Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Gede Agus Munggah; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan pendekatan saintifik berbasis lingkungan pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan, yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 8 Songan. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 74,85% (kategori cukup). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 83,5% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Songan, Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA. This research aims is improvement the learning capabilities of IPA (sciences) by implementing scientific approach based on environmentin the 5th grade of elementary school on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songan. The category of this research is action class research which conducts in two cycles. Each cycleconsists of planning phase, conducting the action, test and evaluation, and contemplation. The implementation of action in each cycle has been done in three meeting. The research subjectwas the 5th grade student on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songanwhich consists of 33 person. The object of the research is learning capabilities.The research data collection used test as the methodology. Moreover, the data was analyzed by the descriptive-statistical analysis technique. The research pointed out that there wasa significant grade improvement insubject IPA of the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan. Based on the test result, in the cycle I, the result average ofIPA was 74,85% (sufficient category) . Furthermore, in the cycle II the result average ofIPA is increased into 83,5% (excellent category). Based on theresult of the research, it concluded that the implementation of the scientific approach based on environment is able to improve the learning outcomes of IPA for the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan on the year 2015/2016.keyword : Scientific Approach, Environmental Based, IPA’s Learning Outcomes
PENERAPAN TAKE AND GIVE BERBANTUAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KELAS IV ., Putu Sugiantari; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 2 Banjar Tegal. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 2 Banjar Tegal tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data keaktifan belajar dilakukan dengan metode observasi. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keaktifan belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SDN 2 Banjar Tegal. Pada siklus I, persentase rata-rata keaktifan belajar diperoleh sebesar 67,41% (cukup aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 67,75% (sedang). Pada siklus II persentase rata-rata keaktifan belajar diperoleh sebesar 81,25% (aktif), dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 80,75% (tinggi). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran take and give berbantuan media mind mapping dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 2 Banjar Tegal tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan belajar, media mind mapping, take and give This study aims to find an increase in activity of learning and learning outcomes IPA by applying the learning model of media-assisted take and give mind mapping on fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SDN 2 Banjar Tegal. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fourth grade students at SDN 2 Banjar Tegal academic year 2015/2016 of 20 people. The object of this study was the increase in activity and learning outcomes IPA. Data collection the activity of learning carried out by the observation methods. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. The results showed that there was an increase percentage activity of learning and learning outcomes IPA on fourth grade students at SDN 2 Banjar Tegal. In the first cycle, the average percentage of activity of learning gained by 67.41% (quite active) and the average percentage of learning outcomes obtained by 67.75% IPA (medium). In the second cycle the average percentage of activity of learning gained by 81.25% (active), and the average percentage IPA learning outcomes obtained by 80.75% (high). Based on the results it can be concluded that the application learning model of media-assisted take and give mind mapping can increase the activity of learning and learning outcomes IPA on fourth grade SDN 2 Banjar Tegal academic year 2015/2016.keyword : activity of learning, learning outcomes, media mind mapping, take and give
PENGARUH PBI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Ketut Andita Opasana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumblah 119 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumblah 21 orang dan siswa SD Negeri 7 Kampung Baru yang berjumblah 20 arang. Data kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan rata-rata 15,65 sedangkan siswa yang dibelajarkan secara konvensional rata-ratanya 8,25, dengan demikian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) lebih baik daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Hasil perhitungan Uji-t, menunjukan thitung sebesar 11,49 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : PBI, kemampuan pemecahan masalah matematika. The study aims to find a significant difference of the mathematical problem solving ability of students who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and the students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The population of the study was all students in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 119 people. The Samples of this research were fifth grade students of Elementary School No.2 Kampung Baru which amounted 21 people and students of Elementary School No. 7 Kampung Baru which amounted 20 people. The data’s students of problem-solving skills in mathematics was gathered by the test in the form of a description. Data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The average of the students’ ability in problem-solving of mathematics who taught by the Problem-Based Instruction (PBI) learning models were15.65 while students who taught conventionally were 8.25, therefore the students who taught by the Problem-Based instruction (PBI) learning models is better than a group of students who taught by conventional models. The results of t-test calculation, shows ttest 11.49 and ttable 2,021. So, it can be concluded that there are the significant differences of student’s ability in mathematical problem-solving who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : PBI, problem-solving in mathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Md. Padmarani s; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi 164 siswa. Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung= 7,673 > ttabel= 2,000) dan dilihat dari rata-rata hitung ternyata skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kuantum lebih tinggi dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu ( = 23,52 > =15,76). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model pembelajaran kuantum, hasil belajar, Gugus I Kecamatan Buleleng. This research aims to find out the difference a result learn IPA groups of students who are learning to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This type of research is a research experiment of quasi (quasi alphabets experiment) and the draft post test only control group design. The population of this research is the whole grade IV Cluster I sub district of Buleleng year 2015/2016 lessons with a total population of 164 students. Samples taken by way of simple random sampling of 58 students. The data collected in this research is the result of learning the IPA. Test results form learn the IPA used was multiple choice. The data were analyzed using t-test to test the difference in student learning outcomes. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning outcomes students learn to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This is shown by (thitung = ttabel > 7.673 = 2.000) and the views of the average count turns out to be an average score of students who study obtained using quantum learning model is higher with students who learn to use the conventional learning model ( = 23.52 > = 15,76). Based on the foregoing, it can be concluded that the positive effect of quantum learning model against the results of student learning on subjects natural science class IV on the cluster I Sub Buleleng years lessons 2015/2016.keyword : Quantum learning model, the results of the study, Cluster I sub district of Buleleng.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA REALIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Budiasih; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) berbantuan media realia (real thing) pada siswa kelas V semester genap Sekolah Dasar Negeri 3 Selat Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Selat sebanyak 27 orang. Model pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan berbantuan media Realia mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Selat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 67,5 dengan kategori cukup. Pada siklus II rata-rata hasil belajar meningkat 12,6% menjadi 80,1 dengan kategori baik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media Realia dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap Sekolah Dasar Negeri 3 Selat Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : IPA, model pembelajaran kooperatif NHT, media realia, hasil belajar. This study aims to determine the increase science learning outcomes by implementing cooperative learning model numbered head together (NHT) media aided real thing in the second semester of fifth grade students of State Elementary School 3 Strait Sukasada District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The subjects were fifth grade students of State Elementary School Strait as many as 27 people. Data collection methods used in this study is the test method. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed that the application of cooperative learning model NHT with media aided Realia able to improve student learning outcomes in science subjects in class V Elementary School 3 Strait. The results showed the average student learning outcomes in the first cycle is 67.5 with enough categories. In the second cycle the average learning result increased by 12.6% to 80.1 with both categories. Thus the implementation of cooperative learning model NHT aided Realia media can improve learning outcomes fifth grade science students of State Elementary School second semester 3 Strait Sukasada District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : IPA, cooperative learning model NHT, real thing media, learning outcomes.
PENERAPAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Ni Kadek Nopiandari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2015/2016 SD Negeri 5 Banyuning. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SD Negeri 5 Banyuning sebanyak 40 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode tes. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA di kelas IV SD Negeri 5 Banyuning. Berdasarkan tes hasil belajar, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 74,5% (cukup baik) serta ketuntasan belajar sebesar 67,5%. Pada siklus II, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 80,25% (kriteria baik) serta ketuntasan belajar sebesar 87,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 5, 75% dan ketuntasan hasil belajar sebesar 20%. Jadi, dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model make a match berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Negeri 5 Banyuning.Kata Kunci : hasil belajar, media audio visual, model make a match This study aims to determine the increase science learning outcomes through the application of learning models make a match-aided audio-visual media of fourth grade students in the academic year 2015/2016 second semester of SD Negeri 5 Banyuning. Subjects of this study involve the fourth grade students of SD Negeri 5 Banyuning as many as 40 people. This research is a class act that consists of four stages: planning, execution, observation and evaluation and reflection. This study was conducted in two cycles, the first cycle and the second cycle. The method used to collect data is the test method. Data were analyzed descriptively learning outcomes quantitatively. The results showed an increase in the percentage of learning outcomes in the fourth grade IPA State 5 Banyuning. Based on the achievement test, the average percentage of students' science learning outcomes in the first cycle was 74.5% (quite good) as well as learning completeness of 67.5%. In the second cycle, the average percentage of students' learning outcomes by 80.25% IPA (both criteria) as well as learning completeness 87.5%. These results indicate that the second cycle an increase in the average learning results by 5, 75%, and the thoroughness of learning outcomes by 20%. Thus, the results of this study concluded that the application of the model make a match-aided audio-visual media to improve learning outcomes fourth grade science students at SDN 5 Banyuningkeyword : learning outcomes, audio-visual media, model make a match
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Komang Wahyu Supradnyana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7390

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 247 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Anturan dan siswa kelas IV SDN 3 Anturan yang dipilih menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes (tes pilihan ganda). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung¬ = 3,299 > ttabel = 2,002). Perbedaan tersebut juga ditunjukkan oleh adanya pencapaian rata-rata nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 19,53 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional tergolong tinggi dengan rata-rata 16,00. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Discovery Learning, media audio visual, hasil belajar Abstract This research aimed to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who learned using Discovery Learning model aided audio-visual media and conventional learning models. This research was a quasi-experimental research design using post-test only control group design. The population of the research were the fourth grade students of cluster XV of Buleleng District in academic year 2015/2016 which were consisted of 247 students. Samples of the research were the fourth grade students of elementary school in SDN 1 Anturan and SDN 3 Anturan which were selected by using random sampling technique. The research data was collected using test method (multiple choice test). Data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The result of the study shows that there are significant differences on science learning outcomes between students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media and students who learn using conventional learning model (tcount = 3.299 > ttable = 2.002). These differences are also shown from the average score achievement of students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media categorized as very high with the average of 19.53, while students who learn using conventional learning models categorized as high with the average of 16.00. keyword : Keywords: Discovery Learning, audio-visual media, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan yang berjumlah 17 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas belajar dilakukan dengan metode observasi. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD 2 Abuan. Pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa diperoleh sebesar 70,58% (kategori cukup) dan persentase hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 72,65% (kategori cukup). Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar diperoleh sebesar 85,29% (kategori baik), dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 88,24% (kategori baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 2 Abuan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, snowball throwing. This study aims to find the increase in activity learning and learning outcomes IPA by implementing cooperative learning model Snowball Throwing fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Abuan. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation of the action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fourth grade studentsat SD Negeri 2 Abuan the academic year 2015/2016 of 17 people. The object of this study was the increase in activity and learning outcomes IPA. Data collection the activity of learning carried out by the observation methods. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis tmethods. The results showed that there was an increase percentage aktivity of learning and learning outcomes IPA at the fourth grade students at SD Negeri 2 Abuan. In the first cycle the average percentage of activity of learning gained by 70.58% (enough category) and the percentage of learning outcomes IPA obtained by 72.65% (enough category). In the second cycle the average percentage of learning activity was obtained by 85.29% (active category), and the average percentage of learning outcomes IPA obtained by 88.24% (both categories). Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model snowball throwing to increase the activity of learning and learning outcomes IPA fourth grade at SDN 2 Abuan academic year 2015/2016.keyword : activity of learning, learning outcomes, snowball throwing.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media GrafisTerhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Ni Kadek Dwi Putriani; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana semester genap tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 138 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang dan kelas IV SD Negeri 4 Pekutatan yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 28 butir soal. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) (nilai Thitung = 4,74 dan Ttabel = 1,68195, sehingga Thitung > Ttabel). Hasil analisis uji-t menemuakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis adalah 23,10, dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 18,50. Jadi model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, learning cycle 5E, media grafis The purpose of research was to differences in the results between groups of students to learn science that learned with models Assisted Learning Cycle 5E Media Graphics and the group of students that learned with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research design with non equivalent post test only control group design. The population in this study is a fourth grade student in the Cluster Majapahit Jembrana District of Pekutatan second semester of academic year 2015/2016 which amounted to 138 people. Sample selection is done by random sampling technique. Samples were class IV SD Negeri 1 Gumbrih of 20 people and a class IV SD Negeri 4 Pekutatan amounting to 24 people. IPA student learning outcomes data collected by the test methods and instruments in the form of multiple choice questions sheet totaling 28 items. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test) (Thitung value = 4.74 and Ttabel = 1.68195, so Thitung> Ttabel). The results of t-test analysis menemuakan that there are significant differences between the IPA learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphics and a group of students that learned with conventional learning. The average score of science learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphic is 23.10, and the average score of science learning outcomes of students that learned with conventional learning is 18.50. So the model Learning Cycle 5E-aided graphic media influence on science learning outcomes in grade IV elementary cluster Majapahit Pekutatan District of Jembrana Semester Academic Year 2015/2016.keyword : Science learning outcomes, 5E learning cycle, graphic media
PENERAPAN TEAM ACCELERATED INSTRUCTION BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS V ., Made Puspa Astarini; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SDN 2 kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di Desa Batuaji Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dalam pembelajaran IPA setelah penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction berbantuan media peta konsep. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Batuaji, Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 10 orang. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar. Data hasil belajar dikumpulkan dengan mengadakan tes akhir di setiap siklus. Data hasil belajar dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction berbantuan media peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 2 Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini berdasarkan analisis data yang telah dilakukan menunjukkan persentase rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar IPA siswa adalah 14,40 dengan persentase rata-rata 72% (kriteria cukup). Pada siklus II, rata-rata hasil belajar IPA meningkat menjadi 17% dengan persentase rata-rata 85% (kriteria tinggi), dengan demikian tingkat hasil belajar siswa dari siklus I sampai pada hasil siklus II menunjukkan peningkatan sebesar 13%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran team accelerated instruction berbantuan media peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN 2 Batuaji tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, media concept mapping, model TAI This study aims to find an increase in learning outcomes IPA by applying the learning model of media-assisted team accelerated instruction concept mapping on fifth grade students in the academic year 2015/2016 in SDN 2 Batuaji, Kerambitan, Tabanan. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fifth grade students at SDN 2 Batuaji academic year 2015/2016 of 10 people. The object of this study was the increase in learning outcomes IPA. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. The results showed that there was an increase percentage activity of learning and learning outcomes IPA on fifth grade students at SDN 2 Batuaji. In the first cycle, the average percentage of learning outcomes obtained by 72% IPA (medium). In the second cycle the average percentage of IPA learning outcomes obtained by 85% (high). Quality IPA learning outcome in the first cycle and the second cycle of 13%. Based on the results it can be concluded that the application learning model of media-assisted team accelerated instruction cincept mapping can increase the learning outcomes IPA on fourth grade SDN 2 Batuaji academic year 2015/2016. keyword : team accelerated instructin, media concept mapping, learning outcomes
Co-Authors ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Adi Juliawan ., Gede Pasek Sumayasa ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Agus Munggah ., I Gusti Ayu Kade Dewi Puspita Sari ., I Gusti Ayu Witari ., I Gusti Komang Budi Adnyana ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Ketut Andita Opasana ., I Ketut Sapta Mahadi ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Andika Dwipayana ., I Nyoman Juniawan ., I Wayan Alit Mahendra ., I Wayan Budianta ., I Wayan Ekayogi ., I Wayan Juliarsa ., Kadek Budiasih ., Kadek Utari Mas Pratiwi ., Ketut Depi Jayanti ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Wahyu Supradnyana ., Made Puspa Astarini ., Md. Padmarani s ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Kadek Novitasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Made Tusti Mahayani ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Dessy Putriani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Dimas Mantara ., Putu Ryantika ., Putu Sugiantari A A Sagung Putra Mas Dewi A. A. Ega Paramita Paramita A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Putra, I Made Diantara Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustini, Ni Kadek Ayulina ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anggreni, Ni Kadek Ledi Anggreni, Ni Made Dyan Aprilyawati, Ni Putu Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Artawan, I Kadek Agus Septi Arthadewi, Rara Indah Basilius Redan Werang C. Chiu Cahyani, Ni putu Mila Cahyono, I Ketut Somoarta Candra Dewi, Ni Made Selviyana Cindy Pradnyawati Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Pajarastuti Desak Putu Pajarastuti Deva Ananta Wijaya Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Nyoman Sudana Dewi Jumaheni, I Gusti Ayu Irma Dewi, A A Sagung Putra Mas Diliya Putri, Putu Mutiara Vista Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Nym. Sudana Dwiyani Putri, Gusti Ayu Made Dwiyanti, Ni Kadek Emi Mas Ery, Ni Kadek Dwi Esaputra, I Nyoman Tri Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Kadek Adi Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Diah Ariesta Dewi Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Teristalya Merata Putri Gusti Ngurah Bagus Yogantara . I Dewa Kade Tastra I Dewa Putu Yudiprasetya . I Gd Astawan I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Suprawata I Gst. Ayu Made Ernawati I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Wulan Kartika Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Purna Wibawa I Kadek Agus Septi Artawan I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Rai Suastika I Ketut Somoarta Cahyono I Ketut Suma Adi Putra I Komang Agus Budi Ardana I Komang Heriasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Hendra Sukmayasa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Made Suarjana I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Ariadi . I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Ekayogi I Wayan Ekayogi, I Wayan I Wayan Guntara . I Wayan Murda I Wayan Widiana Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Mas Intariani Ignatius I Wayan Suwatra Indah Novitayani, Ni Putu Irma Nur Isnaini Isnaini, Irma Nur Jaya, I Gusti Agung Indra Jian-Bang Deng Kadek Ari Dwiarwati Kadek Ari Dwiarwati Kadek Dharma Widhiarta, Kadek Dharma Kadek Eny Trisnayanthi Kadek Mira Adnyaswari Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yudiana Karmila Dewi, Dewa Ayu Karmila Dewi, Dewa Ayu Kartina Dewi, Ni Ketut Ayu Kesumadewi, Dewa Ayu Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Doni Ariawan ., Ketut Doni Ariawan Ketut Lina Susanti Khairussani, Bq. Nia Komang Ary Setiawan . Komang Sujendra Diputra Luh Putri Bhawanayani Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Setya Maharani Luh Tu Selpi Wahyuni M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. Drs. I Wayan Sudiana,S.Pd. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Suri Ardani . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maylani Asril, Nice Mayuni, Komang Ratna Muhammad Agus Halim Murda, I Wayan Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Pebry Yusita Ni Ketut Suarni Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Putu Ari Sintya Dewi Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Ayu Beniasih ., Ni Made Ayu Beniasih Ni Made Erni Sumastini . Ni Made Radha Dwi Goestiani Ni Made Selviyana Candra Dewi Ni Made Widya Padmini Ni Nengah Ayu Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Nopiyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Suyatni Ningsih, Ni Putu Ayu Nopiyanti, Ni Putu nur sukinah Nyoman Dantes Nyoman Kusmaryatni Pajarastuti, Desak Putu Paramita, A. A. Ega Paramita Parwati, Ni Ketut Mega Resi Pertiwi, Ni Kadek Rosdianti Pradipta, Komang Nic Yadnya Pradnya Wati, Ni Putu Wina Pratama, I Wayan Adi Pratama Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Puriasih, Luh Putu Putu Nanci Riastini Putu Nanci, Riastini Putu Susma Indrayani . Putu Yulista Heny . Redan Werang, Basilius Rendra, Ndara Tanggu Rusadi Putra, I Kadek S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Sariarta, I Wayan Satria Udayantara ., Satria Udayantara Sattvika, Gede Arta Sintamiati, Ni Nyoman Devi Sri Asmini, Ni Ketut Suandita, I Made Yoga Suarsi, Putu Dharma Komala Suartini, Kadek Putri Suciani, Desak Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin sukinah, nur Suriani, Luh Yeni Suyatni, Ni Wayan Tangkas, Wayan Eka Ardiana Tarayani, Ni Putu Yuyun Verginia Taufik Hidayat Tohriah, Tohriah Tohriah, Tohriah Tri Esaputra, I Nyoman Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisnawati, Ni Putu Tina Trisnawati, Ni Putu Tina Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Upadana, I Putu Adi Wahyuni, Luh Tu Selpi Wangi, Ni Nengah Ayu Wantari, Ni Nengah Erna Wardana, I Wayan Raka Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Eka Paramartha Widarini, Ni Kadek Lia Widia Sari, Ketut Intan Widiastini, Ni Wayan Eka Widiawati, Ni Kadek Mega Widyastari, Yuni Wirabrata, Dewa Gede Firstia Yuliawati, Ni Putu Feny Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yusita, Ni Ketut Pebry