Claim Missing Document
Check
Articles

Keterkaitan Jenis Sedimen dan Kandungan C-organik dengan Komunitas Makrozoobentos Epifauna di Tanjung Carat, Sumatera Selatan Isnaini, Isnaini; Aryawati, Riris; Sitorus, Natalia Clarisa; Melki, Melki; Prasetyo, Akhmad Tri; Rozirwan, Rozirwan; Nugroho, Redho Yoga
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 1 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i1.30012

Abstract

Tanjung Carat, Sumatera Selatan merupakan kawasan estuari yang mengalami penurunan luasan hutan mangrove akibat pembukaan lahan untuk pembangunan pelabuhan. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi karakteristik sedimen, khususnya kandungan C-organik yang berperan penting dalam mendukung kehidupan makrozoobentos. Kandungan bahan organik dalam sedimen merupakan sumber energi utama bagi makrozoobentos serta berperan dalam proses dekomposisi dan siklus nutrien. Kandungan C-organik yang optimal dapat meningkatkan produktivitas organisme bentik, namun kadar yang berlebihan berpotensi menimbulkan kondisi anaerob yang menghambat keberadaan fauna tertentu. Variasi kandungan C-organik dan jenis sedimen sangat memengaruhi kelimpahan, keanekaragaman, serta struktur komunitas makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis sedimen, kandungan C-organik sedimen, kelimpahan beserta struktur komunitas makrozoobentos epifauna, hingga hubungan karakteristik sedimen dengan kelimpahan makrozoobentos. Penelitian dilakukan di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin dengan tiga stasiun penelitian yang ditentukan secara purposive sampling. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan metode transek. Analisis C-organik dilakukan menggunakan spektrofotometri, sedangkan ukuran butir sedimen dianalisis menggunakan ayakan basah dan kering dan diklasifikasikan berdasarkan skala Wentworth dan segitiga Shepard. Hubungan antara karakteristik sedimen dan kelimpahan makrozoobentos dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 jenis makrozoobentos dari tiga kelas, dengan kelimpahan 233–1733 ind/100 m². Struktur komunitas menunjukkan keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, tanpa spesies dominan, serta hubungan positif antara kelimpahan makrozoobentos, kandungan C-organik, dan substrat lempung. 
Pelatihan Pembuatan Biskuit Gurih Berkolagen dari Limbah Kerang untuk Meningkatkan Ekonomi Pesisir Rozirwan Rozirwan; Yoga Winarta; Wike Ayu Eka Putri; Muhammad Nur; Gusti Diansyah; Redho Yoga Nugroho
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1012

Abstract

Desa Sungsang IV merupakan wilayah pesisir penghasil kerang darah, namun limbah cangkang kerang belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan mentransfer teknologi pengolahan limbah menjadi kolagen, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan crackers kolagen sebagai pangan fungsional, serta memperkuat pengetahuan pemasaran dan kewirausahaan. Pelatihan dilaksanakan pada 18 Oktober 2025 dengan 35 peserta yang didominasi ibu rumah tangga. Hasil evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, terutama pada pemahaman manfaat kolagen, proses produksi, dan peluang pasar. Uji organoleptik menunjukkan produk diterima baik, dengan tingkat kesukaan tinggi pada tekstur, rasa, dan kerenyahan. Peserta juga memilih kemasan 50 g seharga Rp8.000 sebagai opsi paling menarik. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan literasi teknologi pangan dan membuka peluang ekonomi berbasis blue circular economy.
Peningkatan Literasi dan Minat Studi Kelautan Siswa SMA melalui Edukasi Penyelaman Scuba Redho Yoga Nugroho; Riris Aryawati; Muhammad Hendri; Tengku Zia Ulqodry; Wike Ayu Eka Putri; Rozirwan Rozirwan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1106

Abstract

Rendahnya minat siswa SMA untuk melanjutkan studi di bidang Ilmu Kelautan menjadi tantangan di tengah besarnya potensi sumber daya laut Sumatera Selatan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi akurat mengenai prospek karir dan minimnya pemahaman mengenai teknik eksplorasi bawah air seperti penyelaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat siswa SMA di Kecamatan Tanjung Batu melalui edukasi dunia selam. Metode pelaksanaan meliputi visitasi, sosialisasi teori, peragaan alat selam, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan terhadap fungsi peralatan selam dan peran pentingnya dalam riset kelautan. Antusiasme tinggi peserta terlihat saat praktik penggunaan alat, yang berimplikasi pada meningkatnya minat mereka terhadap Jurusan Ilmu Kelautan. 
Degradation of Mangrove Ecosystems in Banyuasin Regency, South Sumatra: Extent of Damage, Causes, and Ecological Impacts Ali Mahmudi; Bakri; Rozirwan; Ridhah Taqwa
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 1 (2026): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i1.19713

Abstract

This study aims to examine the scale of damage, identify the contributing factors, and analyze the resulting ecological impacts. The research employed a qualitative descriptive approach through field observations, interviews with coastal communities, and a literature review. Observations were conducted to assess the biophysical condition of mangroves, including vegetation density, stand structure, species composition, and indicators of degradation. Interviews were used to gather information on mangrove utilization activities, socio-economic pressures, and community perceptions of environmental change. The literature review supported the interpretation of field findings within the context of regional and global mangrove dynamics. The results indicate that mangrove degradation in Banyuasin is driven by a complex interaction between anthropogenic factors—particularly land conversion, resource exploitation, and coastal development—and natural factors such as abrasion, sedimentation, and tidal flooding. The identified ecological impacts include a decline in coastal protection functions, reduced habitat quality for coastal biota, and decreased carbon storage capacity. The conclusion of this study emphasizes the need for an integrated coastal management strategy that incorporates ecologically appropriate rehabilitation, strengthened governance, and community participation in order to sustainably enhance the resilience of mangrove ecosystems.
Analisis Penilaian Risiko Lingkungan Akibat Paparan Logam Berat Cu pada Sedimen dan Mangrove Avicennia alba Wahyuni, Ratih Dwi; Rozirwan, Rozirwan; Putri, Wike Ayu Eka; Diansyah, Gusti; Ulqodry, Tengku Zia
Jurnal Penelitian Sains Vol 28, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v28i1.1344

Abstract

Ekosistem mangrove sangat berperan dalam mempertahankan kualitas lingkungan pesisir dengan kemampuan menahan sedimen serta mengakumulasi polutan, termasuk logam berat. Tembaga (Cu) adalah salah satu logam berat yang sering dijumpai di daerah pesisir dan dapat menimbulkan ancaman ekologis jika terakumulasi dalam jumlah besar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kadar logam berat Cu pada sedimen dan jaringan mangrove Avicennia alba serta melakukan evaluasi risiko lingkungan di area Muara Banyuasin, Sumatera Selatan, yang mencakup Taman Nasional Sembilang, Tanjung Buyut, dan Pulau Payung. Pengambilan sampel sedimen serta akar dan daun mangrove dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengukuran kadar Cu dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), sementara evaluasi risiko lingkungan ditentukan melalui perhitungan faktor biokonsentrasi (BCF) dan faktor translokasi (TF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu pada sedimen berada dalam rentang 7,99-13,11 mg/kg, sementara pada akar dan daun mangrove berkisar 1,47-2,65 mg/kg dan 2,61-2,82 mg/kg. Semua nilai tersebut masih di bawah standar mutu yang ditentukan, sehingga mencerminkan tingkat pencemaran Cu yang tergolong rendah. Nilai BCF untuk akar dan daun Avicennia alba tergolong rendah hingga sedang, menunjukkan bahwa mangrove tidak menyimpan Cu secara berlebihan. Nilai TF bervariasi antar lokasi, dengan nilai yang lebih rendah di area konservasi dan lebih tinggi di tempat yang terpengaruh oleh aktivitas manusia. Hasil Pembahasan mengindikasikan bahwa variasi konsentrasi dan tingkat risiko dipengaruhi oleh sifat sedimen, dinamika air, serta frekuensi kegiatan manusia. Secara umum, ekosistem mangrove di area penelitian tetap dalam keadaan cukup aman, dan Avicennia alba terbukti berperan penting sebagai indikator biologi dalam evaluasi risiko lingkungan logam berat Cu.
ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) PADA JARINGAN ORGAN IKAN KAKAP DAN IKAN SENANGIN Wahyuni, Renita Tri; Putri, Wike Ayu Eka; Diansyah, Gusti; Isnaini; Wahyuni , Renita Tri; Rozirwan
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7542

Abstract

Pencemaran logam berat dapat meningkat karena aktivitas manusia di pesisir dan berisiko menurunkan kualitas pangan hasil perikanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyebarkan dan mengumpulkan logam berat tembaga (Cu) pada jaringan organ dari ikan kakap dan ikan senangin yang diperoleh dari pengepul lokal di wilayah Sungsang IV. Metode destruksi basah digunakan untuk menganalisis organ sampel dan hasilnya diukur menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola akumulasi Cu pada jaringan organ secara urutan yaitu Hati-Insang-Daging. Konsentrasi Cu tertinggi ditemukan pada organ hati ikan kakap mencapai nilai 36.27 mg/kg, menunjukkan bahwa hati adalah tempat utama akumulasi logam hasil proses detoksifikasi. Konsentrasi Cu paling rendah ditemukan pada jaringan daging, berkisar antara 0.14 dan 1.47 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa daging ikan yang dipasarkan masih sangat layak untuk dikonsumsi. Untuk menjaga keamanan pangan masyarakat secara berkelanjutan, kualitas lingkungan perairan perlu dijaga secara berkelanjutan.
Co-Authors . Chaidir ., Renaldi Ade Siswanto Adi Purwandana Akhmad Tri Prasetyo Alfiansyah, Yustian Rovi Ali Mahmudi Alimin Alimin Amanda Astri Pratiwi Febrianti Ananta, Dio Alif Andi Agussalim, Andi Anggraini, Rifka Rimbi Ani Haryati, Ani Aning Puji Saputri Anna Heirina Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Anna IS Purwiyanto Apon Zaenal Mustopa Arief Rachman Asshidiq, Hasbi Nur Ayu Eka Putri, Wike Bakri Barus, Beta Susanto Chaidir Chaidir Che Abd Rahim Mohamed Daratil Khoiri Mukhlis Delima A. G. Situmorang Delta, Muhammad Dian Anggun Lestari Dianysah, Gusti Dietriech Geoffrey Bengen Dimas Arie Pratama Elisa Wildayana Elisa Wildayana Fatimah Fatimah Fatmalina Febry FAUZIYAH Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fauziyah Fery Pratama Firdaus, Mochamad Ramdhan Fitrah Amelia Fitrani Mirna Fitri Agustriani Fitri Agustriani Gaby Ananda Dejulien Gires Usup Gusri, Ariqoh Athallah Gusti Diansyah Gusti Diansyah Gusti Diansyah Hanif Budi Prayitno Hartoni Hartoni Hartoni Hary Widjajanti Hasbi Nur Asshidiq Hefni Effendi Heron Surbakti Herpandi . Hilmaturosyidah, Hilmaturosyidah Iskhaq Iskandar Ismarti, Ismarti Isnaini Isnaini Isnaini . Judistira Siddik Khotimah, Nadila Nur Lady Ayu Sri Wijayanti Langgeng Priyanto Lestari, Ning Intan M. Hendri Mei Ida Susanti Meiyerani, Jeni Melki Melki Melki Melki Melki Melki Melki Mohamed, Che Abd Rahim Muhamad Nur Muhammad Delta Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Hendri Muhammad Nur Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Mukhlis, Daratil Khoiri Nadila Nur Khotimah Nadila Nur Khotimah Nadila Nur Khotimah Nadya Rahmania, Nadya Neviaty P. Zamani NEVIATY PUTRI ZAMANI Neza Rahayu Palapa Ningsih, Ellis Nurjuliasti Nita Puspita Sari Nuril Azhar Nurlisa Hidayati Nurul Fitriya Nurwijayanti Oksto Ridho Sianturi Purwiyanto, Anna IS Rahmad Purnama Rahmad Purnama, Rahmad Ramses Ramses Ramses Redho Yoga Nugroho Redho Yoga Nugroho Reftika Ramona Putri Renaldi . restu juniah, restu Rezi Apri Rezi Apri Ridhah Taqwa Rifka Rimbi Anggraini Rio Nopandri Rio Nopandri Riris Aryawati Risfidian Mohadi Riswani Riswani Riswani Riswani Rizky Okta Vianti Rizky Sepferizal Rudi Hartono Sarno Sarno Sepferizal, Rizky Siswahyudianto Sitorus, Natalia Clarisa Sri Rahayu Sugeha, Hagi Yulia Syamdhora, Riki T. Zia Ulqodry Tengku Zia Ulqodry Tengku Zia Ulqodry Tengku Zia Ulqodry Tika Gustiana Ulqodry, T Zia Vianti, Rizky Okta Wahyudi Wahyudi Wahyuni , Renita Tri Wahyuni, Ratih Dwi Wahyuni, Renita Tri Wike Ayu Eka Putri Wike Ayu Eka Putri Winarta, Yoga Yoga Winarta Yossy Fitria Yulianto Suteja Yundari, Yundari Yusni Ikhwan Siregar Zia Ulqodry, Tengku