p-Index From 2021 - 2026
7.836
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM JURNAL SINEKTIK Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen Attadib: Journal of Elementary Education Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Awwaliyah Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Perspektif DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Jurnal Tawadhu PERWIRA - Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia An-Nur : Jurnal Studi Islam Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr SITTAH: Journal of Primary Education Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Jurnal Basicedu Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Journal of Artificial Intelligence and Digital Business AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Journal of Islamic Education and Ethics MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Integrasi Kurikulum Ketakhassusan dan Kurikulum Merdeka dalam Meningktkan Mutu Lulusan Hidayat, Muhamad Yusuf; Santosa, Sedya; Aulia, Nur Annisa
REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 14 No 2 (2025): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/revitalisasi.v14i2.7823

Abstract

This study aims to examine how the management of the unique curriculum and the Merdeka curriculum can improve the quality of school graduates, thereby increasing the quality of school education. Using a qualitative approach, this study collected and analyzed data from interviews, observations, and documentation on matters related to the integrated management of the unique curriculum and the Merdeka curriculum. This research process used source triangulation techniques, namely collecting data sources from several informants and then validating the data. In this model, it is explained that: First, planning is carried out using a pattern combining administrative, arena, and inverted models. Second, implementation is carried out by developing two models: a fragmented model in scientific disciplines and learning subunits and a shared model between scientific disciplines and learning. Third, the evaluation is developed using the Stufflebeam's evaluation model, without including curriculum context assessment. Thus, the results of the overall assessment serve as the basis for continuous reformulation of curriculum integration management. In addition, several aspects of learning outcomes are evaluated in terms of psychomotor and student effectiveness. From these two assessments, an integrated assessment system is developed.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN PENGGUNAAN STRATEGI MAKE A MATCH DI SEKOLAH DASAR Santosa, Sedya; Indrawan, Deni
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v7i1.1399

Abstract

This action research is motivated by the teaching and learning process of teachers less able to create active and fun learning, the use of methods that are still conventional results in the learning process in the classroom making students feel bored and seem inactive and student learning outcomes below KKM. Classroom action research is the method used in this study. The research subjects were students of class V B MI Al Huda consisting of 37 students. The instruments used were observation, tests and documentation. The results of this study indicate that the implementation of social studies subjects, learning with the make a match strategy can improve student learning activities and outcomes. This can be proven from the results of each cycle designed. In cycle I only 40.54% (15 students completed) with an average of 56.29, cycle II amounted to 56.76% (21 students completed) average score 65.27 and cycle III amounted to 94.60% (35 students completed) with an average of 77.02
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis dalam Meningkatkan Ketahanan Gizi Pelajar di Indonesia Wibisono, Muhamad Iqbal; Santosa, Sedya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan gizi pelajar di Indonesia. Fokus penelitian meliputi identifikasi mekanisme pelaksanaan program, tantangan operasional yang dihadapi dalam implementasi di lapangan, serta efektivitas program dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui literature review terhadap dokumen kebijakan nasional, artikel jurnal akademik, serta laporan resmi pemerintah dan lembaga terkait yang relevan dengan program MBG. Validitas data diperkuat dengan teknik triangulasi sumber guna memastikan konsistensi, kredibilitas, dan akurasi temuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program MBG dirancang dengan mekanisme implementasi yang relatif sistematis melalui tiga skema penyaluran yang bersifat fleksibel dan adaptif, serta melibatkan koordinasi multistakeholder, termasuk pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta mitra penyedia pangan. Namun demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti disparitas infrastruktur antarwilayah, ketimpangan kapasitas kelembagaan, serta permasalahan terkait kualitas dan keamanan pangan. Secara potensial, Program MBG berkontribusi terhadap penurunan prevalensi stunting, peningkatan kehadiran siswa di sekolah, serta perbaikan capaian akademik, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Implikasi penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring dan evaluasi keamanan pangan, peningkatan investasi infrastruktur di daerah tertinggal, serta pengembangan model implementasi yang adaptif berbasis konteks lokal guna memaksimalkan efektivitas dan keberlanjutan program dalam jangka panjang.
PEMBELAJARAN IPS BERBASIS GAMIFIKASI DI SEKOLAH DASAR: SUATU TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR Wahiddin, Shafiyyah; Santosa, Sedya
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v8i2.39830

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah dasar kerap dihadapkan pada permasalahan rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa yang berdampak pada hasil belajar. Salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah gamifikasi, yaitu penerapan elemen permainan dalam konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis temuan-temuan penelitian terdahulu mengenai dampak pembelajaran IPS berbasis gamifikasi terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti tahapan PRISMA. Artikel dikumpulkan dari beberapa basis data ilmiah bereputasi dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif serta tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa gamifikasi dalam pembelajaran IPS cenderung meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, seperti pemahaman konsep dan pencapaian akademik, serta memberikan dampak positif pada aspek afektif, termasuk motivasi, minat, dan partisipasi belajar. Namun demikian, keberhasilan penerapan gamifikasi sangat bergantung pada perencanaan pembelajaran dan kompetensi guru. Dapat disimpulkan bahwa gamifikasi berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar jika diimplementasikan secara tepat dan berkelanjutan. Social Studies learning in elementary schools often faces challenges related to low student motivation and engagement, which negatively affect learning outcomes. One approach developed to address these challenges is gamification, defined as the integration of game elements into learning contexts. This study aims to systematically analyze previous research findings on the impact of gamification-based Social Studies learning on elementary students’ learning outcomes. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA guidelines. Articles were collected from several reputable academic databases and analyzed using descriptive and thematic approaches. The findings indicate that gamification in Social Studies learning tends to improve students’ cognitive learning outcomes, including conceptual understanding and academic achievement, while also having positive effects on affective aspects such as motivation, interest, and learning participation. However, the effectiveness of gamification largely depends on instructional planning and teachers’ pedagogical competence. It can be concluded that gamification has the potential to serve as an effective instructional strategy in elementary Social Studies learning when implemented appropriately and sustainably.
Management of Educational Facilities and Infrastructure Procurement in Supporting Learning Quality in Madrasah Istiqomah, Nurul; Santosa, Sedya
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2025): December
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i3.529

Abstract

Procurement of educational facilities and infrastructure is a strategic component in education management that contributes to the quality of learning. This study aims to analyze the procurement management of educational facilities and infrastructure in supporting the quality of learning in public madrasahs. The research used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies involving the madrasah head, deputy head of curriculum, and teachers. Data analysis was done thematically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the procurement of facilities and infrastructure is carried out systematically through the stages of planning, proposing, budgeting, implementing, and evaluating and maintaining which is carried out on an ongoing basis by involving various stakeholders and referring to applicable regulations. The planning and proposal system is integrated with learning needs, while budget management utilizes multi-source funds. Procurement implementation applies a tender mechanism to ensure efficiency, transparency and accountability. The research findings confirm that the implementation of good procurement governance principles contributes to the effectiveness of learning and improving the quality of education services in public madrasahs, and serves as a reference for education unit managers in designing a planned, accountable and quality-oriented facilities and infrastructure procurement system.
The Role of the Merdeka Curriculum in Strengthening the Pancasila Student Profile through Islamic Religious Education: A Qualitative Literature Review Falahain, Muchtar; Santosa, Sedya
Journal of Islamic Education and Ethics Vol. 4 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jiee.v4i1.100

Abstract

This article explores the role of the Merdeka Curriculum in strengthening the Pancasila Student Profile through Islamic Religious Education in Indonesian schools. Using a qualitative literature review approach, this study synthesizes findings from a wide range of Indonesian academic sources, including journal articles, theses, and national education reports, to analyze how PAI contributes to the internalization of Pancasila values in the context of Merdeka-based learning. The six dimensions of the Pancasila Student Profile, faith and piety, moral integrity, global diversity, cooperation, independence, and critical-creative thinking, are used as an analytical framework. The review revealed that PAI has the potential to serve as a strategic medium for integrating these values through contextualized teaching strategies, such as project-based learning (PBL), reflective discussions, and community-based religious practices. Innovative pedagogies, particularly those that involve digital tools and student-centered projects, play a central role in fostering critical thinking, creativity, and spiritual awareness among students. However, the literature also highlights significant barriers to implementation, including insufficient teacher training, inconsistent policy application, infrastructure limitations, and weak stakeholder coordination. Best practices from successful case studies suggest that strong school leadership, contextualized lesson planning, sustained professional development, and community involvement are essential for optimizing the integration of Pancasila values through PAI. This study concludes that while the Merdeka Curriculum offers transformative potential for character education, its success hinges on collaborative, well-supported, and context-sensitive implementation efforts, particularly in religious education settings.
Hubungan Kesadaran Kritis dengan Motivasi Melanjutkan Pendidikan S2 pada Mahasiswa Magister PAI UIN Sunan Kalijaga Permana, Ahmad Bayu; Kastiawan, Joko; Sibawaihi, Sibawaihi; Santosa, Sedya
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran kritis dan motivasi melanjutkan pendidikan S2 pada mahasiswa semester 1 Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga. Kesadaran kritis dipahami sebagai kemampuan reflektif-transformatif dalam membaca realitas sosial, sebagaimana dijelaskan dalam teori Critical Consciousness Paulo Freire dan pengembangan pemikiran Mazhab Frankfurt, sedangkan motivasi studi ditinjau berdasarkan teori Self-Determination Ryan & Deci yang mencakup aspek intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 15 responden yang mengisi kuesioner skala Likert 1–5 melalui Google Form. Instrumen penelitian mencakup 12 item variabel kesadaran kritis dan 12 item variabel motivasi S2, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan korelasi item–total dan Cronbach’s Alpha. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman mengingat jumlah sampel yang kecil dan sifat data yang berskala ordinal. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara kesadaran kritis dan motivasi S2 (ρ = 0,673; p = 0,006), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi kesadaran kritis mahasiswa, semakin kuat pula motivasi mereka untuk melanjutkan studi magister. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kesadaran kritis dalam pendidikan Islam sebagai basis pembentukan orientasi akademik dan keputusan studi lanjutan.