p-Index From 2021 - 2026
7.836
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM JURNAL SINEKTIK Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen Attadib: Journal of Elementary Education Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Awwaliyah Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Perspektif DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Jurnal Tawadhu PERWIRA - Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia An-Nur : Jurnal Studi Islam Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr SITTAH: Journal of Primary Education Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Jurnal Basicedu Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Journal of Artificial Intelligence and Digital Business AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Journal of Islamic Education and Ethics MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teori Classical Conditioning dalam Memperkuat Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Islam Sari, Putri Sekar; Santosa, Sedya
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2024): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/sittah.v5i1.2484

Abstract

The present research aims to elucidate the application of Ivan Pavlov's Classical Conditioning theory by utilizing rewards to cultivate students' enthusiasm for studying. This investigation used a qualitative methodology with a case study design conducted at an Islamic Elementary School in Kotagajah, Central Lampung Regency. The data sources comprise multiple forms of evidence, such as interviews, observations, notes, narratives, and visual materials. The findings of this study suggest that using Classical Conditioning theory has consequences for establishing habits and changes in students. This phenomenon is marked by a surge in students' motivation, support, and enthusiasm towards studying. Each indicator of interest in learning, such as the desire for learning, feeling joyful and engaged in learning, active participation in learning, completion of assignments, attentiveness, and adherence to established norms, is evident.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KARAKTER POSITIF DALAM BERMEDIA SOSIAL: STUDI FENOMENOLOGI DI JENJANG SD/MI Yuniarsih, Krisma; Santosa, Sedya
Jurnal Perspektif Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v17i1.178

Abstract

Penanaman karakter positif pada peserta didik dibutuhkan dalam menghadapi dampak negatif dari paparan penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan perspektif guru terkait upaya yang dilakukan dalam membimbing peserta didik dalam menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru di jenjang sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki peran sebagai edukator, evaluator, dan mediator dalam membangun karakter positif peserta didik bermedia sosial seperti bijak menyeleksi dan memfilter konten, santun berbahasa, percaya diri, empati, dan peduli sesama. Guru menggunakan metode pembelajaran bercerita, memanfaatkan media audiovisual, diskusi kelompok, dan bermain peran. Tantangan yang dihadapi guru dalam penanaman karakter positif adalah latar belakang peserta didik yang beragam, perbedaan pola perilaku yang diberikan kepada peserta didik di sekolah dan di rumah, kecanduan teknologi dan media sosial, dan kesulitan mengendalikan emosi.
Integration of Information Technology in the Transformation of Religious Education: Fostering Learning Quality in Elementary Islamic Schools Hulkin, Muhammad; Santosa, Sedya
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skijier.2023.71.02

Abstract

Penelitian ini membahas tentang integrasi Teknologi Informasi (TI) dalam transformasi pendidikan agama khususnya di Madrasah Ibtidaiyah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan Teknologi Informasi dapat meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, wawancara dengan guru di Madrasah. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi Teknologi Informasi membawa dampak positif dalam pembelajaran, antara lain peningkatan keterlibatan siswa, aksesibilitas materi pembelajaran, dan efisiensi pengajaran. Namun tantangan seperti infrastruktur dan pelatihan masih perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat Teknologi Informasi dalam konteks pendidikan agama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah melalui pemanfaatan Teknologi Informasi. Implikasi dari penelitian ini adalah integrasi Teknologi Informasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Untuk mencapai potensi penuh TI dalam pendidikan agama, perlu dilakukan investasi pada infrastruktur TI, pelatihan pendidik, dan pengembangan kurikulum yang relevan dan interaktif dengan memanfaatkan teknologi. Hal ini akan membantu meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi akses terhadap materi pendidikan agama.
IBN MISKAWAIH'S THOUGHTS ON MORAL EDUCATION AND ITS RELEVANCE TO CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION ibadin, hasan; santosa, sedya
AL-QALAM: JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN Vol 23 No 2 (2022): AL-QALAM : JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/al-qalam.v23i2.4093

Abstract

In this modern era, a lot of information has been spread in various media. The values contained in the information have two impacts, some are positive and some are negative according to the cultural traditions and values that exist in society. However, in reality now there are some Muslim communities in Islamic education itself that do not have the principles of appropriate values and morals. One of the Muslim philosophers who discussed moral philosophy named Abu Ali bin Muhammad bin Miskawaih or known as Ibn Miskawaih. He is famous as a philosopher and historian. The principle of the virtue of morality according to Ibn Miskawaih is based on the principle of al wasath or the middle. Al wasath is positioning oneself to be in the middle of neither the extreme right nor the extreme left, so that a person can be said to be just if he can place himself according to his needs. In addition, the thoughts initiated by Ibn Miskawaih about moral education are also still very relevant to contemporary Islamic education because there are many practices that have been applied in society, especially in boarding schools and educational institutions that practice the concept of moral education from Ibn Miskawaih, for example in schools every student is accustomed to applying the 5S habit, namely greetings, smiles, greetings, politeness and courtesy. Keywords: Thought, Ibn Miskawaih, Moral Education Translated with www.DeepL.com/Translator (free version)
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CERITA BERGAMBAR MATERI PKN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Aisyah, Siti; Saputra, Agra Dwi; Santosa, Sedya
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 8, No 1 (2024): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v8i1.2476

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Cerita Bergambar Materi PKN di Sekolah Dasar bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan bahan ajar cerita bergambar tema 4 kelas IV SDN 15 Palembang. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model pengembangan Tessmer yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pendahuluan (tahap persiapan dan pendesainan), alur formatif evaluasi ( self evaluasi dan expert review ). Kemudian dilakukan pengujian kevalidan ( walkthrough dan one to one ) dan kepraktisan ( kelompok kecil ). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 15 Palembang. Hasil dari penelitian ini menuju bahwa : pengembangan bahan ajar cerita bergambar SDN 15 Palembang dinilai sangat valid hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian walkthrough oleh tiga ahli yaitu, ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa dengan skor rata-rata 84%, kemudian uji one to one yaitu dengan membagikan angket responden siswa kepada siswa memperoleh skor rata-rata 92% dan terdapat pada kategori sangat valid. Bahan buka cerita bergambar tema 4 kelas IV SDN 15 Palembang juga dipotong sangat praktis. Hal ini diperoleh dari uji kepraktisan yang dilakukan dengan membagikan angket responden siswa kepraktisan ( kelompok kecil ) dengan skor rata-rata 89% dan terdapat pada kategori sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISA PERAN FIELD STUDY (PRAKTIK MENGAJAR) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR MAHASISWAMEGISITER MPI UIN SUNAN KALIJAGA Andi Mihrajuddin; Khizbullah, Muhammad Amin; Santosa, Sedya; Jannana, Nora Saiva
Jurnal Tawadhu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.072 KB) | DOI: 10.52802/twd.v6i1.254

Abstract

To become an individual figure as expected, the teacher should always improve the quality of himself. Because to produce a quality generation, of course it must be preceded by the creation of quality teachers as well. The professional abilities of teachers must be improved both by the teachers themselves, as well as by other parties who are related and have a relationship, either directly or indirectly. And this was done at UIN Sunanan Kalijaga Yogyakarta for MPI master students with a field study program. This study aims to analyze how the analysis of the role of field study (teaching practice) in improving the teaching competence of megisiter students at MPI UIN Sunan Kalijaga by using a qualitative approach with descriptive research type. The respondents are MPI Masters students at UIN Sunan Kalijaga who practice teaching. by using observation techniques, and interviews. Furthermore, data reduction and presentation are carried out, then conclusions are drawn. The results of the analysis show that the field of study has a very important role in improving students' teaching competence. This is evidenced by the stages carried out, namely preparation, implementation and evaluation of the learning carried out.
Pengembangan dan Pembinaan Karakter Siswa dengan Mengoptimalkan Peran Guru Sebagai Contextual Idol di Sekolah Dasar Santosa, Sedya; Andrean, Seka
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.849

Abstract

Guru memiliki peran utama untuk memposisikan kedudukannya sebagai tenaga pendidik yang profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sebagai contextual idol dalam membina dan mengembangkan karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan studi pustaka (library research) melalui sumber pustaka yang berhubungan dengan variabel penelitian serta sumber literatur lainnya. Kemudian dianalisis dan disajikan hasil temuan data secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Undang-Undang guru dengan tegas mensyaratkan seorang guru harus mempunyai kepribadian atau karakter baik, harus menguasai materi pelajaran yang diampu, harus bisa melaksanakan pembelajaran dan harus bermasyarakat. Adapun peran guru sebagai contextual idol dalam membina dan mengembangkan karakter peserta didik yaitu: Guru harus mempuyai karakter baik dan mampu menanamkannya, memiliki keterampilan asertif dan menyimak, mempunyai perasaan senang belajar, mengajar dengan tulus, ikhlas, dan penuh kasih sayang, menanamkan empat kata ajaib yaitu maaf, tolong, permisi, dan terimakasih, menyelengarakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan ini, peserta didik dapat mengidolakan gurunya sendiri sebagai contextual idol.
Pengembangan Materi Bahasa Indonesia Analisis Iklan Melalui Edukasi Penanganan COVID-19 Santosa, Sedya; Mustofa, Arif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.920

Abstract

Penelitian ini adalah membahas mengenai fenomena yang ada yaitu adanya virus Covid-19 yang berdampak pada pembelajaran yang dilakukan secara daring yang menyebabkan terjadinya permasalahan dalam proses pembelajaran, maka dari iti tujuan penelitian ini adalah menghasilkan materi bahasa indonesia yaitu menganalisis informasi yang di sampaikan paparan iklan dari media cetak ataupun elektronok dan juga memperagakan kembali informasi yang di sampikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik dengan bantuan lisan, tulisan, dan visual. Sehingga guru perlu memberikan materi yang lebih menarik dan juga dapat bermanfaat bagi murid. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah materi ajar yang telah matang dan sudah di pertimbangkan dari hasil penelaahan artikel yang yang terkait dalam pengembangan materi dan juga dari hasilstudi kasus yang sedang di alami pada kondisi Covid-19 yaitu berupa: Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Guru meminta siswa untuk mecari iklan di sekitar yang membahas mengenai bagaimana cara untuk menangani virus covid-19. 2.Guru memberikan soal untuk menganalisis iklan yang telah di dapat, yaitu : Apa judul dari iklan yang kallian dapat, Apa isi dari iklan yang kalllian dapat?,Apakah kalian setuju dengan iklan tersebut?, Apakah ada kata-kata asing dalam iklan tersebut?, Jika ada siswa di suruh mencari dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI). 3. Setelah siswa mendapatkan iklan yang sesuai di inginkan dan juga sudah menjawab soal yang telah diberikan. 4. Siswa di suruh meyampaikan kembali dari iklan yang telah di analisis sekreatif mungkin, dan di rekam Video
Isu-Isu Kontenporer dalam Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Bellu Kabupaten Bone Santosa, Sedya; Rosnaeni, Rosnaeni
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1578

Abstract

Pendidikan Islam sebagai proses pengarahan perkembangan manusia pada sisi jasmani, akal, bahasa, tingkah laku,kehidupan social dan keagamaan yang diharapkan pada kebaikan menuju kesempurnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Isu-Isu Kontenporer dalam Pendidikan Islam di Madrsah Ibtidaiyah Bellu Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus MI Bellu Kabupaten Bone. Sumber data didapatkan melalui observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Islam Kontemporer adalah kegiatan yang dilaksanakan secara terencana dan sistematis untuk mengembangkan potensi anak didik berdasarkan pada kaidah-kaidah agama Islam pada masa sekarang. Perkembangan diera globslisasi menjadi tantangan atau isu dalam dunia pendidikan islam sehingga muncul problem-problem dalam dunia pendidikan baik dari dalam maupun luar.  isu-isu kontenporer dalam islam yaitu berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi relasi kekuasaan dan orientasi pendidikan islam, pendekatan metode pembelajaran, profesionalitas dan kualitas SDM, biaya pendidikan. sedangkan faktor eksternal yaitu dichotomic dan certificate oriente.
Pembudayaan Nilai-Nilai Islam di Madrasah dan Masyarakat Santosa, Sedya; Marvida, Tria
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1643

Abstract

Bagi umat Islam, tujuan pendidikan yang dirumuskan di tingkat nasional adalah sesuatu yang istimewa, di mana iman dan taqwa yang merupakan tujuan pendidikan dalam Islam dijadikan sebagai tujuan pendidikan nasional. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan tersebut, maka pendidikan harus mampu menanamkan nilai-nilai Islam pada siswa. Pembudayaan nilai-nilai Islam di lingkungan madrasah dan masyarakat dinilai mampu untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan Islam itu sendiri. Selain lingkungan madrasah, lingkungan masyarakat juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada diri siswa. Tulisan ini menggunakan penelitian kualitatif. Adapun jenis penelitian  kualitatif yang digunakan adalah library research. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokementasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, antara lain: reduksi data, display data dan gambaran konklusi atau verifikasi. Berdasarkan hasil kajian dapat diketahui bahwa nilai-nilai normative dalam ajaran Islam terkandung dalam Al-Qur’an yang menjadi acuan dalam pendidikan Islam. Nilai-nilai ini termasuk akidah, ibadah, dan akhlak. Adapun strategi yang digunakan dalam melaksanakan pembudayaan nilai-nila Islam baik di madrasah ataupun masyarakat adalah: strategi keteladanan, pembiasaan, ibrah dan amtsal, pemberian nasehat, pemberian janji dan ancaman, kedisiplinan, kekuasaan, persuasi, dan peraturan pendidikan.