Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJRAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SEMESTER GENAP SDN 1 TEGAL BADENG TIMUR KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Komang Tri Ernawati; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan motivasi siswa setelah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Tegal Badeng Timur Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang dan objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar IPA. Data motivasi dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar menggunakan metode tes berupa tes hasil belajar. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif untuk mencari rata-rata kelas dan persentase tingkat hasil belajar. Peningkatan motivasi pada siklus I sebesar 69,62%dan pada siklus II sebesar 88,96% atau dengan kata lain terjadi peningkatan sebesar 19,62% termasuk dalam katagori termotivasi. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 67,03% dan pada siklus II sebesar 81,11%. Berarti telah terjadi peningkatan hasil belajar IPA sebesar 14,08% dalam pedoman PAP skala 5 termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA. Kata Kunci : model pembelajaran Snowball Throwing, IPA, motivasi, hasil belajar This study aims (1) to determine the increase of students'’ motivation after the implementation of Snowball Throwing learing model in naturalscience learning, (2) to increase students’ learning outcomes after the implementation of Snowball Throwing learning model in naturalscience learning. This classroom action research conducted in two cycles, the subjects in this study is the third grade students of SD Negeri 1 Tegal Badeng Timur, Negara district, Jembrana regency by the number of students as many as 27 students and the objects of this study are the motivation and the natural sience learning outcomes.Data were collected through questionnaire. The method which used to collect learning outcomes was using test method such as test of learning outcomes. The data was analyzed by descriptivequantitative statisticaly for finding the average grade and percentage levels of learning outcomes. Increased motivation in the first cycle was 69.62% and the second cycle was 88.96% or in other words it had increased 19.62% included in the motivated category. The students leaning outcomes in the first cycle was 67.03% and the second cycle was 81.11%. It Mean there has been an increase learning outcomes for 14.08% in 5 scale PAP guidelines included in the high category. Based on the data the implementation of Snowball Throwing learning model on natual science learning can improve students’ motivation and learning outcomes. keyword : Snowball Throwing learning model, natural sience, motivation, learning outcomes.
PENERAPAN TEKNIK MENCARI PASANGAN (MAKE A MATCH) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Ketut Sapta Mahadi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam siklus-siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SD No. 7 Banyuning Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 20 orang. Data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes objektif. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase hasil belajar sebesar 77,25% dengan kriteria sedang dan pada siklus II sebesar 80,5% dengan kriteria tinggi. Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar pada siklus I sebesar 100% dan pada siklus II sebesar 100%. Dengan demikian peningkatan persentase hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 3,25% dan peningkatan Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar sebesar 10,85%. Ini berarti bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : Kata kunci : Make a Match, Hasil Belajar IPS, Kelas V This study aims to determine students' learning outcome IPS through the implementation of cooperative learning model partner-search techniques (make a match) fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015 / 2016. This research is a classroom action research conducted in cycles. The subjects of this study is the second semester of fifth grade students of SD No. 7 Banyuning in the school year 2015/2016 as many as 20 people. Learning outcomes data obtained using the test method with an objective test instruments. Furthermore, the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that (1) an increase in student learning outcomes in the first cycle with a percentage of 77.25% of learning outcomes with the criteria being and the second cycle of 80.5% with high criteria. Exhaustiveness Classical Learning Outcomes in the first cycle of 100% and the second cycle of 100%. Thus the increase in the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 3.25% and an increase Classical Mastery Learning Outcomes of 10.85%. This means that with the application of cooperative learning techniques looking for a partner (make a match) can improve learning outcomes IPS fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : Keyword : Make a Match, IPS Learning Outcomes Class V
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 3 TUKADMUNGGA ., Anak Agung Ayu Sriwulansari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan aktivitas belajar IPA siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga dengan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas V. subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang terdiri dari 19 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui lembar observasi, pemberian angket, dan pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga setelah diadakan tindakan berupa pembelajaran dengan model kooperatif tipe make a match. Hasil observasi menunjukkan persentase motivasi belajar IPA siswa sebesar 66,00% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 71,68% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 86,11%. Sedangkan persentase aktivitas belajar IPA siswa sebesar 63,78% dan setelah dilakukannya pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 66,63% pada pertemuan pertama ke pertemuan kedua siklus II menjadi 85,79%. Dari data tersebut, diketahui bahwa indikator keberhasilan telah tercapai, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga. Kata Kunci : Aktivitas, Motivasi, Model Pembelajaran Make A Match This study aims to determine the increase motivation and learning activities of fifth grade science students at SDN 3 Tukadmungga the type cooperative models make a match. This research is a classroom action research conducted collaboratively with classroom teachers V. research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga consisting of 19 people. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. Data collection techniques performed through observation sheets, questionnaire administration, and documentation. The results showed an increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmungga after the holding action in the form of cooperative learning model make a match. Observations show the percentage of students with the motivation to learn science by 66.00% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 71.68% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 86.11%. While the percentage of students with learning activities science amounted to 63.78% and subsequent to the implementation of the action first cycle increased to 66.63% in the first meeting to the second meeting of the second cycle into 85.79%. From these data, it is known that the indicators of success has been achieved, so that it can be concluded that cooperative learning model make a match can increase motivation and activity of students of class V SDN 3 Tukadmunggakeyword : Activity, Motivation, Make A Match Model
PENERAPAN PERMAINAN TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Putu Ryantika; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan sesudah diterapkan model tebak kata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017 yang total jumlahnya 25 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan metode tes untuk mengetahui hasil belajar. Bentuk tes yang digunakan adalah obyektif sebanyak 20 soal. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha tahun pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran Tebak Kata. Setelah perlakuan, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 75% berada pada kategori “Sedang”, kemudian meningkat menjadi 84,8% (kategori “Tinggi”) pada siklus II. Dengan demikian, persentase hasil belajar siswa dari siklus I hingga siklus II menjunjukkan peningkatan sebesar 9,8%.Kata Kunci : Tebak kata, Hasil belajar The purpose of this study was to determine the learning outcomes of class V students of SD Negeri 1 Depeha District of Kubutambahan after applied the model of charades. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students at SDN 1 Depeha District of Kubutambahan the academic year 2016/2017 the total number of 25 people. The data in this study were collected by using the test method to determine learning outcomes. The test form used is an objective of 20 questions. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. Based on the analysis, it can be concluded that an increase in student learning outcomes in class V SD Negeri 1 Depeha the academic year 2016/2017 in science subjects through the application of learning models Guess the word. After treatment, the average percentage of student learning outcomes in the first cycle is 75% in the category "Medium", and then increased to 84.8% (category "High") in the second cycle. Thus, the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle increased by 9.8%.keyword : Charades , learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Puput Hanggarwati Metaliana; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada pembelajaran IPA siswa kelas V SDN 1 Bitera. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap Siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Data dianalisis untuk menentukan mean dan persentase mean. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, keaktifan siswa sebesar 76,11% pada katagori sedang. Kemudian pada siklus II, keaktifan siswa sebesar 83,61% pada katagori baik. Berikutnya, hasil analisis data hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,33% pada katagori sedang dan pada siklus II mencapai 82,33% pada katagori baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa keaktifan dan kemampuan berpikir tingkat rendah siswa kelas V SDN 1 Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016 meningkat melalui penerapan model pembelajaran team games tournament.Kata Kunci : Team Games Tournament, Keaktifan, Hasil Belajar The aims of the study were to enhance the liveliness and learning outcomes in the learning sciences of students grade V SDN 1 Bitera. This study is classroom action research that implemented in two cycles. Each cycle consist of action plan, implementation of observation/evaluation, and reflection. The data collection was used observation and test sheets.The data were analyzed to determine the mean and the percentage of mean. The analysis results of the data indicates enhancement of liveliness and lower order thinking skills from the first (I) to second (II) cycles. In the first cycle, the liveliness of the students was 76,11% on medium category. From the second cycle, the liveliness of the students was 83,61% in the second meeting on high category. Learning outcomes data of students in the first cycle was 72.33% on medium category and in the second cycle was 82.33% on high category. Based on the study results, it can be concluded that the liveliness and learning outcomes of the students grade V SDN 1 Bitera, Gianyar District, Gianyar Regency on the lesson year of 2016/2017 were increased through the implementation of team games tournament learning model.keyword : team games tournament, liveliness, learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD ., Ketut Wirani Dewi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus IV Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang. Dengan kelas kontrol sebanyak 16 orang dan kelas eksperimen sebanyak 15 orang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group design. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes hasil belajar IPA. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan Uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle5E berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, yang ditunjukkan oleh thitung = 7,57 > ttabel = 2,045. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : IPA, model learning cycle 5E, media gambar, hasil belajar This research aimed to determine the differences between students which learn bylearning cycle 5E model using picture media toward IPA learning result and students which learn using conventional model at Gugus IV Sub District Seririt in fifth grade of elementary school in academic year2015/2016. The sample of this research is 31students. 16 students as the Control group and 15 students as theeksperimental group. This research belongs to quasi experimental post-test only control group design. The result of the data collectionobtained by using instrumental test of IPA lerning result. The result of this study will be analyized by using statistic descriptif analysis technique and by doing T-test. The result of this study will show that : there is a difference of IPA learning result between the students who are studied by learning cycle 5E model using picture media and the students who are studied by conventional learning model (tAcount = 7,57> ttable = 2,045). From the reseach result, can be concluded that learning cycle 5E model using picture media has an effect toward IPA learning result at Gugus IV sub District Seriritin fifth gradeof elementary School in academic year 2015/2016.keyword : IPA, Learning Cycle 5E Model, Picture Media, Learning Result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEMESTER II DI GUGUS VI KECAMATAN GEROKGAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Kadek Agus Septi Artawan; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan dari hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum teaching dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di gugus VI Kecamatan Gerokgak. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 1 Pemuteran dan siswa kelas V SD N 4 Pemuteran, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 126 siswa dan jumlah sampel sebanyak 59 orang siswa. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 7,734 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor yaitu 24,3 > 16,4. Dengan demikian, model pembelajaran quantum teaching berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran quantum teaching, hasil belajar IPA The purpose of this research was to know the significant differences of the result of learning IPA between the group of students who were learnt by quantum teaching learning method and the group of students who were learnt by conventional teaching learning method. The population of this research was V grade students of gugus VI, Gerokgak District. The Samples of this research were V grade students of SD N 1 Pemuteran and V grade students of SD N 4 Pemuteran, which were chosen by random sampling technique. The population of this research consisted of 126 students and the samples were 59 students. The instrument of this research was the result of the test in learning IPA. The data were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic through t-test. The result shows that thit = 7.734 and ttab (at 5% significant level) = 2.000. It indicates that thit > ttab, in this case there is a significant differences of the result of learning IPA between the group of students who were learnt by quantum teaching learning method and the group of students who were learnt by conventional teaching learning method. So, by seeing at the mean score 24.3 >16.4, it can be concluded that quantum teaching learning method has a better effect of the result of learning IPA than conventional teaching learning method. keyword : quantum teaching learning method, student’s science achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Made Agus Edi Septiawan; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Bebetin yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Bebetin yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar adalah tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t sampel independent (tidak berkorelasi) dengan rumus polled varians. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,021 dan ttabel sebesar 2,021 maka thitung > ttabel yang diuji pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 40. Perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan atara kedua kelompok disebabkan oleh beberapa temuan di lapangan sebagai berikut. Pertama, pada model pembelajaran TGT terdapat komponen berupa game dan tournament yang tentunya disukai oleh siswa. Kedua, belajar secara kooperatif sangat baik bagi tumbuhnya minat. Ketiga, pemberian penghargaan kelompok dapat menggairahkan semangat belajar dan memberikan motivasi kepada setiap kelompok untuk memperjuangkan keberhasilan kelompoknya. Keempat, penggunaan media audio visual (media video pembelajaran), siswa akan terbantu untuk memahami materi pelajaran. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya.Kata Kunci : Audio Visual, Hasil Belajar, TGT. This research aims to investigate the significant difference of learning achievement in science subject between the students who was learnt using cooperative learning model TGT type assisted by audio visual media and the students who was learnt using convensional learning model. This is a quasi experimental research in non-equivalent control group design. The population of this research is the fifth grade students of cluster II in Sawan subdistrict in academic year 2016/2017. The sample of this research is 21 fifth grade students of SD Negeri 1 Bebetin as the experimental group and 21 fifth grade students of SD Negeri 3 Bebetin as the control group. The method of data collection used objective test. The instrument used to collect thw data was learning achievement test. The data analysis used to test the hypothesis was T-test independent sample (incolerated) using polled varians. The result of hypothesis claimed that tcount in the number of 6.021 and ttable in the number of 2.021 which means that tcount > ttable examined 5% significant with 40 degree of freedom. The significant different of the learning achievement caused by two things. The first one, there were lovable games and tournament on the TGT learning model. Second, cooperative learning was good to improve willingness to learn. Third, reinforcement can encourage the students to learn and motivate the groups to maintain their group succeed. Forth, the use of audio visual media (learning video) helped the students to understand the lesson. Hopefully, this research can be a reference for the next research.keyword : Audio Visual, Learning Achievement, TGT
PENGARUH MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERMEDIAKAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Juliarsa; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 130 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 5,95 > ttabel 2,021). Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Team Assisted Individualization, hasil belajar This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map and group of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017, amounting to 130 students. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=5,95 > ttable=2,021). This means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map and group of students that learned with conventional learning models. So it can be concluded cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map has a positive effect on science learning outcomes students in fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017.keyword : learning outcomes, Team Assisted Individualization
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS III ., Gede Adi Juliawan; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas III SDN 2 Padangbulia dan siswa kelas III SDN 3 Pegadungan. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 15,76 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning (PBL) berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas III di Gugus III Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah, Model PBL This research aims to determine the significant differences in the ability of problem solving of mathematics outcomes among groups of students that learned with model of problem based learning (PBL) and group of students that learned with conventional learning models to students third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent post-test only control group design. The population of this study was all students in three grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017. Samples were taken by random sampling. The sample of this research is the third grade students of SDN 2 Padangbulia and third grade students of SDN 3 Pegadungan. The students' math problem solving data were collected using a description test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount 15,76> ttable 2.021). This means that there are significant difference of problem solving ability of mathematics between group of students who are learning with problem based learning (PBL) model and Groups of students that learned with conventional learning models, So it can be concluded that the problem based learning model (PBL) has a positive effect on the ability of solving the problem of mathematics of third grade in cluster III Sukasada district Buleleng regency in the academic year 2016/2017.keyword : problem-solving ability, PBL Model
Co-Authors ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Adi Juliawan ., Gede Pasek Sumayasa ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Agus Munggah ., I Gusti Ayu Kade Dewi Puspita Sari ., I Gusti Ayu Witari ., I Gusti Komang Budi Adnyana ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Ketut Andita Opasana ., I Ketut Sapta Mahadi ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Andika Dwipayana ., I Nyoman Juniawan ., I Wayan Alit Mahendra ., I Wayan Budianta ., I Wayan Ekayogi ., I Wayan Juliarsa ., Kadek Budiasih ., Kadek Utari Mas Pratiwi ., Ketut Depi Jayanti ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Wahyu Supradnyana ., Made Puspa Astarini ., Md. Padmarani s ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Kadek Novitasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Made Tusti Mahayani ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Dessy Putriani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Dimas Mantara ., Putu Ryantika ., Putu Sugiantari A A Sagung Putra Mas Dewi A. A. Ega Paramita Paramita A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Putra, I Made Diantara Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustini, Ni Kadek Ayulina ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anggreni, Ni Kadek Ledi Anggreni, Ni Made Dyan Aprilyawati, Ni Putu Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Artawan, I Kadek Agus Septi Arthadewi, Rara Indah Basilius Redan Werang C. Chiu Cahyani, Ni putu Mila Cahyono, I Ketut Somoarta Candra Dewi, Ni Made Selviyana Cindy Pradnyawati Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Pajarastuti Desak Putu Pajarastuti Deva Ananta Wijaya Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Nyoman Sudana Dewi Jumaheni, I Gusti Ayu Irma Dewi, A A Sagung Putra Mas Diliya Putri, Putu Mutiara Vista Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Nym. Sudana Dwiyani Putri, Gusti Ayu Made Dwiyanti, Ni Kadek Emi Mas Ery, Ni Kadek Dwi Esaputra, I Nyoman Tri Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Kadek Adi Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Diah Ariesta Dewi Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Teristalya Merata Putri Gusti Ngurah Bagus Yogantara . I Dewa Kade Tastra I Dewa Putu Yudiprasetya . I Gd Astawan I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Suprawata I Gst. Ayu Made Ernawati I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Wulan Kartika Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Purna Wibawa I Kadek Agus Septi Artawan I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Rai Suastika I Ketut Somoarta Cahyono I Ketut Suma Adi Putra I Komang Agus Budi Ardana I Komang Heriasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Hendra Sukmayasa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Made Suarjana I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Ariadi . I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Ekayogi I Wayan Ekayogi, I Wayan I Wayan Guntara . I Wayan Murda I Wayan Widiana Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Mas Intariani Ignatius I Wayan Suwatra Indah Novitayani, Ni Putu Irma Nur Isnaini Isnaini, Irma Nur Jaya, I Gusti Agung Indra Jian-Bang Deng Kadek Ari Dwiarwati Kadek Ari Dwiarwati Kadek Dharma Widhiarta, Kadek Dharma Kadek Eny Trisnayanthi Kadek Mira Adnyaswari Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yudiana Karmila Dewi, Dewa Ayu Karmila Dewi, Dewa Ayu Kartina Dewi, Ni Ketut Ayu Kesumadewi, Dewa Ayu Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Doni Ariawan ., Ketut Doni Ariawan Ketut Lina Susanti Khairussani, Bq. Nia Komang Ary Setiawan . Komang Sujendra Diputra Luh Putri Bhawanayani Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Setya Maharani Luh Tu Selpi Wahyuni M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. Drs. I Wayan Sudiana,S.Pd. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Suri Ardani . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maylani Asril, Nice Mayuni, Komang Ratna Muhammad Agus Halim Murda, I Wayan Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Pebry Yusita Ni Ketut Suarni Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Putu Ari Sintya Dewi Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Ayu Beniasih ., Ni Made Ayu Beniasih Ni Made Erni Sumastini . Ni Made Radha Dwi Goestiani Ni Made Selviyana Candra Dewi Ni Made Widya Padmini Ni Nengah Ayu Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Nopiyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Suyatni Ningsih, Ni Putu Ayu Nopiyanti, Ni Putu nur sukinah Nyoman Dantes Nyoman Kusmaryatni Pajarastuti, Desak Putu Paramita, A. A. Ega Paramita Parwati, Ni Ketut Mega Resi Pertiwi, Ni Kadek Rosdianti Pradipta, Komang Nic Yadnya Pradnya Wati, Ni Putu Wina Pratama, I Wayan Adi Pratama Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Puriasih, Luh Putu Putu Nanci Riastini Putu Nanci, Riastini Putu Susma Indrayani . Putu Yulista Heny . Redan Werang, Basilius Rendra, Ndara Tanggu Rusadi Putra, I Kadek S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Sariarta, I Wayan Satria Udayantara ., Satria Udayantara Sattvika, Gede Arta Sintamiati, Ni Nyoman Devi Sri Asmini, Ni Ketut Suandita, I Made Yoga Suarsi, Putu Dharma Komala Suartini, Kadek Putri Suciani, Desak Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin sukinah, nur Suriani, Luh Yeni Suyatni, Ni Wayan Tangkas, Wayan Eka Ardiana Tarayani, Ni Putu Yuyun Verginia Taufik Hidayat Tohriah, Tohriah Tohriah, Tohriah Tri Esaputra, I Nyoman Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisnawati, Ni Putu Tina Trisnawati, Ni Putu Tina Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Upadana, I Putu Adi Wahyuni, Luh Tu Selpi Wangi, Ni Nengah Ayu Wantari, Ni Nengah Erna Wardana, I Wayan Raka Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Eka Paramartha Widarini, Ni Kadek Lia Widia Sari, Ketut Intan Widiastini, Ni Wayan Eka Widiawati, Ni Kadek Mega Widyastari, Yuni Wirabrata, Dewa Gede Firstia Yuliawati, Ni Putu Feny Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yusita, Ni Ketut Pebry