p-Index From 2021 - 2026
7.045
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL DILENGKAPI KEJADIAN NYATA PADA KONSEP LISTRIK DINAMIS IPA SMP Lailatul Izzah; Bambang Supriadi; Maryani .
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menggambarkan validitas Modul yang dilengkapi kejaian nyata tentang listrik dinamis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), menggambarkan hasil belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis setelah menggunakan modul. Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 2 Jember. Rancangan penelitian ini adalah pengembangan 4D. Persentase deskriptif digunakan untuk menganalisis validitas modul. Rata-rata modul dari validitas ahli 3.89 yang dikategorikan cukup. Modul ini Cukup valid atau dapat digunakan namun perlu direvisi. Pemanfaatan modul dalam pembelajaran mendapat efek positif dalam hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis. Hasil belajar setelah menggunakan modul dengan nilai gain 0,54 dikategorikan sebagai sedang. Keterampilan berpikir kritis dengan nilai gain 0,56 dikategorikan sebagai sedang. Modul dilengkapi kejadian nyata sesuai sebagai alternatif untuk materi pembelajaran.
TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMKN 5 JEMBER PADA POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK FOUR TIER TEST Anis Budi Rizkiyati; Bambang Supriadi; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa SMKN 5 Jember pada materi fluida statis di kelas X dan menjelaskan tinngkat pemahaman konsep siswa SMKN 5 Jember pada konsep fluida statis menggunakan tes diagnostik fout tier test (FTT). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan Responden yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas kelas X yang terdiri dari tiga kelas yaitu X MMD2 (Multimedia 2) yang terdiri dari 34 siswa, X APL1 (Analisis Pengujian Laboraturium 1) yang terdiri dari 36 siswa , dan X APL2 (Analisis Pengujian Laboraturium 2 ) yang terdiri dari 32 siswa di SMKN 5 Jember. Instrumen yang digunakan adalah Four Tier test yaitu tes yang terdiri dari empat tingkatan. Tingkat pertama merupakan jawaban, tingkat kedua yaitu tingkat keyakinan jawaban, tingkat ketiga yaitu alasan dari jawaban, tingkat keempat yaitu tingkat keyakinan alasan. Presentase pemahaman siswa pada pokok bahasan fluida statis di SMKN 5 Jember yakni sebesar 14%. Adapun prenstase pemahanan pada konsep fluida statis siswa SMKN 5 Jember pada tiap indikator antara lain : interpretasi (interpreting) 16% , mencontohkan (exemplifying) 14% ,mengklasifikasikan (classifying) 2%, menggeneralisasikan (summarizing) 2%, inferensi (inferring) 8%, membandingkan (comparing) 45% , menjelaskann (explaining) 11%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep fisika pada pokok bahasan fluida statis siswa kelas X SMKN 5 Jember masih tergolong rendah.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI USAHA DAN ENERGI MENGGUNAKAN CRI PADA SISWA SMA DI BONDOWOSO Wahyu Achmad Saheb; Bambang Supriadi; Trapsilo Prihandono
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep-konsep fisika yang tertanam pada siswa harus benar secara ilmiah dan sesuai dengan konsepkonsep fisika yang ada sehingga tidak mengalami miskonsepsi. Identifikasi yang dilakukan padapenelitian ini terpacu pada miskonsepsi materi usaha dan energi pada siswa SMA di Bondowosodengan menggunakan tes. Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yakni teknikCertainty of Response Index (CRI). Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA diSMAN 1 Tenggarang, SMAN 3 Bondowoso, dan SMAN 1 Pujer. Instrumen tes yang digunakan yaituberbentuk tes pilihan ganda disertai CRI dan alasan. Hasil dari tes tersebut adalah berupa data tingkatCRI dan pengklasifikasian kategori siswa dalam tiga kelompok yakni paham konsep, tidak tahukonsep dan miskonsepsi. Dari data yang didapat, untuk nilai CRIS tidak ada yang melebihi angka 2,5pada tiap indikator dan fraksi jawaban benar dibawah angka 0,5 yang berarti jumlah soal yang dijawabbenar kurang dari jumlah soal yang dijawab salah, maka untuk semua nomor kecenderungan siswatidak tahu konsep. Secara keseluruhan siswa SMA di Bondowoso untuk materi usaha dan energimengalami miskonsepsi sebesar 21,59% dan dapat digolongkan ke dalam miskonsepsi kategori rendahkarena berada di bawah 30%
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENALARAN ILMIAH (SCIENTIFIC REASONING) SISWA SMA PADA MATERI SUHU DAN KALOR Sandra Aprilia Putri; Subiki Subiki; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 5 No 1 (2020): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan penalaran ilmiah (scientific reasoning) adalah kemampuan dalam menyimpulkan berdasarkan bukti-bukti yang telah ada. Kemampuan penalaran ilmiah merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang diharapkan dapat diajarkan di kelas sains sebagai upaya untuk mempersiapkan siswa agar mereka berhasil dalam menghadapi tantangan globalisasi serta dapat meningkatkan prestasi akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan penalaran ilmiah siswa SMA dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 106 siswa. Instrumen yang digunakan berupa 12 butir soal pilihan ganda yang diadaptasi dari indikator soal yang dikembangkan oleh Lawson. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kemampuan penalaran ilmiah pada indikator penalaran konservasi 53,00%, penalaran proporsional 55,83%, pengontrolan variabel 54,68%, penalaran probabilitas 64,27%, penalaran korelasi 80,23%, dan penalaran hipotesis-deduktif 41,56%. Kemampuan penalaran ilmiah paling baik yang dicapai oleh siswa yaitu pada penalaran korelasi, sedangkan capaian terendah pada penalaran hipotesis-deduktif.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI VERBAL, MATEMATIKA, GAMBAR DAN GRAFIK (R-VMGG) SISWA SMAN PASIRIAN PADA MATERI TERMODINAMIKA Selamet Selamet; I Ketut Mahardika; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena yang terjadi di alam semesta. Kurikulum2013 adalah kurikulum yang berintegrasi, maksud dari kurikulum berintegrasi yaitu terdapat prosesyang harus dikuasai siswa antara lain skill, themes, concept dan topic Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kemampuan representasi verbal, matematika, gambar dan grafik siswa. Respondendalam penelitian ini adalah menggunakkan 1 sekolah yaitu siswa kelas XI SMAN PASIRIAN. Subjekdari penelitian menggunakan purposive sampling area . Metode pengumpulan data yang digunakanpada penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi dan wawancara. Instrumen tes yang digunakanadalah soal-soal Ujian Nasional dan soal SBMPTN pada tahun-tahun sebelumnya yang berjumlah 5soal dimana 1 soal mengandung 4 pertanyaan yang mengandung 4 representasi yaitu verbal,matematik, gambar, dan grafik. Hasil dari test tersebut adalah berupa data kemampuan representasiverbal , matematik, gambar dan grafik dan pengklasifikasian kategori kemampuan siswa dalam bentukpersentase. Kategori kemampuan representasi terbagi 4 kelompok yaitu sangat baik, baik, cukup,kurang dan sangat kurang. Dari data yang di diperoleh bahwa kemampuan representasi baikrepresentasi verbal, matematik, gambar dan grafik masih dibawah 22 persen. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan representasi siswa baik representasi verbal, matematika, gambar dangrafik kurang bahkan sangat kurangKata kunci: Konsep Fisika, Kemampuan multirepresentasi, Termodinamika
PENGARUH SUHU DAN WAKTU TERHADAP FERMENTASI BIJI KOPI Dini Febrianti; Sri Handono Budi Prastowo; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum jenis kopi dibagi menjadi dua bagian yakni arabica dan robusta. Tingkat keasaman kopi robusta nilai pH berkisar 6,9, dipengarui oleh waktu fermentasi, sedangkan tingkat keasaman kopi arabica nilai pH berkisar 5,15. Proses fermentasi yakni tahap yang sangat penting dimana proses ini kopi tetap berwarna hijau, dengan kandungan senyawa kimia yang sangat tinggi terutama pada tingkat keasamannya dan berpengaruh pada kelunakan kopi. Pada biji kopi hijau yang diolah dengan metode Wet Process biji lebih lunak dihancurkan atau digiling dibandingkan dengan Dry Process, namun proses ini masih kurang efisiensi waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan sebagai upaya peningkatan senyawa asam klorogenat pada kopi hijau dengan menguji cobakan pengaruh suhu dan waktu fermentasi terhadap kualitas kopi hijau menggunakan metode murni eksperimen tahap fermentasi. Penelitian ini dirancang dengan mnggunakan 2 tahap penelitian secara faktorial suhu fermentasi, terdiri dari 7 tingkat yaitu 260 C - 310 C dengan waktu ditetapkan 4 jam untk penelitian 1. Sedangkan penelitian 2 memakai suhu hasil dari penelitian 1 dimana suhu yang paling baik untuk pH yang tepat pada kopi hijau menggunakan 5 tingkat waktu, yakni 1jam - 5 jam. Hasil penelitian ini ternyata suhu dan waktu mempengaruhi fermentasi.Kata Kunci: suhu, waktu fermentasi, keasaman kopi hijau
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENALARAN ILMIAH (SCIENTIFIC REASONING) SISWA SMA DI KABUPATEN JEMBER PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA Nur ‘ Aini; Subiki Subiki; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan penalaran ilmiah (scientific reasoning) merupakan kemampuan dalam menyimpulkanberdasarkan bukti-bukti yang ada. Kemampuan penalaran ilmiah merupakan salah satu keterampilan abad21 yang diharapkan dapat diajarkan di kelas sains sebagai upaya mempersiapkan siswa agar merekaberhasil dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikemampuan penalaran ilmiah siswa SMA dalam pembelajaran fisika. Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini adalah tes penalaran ilmiah berupa soal pilihan ganda. Instrumen diadaptasi dari indikatorsoal yang dikembangkan oleh Lawson. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptifdengan responden penelitian dari tiga sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwapersentase kemampuan penalaran ilmiah siswa pada indikator penalaran proporsional 47,96%, penalarankorelasi 66,33%, pengontrolan variabel 51,02%, penalaran probaliliti 24,49%, penalaran hipotesisdeduktif 73,47%, dan penalaran konservasi 21,43%. Kemampuan penalaran ilmiah paling baik yangdicapai siswa adalah pada aspek kemampuan penalaran hipotesis-deduktif dan capaian paling rendahadalah pada aspek kemampuan penalaran konservasi. Hasil penelitian tersebut memberikan dampakterhadap perencanaan, proses, dan evaluasi pembelajaran fisika selanjutnya.Kata kunci: Pembelajaran fisika , Kemampuan Penalaran ilmiah, Instrumen
RESPON SISWA TERHADAP METODE PYTHAGORAS SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN SOAL ENERGI RELATIVISTIK Bambang Supriadi; Singgih Bektiarso; Arita Fajar Damasari; Putri Indah Ramadhani; Trias Rizqi Febrianti; Lubna Lubna
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.219 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v8i1.8582

Abstract

ABSTRAKTeori relativitas khusus merupakan teori yang dikembangkan Albert Einstein berkaitan kerelativitasan ruang dan waktu. Penelitian bertujuan mengetahui respon siswa Sekolah Menengah Atas terhadap penyelesaian soal energi relativistik dengan metode phytagoras. Metode penelitian adalah metode penelitian survei dengan subjek penelitian siswa kelas XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember tahun ajaran 2021/2022 berjumlah 28 orang. Penelitian merupakan penelitian pengembangan dari peneliti sebelumnya. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan sampling jenuh menggunakan angket respon siswa. Angket yang digunakan menggunakan skala likert mengacu pada tiga respon siswa yakni kognitif, afektif dan konatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pengaruh positif terhadap penyelesaian energi relativitik dengan metode phytagoras dengan presentase dimensi kognitif sebesar 71,11 %, afektif sebesar 69,03 % dan konatif sebesar 70,75 %. Secara keseluruhan siswa memberikan respon sebesar 70,29 % yang termasuk pada kategori kuat. Kata kunci: pembelajaran fisika; metode phytagoras; energi relativistik. ABSTRACTThe special theory of relativity is a theory developed by albert einstein regarding the relativity of space and time. This study aims to determine the response of high school students to solving relativistic energy problems using the Pythagoras method. Phitagoras method is a survey research with 28 students in the class XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember in the 2021/2022 academic year. This research is a development research from previous researchers. The sampling technique in this research is using saturated sampling using student response questionnaires. The questionnaire used using the Likert scale refers to three student responses, namely cognitive, affective and conative. Based on the results of the study obtained a positive influence on the completion of relativistic energy with the phytagoras method with the percentage of cognitive dimensions of 71.11%, affective of 69.03% and conative of 70.75%. Overall, students gave a response of 70.29% which is included in the strong category. Keywords: physics learning; the Pythagoras method; relativistic energy.
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PBL BERBANTUAN SIMULASI PhET PADA MATERI TERMODINAMIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Alda Alvina Hawa; Bambang Supriadi; Sri Handono Budi Prastowo
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.265 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v7i2.6041

Abstract

ABSTRAKBerpikir kritis menjadi hal yang diperlukan pada suatu pembelajaran, namun pada keadaan sebenarnya tidak semua sekolah menerapkan kebiasaan berpikir kritis. Seperti pembelajaran daring yang terjadi di masa pandemi Covid 19. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa diperlukan adanya pengembangan pada perangkat pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengembangan perangkat pembelajaran model PBL berbantuan simulasi PhET pada materi Termodinamika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu RPP, LKS, dan Soal dengan kemampuan berpikir kritis. Penelitian pengembangan yang memakai model ADDIE ini terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajran model PBL berbantuan simulasi PhET pada materi Termodinamika efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan dengan N-gain score sebesar 55,69% dengan kriteria sedang. Kata kunci: Efektivitas; Perangkat Pembelajaran; Problem Based Learning; PhET; Berpikir Kritis. ABSTRACTCritical thinking is a necessary thing in learning, but in reality not all schools apply the habit of critical thinking. Such as online learning that occurred during the Covid 19 pandemic. To improve students' critical thinking skills, it is necessary to develop learning tools. The purpose of this research was to determine the effectiveness of developing PBL model learning tools assisted by PhET simulation on Thermodynamics material to improve students' critical thinking skills. The learning tools developed are lesson plans, worksheets, and questions with critical thinking skills. The development research using the ADDIE model consists of five stages, namely Analyze, Design, Development, Implement, and Evaluate. The results showed that the development of PBL model learning tools assisted by PhET simulation on Thermodynamics material was effective in improving students' critical thinking skills. This is indicated by the N-gain score of 55.69% with moderate criteria. Keywords: Effectiveness; Learning Tools; Problem Based Learning; PhET; Critical Thinking
Analisis Gaya Belajar Siswa SMA/MA/AMK di Wilayah Mataraman Jawa Timur Deby Amelia Putri; M Rafi Nurlyan; Berliana Cahya Tharistya; Rosita Dwi Utami; Kharisma Suci Wulandari; Lailatul Nuraini; Bambang Supriadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.678

Abstract

Pendidikan adalah pembelajaran mengenai keterampilan dan pengetahuan yang membutuhkan cara tertentu dari masing - masing individu dalam menangkap, mengatur, dan mengelola sebuah informasi yang diterima yang disebut sebagai gaya belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai gaya belajar di 4 Kabupaten daerah provinsi Jawa Timur sehingga pendidik bisa mempersiapkan media pembelajaran yang sesuai. Pengumpulan data mengenai gaya belajar siswa SMA/MA/SMK dilakukan dengan cara pendeskripsian, penggambaran, dan menganalisis hasil yang sesuai dengan situasi objek permasalahan yang terjadi. Terdapat 125 responden dari 4 Kabupaten di wilayah mataraman. Hasil gaya belajar di Kabupaten Tulungagung, siswa cenderung memiliki gaya belajar visual dengan prosentase 28%, pada Kabupaten Kediri, Lamongan dan Ponorogo siswa cenderung memiliki gaya belajar sosial dengan prosentase 30%, 40% dan 41% dan secara umum dari 4 kabupaten di wilayah mataraman siswa cenderung memiliki gaya belajar sosial dengan prosentase 31%. Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai kajian literatur guru untuk mengetahui sekaligus menganalisis gaya belajar siswanya yang kemudian bisa diimplementasikan pada pembelajaran langsung dengan metode belajar yang tepat.
Co-Authors Ad'hani Miftachul Jannah Addina Fatikha Zahra Ade Shahnaz Ruhil Ade Shahnaz Ruhil Agus Abdul Gani Agus Sugiarto Agustinus Wardi Ahmad Janukhi Bisyri Ajeng Puspaningrum akhmad rosyidan rifaldi Albertus D. Lesmono Albertus Djoko Lesmono Alda Alvina Hawa Alex Harijanto Alfi Hidayat Alfido Fauzy Zakaria Alief Akbar Musaddad Alvi Maulidia Amar Ma'ruf Al Bawani Ana Zuyyina Ulfah Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Anggraeni, Sisilia Nur Hikmah Anggraeni Anis Budi Rizkiyati Annisa Putri Anugrah Annisa Tri Rahmawati Annisa Tri Rahmawati Arina Wardha Arini Latifa Arita Fajar Damasari Atika Yulandari Aulia Riski Pratikha Ayu Fajarotul Maghfiroh Badriyah Bagus Hadi Saputra Berliana Cahya Tharistya Bunga Aurel Savana Chilwatun Nasiroh Chintya Rahmawati Zuhri Deby Amelia Putri Desi Dwi Tungga Tristanti Destya Dwi Damayanti Devi Nanda Efendi Devi Nanda Efendi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Rohmatul Izzati Dewi Syarah Syahiddah Diah Pratiwi Dian Bakhtiar Diana Kamalia Didit Prasetyo Dinda Aulia Mardani Dinda Maulidhatul Rahma Dini Febrianti Dini Frihanderi Aprita Eka Citra Rahayu Elma Tri Istighfarini Elma Tri Istighfarini Elok Yieldsihas Faiqoh Endah Catur Kusumastuti ERNAWATI " Esa Ria Permata Hati Eviana Imaniarti Evie Rahmawati Eza Bintang Ramadhan Eza Bintang Ramadhan Faizzatul Ummah Faizzatul Ummah Fani Aldilah Rosyadi Faridatul Isti’anah Faridatul Munawaroh Febrianti Utami Ferdi Ahmad Dani Ferdi Ahmad Dani Ferdi Yusril Hikam Suharsono Ferdi Yusril Hikam Suharsono Fidia Alhikmah Putri Fikri Hidayat Fitria Rizqiatus Syafa'ah Fitriana Novitasari Frety Lutviana Saputri Futiharrohmah - Gita Maria Sihombing Habib Mustofa Hairuni Indrasati Hamzah Mardiansyah Hana Mardhiana Hana Mardhiana Hanim Isti Fadah Hikmatul Mukarromah Hikmatul Mukarromah Himmatul Hasanah I Ketut Mahardika Ika Nurkhasanah Ike Kumala Sari Ilmi Ariyanti Imam Yahya Indah Selviandri Indrawati Indrawati Intan Rania Febrianti Ismanto Ismanto Jatu Ridwan Pamungkas Julfa Salfini Fivturia Junaida Junaida Kamilatul Imaniyah Kevin Cahya A.U Khantika Andriani Kharisma Suci Wulandari Kharismawati, Indah Lailatul Izzah Lailatul Nur Aini Lailatul Nuraini Lailatul Nuraini Laili Mei Ari Putri Lenny Puspitasari Lia Sandra Parwatiningsih Lia Silvira Lilik Kustiani Lubna Lubna Lubna Lubna Luluk Il Mukarromah Lupita Rahayu M Rafi Nurlyan Maghviroh Indry Sariningrum Maryani . Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Masnah Datoh Mawardi May Yani br Sembiring Maydini Eka Rizki Meidia Sariyatun Nisak Mirza Elmy Safira Mita Dwi Agustin Mohammad Abdu Azis Mohammad Fathorrosi Mokhamad Natsir Muhamad Sukron Makmun Muhammad Ivan Syahdilla Muhammad Naufal Ariiq Mukhammad Irwansyah Musa’adatul Rizkiyah Myco Hersandi Nadhifatun Nadhifatun Nadiah Putri Anggraeni Nadzif Ali Asyari Nafiista Barkania Ayu Benani Nanda Salsabila Ayu Nanny Roedjinandari Nanny Roedjinandari Nidya Nur Mashitoh Nila Mutia Dewi Nila Rayi Puspitasari Nila Rayi Puspitasari Nilam Cahya Kusumaningtyas Ninuk Eka Awitaningsih Nischaya Hayu Pangestuti Nispul Laili Nova Romadhon Novie Damayanti Rachman Novita Bekti Haryo Putri Novita Risna Sari Nur Istiqomah Nur Izzati Ramandani Nur ‘ Aini Nurhasanah Nurhasanah Nurul Daviq Kaunain Nurul Faridah Nurul Irfan Poppy Yasvin Kusumaning Fitri Pramudya Dwi Aristya Putra Prastowo, Sri Handono Budi Pretty Shintyaningrum Puput Aprilia Eka Sari Putri Indah Ramadhani Rafidatul Anisa Rany Angeline Yulianto Ratna Indra Sari Rayendra Wahyu Rayendra Wahyu B. Rayendra Wahyu Bachtiar Rema Yuszahra Rendy Setiawan Ria Inayatush Shofiah Rif’ati Dina Handayani Rike Dwi Wulandari Riscy Dewi Ramadani Riska Uswatun Khasanah Rosita Dwi Utami Sabrina Kaneishia Safina Aulia Sani Salskhul Haulah Sandra Aprilia Putri Selamet Selamet Septania Nur Farida Shinta Nuriyah Mahbubiyah Royani Shodiqoh Qurniawan Silvilia Wahyu Kurnia Putri Singgih Bektiarso Sisca Linda Prahesti Siti Hindun Hindiyati Siti Nur Afitah Sofia Ratnaningsih Sofwatul Faizah Sri Apriliyani Sri Astutik Sri Ayu Lestari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Yuliastutik Subiki Subiki Sudarti . Supeno Sutaro Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syaihun Atiq L.R Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Teguh Wijayanto Tika Widiya Ningrum Trapsilo Prihandono Trias Rizqi Febrianti Ulfa Mazidah Ulul Azmi Putri Vandaria Dewi Cahyani Viki Nurbaiti Muswahida Wahyu Achmad Saheb Wendy Indra Kristiawan Widari Kusuma Widari Kusuma Widya Nur Imami Wildatul Firdausyiah Windy Ayu Riyanti Yoga Agung Kusuma Yushardi Yushardi Yushardi Zainul As'adi Zainur Rasyid Ridlo Zhahrotun Nurroniah Zulva Nurhayati