN Santosa, Sedya; Kamala, Izzatin
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 14 No. 1 (2022): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/albidayah.v14i1.891

Abstract

Educational institutions have an essential role to play in dealing with border issues. Madrasah Ibtidaiyah Darul Furqon uses border issues to develop the governance of educational institutions. This research focuses on two things. First, what are the characteristics of border-based Islamic Elementary Education management at Madrasah Ibtidaiyah Darul Furqon? Second, how is the strength of the management in its participation in responding to border issues? Research with this qualitative method collects data through observation, interviews, and documentation. The analysis uses three stages: data reduction and presentation, and conclusion. This Madrasah has utilized school-based management to develop border-based Islamic Elementary Education Management. Among the characteristics of border issues concerning its management is branding as the Boundary School, the orientation of student recruitment by taking community groups with problems in border areas as its customer segments, and management of learning management based on border issues. The use of management like this gives strength to this Madrasah to manage aspects of the customer segment, value proposition, channel, key partnerships, key activities, and cost structure in the business management of educational institutions to deal with border issues. This Madrasah also utilizes management like this to develop inclusive Islamic religious education in the border context.
Pendekatan Studi Islam: Macam-Macam Pendekatan Dilengkapi dengan Konsep Integrasi-Interkoneksi Shofiyati, Arrum; Machali, Imam; Santosa, Sedya
AN NUR: Jurnal Studi Islam Vol. 16 No. 02 (2024): July - December
Publisher : Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta Komplek PP An Nur Ngrukem PO BOX 135 Bantul 55702 Yogyakarta Tlp/Fax (0274) 6469012. http://jurnalannur.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/annur.v16i02.442

Abstract

This article discusses various models of approaches to Islamic studies from various scientific perspectives, along with the concepts of integration-interconnection. Islamic studies from various scientific perspectives is one of the efforts to avoid the dimming of the existence of Islamic sciences along with the times. The purpose of this article is to: (1) find out various approaches to Islamic studies; and (2) know the concept of integration-interconnection and its implementation. This research method is literature study by collecting information related to the approach to Islamic studies and the concept of integration-interconnection from various journal articles, then analyzed using Miles & Huberman's interactive descriptive technique. The results of the research show that: (1) there are nine examples of approaches in Islamic studies with different scientific characteristics; and (2) the emergence of the concept of integration-interconnection which is an attempt not to carry out a dichotomy between general knowledge and religious knowledge. This concept is still being developed and perfected. Meanwhile, some of the obstacles to the development of integration-interconnection are due to the lack of human resources and the reality that does not support this integration-interconnection effort. Religious knowledge and general science are not designed to be combined or connected, so efforts to combine and connect the two are things that really need innovation and creation.
Perubahan Kurikulum di Indonesia: Dinamika Implementasi Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Anriani, Titi; Ningsih, Nining Surya; Sari, Putri Sekar; Cahyaningsih, Esty; Santosa, Sedya
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1204

Abstract

This research was conducted to understand the dynamics of curriculum implementation in Madrasah Ibtidaiyah as a result of curriculum changes that always occur. The type of research used in this study is qualitative, focusing on the case study method. Data collection techniques were carried out using two data sources, namely primary data and secondary data. Data collection methods through observation, interviews, and documentation. Data analysis through the process of condensation, presentation, and finally conclusion/verification. The data that has been analyzed will be tested for validity using data triangulation. The research subjects were the Head of Madrasah, the curriculum coordinator, and the teachers. The results of this study indicate that the implementation of the Curriculum in Madrasah Ibtidaiyah is faced with various complex challenges, ranging from stakeholder readiness, preparation of learning tools, and mastery of technology, to mindset and adaptation. Continuous efforts need to be made to improve the understanding, skills and readiness of stakeholders in dealing with this curriculum change. Research needs to be conducted in various madrasahs and levels to find out the obstacles and solutions in implementing the new curriculum. The goal is for madrasahs to be able to implement various types of curriculum in the future well and optimally.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CERITA BERGAMBAR MATERI PKN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Aisyah, Siti; Saputra, Agra Dwi; Santosa, Sedya
ATTA`DIB Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i1.19474

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Cerita Bergambar Materi PKN di Sekolah Dasar bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan bahan ajar cerita bergambar tema 4 kelas IV SDN 15 Palembang. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model pengembangan Tessmer yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu preliminary (tahap persiapan dan pendesainan), alur formative evaluation (self evaluation dan expert review). Kemudian dilakukan pengujian kevalidan (walkthrough dan one to one) dan kepraktisan (small group). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 15 Palembang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : pengembangan bahan ajar cerita bergambar SDN 15 Palembang dikategorikan sangat valid hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian walkthrough oleh tiga ahli yaitu, ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa dengan skor rata-rata 84%, kemudian uji one to one yaitu dengan membagikan angket responden siswa kepada siswa diperoleh skor rata-rata 92% dan terdapat pada kategori sangat valid. Bahan ajar cerita bergambar tema 4 kelas IV SDN 15 Palembang juga dikategorikan sangat praktis. Hal ini diperoleh dari uji kepraktisan yang dilakukan dengan membagikan angket responden siswa kepraktisan (small group) dengan skor rata-rata 89% dan terdapat pada kategori sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB TENTANG KARAKTER SEORANG PEMIMPIN DALAM TAFSIR AL-MISBAH Maskur, Muhammad; Santosa, Sedya
JIQTA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir ( JIQTA)
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/jiqta.v2i1.291

Abstract

This study aims to explore various values ​​of Islamic teachings that can be used as a code of ethics for the character of a leader in the perspective of the Koran according to Tafsir al-Misbah by M. Quraish Shihab. This research is a qualitative research in the form of library research (Library Research). The primary data sources used are the Koran and the book of Tafsir al-Misbah by M. Quraish Shihab. While the secondary data sources used are various scientific literature relevant to the core object of this research. This research includes conceptual research with a philosophical-normative approach. While the nature of this research approach is descriptive-analytic and prescriptive. The results of this study indicate that there are various characters that must be instilled by a leader which can be used as leadership character values, such as Siddiq (honest), Amanah (trustworthy), Tabligh (delivering), and Fatahan (intelligence). Efforts to form leaders with character can be done by cultivating the soul, habituation, exemplary, and the environment.
Implementasi Program Sekolah Sehat di Sekolah Dasar: Tantangan dan Rekomendasi untuk Meningkatkan Kesehatan Siswa Irawan, M. Ferry; Santosa, Sedya
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 2 (2025): Awwaliyah: Jurnal PGMI (Forthcoming Issues)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v8i2.2690

Abstract

Program kesehatan sekolah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa secara global. Penelitian ini mengevaluasi implementasi Program Sekolah Sehat dan dampaknya pada kebiasaan hidup siswa di tiga sekolah dasar menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasilnya menunjukkan variasi dalam penerapan program di ketiga sekolah. Sekolah dengan dukungan penuh dari kepala sekolah dan keterlibatan aktif guru cenderung berhasil lebih baik. Sebaliknya, sekolah dengan kendala infrastruktur dan sumber daya manusia menghadapi kesulitan. Dampak program juga bervariasi; sekolah dengan lingkungan yang mendukung dan siswa yang aktif menunjukkan peningkatan dalam pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kesadaran kesehatan. Tantangan utama termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya keterlibatan siswa, dan masalah infrastruktur. Rekomendasi mencakup penelitian lebih mendalam tentang faktor pendukung, analisis peran lingkungan sekolah, dan studi komparatif antar-sekolah untuk pemahaman lebih holistik. Penelitian lanjutan diperlukan untuk strategi implementasi program kesehatan sekolah yang lebih efektif.