Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Bridging Divides in Digital Pedagogy: A Narrative Review of Emerging Tools and Inclusive Practices Masripah; Anisah, Ani Siti; Usman, Asep Tutun
Eduscape : Journal of Education Insight Vol. 3 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/eduscape.v3i1.932

Abstract

This study presents a narrative review of digital pedagogy and technology-enhanced learning, focusing on how emerging tools and pedagogical strategies influence higher education. The review analyzes both opportunities and challenges of integrating digital technologies into teaching and learning. A systematic methodology was applied, drawing on peer-reviewed literature indexed in Scopus, Web of Science, and Google Scholar, with keywords such as digital pedagogy, technology-enhanced learning, artificial intelligence in education, AR/VR in education, and digital divide. The inclusion criteria covered empirical studies, reviews, and case studies published between 2015 and 2025. The results highlight that artificial intelligence supports personalization and predictive learning outcomes, while augmented and virtual reality enhance student motivation and comprehension through immersive experiences. Teacher digital competence emerged as a decisive factor for successful adoption, yet disparities remain between developed and developing contexts. Inclusive and human-centered pedagogy plays a crucial role in ensuring equitable access, particularly for learners with diverse needs. Despite these benefits, systemic barriers such as infrastructural deficiencies, insufficient professional training, and ethical concerns about data privacy continue to limit implementation. To address these issues, the discussion emphasizes the importance of supportive policy frameworks, collaborative partnerships, and targeted investments. Future research should explore longitudinal and comparative perspectives to understand the long-term impact of digital pedagogy across diverse contexts. Overall, the findings stress the urgency of developing inclusive and sustainable strategies to ensure technology reduces, rather than deepens, educational inequities.
Efektivitas Pemanfaatan Media Artificial Intelligence pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Garut: Pemdahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan referensi Muhamad Lutfi Alfayumi; Asep Tutun Usman; Nenden Munawaroh; Masripah
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 8 No. 2 (2025): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v8i2.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan media artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Garut. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI dinilai dapat membantu mewujudkan proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta mendorong personalisasi dan inovasi dalam penyampaian materi keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang memfokuskan pada pengalaman subjektif guru pada mata pelajaran rumpun PAI dan peserta didik dalam memanfaatkan AI pada proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian guru dan siswa telah memanfaatkan AI dalam mendukung proses pembelajaran, namun implementasinya belum optimal dikarenakan beberapa guru dan peserta didik masih belum memahami sepenuhnya akan teknologi, infrastruktur yang belum merata, serta minimnya kebijakan dan regulasi yang mengatur pemanfaatan AI dalam lingkungan pendidikan. Selain itu, tantangan lain yang dihadapi dalam penerapannya yakni adanya potensi ketergantungan siswa terhadap teknologi dan kurangnya pengawasan dalam pemanfaatan AI yang berpotensi menurunkan kemandirian belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi perencanaan yang sistematis, pendampingan yang intensif oleh guru, serta dukungan kebijakan baik dari pihak sekolah dan pemerintah agar AI dapat dimanfaatkan secara bijak dan efektif dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi di era digital. 
Rethinking Teacher Professional Development for the Digital Era: A Narrative Review Anisah, Ani Siti; Masripah; Putri, Mentari Juanda
Eduscape : Journal of Education Insight Vol. 3 No. 4 (2025): October 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/eduscape.v3i4.935

Abstract

This narrative review examines teacher professional development (TPD) in the digital age, particularly following the acceleration of digitalization during the COVID-19 pandemic. The study analyzes best practices, challenges, and strategies for effective TPD. Literature was collected from Scopus, Web of Science, and Google Scholar using keywords such as teacher professional development, technology integration, artificial intelligence in education, blended learning, and the TPACK framework. Inclusion criteria covered peer-reviewed studies from 2010 to 2025 focusing on digital competencies, pedagogical integration, and professional training outcomes. Findings highlight four themes: technology integration that enhances pedagogy and student outcomes; collaboration through professional learning communities that strengthen engagement; inequities in access and readiness, especially between urban and rural teachers; and ethical concerns, including professional identity in AI adoption. Systemic factors such as infrastructure, policies, and institutional culture strongly influence effectiveness. Although digital tools provide clear benefits, their potential is limited without supportive ecosystems. The discussion emphasizes sustainable, context-relevant training, collaborative environments, equitable access, and embedding ethics in TPD. Future research should prioritize longitudinal studies to assess long-term impacts. Overall, effective TPD is crucial for fostering inclusive, innovative, and ethically grounded education in the digital era.
Literasi Recycled Content Sampah Plastik Guna Menciptakan Sustainability Environment di SMK Negeri 3 Depok Shinta Widyastuti; Masripah; Dianwicaksih Arieftiara; Muhamad Nazril Setiawan; Yunus Dwi Ruhiyat
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5607

Abstract

Sampah plastik merupakan sampah terbesar kedua yang ada di Indonesia, akan tetapipengetahuan masyarakat tentang bagaimana memperlakukan sampah plastik tersebut agardapat didaur ulang kurang disosialisasikan. Begitupun yang terjadi di lingkungan SMKNegeri 3 Depok, belum ada sosialisasi tentang bahaya sampah plastik. Tujuan kegiatanPengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada Guru danSiswa terkait dampak sampah plastik terhadap lingkungan, bagaimana memperlakukansampah plastik kemasan agar dapat didaur ulang, serta bagaimana sampah plastik dapatdimanfaatkan kembali untuk sesuatu yang bernilai tambah. Kegiatan yang dilakukan dalamPkM ini adalah memberi sosialisasi terkait lingkungan dan sampah plastik, memberikanpelatihan pembuatan pot tanaman hidroponik dari sampah botol plastik hingga penanamanbibit sayur kedalam pot, serta pendampingan penyusunan poster sebagai media literasilingkungan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuansiswa sebesar 68% tentang sampah dan proses pengolahan sampah untuk mendukungekonomi sirkular.Kata Kunci : Recycled Content; Sustainability; Ekonomi Sirkular; Hidroponik;Sampah Plastik; SMK Negeri 3 Depok
Perancangan dan Implementasi Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Melalui Spreadsheet Sebagai Solusi Digitalisasi Akuntansi Sederhana Clarisa Diva Ramandani; Naila Evitasari; Masripah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5608

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are key drivers of the Indonesian economy but often lackadequate financial reporting. Many MSMEs still record transactions manually and do not prepare financialreports in accordance with the SAK EMKM. This community service project aims to socialize andimplement a simple digital bookkeeping tool based on Spreadsheet to help MSMEs, particularly Nawneeds,to produce financial reports that comply with SAK EMKM. The implementation includes introducingaccounting concepts, transaction recording, and financial reports (income statement, balance sheet, andcash flow). The result shows improved understanding and willingness of business owners to adopt digitalbookkeeping using the provided template.Keywords: MSMEs, SAK EMKM, digital bookkeeping, financial report, Spreadsheet
PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN Jajang; Iwan Hermawan; Lismawati; Lilis Fauziyah; Masripah; M. Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25534

Abstract

This article discusses Islamic thought and civilisation during the reign of Khulafaur Rasyidin which consisted of four caliphs after the death of Rosulallah SAW, namely Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, and Ali bin Abi Talib. This research uses a qualitative approach with a library research method, carried out by collecting various data sources both books, journals, papers, articles, and sources that are relevant to the discussion studied. The Khulafaur Rasyidin period was an important transitional era in Islamic history by prioritising the values of deliberation, leadership, and justice in accordance with Islamic law. Each caliph has a unique character in his leadership, but still adheres to the benefit of the people, the spread of Islamic preaching, strengthening the government structure and through his thoughts the caliphs can realise the development of Islamic civilisation. The Khulafaur Rashidin made very important contributions to future Muslims in the codification of the Qur'an, territorial expansion, the establishment of government systems and the emergence of political conflicts that tested the unity of Muslims.  The Khulafaur Rasyidin period became the main foundation for the future glory of Islam and provided examples or instructions in managing the government system that adhered to Islamic values.
Manajemen Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Firda Padilah Asyifa; Yufi Muhammad Nasrullah; Masripah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Manajemen Pendidik Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana manajemen pendidik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan cara perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hambatan, dan solusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptip. Dimana dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa manajemen pendidik dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Garut yaitu dengan cara memberikan reward kepada setiap siswa yang dapat menjawab pertanyaan dari pendidik
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin Pada Siswa Kelas X Masripah; Nenden Munawaroh; C. Mutiara Sanita Putri Widuri; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah mengacu kepada pendidikan karakter siswa melalui profil pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya tingkat pemahaman pelajar tentang nilai-nilai Pancasila, kurangnya ke-efektifan siswa dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila disekolah, dan kurangnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan moralitas siswa di sekolah. Salah satu pendekatan yang diadopsi dalam implementasi pendidikan karakter adalah melalui pengenalan nilai-nilai Pancasila dan konsep Rahmatan Lil ‘Alamin. Di MAN 1 Garut, pendidikan karakter menjadi fokus penting dalam pengembangan siswa sebagai individu yang berkualitas. Namun, meski upaya-upaya telah dilakukan untuk menerapkan pendidikan karakter, belum jelas seberapa efektif implementasi Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin dalam membentuk karakter siswa kelas X di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pendidikan karakter melalui PPRA pada siswa kelas X di MAN 1 Garut dan untuk mengetahui pelaksanaan PPRA pada siswa kelas X, hambatan/tantangan yang ada pada implementasi pendidikan karakter melalui PPRA, dan untuk mengetahui projek P5-PPRA yang dilakukan oleh kelas X di MAN 1 Garut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini meliputi Wakil Kepala Kurikulum, Guru Akidah Akhlak, dan siswa/siswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi), wawancara, dan studi documenter. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi dan wawancara, Data analisis menggunakan miles dan huberman yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclution drawing/verification). Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Dan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa: 1) Kurikulum yang digunakan di MAN 1 Garut sudah kurikulum merdeka, (2) Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alaman (PPRA) pada kelas X dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yaitu hari selasa dan hari kamis dan yang membimbingnya itu langsung oleh wali kelas masing-masing, (3) Pendidikan di MAN 1 Garut ini lebih condong kepada akhlaknya (akhlakul karimah) yang tidak kalah pentingnya adab seorang guru yang harus berkeadaban yaitu teladan bagi siswanya. Salah satu metodenya yaitu dengan pembiasaan, integrasi dan uswatun hasanah, (4) Adapun projek P5 nya melakukan BETAH (bebas tanpa sampah) dan PPRA nya tahfidz
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Berbasis Media Kartu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Asep Tutun Usman; Masripah; Neng Fufu Fauziah Nurzaida; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Namun terkadang tidak semua guru di dalam kelas menyampaikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran. Hal ini menyebabkan siswa cepat merasa bosan, ngantuk, malas dan tidak bersemangat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT berbasis media kartu untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran al-qur’an hadits di MTs Al-Musaddadiyah Garut dan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran TGT, dan juga bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT di MTs Al-Musaddadiyah Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen bentuk Non Equivalent control group design. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa (1) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki respon/ nilai yang baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil lembar observasi guru yang menunjukkan angka 86% yang berarti sangat baik dan juga hasil lembar observasi siswa yang menunjukkan angka 72,5% yang berarti baik. Selain itu diperkuat lagi dengan respon siswa melalui penyebaran angket yang memiliki perolehan angka 80,12% yang berarti sangat baik. (2) Dari Hasil belajar siswa sebelum menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki rata-rata yang sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest siswa kelas VII-2 yang rata-ratanya adalah 61,82. (3) Dari Hasil belajar siswa setelah menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT memiliki rata-rata yang sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest awalnya 61,82 dan hasil postestnya memperoleh nilai rata-rata sebesar 83,94.
Penerapan Metode Qiroati Untuk Meningkatkan Kemampuan Pelafalan Al-Qur’an Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Yufi Mohammad Nasrullah; Masripah; Chica Marliyana Pratama; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa pada saat pembelajaran siswa hanya terpaku pada kelancaran membaca Al-Qur’annya saja tanpa memperhatikan kaidah-kaidah membaca dan melafalkan Al-Qur’an dengan tepat diantaranya kesesuaian dengan kaidah ilmu tajwid, ketepatan makhorijul huruf dan sifat hurufnya. Itu artinya bahwa siswa kurang kesadaran dalam ketartilan membaca/ mengucapkan Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui penerapan, pengaruh, serta mengetahui besarnya peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tahsin. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain eksperimen ulang (Pretest – Posttest Control Group Design), instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, wawancara dan tes kognitif dimana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa dalam menggunakan metode pembelajaran tahsin serta melihat peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa. Pengambilan dilakukkan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah treatment, untuk mengetahui peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an dihitung dengan menggunakan uji gain. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode pembelajaran tahsin dikatakan baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi siswa dengan nilai 77. Hasil uji gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,67 dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,44 dengan kategori kurang efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan metode pembelajaran tahsin lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode bandungan