p-Index From 2021 - 2026
10.016
P-Index
This Author published in this journals
All Journal APTEKINDO Indonesian Journal of Dialectics JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial FamilyEdu INVOTEC EDUFORTECH JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Journal of Vocational Education Studies Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Social Work Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Penelitian Inovatif Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan ASEAN Journal of Science and Engineering Education (AJSEE) Indonesian Journal of Community and Special Needs Education (IJCSNE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Ibu dan Anak Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Pendidikan dan Perhotelan SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Socius: Social Sciences Research Journal Health & Medical Sciences Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Media Akademik (JMA) MANDALIKA: Journal of Social Sciences Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS KHIDMAT SOSIAL Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) J-CEKI Thrive Health Science Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Dukungan Keluarga dalam Membangun Work-Family Balance dan Mengatasi Stres Pengasuhan Ibu Bekerja Annisa Rahmadhani; Astrid Nabillah; Kamila Nisrina Firdaus; Isnaeni Najmal Hakim; Elvaretta Aurel Hidayat; Fina Idamatussilmi; Yani Achdiani; Sarah Nurul Fatimah
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v4i2.2198

Abstract

This study aims to identify effective forms of family support in helping working mothers balance multiple roles and reduce parenting stress. The method used was a literature study, which involved analysis of data from various sources to produce clearer conclusions and focus on issues relevant to the topic of work-family balance and focus on issues relevant to the topic of work-family balance, family support, and parenting stress. The results of the study showed that open family communication, equitable division of household tasks, as well as emotional and practical support from family members are important factors in building work-family balance. These strategies help mothers reduce stress and improve psychological well-being. This research recommends the development of family communication training, flexible work policies, as well as further qualitative-based research to explore working mothers' the direct experiences of working mothers. The findings are expected to serve as a basis for development of programs and policies that support the dual role of mothers in the family and workplace. 
Menigkatkan Empati dan Pemahaman dalam Keluarga Melalui Storytelling Fentiani, Siti Alifa; Zahra Qolby Zakiyah; Dewi Noviyanti; Sarma Sedina Sijabat; Zidinia Rahmawati Fahma; Nisa Khaila; Yani Achdiani; Sarah Nurul Fatimah
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v4i2.2270

Abstract

Keluarga memainkan peran penting dalam menumbuhkan kesadaran dan pemahaman seseorang terhadap orang lain. Namun, faktor-faktor kontemporer seperti kesibukan orang tua dan dampak teknologi digital menyebabkan komunikasi keluarga menjadi kurang baik. Dalam artikel ini, kami akan membahas bagaimana bercerita, atau kegiatan bercerita, dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan empati dan ikatan emosional antar anggota keluarga. Penelitian ini menganalisis berbagai teori dan hasil empiris melalui metode studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa cerita, selain berfungsi sebagai media hiburan, juga dapat berfungsi sebagai cara untuk berkomunikasi secara aman, reflektif, dan edukatif. Penyebaran cerita memungkinkan simulasi mental, yang membantu orang merasakan perasaan orang lain, membentuk tempat diskusi yang intim, dan menanamkan nilai-nilai keluarga secara mendalam. Jadi, cerita dapat digunakan sebagai metode komunikasi keluarga yang kontekstual dan aplikatif untuk mengatasi masalah dalam hubungan antar generasi di zaman sekarang..
Metode Komunikasi dengan Keluarga sebagai Peserta Didik di Badan Intelijen Negara Alisyah Salsabila; Naila Khairunisa; Annisa Agustin Wibowo; Annisa Sharfina; Yani Achdiani; Sarah Nurul Fatimah
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v4i2.2280

Abstract

The life of students in the National Intelligence Agency (BIN) is unique because it is bound by rules and education systems that are closed, structured, and have a high level of confidentiality. This situation often creates communication distance between students and their families, especially in terms of information disclosure and limited interaction time. This research aims to examine communication methods that can be applied by learners in establishing healthy and effective relationships with their families. The approach used is a literature study of various journals, books, and scientific articles relevant to interpersonal communication, family communication, and communication in military or intelligence institutions. The results of the analysis show that the use of assertive, empathic, and adaptive communication is the main key in maintaining harmonious relationships. In addition, the importance of emotional support from the family is also a supporting factor for students' academic and psychological success. Communication that is reciprocal, open within certain limits, and carried out consistently can strengthen emotional bonds even in situations full of limitations. This article recommends the importance of interpersonal communication training for learners, as well as briefing families on the characteristics of education in the BIN environment.
Pinjaman Online, Konsumerisme, dan Krisis Finansial Generasi Z Poernama, Sandra Aulia; Achdiani, Yani; Abdullah, Mirna Nur Alia
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4266

Abstract

This study aims to analyze the influence of lifestyle, personality, and financial literacy on the behavior of online loan usage among Generation Z in Indonesia. The research employs a library research method to examine the impact of online loans on the financial and social behavior of Generation Z. This method allows the researcher to access and synthesize various relevant academic sources comprehensively. Data were obtained from scientific articles, accredited journals, conference proceedings, and research reports published between 2020 and 2025, focusing on issues such as online loans, consumer lifestyle, financial literacy, and the characteristics of Generation Z. The analysis was conducted descriptively and thematically to identify patterns, differences, and similarities across studies, and to formulate strategic recommendations based on the synthesized literature. The findings reveal that the use of online loans by Generation Z in Indonesia affects various aspects, including financial, social, and psychological domains. Key factors driving irresponsible borrowing include the ease of digital access, low financial literacy, and a consumerist lifestyle. Generation Z tends to use online loans for non-productive needs without considering their repayment capacity, leading to personal financial crises. Furthermore, social pressure from digital media and the phenomenon of Fear of Missing Out (FoMO) exacerbate the situation, impacting mental health and social relationships. These findings highlight the urgent need for financial education and stricter regulations on fintech services to create a healthy and sustainable digital financial ecosystem for the younger generation.
Mengemis Online di Tiktok Live Cara Baru Cari Uang di Internet Raihan, Marsya; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11256

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara individu mencari penghasilan secara daring. Salah satu fenomena yang muncul adalah praktik mengemis online melalui TikTok Live, di mana pengguna memanfaatkan fitur live streaming untuk meminta donasi dari penonton dengan berbagai cara, termasuk menampilkan kesan kemiskinan atau eksploitasi individu rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif interaksi simbolik Erving Goffman, yang menyoroti bagaimana individu membangun citra diri guna menarik simpati audiens dan memperoleh keuntungan finansial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang menelaah berbagai jurnal, buku, dan dokumen akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma TikTok berkontribusi dalam mendorong konten sensasional dan dramatis, sehingga semakin banyak pengguna memanfaatkan cara manipulatif demi mendapatkan lebih banyak donasi. Fenomena ini menormalisasi mengemis online sebagai bentuk ekonomi digital, yang pada akhirnya dapat memengaruhi etika sosial dan mengubah cara pandang masyarakat terhadap kerja dan usaha.Kesimpulannya, meskipun TikTok dan media sosial lainnya memberikan peluang ekonomi, penyalahgunaan fitur live streaming untuk mengemis online menimbulkan dilema etis dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih ketat serta kesadaran masyarakat untuk membedakan antara bantuan sosial yang nyata dan eksploitasi digital demi keuntungan pribadi.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Atas Warisan Kolonial dalam Industri Kecantikan: Kajian Poskolonialisme terhadap Klaim Pemutihan dan Pencerahan Hurul Aini, Mutiara; Siti Lulu Awaliah; Ilman Diansyah Rasnadipoetra; Ulwan Naezi Rabbani M Noer; Mughni Nafia Nadhif; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11351

Abstract

Klaim pemutihan dan pencerahan yang dikonstruksi oleh warisan kolonial tidak hanya mereproduksi hierarki rasial, tetapi juga menginternalisasi hegemoni kecantikan yang mendiskreditkan keberagaman warna kulit. Melalui perspektif poskolonialisme, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa terhadap konstruksi sosial tersebut, sekaligus mengkritisi mekanisme kapitalisme industri kecantikan dalam mempertahankan standar kecantikan yang diskriminatif.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap warisan kolonial dalam industri kecantikan, khususnya dalam klaim pemutihan dan pencerahan kulit. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara kepada mahasiswa di Bandung selama satu bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap warisan kolonial dalam industri kecantikan masih beragam, dengan sebagian besar menyadari adanya pengaruh historis dalam standar kecantikan tetapi belum sepenuhnya mengkritisinya secara mendalam. Meskipun terdapat kelompok mahasiswa yang mulai menunjukkan kesadaran kritis dan menolak klaim pemutihan sebagai standar estetika utama, masih banyak yang menerima konstruksi tersebut tanpa mempertanyakan implikasi ideologisnya. Faktor seperti eksposur terhadap media, pendidikan, dan lingkungan sosial berperan dalam membentuk tingkat kesadaran ini. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan literasi kritis di kalangan mahasiswa agar mereka mampu menilai dan mendekonstruksi narasi kolonial dalam industri kecantikan secara lebih komprehensif.
Fenomena Eksploitasi Lansia di Era Digital Sebagai Sarana Pencarian Engagment dan Donasi Sahara Agustin, Alifa; Annisa Fauziyyah; Heshino, Maloca Zulfa; Azzahra, Siti Patimah; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11356

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksploitasi lansia di era digital, terutama dalam konteks penggalangan donasi dan peningkatan interaksi di media sosial. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, penelitian ini melibatkan keluarga korban serta saksi eksploitasi untuk memahami dinamika yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia kerap dimanfaatkan melalui narasi emosional dan manipulasi visual tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka maupun keluarganya. Keluarga korban sering kali tidak memiliki kendali atas situasi ini karena kurangnya regulasi terkait pemanfaatan citra lansia di ruang digital. Sementara itu, saksi eksploitasi, seperti individu di sekitar korban, mengungkap bahwa praktik ini terjadi secara berulang tanpa disadari oleh lansia yang bersangkutan. Selain faktor regulasi, normalisasi penggunaan lansia sebagai objek empati di media turut memperkuat praktik ini. Oleh karena itu, diperlukan peraturan yang lebih jelas serta peningkatan kesadaran etis dalam produksi dan konsumsi konten digital untuk melindungi hak serta martabat lansia.
Perkembangan Kurikulum Sebagai Bentuk Evolusi Sosial: Studi Teori Herbert Spencer dalam Pendidikan Zahra, Siti; Irvan, Mohammad; Deristian, Zaidan Andra; Wijaya, Saif Harits; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11385

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di perguruan tinggi Indonesia, dengan fokus utama pada dampak kurikulum terhadap metode pembelajaran, adaptasi mahasiswa, dan kesiapan tenaga pengajar dalam mengimplementasikan kurikulum baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka, serta kesiapan dan pemahaman dosen dalam menjalankan kurikulum tersebut, dan dampaknya terhadap pengalaman serta keterampilan mahasiswa. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan wawancara sebagai instrumen utama. Sampel penelitian melibatkan 7 narasumber, yaitu mahasiswa semester 2 yang sudah mengalami Kurikulum Merdeka, mahasiswa semester 4 yang masih mengikuti kurikulum sebelumnya, serta dosen yang terlibat langsung dalam proses pengajaran. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu memilih individu yang masih aktif sebagai bagian dari civitas akademika. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan studi kasus dan pendekatan analisis konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, implementasinya belum sepenuhnya menghasilkan perubahan yang signifikan dalam pengalaman belajar mahasiswa. Faktor utama yang menghambat adaptasi mahasiswa adalah kesulitan dalam beralih ke metode pembelajaran yang lebih mandiri dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Selain itu, evaluasi yang kurang mencerminkan pemahaman mahasiswa secara nyata juga menjadi kendala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan tenaga pengajar dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum tersebut dengan efektif, serta pada konsistensi kebijakan pendidikan yang harus dijaga untuk menciptakan stabilitas dalam sistem pendidikan di Indonesia.
Teori Konflik Ralf Dahrendorf: Kekuasaan sebagai Sumber Ketimpangan Sosial Elsa, Elsa Adanti; Nur Habibah, Jihan; Moh, Moh. Zacky Ni’ma Hilya; Zacky, Zacky Akbar Saputro; Hufad, Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11536

Abstract

Penelitian ini membahas peran kekuasaan sebagai sumber ketimpangan sosial dalam masyarakat dengan menggunakan perspektif teori konflik Ralf Dahrendorf. Latar belakang penelitian ini adalah ketimpangan distribusi kekuasaan yang menciptakan kesenjangan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keterkaitan antara struktur kekuasaan dan ketimpangan sosial serta memahami bagaimana dominasi kelompok tertentu menciptakan dan mempertahankan ketidakadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan yang memiliki pemahaman dan pengalaman langsung terhadap isu kekuasaan dan ketimpangan. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola yang relevan dengan teori konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan sosial disebabkan oleh dominasi kekuasaan kelompok elite yang menggunakan otoritas untuk menjaga status quo, memarginalkan kelompok subordinat, serta memperkuat sistem sosial yang timpang. Faktor-faktor seperti lemahnya oposisi, ketimpangan akses terhadap sumber daya, proses kebijakan yang tidak inklusif, dan budaya politik yang tidak sehat memperparah kondisi tersebut. Konflik yang timbul menjadi pendorong bagi perubahan sosial yang lebih adil. Penelitian ini menegaskan perlunya reformasi struktural demi menciptakan tatanan masyarakat yang lebih setara dan berkeadilan.
Privasi atau Manipulasi? Dramaturgi Instagram dalam Fenomena Second Account dan Close Friends Annisa, Nabila; Rahmadiani, Adisti Putri; Ima Rohimah; Haryadi Hidayat; Achmad Hufad; Yani Achdiani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11608

Abstract

Dengan penerapan konsep dramaturgi, para pengguna second account dan closefriend Instagram menciptakan ruang yang sesuai dengan keinginan juga preferensi mereka. Penelitian ini menggali teori Dramaturgi Erving Goffman sebagai sarana dalam mengidentifikasi Konstruksi Diri individu dalam Dunia Maya, Privasi dan keamanan yang dirasakan oleh para pengguna juga hubungan sosial yang terjalin pada akun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengguna membangun identitas digital mereka melalui mekanisme panggung depan dan panggung belakang dalam interaksi daring. Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian Kualitatif dengan identifikasi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi terhadap pengguna Instagram yang memiliki lebih dari satu akun dan aktif menggunakan fitur close friend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan akun utama untuk membangun citra profesional yang terstruktur, sementara second account dan fitur closefriend menjadi ruang ekspresi diri yang lebih bebas dan personal. Dengan demikian, dalam dunia maya individu secara strategis membagi peran dan identitas mereka sesuai dengan audiens yang dituju, guna mengelola ekspektasi sosial dan menjaga citra diri.
Co-Authors Abas, Tati Abas, Tati Abdullah, Mirna Nur Aulia Achmad Hufad Adawiyah, Fatimah Aditya, Irvan Adriandita, Rio Adriandita, Rio affandi, aguesti aulya Agustin, Miranda Edira Al Wafa, Aisyah Al-Ghifary, Muhammad Firdhi Alawiyyah, Inayah Alinindya Therese Louisa Alisyah Salsabila Amaani, Fauziyyah Amelia, Nanda Ana Ana Ana Andini, Sakha Anggi Mutiara Sandi Anggrayani, Sista Anisa, Isvi Anisa, Isvi Nurul Annisa Agustin Wibowo Annisa Fauziyyah Annisa Rahmadhani Annisa Rahmadhani Annisa Rahmadhani Annisa Sharfina Annisa, Nabila Aprilia, Salsa Arlianty, Lia Shafira Artika Sari Putri Luviana Astrid Nabillah Aulia, Syifa Ayu, Salwa Laila Azhar, Fina Aprilianti Azizah, Nazwa Wafiq Nur Azizah, Salma Nur Azizah, Sarah Azizah, Sarah Nur Azkiya, Elda Putri Azzahra, Fatma Azzahra, Siti Patimah Badriyah, Siti Fasehatul Davina Anabela Saswia Putri Deristian, Zaidan Andra Desti Lestari, Desti Dewi Noviyanti Dewi Nur Azizah Diantika, Rifani Dinar Nur Inten Elda Putri Azkiya Elsa, Elsa Adanti Elvaretta Aurel Hidayat Esa Putri Nur Arfah Evi Septiyani Fachri Fadilah Taufik Fadilah Taufik, Fachri Farhah Fauziah, Silmi Fatimah, Sarah Nurul Fauziah Rahmawati Fauziah, Fitri Nurul Fauziah, Rafa Annisa Febriyanti, Bunga Aulia Fentiani, Siti Alifa Fina Idamatussilmi Fitri Nurfajriani, Naila Fitria, Rachmi Fitriani, Nera Shafira Gina Indah Permata Nastia Gina Indah Permata Nastia Handayani, Renny Novida Handi, Ginar Zsalsabila Hanna Nazhifa Ratna Putri Haryadi Hidayat Hasanah, Jimatul Hasuna, Asma Nadia Hasya, Vila Heshino, Maloca Zulfa Hufad, Achmad Hufad Hurul Aini, Mutiara Ilman Diansyah Rasnadipoetra Ima Rohimah Inayah Alawiyyah Irvan, Mohammad Isma Widiaty Isnaeni Najmal Hakim Janessa Amara Maharani Jauza, Nur Hasna Kamal, Renata Aulia Kamila Nisrina Firdaus Khaerina Ramdani, Tia Cahya Khaerunnisa, Nabila Khaerunnisa, Nabila Shaira Khoirunnisa, Risma Kinanti Sherin Lestari Lathifah Nida’ Mulyasari Latif, Muh Abdul Lestari, Risma Neta Lia Shafira Arlianty Lisniawati, Iis Luviana, Artika Sari Putri Maesaroh, Nenden Maesaroh, Nenden Maharani, Eka Makarim, Yasyifa Dhiya Maulidiya, Maulidiya Meta Rolitia, Meta Meyrina, Leni Mia Rusmiati Mia Sri Mulyani Mirna Nur Alia A., Mirna Nur Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Purnama Ningsih, Mirna Purnama Moh, Moh. Zacky Ni’ma Hilya Moh, Moh. Zacky Ni’ma Hilya Mughni Nafia Nadhif Muhammad Afif Muhammad, Achmad Hufad Nabila Kinantia Nabillah, Astrid Naila Khairunisa Nastia, Gina Nastia, Gina Indah Permata Nasya Aulia Khairunada Naufal Libna Dawiya Nenden Rani Rinekasari Neni Rohaeni Nisa Khaila Nissa, Reina Khoirun Nur Arfah, Esa Putri Nur Habibah, Jihan Nuriy, Silmah Najiyah Nurkhurairokh, Azzahra Nurrohmah, Nabilah Naila Nurulfatimah, Sarah Octaviyana, Tyara Oktavia, Devie Ompusunggu, Alex Ompusunggu, Alex R I Permata Nastia, Gina Indah Poernama, Sandra Aulia Priscillia, Monica Putri Luviana, Artika Sari Putri, Desta Annisa Putri, Hariza Adia Putri, Novita Permatasari Kustiana Putri, Risti Regina Quina Bilqis Raehana, Alyssa Saufika Rahayu, Dwi Lestari Rahma, Bilqist Khairunnisa Rahmadhani, Annisa Rahmadiani, Adisti Putri Rahmah, Syifa Aulia Raihan, Marsya Ramadani, Naisya Insani Ramadanti, Salsa Aulia Razmuliani, Novia Regina Rasyid Althaaf Renata Aulia Kamal Ridwan, Rasya Mazinta Risma Khoirunnisa Risma Neta Lestari Rismawati, Ari Wahyu Rizka Latifah Roswendi, Aura Anandita Fitri Rusliyani, Dwi Ayu Rusliyani, Dwi Ayu Rusmiati, Mia Saeful R, Dadan Saeful R, Dadan Safinatunnaja, Erina Naila Sahara Agustin, Alifa Sakinah, Salma Salma Sakinah Salsa Aulia Ramadanti Salsabila Bilqis, Nisrina Salsabila, Alisyah Sara Nurul Fatimah Sarah Nurul Fatimah Sarma Sedina Sijabat Sekar Rahmadhanti Setiawan, Nissa Rahmadhini Shinta Maharani simamora, Roma ulina Sipayung, Ester Elisabeth Siti Alifa Fentiani Siti Lulu Awaliah Siti Zahra Solihat Suci Ayutriani Sovia, Iif Sugeng Rifqi Mubaroq Suhartini, Maryati Ninik Suparwanto, Ahmed Dipa Susiyanti, Neng Susiyanti, Neng Syahlita Aulia Salma Trenggono, Aisha Trenggono, Aisha Kayla Putri Tricintiya, Neta Nabila Tyara Octaviyana Ulwan Naezi Rabbani M Noer Uttami, Kanina Kurnia Wahyu Eridiana, Wahyu Wahyudi, Haura Adzkia Yumna Wahyudi, Zahwa Wahyudi, Zahwa Haningtya Wijaya, Saif Harits Wulanda, Agiva Early Yara Alma Nadira Yoyoh Jubaedah Yusuf, Shofa Fithriturrohmi Zacky, Zacky Akbar Saputro Zahira, Anindi Aulia Zahra Qolby Zakiyah Zalfa Jiyan Halim Zidinia Rahmawati Fahma