Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik ayu, Ayu; Raja Selvia Fazira; Siti Zulaikha; Chanifudin
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 5 No. 8 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol5iss8pp325-330

Abstract

Peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter peserta didik adalah krusial dalam konteks pendidikan holistik. Melalui nilai-nilai Islam, PAI berperan dalam membentuk moralitas, integritas, dan sikap kepedulian yang menjadi landasan karakter yang kuat bagi peserta didik. Studi ini menggali peran PAI dalam membentuk karakter peserta didik dengan mengeksplorasi hubungan antara ajaran Islam dan pembentukan kepribadian. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif, penelitian ini menyelidiki berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI tidak hanya memberikan pemahaman agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari peserta didik, membantu mereka menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Kesimpulannya, peran PAI dalam membentuk karakter peserta didik sangat penting dalam menghasilkan generasi yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi bangsa dan agama.
Peran Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus: Lazismu Kota Metro Aurelia Cahya Aini; Dea Marsa Amelia; Devika Putriani; Farhan Trisna Maulana; Akhmad Kholil; Siti Zulaikha
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2024): Desember : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v12i1.4665

Abstract

This study investigates the role of zakat, particularly productive zakat, in improving the economic welfare of the community in Metro City, focusing on LAZISMU Metro City. Zakat is not merely an individual obligation but a strategic instrument for social justice and economic balance, aiming to empower recipients to become self-sufficient. The research employed a qualitative descriptive field study approach, utilizing literature review, interviews, and documentation for data collection. Findings indicate that LAZISMU Metro City's productive zakat programs, such as business capital assistance (e.g., for mini molen vendors), rolling goat programs, and waste management initiatives, have positively impacted mustahik welfare by fostering economic independence and enhancing their income. While some challenges like the misuse of aid were noted, responsive evaluations and adaptive assistance forms ensured the program's overall effectiveness in transforming mustahik into muzakki.
Strategi Zakat Fitrah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Cempaka Nuban, Lampung Timur Bella Permata Sari; Imelda Deva Kirana; Rahmad Riski Wahyudi; Rama Harfi Ferdinan; Siti Zulaikha
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2024): Desember : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v12i1.4735

Abstract

This study aims to analyze the management strategy of zakat fitrah in improving community welfare in Cempaka Nuban Village, East Lampung. The research used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation and interviews with zakat committee members and beneficiaries. The findings indicate that zakat fitrah management is still traditional in both collection and distribution processes. The zakat is distributed to three main groups: the poor, the needy, and those in the cause of Allah (fisabilillah). Awareness strategies are carried out through religious talks during Ramadan, which have proven effective in increasing muzakki compliance. Zakat fitrah plays a significant role in alleviating the economic burden of beneficiaries and enhancing social solidarity during the festive season. The study concludes that zakat fitrah has the potential to be a strategic instrument for improving rural community welfare if managed systematically and with community involvement.
Optimization Of Character Education Through The Project Strengthening Of Profile Pancasila Students At Senior High School Bekasi Seftira Margi Saesaputri; Nurhattati Fuad; Siti Zulaikha
International Conference On Digital Advanced Tourism Management And Technology Vol. 1 No. 2 (2023): International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technolog
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/ictmt.v1i2.109

Abstract

Program for International Students Assessment (PISA) 2018, Indonesia is in the fifth highest position out of 78 countries as the country with the most students experiencing bullying with 41.1% of students claiming to have experienced bullying far above the average for member countries of the Organization of Economic Co-Operation and Development (OECD), which is only 22.7%. Based on this data, the Ministry of Education and Culture has prioritized strengthening character as discussed in the Strategic Plan for the Center for Strengthening Character (Rensra Puspera) (Kemendikbudristek, 2022) for a project to strengthen the profile of Pancasila students with project-based co-curricular activities designed to strengthen efforts to achieve appropriate competency and character. with a Pancasila student profile. The objects in this research were school principals and teachers as well as students using interview techniques. The research method uses a qualitative descriptive approach. The results of the research conducted at SMA Pengkerja Bekasi were 1) understanding P5 by participating in the school mobilization program; 2) the school principal as the policy holder holds IHT or meetings for teachers regarding strengthening P5 so that they can build an educational unit culture that supports the implementation of P5; 3) Designing P5 by forming a team of facilitators, arranging the time allocation for implementing P5 using a block system, determining the objectives of each theme written in the project module; 4) Manage P5 by involving parents and external partners; 5) Assessment by compiling a report card P5.
ANALISIS PERBEDAAN ANTARA SISTEM PENDIDIKAN SEKOLAH UMUM DAN PESANTREN DI INDONESIA Ika Kurnia Sofiani; Widia Kurniasih; Siti Zulaikha; Nursyavika Auni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i5.1913

Abstract

Pendidikan merupakan pondasi penting dalam kehidupan. Pendidikan sekolah umum merupakan pendidikan yang terstruktur dan sistematis, pembelajarannya juga lebih menekankan tentang mata pelajaran umum. Sedangkan pendidikan pesantren disi merupakan lembaga pendidikan yang tumbuh secara asli dari budaya masyarakat Indonesia dengan menekankan pada nilai-nilai keislaman dan karakter manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan sistem pendidikan sekolah umum dan pesantren di indonesia. Kajian ini mwnggunakan teknik kualitatif dimana kajian ini menggunakan teknik deskriptif atau pendekatan kajian kepustakaan. Kesimpulannya adalah Sekolah umum dan pesantren merupakan dua model pendidikan yang memiliki perbedaan mendasar namun saling melengkapi. Sekolah umum lebih berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan modern, sementara pesantren mengutamakan pembelajaran agama dan pembentukan akhlak. Analisis perbedaan antara sistem pendidikan sekolah umum dan pesantren di Indonesia menunjukkan bahwa kedua lembaga ini memiliki karakteristik unik, keunggulan masing-masing, serta peran penting dalam membentuk generasi muda bangsa. Meskipun keduanya berada dalam sistem pendidikan nasional, pendekatan, struktur, tujuan, dan metode pengajarannya berbeda secara fundamental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan sistem pendidikan sekolah umum dan pesantren meliputi dari perbedaan tujuan pendidikan, kurikulum, materi pelajaran, metode pengajaran, lingkungan sekolah, waktu belajar, pengelolaan dan status lembaga pendidikan.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DAN SEKOLAH: MENGATASI KETERBATASAN PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PELATIHAN KREATIF DAN INOVATIF Muhamad Fadholi; Rugaiyah; Siti Zulaikha
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterbatasan sumber daya di sekolah dasar seringkali menjadi penghalang dalam penerapan pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Artikel ini memaparkan hasil dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah mitra, SDN Karanganyar 02. Menggunakan metode partisipatif, program bertajuk “SIAP (Smart, Inspiring, Active, Positive)” ini diimplementasikan secara sistematis melalui serangkaian kegiatan yang mencakup Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan pendampingan intensif. Fokus utama program adalah peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran melalui pelatihan pembuatan media ajar interaktif menggunakan aplikasi Canva. Puncak dari program ini adalah penyelenggaraan "SIAP Creativity Day" yang menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan karya kreatif mereka. Evaluasi program dilakukan melalui observasi, wawancara, serta survei kepuasan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan digital guru dan siswa, serta tingginya antusiasme dan motivasi belajar siswa. Selain itu, data survei menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi (mencapai 100%) terhadap aspek komunikasi, kenyamanan tempat, dan kebermanfaatan program secara keseluruhan. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi pendidikan merupakan solusi efektif untuk memberdayakan sekolah dan dapat menjadi model praktik baik untuk direplikasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar. Abstract Resource limitations in elementary schools often hinder the implementation of innovative learning required for the 21st century. This article describes a community service program aimed at overcoming this challenge through a strategic collaboration between a university and a partner school, SDN Karanganyar 02. Using a participatory method, the program, titled "SIAP (Smart, Inspiring, Active, Positive)," was systematically implemented through a series of activities, including Focus Group Discussions (FGD), workshops, and intensive mentoring. The program's main focus was on building the capacity of teachers and students in utilizing learning technology, specifically through training on creating interactive teaching media using the Canva application. The culmination of the program was the "SIAP Creativity Day," which provided a platform for students to showcase their creative work. Program evaluation was conducted through observation, interviews, and satisfaction surveys. The results indicated a significant improvement in the digital skills of teachers and students, as well as high levels of student enthusiasm and motivation. Furthermore, survey data revealed a very high level of participant satisfaction with communication, venue comfort, and the overall benefits of the program. This program demonstrates that synergy between academics and education practitioners is an effective solution for empowering schools and can serve as a replicable best practice model to improve the quality of primary education.
PELATIHAN PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU MELALUI DESAIN PENGAJARAN KREATIF Desi Rahmawati; Siti Zulaikha; Rugaiyah; Muhammad Takdir; Linda Ika Mayasari; Diantha Maryam Andyni; Khusnul Abdul Qodar Romadhoni; Kamarodin Abas Abdulkarim
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh profesionalitas guru khususnya kemampuan mereka dalam melakukan pengajaran yang kreatif dan inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Western Mindanao State University (WMSU) Filipina yang dilaksanakan secara hybrid dengan sasaran guru-guru sekolah islam yang berada di daerah Zamboanga Filipina bagian selatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pedagogis, literasi teknologi dan membangun jejaring professional lintas negara. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, diskusi, pelatihan dan simulasi teknologi Pendidikan, serta mengadakan evaluasi berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan guru seperti model pembelajaran Project Based Learning, Problem Based Learning, Game Based Learning dan Multisensory Approach dan menggunakan aplikasi digital yang interaktif. Kegiatan ini berhasil dalam peningkatan pedagogis guru, literasi teknologi, dan kreatifitas guru. Selain itu kegiatan ini memperkuat jejaring lintas negara dan penguatan sistem pendidikan Islam di wilayah dengan keterbatasan sumber daya Kata Kunci: Profesionalitas guru, Pembelajaran kreatif dan inovatif, Literasi teknologi pendidikan Abstract The quality of education is strongly influenced by teacher professionalism, particularly their ability to carry out creative and innovative teaching. This Community Service activity was conducted by Universitas Negeri Jakarta (UNJ) in collaboration with Western Mindanao State University (WMSU), Philippines, and was implemented in a hybrid format targeting Islamic school teachers in the Zamboanga area, Southern Philippines. The purpose of this activity is to improve pedagogical competence, technology literacy for teaching and learning, and to build professional networks across countries. The implementation methods included socialization, discussions, training and simulation of educational technology, as well as ongoing evaluation. The results of this activity showed a significant improvement in teachers’ skills such as Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Game-Based Learning, and the Multisensory Approach, as well as the use of interactive digital applications. This activity succeeded in enhancing teachers’ pedagogy, technology literacy, and creativity. In addition, it strengthened cross-country networks and supported the Islamic education system in areas with limited resources. Keywords: Teacher professionalism, Creative and innovative learning, Educational technology literacy
Pengaruh PENGARUH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PENGUATAN ETIKA DIGITAL PESERTA DIDIK: Abstract, Abstrak,Pendahuluan,Metodologi,Hasil dan Pembahasan,Simpulan dan Saran, Daftar Pustaka Nanda Sugesti, Vina; Sulastri; Muhammad Abdullah Sidiq; Siti Zulaikha; Syaiful Anwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35029

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan signifikan terhadap pola interaksi, proses pembelajaran, dan perilaku peserta didik yang telah membawa perkembangan teknologi digital pada era modern. Penggunaan media digital memungkinkan peserta didik memperoleh informasi secara cepat membangun jejaring sosial yang luas, dan mengembangkan keterampilan baru serta akses terhadap internet. Khususnya dalam aspek etika penggunaan teknologi, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Landasan moral dan spiritual yang kuat menunjukkan adanya kesenjangan antara penguasaan teknologi dengan fenomena seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran privasi, serta perilaku tidak sopan di media sosial. Integral dari tujuan pendidikan dalam konteks pendidikan islam, tidak hanya dipandang sebagai aspek tambahan melainkan sebagai bagian penguatan etika peserta didik. Pada nilai-nilai tauhid, akhlak, dan keseimbangan antara akal serta wahyu memberikan kerangka konseptual yang berakar filsafat pendidikan islam. Dalam kehidupan nyata maupun ruang digital yang membimbing peserta didik untuk berperilaku etis baik nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman moral. Dengan demikian, pembahasan mengenai etika digital menjadi relevan dan mendesak untuk dikaji dalam membentuk peran filsafat pendidikan islam. Meskipun berbagai penelitian telah membahas secara khusus mengaitkan nilai-nilai filsafat pendidikan Islam dengan penguatan etika digital masih terbatas kajian yang literasi digital dan pendidikan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini khususnya dalam membentuk etika digital peserta didik di era modern dapat diimplementasikan dalam konteks pembelajaran berupaya untuk menganalisis secara mendalam bagaimana prinsip-prinsip dalam filsafat pendidikan islam. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan zaman.
INTERNALISASI FILOSOFIS KISAH TERPUJI NABI MUHAMMAD SAW DALAM MENUMBUHKAN AKHLAK MULIA Radjendra, Ryan; Silpa; Siti Khotimah; Saiful Anwar; Siti Zulaikha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35277

Abstract

This study explores the philosophical values contained in the noble stories of Prophet Muhammad (peace be upon him) as a foundation for moral character development among Muslims. Using a qualitative literature review approach, the study examines the moral and spiritual meanings found in both classical and modern sources. The findings indicate that the Prophet’s stories possess educational strength capable of fostering virtues such as honesty, compassion, patience, and responsibility. These values serve as the basis for moral internalization within Islamic education, addressing the ethical challenges of the modern era. The study emphasizes the importance of integrating the Prophet’s exemplary stories into educational curricula as an effective strategy for shaping the character of the younger generation. Keywords: character, internalization, prophetic stories, Islamic education, philosophical values
Cross-Border Collaboration for Educational Advancement: An Indonesian-Philippine Initiative to Foster Creative Teaching in Zamboanga Winda Dewi Listyasari; Unifah Rosyidi; Nurhattati Fuad; Siti Zulaikha; Gelar Gelora Mestika; Muhammad Fadholi; Khusnul Abdul Qodar Romadhoni; Diantha Maryam Andyni; Rayma S. Saher
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemitraan pendidikan lintas negara memegang peran krusial dalam meningkatkan kualitas pengajaran, terutama di wilayah dengan tantangan struktural dan sumber daya terbatas. Artikel ini menguraikan hasil dari program pengabdian masyarakat kolaboratif antara Universitas Negeri Jakarta (Indonesia) dan Western Mindanao State University (Filipina), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pedagogis guru madrasah di Zamboanga, Filipina Selatan. Menghadapi masalah berupa dominasi pola pikir statis (fixed mindset) dan ketergantungan pada metode mengajar konvensional, program ini mengadopsi pendekatan penelitian tindakan partisipatif dengan intervensi dwicabang: (1) membangun pola pikir kreatif (creative mindset) dan (2) membekali guru dengan metode pembelajaran inovatif yang kontekstual. Melalui serangkaian lokakarya, pendampingan, dan evaluasi pre-test/post-test, program ini berhasil menunjukkan perubahan signifikan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa transformasi pola pikir guru menjadi fondasi esensial yang memungkinkan adopsi keterampilan praktis. Para guru tidak hanya menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual (85%), tetapi juga kemampuan untuk merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kreatif (>80%) dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal. Program ini membuktikan bahwa pendekatan yang berfokus pada pemberdayaan psikologis dan keterampilan praktis yang adaptif dapat secara efektif mengubah guru menjadi agen inovasi yang tangguh di lingkungan mereka. Kata Kunci: Kolaborasi Internasional, Pengembangan Profesional Guru, Pola Pikir Kreatif, Pembelajaran Kontekstual, Inovasi Pedagogis. Abstract Cross-border educational partnerships play a crucial role in enhancing teaching quality, particularly in regions facing structural challenges and limited resources. This article outlines the results of a collaborative community service program between Universitas Negeri Jakarta (Indonesia) and Western Mindanao State University (Philippines), aimed at improving the pedagogical capacity of madrasah teachers in Zamboanga, Southern Philippines. Addressing the prevalence of fixed mindsets and reliance on conventional teaching methods, the program adopted a participatory action research approach with a two-pronged intervention: (1) fostering a creative mindset and (2) equipping teachers with innovative and contextual teaching methods. Through a series of workshops, mentoring, and pre/post-test evaluations, the program demonstrated significant change. The findings reveal that transforming the teachers' mindset was an essential foundation for the adoption of practical skills. Teachers not only showed a significant increase in conceptual understanding (85%) but also demonstrated the ability to design creative lesson plans (>80%) by maximizing local resources. This program proves that an approach focused on psychological empowerment and adaptive practical skills can effectively transform teachers into resilient agents of innovation in their communities. Keywords: International Collaboration, Teacher Professional Development, Creative Mindset, Contextual Learning, Pedagogical Innovation.
Co-Authors A'yun, Zulia Qurrota Abrar Adzkia Ahmad Achmad Sudiro Agus Hermanto Ahmad Tarhib Akhmad Kholil Akhmad Kusuma Wardhana Akrom, Akrom Alhabshi, Syed Othman Ambrosius Tode Peya Nia Do Amin Nurokhman Anak Agung Gede Sugianthara Anas Malik Anisah Fardila Annissa Fitriani Rizka Aprizal, Yusuf Zaini Arif Yachya Aurelia Cahya Aini Ayu, Ayu Azzahra Meytriana Bella Permata Sari Benediktus Rahawarin Chanifudin Chanifudin Dea Marsa Amelia Desi Rahmawati Devika Putriani Dewi Jannati Asih Putri Diantha Maryam Andyni Didin Sirojudin Dimas Kurnia Robby Dini Afriansyah Dr. Matin Enny Puji Enny Puji Lestari Farhan Trisna Maulana Gelar Gelora Mestika Hamidatul Khalifah Hariyani Prasetyaningtyas Ika Kurnia Sofiani Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Imelda Deva Kirana Intan Aulia Denada Izza Mutia Raihan Jamhari Jamhari Jumiani Sarianti Kamarodin Abas Abdulkarim Keysya Muyasaroh Khasanah Khusnul Abdul Qodar Romadhoni Laila Sari Ramadhan Lena Rusmiyati Linda Ika Mayasari, Linda Ika Lu'luil Fajriyatil Aliyah Maya Diaz Restarie Mentari Putri Wulan Mifta Ammaria Wulandari Miftah Amaria Wulandari Muh. Takdir Muh.Takdir Muhamad Fadholi Muhammad Abdullah Sidiq Muhammad Fadholi Muhammad Takdir Mustika Wulandari Nabilah Khonsa Nanda Sugesti, Vina Nordianus Wilfridus Nuraini Nurhattati Nursyavika Auni Nurul Aulia Sari Nyimas Lidya Putri Pertiwi,M.Sy Puja Audinia Artika Putri Novira Ariyanti Qodriyana Kusumastiti Radjendra, Ryan Rahmad Riski Wahyudi Rahmat Rizki Basuki Raja Selvia Fazira Rama Harfi Ferdinan Rayma S. Saher Ridwan Abdullah Rina Selva Johan Rosnelly Barus Rugaiyah SAIFUL ANWAR Salamun Hadi Subroto Salsabilla Aura Balqis Salwa Tasya Aqilah Seftira Margi Saesaputri Sep Arinda Risa Kamal Sherina Silva Silpa Siroj, Muhammad Sirojudin Sidiq Siti Khotimah Siti Nur Farida SITI NURJANAH Siti Rochanah Suarman ' Sugih Arto SULASTRI Suliyanto Suliyanto Suprayitno, Aryadimas Suryadi Suryadi Susanto, Arva Athallah Syafrizal Helmi Situmorang Syaiful Anwar Syarifah Syifa Zakia Rahma Azizah Titania Susandri Tutut Handayani Unifah Rosyidi Weni Novandari Widia Kurniasih Wihda Yanuar Firdaus Winda Dewi Listyasari Yosi Imas Kristiyana Zaky Nuron Rizky Zaqi Rohman Zumaroh Zumaroh