Claim Missing Document
Check
Articles

Praktik Kerja Lapangan (PKL) Sebagai Salah Satu Upaya Menyelaraskan Pembelajaran Dengan Dunia Kerja Wibowo, Teguh Setiawan; Wardani, Susilo Ari; Halimah, Siti Nur; Noraini, Zulfa; Hotimah, Khusnul; Aprilia, Jeanis Pretty; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1993

Abstract

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu upaya untuk menyelaraskan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami peran dan fungsi Dinas Kesehatan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Selama PKL, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti pengelolaan obat, pengelolaan administrasi di seksi farmasi, pengelolaan program kesehatan masyarakat, pemantauan dan evaluasi kebijakan kesehatan, serta kegiatan administrasi dan edukasi kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang penerapan teori di lapangan, meningkatkan keterampilan praktis, serta membangun jaringan profesional yang bermanfaat untuk pengembangan karier di masa depan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa PKL memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja serta memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah dalam menciptakan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.
Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur: Sinkronisasi Teori dan Praktik Dalam Dunia Kefarmasian Wibowo, Teguh Setiawan; Wardani, Susilo Ari; Ulfa, Indah Fadila; Aini, Sakinah Qurrotul; Solihah, Siti; Nikmah, Rika Yatun
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1994

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu langkah strategis dalam menyelaraskan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di dunia kerja, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dan terlibat dalam berbagai program kesehatan yang dijalankan oleh dinas, seperti program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Metode yang digunakan dalam PKL meliputi observasi, partisipasi aktif dalam kegiatan lapangan, serta diskusi dengan tenaga profesional di bidang kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman praktis, keterampilan teknis, serta kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis. Selain itu, PKL ini juga memberikan wawasan mengenai tantangan nyata yang dihadapi dalam implementasi kebijakan kesehatan di tingkat provinsi. Dengan demikian, PKL di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menjadi wadah yang efektif dalam menyinkronkan teori akademik dengan praktik di lapangan, serta mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten di masa depan.
Implementasi Ilmu Kefarmasian Melalui Praktik Kerja Lapangan di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Wibowo, Teguh Setiawan; Wardani, Susilo Ari; Hilwah, Putri Raniyatul; Ferdiani, Amelia; Jumiati, Jumiati; Sepdianti, Erika Putri; Fitria, Fitria
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1995

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu metode pembelajaran yang bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia kerja. Dalam bidang kefarmasian, PKL menjadi langkah strategis bagi mahasiswa untuk memahami peran dan kontribusi kefarmasian dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Artikel ini membahas implementasi ilmu kefarmasian melalui PKL di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sebagai upaya menyelaraskan teori dan praktik, sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kesehatan. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa dilibatkan dalam berbagai aktivitas, seperti pengelolaan data kefarmasian, evaluasi penggunaan obat dalam program pemerintah, monitoring dan evaluasi ketersediaan serta distribusi obat esensial, hingga edukasi masyarakat terkait penggunaan obat yang rasional. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai sistem kesehatan di tingkat provinsi, termasuk kebijakan dan regulasi yang mendukung pengelolaan obat dan farmasi secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PKL tidak hanya meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang implementasi ilmu kefarmasian, tetapi juga memperluas keterampilan teknis dan interpersonal, seperti kemampuan analisis, komunikasi, dan kerja sama tim. Tantangan yang dihadapi, seperti adaptasi terhadap lingkungan kerja baru dan keterbatasan waktu pelaksanaan, mendorong mahasiswa untuk lebih fleksibel dan proaktif dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Secara keseluruhan, PKL di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur memberikan pengalaman yang signifikan bagi mahasiswa dalam memahami peran kefarmasian dalam konteks kebijakan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan pengalaman ini, mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja dan mampu berkontribusi sebagai tenaga kefarmasian yang profesional dan kompeten
Penguatan Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Pendidikan Karakter Berbasis OBE di Kota Surabaya Haryati, Endri; Widodo, Agus Purbo; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1996

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian peserta didik, terutama di era globalisasi yang penuh tantangan moral dan etika. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, peran guru bimbingan dan konseling (BK) menjadi krusial dalam membimbing siswa agar memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. Namun, implementasi pendidikan karakter sering kali masih bersifat konseptual tanpa pendekatan yang terstruktur dan terukur. Oleh karena itu, pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menjadi solusi inovatif dalam memperkuat efektivitas pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penguatan peran guru BK dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis OBE di SMA dan SMK di Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis OBE, di mana guru BK dibekali pemahaman mengenai perancangan tujuan pembelajaran berbasis capaian, metode asesmen yang berorientasi hasil, serta teknik bimbingan yang mendukung perkembangan karakter siswa.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan OBE mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK dalam menerapkan pendidikan karakter yang lebih sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru BK yang terlibat dalam program ini mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang program bimbingan yang berbasis capaian pembelajaran serta lebih mampu mengukur dampak pendidikan karakter terhadap siswa. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter berbasis OBE berpotensi menjadi strategi yang efektif dalam membangun karakter siswa yang lebih baik di tingkat pendidikan menengah.
Meningkatkan Kualitas Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) Melalui Pelatihan Pengolahan Simplisia di CV. Sangkuriang Sidoarjo Wibowo, Teguh Setiawan; Kusuma Negara, Sri Bintang Sahara Mahaputra; Wulansari, Christina
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1997

Abstract

Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) memiliki peran strategis dalam pengembangan produk berbasis kearifan lokal sekaligus mendukung perekonomian masyarakat. Namun, tantangan utama yang dihadapi UKOT, seperti kualitas bahan baku dan proses produksi yang kurang optimal, sering kali menghambat daya saing produk mereka. Artikel ini membahas kegiatan pelatihan pengolahan simplisia yang dilaksanakan di CV. Sangkuriang, Sidoarjo, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas produk UKOT. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang teknik pengolahan simplisia yang tepat, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencucian, pengeringan, hingga penyimpanan. Kegiatan pelatihan melibatkan peserta yang terdiri dari pengelola dan karyawan UKOT di CV. Sangkuriang. Metode yang digunakan mencakup sesi teori, praktik langsung, dan evaluasi hasil pelatihan. Dalam sesi teori, peserta diberikan wawasan tentang standar mutu simplisia berdasarkan regulasi yang berlaku. Sementara itu, praktik langsung difokuskan pada penerapan teknik pengolahan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, yang terlihat dari kemampuan mereka dalam mengidentifikasi bahan baku berkualitas, menerapkan metode pengeringan yang efisien, serta menjaga kebersihan dan higienitas selama proses pengolahan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas simplisia, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk yang lebih inovatif dan berdaya saing. Oleh karena itu, program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan diperluas ke UKOT lainnya. Dengan demikian, pelatihan pengolahan simplisia dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kapasitas UKOT sekaligus memperkuat industri obat tradisional berbasis lokal di Indonesia.
Dari Limbah ke Nilai Tambah: Pelatihan Sabun Jelantah sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Wibowo, Teguh Setiawan; Hidayati, Nurul
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1998

Abstract

Limbah minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dibuang begitu saja, mencemari lingkungan, dan berpotensi merusak ekosistem air dan tanah. Pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun adalah salah satu solusi kreatif yang tidak hanya membantu mengurangi dampak pencemaran lingkungan tetapi juga menciptakan nilai tambah secara ekonomi. Artikel ini mendokumentasikan pelaksanaan program pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah sekaligus memberdayakan mereka melalui inovasi sederhana yang bernilai ekonomi. Pelatihan ini diikuti oleh kelompok masyarakat di sebuah desa, yang diberikan materi teori dan praktik pembuatan sabun berbasis minyak jelantah. Proses pelatihan mencakup pengenalan bahan dasar, seperti minyak jelantah, alkali (NaOH), dan pewangi alami, serta langkah-langkah teknis pembuatan sabun. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang pengemasan, pemasaran, dan manajemen usaha kecil agar mampu mengembangkan produk ini sebagai peluang bisnis lokal. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun berkualitas dengan nilai ekonomi yang kompetitif. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah domestik secara bijak. Dengan pendekatan berkelanjutan, pelatihan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di berbagai wilayah lain untuk mendukung pembangunan berwawasan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan komunitas lokal.
Pendampingan Pengolahan Tanaman Sereh Dapur Menjadi Lemongrass Essential Oil Wibowo, Teguh Setiawan; Ngete, Ani Florida; Mubarokah, Fitroh Annisaul
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1999

Abstract

Kegiatan pendampingan dan pelatihan pembuatan minyak atsiri dari serai dapur bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat (UMKM) dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal secara optimal. Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan selama 6 bulan mencakup berbagai tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, teknik destilasi yang tepat, hingga penyimpanan minyak atsiri agar tetap berkualitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi langsung, serta sesi praktik oleh peserta UMKM untuk memastikan pemahaman yang mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan menerapkan teknik pembuatan minyak atsiri dengan baik, serta menunjukkan minat untuk mengembangkan usaha berbasis minyak atsiri. Pendampingan ini juga berdampak positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menciptakan peluang usaha baru yang berbasis bahan alami dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan produk berbasis minyak atsiri di tingkat lokal yang berkelanjutan.
Comparative Evaluation of Gig Worker and Conventional Worker Welfare to Improve Quality Employment and Encourage Entrepreneurship Using the Propensity Score Matching Approach Shobikin, Shobikin; Elisabeth, Damarsari Ratnasahara; Wibowo, Teguh Setiawan; Fatchurrohman, Mochamad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4657

Abstract

The development of the digital economy has driven the emergence of gig workers, who are increasingly dominating the labor market. Despite offering flexibility, gig workers continue to face uncertainty regarding welfare conditions, which differ from those of conventional workers. Comparing the welfare of these two groups is essential to provide insights into job quality and its implications for entrepreneurship and inclusive economic development. This study aims to conduct a comparative evaluation of the welfare of gig and conventional workers. Specifically, it seeks to identify the key welfare dimensions that distinguish the two groups and to provide an empirical basis for formulating policies aimed at improving job quality. The research was conducted in the regions of Surabaya, Sidoarjo, Gresik, and Mojokerto, involving 400 respondents, consisting of 200 gig workers and 200 conventional workers. The Propensity Score Matching (PSM) method was employed to ensure comparability of respondents’ characteristics based on age, gender, education level, geographic location, and employment sector, thereby enabling a more valid and reliable comparison of welfare outcomes. The findings reveal that conventional workers enjoy more stable welfare, particularly in terms of income, access to social security, and job security. In contrast, gig workers demonstrate advantages in time flexibility and opportunities to generate additional income. Thus, a trade off emerges between stability and flexibility that differentiates the two types of workers. These results highlight the need for more adaptive labor policies, such as the expansion of social security coverage for gig workers, stronger legal protection, and tailored entrepreneurship development programs. Such measures are expected to enhance multidimensional welfare while fostering the creation of quality jobs in the digital economy era.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdul Kholiq Adi Febrianti, Ayu Putri Adi Febrianty, Ayu Putri Adya Hermawati Af’idah, Bannan Muthi’atul Agus Purbo Widodo Aguswina, Melany Eka Ahmad Salabi Ahmadun, Ahmadun Aini, Sakinah Qurrotul Alfa Santoso Budiwidjojo Putra Ali, Shujahat Alma, Fatika Al Yasmin Ambar Kusuma Astuti Aprilia, Jeanis Pretty Apriyanto, Apriyanto Ardiansyah, M. Yusuf Arief Setiawan Arif Hidayat Arifin , Zainal Arum, Azzahroh Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita Bahtiar Efendi Degdo Suprayitno Desri, Syuryatman Dikky Mooy Djakaria, Hanifah Dwi Shara, Wahyu Mega Eka Putri, Radya Rahma Desy Elisabeth, Damarsari Ratnasahara Elshifa, Aria Endang Fatmawati Erwanto Fahrudin Arif Ferdiani, Amelia Firdiansyah, Moh. Rofiqi Fitria Fitria GALIH KURNIAWAN Halimah, Siti Nur Hariyanto, Ahmad Haryati, Endri Hilwah, Putri Raniyatul Himawan Sutanto, Himawan Ikram Yakin Imam Nawawi, Imam Irawan, Richard Jimmy Iriantini, Dwi Bhakti Irmanelly, Irmanelly Ismanto, Widodo Iswadi, Udi Iswanto, Juni Jaka Seprianto Lepangkari Joko Pramono Judijanto, Loso Jumiati Jumiati Juwono, Edhi Karyono Karyono KHUSNUL HOTIMAH khusnul khotimah Kune, Debiyanti Kusuma Negara, Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusuma, Muhammad Eko Abrian Larasaty, Hartaty Latief, Sandy Muchjidin Lazuardi Ramadhan, Moh Risqy Leonita Sibarani, Magdalena Linda Lestari, Leni Angga Mardiana Mardiana Mardiani, Eri Martini, Ni Made Dwi Ayu Mubarokah, Fitroh Annisaul Muhamad Risal Tawil Muhammad Syukur Musthofa, Mochamad Charis Mustofa, Mochamad Charis Najib, Sarah Zielda Nanda Widodo, Tesar Syahnariri Nasrul, Herni Widiyah Ngete, Ani Florida Ni Putu Mirah Yunita Udayani Nikmah, Rika Yatun Noraini, Zulfa Nur Hidayati Nurul Hidayati Oktavianis, Heni Plamularso, Eigis Yani Priyono, Khairul Bahri Purwantoro, Guntur Putri Susanti, Dina Eka Rahman, Alief Putriana Rahmawati, Riana Putri Ratih Rosita Rini Fatmawati Robiatul Adawiyah Rofiki, Ach. Saehu, Muh. Syaiful Saimun, Saimun Salampessy, Maryam Sandy Wendikasari, Luh Ade Calista Sari, Diah Indah Kumala Sembhodo, Abimanyu Tuwuh Sepdianti, Erika Putri Shobikin, Shobikin sholihah, maratush Sirait, Evi Solihah, Siti Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusumanegara Sulistyowati, Ririk Catur Suryani, Ni Kadek Sutomo Sutomo Sylvia Fettry E.M Titin Titin Totok Hendarto Tsai, Chia Han Ulfa, Indah Fadila Usmany, Paul Utami, Ndari Sri Wardani, Susilo Ari Winarti Winarti Winarti, Thresia Wulandari, Ninuk Wulansari, Christina Wulansari. K, RA Retno Yani, David Ahmad Yanti Setianti Yulis, Sari Zakaria, Musliadi