Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN DAN PENYIMPANAN GARAM BERYODIUM DI KELURAHAN BONTORANNU: STUDI KASUS DI KELURAHAN BONTORANNU KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO Praumaina, Mutiara; Safrullah Amir; Abdul Salam; Ulfa Najamuddin
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 14 No. 2 (2025): Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v14i2.44085

Abstract

Pendahuluan: Asupan yodium yang cukup melalui konsumsi garam beryodium penting untuk mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), namun distribusi dan konsumsinya di Indonesia masih menjadi tantangan, termasuk di daerah penghasil garam seperti Kelurahan Bontorannu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat dalam pemilihan dan penyimpanan garam serta dampaknya terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium di rumah tangga. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 100 rumah tangga yang dipilih secara simple random sampling dari total populasi 1.367 rumah tangga. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, observasi langsung praktik penyimpanan, dan yodina test terhadap garam rumah tangga. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact test. Hasil: Sebanyak 63% memiliki pengetahuan kurang, 71% bersikap negatif terhadap garam beryodium, 71% menganggap harganya mahal, dan 59% merasa sulit memperolehnya. Hanya 28% rumah tangga memiliki garam beryodium. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, harga, aksesibilitas, serta kebiasaan memeriksa label dengan ketersediaan garam beryodium (p < 0,05). Hanya 21% rumah tangga menyimpan garam secara ideal, dan terdapat hubungan signifikan antara praktik penyimpanan dengan mutu garam beryodium (p=0,000), dimana mutu garam yang baik seluruhnya berasal dari rumah tangga dengan penyimpanan ideal. Kesimpulan: Perilaku masyarakat dalam memilih dan menyimpan garam berpengaruh terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium. Perlu edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses dan keterjangkauan garam beryodium bagi masyarakat. Kata kunci : Garam Beryodium, Penyimpanan Garam, Mutu Garam, Ketersediaan Garam
HUBUNGAN SUPLEMENTASI VITAMIN A PADA IBU NIFAS, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, DAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUDIANG Fadhilah Firda Khaerani; Abdul Salam; Nurzakiah Hasan; Irmayanti
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 14 No. 2 (2025): Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v14i2.44987

Abstract

Pendahuluan: Penyebab utama tingginya prevalensi diare berkaitan erat dengan masalah sanitasi, kurangnya kesadaran mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Keadaan bayi yang masih rentan terhadap penyakit di ikuti dengan kurangnya ibu nifas mengonsumsi sumber zat gizi yang cukup, membuat kualitas Air Susu Ibu (ASI) tidak optimal yang menyebabkan semakin tinggi resiko bayi terkena diare. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara suplementasi vitamin A pada ibu nifas, pemberian ASI eksklusif dan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sudiang, Kota Makassar. Metode: Desain observasional dengan pendekatan cross-sectional dan analisis statistik untuk menguji hipotesis yang diajukan. Jumlah sampel 173 orang terdiri dari ibu nifas dan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner pada saat posyandu dan secara door to door. Untuk mengetahui hubungan dari masing-masing variabel, maka dilakukan analisis bivariat. Analisis yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil: Diare pada bayi 0-6 bulan, sebanyak 28 (16,2%). Ibu yang mendapatkan suplementasi vitamin A dari vitamin hamil yang dikonsumsi sebelum dan setelah melahirkan sebanyak 12 orang (6,9%). Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif sebanyak 115 (66,5%). Ibu yang menerapkan perilaku CTPS, sebanyak 149 (86,1%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara suplementasi vitamin A dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan (p= 0,390). Terdapat hubungan yang positif antara Pemberian ASI ekslusif dan perilaku CTPS dengan kejadian diare pada bayi (0,000). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara suplementasi vitamin A dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan. Bayi yang tidak diberi ASI eksklusif dan yang ibunya tidak menerapkan CTPS memiliki risiko diare lebih tinggi Kata Kunci: Diare, Vitamin A, ASI Ekslusif, Perilaku CTPS, Bayi
Co-Authors - Irnawati Abd Adim Abd Wahid Abdiyanti, Selly Abdul Muttalib Abdul Rahman Sakka Abdul Wadood Abram Tangkemanda Agustinus Anggai Ahmad Jazuly Ahmad Jazuly Al Haq Kamal Alola - Sentia Alzena Bernadine Aminuddin Aminuddin Aminuddin Syam Amirul Haj Andi Caherul Andi Kurnia Armayanti Andi Muh Irsyam Andi Muh Rizky Andi Nur Hudayah Annisa Fathin Tridani Ansyarif Khalid Anung Sugihantono Aqsal Guntara Hadi Ardiansyah Herianto Ariansyah Putra Arsin Lukman Asmaul Husna Husna Asnita Asri Widiatsih Aswar Anas Aulia Faradita Bahri Syamsuryadi Baiq Ismiati Baso Nasrullah Bensar Pali Cecilia Febiyono Permata Sari Citrakesumasari Desilia Purnama Dewi Devintha Virani Devintha VIrani Dian Novrianti Dian Putri Amalia Djunaidi M Dachlan Djunaidi M. Dachlan Djunaidi M.Dachlan Dwi Atika Surya edi edi Edi Irawan Erlina Br. Turnip Fadhilah Firda Khaerani Fadillah Nur Fajriani Fadli Faturrahman Fadly Ta’bi Fahlia Fahruddin Fahruddin Faradiana Faradiana Fasya Yustisia Fatimah Kautsar Febrian Wahyu Wibowo Fera Geni Firastika, Firastika Fitriani Kahar Fricilia . Fricilia . Gazali Hanasia Hanasia Hanifa Sri Nuryani Hardiyanti Subair Harjoyo Harjoyo Hartini Haryanto Haryanto Hasanuddin Hasanuddin Healthy Hidayanti Healthy Hidayanty Hendrawan Tumakaka Hikmawati Sultani Husen Tolleng Irmayanti Irnawati Irnawati Ishak Ishak Ismail Badollahi Jamal Jamal Janchristo Rantemangnga Jeremiah R Jeremiah Ritto Kairul Nisa Kurniawan Putra Laksmi Trisasmita Lukman Taufik Luther Sonda M N Ichsan Magfirah Magfirah Ramadani Makmuri Makmuri Mala Nurilmala Marini Amalai Mansur Marini Amalia Mansur Mastuang Mastuang Masyadi Maulana Yuska Meri Muh Iswar Muh Zultan Muh. Iqbal Muh. Yusuf Muhajirin Muhajirin Muhammad Afandi Muhammad Dhafin Almanda Fauzan Muhammad Fachrul Muhammad Farid Fauzan Muhammad Iswar Muhammad Rifaldi MUHAMMAD YUSUF Muthia Zikrah N Aulya Putri Savira Nadiarti Nadiarti Nanda Febriani Nashbirullah Nashbirullah Natryzia Natryzia Nawassyarif Ni Ketut Sri Sulendri Nicolas Mario Gunawan Nur Idjah Hardiyanti Nurcholik Nurcholik Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurzakiah Nurzakiah Hasan Permata Dori Praumaina, Mutiara Putri Kurniasiwi Putri Rahayu, Dea R Tanopa Radhika Bagas Prabowo Rahayu Indriasari Rahilda Rahima Ranny Ayu Kurnia Ajie Ray Silva Resa Fahrisal Ridho Bayu Yefterson Ridwan Mochtar Thaha Ririh Jatmi Wikandari Riska Maya Sari Ruslan Abdul Gani Sabaria Manti Battung Safaruddin Safrullah Amir Saifuddin Sirajuddin Salsabila, Unik Hanifah Sembiring, Rinawati Seri Hartati Lubis Seyla Missy Togito Silitonga Sintia Yusda Putri Siti Hijrah Mohi Siti Nor Fatmah Sopyan Ali Rohman Sri Andriani Stevanya Britney Suci Sudirman Suhaema Suhaema SULASTRI Sulgiah Oktami Sumantri Malik Supriandi T P Syaharuddin Rasyid Syamsidar Taufik Kurniawan Mansur Tesi Novelia Theopilus Limin Tria Paramitha Maliku Ulfa Najamuddin Veni Hadju Wahyuni Nurqadriyani Bustan Uni Yobinsa T Yulia Marni Yunadi, Ahmad Yusril Masri Zakaria Zakiah Magfiratul Amik Zipora . zuhelviany zuhelviany