Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS III ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit, 2) peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Sangsit pada tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) terjadi peningkatan persentase rata-rata motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA secara klasikal sebesar 7,06% dari rata-rata 140,40 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 80,23% dengan kategori baik pada siklus I menjadi rata-rata 152,75 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 87,29% dengan kategori baik pada siklus II, 2) terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 10% dari rata-rata 15,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 78,75% dengan kategori cukup pada siklus I menjadi rata-rata 17,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 88,75% dengan kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan saintifik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Motivasi, hasil belajar. This research aims to find out: 1) increased learning motivation of students in learning the IPA using scientific approaches in the grade III SD N 2 Sangsit, 2) improved learning results using a scientific approach to the IPA in the grade III SD N 2 Sangsit. The subject of this research is the grade III SD N 2 Sangsit in 2014/2015 lessons totalling 20 people. This research is a research class action carried out in 2 cycles. Each cycle consists of the stages of activity i.e. planning, action, observation/evaluation, and reflection. The data collection method used is the method of questionnaire and test methods. Further data obtained were analyzed with descriptive statistics analysis method and a quantitative descriptive analysis method. The research results showed that 1) an increase in the average percentage of learning motivation of students in learning the IPA in classical amounted to 7.06% of average with percentages 140,40 motivation levels in classical amounted 80,23% with the good category in cycle I became 152,75 with the average percentage of the level of motivation are classical space of 87,29% with the good category in cycle II, 2) an increase in the percentage of the average of the results of learning IPA students by 10% from the average of 15.75 with percentage results learn IPA in classical of 78,75% with enough category on cycle I became an average of 17,75 with percentage results learn IPA in classical of 88.75% by category at both the cycle II. Based on the results of the study it can be concluded that by applying scientific approaches can enhance motivation and results learning IPA on grade III SD N 2 Sangsit Subdistrict of Sawan Buleleng regency lesson year 2014/2015.keyword : Scientific Approach, motivation, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Made Ayu Beniasih; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan yang berjumlah 169 orang. Sampel penelitian ini adalah SD Negeri 1 Perancak berjumlah 33 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Sangkaragung berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk tes obyektif, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Perbandingan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (23,36 >19,06). Kata Kunci : CORE, Media Konkret, Hasil Belajar. This study aims to determine the differences in learning outcomes science among group of students who learned with the CORE learning model assisted concrete media with conventional model the fifth grade students in the academic year 2014/2015 in primery schools in the cluster I of Jembrana District. This research was a quasi experimental research design and using non-equivalent post only control group design. The population of this study were all fifth grade student in elementary group Jembrana District I with the amount of 169 student. The sample of this study were fifth grade students in SD Negeri 1 Perancak with 33 students as an experimental group and fifth grade students in SD Negeri 1 Sangkaragung with 30 students as the control group. The sample of the study was take by simple random sampling technique. The collected data of this research had conducted with learning outcomes test instruments in the form used objective tests, and the had analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of reseach showed there were significant differences in learning outcomes in science among group of students who learned with the CORE model assisted concrete media with conventional model. The comparison of the results average of students in learning outcomes science the students who learned with CORE model assisted concrete media was higher than students who learned with conventional model (23,36 >19,06).keyword : CORE, concrete media, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Satria Udayantara; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan pada siswa kelas V semester II SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang tahun pelajaran 2014/2015, sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deksritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2014/2015. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari siklus I, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa mencapai 76,3%. Bila dikonversikan berdasarkan PAP skala 5, maka hasil belajar yang diperoleh pada siklus I dapat dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil analisis data siklus II, diperoleh persentase sebesar 87,3%. Jika dikonvesikan ke PAP, maka angka tersebut masuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, media lingkungan dan hasil belajar IPA The aims of this study are to improve natural science learning outcomes through the implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media the five grade students two semester elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. This study is a classroom action research (CAR) consisted of two cycles. The subject was five grade students of elementary school Negeri 3 Tamblang akademik year 2014/2015, amount of 34 students. Data collecting of this study by using test method form multiple choice. The data were analyzed using quantitative descriptive analisis method. The result of this research showed that there were implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media can improvements the natural science learning outcomes the five grade students elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. The result of analyzed data which obtained from cycles I that the mean score of students score was 76,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be enough categorized. The result of analyzed data which obtained from cycles II that the mean score of students score was 87,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be high categorized.keyword : problem based learning, environment media, science learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Liana Karisma; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng semester II tahun pelajaran 2014/2014 dengan jumlah siswa 20 orang yaitu laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV yaitu 73,5% pada siklus I termasuk kategori sedang menjadi 85% pada siklus II sudah termasuk kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 65% menjadi 85% pada siklus II. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Kata Kunci : Model jigsaw, Hasil Belajar This research aims to improve science learning outcomes in grade IV State Primary School 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng. This is the kind of research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fourth grade students of SD Negeri 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng second semester of the school year 2014/2014 the number of students 20 people, namely 7 men and 13 women. Collecting data used in this research is to use the test method. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive technique. The average percentage results of fourth grade students learn science, namely 73.5% in the first cycle were categorized into 85% on the second cycle has included high category. Whereas classical completeness on the first cycle is 65% to 85% in the second cycle. Results of this study showed that the application of learning models jigsaw in science subjects to improve the learning outcomes of students of class IV.keyword : Model jigsaw, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD NO 3 SONGAN ., I Komang Sudiarpa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan jenis quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 3 Songan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 79 siswa (39 siswa pada kelompok eksperimen dan 40 siswa pada kelompok kontrol). Data penelitian berupa hasil belajar IPA yang diperoleh dengan tes hasil belajar berupa test pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 13,69 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yaitu 11,73. Hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung= 2,1024. Sementara ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan db 77 adalah 1,9913. Dengan demikian thitung > ttabel, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know differences between students result in science who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. Population of this research was grade fourth student of SD Negeri 3 Songan in academic year 2013/2014 amounting to 79 students (39 students in the experimental group and 40 students in the control group). Science students learning outcome data were collected using the test method in the form of multiple-choice test of 25 items. Data were analyzed by t-test. The result of this research show overall average score of science learning outcomes of students in the experimental group that is equal to 13.69 higher than the average score of student learning outcomes in the control group 11.73. The results of the t-test at 5% significance level obtained tcount = 2.1024. While ttable at 5% significance level with 77 db is 1.9913. Thus tcount> ttable, then conclude that there are differences in learning outcomes between the significant science students who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt by with conventional learning model.keyword : student teams achievement division cooperative learning model, conventional learning model, students result in science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CRH (COURSE REVIEW HORAY) DENGAN BANTUAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD ., I Made Fandy Prasastha Kasna; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga pada siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri yang berjumlah 42 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri. Berdasarkan hasil observasi, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 74 meningkat menjadi 84 (tinggi) pada siklus II. Persentase KKM siklus I adalah 53,38% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Tujuan, Model CRH (Course Review Horay), Hasil Belajar The purpose of this research is to improve the result of student’s learning in Mathematics course by applying model of learning that is CRH (Course Review Horay) which using Snakes and Ladders game for the second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015. The type of this research is classroom step research that conducts in two cycles. Every cycle consists of planning, implementation of the step, observation and reflection. The subject of this research is the second grade student of SD Negeri 4 Banyuasri which numbers 42 students. The object of this research is the result of the student’s learning. Data collected by observation and test. The data were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique. The result of the research indicates the average of the result of the student’s learning in the second grade of SD Negeri 4 Banyuasri. According to the result of the observation, the average of the learning result in the first cycle is 74 increase to 84 (high) in the second cycle. Presentase of minimum completeness criteria in the first cycle is 53,38% increase to 100% in the second cycle. According to the result of the research, it can conclude that the learning model of CRH (Course Review Horay) which help by using. Snakes and Ladder game which can increase the result of the student’s learning in Mathematics course for second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015.keyword : The purpose, model CRH (Course Review Horay), the result of student’s
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI DESA SIDETAPA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ketut Doni Ariawan; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperimen) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Desa Sidetapa. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, cenderung tinggi dengan Mo>Me>M (11,16 > 11,02 > 10,50), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo ttab = 2,000). Dengan demikian, model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Desa Sidetapa Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Group Investigation, pembelajaran konvensional, hasil belajar. The purposes of this research is for, (1) To describe about the result studying science for the student who follow learning using cooperative learning model type Group Investigation. (2) To describe about the result of studying sciencefor the student who follow learning conventional. (3) To know about the differencesof the result of studying science between the student who follow learning using cooperative learning model type Group Investigation and the students who follow learning conventional. The kind of the research is quasi exsperiment with post test only control group design. The population of this research are all of the student in the fourth grade in sidetapa village. 47 students are chosen is sample. Who determined with random sampling ethnic.the analisys data inn this research is the result of learning sciencedomain kognitif which is collected with easy test. The result of the research show that, (1) the result of studying sciene for the student who follow model learning cooperative type Group Investigation, high inclined with Mo>Me>M (11,16 > 11,02 > 10,50). (2) the result of studying sciene for the students who follow learning conventional, low inclined with Mo ttab = 2,000). It means that , cooperative learning model type Group Investigation influential with the result of studyingsciene for the student in the fouth grade in sidetapa village year 2014/2015. keyword : Cooperative Type Group Investigation, conventional learning, result of learning
PENGARUH INKUIRI TERBIMBING, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SD ., I Wayan Ekayogi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Tegallalang. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus III Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Sebatu, SDN 3 Sebatu, dan SDN 5 Sebatu yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT), tes keterampilan proses sains dan kuesioner motivasi berprestasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA dua jalur dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 54,714 dengan sig. = 0,000). (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 70,349 dengan sig. = 0,000). (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif siswa terhadap keterampilan proses sains setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 4,400 dengan sig. = 0,039). (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan keterampilan proses sains (rhitung = 0,427 dengan sig. = 0,000).Kata Kunci : inkuiri terbimbing, gaya kognitif, keterampilan proses sains, motivasi berprestasi This research aimed to determine the effect of guided inquiry learning model, cognitive style, and achievement motivation on science process skills in fifth grade elementary school in cluster III Tegallalang District . This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster III Elementary School Tegallalang District 2015/2016 school year totaling 123 people. Samples were students of fifth grade elementary school No 1 Sebatu, elementary school No 3 Sebatu and elementary school No 5 Sebatu selected by simple random sampling technique. The research instrument was a test of cognitive style (MFFT), test science process skills and achievement motivation questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova two lanes and the product moment correlation. The results showed (1) there are significant differences between the groups science process skills of students that learned with guided inquiry learning model and student groups that learned with conventional learning models after controlling for achievement motivation (Fcount = 54,714 with sig. = 0,000). (2) there are significant differences between the groups science process skills of students who have cognitive style reflective and groups of students who have cognitive style after controlling impulsive achievement motivation (Fcount = 70,349 with sig. = 0,000). (3) there is a significant interaction between guided inquiry learning model and cognitive styles of students to the science process skills after controlling for achievement motivation (Fcount = 4,400 with sig. = 0,039). (4) there is a significant correlation between achievement motivation and science process skills (rcount = 0,427 with sig. = 0.000).keyword : guided inquiry, cognitive style, science process skills, achievement motivation
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW QUESTION READ REFLECT RECITE REVIEW (PQ4R) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Kadek Utari Mas Pratiwi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6949

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (3) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar rendah antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (4) pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa kelas V SDN 1 Baktiseraga. Data hasil belajar menggunakan test sedangkan data motivasi belajar menggunakan kuesioner dan data diperoleh dengan uji-t dan anava dua jalur. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R daripada yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, perbedaan hasil belajar IPS pada siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V. Kata Kunci : Strategi pembelajaran PQ4R, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS ABSTRACT This study is a quasi-experimental research. The objectives of this study were to know (1) the differences of social learning outcomes of students grade V who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, (2) the differences of social learning outcomes of students grade V who have high learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (3) the differences of social learning outcomes of students grade V who have low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (4) the interaction effect between PQ4R learning strategies and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. The samples of this study were 46 students of grade V in SDN 1 Baktiseraga. The data of learning outcomes was using a test while the data of learning motivation was using a questionnaire and the data was obtained using t-test and anava two lanes. The results showed that there were differences in social learning outcomes who get PQ4R learning strategy than not getting the PQ4R learning strategy, the differences of learning outcome in social knowledge in grade V who have high learning motivation and low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, the interaction effect between PQ4R learning strategy and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. keyword : PQ4R learning strategies, Motivation, Social Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Andika Dwipayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6999

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Selemadeg karena penerapan model pembelajaran konvensional secara terus menerus, dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain the posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136 orang. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampel acak yaitu SD Negeri 1 Bajera dan SD Negeri 2 Bajera, dengan jumlah total 67 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan menggunakan tes berbentuk pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji – t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video adalah 23,72 sedangkan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 15,26. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t hitung = 8,2 > t tabel = 1,997) pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg.Kata Kunci : heuristik vee, konvensional, hasil belajar The low outcomes science a fifth grade students in cluster I Selemadeg District because the application of conventional learning models continuously, the purpose of this research aimed to determine differences in science significantly learning outcomes between group of students who learned with vee heuristic learning model assisted by video media with group of students who learned with conventional learning model. This research was a quasi eksperiment with the post only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster I Elementary School Selemadeg District Tabanan Regency 2015/2016 school year totaling 136 people.This research samples to selected with the simple random sampling technique that is elementary school No 1 Bajera to and elementary school No 2 Bajera, totaling 67 people. Data were analyzed was science learning outcomes to collected with the test mulitiple choise one correct answer. Data collected to analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistical with the test-t. The results showed that the average of the students learing outcomes who were learned with vee heuristic model learning assisted with video media was 23.72 while the average of those conventional model learning was 15.26. The result of hyphothesis testing to show that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students that learned using vee heuristic learning model assisted with video media with a group of students that learned using conventional learning model (tcount=8.2 > ttable= 1.997) in a fifth grade students at Cluster I Elementary School Selemadeg District.keyword : vee heuristic, conventional, learning outcomes
Co-Authors ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Adi Juliawan ., Gede Pasek Sumayasa ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Agus Munggah ., I Gusti Ayu Kade Dewi Puspita Sari ., I Gusti Ayu Witari ., I Gusti Komang Budi Adnyana ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Ketut Andita Opasana ., I Ketut Sapta Mahadi ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Andika Dwipayana ., I Nyoman Juniawan ., I Wayan Alit Mahendra ., I Wayan Budianta ., I Wayan Ekayogi ., I Wayan Juliarsa ., Kadek Budiasih ., Kadek Utari Mas Pratiwi ., Ketut Depi Jayanti ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Wahyu Supradnyana ., Made Puspa Astarini ., Md. Padmarani s ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Kadek Novitasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Made Tusti Mahayani ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Dessy Putriani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Dimas Mantara ., Putu Ryantika ., Putu Sugiantari A A Sagung Putra Mas Dewi A. A. Ega Paramita Paramita A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Putra, I Made Diantara Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustini, Ni Kadek Ayulina ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anggreni, Ni Kadek Ledi Anggreni, Ni Made Dyan Aprilyawati, Ni Putu Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Artawan, I Kadek Agus Septi Arthadewi, Rara Indah Basilius Redan Werang C. Chiu Cahaya Fridayanthi, Ni Kadek Dhiniary Cahyani, Ni putu Mila Cahyono, I Ketut Somoarta Candra Dewi, Ni Made Selviyana Cindy Pradnyawati Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Pajarastuti Desak Putu Pajarastuti Deva Ananta Wijaya Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Nyoman Sudana Dewi Jumaheni, I Gusti Ayu Irma Dewi, A A Sagung Putra Mas Diantari, Ni Made Putri Diliya Putri, Putu Mutiara Vista Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Nym. Sudana Dwiyani Putri, Gusti Ayu Made Dwiyanti, Ni Kadek Emi Mas Ery, Ni Kadek Dwi Esaputra, I Nyoman Tri Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Kadek Adi Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Diah Ariesta Dewi Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Teristalya Merata Putri Gusti Ngurah Bagus Yogantara . I Dewa Kade Tastra I Dewa Putu Yudiprasetya . I Gd Astawan I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Suprawata I Gst. Ayu Made Ernawati I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Wulan Kartika Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Purna Wibawa I Kadek Agus Septi Artawan I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Rai Suastika I Ketut Somoarta Cahyono I Ketut Suma Adi Putra I Komang Agus Budi Ardana I Komang Heriasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Hendra Sukmayasa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Made Suarjana I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Ariadi . I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Ekayogi I Wayan Ekayogi, I Wayan I Wayan Guntara . I Wayan Murda I Wayan Widiana Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Mas Intariani Ignatius I Wayan Suwatra Indah Novitayani, Ni Putu Irma Nur Isnaini Isnaini, Irma Nur Jaya, I Gusti Agung Indra Jian-Bang Deng Kadek Ari Dwiarwati Kadek Ari Dwiarwati Kadek Dharma Widhiarta, Kadek Dharma Kadek Eny Trisnayanthi Kadek Mira Adnyaswari Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yudiana Karmila Dewi, Dewa Ayu Karmila Dewi, Dewa Ayu Kartina Dewi, Ni Ketut Ayu Kesumadewi, Dewa Ayu Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Doni Ariawan ., Ketut Doni Ariawan Ketut Lina Susanti Khairussani, Bq. Nia Komang Ary Setiawan . Komang Sujendra Diputra Luh Putri Bhawanayani Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Setya Maharani Luh Tu Selpi Wahyuni M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. Drs. I Wayan Sudiana,S.Pd. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Suri Ardani . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maylani Asril, Nice Mayuni, Komang Ratna Muhammad Agus Halim Murda, I Wayan Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Pebry Yusita Ni Ketut Suarni Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Putu Ari Sintya Dewi Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Ayu Beniasih ., Ni Made Ayu Beniasih Ni Made Erni Sumastini . Ni Made Radha Dwi Goestiani Ni Made Selviyana Candra Dewi Ni Made Widya Padmini Ni Nengah Ayu Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Nopiyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Suyatni Ningsih, Ni Putu Ayu Nopiyanti, Ni Putu nur sukinah Nyoman Dantes Nyoman Kusmaryatni Pajarastuti, Desak Putu Paramita, A. A. Ega Paramita Parwati, Ni Ketut Mega Resi Pertiwi, Ni Kadek Rosdianti Pradipta, Komang Nic Yadnya Pradnya Wati, Ni Putu Wina Pratama, I Wayan Adi Pratama Pridayanti, Ni Kadek Padma Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Puriasih, Luh Putu Putu Nanci Riastini Putu Nanci, Riastini Putu Susma Indrayani . Putu Yulista Heny . Redan Werang, Basilius Rendra, Ndara Tanggu Rendy Setyowahyudi Rusadi Putra, I Kadek S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Sariarta, I Wayan Satria Udayantara ., Satria Udayantara Sattvika, Gede Arta Setyowahyudi , Rendy Sihombing, Nara Novia Br Sintamiati, Ni Nyoman Devi Sri Asmini, Ni Ketut Suandita, I Made Yoga Suarsi, Putu Dharma Komala Suartini, Kadek Putri Suciani, Desak Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin sukinah, nur Suriani, Luh Yeni Suyatni, Ni Wayan Tangkas, Wayan Eka Ardiana Tarayani, Ni Putu Yuyun Verginia Taufik Hidayat Tohriah, Tohriah Tohriah, Tohriah Tri Esaputra, I Nyoman Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisnawati, Ni Putu Tina Trisnawati, Ni Putu Tina Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Upadana, I Putu Adi Wahyuni, Luh Tu Selpi Wangi, Ni Nengah Ayu Wantari, Ni Nengah Erna Wardana, I Wayan Raka Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Eka Paramartha Wibawa, Ni Made Riska Andriani Widarini, Ni Kadek Lia Widia Sari, Ketut Intan Widiastini, Ni Wayan Eka Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widiawati, Ni Kadek Mega Widyastari, Yuni Wirabrata, Dewa Gede Firstia Yuliawati, Ni Putu Feny Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yusita, Ni Ketut Pebry