Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Ekonomi Kreatif Dan Edukasi Hukum Pada Masyarakat Desa Way Tuba Agung Abadi Kiswandono; Sumiharni Sumiharni; Heni Siswanto; Yulia Kusuma Wardani; Munaris Munaris
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v1i1.2

Abstract

Masyarakat Desa Way Tuba, Gunung Labuhan, Way Kanan memiliki potensi dan peluang bisnis yang sangat strategis karena desa tersebut berdekatan dengan pusat bisnis, yaitu Pasar Bukit Kemuning dan Pasar Baradatu. Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Way Tuba yang dibentuk oleh Pemerintah Desa Way Tuba bersama Mahasiswa KKN Unila Periode I Tahun 2019 melihat peluang ini untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis home industry. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, selain pendampingan pembuatan sabun cair cuci piring, juga pelatihan dan praktik, penyuluhan merk, labeling, dan edukasi hukum. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman kelompok mitra tentang kewirausahaan sabun cair meningkat sebesar 73,95% (22,08% menjadi 84,75%). Pemahaman tersebut meliputi pemahaman tentang pembuatan, edukasi kesehatan, aspek hukum, dan labeling. Selain itu, kelompok mitra juga telah mampu membuat produk sabun cuci piring dan pengemasannya.
Pendampingan Pembuatan Handsoap di Desa Kedaton 1 Kecamatan Batanghari Nuban Agung Abadi Kiswandono; Mita Rilyanti; Sumiharni Sumiharni; Heni Siswanto; Yulia Kusuma Wardani; Munaris Munaris
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v2i1.13

Abstract

Tanaman sirih diminati masyarakat karena perawatannya yang mudah dan daunnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan antiseptik dan antibakteri. Demikian  juga halnya dengan warga masyarakat Desa Kedaton I, Batanghari Nuban, Lampung Timur, khususnya ibu-ibu Anggota PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Kedaton I, Batanghari Nuban, Lampung Timur.  Namun, terhadap masyarakat khalayak sasaran terdapat persoalan mendasar, yaitu rendahnya tingkat pendidikan, pengetahuan dan pengalaman anggota kelompok mitra, sehingga mereka perlu diberikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menguatkan mereka, perlu diberikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan pendampingan dan pelatihan ekonomi kreatif masyarakat berbasis home industry. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, selain pendampingan dalam pembuatan handsoap, juga pendampingan kepada kelompok mitra dalam bentuk pelatihan dan praktik, serta sosialisasi Covid 19. Berdasarkan atas hasil pengabdian, diperoleh data bahwa pemahaman peserta tentang kewirausahaan handsoap sebesar 63,00%. Selain itu, kelompok mitra juga sudah bisa membuat produk handsoap antiseptik.
Pengembangan Instrumen Asesmen Portofolio Untuk Mengukur Kemampuan Berbahasa Indonesia Tulis Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Risca Yumithasari; Sunyono Sunyono; Munaris Munaris
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2796

Abstract

Pendidik masih merasa kesulitan mengembangkan portofolio untuk penilaian, sehingga asesmen portofolio belum dapat  dilakukan secara optimal. Pendidik mengajar hanya menuntut peserta didik untuk menghafal dan proses asesmen yang dilakukan selama ini semata-mata hanya menekankan pada penguasaan konsep yang dijaring dengan kertas dan pensil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen portofolio berbasis karya tulis yang layak dan efektif untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia tulis peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian dan pengembangan merupakan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu. Produk yang dihasilkan diuji validasi oleh ahli, kemudian diuji validitas  dan  reliabilitasnya. Subjek penelitian ini peserta didik sebanyak 22 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar angket dan observasi. Kelayakan teoritis instrumen asesmen portofolio berdasarkan pada penilaian dari 3 ahli yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,38 pada kategori sangat baik. Kelayakan praktisi instrumen asesmen portofolio berdasarkan analisis butir soal angket pada uji validitas, reliabilitas,dan uji efektivitas. Berdasarkan hasil analisis instrumen asesmen portofolio berbasis karya tulis yang dikembangkan layak dan efektif untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia tulis peserta didik
KEHIDUPAN SOSIAL DALAM NOVEL TUHAN IZINKAN AKU MENJADI PELACUR Munaris Munaris; Yoga Irawan
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Aksara
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.303 KB)

Abstract

The Problem in this study was the social life in the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur by Muhidin M. Dahlan. The purpose of this study was to describe the social life in the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi PelacurbyMuhidin M. Dahlan.The method used in this study was a qualitative method. The results show that social life was found in this novel was the religious life, the life friendships, and organizational life.Key words: literature, novels, social life.AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah kehidupan sosial dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kehidupan sosial dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kehidupan sosial yang ditemukan dalam novel ini adalah kehidupan keagamaan, kehidupan pertemanan, dan kehidupan organisasi.Kata kunci: kehidupan sosial, novel, sastra.
Pemahaman Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Mesuji terhadap Kurikulum 2013 Edisi Revisi Munaris Munaris; Bambang Riadi
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1 (2018): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.41 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the understanding of high school Indonesian teachers in Mesuji District towards the revised edition 2013 curriculum. The method used in this research is descriptive evaluative. The results of questionnaires from 27 respondents indicate that teachers 'understanding of Permendikbud in 2016 number 20 with Good category dominates by almost 50%, teachers' understanding of Permendikbud in 2016 number 21 with Good and Simple dominate by 50% at Permendikbud 2016 number 22 with the category of Good dominate with the amount more than 50%, then the teacher's understanding of Permendikbud year 2016 number 23 with Good category dominate with amount more than 50%. The results can be concluded that the level of understanding of high school Indonesian language teacher in Mesuji District to the curriculum 2013 edition of the revision has been qualified. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v19i1.pp54-60
THE EDUCATIONAL VALUES OF THE CHARACTER OF NOVEL’S SI ANAK KUAT BY TERE LIYE AND ITS IMPLICATIONS AS ALTERNATIVE TEACHING MATERIALS FOR LITERATURE LEARNING IN SENIOR HIGH SCHOOL Putu Debby Yolanda; Muhammad Fuad; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the educational values of the character of Tere Liye's novel Si Anak Kuat and its implications as teaching materials for literary learning in high school. The method used in this research is descriptive qualitative. The data source of this research is the novel Si Anak Kuat by Tere Liye. The data analysis technique used is the text content analysis technique. The results showed that the novel Si Anak Kuat by Tere Liye contained character education values which were analyzed based on the Ministry of Education and Culture's decree regarding the value of character education and Sigmund Freud's personality theory. The values of character education include five values, namely religious values, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity. The results of this study are implied into alternative teaching materials for learning literature in high school. The character education values found in this study can be used as a strengthening of character education in indirect learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter novel Si Anak Kuat karya Tere Liye dan implikasinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Si Anak Kuat karya Tere Liye. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Si Anak Kuat ini mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang dianalisis berdasarkan ketetapan Kemendikbud 2017 tentang nilai pendidikan karakter dan teori kepribadian Sigmund Freud. Nilai pendidikan karakter tersebut meliputi lima nilai,  yakni nilai religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. Hasil penelitian ini diimplikasikan ke dalam alternatif bahan ajar pembelajaran sastra di SMA. Nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran tidak langsung.Keywords: The value of character education, the novel Si Anak Kuat, implications.
VALUES OF CHARACTER EDUCATION IN DRAMA BUNGA SEMERAH DARAH AND ITS IMPLICATIONS IN LEARNING LANGUAGE IN SMA Feralisa Usmarianti; Munaris Munaris; Iqbal Hilal
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research will be on how the values of character education in the drama Bunga Semerah Darah by W.S Rendra and their implications in learning Indonesian in high school are discussed. The method in this research is a qualitative descriptive method. The source of research data is the drama Bunga Semerah Darah by W.S Rendra. The research data is the dialogue between the characters in the drama which contains the values of character education. The results of this study indicate that the values of character education in the drama Bunga Semerah Darah are religious values, honest values, tolerance values, discipline values, hard work values, independent values, democratic values, creative values, curiosity values, values appreciating achievements, friendly or communicative values, peace-loving values, social care values, and responsibility values. Fokus penelitian ini akan membahas bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter dalam drama Bunga Semerah Darah karya W.S Rendra dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.  Metode dalam penelitian ialah metode deskriptif kualitatif.  Sumber data penelitian ialah drama Bunga Semerah Darah karya W.S Rendra. Data penelitian adalah dialog antar tokoh dalam drama tersebut yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam drama Bunga Semerah Darah adalah nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai demokrasi, nilai kreatif, nilai rasa ingin tahu, nilai menghargai prestasi, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab. Keyword: the value of character education, drama, and learning Indonesian.
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS KARYA J.S. KHAIREN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENYUSUNAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) UNTUK KELAS XI Tiara Rey Putri; Munaris Munaris; Rian Andri Prasetya
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the social values contained in the novel and prepare student woeksheets for class XI. This study uses a qualitative descriptive research method. The data collection technique in this study refers to the reading and note-taking technique. The results of this study are a description of social values in the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas and the product is a Student Worksheets. There are ten social sub-values in the novel including the values of devotion, mutual help, kinship, loyalty, caring, sense of belonging, discipline, empathy, cooperation, and democracy. Student worksheets refers to Basic Competencies (KD) 3.11 Analyzing messages from one fiction book read and 4.11 Compile a review of the message of one fiction book read Based on the social values found, the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas can be a good example and deserves to be used as a learning resource in high school. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang ada dalam novel tersebut dan menyusun LKPD untuk kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengacu pada teknik membaca dan catat. Hasil penelitian ini berupa deskripsi nilai-nilai sosial dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas dan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Berdasarkan hasil temuan, terdapat sepuluh sub nilai sosial yang ada dalam novel tersebut meliputi nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, rasa memiliki, disiplin, empati, kerja sama, dan demokrasi. LKPD mengacu pada Kompetensi Dasar (KD) 3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca dan 4.11 Menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca. Berdasarkan nilai sosial yang ditemukan, novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas dapat menjadi teladan yang baik dan layak digunakan sebagai sumber pembelajaran di SMA. Keywords: novel, social values, student worksheets
KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM LEGENDA SERUNTING SAKTI Arini Wastiti; Munaris Munaris; Mulyanto Widodo
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i2.5715

Abstract

ABSTRAK: Sebagai salah satu bagian sastra lama, Legenda Serunting Sakti banyak menyajikan konflik tokoh di dalamnya. Konflik menjadi salah satu bagian penting di dalam menciptakan keutuhan dan kepaduan makna cerita.  Kajian ini bertujuan menggambarkan wujud konflik tokoh utama, faktor penyebab konflik tokoh utama, dan upaya penyelesaian konflik tokoh utama dalam Legenda Serunting Sakti. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik baca-catat dan dianalisis menggunakan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam Legenda Serunting Sakti mengalami berbagai konflik yang sangat beragam. Wujud konflik yang dimaksud meliputi konflik internal dan konflik eksternal. Konflik tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan kepentingan, perbedaan kebudayaan, dan perbedaan pola pikir antara individu-individu. Untuk menghilangkan atau setidaknya meredam konflik, Serunting Sakti selaku tokoh utama melakukan beberapa upaya, yaitu dengan cara mendekati orang lain, melawan orang lain, dan menjauhi orang lain.KATA KUNCI: konflik; legenda Serunting Sakti; tokoh utamaTHE CONFLICT OF MAIN CHARACTERS IN THE LEGENDS OF SERUNTING SAKTI ABSTRACT: As a part of old literature, the Legend of Serunting Sakti presents many conflicting characters in it. Conflict is an important part in creating the wholeness and coherence of the meaning of the story. This study aims to describe the form of the main character's conflict, the factors causing the main character's conflict, and efforts to resolve the main character's conflict in the Legend of Serunting Sakti. The study was conducted using a qualitative descriptive method. Data were collected using a read-note technique and analyzed using an interactive method. The results showed that the main character in the Legend of Serunting Sakti experienced various very diverse conflicts. The form of conflict in question includes internal conflict and external conflict. The conflict is motivated by differences in interests, cultural differences, and differences in mindset between individuals. To eliminate or at least reduce conflict, Serunting Sakti as the main character makes several efforts, namely by approaching other people, fighting other people, and staying away from other people.KEYWORDS: conflict; legend of Serunting Sakti; main character
DISORGANISASI KELUARGA DALAM NOVEL SUARA HATI KARYA MELA SUKMAWATI: SEMIOTIKA PIERCE Moulia Mahyu; Nurlaksana Eko Rusminto; Munaris Munaris
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.8026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ikon, indeks, dan simbol berdasarkan pendekatan semiotika Pierce yang terdapat dalam novel Suara Hati karya Mela Sukmawati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data berupa kutipan dalam novel dan sumber data berupa novel Suara Hati karya Mela Sukmawati. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tiga tahap teknik analisis data antara lain (1) mereduksi data; (2) menyajikan data; (3) penarikan simpulan dan verifikasi data. Penelitian ini menghasilkan: (1) Ikon menunjukkan hubungan yang bersifat mirip yang ditunjukkan oleh restoran sebagai representamen dari tempat, ikon bulan sebagai representamen dari latar waktu malam hari, dan ikon kampus sebagai representamen dari tempat; (2) Indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat yang terjadi antara keluarga Zi dan keluarga Bi Aini; (3) Simbol menunjukkan kesepakatan (konvensi) dalam permasalahan keluarga Zi dan keluarga Bi Aini yang menyimbolkan bahwa perjodohan sebagai penanda menjodohkan, simbol bill sebagai penanda tagihan, simbol map biru sebagai penanda berkas laporan ayahnya Zi, simbol saksi bisu sebagai penanda saksi suatu kejadian atau peristiwa, simbol map merah sebagai penanda surat warisan nenek Arta, simbol sahabat-sahabat kecilnya sebagai penanda benda langit, dan simbol mentari pagi sebagai penanda matahari.
Co-Authors Abdul Ageng Firmansyah Adiwena, Maria Widhi Majesta Agung Abadi Kiswandono Alamsyah Alamsyah Alben Ambarita Alfanny Pratama Fauzy Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Ana Juwita Andri Ardianto Andri Widiastuti Anggraini, Tia Anggun Fitri Anggun Setiana Annisa Diah Pertiwi Annisa Elvira Apri Yanto Arantika Arvi Arini Wastiti Ariyadi Ariyadi Ayu Atidhira Ayu Setiyo Putri Baiti Kurnia Sari Budi Risnawati Buyung Buyung Chairunnisa Pratami Chythia Andhini Desty N Cindy Agustin Cita Dani Apriyanti Citra Winda Ulvia Cucu Sutarsyah Deasy Triyani Saputri Delvi Iskandar Desembri Desembri Desi Iryanti Desti Wulandari Desyandri Desyandri Deta Kristiana Devi Kusmitha Sari Devitalisa M, Wulan Dewi Kartika Sari Dhini, Maudy Sukma Dian Kurniasari Dwi Satria Yuda Edi Suyanto Edi Suyanto Eka Meliani Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Rusminto, Nurlaksana Eli Ermawati Elliyanti Elliyanti Evita Fratiwi Farida Ariyani farida ariyani Fathimah Nurhalimah S Faturrohman, Aji Fauzie Purnomo Sidi Febri Ramadani Febriel Mayangsari Feralisa Usmarianti Fisnia Pratami Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Angraini Fitri Daryanti Fitri Nursilawati Gustira, Yinda Dwi Hana Yakfi Aningsih Heni Siswanto Herda Silviana Herlambang, Agung Putra Herni Idayati Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heti Kus Endang Hindun Kusuma Dewi Husna, Siti Asmaul I Nyoman Tri Dharma Astika I Wayan Mustika Imam Rejana Indah Yuni Wulandari Indar Agus Susilowati Indri Arnaselis Iqbal Hilal Iqbal Hilal Irma Oktaviani Ismania Triyanova Janie Irma Suryani Joko Setyo Nugroho Julianto Julianto Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Khoirunnisa Khoirunnisa Kukuh Prasetyo Kurnia Ning Tyas Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Rohmah Lela Tri Indriani Lenny Rahmawati Lia Annisa Lida Sari Lilik Sabdaningtyas Linda Ocviliana Lusy Tri Lestari M Ghufroni An’ars Maharani, Salwa Pramesti Margareta Finasehati Mediyansyah Mediyansyah Mei Ariyanti Meiry Susanti Melisa Alwi Merina Tri Rahma Okta Metha Puspita Mita Rilyanti Moulia Mahyu Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Sabilli Mulyanto Widodo Murniati Murniati Nanda Ulvana Nazella Putri Sari Neli Yana Nesiana Imania Neti Herawati Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuning Anggrainingsih Nur Fadilla Nur Laili Nurfeni Nurfeni Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Ocha Holida Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Trie Utami Putri Astari Makki Putri Shima Arifani Putri, Risna Estuning Putri, Tiara Rey Putu Debby Yolanda Qonita Afriyani Qori Tri Arviki Rahayu, Putri Shogita Rahmat Prayogi, Rahmat Reffky Reza Darmawan Reny Handayani Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana Dwi Putra Rika Ridiawati Rini Susianti Risca Yumithasari Roni Mustofa Rusada, Nia Sahara Anggraini Sandika Ali Seldatri Hairani Shinta Wulandari Siti Nurlaili Siti Samhati Solly Aryza Sudirman Husin Sukesi Hermansyah Sukmawati Sukmawati Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sunyono Sunyono Supriadi Supriadi Susi Wendhaningsih Susilowati, Indar Agus Takahashi, Tasuku Teguh Teguh Tiara Rey Putri Tika Febi Astuti Tri Adhitya Tri Wahyuni Usmarianti, Feralisa Vemi Puspita Sari Vhica Penida Wahyu Hidayat Wahyu Riyanti Wardani, Okta Adelia Waseso, Dito Jati Wayan Tiadilona Widyasni Amanda Winda Liahani Windi Prawati Windu Budiarta Wira Apri Pratiwi Witono Witono Wulandari, Jesika Yesi Desiana Yesie Lia Dirwanti yoga irawan Yolanda, Putu Debby Yorista Indah Astari Yulia Kusuma Wardani Yulia Kusuma Wardani Zaima Novita